cover
Contact Name
Prof. Dr. Eli Rohaeti, M.Pd.
Contact Email
jpms@uny.ac.id
Phone
+62 822-2095-3934
Journal Mail Official
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta Jalan Colombo No 1, Karangmalang, Yogyakarta
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains)
ISSN : 14101866     EISSN : 25491458     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas MIPA UNY, yang berisi tentang artikel hasil kajian dan penelitian di bidang Matematika dan Sains.
Arjuna Subject : -
Articles 373 Documents
Berbagai Bentuk Metode Resitasi pada Peningkatan Kualitas Pembelajaran Fisika di SMA Zuhdan K Prasetyo; Dadan Rosana; Insih Wilujeng
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 1, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v1i1.12472

Abstract

Masalah pokok yang dikemukakan pada penelitian ini adalah pengaruh penggunaan metode resitasi berbentuk open-ended questions, direct and indirect observation terhadap peningkatan kualitas pembela-jaran pada mata pelajaran fisika dari aspek aktivitas siswa di SMA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode resitasi yang berbentuk open-ended questions, direct and indirect observation dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran fisika dari aspek aktivitas siswa di SMA. Kualitas pembelajaran, meliputi proses pembelajaran dan hasil belajar fisika siswa. Proses dalam pembe-lajaran meliputi keaktifan siswa, kegairahan belajar yang tinggi, semangat belajar yang besar, dan rasa percaya pada diri sendiri. Hasil belajar fisika siswa merupakan hasil tes fisika baik sebelum penggunaan metode resitasi ini maupun setelahnya. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian eksperimen semu (quasi experiment), yaitu dengan melakukan pengujian kelas kontrol dan kelas eksperimen yang diberi perlakuan dan membandingkan hasil dari kedua kelompok tersebut baik kualitas pembelajaran maupun hasi belajar mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh metode resitasi baik yang berbentuk open-ended questions, direct observation maupun indirect observation terhadap kualitas pembelajaran dalam aspek aktivitas siswa dan hasil belajar fisika secara signifikan lebih tinggi daripada yang menggunakan metode konvensional dalam pembelajaran.Kata kunci: metode resitasi, open-ended questions, direct and indirect observation, kualitas pembelajaran fisika
Perbedaan pengaruh pembelajaran dengan menggunakan modul interaktif dan modul konvensional terhadap pemahaman konsep IPA Muhammad Rumansyah
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 4, No 1 (2016): June 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v4i1.12428

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh pembelajaran dengan mengguna-kan modul interaktif dan modul konvensional terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Penelitian juga memeriksa pemahaman konsep IPA antara siswa laki-laki dan siswa perempuan yang belajar dengan menggunakan modul interaktif. Jenis penelitian ini quasi exsperiment dengan desain counterbalanced. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kandangan. Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik cluster sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pengaruh yang signifikan pembelajaran de-ngan menggunakan modul multimedia interaktif dan modul konvensional terhadap pemahaman kon-sep IPA siswa pada taraf signifikansi 0,05. Skor pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan modul multimedia interaktif lebih tinggi dibandingkan skor siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan modul konvensional. Hasil penelitian juga menunjukkan tidak berbeda signifikan pemahaman konsep IPA siswa laki-laki dan perempuan yang belajar dengan modul  interaktifKata kunci: modul interaktif, modul konvensional, pemahaman konsep IPA. The Differences of Effect of Teaching by Using Interactive Module and Conventional Module on the Understanding of Science Concept AbstractThe objectives of this study were to investigate the differences of effect of theaching by using the interactive module and conventional module to the understanding of science concept. It was also to examine the understanding of science concept between boys and girls who studied by using interactive multimedia module. This research was a quasi-experiment employing the counterbalanced design. The research population was all students of grade VIII of SMP Negeri 1 Kandangan. The sampling was conducted by using the cluster sampling technique. The instrument used to measure the understanding of science concept was a cognitive test in the multiple choice form. The data were analyzed by using the independent sample t-test. The result of study showed that there was significant difference effect of learning by using interactive module and conventional module on the understanding of science con-cept at a significance level 0.05. The score of the students were taught by using interactive multimedia module were higher than by module. The result also showed that there was no significant difference of understanding of science concept between boys and girls who studied by using interactive multimedia module at a significance level 0.05.Keywords: interactive module, conventional module understanding of science concept
Penerapan Praktikum Kimia Terintegrasi Sebagai Model Pembelajaran Berbasis Masalah Lis Permana Sari; Sukisman Purtadi
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v14i2.698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan praktikum kimia terintegrasi sebagai model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dikenai tindakan praktikum terintegrasi sebagai model pembelajaran berbasis masalah (PTMPBL) dalam tiga siklus. Keterlaksanaan PTMPBL ditinjau dari peningkatan aspek keterampilan kooperatif, keterampilan investigasi, sikap ilmiah mahasiswa, dan apresiasi mahasiswa terhadap pelaksanaan PTMPBL. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, angket, dan tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktikum terintegrasi yang dilaksanakan dalam bentuk PTMPBL terbimbing efektif untuk diterapkan di dalam mata kuliah praktikum Kimia Dasar I. Apresiasi mahasiswa terhadap pelaksanakan PTMPBL sangat bagus.Kata kunci: praktikum kimia terintegrasi, pembelajaran berbasis masalah
Studi ketercapaian KKNI guru fisika dan refleksinya dalam pembelajaran berbasis creative skill Muhammad Jhoni
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 5, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v5i1.13539

