cover
Contact Name
asir Sidiq
Contact Email
dpu-drpps@ums.ac.id
Phone
+6281226371967
Journal Mail Official
profetika@ums.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, 57169
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Profetika: Jurnal Studi Islam
ISSN : 14110881     EISSN : 25414534     DOI : 10.23917
Profetika: Jurnal Studi Islam is a scientific journal published by the Postgraduate Program of Universitas Muhammadiyah Surakarta. It aims to serve as an academic platform for publishing original and innovative research findings in the field of Islamic Studies. The primary focus of this journal is to support the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) through multidisciplinary and interdisciplinary studies related to Islamic Studies.
Articles 243 Documents
TAX MODERNIZATION IN INDONESIA: STUDY OF ABU YUSUF’S THINKING ON TAXATION IN THE BOOK OF AL-KHARAJ A Amrin; K Khairusoalihin; M Muthoifin
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 23, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v23i1.16792

Abstract

tax for a country is one of the main income in the country so that the tax funds collected will have a positive impact on the population of that country, the purpose of this research is to provide education to Muslims that the tax culture that has developed in Indonesia at this time has existed since the classical Islamic era. namely in the time of Abu Yusuf, the type of research carried out by researchers in this paper was a qualitative method using a library method (library) which was reviewed from historical, books and previous research results, in research, it has been suggested that there is a modernization system in taxation in Indonesia where In the era of Abu Yusuf, taxes were focused on three main points, namely agricultural products, crop yields, tax-sharing income, while the tax was developed again by economists in Indonesia, income tax (PPN: Pajak Penambahan Nilai), value-added tax (VAT), sales tax on luxury items PPn BM), Customs duty, Land and building tax (PBB), Acquisition fees for land and buildings (BHTB). The essence of tax is a community granting for assets owned for the common welfare.
WASATHIYAH: THEORY AND PRACTICE IN MUHAMMADIYAH FATWA DURING THE COVID-19 PANDEMIC الوسطية بين النظرية والتطبيق في الفتاوى المحمدية خلال جائحة كوفيد 19 : دراسة تحليلية Fajar Rachmadhani
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 23, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v23i1.16793

Abstract

This study aims to analyze the moderate attitude (washathiyyah) that characterizes religious understanding in the Muhammadiyah Movement, especially in the conditions of the covid-19 pandemic, which until now has not ended. Muhammadiyah through its fatwa institutions, the Majelis Tarjih dan Tajdid have issued circulars or guidelines for the implementation of worship during the covid-19 pandemic, as a form of response to the problems that arise in the midst of a very diverse society in responding to the conditions of this covid pandemic, there are some people who are indifferent even underestimate the issue of this pandemic, by not complying with the health protocols that have been made by the government there are also some others who are too excessive in responding to it, resulting in looting or hoarding of goods, even panic buying that occurs in several places. So, this is where the role of Muhammadiyah as a moderate Islamic movement is to contribute both morally and materially, one of which is by providing moderate religious understanding in responding to this pandemic. This research includes qualitative research that focuses on library research which is descriptive analytical based on text studies,In this case, the researchers made Muhammadiyah Central Leadership Circular Number 02/EDR/1.0/E/2020, regarding Worship Guidelines. In the Covid-19 Emergency and several other Tarjih fatwas related to guidelines for the implementation of worship during the Covid-19 pandemic as primary data.To analyze the data, the researcher used qualitative analysis using the method of content analysis. This method is used to draw conclusions through efforts to bring out the characteristics of the message which is carried out objectively and systematically.
THE COMPONENT CHARACTERISTICS OF A FAVORITE TEACHERIN THE ERA OF INDUSTRIAL REVOLUTION 4.0(Study in verses 129 and 151 of Surah al-Baqarah)مكونات شخصية المعلم المختارة في عصر الثورة الصناعية الرابعة (دراسة من خلال آيتي 921 و 151 من سورة البقرة) Moh. Abdul Kholiq Hasan
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 23, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v23i1.16794

Abstract

This research aims to investigate the components of chosen teachers’characteristics in the industrial revolution era 4.0 based on the cue of verse 129 and 151of surah al-Baqarah. It employed library research method with descriptive qualitativeapproach. Content analysis theory was used to analyze the texts of verse 129 and 151 ofsurah al-Baqarah and related commentaries with the contextualization approach of theQur’an. The results indicate that the components of chosen teachers’ characteristics inthe industrial revolution era 4.0 fit with the cue of verse 129 and 151 of surah al-Baqarahas follows: (1) Having extensive reading and consistent with al-Quran and scienceand technology related to industry 4.0, (2) Teaching al-Quran and writing, includingelectronic writing, (3) Teaching wisdom in the form of expertise in interacting withthe development of industrial technology 4.0, (4) Purifying the soul from all badnessincluding paying attention to practical ethics with industrial technology 4.0, (5) Continue.to increase knowledge of industrial technology 4.0
PENERAPAN PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP CAPAIAN PEMBELAJARAN DIPENGARUHI BUDAYA BELAJAR Imam Basuki; Dahris Sahab; Bias NE
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 23, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v23i1.16795

