cover
Contact Name
Romi Mesra
Contact Email
romimesra16@gmail.com
Phone
+6285762530583
Journal Mail Official
collaborativecjcs@gmail.com
Editorial Address
Jl. Piai Tangah Nomor 29, RT. 01, RW. 02, Kelurahan Piai Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Kode Pos: 25162
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Collaborative: Journal of Community Service
ISSN : 31099793     EISSN : 31099793     DOI : https://doi.org/10.64924
Core Subject : Education, Social,
COLLABORATIVE: Journal of Community Service is a national journal that contains the results of community service and empowerment activities in the form of applying various fields of knowledge, especially in the fields of Education, Sociology Education, Sociology, Social Science, and also includes other scientific disciplines such as Law, Economics, Humanities, Engineering, Agriculture, Communication, and Health.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 19 Documents
PKM Perlindungan Hak Anak di Kota Bitung Ruth Sriana Umbase
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2024): (NOVEMBER) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/j0dk0352

Abstract

Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada kelompok masyarakat penyelenggara pendidikan pada tingkat Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Bitung, guna memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai peserta didik dalam konteks penyelenggaraan Sekolah Ramah Anak (SRA) yang bebas perundungan, eksploitasi, kekerasan seksual, fisik dan psikis. Penyelenggaraan SRA yang dibangun berdasarkan prinsip Konvensi Hak Anak: (1) Non-Diskriminasi; (2) Kepentingan Terbaik bagi Anak; (3) Hak Hidup, Tumbuh-Kembang Anak; (4) Penghargaan terhadap Pendapat Anak. Anak diharapkan dapat berpartisipasi secara maksimal dalam seluruh kegiatan pendidikan yang diikutinya di sekolah. Oleh sebab itu dalam pelaksanaan PKM ini akan dilaksanakan Pelatihan Konvensi Hak Anak yang difokuskan pada kluster Pendidikan. Tujuan utama untuk Meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan dan kesadaran setiap guru dan staff tentang Konvensi Hak Anak dalam peningkatan kualitas Sekolah Ramah Anak serta pembangunan Kota Bitung Layak Anak.
Pentingnya Kesadaran Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Ismatun Maulidiyah; Elsa saqila Al Fathikha; Ewalde Yovita Bria; Ika Hepi Maydayanti; Laila Sabila Sindriyani; Maulidiyah Cholifah; Ria Lestari Herawati; Ikhya’ Hisyamuddin; Renny Anggrayni; Abdul Latif; Yeka Khafidz
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2024): (NOVEMBER) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/dtxx6f29

Abstract

KKN merupakan kepanjangan dari Kuliah Kerja Nyata. Ini merupakan program mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral dalam kurun waktu tertentu. Melalui KKN, mahasiswa bisa membangun komunikasi dengan warga dan membangun desa agar menjadi lebih baik. Oleh karena itu, biasanya KKN memiliki project yang akan dilakukan selama program tersebut berjalan. Artikel ini memuat tentang permasalahan stunting yang ada di Desa Pedagangan. Pada penelitian ini kami diterjunkan langsung ke masyarakat dengan program yaitu bernama PPKM dan KKN dimana program ini merupakan syarat wajib bagi prodi Diploma dan Prodi Sarjana. Berdasarkan kondisi geografis, pemukiman penduduk cukup padat. Berdasarkan kondisi demografi, sebagian besar penduduk di desa ini bermata pencaharian sebagai petani, pedagang, buruh pabrik dan PNS. Selain itu latar belakang pendidikan penduduknya sebagaian besar ialah lulusan SD, SMP, SMA dan ada juga yang tidak sekolah. Permasalahan yang sedang terjadi di Desa Pedagangan adalah stunting. Stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan oleh kekurangan asupan gizi, terserang infeksi, maupun stimulasi yang tak memadai. Balita/Baduta (bayi dibawah usia dua tahun) yang mengalami stunting akan memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal. Stunting juga merupakan masalah gizi yang bersifat kronis karena menjadi salah satu keadaan malnutrisi yang memiliki hubungan dengan tidak tercukupinya zat gizi sejak dalam kandungan. Tujuan dari penelitian ini adalah menurunkan jumlah angka stunting yang terjadi pada ibu hami, bayi dan balita agar sesuai dengan standar Kementerian kesehatan di Desa tempat KKN dan PPKM. Metode yang digunakan dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggunakan pendekatan tatap muka dengan tetap memenuhi protokol kesehatan. Sebelum pelaksanaan KKN dilakukan, kami sudah berdiskusi dengan perangkat desa setempat dan warga sekitar. Hasil observasi menunjukkan masyarakat masih belum sepenuhnya memahami dan mengerti bahaya stanting bagi anak. Metode pendekatan tatap muka yang dilakukan adalah melakukan penyuluhan atau sosialisasi tentang masalah bahaya stanting untuk anak. Memberikan penyuluhan dengan menerangkan dan menjelaskan suatu ide, pengertian atau pesan secara lisan kepada kelompok sasaran, memberikan makanan PMT kepada balita dan ibu hami, memberikan vitamin untuk memenuhi gizi baik.  
Peran Mahasiswa dalam Mewujudkan Pemilu yang berkualitas Berdasarkan Undang-Undang pemilu Nomor 7 Tahun 2017 di KPU Minahasa Yoan Barbara Runtunuwu; Morais Barakati
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2024): (NOVEMBER) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/4b6q7409