Abstract

Tujuan penelitian ini mengungkapkan: (1) ketercapaian kompetensi guru fisika Prodi Pendidikan Fisika UNSRI terhadap KKNI dan (2) reflektifnya dalam pembelajaran fisika berbasis creative skill. Penelitian ini merupakan  survei yang dilakukan di Kota Palembang. Subjek penelitian 12 guru fisika di bawah lima tahun dari kelulusannya, 12 guru senior fisika, dan 364 siswa. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dokumentasi, dan wawancara, dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian: (1) ketercapaian kompetensi guru lulusan Prodi Pendidikan Fisika UNSRI, sudah mencapai KKNI level enam dengan kriteria cukup untuk deskriptor pertama, baik untuk deskriptor kedua, ketiga, dan keempat, dengan keunggulan pada kompetensi memanfaatkan ICT, profesional dan pedagogik, bimbingan dan konseling, kompetensi sebagai guru fisika, kompetensi kepribadian dan sosial, dan kelemahan pada kompetensi menggunakan peralatan laboratorium, dan menerapkan penelitian pendidikan dalam pembelajaran fisika; serta (2) tingkat reflektifnya dalam pembelajaran fisika berbasis creative skill dalam kriteria baik pada dimensi produk, proses dan kepribadian guru. Kata Kunci: kompetensi, guru fisika, KKNI level enam ACHIEVEMENT INQF AND REFLECTIONIN CREATIVE SKILL-BASED PHYSICS TEACHINGAbstract      This research aims to reveal: (1) achievement of competence of physics teachers of graduation UNSRI to KKNI level six and (2) their reflection to the creative skill-based physics teaching. This research is a survey conducted in the Palembang city. The Subjects were 12 new physics teachers, 12 senior physics teachers, and 364 students. Data were collected through questionnaires, observation, documentation, and interviews, and analyzed with quantitative and qualitative descriptive. Results showed: (1) achievement of the competence of physics teachers, has reached KKNI level six with sufficient criterion for the first descriptors, and good for the second, third and fourth descriptors, with competence strength in utilizing ICT, professional and pedagogic, guidance and counseling, as a physics teacher competence, personal competence and social competence and competence weakness in using laboratory equipment, and applying educational research; and (2) their reflection to the creative skill-based physics teaching include in the good category.Keywords: competency, physics teacher, INQF level six
Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Masalah Berorientasi pada Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Prestasi Belajar Matematika Jeaniver Yuliane Kharisma; Sugiman Sugiman
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 5, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v5i2.16690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar matematika berbasis masalah yang berorientasi pada kemampuan pemecahan masalah matematis dan prestasi belajar matematika, yang valid, praktis, dan efektif, pada materi lingkaran VIII SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang dikembangkan diadaptasi dari model pengembangan ADDIE. Tahap-tahap yang dilakukan meliputi: tahap analisis, tahap perencanaan, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, lembar penilaian guru, lembar penilaian siswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes kemampuan pemecahan masalah matematis, dan tes prestasi belajar matematika. Hasil validasi menunjukkan bahwa buku panduan guru yang dan buku siswa yang dikembangkan berada dalam kategori sangat baik dan baik. Hasil uji coba menunjukkan bahwa buku panduan guru dan buku siswa berada dalam kategori baik. Hasil uji coba berdasarkan tes kemampuan pemecahan masalah dan prestasi belajar matematika mencapai hasil masing-masing 72% dan 75% serta menunjukkan bahwa buku panduan guru dan buku siswa berada dalam kategori baik. Sehingga, disimpulkan bahwa bahan ajar matematika berbasis masalah yang dikembangkan memiliki kualitas yang valid, praktis, dan efektif ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematis dan prestasi belajar matematika siswa. Developing Problem-Based Mathematics Instructional Materials Oriented to Students’ Mathematics Problem Solving Skill And Mathematics Achievement AbstractThis research aimed to produce a problem-based mathematics instructional materials oriented to students’ mathematics problem solving skill and achievement, which is valid, practical, and effective, on the topic of circle for VIII grade students of  junior high school. This developmental research used ADDIE developmental model, including analysis, design, development, implementation, and evaluation step. The instrument used in this research were validation sheet, teacher assessment sheet, student assessment sheet, teaching  observation sheet, test of students’ mathematics problem solving skill and achievement. This research produces problem-based mathematics instructional materials consisting teacher guide book and student book. The result of the validation shows that the teacher guide book and student book was very good and good. The result of the try out indicated that teacher guide book and student book were good. The result of the try out based on students’ mathematics problem solving skill and mathematics achievement reached 72% and 75%, showed that the teacher guide book and student book were good. It can conclude that a problem-based mathematics instructional materials was valid, practical, and effective oriented to students’ mathematics problem solving skill and achievement.Keywords: mathematics instructional materials based on problem,mathematics problem solving skiil, mathematics students achievement 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika pada Topik Geometri Menggunakan Paradigma Baru dalam Pembelajaran Matematika Sugiyono Sugiyono; Murdanu Murdanu; Nila Mareta Murdiyani
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v4i2.7162

