cover
Contact Name
Gunawan
Contact Email
gunawan@unram.ac.id
Phone
+62 819-0786-8105
Journal Mail Official
ijast.ipc@gmail.com
Editorial Address
Green Pagutan Blok E No. 6 Mataram, Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Applied Science and Technology
ISSN : 27213358     EISSN : 27213331     DOI : -
Indonesian Journal of Applied Science and Technology (IJAST) adalah wadah publikasi ilmiah yang berfokus pada penyebarluasan hasil penelitian dan pemikiran inovatif di bidang sains terapan, teknologi, dan informasi. Jurnal ini ditujukan bagi mahasiswa, guru, dosen, praktisi, maupun peneliti untuk mendiseminasikan temuan mereka kepada masyarakat ilmiah secara luas. Focus and Scope IJAST menerima naskah dalam bentuk artikel hasil penelitian (original research) maupun artikel tinjauan pustaka (review article) yang mencakup, namun tidak terbatas pada, bidang-bidang berikut: Pendidikan & Sains Dasar: Pendidikan IPA, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Teknologi & Rekayasa: Teknik (Sipil, Elektro, Mesin, dll.) dan Teknologi Pangan. Teknologi Informasi: Ilmu Komputer, Sistem Informasi, dan Teknologi Informasi Terapan. Ilmu Hayati & Lingkungan: Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kelautan. Kesehatan: Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, dan bidang kesehatan terkait lainnya. Peer Review Process Setiap artikel yang dikirimkan ke IJAST akan melalui proses Peer Review. Tim reviewer akan mengevaluasi naskah berdasarkan kualitas metodologi, orisinalitas temuan, dan kontribusinya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Penulis diwajibkan melakukan registrasi dan mengirimkan artikel secara mandiri melalui sistem OJS jurnal. Open Access Policy IJAST berkomitmen pada prinsip bahwa akses terbuka terhadap hasil penelitian akan mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar. Seluruh artikel yang diterima akan dipublikasikan secara Open Access dan tersedia secara bebas untuk dibaca atau diunduh oleh publik di bawah lisensi: Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Publication Frequency IJAST mulai terbit sejak tahun 2020. Sejak tahun 2022, jurnal ini berkomitmen untuk terbit dua kali dalam setahun (dua edisi per volume) pada periode: Edisi Januari-Juni dan Edisi Juli-Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 62 Documents
Perbandingan Kinerja CPU dengan GPU dan Tanpa GPU dalam Pemrosesan Gambar Menggunakan Metode Convolutional Neural Network Izfan Yunus; Bulkis Kanata; Suthami Ariessaputra
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 2 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Machine learning is a branch of artificial intelligence that focuses on learning itself (self-learning) or without having to be repeatedly programmed by humans. One of the new scientific fields in machine learning that has developed due to the development of GPU (Graphic Processing Unit) technology is deep learning. Currently, the use of the deep learning method can be one of the methods often used in research. One of them is the classification using the Convolutional Neural Network method. In this final project, the researcher has tested the most optimal classification performance with the fastest execution time by comparing the use of CPU (Central Processing Unit) with GPU or without GPU in considering the image in the Matlab software. The research was conducted in three stages, namely (1) the system design process (2) the execution program (3) parameter observation. According to the research results, testing using the GPU improves the accuracy and precision of the training and scanning process. However, GPU usage can take a longer training time when compared to a process without GPU. The scanning process without the GPU runs faster than when the GPU is on.
Hubungan antara Gangguan Tidur dengan Ide Bunuh Diri pada Usia Produktif di Masa Pandemi Covid-19 Jihan Samira; Irgy Prijenka Ardhanariswara
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi Juli-Desember 2022
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 merupakan peristiwa menyebarnya virus Coronavirus jenis SARS-CoV-2 sebagai penyebabnya. Kondisi pandemi Covid-19 membuat perubahan diantaranya rutinitas sehari-hari, kurangnya interaksi sosial, hingga kehilangan pekerjaan yang mengakibatkan stres saat pandemi berdampak buruk pada kualitas tidur dan peningkatan risiko ide bunuh diri. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara gangguan tidur dengan ide bunuh diri pada usia produktif di masa pandemi. Desain penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan data potong lintang. Jumlah sampel sebanyak 78 orang. Data hasil penelitian dianalisis secara univariat dan bivariate. Analisis univariat menggambarkan data penenlitian. Analisis bivariat dengan uji fisher’s exact menggunakan IBM SPSS 26. Hasil analisis data didapatkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara gangguan tidur dengan ide bunuh diri pada usia produktif di masa pandemi Covid-19 (p = 0,608) dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara sosiodemografi (jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan status pendapatan) dengan ide bunuh diri (p = 0,222; p = 0,513 dan p = 0,459. Hasil lain yang didapatkan ada hubungan antara stres akibat pandemi covid-19 dengan gangguan tidur (p = 0,003) dan terdapat hubungan antara stres akibat pandemi covid-19 dengan ide bunuh diri (p = 0,033). Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menilai faktor-faktor yang mempengaruhi gangguan tidur dan ide bunuh diri.
