cover
Contact Name
Nova Asvio
Contact Email
talim@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6285793886665
Journal Mail Official
talim@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Patah, Kelurahan, Pagar Dewa, Selebar, Pagar Dewa, Selebar, Kota Bengkulu, Bengkulu 65144, Indonesia
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
is an open-access, peer-reviewed academic journal established to disseminate state-of-the-art knowledge in the field of Islamic education. Published by the Pusat Publikasi Ilmiah of UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Indonesia. The journal serves as a scholarly platform that bridges theory and practice across diverse areas of Islamic educational studies. It aims to publish and disseminate high-quality research and is committed to providing a space for professionals, educators, teachers, college students, practitioners of Islamic education, and researchers to share their knowledge, innovations, and experiences in the dynamic and evolving field of Islamic education. This journal focuses on empirical, theoretical, and conceptual issues surrounding Islamic education.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 22, No 1 (2023): JUNI" : 15 Documents clear
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Pada Remaja Islam Masjid Riswandy Riswandy
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 22, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v22i1.2739

Abstract

Absract: Implementation Of Islamic Values in Mosque YouthRisma is one of the important tools that needs to be activated in the community in providing Islamic Religious education to be implemented both in academia and in society both through recitation, Tausyah, dhikr and other activities related to Islamic Religious values. The purpose of this study was to explore the values of Islamic education carried out by the Youth of the Al Muhajirin Mosque, Talang Benih Curup Village. This research is a field research, the type of research conducted is qualitative research with a qualitative descriptive approach. The subjects in this study were mosque officials, the community and several members of Risma Al-Muhajirin. Relevant data collection techniques used in this study are observation, interviews, and documentation. While the technique for data analysis is by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The data collection technique was then carried out by the actor checking with the triangulation technique and then reducing the data and then drawing a conclusion which the researcher then claimed was a research finding. The results of the study concluded that the implementation of the values of Islamic education itself includes the formation of character, worship and morals and is able to shape the behavior of adolescents so that they do not carry out negative activities such as crimes, stealing and promiscuity which have occurred a lot among adolescents and can increase positive behavior. With the implementation of the values of Islamic education that are taught to youth in this mosque, it greatly influences the youth of the mosque itself in forming mosque youth which encourages youth towards positive activities which can later become a generation of youth who can be a good example, especially in society.Abstrak: Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam pada Remaja Islam MasjidRisma merupakan salah satu sarana penting yang perlu diaktifkan di lingkungan masyarakat dalam memberikan pendidikan Agama Islam untuk diimplementasikan baik di akademik maupun di masyarakat baik melalui pengajian, Tausyah, dzikir dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan nilai-nilai Agama Islam. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menggali nilai-nilai pendidikan Islam yang dilaksanakan oleh Remaja Masjid Al Muhajirin Kelurahan Talang Benih Curup. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah pengurus Masjid, masyarakat dan beberapa anggota Risma Al-Muhajirin. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik untuk analisis datanya yaitu dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data kemudian pelaku melakukan krocek dengan Teknik triangulasi dan kemudian direduksi data tersebut baru diambil sebuah kesimpulan yang kemudian peneliti claim sebagai temuan penelitian. Di risma Al-Muhajirin terdapat beberapa kegiatan yang rutin dilaksanakan seperti: yasinan, pengajian, muhadaroh, Khutbah Jum’at, membantu kegiatan PHBI yang tentunta kegiatan tersebut dapat menghidupkan pendidikan Islam di Masyarakat. Hasil penelitian disimpulkan bahwa dengan adanya kegiatan tersebut mampu membentuk perilaku remaja agar tidak melakukan kegiatan yang melanggar norma-norma yang dilarang seperti kejahatan-kejahatan, mencuri dan pergaulan bebas yang sudah banyak terjadi dikalangan remaja serta dapat meningkatkan perilaku positif.
Internalisasi Moderasi Beragama dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka di Kelas 7 Ponpes Al-Islam Mega Sulistiyani Putri; Kasim Yahiji; Syarifuddin Ondeng; Muh. Arif
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 22, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v22i1.4515

