cover
Contact Name
Ajeng Muliasari
Contact Email
pgsdstkipsm@gmail.com
Phone
+6282297289809
Journal Mail Official
pgsdstkipsm@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Labuan Kilometer 5 Kadulisung Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten Indonesia, 42253.
Location
Kab. pandeglang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mengajar
ISSN : -     EISSN : 30893445     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mengajar (SM) dengan e-ISSN: 3089-3445 merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Syekh Manshur Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Jurnal ini dapat dijadikan sebagai wadah publikasi ilmiah bagi dosen, guru, mahasiswa, dan peneliti pada semua bidang ilmu pendidikan. Jurnal SM ini terbit perdana pada tahun 2024 dan terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan April (Semester Ganep) dan Oktober (Semester Ganjil) dengan harapan dapat memberikan kemudahan bagi Author untuk submit tulisan hasil penelitian terbaiknya disini.
Articles 49 Documents
EVALUASI PENGEMBANGAN PROGRAM TENIS DI BANTEN Gustaman Candra Pardini; Rusmiyadi; Asep Saefuloh
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR Vol. 2 No. 1, April (2025): Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mengajar
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi tentang program pembinaan olahraga tenis di Banten yang terdiri dari konteks, input, proses dan produk.Penelitian ini menggunakan pendekatan evaluasi program dengan metode deskriptif untuk memperoleh data yang dibutuhkan dalam penelitian evaluasi model yaitu Konteks, Input, Proses dan Produk (CIPP) dikembangkan oleh stufflebeam.  Hasil dari dimensi konteks mendapatkan nilai rata-rata 79 dapat disimpulkan mendapatkan kategori baik, dimensi input mendapatkan nilai 86 dengan kategori sangat baik, dari segi proses mendapatkan nilai rata-rata 61 dengan kategori baik dan nilai produk 36 dengan kategori kurang baik. Kesimpulan hasil  keseluruhan CIPP mendapatkan nilai rata-rata 65,25 dapat disimpulkan mendapatkan kategori Baik.
MODEL LATIHAN KETERAMPILAN  PASSING SEPAK BOLA UNTUK SISWA MADRASAH ALIYAH Asep Saefuloh
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR Vol. 2 No. 1, April (2025): Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mengajar
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan model latihan passing sepak bola untuk siswa Madrasah Aliyah (MA). Selain itu, penelitian dan pengembangan ini dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang pengembangan dan penerapan model latihan passing sepak bola dan mengetahui efektivitas, efisiensi serta daya tarik siswa terhadap model yang dibuat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan Research & Development (R & D) dari Borg and Gall. Subyek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa Madrasah Aliyah yang terdiri dari 60 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah angket, kuisioner, serta instrumen test passing sepak bola yang digunakan untuk mengumpulkan data. Uji efektifitas model menggunakan tes passing sepak bola pada target-target tertentu untuk mengetahui tingkat kesempurnaan sikap dan kemampuan passing sepak bola sebelum pemberian treatment berupa model passing sepak bola yang dikembangkan dan untuk mengetahui tingkat kesempurnaan sikap dan kemampuan passing sepak bola setelah perlakuan atau treatment model passing sepak bola yang dikembangkan, dari tes awal yang dilakukan diperoleh hasil rata-rata tingkat kesempurnaan sikap siswa sebesar 60.3, kemudian setelah diberikan perlakuan berupa model passing sepak bola diperoleh peningkatan rata-rata tingkat kesempurnaan sikap siswa sebesar 72.4, hasil dari tes awal dan tes akhir terdapat peningkatan tingkat kesempurnaan sikap siswa sebesar 33%. Dan dari tes awal yang dilakukan diperoleh hasil rata-rata kemampuan passing sepak bola sebesar 41.5, kemudian setelah diberikan perlakuan berupa model passing sepak bola diperoleh peningkatan hasil rata-rata kemampuan passing sepak bola sebesar 52, hasil dari tes awal dan tes akhir terdapat peningkatan tingkat kemampuan passing sepak bola siswa sebesar 49%.  Maka model passing sepak bola ini efektif dalam meningkatkan latihan passing sepak bola untuk siswa Madrasah Aliyah. Berdasarkan hasil pengembangan dapat disimpulkan bahwa: (1) Dengan model latihan passing sepak bola untuk siswa Madrasah Aliyah dapat dikembangkan dan diterapkan dalam latihan di Madrasah-Madrasah Aliyah (2) Dengan Model Latihan passing sepak bola untuk siswa Madasah Aliyah, diperoleh bukti adanya peningkatan ini ditunjukan pada hasil pengujian data hasil pretes dan posttest adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah adanya perlakuan model.
