cover
Contact Name
Marisa Dewi Ariesta
Contact Email
jurnal.karya_masyarakat@utarki.ac.id
Phone
+62 882-9178-1983
Journal Mail Official
marissa.dewi@utarki.ac.id
Editorial Address
Komp. Billy Moon, Jl. Pd. Klp. Bar. III No.1, RT.1/RW.6, Pd. Klp., Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13450
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM)
Published by Universitas Tarakanita
ISSN : -     EISSN : 27209423     DOI : https://doi.org/10.36914/vs3ba431
Jurnal Karya Untuk Masyarakat (JKuM) merupakan jurnal ilmiah bereputasi dan ditelaah sejawat (peer-reviewed) yang berfokus pada publikasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dan Keterlibatan Masyarakat (Community Service and Community Engagement). Jurnal ini menjadi wadah diseminasi penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan humaniora untuk menjawab permasalahan nyata di masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan dan keberlanjutan masyarakat. Ruang Lingkup Jurnal Jurnal Karya Untuk Masyarakat (JKUM) menerima naskah dalam bentuk artikel pengabdian kepada masyarakat yang mencakup, namun tidak terbatas pada, bidang-bidang berikut: 1. Kegiatan pendidikan dan pelatihan 2. Social Kemasyarakatan 3. Sustainable Development
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 109 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Perpustakaan pada Yayasan Tunas Mulia di TPA Bantar Gebang Bekasi Kristiana Widiawati; Selfiana
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 1 No 2: JULI 2020
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/z6ydzv28

Abstract

Pemberdayaan masyarakat di Yayasan Tunas Mulia YTM adalah wujud pengabdian kepada masyarakat dalam membantu memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi sekolah alam yang dikelola oleh YTM. Kegiatan pemberdayaan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di YTM agar dalam pengelolaan perpustakaan sekolah alam menjadi optimal dan lebih baik. Perpustakaan sebagai jendela ilmu dan pengetahuan harus dikelola secara profesional. Metode untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat diawali dengan observasi, selanjutnya melakukan perencanaan atau penjadwalan serta implementasi pelaksanaan kegiatan melalui pelatihan dan pendampingan pengelolaan perpustakaan. Pelatihan yang diberikan memberikan dampak yang positif bagi peserta pelatihan dan pengelola YTM. Mitra atau peserta pelatihan mendapatkan ilmu, pengetahuan atau wawasan serta keterampilan pengelolaan perpustakaan. Pelatihan diikuti oleh masyarakat yang berada di lingkungan YTM. Peserta pelatihan mengikuti serangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan semangat yang luar biasa.
Membangun Kemampuan Komunikasi Generasi Muda: Pendidikan Informal di Kampus Diakoneia Modern (KDM) Tania Lasmaya Putritami; Risa Bhinekawati
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 1 No 2: JULI 2020
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/6trapx53