Abstract

Abstract : Internalization of Religious Moderation in the Development of an Independent Curriculum in Grade 7 of Ponpes Al-IslamThis research raises three issues: How to internalize religious moderation in developing an independent curriculum in madrasas, what is the meaning of religious moderation, how to develop an independent curriculum in madrasas. The type of research used is qualitative research using observation, observation and documetation methods. The sources of research data include primary data and secondary data. Data collection techniques used by data reduction, data presentation, and verification. The results of this study show that, Religious moderation is a conscious effort in understanding, instilling and cultivating an understanding of religious, ethnic, racial and cultural diversity through various approaches, strategies and appropriate methods so that moderate attitudes and behaviors are reflected in the values of religious moderation, among others, respect for diversity, tolerance, moderation, balance, and justice in each student. The curriculum was developed with the aim of improving the quality of education because the heart of an education is the curriculum.Abstrak : Internalisasi Moderasi Beragama dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka di Kelas 7 Ponpes Al-IslamPenelitian ini mengangkat tiga masalah: Bagaimana internalisasi moderasi beragama dalam pengemabngan kurikulum merdeka di madrasah, apa pengertian moderasi beraga, bagaimana pengembangan kurikulum merdeka di madrasah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif menggunakan metode pengamatan, observasi dan dokumetasi. Adapun sumber data penelitian meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan secara reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, Moderasi beragama adalah upaya sadar dalam memahami, menanamkan dan menumbuhkan pemahaman atas keberagaman agama, etnis, ras dan budaya melalui berbagai macam pendekatan, strategi dan metode yang tepat sehingga tumbuh sikap dan perilaku moderat yang tercermin dalam nilai-nilai moderasi beragama antara lain, penghargaan terhadap keragaman, toleransi, moderat, keseimbangan, dan keadilan pada diri setiap peserta didik. Kurikulum dikembangkan dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan dikarenakan jantung dari suatu pendidikan adalah kurikulum.
Telaah Pemikiran Abdul Wahhab Khallaf terhadap Sumber Pendidikan Islam Reizahra Diannisa; Ellya Roza; Eva Dewi
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 22, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v22i2.2547

Abstract

Abstract: Abdul Wahhab Khallaf's thought Analysis of the Source of Islamic EducationEducational activities carried out both in the preparation of theoretical concepts and in their operational implementation must have a solid foundation. The source of Islamic education is something that is very concerned in individual and social structuring so that it can apply Islam perfectly. The purpose of Islamic education is to help students grow and develop through the actualization of their potential based on the moral principles of the Qur'an, science and life skills. This article aims to formulate the sources of Islamic education through Abdul Wahhab Khallaf's opinion on the Al-Quran, Al-Sunnah, Al-Ijma', Al-Qiyas. This research uses a type of Library study research (Library Research) which means research by collecting data from various literatures. The literature studied is not limited to books but can also be in the form of documentation materials, e-books, journals and previous research. The emphasis of library research is to find various theories, laws, arguments, principles, opinions, ideas and others that can be used to analyze and solve the problem under study. Thus it can be concluded that Abdul Wahab Khalaf has a lot of contribution in the world of Islamic Education and is a source of Islamic Education.Abstrak: Telaah Pemikiran Abdul Wahhab Khallaf terhadap Sumber Pendidikan IslamAktivitas pendidikan yang dilakukan baik dalam penyusunan konsep teoritis maupun dalam pelaksanaan operasionalnya harus memiliki dasar kokoh. Sumber pendidikan islam merupakan hal yang sangat di perhatikan dalam penataan individual dan sosial sehingga dapat mengaplikasikan islam secara sempurna. Tujuan pendidikan islam ialah membantu anak didik agar tumbuh berkembang melalui aktualisasi potensi diri berdasarkan kaidah-kaidah moral Al-Qur’an, ilmu pengetahuan dan keterampilan hidup. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan sumber-sumber Pendidikan islam melalui pendapat Abdul Wahhab Khallaf terhadap Al-Quran, Al-Sunnah, Al-Ijma’, Al-Qiyas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi Pustaka (Library Research) yang berarti penelitian dengan cara pengumpulan data dilakukan dengan menghimpun data dari berbagai literatur. Literatur yang diteliti tidak terbatas pada buku-buku tetapi dapat juga berupa bahan-bahan dokumentasi, e-book, jurnal dan penelitian terdahulu. Penekanan penelitian kepustakaan adalah ingin menemukan berbagai teori, hukum, dalil, prinsip, pendapat, gagasan dan lain-lain yang dapat dipakai untuk menganalisis dan memecahkan masalah yang diteliti. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Abdul Wahab Khalaf memiliki kontirbusi yang sangan banyak dalam dunia Pendidikan Islam dan menjadi sumber Pendidikan Islam.
Penerapan Kantin Kejujuran Sebagai Upaya Dalam Pembentukan Karakter Siswa Di Sekolah Menengah Pertama Thufailah Nuzuliah
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 22, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v22i1.2740

