cover
Contact Name
Hilman Imadul Umam
Contact Email
babakti@unsika.ac.id
Phone
+6281310941700
Journal Mail Official
babakti@unsika.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang Jl. H.S. Ronggowaluyo, Kelurahan Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, 41361
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Babakti: Journal of Community Engangement
ISSN : 30477670     EISSN : 30476550     DOI : https://doi.org/10.35706/babakti
Babakti: Journal of Community Engagement is published by Universitas Singaperbangsa Karawang. The journal holds ISSN 3047-7670 (print) and ISSN 3047-6550 (online). The objective of this journal is to communicate conceptual frameworks, ideas, and research outcomes in community service related to science, technology, education, health, engineering, and agriculture. This journal is published twice a year (April and October). Authors who wish to submit manuscripts must follow the prescribed writing guidelines. Manuscripts that do not comply with the guidelines or use an alternative format may be rejected prior to further evaluation. All submissions undergo desk review and initial manuscript evaluation by the Editorial Board. Eligible manuscripts are then sent to reviewers through a double-blind peer-review process.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 26 Documents
Sosialisasi, Edukasi dan Pendampingan dalam Pengelolaan Sampah di Lingkungan Cipedak Jagakarsa Moh. Azhar; Irmayani
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i2.13075

Abstract

Sosialisasi memilah sampah sangat penting, terutama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendorong keberlanjutan hidup yang lebih baik. Sosialisasi memilah sampah dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perilaku ramah lingkungan. Dengan memilah sampah, dapat mengurangi jumlah sampah yang perlu dibuang ke TPA. Hal ini membantu mencegah penumpukan sampah di TPA, yang sering kali menimbulkan masalah pencemaran dan kekurangan lahan untuk pembuangan sampah. Banyak pemerintah daerah yang sudah meluncurkan program pengelolaan sampah, seperti bank sampah atau sistem pengumpulan sampah terpisah. Sosialisasi memilah sampah mendukung keberhasilan program-program ini dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan bersama dengan Bank Sampah KHALISA di RW 06 Cipedak Jagakarsa Jakarta Selatan, sebagai mitra yang menghadapi permasalahan yaitu rendahnya kesadaran dan partisipasi warga dalam memilah sampah dan kurangnya edukasi berkelanjutan mengenai pengelolaan sampah rumah tangga. Oleh karena itu perlu mengadakan sosialisasi dengan metode penyuluhan dan pendampingan.  Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat sebesar 35% tentang memilah dan mengelola sampah. Partisipasi aktif warga terlihat dari antusiasme dalam diskusi dan warga satu RT yang ingin mengikuti program pilah sampah. Program ini dapat meningkatkan kualitas hidup, mengurangi bau tak sedap, serta mencegah penyebaran penyakit. Sosialisasi pengelolaan sampah harus dilakukan secara terus-menerus agar masyarakat lebih memahami pentingnya langkah sederhana ini dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Upaya Meningkatkan UMKM di Desa Sukarame Karno Diantoro; Saromah; Muhammad Ikrar Yamin; Samroh; Corizon Sinar Arainy; Ahmad Soderi; Juwari; Anwar T Sitorus; Rinaldo; Abdurrohman; Anjelis Ratu Wulan
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i2.13078

Abstract

Manajemen sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor penting dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) karena kualitas SDM sangat menentukan daya saing dan keberlanjutan usaha. Berdasarkan hasil observasi di Desa Sukarame, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, ditemukan bahwa sebagian besar pelaku UMKM masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai manajemen SDM, termasuk perencanaan tenaga kerja, rekrutmen, pengelolaan kinerja, serta strategi pengembangan usaha. Kondisi ini menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh tim dosen dan mahasiswa STMIK Mercusuar, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang pentingnya pengelolaan SDM dalam mendukung pertumbuhan usaha. Kegiatan dilaksanakan pada 26–27 April 2025 melalui metode penyuluhan, diskusi, pelatihan, dan simulasi pelayanan dan manajemen usaha. Materi mencakup konsep dasar manajemen SDM, peran SDM dalam persaingan usaha, serta strategi digitalisasi dan ekspansi pasar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, dengan skor pre-test rata-rata 48% meningkat menjadi 82% pada post-test. Sebanyak 80% peserta mampu membuat draft job description sederhana, 72% berhasil menyusun rencana perekrutan, dan 68% mulai merancang strategi pemasaran digital. Tingginya antusiasme selama diskusi dan keberhasilan peserta dalam simulasi menunjukkan kegiatan ini memberikan dampak positif dalam menumbuhkan kesadaran pentingnya pengelolaan usaha yang profesional. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari penguatan kapasitas UMKM berbasis masyarakat lokal dan direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
Pengembangan UMKM di Desa Pasar Kemis Melalui Workshop Produk Unggulan Desa Sri Lestari; Desy Rosarina; Puji Rahayu; Agus Ruhimat
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i2.13080