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Minahasa melalui peran aktif mahasiswa, berdasarkan Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Metode yang digunakan meliputi workshop peningkatan kapasitas, kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih, serta keterlibatan dalam monitoring tahapan Pemilu. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, melibatkan mahasiswa, KPU Minahasa, dan masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam Pemilu, dengan kenaikan tingkat partisipasi pemilih sebesar 7%. Terjadi penurunan jumlah pelanggaran Pemilu dari 57 kasus menjadi 23 kasus. Program ini juga menghasilkan inovasi dalam metode pendidikan pemilih dan rekomendasi kebijakan untuk peningkatan kualitas Pemilu. Kesimpulannya, kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan lembaga penyelenggara Pemilu terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas demokrasi di tingkat lokal, menyediakan model yang dapat direplikasi di daerah lain di Indonesia.
Penguatan Resiliensi Psikologis Masyarakat Kecamatan Tagulandang Pasca Erupsi Gunung Ruang Marssel Michael Sengkey; Alfrina Mewengkang
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2024): (NOVEMBER) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/mt3f6398

Abstract

Erupsi Gunung Ruang pada April 2024 membawa dampak signifikan bagi masyarakat Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara. Bencana ini menimbulkan kerugian material dan kondisi psikologis berupa trauma, kecemasan, serta stres pasca bencana. Dalam upaya pemulihan, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membangun resiliensi masyarakat melalui pendekatan psikologis dan sosial, khususnya dalam meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengelola stres dan mengembangkan dukungan sosial. Melalui konseling, terapi, pelatihan manajemen stres, dan pembentukan kelompok dukungan sosial, kegiatan ini menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan resiliensi psikologis dan sosial masyarakat yang terdampak. Program ini diharapkan dapat berlanjut dan diadopsi oleh pemerintah setempat guna keberlanjutan manfaat bagi masyarakat.
PKM Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis TPACK Bagi Guru-Guru di SMA Negeri 3 Tondano Alfrina Mawengkang
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2024): (NOVEMBER) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/ydj08636