Abstract

Abstract: The application of the honesty canteen as an effort in building the character of students in junior high schoolThis study aims to examine the effectiveness of implementing an honesty canteen as an effort to build student character in junior high schools. This study used a descriptive method with research subjects in charge of the canteen and students at SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo. Data was collected through observation, interviews and documentation. The results of the study show that the application of an honesty canteen has effectiveness in shaping the character of students at Junior High School. The results showed that honesty, responsibility, and discipline were the characters that increased the most after the implementation of the honesty canteen. In addition, this study also shows that students feel more confident and appreciate hard work after implementing the honesty canteen. This research provides important implications for the formation of student character in schools. As a recommendation, it is necessary to widely implement honesty canteens in schools to shape the character of students who have integrity and have an honest attitude.Abstract: Penerapan Kantin Kejujuran Sebagai Upaya Dalam Pembentukan Karakter Siswa Di Sekolah Menengah PertamaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Penerapan kebijakan kantin kejujuran di Smp Muhammadiyah 1 Sidoarjo, (2) efektifitas penerapan kantin kejujuran sebagai upaya pembentukan karakter siswa di Smp Muhammadiyah 1 Sidaorjo, (3) Kendala-Kendala yang menghambat pelaksanaan penerapan kantin kejujuran di Smp Muhammadiyah 1 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan subjek penelitiannya penanggung jawab kantin serta siswa di Smp Muhammadiyah 1 Sidoarjo. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan kantin kejujuran efektif dalam membentuk karakter siswa di Smp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin yaitu karakter yang paling meningkat setelah diterapkanya kantin kejujuran. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa siswa merasa lebih percaya diri dan menghargai kerja keras setelah diterapkanya kantin kejujuran. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pembentukan karakter siswa di sekolah. Sebagai rekomendasi, diperlukan penerapan kantin kejujuran secara luas di sekolah untuk membentuk karakter siswa yang berintegritas dan memiliki sikap yang jujur.
The Analysis of Difficulties in Implementing Learning Models in Islamic Education Teachers Muhammad Polem; Septia Nur Saputri; Dian Nupus; Chaerul Rochman; Karman Karman; Asep Nursobah
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 22, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v22i1.4842