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif yang memfokuskan pada pengujian hipotesis untuk menemukan kebenaran dari hipotesis yang selanjutnya dilakukan uji statistik untuk memberikan informasi dan penjelasan berupa data-data yang akurat agar dapat dianalisis lebih lanjut. Penelitian yang bertujuan menyelidiki perubahan perilaku yang terjadi pada mahasiswa dipengaruhi oleh interaksi dosen dengan mahasiswa dan interaksi mahasiswa dengan mahasiswa secara maya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep metode pembelajaran yang tepat dalam menumbuhkan motivasi berprestasi serta membangun budaya belajar mahasiswa di lingkungan pendidikan politeknik khususnya pada kelompok matakuliah teoritik. Sampel penelitian ini adalah 135 orang yang terpilih dengan pemilihan sampel menggunakan metode proporsional sampling dan purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil pengujian hipotesis ketiga (H3) dengan Path Analysis yang menunjukkan bahwa variabel pembelajaran online melalui variabel Budaya Belajar sebagai variabel mediasi berpengaruh sebesar 0,617 terhadap Capaian Pembelajaran dan diterima pada taraf signifikansi 5% (p<0,05) dan dari Sobel test diperoleh thitung = 3,702 lebih besar dari t tabel dengan tingkat signifikansi 0.05 yaitu sebesar 2,301 maka dapat disimpulkan bahwa koefisien mediasi 0,617 adalah signifikan, sehingga hipotesis (H3) dinyatakan diterima yaitu Budaya Belajar berpengaruh pada hubungan antara Pembelajaran Online dengan Capaian Pembelajaran.
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS SANTRI INDONESIA Juliani Prasetyaningrum; Feby Fadjaritha; Muhammad Fahmi Aziz; Agus Sukarno
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 23, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v23i1.16796

Abstract

Pondok pesantren merupakan produk sistem Pendidikan Islam yang merupakan produk asli Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara lain. Sistem Pendidikan dan pengajaran di pondok pesantren menekankan bahwa seluruh aktifitas yang dilaksanakan dalam pesantren adalah ibadah. Tujuan dan karakteristik sistem Pendidikan di pondok pesantren juga diharapkan dapat mencetak santri dengan karakter yang kuat, yaitu santri yang dapat langsung berdayaguna bagi masyarakat. Untuk dapat membentuk karakter yang kuat pada santri, dibutuhkan kesejahteraan psikologis. Kondisi psikologis yang sejahtera, ternyata berpengaruh secara signifikan terhadap pembentukan karakter santri. Oleh karenanya bagi pengelola pondok pesantren, kesejahteraan psikologis santri merupakan hal penting yang menjadi perhatian utama. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan instrument kesejahteraan psikologis santri yang disusun berdasarkan aspek kesejahteraan psikologis. Validasi item instrument ini menggunakan validitas isi dengan rumus CVI dari Aiken setelah diberi skor oleh expert judgement. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan instrument kesejahteraan psikologis bagi santri yang bisa digunakan untuk pertimbangan bagi pengurus pondok dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis santri. Subjek dalam penelitian ini adalah santri dari pondok pesantren atau boarding school di Indonesia tingkat SMA atau sederajat. Manfaat dari penelitian ini dapat mengidentifikasi tingkat kesejahteraan psikologis santri guna menjadi bahan pertimbangan untuk meningkatkan kejesahteraan psikologis santri. Hasil pengembangan instrumen Kesejahteraan Psikologis Santri Indonesia ini memiliki skor Cronbach Alpha sebesar 0,895.
STUDI KOMPARATIF PEMIKIRAN YUSUF QARDHAWI DAN SAHAL MAHFUDH TENTANG ZAKAT PRODUKTIF SEBAGAI SARANA PEMBERDAYAAN EKONOMI Y Yayuli; Fauzul Hanif Noor Athief; Dewi Nur Utari
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 23, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v23i1.16798

