cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 19799594     EISSN : 25415492     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 265 Documents
Pengembangan perangkat pembelajaran tematik-integratif berbasis sosiokultural di sekolah dasar Abduh, Muhammad
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2015): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3232.525 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v8i1.4928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran tematikintegratifberbasis sosiokultural dengan tema indahnya kebersamaan yang layak danefektif bagi peserta didik kelas IV SDN Pujokusuman 1 Yogyakarta. Jenis penelitian iniadalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R & D). Tahap penelitianpengembangan ini mengacu pada model pengembangan Borg and Gall yang telahdielaborasi oleh Sukmadinata menjadi tiga kelompok, yaitu: (1) studi pendahuluan, (2)pengembangan, dan (3) pengujian dan sosialisasi. Subjek uji pendahuluan adalah tigaorang validator ahli dan satu orang validator praktisi. Subjek uji utama adalah pesertadidik kelas IV B SDN Pujokusuman 1 Yogyakarta yang berjumlah 29 peserta didik. Hasilpenelitian pada uji terbatas adalah produk silabus, RPP, media pembelajaran, bahan ajar,dan tes hasil belajar menurut validator ahli dan validator praktisi adalah layak untukdigunakan, dibuktikan dengan rerata skor Aiken's V untuk masing-masing perangkatpembelajaran yang mendekati 1, Uji efektivitas menggunakan desain eksperimen beforeafterdengan data hasil pre-test dan post-test menunjukkan perbedaan yang signifikan.Signifikansi yang dihasilkan dari perhitungan SPSS menunjukkan angka 0,0001 ≤ 0,05.Kegiatan guru sebelum dan ketika menggunakan perangkat yang dikembangkanmengalami peningkatan sebesar 34,26%. Kegiatan peserta didik sebelum dan ketikaditerapkan perangkat yang dikembangkan mengalami peningkatan sebesar 38,89%
Analisis buku teks tematik integratif berbasis scientific approach dan authentic assessment pada kurikulum 2013 Agustina, Degi Alrinda; Mustadi, Ali
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2016): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.369 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v9i1.10689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan muatan tematik integratif, scientific approach, dan authentic assessment pada buku teks Kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian analisis konten yang menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah tiga buku teks Kurikulum 2013 kelas V Tema I yang diterbitkan oleh Puskurbuk, Non Puskurbuk 1, dan Non Puskurbuk 2 tahun 2014. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Semua buku teks yang dianalisis telah memenuhi sebagian besar muatan tematik integratif, yaitu pada aspek pengalaman bermakna dan student centered learning. Sebagian kecil indikator yang belum terpenuhi adalah pada aspek multidisipliner karena kekurang-telitian dan perbedaan pandangan yang digunakan oleh penulis. (2) Semua buku teks yang dianalisis telah memenuhi semua muatan scientific approach. Kegiatan mengumpulkan informasi merupakan kegiatan yang mendominasi. (3) Semua buku teks yang dianalisis telah memenuhi sebagian besar muatan authentic assessment. Rubrik penilaian pada buku teks berupa contoh format penilaian yang dapat dikembangkan oleh guru.
Identifikasi permasalahan perancangan program bimbingan dan konseling pada guru SMK di Kota Yogyakarta Farozin, Muh; Suwarjo, Suwarjo; Astuti, Budi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2017): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.897 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v10i1.16795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan perancangan program bimbingan dan konseling pada guru bimbingan dan konseling SMK di kota Yogyakarta meliputi: rasional, dasar hukum, visi dan misi, deskripsi kebutuhan, tujuan, komponen program, bidang layanan, rencana operasional, pengembangan tema/topik, evaluasi, pelaporan dan tindak lanjut, anggaran biaya, sarana prasarana,dan ekuivalensi jam layanan bimbingan dan konseling dengan jam mata pelajaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa pada proses perancangan program bimbingan dan konseling, guru bimbingan dan konseling mengalami permasalahan pada aspek: (1) evaluasi pelaporan dan tindak lanjut; (2) anggaran biaya; (3) sarana prasarana; serta (4) ekuivalensi jam layanan bimbingan dan konseling dengan mata pelajaran. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar penelitian lanjutan yang terkait dengan perancangan program bimbingan dan konseling terutama pada kesulitan pada aspek evaluasi, pelaporan dan tindak lanjut; anggaran biaya; sarana prasarana; dan ekuivalensi jam layanan bimbingan dan konseling dengan mata pelajaran.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI SMP NEGERI SE KECAMATAN KALASAN KABUPATEN SLEMAN Sapti Wulandari, Erna
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2014): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1378.569 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v7i1.3110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi dan gambarankeberhasilan MBS di SMP Negeri Kecamatan Kalasan dalam usahanya menyiapkan lulusanyang berkompeten dan berdedikasi tinggi. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif untukmendeskripsikan data/informasi dalam bentuk tabel frekuensi serta analisis atas masingmasingdata yang ada sesuai dengan arah penelitian. Penelitian dilakukan di 2 SMP Negeri diKecamatan Kalasan, yaitu SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 4. Jumlah subjek penelitian ada180 orang terdiri dari 100 orang guru, 50 pegawai TU dan 30 orang pengurus komite sekolah.Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan angket. Teknik analisis datamenggunakan deskriptif berupa distribusi frekuensi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa:pertama, pelaksanaan MBS dari aspek input, proses, dan output, masuk kategori sangat baik.Aspek input masuk kategori sangat baik mencapai 62,2%, aspek proses masuk kategorisangat baik mencapai 58,9% dan aspek output masuk kategori sangat baik mencapai 69,4%.Kedua, ketersediaan guru yang berdedikasi tinggi yang mampu memberi bekal ilmupengetahuan dan keterampilan kepada siswa tersedia di sekolah masuk kategori sangat tinggi57,2 %. Ketiga, ketersediaan sarana-prasarana bagi siswa baik dari sisi kuantitas maupunkualitasnya. Persentase kategori mencapai 40,6%. Keempat, partisipasi masyarakat dalammembantu mengembangkan dan meningkatkan sekolah masuk kategori tinggi 43,3 %.Kelima, upaya sekolah meningkatkan prestasi siswa melalui proses pembelajaran dengansistem MBS masuk kategori tinggi yaitu 45,0 %.Kata kunci: manajemen berbasis sekolah, sekolah menengah pertama
Makna hidup pada mahasiswa rantau: analisis faktor eksploratori skala makna hidup Utami, Diah Dinar; Setiawati, Farida Agus
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2018): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.452 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v11i1.23796