Pelaksanaan Inspeksi Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) pada PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional III Subregional Jawa Pelabuhan Tanjung Perak Ananda Iqbal Ibrahim; Novirina Hendrasarie
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi Juli-Desember 2022
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) merupakan hal yang tak bisa dikesampingkan dalam sebuah Industri atau sebuah pengolahan. Setiap industri diwajibkan memiliki rancangan K3 dilengkapi dengan petugasnya guna menangani kecelakaan saat jam kerja dan dalam lingkungan kerja. Data data yang diperlukan dalam hal ini didapatkan menggunakan metode observasi secara langsung dari PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional III Subregional Jawa Pelabuhan Tanjung Perak. Hasil dari laporan kali ini akan digunakan untuk evaluasi edukasi mengenai inspeksi K3 di lapangan. Dalam observasi yang dilakukan dapat disimpukan bahwa PT. Pelabuhan Indonesia telah melakukan rancangan K3 meliputi Safety Briefing, Kesiagaan dan Tanggap darurat, Safety Induction, Izin Kerja dan Pengawasan, Pemantauan dan Evaluasi.
Penyimpanan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun B3 (Studi Kasus Pengolahan, Penampungan, Penjernihan dan Distribusi Air Bersih CV X) Eginta Marovid Tarigan; Aussie Amalia
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi Juli-Desember 2022
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran dan kerusakan lingkungan dapat berdampak buruk terhadap kualitas lingkungan dan mematikan jika lingkungan tidak dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, Dokumen Lingkungan Hidup yang terdiri dari Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan diperlukan untuk melindungi lingkungan dari pencemaran dan kerusakan lingkungan yang dihasilkan oleh usaha industri (RKL-RPL). Dokumen lingkungan hidup sangat penting bagi pelaku usaha yang hendak menjadikan usaha/kegiatan menjadi usaha dengan mempertimbangkan dampak lingkungan perusahaan terhadap lingkungan sekitar. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan penulisan laporan. Temuan penelitian adalah: Dokumen RKL-RPL dimaksudkan sebagai rencana untuk meminimalkan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh dampak penting. Penyusunan RKL-RPL didasarkan pada Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Penyusunan Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rincian Rencana Pemantauan Lingkungan bagi Perusahaan Industri yang sedang atau akan Berlokasi di Kawasan Industri. Sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2021 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, RKL-RPL penyimpanan dan tata cara penempatan limbah B3 wajib diisi.
Permodelan Jaringan Distribusi Air Bersih di CV. X untuk Kawasan Industri dengan Aplikasi Epanet Muhammad Purnama Adji; Aussie Amalia
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi Juli-Desember 2022
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengingat percepatan ekspansi di berbagai industri, kebutuhan air baku untuk berbagai penggunaan terus meningkat. Di sisi lain, ketersediaan air bersih masih terbatas. Pasokan air bersih juga menjadi masalah di Kawasan Industri x. Wilayah ini memiliki suplai air yang cukup dalam bentuk bosem dan jaringan distribusi yang mendistribusikan air bersih ke gudang dan perusahaan di wilayah tersebut, namun persoalannya adalah bagaimana mengolah dan mendistribusikan air dari sumber air tersebut ke daerah yang belum memiliki jaringan distribusi air bersih yang optimal sehingga pelanggan bisa mendapatkannya. Studi ini menggunakan cara pengumpulan data dari pengembang kawasan industri x. Program Epanet dapat digunakan untuk merancang distribusi air bersih dan sebagai tolok ukur untuk mengevaluasi dan membandingkan kondisi lapangan. Hasil analisis menunjukkan 26 lokasi junction melebihi kriteria kualitas (>100 m), dengan nilai tekanan minimum 49,25 m dan nilai tekanan maksimum 102,72 m. Tujuh puluh enam pipa distribusi air memiliki kecepatan di bawah 0,3 m/s, sedangkan satu pipa memiliki kecepatan di atas syarat mutu, yaitu 3,7 m/s pada jam-jam kritis. Hasil EPANET menunjukkan bahwa sekitar pukul 11.00, 13.00, dan 14.00 terjadi tekanan negatif yang menandakan bahwa pipa kehilangan air atau tekanan sehingga air tidak dapat disalurkan ke pelanggan. Hal ini sesuai dengan kondisi lapangan, dimana pada jam – jam kritis itu terjadi penggunaan air yang tinggi.