Abstract

Komunikasi yang efektif dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri. Kepercayaan diri adalah produk dari proses peralihan aspek internal yaitu self-worth. Berdasarkan pemahaman ini, dibuatlah suatu proyek yang berfokus pada menyediakan materi untuk para peserta proyek mengenai cara untuk mengelola dan meningkatkan nilai diri dengan kemampuan komunikasi yang efektif. Kemampuan ini diharapkan dapat digunakan oleh para peserta dari proyek untuk menghadapi tantangan dalam kehidupannya masing-masing. Untuk mewujudkan proyek tersebut, representatif dari Sekolah Tinggi Manajemen IPMI melakukan kemitraan dengan Kampus Diakoneia Modern (KDM). KDM bertindak sebagai klien dan penyedia tempat pelaksanaan proyek, sementara pihak IPMI berperan sebagai tenaga sukarela dan pelaksana proyek. Para peserta dari proyek merupakan beberapa anak dalam asuhan KDM. Berdasarkan beberapa diskusi di awal pertemuan antara pihak KDM dan IPMI, ditemukan beberapa kendala mengenai self-esteem dan kepercayaan diri pada anak-anak asuhan KDM. Maka dari itu, materi yang dipersiapkan untuk proyek ini dirasa sangat cocok dengan kendala maupun kebutuhan KDM saat itu, sehingga kedua pihak pun setuju untuk bekerja sama. Proyek ini dibuat dalam bentuk kelas komunikasi efektif yang berlangsung selama delapan minggu, dimana terdapat satu pertemuan disetiap minggunya. Selama pelaksanaan proyek, dilakukan pula pengumpulan data. Data yang dikumpulkan dapat menunjukkan gambaran proses dan hasil dari proyek ini. Proses pengumpulan data utama diperoleh melalui observasi dan diskusi, setiap kemajuan yang teridentifikasi atau saran-saran yang diberikan oleh peserta proyek selalu didokumentasikan dalam catatan mengajar. Setelah pelaksanaannya, terdapat beberapa temuan seperti para peserta proyek memiliki self-worth yang baik. Hal ini terefleksikan dari optimisme mereka terhadap angan dan cita-cita yang sangat tinggi. Hasil ini dipercayai oleh pelaksana proyek sebagai pengaruh dari kepedulian dan dukungan yang KDM diberikan kepada anak-anak asuhannya. Tujuan proyek tersebut untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dari anak-anak yang pada akhirnya mempengaruhi kepercayaan diri mereka pun tercapai, peserta proyek dapat mengakui kemajuan diri mereka seiring proyek dilaksanakan.
Komunikasi Tim dan Cloud Platform (dengan Slack dan Asana) pada Siswa SMAN 2 Tambun Utara Wa Ode Sitti Nurhaliza; Titis Nurwulan Suciati; Hizkia Yosias Polimpung; Nurul Fauziah; Ratna Puspita
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 2 No 1: JANUARI 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/mrj94m20

Abstract

Komunikasi dalam ruang virtual terjadi tidak hanya dalam konteks interpersonal tetapi semakin berkembang dalam lingkup kelompok. Kehadiran platform komunikasi berbasis kolaborasi/Team Communication Platform (TCP) seperti Slack dan Asana- menggabungkan berbagai fitur di media sosial seperti platform jejaring sosial dan pesan singkat dirasa penting untuk mencapai komunikasi yang efektif dan efisien. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang manajemen komunikasi kelompok kecil yang efektif pada siswa; dan pemahaman tentang pemanfaatan manajemen cloud platform sebagai media komunikasi kelompok pada siswa SMA Negeri 2. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2019 sasaran kegiatan berjumlah 70 siswa-siswi di SMA Negeri 2 Tambun Utara. Media pelatihan yang digunakan Power point, Handphone, Slack dan Asana. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk ceramah, diskusi dan praktik sampai pelajar mampu mengoperasikan berbagai cloud platform (Slack dan Asana). Hasil pelatihan menunjukkan para siswa dapat memanfaatkan dan mengoperasikan berbagai platform (Slack dan Asana) untuk mengelola komunikasi kelompok siswa khususnya menciptakan komunikasi efektif dalam tim di ruang virtual. Dengan demikian, para siswa setelah mengikuti kegiatan ini mampu secara mandiri mengoperasikan berbagai platform (Slack dan Asana) terutama dalam menyelesaikan tugas sekolah berbasis kelompok. Selain itu, untuk meningkatkan kreatifitas siswa-siswi di era teknologi informasi dan komunikasi yang semakin hari semakin maju dan berkembang, kegiatan pelatihan serupa perlu sering dilakukan guna membiasakan siswa dalam memanfaatkan teknologi khususnya dalam membangun komunikasi tim diantara siswa.
Membuat Laporan Keuangan Sederhana bagi Karang Taruna Taman Sari Jakarta Barat Hieronimus Erwin Indrawan; Agus Sujiarko
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 2 No 1: JANUARI 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/92h6qd46

