cover
Contact Name
Hilman Imadul Umam
Contact Email
babakti@unsika.ac.id
Phone
+6281310941700
Journal Mail Official
babakti@unsika.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang Jl. H.S. Ronggowaluyo, Kelurahan Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, 41361
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Babakti: Journal of Community Engangement
ISSN : 30477670     EISSN : 30476550     DOI : https://doi.org/10.35706/babakti
Babakti: Journal of Community Engagement is published by Universitas Singaperbangsa Karawang. The journal holds ISSN 3047-7670 (print) and ISSN 3047-6550 (online). The objective of this journal is to communicate conceptual frameworks, ideas, and research outcomes in community service related to science, technology, education, health, engineering, and agriculture. This journal is published twice a year (April and October). Authors who wish to submit manuscripts must follow the prescribed writing guidelines. Manuscripts that do not comply with the guidelines or use an alternative format may be rejected prior to further evaluation. All submissions undergo desk review and initial manuscript evaluation by the Editorial Board. Eligible manuscripts are then sent to reviewers through a double-blind peer-review process.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2026): April" : 5 Documents clear
Pengembangan UMKM di Desa Pasar Kemis Melalui Workshop Produk Unggulan Desa Sri Lestari; Rosarina, Desy; Rahayu, Puji; Ruhimat, Agus
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 3 No 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v3i1.13081

Abstract

Keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi perekonomian Indonesia memiliki peranan penting dan memberikan peluang untuk membangun perekonomian nasional maupun daerah. Pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk kegiatan workshop produk unggulan desa ini dilaksanakan di wilayah kampung Picung desa Pasar Kemis, kabupaten Tangerang, provinsi Banten, pada hari Kamis 14 Agustus 2025 dengan durasi selama tiga jam. Tujuan workshop ini adalah untuk memberdayakan UMKM agar mampu berinovasi dan memiliki daya saing dengan produk UMKM lainnya Workshop ini menunjukkan langkah besar dalam mendukung pemberdayaan ekonomi lokasi desa Pasar Kemis.  Dari sekitar 38 UMKM yang ada di desa Pasar Kemis sekitar 66 % (25 UMKM) yang berkenan untuk berpartisipasi dalam kegiatan workshop produk unggulan desa ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini secara berurutan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan, dilakukan dengan praktek langsung pembuatan produk unggulan desa oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yaitu keripik bayam Brazil dan minuman dari tanaman lidah buaya. Harapannya dengan melakukan inovasi produk tersebut akan memberikan nilai tambah yang bisa digunakan untuk menambah daya tarik pelanggan dan mengembangkan UMKM baik ditingkat lokal maupun nasional. Pada pre test hanya 18 peserta yang menyatakan keyakinan tersebut. Berdasarkan hasil evaluasi post-test, jumlah peserta yang yakin meningkat tajam menjadi 21 peserta. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut berhasil memberikan pengetahuan tambahan kepada peserta dalam mengembangkan produk yang lebih berkualitas dan berdaya saing tinggi dalam konteks bisnis mereka.
Pelatihan Alat Monitoring dan Kontrol Kelembapan Kumbung Jamur Berbasis IOT di Desa Binor Jannah, Sutra Wardatul; Fathira, Dwi Santi Ulin; Sri Nitia Astutik
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 3 No 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v3i1.13194

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas budidaya jamur tiram melalui penerapan sistem monitoring dan kontrol kelembapan tanah berbasis Internet of Things (IoT) dengan metode fuzzy logic. Permasalahan utama mitra adalah kesulitan menjaga kelembapan tanah secara konsisten karena penyiraman masih dilakukan secara manual. Solusi yang ditawarkan berupa alat berbasis mikrokontroler ESP32 yang dilengkapi sensor kelembapan tanah, pompa air, dan logika fuzzy sebagai pengendali penyiraman otomatis. Sistem diintegrasikan dengan aplikasi Kodular dan notifikasi WhatsApp agar mitra dapat memantau kondisi secara real-time. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga kelembapan tanah pada kisaran optimal 60–80%, mengurangi penggunaan air rata-rata sebesar 20%, serta mengefisienkan waktu perawatan kumbung jamur. Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi teknologi tepat guna, tetapi juga meningkatkan pengetahuan mitra dalam memanfaatkan teknologi digital sederhana untuk menunjang usaha budidaya jamur.
Implementasi Sistem Monitoring Wadah Sampah Berbasis ESP32 untuk Efisiensi Pengelolaan di Bank Sampah KHALISA Cipedak Irmayani; Fivit Marwita; Edi Widiono; S. Wahyu Dumadi; Edy Supriyadi; Ariman; M. Febriansyah; M. Fadhli Abdillah; Harlan Effendi; Iriandi Ilyas; Poedji Oetomo
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 3 No 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v3i1.13195

