cover
Contact Name
Ishartiwi
Contact Email
-
Phone
+62274554689
Journal Mail Official
jpk_plb@uny.ac.id
Editorial Address
Department of Special Education, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta Jalan Colombo No 1 Yogyakarta, 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus)
ISSN : 18580998     EISSN : 25806475     DOI : https://dx.doi.org/10.21831/jpk
Core Subject : Education, Social,
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) is a multidisciplinary publication presenting primary research and scholarly reviews related to special education. JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) provides research articles and scholarly reviews on special education for individuals with mild to severe disabilities. The journal publishes traditional, ethnographic, and single-subject research; intervention studies, integrative reviews on timely issues, and critical commentaries; and special thematic issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 179 Documents
Pengembangan Model Project-Based Learning (PjBL) pada Pembelajaran IPAS bagi Siswa Hambatan Intelektual Ringan Nofida Isnawati; Mumpuniarti; Ni Made Yuli Ratnawati
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 21 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v21i2.88527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi kebutuhan model pembelajaran berbasis proyek pada pembelajaran IPAS bagi siswa hambatan intelektual kategori ringan, (2) menghasilkan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, dan (3) mengetahui efektivitas model yang dikembangkan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas dua guru dan delapan siswa hambatan intelektual ringan pada Fase C, serta melibatkan ahli materi, ahli media, dan guru sebagai validator. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, wawancara, dan tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat kebutuhan pengembangan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa hambatan intelektual ringan; (2) model pembelajaran berbasis proyek yang dikembangkan dinyatakan layak berdasarkanhasil validasi; dan (3) produk pembelajaran tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan pembelajaran IPAS bagi siswa hambatan intelektual ringan.
Efektivitas Penggunaan Modul Audio Taktil Berbasis Pembelajaran Berpikir Induktif Terhadap Peningkatan Kemampuan membaca dan Menulis Simbol Braille Matematika Peserta Didik Hambatan Penglihatan Siti Rachmawati; Ishartiwi
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 21 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v21i2.88592

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas modul audio taktil berbasis pembelajaran berpikirinduktif dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis simbol braille matematika pada peserta didikhambatan penglihatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain treatment by subject.Subjek penelitian berjumlah enam peserta didik hambatan penglihatan pada jenjang SMPLB dan SMALB yangberasal dari tiga sekolah, yaitu SLB N Surakarta, SLB N Salatiga, dan SLB N Semarang. Perlakuan diberikanmelalui penggunaan modul audio taktil yang memadukan stimulus auditori dan taktil serta langkah-langkahberpikir induktif untuk membantu peserta didik mengenali dan memahami simbol braille matematika. Datadikumpulkan melalui tes kemampuan membaca dan menulis simbol braille matematika yang menilai ketepatanidentifikasi simbol, ketepatan penulisan, serta penerapan simbol dalam konteks numerik sederhana. Data dianalisismenggunakan statistik deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase capaian kemampuan peserta didik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul audio taktil berbasis pembelajaran berpikir induktif sangat efektifdigunakan dalam pembelajaran braille matematika, yang ditunjukkan oleh capaian kemampuan membaca sebesar87,5% dan kemampuan menulis sebesar 83,33%, keduanya termasuk kategori sangat efektif dan sangat tuntas. Kata Kunci: modul audio taktil, berpikir induktif, braille matematika, hambatan penglihatan
Evaluasi Kerjasama Sekolah dan Orang Tua dalam Mendukung Kemandirian Siswa dengan Disabilitas Intelektual Dian Pratiwi; Sudiyatno; Widowati Pusporini; Fitri Alfarisa; Rina Safitri
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 21 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v21i2.95818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi komponen masukan dan proses dari program kolaborasi sekolah-orang tua yang dirancang untuk mendukung kemandirian siswa dengan disabilitas intelektual di SLB Negeri Manggar. Penelitian ini menggunakan model evaluasi CIPP, dengan fokus khusus pada dimensi Masukan dan Proses. Peserta penelitian meliputi kepala sekolah, 15 guru, dan 65 orang tua, yang dipilih melalui sampling purposif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan analisis dokumen, dan dianalisis menggunakan teknik kuantitatif deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa komponen Input memperoleh skor rata-rata 2,384, sementara komponen Proses memperoleh skor 2,352, keduanya dikategorikan sebagai moderat. Meskipun guru menunjukkan komitmen dan konsistensi yang kuat dalam melaksanakan program, keterlibatan orang tua dalam membina kebiasaan kemandirian di rumah muncul sebagai aspek terlemah. Ketersediaan waktu yang terbatas dan pemahaman teknis yang kurang memadai diidentifikasi sebagai hambatan utama dalam partisipasi orang tua yang efektif. Studi ini berkontribusi pada bidang pendidikan khusus dengan menawarkan kerangka evaluasi empiris untuk memperkuat kemitraan sekolah-keluarga. Temuan menyarankan perlunya prosedur operasional standar kemitraan yang terstruktur dan pengembangan bahan panduan visual untuk mendukung orang tua dalam memastikan keberlanjutan pembelajaran antara lingkungan sekolah dan rumah. Kata Kunci: kerjasama sekolah-orang tua, gangguan intelektual, kemandirian, evaluasi CIPP, pendidikan khusus
Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Android untuk Meningkatkan Keterlibatan Belajar Siswa Autism Spectrum Disorder di Sekolah Luar Biasa Belitung Rhama Duniati; Edy Istiyono; Yolandaru Septiana; Ghany Desti Laksita
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 21 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v21i2.95870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi media pembelajaran berbasis Android dalam meningkatkan keterlibatan belajar siswa dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kepulauan Belitung. Pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan khusus menjadi salah satu alternatif untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih adaptif terhadap karakteristik belajar siswa dengan kebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan guru, serta analisis dokumentasi kegiatan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi pembelajaran berbasis Android mampu meningkatkan durasi perhatian siswa dari rata-rata 5 menit menjadi sekitar 12 menit selama kegiatan pembelajaran. Peningkatan tersebut juga diikuti dengan meningkatnya fokus, respons terhadap instruksi, serta keterlibatan siswa dalam aktivitas belajar. Selain itu, media pembelajaran berbasis Android membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih sistematis dan menarik. Secara keseluruhan, temuan penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Android dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dan adaptif bagi siswa dengan ASD karena mampu menyesuaikan materi dengan kebutuhan individual serta mendukung interaksi pembelajaran yang lebih interaktif dan terstruktur. Kata Kunci: media pembelajaran Android, Autism Spectrum Disorder, keterlibatan belajar, pembelajaran digital
Ekologi Inklusi di Tepi Sungai: Bagaimana Norma Keluarga, Sekolah, Komunitas, dan Budaya Membentuk Kekuatan Belajar Siswa Penyandang Disabilitas: - Etna Anjani Trunoyudho Etna; Imam Yuwono; Rasuna
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 22 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v22i1.91581