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi menghadirkan tantangan baru dalam pendidikan, khususnya dalam proses pembelajaran di abad ke-21. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA Negeri 3 Tondano melalui pengembangan media berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). TPACK mengintegrasikan pengetahuan teknologi, pedagogi, dan konten, yang dalam penelitian ini diterapkan melalui aplikasi berbasis Android yang dirancang untuk mendukung pembelajaran informatika. Kegiatan pengabdian ini meliputi sosialisasi, pelatihan, implementasi teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Melalui pelatihan, guru diberikan keterampilan untuk mengembangkan dan menggunakan media TPACK dalam kelas, sedangkan siswa dilatih untuk menggunakan teknologi secara efektif dalam pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa implementasi aplikasi EduTech 3T meningkatkan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi serta meningkatkan motivasi belajar siswa. Para guru melaporkan bahwa siswa lebih terlibat dan mudah memahami materi informatika. Program ini juga memiliki rencana keberlanjutan untuk memastikan dampaknya dapat dirasakan dalam jangka panjang melalui monitoring dan penyesuaian konten sesuai kebutuhan pembelajaran.
Evaluasi Pelaksanaan Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Bahitom Rosa Linda; Andi Nurlela
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 2 (2025): (MARCH) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/h37mff67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola berbagi pengetahuan dalam jaringan penelitian kolaboratif di institusi pendidikan tinggi, dengan fokus pada aspek sosiologis dan dinamika kekuasaan dalam komunitas akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka sistematis, menganalisis artikel-artikel ilmiah yang diterbitkan antara 2019-2024. Analisis menunjukkan tiga temuan utama: Pertama, terjadi transformasi signifikan dalam pola komunikasi menuju model yang lebih horizontal, yang difasilitasi oleh platform digital dan perubahan hierarki akademik. Kedua, modal sosial memainkan peran penting dalam efektivitas berbagi pengetahuan, dengan jaringan yang kuat dan hubungan saling percaya berkontribusi pada kolaborasi penelitian yang lebih baik. Ketiga, faktor institusional sangat mempengaruhi dinamika kolaborasi, termasuk kebijakan organisasi, infrastruktur digital, dan alokasi sumber daya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun transformasi digital telah mendemokratisasi kolaborasi penelitian, faktor sosial dan institusional tetap membentuk praktik berbagi pengetahuan. Studi ini mengidentifikasi kesenjangan dalam kerangka kolaborasi yang ada dan merekomendasikan pengembangan pendekatan terintegrasi yang mencakup dimensi teknologi, sosial, dan institusional. Pendekatan ini bertujuan untuk mendorong jaringan penelitian yang lebih inklusif dan produktif di pendidikan tinggi. Temuan ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang interaksi kompleks antara transformasi digital, dinamika sosial, dan struktur institusional dalam kolaborasi akademik. Penelitian ini juga menyarankan implikasi praktis bagi institusi pendidikan tinggi yang ingin meningkatkan kemampuan penelitian kolaboratif mereka serta memberikan arahan untuk penelitian lanjutan dalam bidang yang terus berkembang ini.
Pengembangan Kapasitas SDM BUMDES Maju Sejahtera Melalui Pelatihan Diversifikasi Produk Guna Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Simpang Tiga Bangka Barat Ariandi A Zulkarnain; Resti Amalia; Robing Robing
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 2 (2025): (MARCH) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/4tm9s950

Abstract

Pengabdian masyarakat sebagai salah satu fungsi tri dharma perguruan tinggi menjadi komponen penting dalam pembangunan masyarakat desa. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 menjadi landasan upaya penguatan pembangunan tingkat desa. Observasi terhadap BUMDes Maju Sejahtera menunjukkan bahwa meskipun telah terbentuk dengan modal awal sembilan puluh juta rupiah pada tahun 2018 dan memberikan kontribusi sebesar Rp 44.472.000 pada tahun 2023, namun belum memaksimalkan program kerja dan pemanfaatan sumber daya manusia dalam tata kelola organisasi serta pengembangan diversifikasi produk unggulan desa. Potensi ekonomi desa yang ada masih memerlukan peningkatan sinergisitas antara BUMDes, Pemerintah Desa, dan masyarakat dalam pengembangan program agrowisata, hasil hutan, dan komoditi asli desa. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukan pembinaan terhadap BUMDes Maju Sejahtera meliputi pemahaman dan sosialisasi terkait tata kelola BUMDes sesuai PP No.11 Tahun 2021, pelatihan diversifikasi produk, pembuatan desain produk, dan pengembangan media sosialisasi, dengan fokus pada pengolahan madu hutan yang memiliki nilai jual tinggi. Upaya ini bertujuan mengoptimalkan potensi ekonomi desa, mengaktifkan roda penggerak perekonomian masyarakat melalui komoditi unggulan, serta meningkatkan pendapatan dan perekonomian desa. Diharapkan melalui BUMDes dan unit-unit usahanya, masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat tetapi juga menjadi agen perubahan ekonomi desa dengan memanfaatkan unit-unit usaha sebagai sentral produk sandang dan pangan dari dan untuk masyarakat.
Analisis Kebijakan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup di Negara-negara Asean: Implikasi terhadap Akses Keadilan dan Keberlanjutan Lingkungan Yoan Barbara Runtunuwu
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 2 (2025): (MARCH) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/w7t5fq98