ANALISIS MODEL LAYANAN BK DI SD DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN SOSIAL DAN EMOSIONAL PESERTA DIDIK Siti Ropikoh; rahma lestari; Septiya; gamal arya mandalika; Tatu Maesaroh
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR Vol. 2 No. 1, April (2025): Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mengajar
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan kajian pustaka yang membahas pendekatan model-model layanan bimbingan dan konseling (BK) di sekolah dasar dalam mendukung perkembangan sosial dan emosional siswa. Masa sekolah dasar merupakan tahap penting dalam pembentukan karakter, keterampilan sosial, serta regulasi emosi, sehingga memerlukan intervensi yang tepat melalui layanan BK yang sistematis. Kajian ini mengkaji empat model layanan utama, yaitu layanan dasar, layanan responsif, layanan perencanaan individual, dan dukungan sistem. Masing-masing model memiliki fungsi strategis dalam membantu siswa memahami diri, menyesuaikan diri dengan lingkungan, mengatasi masalah, serta merencanakan masa depan secara sehat dan mandiri. Selain itu, pembahasan mencakup dua pendekatan supervisi dalam pelaksanaan layanan BK, yakni pendekatan direktif dan non-direktif. Pendekatan non-direktif dinilai lebih relevan untuk menciptakan hubungan yang positif antara guru, konselor, dan siswa. Kajian ini menyimpulkan bahwa implementasi model layanan BK yang tepat dan humanis berkontribusi signifikan terhadap perkembangan sosial dan emosional peserta didik di jenjang sekolah dasar.
STRATEGI PENERAPAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BELAJAR SD NEGERI 03 CIMANUK Akmal Fiqih Ananda, Wanda Tirta, Siti Patonah, Eka Nurtamala, Tatu Maesaroh
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR Vol. 2 No. 1, April (2025): Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mengajar
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan strategi penerapan psikologi pendidikan untuk menaikan kedisiplinan belajar siswa di SD Negeri Cimanuk 03. Kedisiplinan belajar merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa. Melalui pendekatan psikologi pendidikan, diharapkan dapat ditemukan metode yang efektif untuk memotivasi siswa, mengelola perilaku mereka, serta membuat lingkungan belajar yang terarah. Penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan prinsip-prinsip psikologi pendidikan, seperti pemberian reinforcement positif, pengaturan lingkungan belajar, dan pembentukan kebiasaan baik, dapat meningkatkan kedisiplinan belajar siswa. Adapun dalam penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan di SD Cimanuk 03 Pandeglang dan menjadi referensi bagi sekolah-sekolah lain yang menghadapi tantangan serupa. Kata Kunci: Psikolog, Pendidikan, Dan Kedisiplinan.  
KONSEP DAN TEKNIK DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR Muhamad Ilham Wahyudi, Restu Hariyanto, Rudi, Tatu Maesaroh Wahyudi
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR Vol. 2 No. 1, April (2025): Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mengajar
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang Konsep kesulitan belajar, membedakannya dari kemiskinan belajar atau kemalasan. Berbagai jenis kesulitan belajar, faktor penyebab, dan dampak yang mungkin terjadi akan dibahas dalam diskusi ini. Teknik diagnostik yang efektif, baik formal maupun informal, serta pentingnya pendekatan multidisipliner dalam proses identifikasi akan dibahas dalam bagian inti. Tujuan utama artikel ini adalah agar pendidik, orang tua, dan praktisi terkait dapat menemukan dan memberikan dukungan yang tepat bagi individu yang mengalami kesulitan belajar.
PERAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN KODE ETIK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN Khoerun Nida, Eva Davista, Resti Nur Gumelar, Tatu Maesaroh
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR Vol. 2 No. 1, April (2025): Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mengajar
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan suatu bangsa. Kualitas pendidikan yang baik dapat membentuk generasi yang cerdas, berakhlak mulia,dan mampu bersaing di era global. Guru yang kompeten memegang peranan kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan. psikologi pendidikan dan kode etik guru memainkan peran penting dalam meningkatkan kompetensi guru. Psikologi pendidikan membantu guru memahami kebutuhan dan karakteristik siswa, sehingga dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dengan memahami prinsip-prinsip psikologi pendidikan, guru dapat menciptakan lingkungan belajar kondusif, memotivasi siswa, dan meningkatkan hasil belajar. Kode etik guru memastikan bahwa guru menjalankan tugasnya dengan profesional dan bertanggung jawab. Kode etik guru juga membantu guru memahami batas-batas etis dalam menjalankan tugasnya, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap profesi guru. Metode penelitian ini menggunakan studi pustaka (library research) yaitu metode dengan pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian tersebut.  