Abstract

Abstract: Banjir berulang di wilayah aliran sungai mengganggu keberlanjutan belajar siswa, terutama siswa penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana ekologi belajar inklusif terbentuk dan beradaptasi dalam situasi bencana melalui studi multikasus pada tiga sekolah di daerah rawan banjir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen untuk memetakan dinamika antarlevel sistem berdasarkan teori ekologi Bronfenbrenner, Universal Design for Learning (UDL), dan prinsip Disaster Risk Reduction (DRR). Temuan penelitian menunjukkan adanya mekanisme adaptasi berlapis pada tingkat mikro, meso, ekso, dan makro yang memungkinkan keberlangsungan pembelajaran inklusif selama krisis. Berdasarkan temuan tersebut, dikembangkan model Ecological System of Adaptation (ESA-Adapt) yang menegaskan pentingnya fleksibilitas pedagogis, dukungan komunitas, dan respons kebijakan yang inklusif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi kajian ekologi pendidikan serta implikasi praktis bagi penguatan pendidikan tangguh bencana. Namun, temuan penelitian dibatasi oleh cakupan geografis yang hanya meliputi sekolah-sekolah di sepanjang bantaran sungai tertentu sehingga generalisasi perlu dilakukan secara hati-hati. Keywords: ekologi belajar, pendidikan inklusif, resiliensi, banjir, ESA-Adapt.
Analisis Persepsi Guru SLB terhadap Tantangan dan Kebutuhan Profesional dalam Mendidik Siswa Tunarungu Robiansyah Setiawan; Hilma Rahmatillah; Sauva Yarda
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 22 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v22i1.95061

Abstract

Abstrak: Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) memiliki peran penting dalam menjamin layanan pendidikan yang bermakna bagi siswa tunarungu. Keterbatasan kompetensi, sumber daya, dan dukungan institusional masih menjadi tantangan dalam praktik pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi guru SLB terhadap tantangan profesional, pendekatan pembelajaran yang digunakan, serta kebutuhan dukungan profesional dalam mendidik siswa tunarungu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif yang didukung data kualitatif. Partisipan penelitian terdiri atas 19 guru SLB di Kabupaten Bireuen yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup pemahaman karakteristik siswa, strategi dan media pembelajaran, evaluasi pembelajaran, serta kebutuhan pelatihan dan pendampingan profesional. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji inferensial nonparametrik, sedangkan jawaban terbuka dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi kesiapan pedagogis yang sangat tinggi, terutama dalam penggunaan strategi visual dan komunikasi total. Tantangan utama meliputi kesulitan merancang pembelajaran individual, keterbatasan media adaptif, hambatan komunikasi, dan minimnya dukungan profesional. Faktor latar belakang pendidikan dan masa kerja tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kesiapan pedagogis guru. Temuan ini menegaskan perlunya pelatihan berkelanjutan, penyediaan media adaptif, dan pendampingan profesional yang sistematis. Kata Kunci: persepsi guru, kompetensi pedagogis, tantangan profesional, pendidikan khusus, siswa tunarungu
Kesiapan Guru dalam Merencanakan Pembelajaran Al-Qur'an Braille bagi Siswa Tunanetra Safaruddin; Budi Susetyo; Imas Diana Aprilia; Iding Tarsidi; Difa Febri Amanda
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 22 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v22i1.97760