Abstract

Saat ini paradigma pembelajaran matematika telah berubah dari pembelajaran yang berpusat kepada guru menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang terdiri atas Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) menggunakan paradigma baru dalam pembelajaran matematika khususnya pada topik geometri serta untuk mendeskripsikan kualitas perangkat pembelajaran tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan 4-D yang terdiri atas 4 tahap, yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma baru yang digunakan adalah pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM), Investigasi, dan Problem Solving yang memiliki karakteristik berupa penggunaan masalah sebagai sumber belajar. Materi yang dipilih adalah Bangun Ruang Sisi Lengkung yang banyak mengeksplorasi masalah dalam kehidupan sehari-hari. Perangkat pembelajaran yang dihasilkan telah divalidasi oleh ahli sampai dihasilkan RPP dan LKS yang layak digunakan dalam pembelajaran. RPP dan LKS yang telah valid tersebut sebaiknya diujicobakan di kelas agar dapat diketahui tingkat kepraktisan dan keefektivannya.Kata kunci: pendekatan pembelajaran berbasis masalah, PBM, pendekatan investigasi, pendekatan problem solving, bangun ruang sisi lengkung
Analisis Pedagogical Content Knowledge Guru IPA SMP Kelas VIII dalam Implementasi Kurikulum 2013 Susilowati Susilowati; Purwanti Widhy H
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 3, No 1 (2015): June 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v5i1.7238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran IPA ditinjau dari pedagogical content knowledge pada implementasi kurikulum 2013 dan mengetahui hambatan guru IPA dalam melaksanakan pembelajaran sesuai pada Kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan studi kasus (qualitative case study) untuk memperoleh informasi yang mendalam mengenai implementasi Kurikulum 2013. Penelitian dilakukan di SMP N 8 Yogyakarta dan dipilih melalui teknik purposive sampling. Subjek penelitian ini terdiri dari satu guru  IPA dan dua siswa kelas VIII. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi proses pembelajaran IPA, lembar wawancara guru dan siswa serta kuisioner untuk guru. Data dianalisis dengan teknik analisis Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi data dari teknik observasi, wawancara, dan kuisioner. Dalam merencanakan pembelajaran, guru IPA menggunakan RPP yang sudah disusun dari MGMP dan disesuaikan lagi dengan waktu tiap sekolah. Guru sudah berupaya mengembangkan kreativitas. Indikator kreatifitas yang belum dikembangkan meliputi make generalization, inventing, making analogy, hipotesis, sintesis, generating idea. Aspek kreatiftas yang muncul antara lain visualisasi dan relating. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan sudah berbasis scientific. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan sudah menuntun siswa untuk mencari tahu (discovery learning). Tetapi, tahap identifikasi masalah belum dimunculkan. Keterpaduan IPA sudah dimunculkan tetapi masih terkendala dengan faktor penguasaan ilmu sesuai dengan latar belakang keilmuan guru. Hambatan guru IPA kelas 8 Yogyakarta antara lain: kesulitan melakukan penilaian otentik, kesulitan memadukan beberapa tema, kesulitan menguasai materi keterpaduan yang bukan bidang keahliannya, kesulitan mengembangkan pertanyaan analisis, dan kesulitan mengembangkan berpikir kritis siswa. Guru juga mengalami kesulitan memahami materi sifat bahan dan pemanfaatannya.Kata kunci: analisis, pedagogical content knowledge, kurikulum 2013
Implementasi Project-Based Learning dalam Peer Teaching Untuk Meningkatkan Keterampilan Mengajar Mahasiswa Calon Guru IPA Pujianto Pujianto; Dyah Purwaningsih