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) sedang digalakan oleh pemerintah di masa pandemi ini, karena merupakan salah satu jalan keluar saat banyak perusahaan atau industri yang mengalami kesulitan operasionalnya sehingga harus melakukan efisiensi di mana salah satunya adalah pengurangan tenaga kerja. Sementara itu salah satu hambatan UMKM adalah kemampuan mereka untuk membuat Laporan Keuangan untuk usaha yang mereka jalankan. Sementara untuk melihat perkembangan usaha yang mereka jalankan dapat dilihat dalam Laporan Keuangan, demikian juga bila membutuhkan tambahan modal agar usahanya dapat lebih berkembang dengan omset yang meningkat. Penambahan modal berarti penurunan biaya produksi sehingga produk yang dijual lebih banyak dan dapat menggapai pangsa pasar yang lebih luas. Sasaran kegiatan ini adalah pemuda Karang Taruna Pinangsia Jakarta Barat. Permasalahan diselesaikan dengan tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan dilakukan dengan melakukan identifikasi pendahuluan untuk mengenali kondisi di lapangan mengenai perkembangan usaha di Karang Taruna serta pembuatan modul dan video untuk mempermudah peserta memahami materi. Pelaksanaan pelatihan menggunakan metode presentasi dua arah dalam bentuk tanya jawab kegiatan workshop pembuatan Laporan Keuangan. Kegiatan tersebut dilakukan secara online melalui aplikasi Zoom Meeting dikarenakan adanya pandemi corona. Evaluasi dilakukan dengan mengumpulkan tugas yang telah diberikan dalam presentasi yaitu pembuatan laporan keuangan. Hasilnya pelatihan menunjukan tingkat keberhasilan dengan indikasi tugas dapat dilaksanakan dengan baik sesuai materi yang diberikan, adanya tanggapan positif dari peserta dan sebagian besar (80%) peserta telah memahami bagaimana membuat Laporan Keuangan dan mampu membuat Laporan Keuangan yang dapat diimplementasikan pada UMKM di Karang Taruna RW.01 Pinangsia Jakarta Barat.
Model Pembelajaran Mind Mapping Menggunakan Microsoft Visio 2007 bagi Guru-Guru SDIT Al-Kautsar Cikarang Arie Kusumawati; Nuraini Purwandari; Ester Lumba
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 2 No 1: JANUARI 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/e3emf278

Abstract

Penggunaan teknologi yang mudah dan mempermudah proses belajar namun powerfull sangat dibutuhkan. Salah satu penerapan teknologi software aplikasi komputer dalam pembelajaran adalah dengan memanfaatkan Microsoft Visio untuk pembuatan metode Mind Mapping. Berfokus pada kemampuan praktikal guru-guru maka pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dasar kepada guru-guru sehingga dapat memanfaatkan software aplikasi khususnya Microsoft Visio serta mampu mengembangkan materi ajar dengan Mind Mapping. Kegiatan pelatihan dilakukan di SDIT Al-Kautsar Cikarang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah berfokus pada masukan, proses dan keluaran. Hasil dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah dilakukannya enam kegiatan bertahap dalam pemenuhan hasil dari kegiatan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan guru-guru terhadap Mind Mapping dan Microsoft Visio 2007
Pelatihan Daring Trik dan Tips Mendirikan Bengkel Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Selfiana; Nining Purwatmini; Subawa; Hanif Aulawi; Etyca Rizky Yanti
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 2 No 1: JANUARI 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/5a9zyp32

Abstract

Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan yang dibekali dengan berbagai keterampilan dan pratikum diharapkan akan mampu diterima oleh dunia industri atau mampu bekerja secara mandiri dengan membuka suatu usaha. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berbentuk pelatihan secara online yang ditujukan khususnya untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan Karya Guna 1 Jurusan Teknik Kendaraan Ringan, bertujuan menggali dan menumbuhkan minat siswa untuk mulai berpikir sejak dini menjadi seorang wirausaha dan membuka sebuah usaha yang sesuai dengan kompetensinya yaitu bengkel. Selain itu peserta juga dibekali dengan konsep berwirausaha, membangun jaringan dan memahami pasar yang akan dihadapi. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa, diawali dengan kegiatan observasi dengan menggunakan teknik wawancara dengan pihak guru dan siswa mitra. Kegiatan dilakukan secara online melalui media zoom meeting berbentuk pelatihan. Kebermanfaatan kegiatan terlihat dari antusiasme para peserta melalui pertanyaan tentang konsep wirausaha, seputar minat, rencana dan sikap seorang wirausaha. Potensi ini menjadi awal untuk seseorang yang berminat untuk menjadi seorang wirausaha.
Pelatihan Pembuatan Hand Soap untuk Proteksi Diri dan Keluarga dari Covid-19 di Wilayah Perumahan Kekancan Mukti Kidul Sri Sutanti; Sari Purnavita; Lucia Susi Irawati; Rachel Dasmasela
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 2 No 1: JANUARI 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/0zyzpz44