Abstract

Pemaknaan hidup pada manusia dapat dihadirkan dari berbagai macam peristiwa, salah satunya adalah masuknya seseorang ke dalam lingkungan baru yang membuat individu memiliki pandangan yang baru ataupun pengalaman yang baru terhadap budaya tersebut. Instrumen pemaknaan hidup yang diuji peneliti mengukur makna hidup yang dihasilkan oleh mahasiswa rantau. Nilai reliabilitas yang dihasilkan oleh instrumen ini terbilang tinggi yaitu 0,924. Hasil analisis faktor eksploratori yang dilakukan oleh peneliti menghasilkan lima komponen penyusun makna hidup yang tersusun dalam 34 item. The meaning in life of overseas students: a exploratory factor analysis of the meaning in lifeThe meaning in life in humans can be presented from various kinds of events, one of which is the entry of a person into a new environment that makes individuals have new views or new experiences with that culture. The instrument of meaning in life that was tested by researchers measured the meaning in life produced by overseas students. The reliability value produced by this instrument is relatively high at 0.924. The results of the exploratory factor analysis carried out by the researchers produced five components that comprise life meanings arranged in 34 items.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SOSIOKULTUR Condro Murti, Rahayu
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2009): September-November
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.168 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v0i0.4616

Abstract

Key word: Matematic's competence, sociocultural learning model
Profil kemandirian belajar mahasiswa bimbingan dan konseling Astuti, Budi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2019): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.031 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v12i1.24327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kemandirian belajar mahasiswa Bimbingan dan Konseling di Universitas Negeri Yogyakarta. Profil kemandirian belajar mahasiswa dilihat berdasarkan jenis kelamin, usia, dan aspek kemandirian belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis pendekatan survei. Sampel penelitian sejumlah 248 mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta. Teknik penentuan sampel menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, yaitu skala kemandirian belajar. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat kemandirian belajar mahasiswa sebagian besar berada pada kategori sedang sejumlah 209 mahasiswa (84,3%). Berdasarkan jenis kelamin dan usia, sebagian besar tingkat kemandirian mahasiswa berada pada kategori sedang. Berdasarkan aspek kemandirian belajar, ditemukan bahwa aspek motivasi dalam belajar merupakan aspek tertinggi dengan nilai rata-rata 731, aspek yang kedua adalah aspek perilaku dalam belajar dengan nilai rata-rata 689 dan aspek yang ketiga adalah aspek pemahaman belajar dengan nilai rata-rata 680. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar kemandirian belajar mahasiswa dapat dioptimalkan dengan peningkatan strategi regulasi belajar dan dukungan dari pihak universitas. Profile of self regulated learning on students of guidance and counselingThe study aimed to determine the profile of self regulated learning on students of Guidance and Counseling at Yogyakarta State University. The profile of students' self regulated learning assessed based on gender, age, and aspects of self regulated learning. The research type was quantitative research with a survey approach. The sample was 248 students of the Guidance and Counseling study program, Faculty of Education, Yogyakarta State University. The sampling technique used random sampling techniques. The data collection method was a questionnaire, which was the scale of self regulated learning. The results of data analysis showed that the level of student's self regulated learning was mostly in the moderate category with 209 students (84,3%). Based on gender and age, most levels of student's self regulated learning were in the moderate category. The aspect of self regulated learning found out that the motivation in learning was the highest aspect with an average score of 731, followed by behavior in learning with an average score of 689 and learning understanding with an average score of 680. The particular study proposed recommendations the student's self regulated learning could be optimized by improving the learning regulation strategy and support from the university.
STRATEGI PENGEMBANGAN KAPASITAS PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) SEBAGAI PENYEDIA LAYANAN BIDANG PENDIDIKAN Tohani, Entoh
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2010): September-November
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1170.631 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v0i0.4635