Abstract

Kemiskinan masih menjadi permasalahan yang serius bagi umat Islam. Pendistribusian zakat yang tepat sasaran seharusnya dapat digunakan untuk memecahkan masalah ekonomi terutama kemiskinan. Zakat selain didistribusikan secara konsumtif dapat dilakukan dengan cara produktif. Zakat produktif dapat digunakan untuk pemberdayaan ekonomi yang berguna untuk mengentaskan kemiskinan. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran tokoh Islam yang memiliki pemikiran tentang zakat produktif yang berguna untuk pemberdayaan ekonomi diantaranya adalah Yusuf Qardhawi dan Sahal Mahfudh. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini memilih sumber data yang berkaitan dengan topik penelitian berdasarkan pemikiran Yusuf Qardhawi dan Sahal Mahfudh dengan membandingkan latar belakang, gagasan pokok, pelaksana, sasaran, batas standar, dan langkah pemberdayaan ekonomi. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa pertama, Yusuf Qardhawi memiliki gagasan diantaranya dengan membagi masalah ekonomi menjadi lima kategori dan mengembaangkan isu yang berkaitan dengan manajemen zakat, menjadikan seseorang, masyarakat dan pemerintah sebagai pelaksana pemberdayaan ekonomi, mendistirbusikan zakat untuk mustahiq zakat dan fakir miskin, dan langkah pemberdayaan ekonomi dilakukan dengan menyampaikan secara teoritis untuk mencapai batas minimal dan maksimal pemenuhan kebutuhan masyarakat. Kedua, Sahal Mahfudh memiliki gagasan diantaranya adalah problem ekonomi dan memperbaiki manajemen zakat, menjadikan seseorang, masyarakat, dan pemerintah sebagai pelaksana pemberdayaan ekonomi, zakat didistribusikan untuk fakir miskin, dan langkah pemberdayaan dilakukan dengan tindakan nyata dan telah berhasil menetapkan batas minimal dan maksimal pemenuhan kebutuhan masyarakat. Ketiga, persamaan dan perbedaan pemikiran Yusuf Qardhawi dan Sahal Mahfudh dalam pemberdayaan ekonomi melalui zakat produktif. Persamaan dan perbedaan pemikiran keduanya terdapat pada latar belakang, gagasan pokok, pelaksana, sasaran, batas standar, dan langkah dalam pemberdayaan ekonomi.
MANAJEMEN WAKAF PRODUKTIF DAN TANTANGANNYA DI MAJELIS WAKAF DAN KEHARTABENDAAN PDM SURAKARTA Azhar Alam; Musliah Isnaini Rahmawati; Aditya Nurrahman
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 23, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v23i1.16799

Abstract

Pengelolaan wakaf merupakan bagian penting dalam menentukan kemajuan ekonomi umat termasuk dalam sebuah organisasi masyarakat Muhammadiyah. Namun demikian, penelitian terkait wakaf di Muhammadiyah masih berjumlah sedikit. Tujuan dari penlitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan wakaf produktif pada Majelis Wakaf Dan Kehartabendaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta serta untuk mengetahui kendala yang dialami Majelis Wakaf Dan Kehartabendaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta dalam melaksanakan kegiatan wakaf produktif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara kepada tiga pihak Majelis Wakaf & Kehartabendaan PDM Kota Surakarta, dua orang pewakif, dan empat pengurus bangunan wakaf. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf produktif pada Majelis Wakaf & Kehartabendaan PDM Kota Surakarta sudah berjalan sesuai dengan syarat dan rukun yang ditentukan. Proses perwakafan pada saat akad penyerahan harta benda wakaf juga dilakukan sesuai syariat Islam yaitu dengan membawa dua orang saksi, pembacaan ikrar wakaf dipandu oleh pihak PPAIW, kemudian tahap terakhir yaitu penerbitan sertifikat wakaf menjadi harta benda milik persyerikatan. Namun dalam penelitian ini ditemukan kendala yang dialami Majelis Wakaf & Kehartabendaan PDM Kota Surakarta yaitu kurangnya pengertian masyarakat mengenai wakaf produktif sehingga dapat menyebabkan kegiatan perwakafan berjalan kurang maksimal. Kendala lainnya yaitu masalah keuangan, karena keuangan memiliki peran penting dalam menjalankan kegiatan perwakafan. Hal tersebut dapat menjadi referensi bagi Lembaga perwakafan untuk mempersiapkan strategi-strategijangka Panjang untuk menghadapi kendala-kendala tersebut.
PANDANGAN ISLAM TERHADAP FORCE MAJEUR DALAM RELAKSASI KREDIT DI MASA PANDEMI COVID-19 R Rizka; M. Junaidi; S Sudaryono; M Masithoh
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 23, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v23i1.16800