Abstract

Keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi perekonomian Indonesia memiliki peranan penting dan memberikan peluang untuk membangun perekonomian nasional maupun daerah. Pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk kegiatan workshop produk unggulan desa ini dilaksanakan di wilayah kampung Picung desa Pasar Kemis, kabupaten Tangerang, provinsi Banten, pada hari Kamis 14 Agustus 2025 dengan durasi selama tiga jam. Tujuan workshop ini adalah untuk memberdayakan UMKM agar mampu berinovasi dan memiliki daya saing dengan produk UMKM lainnya Workshop ini menunjukkan langkah besar dalam mendukung pemberdayaan ekonomi lokasi desa Pasar Kemis.  Dari sekitar 38 UMKM yang ada di desa Pasar Kemis sekitar 66 % (25 UMKM) yang berkenan untuk berpartisipasi dalam kegiatan workshop produk unggulan desa ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini secara berurutan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan, dilakukan dengan praktek langsung pembuatan produk unggulan desa oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yaitu keripik bayam Brazil dan minuman dari tanaman lidah buaya. Harapannya dengan melakukan inovasi produk tersebut akan memberikan nilai tambah yang bisa digunakan untuk menambah daya tarik pelanggan dan mengembangkan UMKM baik ditingkat lokal maupun nasional. Pada pre test hanya 18 peserta yang menyatakan keyakinan tersebut. Berdasarkan hasil evaluasi post-test, jumlah peserta yang yakin meningkat tajam menjadi 21 peserta. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut berhasil memberikan pengetahuan tambahan kepada peserta dalam mengembangkan produk yang lebih berkualitas dan berdaya saing tinggi dalam konteks bisnis mereka.
Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Limbah Rumah Tangga pada Masyarakat Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang Eny Wahyu Suryanti; M. Baidawi; Ruvita Iffahtur Pertiwi; Fitria Khasanah; Cynthia Tri Octavianti; Yunita Oktavia Wulandari; Eko Yuniarto
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i2.13082

Abstract

Pupuk organik merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan pertanian. Namun, banyak petani dan masyarakat yang masih bergantung pada pupuk kimia yang dapat merusak kualitas tanah dan lingkungan. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik yang berbasis sampah rumah tangga kepada masyarakat. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang, yang melibatkan peserta dari kelompok tani, bank sampah Anggur dan ibu rumah tangga. Metode yang digunakan yaitu ceramah, peragaan, serta praktik langsung dalam pembuatan pupuk organik. Materi yang diberikan mencakup teori dasar tentang pupuk organik dari cangkang telur, kulit pisang, dan air cucian beras beserta manfaatnya, serta cara pembuatan dan aplikasi yang tepat. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta dapat memahami konsep dasar pupuk organik dan berhasil membuat pupuk organik dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar mereka. Sosialisasi pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan pupuk organik serta memberikan alternatif solusi dalam meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan.
Edukasi Cyber untuk Peningkatan Literasi Digital: Menuju Desa Smart People Fathorazi Nur Fajri; Moh. Dzikrillah; Ahmad Khairi
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.13084

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Karanganyar bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya dalam penggunaan media sosial yang bijak dan bertanggung jawab. Program ini penting karena tingginya penggunaan media sosial belum diimbangi pemahaman tentang keamanan, etika, dan dampak negatif seperti hoaks dan cyberbullying. Edukasi ini dirancang untuk mewujudkan Desa Karanganyar sebagai "Desa Smart People" yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Analisis situasi menunjukkan rendahnya literasi digital dan minimnya edukasi formal di desa tersebut. Untuk mengatasi tantangan ini, diterapkan metode berupa ceramah, diskusi interaktif, simulasi praktis, serta pendampingan pasca-program. Keberhasilan kegiatan ini didukung oleh partisipasi aktif pemerintah desa dan tokoh masyarakat. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait literasi digital, bahaya hoaks, dan pentingnya menjaga privasi. Perubahan perilaku masyarakat terlihat dalam sikap yang lebih selektif terhadap informasi yang disebarkan. Program ini juga mendorong pemanfaatan media sosial untuk promosi produk lokal dan pariwisata desa. Secara keseluruhan, program ini meletakkan dasar transformasi digital di Desa Karanganyar dan dapat direplikasi untuk membangun masyarakat yang cerdas teknologi di desa lain.
Edukasi Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Diabetes Mellitus pada Masyarakat di Desa Ranooha Raya Febriana Muchtar
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.13086

