cover
Contact Name
Zulmah Astuti
Contact Email
jurnalpengabdianmasyarakatnusa@gmail.com
Phone
+628562226923
Journal Mail Official
jurnalpengabdianmasyarakatnusa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No.15, Sidodadi, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75124
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
ISSN : 30248736     EISSN : 30248736     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN) adalah jurnal ilmiah yang terbit dengan periode bulan Juni dan Desember (dua kali dalam setahun) dan dikelola oleh Open Edutech Indonesia. Jurnal ini menerbitkan artikel-artikel  dalam bidang pengabdian kepada masyarakat  sehingga dapat dijadikan rujukan dalam pengembangan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang lebih baik untuk kebutuhan masyarakat di indonesia yang dapat diakses secara open access. Jurnal JPN menerima artikel di bidang pengabdian masyarakat yang mencakup bidang-bidang berikut: Kesehatan, Keperawatan, Teknologi, Pendidikan, Pertanian, Teknik, Komunikasi, Ilmu Sosial, Ekonomi, Hukum, Seni, Agama dan Humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 38 Documents
Edukasi Pertolongan Pingsan Pada Anak Sekolah Dasar Muhammad Sofhian Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pingsan adalah keadaan tidak sadar pada seseorang. Kehilangan kesadaran total, di mana kedua pendengaran, penglihatan, dan perasaan seseorang berhenti sepenuhnya. Pingsan dapat disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke otak, kekurangan oksigen, atau gejala penyakit kronis lainnya. Anak sekolah dasar merupakan masa yang cocok untuk mengajarkan atau mengedukasi bagaimana cara melakukan pertolongan pertama pada seseorang yang mengalami pingsan sehingga dapat memberikan pertolongan pertama jika melihat teman atau keluarga yang mengalami pingsan, karena pingsan dapat menjadi berbahaya jika dibiarkan dan tidak segera ditolong. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesehatan anak-anak di usia sekolah dasar melalui edukasi tentang apa itu pingsan dan bagaimana cara melakukan pertolongan pertama pada pingsan. Hasil dari kegiatan ini, seluruh anak kelas 6 sekolah dasar memahami materi yang diberikan, mampu dan antusias dalam mempraktekkan cara melakukan pertolongan pertama pada pingsan. Anak-anak juga mampu menjawab pertanyaan yang diberikan mengenai pingsan dan cara melakukan pertolongan pertama pada pingsan.
Penyuluhan Pada Siswa Di SD Muhammadiyah 02 Samarinda Tentang Perawatan Diri Saat Menstruasi Nur Azizah Diah Pitriana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pada remaja perempuan pubertas ditandai salah satunya dengan adanya menstruasi pertama kali atau yang disebut dengan menarche, Menarche atau menstruasi pertama kali bagi kalangan siswa SD membuat mereka dengan pengetahuan yang kurang merasa cemas, panik, ketakutan, menangis karena tidak tau bagaimana cara menghadapinya. Mahasiswa keperawatan UMKT melakukan penyuluhan kesehatan kepada anak SD Muhammadiyah 02 Samarinda dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang Perawatan Diri Saat Menstruasi agar tidak cemas, stress, bingung saat menghadapi menstruasi pertama kali serta tau bagaimana merawat kebersihan vagina saat menstruasi. Pada saat kelompok memberi pertanyaan cara menggunakan pembalut 10-15 siswa sudah benar menggunakanya. Tujuan dari penyuluhan ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa SD terkait perawatan diri saat menstruasi, cara menggunakan pembalut sehingga para siswa yang belum menstruasi sudah siap secara mental dan mengetahui cara perawatannya. Siswa-siswa SD Muhammadiyah 02 Samarinda merupakan audienc mereka fokus pada saat materi dipaparkan selain itu mereka juga antusias dan menyimak, sebagian besar ada yang antusias dalam proses penyuluhan kesehatan ini. Pada saat apresepsi siswa mampu menjawab semua pertanyaan dengan benar, mereka sangat antusias pada saat pemateri memberikan pertanyaan siswa mampu menjawab dengan benar dan mereka juga aktif bertanya terbukti sebelum diberi materi 4 siswa mampu menjawab, setelah diberikan materi 2 siswa mampu menjawab dan 1 siswa aktif bertanya.