Abstract

COVID-19 adalah penyakit mematikan yang menyerang sistem pernapasan manusia dan menular dengan sangat cepat. Di masa kebijakan new normal pandemi, angka positif COVID-19 di Semarang masih tinggi. Salah satu cara untuk memproteksi diri dan keluarga dari ancaman COVID-19 adalah dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun. Kegiatan Pengabdian Masyarakat berupa pelatihan pembuatan hand soap ini secara umum bertujuan untuk membantu masyarakat menekan penyebaran COVID-19 di Semarang, dan secara khusus memberikan penyuluhan, pengetahuan, dan keterampilan baru kepada mitra seputar teknologi pembuatan hand soap dan gambaran peluang berwirausaha. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan pada mitra ibu-ibu PKK RT 05 RW 02 Perum Kekancan Mukti Pedurungan Kidul Semarang dalam tiga sesi, yaitu kegiatan penyuluhan dan pemberian materi, pelatihan pembuatan hand soap, dan diskusi. Hasil keseluruhan rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat, mitra menunjukkan respon positif karena mendapatkan manfaat berupa pengetahuan dan keterampilan baru, mitra senang dan antusias dengan materi yang diberikan karena bermanfaat terutama di masa pandemi COVID-19, kegiatan ini sebagai alternatif untuk mengisi waktu luang akibat masyarakat kehilangan pekerjaan (PHK) serta mitra termotivasi untuk mencoba peluang berwirausaha hand soap kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat memberikan manfaat bagi negara dengan turut membantu pemerintah bersama sama menekan angka COVID-19 melalui gerakan 3M, menerapkan pola hidup bersih dan sehat melalui cuci tangan dengan sabun, serta membantu pemerintah untuk memberikan penyuluhan “melek iptek” pada masyarakat
Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Basis Data untuk Para Pengurus dan Karyawan Rumah Singgah Lansia Henri Septanto
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 2 No 1: JANUARI 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/h8dsp513

Abstract

Pengelolaan Basis Data adalah bagian dari kegiatan operasional administrasi sebuah organisasi. RSL (Rumah Singgah Lansia) adalah sebuah organisasi sosial yang menyediakan tempat singgah bagi para Lansia yang membutuhkan perhatian baik dari sisi kesehatan maupun psikologi. Saat ini pengelolaan data di RSL masih bersifat konvensional, seorang lansia yang datang diantar keluarganya untuk dirawat, diperiksa atau singgah dicatat pada sebuah buku. Walaupun saat ini jumlah para lansia yang menjadi anggota belum banyak namun untuk jangka panjang dibutuhkan pengelolaan data yang lebih baik, untuk itulah pembuatan dan pengelolaan basis data sangat penting untuk diterapkan pada RSL ini. Tujuan PKM ini adalah memberikan pelatihan pembuatan dan pengelolaan basis data agar data-data lansia yang ada pada rumah singgah lansia ini dapat dikelola dengan lebih baik dari sebelumnya. Beberapa kendala yang ada dalam PKM ini adalah terbatasnya infrastruktur TIK serta kurangnya kompetensi SDM dalam bidang TIK khususnya dalam mengoperasikan aplikasi basis data dan perangkat komputer. Rumah singgah lansia ini hanya mempunyai sebuah laptop yang digunakan untuk berbagai keperluan administrasi dan keuangan. Dua orang karyawan yang mengurus berbagai urusan administrasi mulai dari pendaftaran, kesehatan sampai dengan urusan keuangan, dibantu secara bergiliran oleh para pengurus RSL yang juga sekaligus sukarelawan. Setiap hari selalu ada pengurus dan sukarelawan yang datang membantu berbagai pekerjaan di rumah singgah lansia, mulai dari menangani masalah administrasi, kebersihan sampai dengan melayani para lansia dan keluarganya. Pelatihan pada PKM yang telah dilakukan terbukti berhasil meningkatkan kompetensi para karyawan dan pengurus Rumah Singgah Lansia sehingga mereka mampu beralih dari awalnya mengelola data secara konvensional sehingga akhirnya membuat dan mengelola data menggunakan software aplikasi Basis Data.
Alih Teknologi Pembuatan Sabun Mandi Sereh Wangi Mitra PKK RT 04 RW 01 Kelurahan Tambangan Sari Purnavita; Sri Sutanti; Cyrilla Oktaviananda; Rachel Dasmasela
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 2 No 2: JULI 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/5991d885