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit tidak menular karena gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah. Diabetes mellitus disebabkan karena ketidakmampuan tubuh khususnya organ pankreas memproduksi insulin atau mengalami sensitivitas insulin. Jumlah penderita diabetes mellitus mengalam peningkatan setiap tahun. Edukasi tentang pencegahan dan pengendalian DM perlu dilakukan sebagai upaya untuk pencegahan dan pengendalian DM. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat di Desa Ranooha Raya tentang penyebab DM serta bagaimana upaya untuk mencegah dan mengendalikan penyakit DM. Metode yang dilakukan dalam bentuk penyuluhan dengan metode ceramah dan diikuti oleh 30 masyarakat Desa Ranooha Raya. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan edukasi.  Data hasil pengukuran dianalisis menggunakan paired T-test (uji T berpasangan). Kegiatan pengabdian dapat meningkatkan pengetahuan sasaran dengan adanya perbedaan rata-rata tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi sebesar 2,6 dan perubahan pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah edukasi dengan nilai p= 0,000. Perlu dilakukan promosi kesehatan dalam bentuk edukasi secara berkala sebagai bentuk upaya pencegahan dan pengendalian diabetes mellitus sebagai salah satu jenis penyakit tidak menular di Desa Ranohaa Raya.
Strategi Branding untuk Meningkatkan Daya Saing Sambal Pecel Kanaya di Pasar Lokal dan Digital Nasir; Nurhaedar; Sudirman; Sri Rahayu Syah; Salmah Harun
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.13087

Abstract

UMKM Sambal Pecel Kanaya, sebagai usaha lokal yang bergerak di bidang kuliner, menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya saing produknya, baik di pasar lokal maupun digital. Branding yang kuat dan tepat menjadi salah satu kunci untuk memperkenalkan produk kepada konsumen dan memperluas jangkauan pasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu UMKM Sambal Pecel Kanaya dalam menyusun dan menerapkan strategi branding yang efektif untuk meningkatkan daya saing produk mereka. Mitra pengabdian ini adalah pengelola UMKM Sambal Pecel Kanaya yang memerlukan dukungan dalam hal pengembangan identitas merek dan pemasaran produk secara digital. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan pembuatan identitas merek yang menarik dan konsisten, serta pendampingan dalam penerapan pemasaran digital melalui media sosial dan platform e-commerce. Hasil yang dicapai dari pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman tentang pentingnya branding, serta peningkatan citra produk dan keterlibatan konsumen baik di pasar lokal maupun digital. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM Sambal Pecel Kanaya, baik dalam segi penjualan maupun pengenalan merek yang lebih luas.
Promosi Kesehatan: Kebersihan Diri di Sekolah Dasar Kanisius Kadirojo Yogyakarta Maria Alvitri; Gadiza Septhania Ebemy; Emelya Kristin Ling; Gracya Anjani Brouch; Nova Dinda Enggelita; Widaningsih Elsa; Didiek Hardiyanto Soegiantoro; Sindi Damayanti
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.13088