Abstract

Abstrak: Akses terhadap literasi Al-Qur’an merupakan bagian penting dari pendidikan Islam inklusif bagi siswa tunanetra. Pembelajaran Al-Qur’an Braille yang efektif memerlukan kesiapan pedagogis guru dan perencanaan pembelajaran yang matang. Penelitian ini bertujuan mengkaji kesiapan pedagogis seorang guru dalam merencanakan pembelajaran Al-Qur’an Braille di sekolah luar biasa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dengan seorang guru Pendidikan Agama Islam yang memiliki latar belakang akademik dalam bidang Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Khusus. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru tidak hanya mencakup kompetensi teknis, tetapi juga pemahaman konseptual tentang pendidikan inklusif, perencanaan pembelajaran terindividualisasi, strategi pembelajaran berbasis taktil, penyediaan sumber belajar aksesibel, dan perencanaan penilaian formatif. Pembelajaran Al-Qur’an Braille belum dilaksanakan karena belum terdapat siswa Muslim tunanetra pada kelas yang diampu. Guru tetap menunjukkan kesiapan pedagogis yang kuat untuk menyelenggarakan pendidikan agama yang inklusif ketika kondisi memungkinkan. Kata Kunci: Al-Qur’an Braille, siswa tunanetra, kesiapan pedagogis guru, pendidikan Islam inklusif, pendidikan khusus
Pengembangan Modul Kontekstual untuk Keterampilan Bepergian Mandiri Menggunakan Transportasi Umum bagi Siswa Disabilitas Netra Auliya Arvina Damaiyanti; Ishartiwi
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 22 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v22i1.98529

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul kontekstual yang layak, praktis, dan efektif untuk mengembangkan keterampilan bepergian mandiri menggunakan transportasi umum bagi siswa disabilitas netra. Penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Uji kelayakan melibatkan dua ahli materi dan dua ahli media, sedangkan uji kepraktisan melibatkan dua guru SLB dan tiga siswa disabilitas netra. Uji efektivitas dilakukan terhadap tiga siswa disabilitas netra di dua SLB menggunakan desain one-group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, tes pengetahuan, dan penilaian kinerja. Data kelayakan dan kepraktisan dianalisis secara deskriptif kuantitatif, sedangkan efektivitas dianalisis menggunakan skor N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul memuat materi pengenalan transportasi umum, prosedur penggunaan kereta api, sikap dan penanganan hambatan, serta simulasi yang disajikan dalam format Tagged PDF aksesibel dan dilengkapi tautan audio. Modul memperoleh skor kelayakan 80,00% dari ahli materi dan 86,36% dari ahli media. Kepraktisan modul mencapai 84,76% berdasarkan penilaian guru dan 87,56% berdasarkan respons siswa. Modul juga efektif meningkatkan pengetahuan dengan N-Gain 0,72 dan keterampilan bepergian mandiri dengan N-Gain 0,69. Modul dapat digunakan sebagai bahan ajar prasyarat sebelum pelaksanaan praktik langsung menggunakan transportasi umum. Kata Kunci: modul kontekstual, bepergian mandiri, transportasi umum, siswa disabilitas netra
Pengembangan dan Validasi Awal TABIKU (Tas Bicaraku) sebagai Media Komunikasi Augmentatif dan Alternatif bagi Anak Prasekolah dengan Sindrom Down: Development and Preliminary Validation of TABIKU (Tas Bicaraku) as an Augmentative and Alternative Communication Media for Preschool Children with Down Syndrome Dinarista Yulisa Ediputri
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 22 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v22i1.100871

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan melakukan validasi awal TABIKU (Tas Bicaraku) sebagai media komunikasi augmentatif dan alternatif bagi anak prasekolah dengan sindrom Down. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analysis, design, dan development. Tahap analisis dilakukan melalui observasi, wawancara dengan orang tua, dan kajian literatur untuk mengidentifikasi kebutuhan komunikasi anak. Tahap desain menghasilkan rancangan tas portabel yang dilengkapi gambar aktivitas sehari-hari dan keluaran suara, sedangkan tahap pengembangan meliputi pembuatan prototipe dan validasi oleh tiga ahli pendidikan khusus. Hasil validasi awal menunjukkan skor rata-rata sebesar 80% dengan kategori tinggi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa TABIKU memiliki kelayakan awal sebagai media pendukung komunikasi fungsional anak prasekolah dengan sindrom Down. Keunggulan produk terletak pada desain yang portabel, mudah digunakan, tidak memerlukan koneksi internet, relatif terjangkau, serta mengintegrasikan stimulus visual dan auditori. Penelitian ini belum menguji efektivitas produk terhadap peningkatan kemampuan komunikasi, sehingga tahap implementasi dan evaluasi perlu dilakukan dalam penelitian selanjutnya. Kata Kunci: komunikasi augmentatif dan alternatif, komunikasi fungsional, sindrom Down, TABIKU, teknologi asistif