Abstract

Kecamatan Mijen merupakan daerah yang subur, memiliki berbagai macam festival dan kegiatan tradisional serta destinasi agrowisata kampung sawah. Untuk meramaikan acara yang ada, mitra Ibu PKK RT 04 RW 01 Kelurahan Tambangan ingin memanfaatkan peluang untuk berwirausaha membuat produk sabun dengan memanfaatkan sumber daya alam sekitar. Akan tetapi permasalahan yang dihadapi, mitra belum mengetahui prosedur pembuatan dan alat yang digunakan dalam pembuatan sabun. Pada Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini, Ibu-ibu PKK diberikan pelatihan berupa alih teknologi pembuatan sabun mandi sereh wangi yang diikuti oleh 7 orang anggota, dengan tahapan kegiatan: penyuluhan tentang teknologi pembuatan sabun, pelatihan teknik kemasan, pelatihan analisis ekonomi, pelatihan pembuatan sabun mandi sereh wangi serta pelatihan pengemasan produk. Kegiatan Pengabdian Masyarakat bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan baru sebagai wujud pemberdayaan dan alih teknologi kepada para mitra. Dari hasil kegiatan, mitra memberikan respon positif, antusias dan bersikap kooperatif dalam mengikuti keseluruhan kegiatan. Mitra telah mengetahui prosedur dan alat untuk produksi dan pengemasan sabun mandi beserta analisis ekonomi. Mitra merasa bertambah wawasan dan keterampilannya setelah mengikuti pelatihan. Sehingga dapat disimpulkan, tujuan dan target kegiatan Pengabdian Masyarakat telah terpenuhi. Diharapkan ilmu yang telah didapatkan dapat dipergunakan untuk wirausaha yang berkelanjutan serta dibagikan kepada anggota PKK yang belum mengikuti pelatihan.
Literasi Teknologi bagi Pegiat Anak Indonesia di Era Digital Ester Lumba
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 2 No 2: JULI 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/z99xv496

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan kehidupan sosial manusia dan organisasi dalam berbagai lini organisasi. Tidak terkecuali dunia pendidikan, untuk melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi seperti kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi salah satu tugas dosen dalam menerapkan keilmuan bagi masyarakat. Berbagai daya dan upaya dilakukan di awal pandemi Covid-19 agar kegiatan tetap berlangsung. Pemanfaatan berbagai teknologi sebagai sarana kegiatan menjadi lebih optimal di masa pandemi ini. Kajian kepada organisasi nirlaba dalam bentuk PkM dilakukan untuk membantu organisasi-organisasi nirlaba agar tetap bisa melakukan kegiatan di tengah pandemi ini. Jaringan Pelayanan Anak Jakarta yang menjadi mitra dalam kegiatan PkM mengadakan seminar daring bagi para pegiat anak untuk meningkatkan literasi teknologi. Seminar daring diselenggarakan menggunakan aplikasi Zoom. Penyebaran informasi seminar daring dilakukan melalui grup-grup WhatsApp, Facebook, Instagram dan email. Pendaftaran dilakukan menggunakan Google Form. Berdasarkan data pendaftaran yang diolah menggunakan Pivot Table Microsoft Excel didapatkan sebanyak 100 peserta yang berasal dari berbagai kota dan provinsi di seluruh Indonesia dan sebanyak 51 lembaga pelayanan atau institusi yang mengikuti seminar daring ini. Jadi seminar daring dapat menjangkau wilayah- wilayah di Indonesia dengan mudah dan biaya yang murah. Dengan seminar daring dapat mengurangi waktu dan memudahkan peserta mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh JPA tanpa harus datang ke lokasi tertentu untuk mengikuti kegiatan seminar.

Page 8 of 11 | Total Record : 109