Abstract

Abstract: Analysis of Difficulties in Implementing Learning Models in Islamic Education Teachers.The purpose of the study was to analyze the difficulties of Islamic Religious Education teachers in implementing learning models based on the Education Unit Accreditation Instrument (IASP 2020), including PBL, PjBL and Cooperative Learning learning models.This research uses the literature study method. Data analysis uses descriptive-qualitative starting with inventorying, classifying, and analyzing data.The results showed that the difficulties of Islamic religion teachers in applying learning models were caused by (1) mastery and application of learning models; (2) organizing and guiding students; (3) limited learning time.The conclusion of the research describes that Islamic religion teachers experience varied difficulties in implementing learning models that are in accordance with IASP 2020 and are caused by minimal school facilities and infrastructure.The results of this study can be a basis for consideration, as well as a contribution of thought for Islamic religion teachers, especially in designing effective and interesting learning.Abstrak: Analisis Kesulitan Implementasi Model Pembelajaran pada Guru Pendidikan Agama IslamTujuan penelitian untuk menganalisis kesulitan guru Pendidikan Agama Islam dalam mengimplementasikan model pembelajaran berdasarkan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP 2020), meliputi model pembelajaran PBL, PjBL dan Cooperative Learning. Penelitian ini menggunakan metode studi Pustaka. Analisis data menggunakan deskriptif-kualitatif dimulai dengan menginventarisasi, mengklasifikasi, dan menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan kesulitan guru agama Islam dalam menerapkan model pembelajaran disebabkan oleh (1) penguasaan dan penerapan model pembelajaran; (2) mengorganisir dan membimbing siswa; (3) waktu pembelajaran yang terbatas. Kesimpulan penelitian mendeskripsikan bahwa guru agama Islam mengalami kesulitan yang bervariasi dalam mengimplementasikan model pembelajaran yang sesuai dengan IASP 2020 dan disebabkan oleh sarana dan prasarana sekolah yang masih minim. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pertimbangan, serta sumbangan pemikiran bagi para guru agama Islam khususnya dalam mendesain pembelajaran yang efektif dan menarik.
Hubungan Kemampuan Mengajar Guru dan Minat Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Bahasa Arab Di MTsN 1 Palembang Nazarmanto Nazarmanto; Suryati Suryati
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 22, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v22i1.6962

Abstract

ENGLISH:The research aims to explain the correlation of teachers' teaching abilities to student learning outcomes, student learning interests to learning outcomes and the combination of the two. Respondent was one Arabic teacher at MTS Negeri 1 Palembang and 35 students. Quantitative research methods using regression analysis techniques assisted by the SPSS program. The findings obtained are that the teaching ability possessed by the teacher influences the results of the students by 3.1%. It was also found that the results of the student learning interest factor on student learning outcomes were 30.6%, while the combination of the two, namely the ability of the teacher to teach and the interest of the students, was 34.7%. Based on these data it can be seen that the ability of the teacher to teach and students' interest in learning is stated to have an effect on the student's learning outcomes.INDONESIA:Penelitian bertujuan menjelaskan korelasi kemampuan mengajar guru terhadap hasil belajar siswa, minat belajar siswa terhadap hasil belajar dan kombinasi dari keduanya. Responden satu guru bahasa Arab MTS Negeri 1 Palembang dan 35 siswa-siswi. Metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis regresi berbantuan program SPSS. Temuan yang didapatkan yaitu kemampuan mengajar yang dimiliki oleh guru mempengaruhi hasil dari siswa sebanyak 3,1%. didapatkan juga hasil dari faktor minat belajar siswa terhadap hasil belajar siswa sebesar 30,6% sedangkan kombinasi dari keduanya yaitu dari kemampuan guru mengajar dan minat dari peserta didik yaitu 34,7%. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa kemampuan dari mengajar guru dan minat siswa pada pembelajaran dinyatakan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa tersebut.
Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Kartu Ahad Dalam Pelajaran Mufradhat Untuk Siswa Kelas 7 Suci Mutiara Fitriah
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 22, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v22i1.2741

Abstract

Abstract: Development Media Learning Arab Language Based Ahad Card In Mufradhat Lesson For 7th Grade Student High SchoolThis research was conducted to obtain the results of the validity of developing a flash card-based learning media, namely Sunday cards, this media was created to make it easier for students to memorize vocabulary in Arabic (mufradhat). This research was conducted using a descriptive quantitative approach to obtain the results of the validity of the learning media. This study uses the development model of the ADDIE model which consists of 5 stages, the first stage of analysis (Analyze), the design stage (Design), the development stage (Development), the implementation stage (Implemtation), and finally the evaluation stage (Evaluation). Through this stage it can produce a learning media product in the form of Sunday cards, this media will be used to help students memorize Arabic vocabulary, especially in 7th Grade students of Darul Muqamah Junior High School.Abstract: Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Kartu Ahad Dalam Pelajaran Mufradhat Untuk Siswa Kelas 7Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh hasil kevalidan dari pengembangan suatu media pembelajaran berbasis flash card yaitu kartu ahad, media ini diciptakan untuk mempermudah peserta didik dalam menghafal kosa kata dalam bahasa Arab (mufradhat). Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk memperoleh hasil kevalidan dari media pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan model pengembangan dari model ADDIE yang terdiridari 5 tahapan, tahap pertama analisis (Analyze), tahap desain (Design), tahap pengembangan (Development), tahap penerapan (Implemtation), dan yang terakhir tahap evaluasi (Evaluation). Melalui tahap ini dapat menghasilkan suatu produk media pembelajaran yang berupa kartu Ahad, media tersebut akan digunakan untuk membantu peserta didik dalam menghafal kosa kata bahasa Arab khususnya di sekolah SMP Darul Muqamah siswa kelas VII
Manajemen Komunikasi Interpersonal Antara Guru Dan Siswa Dalam Proses Penerapan Pendidikan Karakter Berbasis Islami Yuserizal Bustami
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 22, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v22i1.2785