Abstract

Permasalahan yang terdapat karya ilmiah ini adalah mengenai bagaimana parameter suatu keadaan dapat disebut sebagai Force Majure dalam pandangan Islam, serta apakah pandemi Covid-19 dapat dijadikan dasar sebagai Force Majure, serta bagaimana padangan Islam terhadap relaksasi kredit di tengah tengah pandemic covid 19 . Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis-normatif yang sumber data utamanya adalah data sekunder yakni berupa bahan-bahan tertulis tentang hukum yang kemudian dianalisis secara kualitatif yang bertujuan menghasilkan data deskriptif analitis. Dari penelitian ini diperoleh bahwa parameter suatu keadaan dapat disebut sebagai force majure dapat dibagi menjadi dua yaitu force majure absolute dan force majure relatif, force majure absolut adalah keadaan yang sudah tidak bisa dilaksanakan lagi sedangkan force majure relatif adalah keadaan yang sebenarnya bisa dilakukan namun karena ada suatu hal maka tidak mungkin melaksanakan kehendaknya dan jika dilakukan maka pengaruhnya besar. Pandemi Covid-19 secara umum tidak dapat dikatakan sebagai keadaan force majure, namun karena Pemerintah telah mengeluarkan Keppres Nomor 12 tahun 2020 yang menyatakan covid-19 merupakan bencana non-alam dan merupakan bencana nasional serta pembatasan melakukan suatu kegiatan, maka hal demikian dapat berpotensi sebagai force majure sehingga kemudian dengan adanya suatu pembatasan kegiatan, negara harus hadir dalam memberikan stimulus perekonomian nasional yakni salah satunya pemberian relaksasi kredit. Pemberian relaksasi kredit merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh negara sebagai upaya agar para pelaku usaha masih dapat melanjutkan kegiatan usahanya di tengah pandemi dan tentunya dapat kembali menunjang perekonomian negara, namun dalam praktiknya pemberian relaksasi kredit oleh lembaga jasa keuangan belum optimal
UPAYA GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGATASI PERILAKU NEGATIF PADA SISWA KELAS X SMK N 1 JATIROTO Rojif Mualim; Badrus Zaman; M Muthoifin
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 23, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v23i1.16803

Abstract

Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat dengan itu, bahwa mereka sedang hidup di fase transisi dari remaja menuju dewasa, labil adalah ciri kehidupannya, pengaruh-pengaruh dari luar pun mudah mengkontaminasi atau mempengaruhi gaya hidup mereka atau pun sikap mereka. Tak jarang juga bahwa mereka terkontaminasi sikap negatif, sehingga membuat mereka melakukan hal-hal yang mengarah kepada kenakalan, maka tak heran hal ini sering kita jumpai di dunia sekolahan. Oleh sebab itu guru bimbingan konseling mempunyai peran penting dalam mengatasi kenalakan di sekolahan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Pada tahapan analisa ada pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian tentang upaya guru bimbingan konseling dalam mengatasi perilaku negatif siswa kelas X SMK N 1 Jatoroto sebagai berikut; upaya pembinaan, uapaya pengawasan, upaya kerjasama dengan wali kelas atau pun kepada orang tua.
PERAN GERAKAN JAMA’AH DAN DAKWAH JAMA’AH DALAM INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM DI RANTING MUHAMMADIYAH BLIMBINGREJO Toni Ardi Rafsanjani; Muhammad Abdur Rozaq
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 23, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v23i1.16804

Abstract

Peneliti bertujuan untuk menganalisis dan mendiskripsikan peran gerakan jama’ah dan dakwah ja’ah dalam internalisasi nilai-nilai keislaman di Blimbingrejo. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pengumpulan datanya adalah observasi dan interview. Analisis data dialakukan dengan Teknik analisis data diskriptif yang mencakup tiga kegiatan bersamaan, reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) peran gerakan jama’ah dan dakwah jama’ah yang diselenggarakan Pimpinan ranting Muhammadiyah Blimbingrejo; 2) proses internalisasi nilai-nilai agama kepada jama’ah ranting; 3) Dotkrinasi nilai-nilai agama yang dikuatkan dengan firman Allah SWT dan hadist Nabi. Wujud keberhasilanya adalah pertumbuhan pemahaman agama semakin kuat, perubahan perilaku sesuai dengan nilai-nilai agama, ukhuwah Islamiyah yang kuat dan berfikir berkemajuan. Proses internalisasi nilai-nilai agama ini disampaikan pada saat pengajian dan kegiatan keagaam yang lain. PRM Blimbingrejo terus mengembangkan metodologi dakwahnya dalam membina jama’ah dan mengembangkan Islam di desa tersebut.