Abstract

Kesehatan adalah hak untuk setiap orang, namun demikian menjaga kesehatan juga menjadi kewajiban setiap individu. Salah satu upaya menjaga kesehatan pribadi yang wajib dilakukan setiap orang adalah menjaga kebersihan diri. Mencuci tangan dan menggosok gigi dengan benar adalah upaya menjaga kebersihan diri yang paling dasar dan harus dibiasakan sejak usia dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak usia 6-9 tahun agar dapat mengetahui pentingnya menjaga kebersihan tangan dan gigi, cara melakukan yang benar, serta mampu mempraktekkannya untuk jadi kebiasaan setiap hari. Mitra kegiatan adalah Sekolah Dasar Kanisius Kadirojo Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif, dimana peserta tidak hanya pasif mendengarkan melainkan ikut berpartisipasi selama kegiatan dan mempraktekkannya. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada tanggal 13 Desember 2024. Hasil pengabdian yang dilakukan menunjukkan tingkat ketercapaian yang tinggi. Target jumlah peserta dari 60 orang tercapai 58 orang. Target pencapaian keberhasilan edukasi dari 80% pada kegiatan ini tercapai 90% mampu mengingat pentingnya menjaga kebersihan tangan dan gigi, mengetahui cara dan mampu mepraktekkan cara mencuci tangan dan menggosok gigi yang benar. Respon mitra dalam kegiatan ini sangat baik dan menunjukkan keinginan untuk bekerjasama sebagai mitra pengabdian secara rutin.
Peran Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Lilterasi Keamanan Data dan Etika Bermedia Sosial di SMAN 14 Makassar Safitri Nuraulia Gunawang; Abdillah SAS; Supriadi Syam; Asa Indrawati
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.13089

Abstract

Kemunculan teknologi digital telah membawa perubahan yang sangat signifikan di berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah literasi digital, terkhusus dalam aspek keamanan data dan etika bermedia sosial. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan tim di SMA Negeri 14 Makassar, menunjukkan bahwa beberapa siswa pemahamannya masih kurang mengenai risiko digital sehingga dapat menyebabkan berbagai permasalahan seperti kebocoran data pribadi, penyalahgunaan informasi, hingga ancaman kejahatan digital lainnya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa(i) di SMAN 14 Makassar melalui kegiatan pengabdian masyarakat berbasis teknologi informasi. Adapun metode yang digunakan meliputi beberapa tahap, yaitu observasi awal, persiapan, penyuluhan dengan pendekatan ceramah interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman yang signifikan dengan rata-rata nilai pre-test 64,85 kemudian meningkat menjadi 95,71 pada post-test. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan teknologi informasi sebagai sarana edukasi dapat meningkatkan literasi dan kesadaran siswa tentang pentingnya keamanan data dan etika dalam menggunakan sosial media. Oleh sebab itu, literasi digital dalam aspek keamanan data dan etika bermedia sosial perlu menjadi bagian integral dalam kurikulum pendidikan guna membentuk generasi yang lebih cerdas dan bertanggung jawab dalam menghadapi ancaman di dunia digital.
Optimalisasi Strategi Promosi untuk Membangun dan Memperkuat Identitas Merek Cibo Pasta Lab Ni Made Satya Utami; I Ketut Setia Sapta; I Gede Putu Eka Budiyasa; I Putu Yoga Pratama Putra
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.13090

Abstract

Penyebaran informasi yang cepat di dunia bisnis telah memunculkan banyak merek baru, menciptakan persaingan ketat di antara para penjual. Oleh karena itu, pemilik bisnis harus fokus pada citra merek mereka. Cibo Pasta Lab, sebagai perusahaan industri makanan, menghadapi beberapa tantangan utama, seperti kurangnya kreativitas dalam pengembangan ide konten, kurang optimalnya promosi offline (termasuk personal selling dan brosur), serta rendahnya kesadaran akan pentingnya aktivitas dan interaksi di media sosial. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan memberikan sosialisasi, edukasi, dan pelatihan kepada karyawan tentang cara mengoptimalkan strategi penjualan serta membangun dan memperkuat identitas merek Cibo Pasta Lab di industri makanan. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan wawancara untuk menganalisis masalah, edukasi fotografi produk, editing foto untuk brosur, promosi offline dengan penyebaran brosur ke jalan dan kafe terdekat, serta bimbingan tentang pentingnya aktivitas media sosial. Hasilnya, sebelum PKM, penjualan menurun hingga 40%. Namun, setelah implementasi fotografi produk, kualitas ide konten meningkat 93%. Selain itu, promosi offline yang sebelumnya kurang optimal (60%) berhasil meningkatkan penjualan dan memperkuat identitas merek hingga 88%. PKM juga berhasil meningkatkan penjualan bruto: September 2024 (100%), Oktober 2024 (120%), dan November 2024 (150%), dengan total peningkatan 97%. Untuk menjaga momentum ini, diperlukan pengawasan dan pembinaan karyawan dalam penggunaan media sosial guna menghindari risiko reputasi, privasi, keamanan, hukum, dan waktu. Penggunaan media sosial yang efektif juga dapat memperluas jangkauan pasar.

Page 1 of 3 | Total Record : 26