Pemantauan dan Optimasi Instalasi Pengolahan Air Limbah Unit Lamella Clarifier dengan Penentuan Dosis Koagulan dan Flokulan Felano Elga Bahctiar; Raden Kokoh Haryo Putro
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi Juli-Desember 2022
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin banyak kawasan industri berkembang dan berkembang, semakin besar kemungkinan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh limbah industri. Limbah industri ini memiliki berbagai karakteristik dan, jika terpapar langsung ke lingkungan, sangat berbahaya. Limbah industri dapat mencemari sungai dan badan air lainnya. Studi laboratorium ini menyelidiki dosis optimum koagulan dan flokulan pada air limbah kawasan industri dan pergudangan. Untuk memperoleh temuan yang optimal, penting untuk menentukan tahap optimal dari proses koagulasi-flokulasi selama percobaan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan operasional instalasi pengolahan air limbah komunal kawasan industri dan pergudangan memerlukan perencanaan, operasi unit pengolahan, dan manajemen yang efektif agar IPAL dapat beroperasi secara efektif dan mencapai tujuan yang diinginkan. Pemantauan dan evaluasi setiap unit pengolahan berdasarkan data perencanaan dan desain unit pengolahan, hasil uji jar air limbah dilakukan dengan menggunakan variasi dosis koagulan eksisting konsentrasi 10% PAC cair 100 ppm, 500 ppm, dan 600 ppm dengan dosis flokulan polimer Konsentrasi 0,1% dapat digunakan untuk mengoptimalkan kinerja instalasi pengolahan air limbah. Pada PAC 100 ppm, dengan dosis polimer yaitu 2 ppm menghasilkan dosis optimal. Hasil pembentukan flok dalam injeksi PAC kecil dan injeksi polimer menghasilkan flok besar dengan waktu pengendapan 10 menit. Koagulan PAC cair yang digunakan di eksisting IPAL komunal kawasan industri dan pergudangan membutuhkan hingga 1 L PAC cair konsentrasi 10% dengan dosis pembubuhan 100 ppm setiap hari. Flokulan polimer konsentrasi 0,1% yang ada membutuhkan 0,2 kg per hari.
Pelaksanaan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Berdasarkan Dokumen RKL-RPL Rinci di Ipal Komunal PT.X Puguh Satrio Wicaksono; Raden Kokoh Haryo Putro
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi Juli-Desember 2022
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan industri dapat meningkatkan ekonomi sekitarnya, tetapi juga dapat menyebabkan pencemaran dan kerusakan lingkungan. Oleh karena itu pembangunan industri harus dibarengi dengan pengelolaan lingkungan yang baik untuk mencegah kerusakan dan pencemaran lingkungan. Dokumen lingkungan hidup, antara lain AMDAL, RKL-RPL dan SPPLH, wajib dimiliki oleh perusahaan yang melakukan usaha atau kegiatan yang berinteraksi dan berdampak pada lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dimana data dikumpulkan yaitu. data primer dan sekunder. Informasi primer diperoleh melalui wawancara dan observasi lapangan terkait kondisi instalasi pengolahan limbah domestik saat ini. Walaupun informasi sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen milik PT. X. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa dokumen RKL-RPL dimaksudkan sebagai rencana pengelolaan dampak penting sehingga dampak lingkungan dapat diminimalkan, kemudian peraturan tahun 2009 dijadikan acuan dalam penyusunan RKL-RPL secara rinci. Menteri Perindustrian. Peraturan Republik Indonesia No. 1 Tahun 2020 Tentang Penyusunan Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan Terinci Untuk Sarana Industri Yang Berada Atau Berlokasi Di Kawasan Industri. Serta tata cara penyimpanan dan penempatan limbah B3 dalam RKL-RPL yang telah memenuhi tata cara dan persyaratan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 6 tentang limbah bahan berbahaya dan beracun.