Abstract

The Bank Sampah KHALISA RW 06 Cipedak is a community-based initiative in sustainable household waste management involving 200 households as active members. In its implementation, operational management still faces several challenges, including manual monitoring of waste bins, a limited number of collection staff, and the absence of a data-based system to support work efficiency. To address these issues, the Community Service team from the Electrical Engineering Department of ISTN designed and implemented an Internet of Things (IoT)-based waste bin monitoring system using an ESP32 microcontroller, an ultrasonic sensor, and a load cell. The system detects the fill level and weight of inorganic waste, displays information on an LCD, and sends real-time notifications to staff via the Telegram application. Trial results indicate that the device operates according to its design objectives. The implementation reduced collection delays by 90% and improved staff time efficiency by 80%, as waste collection is carried out based on the actual condition of the bins. In addition to its technical impact, the program also enhanced community participation and discipline in separating organic and inorganic waste. Although the reduction in operational costs has not yet been evaluated and the deployed devices remain limited in number, the system has proven effective in supporting more timely, structured, and data-driven waste management at the community level.
Penerapan Teknologi Instalasi Pengelolaan Air Limbah di Muara Angke dan Analisis Pasca Pengoperasian Putra, M. Sulthon Nurharmansyah; Tedi Kurniadi; Mitro Prihantoro; Gunaryo; Dea Dwi Ananda; Latisa Stefi Alivia; Arya Rafif Rabbani; Gabriel Prabowo
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 3 No 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v3i1.13199

Abstract

Permasalahan sanitasi lingkungan di kawasan pesisir Muara Angke, Jakarta Utara, khususnya terkait pengelolaan air limbah domestik yang dibuang langsung ke badan air tampa pengolahan, telah menyebabkan penurunan kualitas air serta meningkatkan resiko penyakit bebasis lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknologi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta melakukan analisis pasca pengoprasian guna mengevaluasi kinerja dan efektivitas sistem yang telah dibangun. Metode yang digunakan survei awal, perancangan IPAL dan untuk mengetahui kondisi pengelolaan sarana tersebut dilakukan dengan metode pendekatan deskriptif kualitatif yakni dengan mendeskripsikan kondisi pengelolaan sarana sanitasi berdasarkan hasil kuisioner masyarakat yang terkena dampak IPAL Muara Angke. Tingkat kepuasan meliputi pengetahuan, kebermanfaatan, hasil kualitas air, dampak, dan penerapan IPAL. Hasil pengabdian ditunjukkan dengan teknologi IPAL yang telah terpasang di Muara Angke dan hasil analisis menunjukkan bahwa tipologi pengelolaan IPAL adalah : Aspek hasil pengelolaan air yang berada pada posisi pertama dengan nilai 95%, aspek kebermanfaatan dan dampak positif yang pada posisi kedua dengan nilai 90%, aspek pengetahuan dan kemudahan penerapan yang berada pada posisi terakhir dengan nilai 87,5%. Berdasarkan data yang diperoleh didapatkan hasil yang baik mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap IPAL. Kegiatan ini diharapkan menjadi model replikasi pengelolan air limbah di wilayah pesisir perkotaan.
Pendampingan Teknik Hitung Trachtenberg Sebagai Strategi Peningkatan Kemampuan Numerasi Siswa SMP Negeri Neobat Kefamenanu Purnomo, Miko; Simarmata, Justin Eduardo; Chrisinta, Debora; I Manalu, Adelya; Aprianti, Iis; Binsasi, Eva
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 3 No 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v3i1.13204

Abstract

Kemampuan numerasi merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Namun, dalam praktiknya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam melakukan operasi hitung dasar, khususnya pada materi perkalian dan pembagian. Kondisi ini juga ditemukan pada siswa di SMP Negeri Neonbat Kefamenanu yang menunjukkan rendahnya minat belajar matematika serta belum adanya pengenalan metode berhitung alternatif. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa melalui pendampingan teknik hitung Trachtenberg. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu survei lokasi, identifikasi permasalahan mitra, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi dan monitoring. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui kegiatan sosialisasi, workshop, dan praktik langsung penggunaan metode Trachtenberg dalam menyelesaikan operasi perkalian dan pembagian. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pemberian tes sebelum dan sesudah pelatihan serta observasi aktivitas siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan numerasi siswa yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 61,0 pada pre-test menjadi 79,5 pada post-test. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan minat, keaktifan, dan kepercayaan diri dalam menyelesaikan soal matematika. Dengan demikian, pendampingan teknik hitung Trachtenberg dapat menjadi salah satu strategi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5