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 2 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v15i2.12184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: 1) pemahaman mahasiswa calon guru IPA mengenai model-model pembelajaran, dan 2) keterampilan mengajar mahasiswa calon guru IPA. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA yang mengambil mata kuliah Teknologi Pembelajaran IPA sebanyak 31 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang mengadopsi model Kemmis dan Taggart. Data dianalisis secara deskriptif. Peningkatan hasil belajar ditunjukkan dengan gain score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Project-Based Learning dalam peer teaching pada perkuliahan. Teknologi Pembelajaran IPA dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang model pembelajaran dan keterampilan mengajar sebagai calon guru IPA. Gain score yang diperolehj pada pembelajaran dengan metode diskusi, model pembelajaran DI, model pembelajaran Inkuiri, model pembelajaran Kooperatif dan project-based learning berturut-turut adalah 0,19; 38; 0,38; 0,5 dan 0,44.Kata kunci: project-based learning, peer teaching
Pembelajaran Interaktif Menggunakan Industri Kimia Lokal Sebagai Sumber Belajar Pada Kimia Analisis II Sunarto Sunarto; Susila Kristianingrum; Suyanta Suyanta
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 1 (2011): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XVI
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v16i1.12211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran interaktif menggunakan industri kimia lokal sebagai sumber belajar untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa pada mata kuliah Kimia Analisis II. Subjek penelitian ini adalah 40 mahasiswa Prodi Kimia FMIPA UNY semester genap Tahun Akademik 2009/2010. Tindakan yang diberikan adalah interaksi mahasiswa dengan industri penyulingan minyak kayu putih di Sendangmole Gunungkidul, industri pengolah air limbah (IPAL) di Pendowoharjo Sewon Bantul, industri elektroplating di Kotagede, PDAM Sleman, dan PG Madukismo di Tirtonirmolo Kasihan Bantul. Mahasiswa mengadakan interaksi dengan industri melalui studi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran interaktif dengan menggunakan industri kimia lokal dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa.Kata kunci: interaktif, implementasi, lesson study
Pengembangan Isolat Bakteri Asam Laktat AST 6 Dari Saluran Pencernaan Ikan Sebagai Agensia Probiotik Astuti Astuti; Zaenal Bachruddin; Supadmo Supadmo; Eni Harmayani
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 2 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v11i2.12432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan isolat bakteri asam laktat AST 6 dari saluran pencernaan ikan sebagai agensia probiotik dan juga untuk mengetahui pengaruh penggunaan inokulum mikrobia Bakteri Asam Laktat AST 6 terhadap daya tahan medium yang mengandung garam empedu. Garam empedu dengan konsentrasi 0%; 0,05%; 0,10%; 0,15%; dan 0,20% ditambahkan dalam medium MRS yang ditumbuhi BAL AST 6 dengan masing-masing tiga ulangan. Pertumbuhan BAL dievaluasi setiap jam berdasarkan perubahan densitas, penurunan pH maupun kecepatan tumbuh spesifiknya. Produksi asam laktat diukur pada puncak fase eksponensial. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah, dan jika terdapat perbedaan di antara reratanya maka dilanjutkan dengan uji Duncan's Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat BAL AST 6 dari saluran pencernaan ikan toleran terhadap garam empedu sampai pada konsentrasi 0,15%. Penambahan garam empedu 0,15% dan 0,20% secara nyata (p0,05) menurunkan densitas biomassa pada jam ke-22 dari 0,982 (tanpa garam empedu) menjadi 0,802 dan 0,808. Kecepatan tumbuh spesifik mulai menurun secara berturut-turut dari 0,0974 menjadi 0,0838; 0,0765; 0,0510; dan 0,0589 g BK sel/jam. Garam empedu berturut-turut secara nyata (p0,05) juga menurunkan produksi asam laktat pada jam ke-21 dari 0,645 menjadi 0,477; 0,361; 0,376; dan 0,352 mg/ml. Penurunan pH secara nyata (p0,05) terjadi pada jam ke-22 pada semua konsentrasi garam empedu. Kesimpulannya bahwa isolat BAL AST 6 dari saluran pencernaan ikan masih mampu tumbuh sampai konsentrasi garam empedu 0,15% dan dapat berpotensi sebagai agensia probiotik.Kata kunci: bakteri asam laktat, garam empedu, probiotik, densitas, pH, kecepatan tumbuh spesifik, asam laktat