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI HEMAT ENERGI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE (TEAM ASISTED INDIVIALIZATION) DI KELAS IV SDN MUNJUL 2 KEC. MUNJUL PANDEGLANG ijuf
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR Vol. 2 No. 02 (2025): JURNAL SERUMPUN MENGAJAR VOL 02 NO 02 OKTOBER 2025
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini peningkatan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS materi hemat energi dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe (Team Asisted Indivialization)  pada kelas IV SDN Munjul 2. Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini penelitian tindakan kelas (PTK). Tahapan penelitian ini dilakukan sebanyak III siklus yang diawali denga pra siklus terlebih dahulu. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pada pra siklus hanya mendapatkan nilai rata-rata 44, dengan presentasi ketuntasan 20%, dan pada siklus I ada peningkatan menjadi 53 dengan presentasi ketuntasan 32%, pada siklus II mencapai nilai rata-rata 66, dengan presentasi ketuntasan 50%, dan pada siklus III nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 78, dengan presentasi ketuntasan 95%. Hasil penelitian tindakan kelas menyimpulkan bahwa Model Pembelajaran Kooperatif Tipe (Team Asisted Indivialization)  dapat meningktkan hasil belajar siswa pada materi hemat energi. Peran Model Pembelajaran Kooperatif Tipe (Team Asisted Indivialization) bisa menjadi alternative yang efektif dalam pembelajaran IPAS materi hemat energi bagi guru.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELLUI MODEL PEMBELAJARAN FASILITATOR SISWA DAN PENJELASAN PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP DI KELAS IV SDN KRAMATMANIK 1 KECAMATAN ANGSANA KABUPATEN PANDEGLANG Pani Puji Astuti pani
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR Vol. 2 No. 02 (2025): JURNAL SERUMPUN MENGAJAR VOL 02 NO 02 OKTOBER 2025
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup kelas IV SDN Kramatmanik 1 melalui model pembelajaran student facilitator dan penjelasan. Adapun metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dan melalui empat tahapan (perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi) pada 23 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes. Setelah dilakukan observasi dan tes hasil belajar meningkat signifikan: pra-siklus (rata-rata 46,5 presentase ketuntasan 34,7%), Siklus I (rata-rata 58,3 presentase ketuntasan 56,5%), dan Siklus II (rata-rata 69,5 presentase ketuntasan 82,6%). Aktivitas dan keterlibatan siswa juga meningkat positif. Model fasilitator siswa dan menjelaskan efektif meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa, mendorong kemandirian, kerja sama, berpikir kritis, dan komunikasi.
Penggunaan Media Gambar untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Cerpen pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas II SDN Munjul 2 Kecamatan Munjul  Kabupaten Pandeglang Banten aliah aulianda putri Alya
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR Vol. 2 No. 02 (2025): JURNAL SERUMPUN MENGAJAR VOL 02 NO 02 OKTOBER 2025
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca cerpen siswa kelas ii SDN Munjul 2,melalui penggunaan media gambar.penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus,masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Data dikumpulkanmelalui observasi aktivitas guru dan siswa,serta tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan peningkatan signitifkan dalam kemampuan membaca cerpen siswa,minat baca dan aktivitas pembelajaran. Peningkatan ini terlihat dari persentase ketuntasan belajar klasikal yang meningkat dari Pra-siklus hingga siklus III.      
PENGGUNAAN METODE FLIPPED CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA muhamad fikri firki
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR Vol. 2 No. 02 (2025): JURNAL SERUMPUN MENGAJAR VOL 02 NO 02 OKTOBER 2025
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN PENELITIAN SERUMPUN MENGAJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) khususnya pada materi dampak globalisasi terhadap budaya lokal. Salah satu penyebab utama adalah penggunaan metode pembelajaran konvensional dan minimnya media pembelajaran interaktif yang sesuai dengan kebutuhan siswa era digital. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode flipped classroom dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN Mandalawangi 1. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan hasil belajar siswa, dengan nilai rata-rata meningkat dari 57,33 pada prasiklus menjadi 60,83 pada siklus I, 72,76 pada siklus II, dan 82,33 pada siklus III. Tingkat ketuntasan belajar siswa pun meningkat dari 19,8% pada prasiklus menjadi 100% pada siklus III. Dengan demikian, penerapan metode flipped classroom terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi dampak globalisasi terhadap budaya lokal.