Abstract

Pengabdian ini bertujuan merealitaskan kebijakan dan penegakan hukum lingkungan hidup di negara-negara ASEAN serta implikasinya terhadap akses keadilan dan keberlanjutan lingkungan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, pengabdian ini mengkaji dokumen kebijakan, artikel jurnal ilmiah, dan laporan dari organisasi terkemuka dengan menggunakan kerangka analitis yang mengintegrasikan pendekatan yuridis-normatif, socio-legal, keadilan lingkungan, dan tata kelola multi-level. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kemajuan signifikan dalam pengembangan kerangka kebijakan lingkungan di tingkat regional ASEAN, implementasinya di tingkat nasional masih menghadapi tantangan serius akibat keterbatasan kapasitas kelembagaan, konflik kepentingan ekonomi-politik, dan kurangnya akses keadilan bagi masyarakat terdampak. Program pengabdian yang diimplementasikan berhasil meningkatkan literasi hukum masyarakat, menyediakan bantuan hukum, mengembangkan sistem pemantauan berbasis masyarakat, memfasilitasi dialog multi-stakeholder, meningkatkan kesadaran publik melalui kampanye media, memperkuat kapasitas penegak hukum, dan mendidik generasi muda tentang hak-hak lingkungan. Pengabdian ini merekomendasikan penguatan harmoniasi kebijakan lingkungan di tingkat regional, peningkatan kapasitas institusional untuk penegakan hukum, perluasan mekanisme akses keadilan bagi kelompok rentan, serta pengembangan pendekatan inovatif berbasis teknologi untuk pemantauan lingkungan partisipatif dan advokasi kebijakan lingkungan.
Pengembangan Karakter Kewarganegaraan di Lingkungan Pendidikan Manuel E. V Korompis
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 2 (2025): (MARCH) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/gkhzhx43

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan karakter kewarganegaraan di lingkungan pendidikan melalui pendekatan holistik yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dengan konsep kewarganegaraan modern. Metode yang digunakan adalah studi literatur komprehensif dengan menganalisis 53 artikel ilmiah terkait pendidikan kewarganegaraan yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir menggunakan pendekatan reduksi data, penyajian data, perbandingan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa model pembelajaran kewarganegaraan yang efektif mencakup pembelajaran berbasis nilai-nilai lokal, sirkuit pembelajaran Pancasila, drama dan simulasi kewarganegaraan, eksplorasi komunitas, debat dan diskusi, jurnal refleksi, serta program kewarganegaraan berbasis keluarga. Program-program ini terbukti meningkatkan pemahaman peserta didik tentang nilai-nilai Pancasila, keterampilan berpikir kritis, kemampuan deliberasi demokratis, dan kesadaran sosial. Pengabdian merekomendasikan pendekatan kolaboratif yang melibatkan seluruh ekosistem pendidikan termasuk sekolah, keluarga, dan komunitas dalam mengembangkan karakter kewarganegaraan yang berkelanjutan, serta pentingnya mengintegrasikan literasi digital untuk memperkuat resiliensi peserta didik dalam menghadapi tantangan era digital.
Langkah Kecil Menuju Hidup Sehat: Pemberdayaan Kebersihan Diri Anak Usia Pra Sekolah di Wilayah Puskesmas Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh Ritawati Ritawati; Asniah Syamsuddin; Zulkifli Zulkifli; Baharuddin Baharuddin; Cut Fatma Zuhra; Mayang Indah Arinimi
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 2 (2025): (MARCH) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/wxys1d89

Abstract

Pemberdayaan kebersihan diri anak usia pra sekolah merupakan upaya strategis dalam membentuk perilaku hidup sehat sejak dini. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan kebersihan diri pada anak usia 4-6 tahun di Wilayah Puskesmas Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan 35 anak sebagai peserta, orangtua, guru, dan tenaga kesehatan. Kegiatan dilaksanakan melalui serangkaian intervensi meliputi permainan edukatif, demonstrasi praktik kebersihan, storytelling, pemutaran video interaktif, dan sistem reward. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan praktik kebersihan diri anak. Skor pengetahuan meningkat dari 45,2 menjadi 78,3, sementara kemampuan praktik kebersihan meningkat dari 38,6% menjadi 82,5%. Keberhasilan intervensi tercermin dalam terbentuknya ekosistem pendukung praktik hidup sehat di lingkungan keluarga dan pendidikan anak usia dini. Rekomendasi pengabdian adalah mengembangkan model pemberdayaan serupa di wilayah lain, dengan pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesehatan anak usia pra sekolah.

Page 1 of 2 | Total Record : 19