Pe- UPAYA PERBAIKAN KEMASAN DAN PELABELAN GUNA MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK BUMBU CV. MIRACLE AGRO SPICES reni anggraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2023): jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha di bidang pangan menjadi sektor bisnis paling diminati di Indonesia. Sebagai negara penghasil rempah-rempah terbesar di dunia, hal ini menjadi latarbelakang bisnis tersebut mulai bermunculan dikarenakan memiliki prospek pertumbuhan cukup besar. CV. Miracle Agro Spices memanfaatkan potensi tersebut dengan menciptakan produk bumbu siap pakai yang diklaim memiliki sifat fungsional untuk campuran masakan. Bumbu mandi dan lemon & pepper seasoning merupakan produk yang sedang dikembangkan oleh CV. Miracle Agro Spices sudah dikemas dalam plastik kiloan dan botol bumbu plastik, tetapi belum diberi label yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tujuan pengabdian ini untuk membantu mitra memperbaiki pengemasan dan pemberian label untuk meningkatkan kualitas produknya dengan menyesuaikan peraturan pemerintah. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pendekatan, introduksi label dan kemasan, pengarahan, serta kegiatan pendampingan pembuatan desain label. Hasil yang dicapai berupa label kemasan lebih menarik dan informatif, memperkenalkan jenis kemasan marketable dengan menggunakan tambahan kemasan aluminium foil model standing pouch sebagai variasi kemasan, dan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen serta daya saing produk sejenis di pasaran.
PENGUATAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH LINGKUNGAN IBU RUMAH TANGGA DESA CONGKRANG MELALUI PEMBUATAN POC Galih Istiningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2023): jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bekerja sama dengan mahasiswa Komisariat Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Magelang, program pendampingan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi pembuatan pupuk organik cair yang terbuat dari limbah sayur di SD Kartika . Berawal dari mayoritas keluarga di desa Congkrang berprofresi petani dan IRT (Ibu Rumah Tangga), banyak limbah sayur dan buah yang terbuang percuma. Tujuan kegiatan ini adalah: 1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Ibu Rumah Tangga melalui edukasi bahaya pupuk kimia; 2) membantu meningkatkan keterampilan dan kepedulian lingkungan sekitar dengan mengolah limbah menjadi POC; 3) Meningkatkan peluang usaha masyarakat melalui limbah sayur dan buah diolah menjadi POC. Metode pengabdian ini melalui tiga tahap: 1) sosialisasi urgensi POC; 2) Praktik pendampingan pengolahan limbah sayur dan buah menjadi POC; 3) Pembentukan komunitas Serumpun (Sekolah Perempuan) dan pendampingan. Hasil-hasil yang diperoleh: 1) meningkatnya pengetahuan IRT dalam mengolah POC dari limbah sayur-buah; 2) meningkatnya keterampilan pemecahan masalah lingkungan melalui praktik POC; 3) terbentuknya komunitas dan meningkatkan pendapatan IRT desa Congkrang.
PENCEGAHAN PERLUASAN KASUS SCABIES DENGAN PENDEKATAN PERAWATAN TERKINI DI BOARDING SCHOOL : PENCEGAHAN PERLUASAN KASUS SCABIES DENGAN PENDEKATAN PERAWATAN TERKINI DI BOARDING SCHOOL shindi hapsari; Eni Kusyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2023): jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Scabies disease is an itchy disease of the skin, caused by density, moisture, and neglect of personal hygiene. Living together with a group of people such as in Islamic boarding schools is at risk of easily contracting various skin diseases, especially scabies. Attention to issues to improve health status, especially in student groups in boarding schools or boarding schools is a promotive and preventive effort. This service activity aims to determine the description of personal hygiene behavior and the environment of students in the boarding school area. The method of this activity is descriptive and observational. The population of this activity is students of Bina Amal Junior High School boarding school with a sample of 138 students. Activities are carried out by preparing survey links to data on the incidence of scabies, sources of spread, understanding of scabies, and management of scabies either prevention or after it occurs. Then it is carried out by providing education about the concept of scabies and procedures for clean living behavior in schools to demonstrations of wound care for scabies cases. The results of this activity showed that there was a change in student behavior to maintain the cleanliness of the environment
PENYULUHAN EDUKASI BAHAYA NARKOTIKA OLEH TIM KKN KEBANGSAAN PADA SISWA KELAS 1 SMA NEGERI 1 LEDO : PENYULUHAN EDUKASI BAHAYA NARKOTIKA OLEH TIM KKN KEBANGSAAN PADA SISWA KELAS 1 SMA NEGERI 1 LEDO Antonius Anton; Totok Victor Didik Saputro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2023): jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), adolescents are individuals aged between 10 to 19 years old. Adolescents themselves refer to emotional and behavioral characteristics that tend to fluctuate. In their transitional period, adolescents have a very large curiosity about the life around them. One of the juvenile delinquencies that is quite prevalent in today's life is drug abuse. This can happen, among other things, because there are several unresolved conflicts during childhood, resulting in rebellion and opposition that leads to drug use in abnormal doses. Narcotics themselves are substances or drugs that can cause decreased consciousness, loss of sensation, reduced to eliminate pain, and cause a sense of dependence. One of the first steps to prevent drug abuse is to provide education to adolescents so that they have maximum provisions in facing challenges in the future.
EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG KERACUNAN MAKANAN DAN GAS KARBON MONOKSIDA (CO) SISWA KELAS XI Candra Patniawati Candra Patniawati; Milkhatun; Alfi Ari Fakhrul Rizal; Zulmah Astuti; Ni Wayan Wiwin Asthiningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2023): jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on cases that illustrate the lack of information about the incidence of food poisoning and carbon monoxide (CO) gas that afflicts a person. Especially in students who often consume fast food snacks have a great risk of experiencing food poisoning and exposure to air pollution due to land transportation can endanger student health because it can cause carbon monoxide (CO) gas poisoning. The purpose of this activity is to increase students' knowledge through health education regarding accident first aid about food poisoning and carbon monoxide (CO) gas. This activity was carried out on grade XI students of Madrasah Aliyah Private Miftahul Ulum Anggana. As a result of this health education activity, students can understand how accident first aid is about food poisoning and carb-monoxide (CO) gas and students are able to answer questions given about the importance of providing accident first aid in such cases.
PENGARUH PELATIHAN PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG LUKA DAN PERDARAHAN SISWA KELAS 11 MADRASAH ALIYAH SWASTA MIFTAHUL ULUM ANGGANA Tri Wulandari Wulandari; Milkhatun; Rusni Masnina; Rini Ernawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2023): jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pendidikan kesehatan di sekolah mengenai Pertolongan Pertama Pada Luka dan Perdarahan ditujukan bukan hanya kepada para guru, tetapi diberikan juga kepada siswa atau seluruh warga yang ada di lingkungan sekolah dan pertolongan pertama ini dibutuhkan diberbagai keadaan darurat seperti terjadinya cidera dan kecelakaan baik di rumah, di jalan, di sekolah, maupun tempat lainnya. Bagi penolong yang kurang memiliki pengetahuan dan motivasi yang cukup, cenderung menghindari melakukan pertolongan pada korban dan melakukan pertolongan tanpa dibekali pengetahuan akan mengakibatkan kondisi yang fatal pada korban dan bisa terjadi kematian. Maka dari itu, kurangnya pengetahuan siswa tentang pertolongan pertama pada luka dan perdarahan dapat di atasi dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan yang bertujuan untuk menambah pengetahuan, dan motivasi agar mejadi lebih baik dan lebih mengetahui dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan.
SOSIALISASI PENGHENTIAN SUNAT PADA ANAK PEREMPUAN DAN PEREMPUAN PADA KELOMPOK IBU DHARMA WANITA KLHK PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Tri Wahyuni; dwi rahmah Fitriani; Faried Rahman Hidayat; Meliana Susanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2023): jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Female Genital Cutting and Mutilation (FGCM) or female circumcision is an old practice that is still widely practiced in various parts of the world, including Indonesia. The implementation of female circumcision is linked to religious and cultural values, so it gives the impression of being a medicalization that parents must carry out for their daughters because they are worried that they will be ostracized or deemed not to comply with religious law. The aim of this community service is socialization to jointly stop the behavior of circumcising girls in the neighborhood where Darma Wanita lives. Community service utilizes counseling at the Dharma Wanita UPT Ministry of Environment and Forestry. The results of this activity increased the knowledge of mothers of Dharma Wanita members regarding the prohibition of female circumcision both from a health and religious perspective, as well as understanding the side effects of female circumcision for children who experience it. Apart from that, there was a commitment raised by the majority of participants in outreach activities not to allow their children, grandchildren, or relatives to undergo female circumcision.
SKRINING STATUS GIZI PADA BALITA MELALUI PENGUKURAN BERAT BADAN MENURUT UMUR DI POSYANDU KELURAHAN MOJO KOTA SURAKARTA Emma Anastya; Fresthy Astrika Yunita; Kanthi Suratih; Cahyaning Setyo Hutomo; Anis Laela Megasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa kanak-kanak adalah masa kehidupan yang penting dan harus serius diperhatikan. Masalah kekurangan gizi terutama di negara berkembang masih perlu mendapatkan perhatian. Masalah yang sering dialami pada anak diantaranya; underweight, stunting, wasting, serta defisiensi mikronutrien. Pemantauan status gizi balita menjadi penting untuk selalu dilakukan. Berkaitan dengan tugas kader dalam pemantauan status gizi, seorang kader seyogyanya mampu melakukan pengukuran antropometri pada anak. Pengukuran antropometri pada bayi dan anak usia dini meliputi, pengukuran tinggi badan oleh tenaga kesehatan dengan dibantu kader serta penimbangan berat badan, dan penentuan status pertumbuhan oleh kader. Antropometri adalah suatu metode yang digunakan untuk menilai ukuran, proporsi, dan komposisi tubuh manusia. Salah satu parameter yang digunakan sebagai standar antopometri yakni Berat Badan menurut Umur (BB/U). Dari hasil penimbangan berat badan pada 54 balita dengan rentang umur 12 hari sampai dengan 52 bulan di Kelurahan Mojo Kota Surakarta, yang kemudian diplotkan kedalam grafik BB/U dengan menggunakan Standar Antropometri Anak di Indonesia yang mengacu pada WHO Child Growth Standards, didapatkan 3 anak dengan status gizi kurang (underweight). Dampak status gizi kurang pada anak bila tidak tertangani akan dapat menurunkan angka produktivitas dalam jangka Panjang.

Page 2 of 4 | Total Record : 38