Hubungan Lama Menjalani Hemodialisis dengan Status Gizi Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Natasha Louise Euphora; Jihan Samira
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi Januari-Juni 2023
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevelensi global GGK pada tahun 2017 sebesar 9,1% atau kurang lebih 700 juta kasus. Hemodialisis merupakan terapi pada pasien GGK tahap akhir dan akan berlangsung seumur hidup atau hingga pasien mendapatkan transplantasi ginjal. Tetapi terdapat masalah malnutrisi yang seringkali muncul pada pasien GGK yang menjalani hemodialisis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisis dengan status gizi. Metode yang digunakan dalam penbelitian ini yaitu studi analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 156 responden diperoleh dari data rekam medis di RSUD Koja pada pasien GGK yang menjalani hemodialisis. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-square pada program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 40-60 tahun (63,5%) dan berjenis kelamin laki-laki (51,3%). Hipertensi (65%) ,menjadi penyakit penyerta yang paling banyk didertita pasien. Mayoritas pasien menjalani hemodialisis dua kali seminggu (98,1%) dan telah menjalani lebih dari satu tahun (62,8%). Persebaran berdasarkan status gizi responden memiliki status gizi normal (84%) dan gizi tidak normal (16%). Hasil uji Chi-square  menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara lama menjalani hemodialisis dengan status gizi (p value = 0,222) pasien.  Sehingga diperoleh ksimpulan bahwa tidak didapatkan hubungan yang bermakna antara lama menjalani hemodialisis dengan status gizi pada pasien GGK.
Pemetaan Kawasan Rawan Banjir Sebagai Upaya Penanggulangan Resiko Banjir di Pulau Bawean Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak dengan Sistem Informasi Grafis (SIG) Rohmatun Nisa; Hendrata Wibisana
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi Januari-Juni 2023
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir adalah bencana alam yang sering terjadi pada beberapa negara termasuk Indonesia. Banjir memiliki banyak penyebab diantaanya yaitu curah hujan yang tinngi, kemiringan lereng suatu daerah, tersumbatnya aliran air, penyerapan air kedalam tanah yang kurang. Parameter dalam memetakan daerah rawan banjir dalam penelitian ini antara lain curah hujan, penggunaan lahan, dan ketinggian (elevasi). Setelah itu, peta kerawanan banjir akan dibagi menjadi tiga kelas kerawanan yakni kelas kerawanan tidak rawan, rawan, dan sangat rawan. Metode yang dipakai dalam metode ini berbasis Sistem Informasi Grafis. Hasil yang diperoleh adalah peta kerawanan banjir untuk daerah yang tidak rawan hampir memenuhi area setengah dari daerah penelitian, sedangkan daerah rawan dan daerah sangat rawan ditemukan paling banyak berada di Kecamatan Sangkapura. Dari hasil perhitungan daerah tidak rawan sebesar 18775,5 Ha, kemudian untuk daerah rawan sebesar 792,8 Ha dan daerah sangat rawan sebesar 65,9 Ha.
Implikasi Paparan Cahaya Biru pada Mata Mahasiswa: Studi Berdasarkan Data Kuesioner Mochammad Ramadhan Nawawi Kurniawan; Mochammad Zam-zam Zatmika; Gevira Aurelia Azzahra; Dea Triyani
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi Januari-Juni 2023
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era modern saat ini mahasiswa tidak lepas dengan penggunaan gadget baik di bidang akademik ataupun yang lainnya. Sehingga banyak masalah yang terjadi dengan penggunaan gadget secara terus menerus, masalah yang muncul yaitu tentang efek cahaya biru. Cahaya biru yang terpancarkan oleh gadget yang akan membentuk generasi makula dan menyebabkan rusaknya retina, dengan rusaknya retina akan memicu terjadinya gangguan pada siklus tidur yang tentu menghambat produktifitas mahasiswa. Metode yang kami gunakan untuk menganalisis implikasi cahaya biru terhadap kondisi mata adalah hasil data yang diperoleh dari kuesioner berdasarkan penilaian dari responden (self-assessment), dengan jumlah 73 responden yang terdiri dari 41 laki-laki dan 32 perempuan. Mahasiswa dominan tidak menggunakan pencegahan cahaya biru, yang biasanya dikenal sebagai filter cahaya biru. Berdasarkan data yang di peroleh bahwa lama penggunaan gadget dan paparan cahaya biru yang dipancarkan cukup berpengaruh terhadap mata mahasiswa. Terdapat 39,7% responden menyatakan bahwa mereka menggunakan gadget lebih dari 7 jam dan 82,2% mengalami gangguan kelelahan pada mata. Adapun penanggulangan untuk mengurangi terkenanya paparan cahaya biru berdasarkan hasil kuesioner saran dari responden dominan memilih menghabiskan waktu dengan membaca buku, berolahraga, dan membatasi penggunaan gadget.