Filter by Year

2005 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026): February 2026 Vol. 13 No. 2 (2025): December 2025 Vol. 13 No. 1 (2025): June 2025 Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina Vol. 12 No. 2 (2024): December 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): June 2024 Vol. 11 No. 2 (2023): December 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): June 2023 Vol 10, No 2 (2022): December 2022 Vol 10, No 1 (2022): June 2022 Vol 9, No 2 (2021): December 2021 Vol 9, No 1 (2021): June 2021 Vol 8, No 2 (2020): December 2020 Vol 8, No 1 (2020): June 2020 Vol 7, No 2 (2019): December 2019 Vol 7, No 1 (2019): June 2019 Vol 6, No 2 (2018): December 2018 Vol 6, No 1 (2018): June 2018 Vol 5, No 2 (2017): December 2017 Vol 5, No 1 (2017): June 2017 Vol 4, No 2 (2016): December 2016 Vol 4, No 1 (2016): June 2016 Vol 3, No 2 (2015): December 2015 Vol 3, No 1 (2015): June 2015 Vol 2, No 2 (2014): December 2014 Vol 2, No 1 (2014): June 2014 Vol 1, No 2 (2013): December 2013 Vol 1, No 1 (2013): June 2013 No 1 (2011): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XVI No 2 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV No 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV No 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV No 1 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV No 2 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI No 1 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI No 2 (2005): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun X More Issue