Abstract

Community Learning Center (CLC) as educational service provider ideally can do its functions optimum to develops and mediates community to their invorirentment. CLC have to make improvements on aspects of organization management through impelementation of various strategies of capacity development. Because of these, the research done. The research subject is eight PKBM in Bantul, Province of The Special Region of Yogyakarta. determined by purposive. Gathering and analysis of data done qualitatively, while authenticity technique of data with triangulation and college discussion. The result of research shows that implementation of strategies of capacity development on program, educational process, facility, external enviorenment, personnel, and partnership done by the CLCs are in standar or implementing level. If s means that the creative, inovatif and holistic ways of the strategies are not optimum. Also, there are constraints faced by the CLCs on gains their goal includes personnel, geographical position, and perception local government to CLC. Thereby, for continuing development of CLC required an idea and action guarantying expansion of CLC in integrated and totally, and accompanied by professional behavior of the personnel. Key words: Community Learning Center (CLC), Development, Strategy, Capacity
UPAYA MENGOPTIMALKAN BIMBINGAN KONSELING UNTUK MENGATASI PERILAKU MENYIMPANG SISWA Retnoningsih, Retnoningsih
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2013): Maret-Mei
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.323 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v6i1.4742

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan bimbingan konseling untuk mengatasi perilaku menyimpang pada anak. Penelitian menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII IPS 4 SMA Negeri 7 Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan pengamatan dan wawancara. Analisis dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, indikator awal perilaku menyimpang dipantau menggunakan­ data keaktifan siswa masuk sekolah, catatan kejadian atau informasi dari guru. Kedua, pada siklus I diberikan bimbingan serius kepada siswa agar tidak melanggar­ aturan sekolah. Jika melanggar guru BK memberikan bimbingan intensif kepa­da siswa. Ketiga, pada siklus II diteruskan tindakan dari siklus I dengan pemberian sanksi jika melanggar peraturan.   Kata kunci: perilaku menyimpang, bimbingan konseling, dan indikator penyimpangan
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF MELALUI MODELJIGSAW MAHASISWA S1 PGSD YOGYAKARTA Murtiningsih, -
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2013): September-November
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.774 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v6i2.4795

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan menulis paragraf padamahasiswa S1 PGSD kelas I semester II tahun 2012. Jenis penelitian ini adalah penelitiantindakan kelas (PTK). Objek penelitian adalah mahasiswa PGSD semester II kelas I yangberjumlah 30 mahasiswa. Alat pengumpulan data menggunakan test menulis, sedangkanteknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan teknik deskriptifkualitatif. Hasil kegiatan dalam penelitian ini dinyatakan bahwa terdapat peningkatkandalam menulis paragraf pada mahasiswa PGSD semester II kelas I seperti berikut: 1)pada siklus I, mahasiswa yang memenuhi nilai KKM ada 43%, 2) masalah-masalah ataukesulitan yang masih dialami oleh para mahasiswa pada siklus I antara lain meliputiunsur kelengkapan, EYD, dan penggunaan kalimat efektif. 3) nilai rata-rata meningkatdari 65 menjadi 68,2. 2) Pada siklus II, mahasiswa yang memenuhi nilai KKM meningkatmenjadi 73%, dan nilai rata-rata meningkat menjadi 72,1. 4) pembelajaran dengan modeljigsaw merupakan salah satu model pembelajaran yang efektif dan tepat, serta dapatmemaksimalkan hasil belajar.Kata kunci: keterampilan menulis paragraf, model jigsaw

Page 8 of 27 | Total Record : 265