Abstract

Abstract: Interpersonal Communication Management between Teachers and Students in the Process of Implementing Islamic-Based Character EducationThis study aims to describe the management of interpersonal communication between teachers and students at Mutiara Al Madani Sungai Full Islamic Elementary School in the process of implementing character education. In addition, this research is to find out the factors that support achievement, constraints and solutions faced by schools. The descriptive qualitative research methodology was used in this study. This data is the result of interviews and observations of research objects. The number of cases of theft, violence and violence perpetrated by children is an illustration of the reality of the declining quality of character in children. This will make anyone who knows this news, sad. Therefore, character education is very important to be applied to children from an early age, because through character education from an early age, children are more directed to positive things through habituation of character values. Mutiara Al Madani Sungai Full Islamic Elementary School is one of the concerns of children's character school education. This school does its part to optimize the golden age of children. So that the application of this method in schools has succeeded in giving birth to the next generation of people who are characterized, moral, intelligent, active, creative, brave, accomplished, confident and responsible.Abstrak : Manajemen Komunikasi Interpersonal antara Guru dan Siswa dalam Proses Penerapan Pendidikan Karakter Berbasis IslamiPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan komunikasi interpersonal antara guru dan siswa di SD Islam Mutiara Al Madani Sungai Penuh dalam proses pelaksanaan pendidikan karakter. Selain itu, penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor pendukung capaian, kendala dan solusi yang dihadapi sekolah. Metodologi penelitian kualitatif deskriptif digunakan pada penelitian ini. Data ini merupakan hasil wawancara dan observasi terhadap objek penelitian.. Banyaknya kasus pencurian, kekerasan hingga kekerasan yang dilakukan oleh anak, merupakan gambaran dari realitas menurunnya kualitas karakter pada anak. Ini akan membuat siapa pun yang mengetahui berita ini, sedih. Oleh karena itu, pendidikan karakter sangat penting diterapkan pada anak sejak dini, karena melalui pendidikan karakter sejak dini, anak lebih diarahkan pada hal-hal yang positif melalui pembiasaan nilai-nilai karakter. SD Islam Mutiara Al Madani Sungai Penuh merupakan salah satu perhatian pendidikan sekolah karakter anak. Sekolah ini melakukan bagiannya untuk mengoptimalkan usia emas anak. Sehingga penerapan metode ini di sekolah berhasil melahirkan generasi penerus bangsa yang berkarakter, bermoral, cerdas, aktif, kreatif, berani, berprestasi, percaya diri dan tanggung jawab.
Efektivitas Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Melalui Strategi KWL (Know-Want To Know-Learned) Nurlaili Nurlaili
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 22, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v22i1.2737

Abstract

Abstract: Effectiveness of Improving Islamic Religious Education Learning Outcomes through KWL (Know-Want To Know-Learned) StrategyThe teacher uses a learning pattern called the learning strategy to achieve learning objectives. The reason for this examination os to figure out how compelling the KWL learning system is to further develop understudy learning results in PAI subjects. Classroom action research was used with Twenty-two fourth graders from SDN 20 Bengkulu City served as the study's participants. This study's data were collected through observation, tests, and documentation methods. Moreover, the information investigation strategy utilized is rate. Student learning outcomes in the pre-cyle were 53.63 with classical completeness of 36.36%. Based on the findings of the research that was carried out. In cycle I, understudy learning results expanded with a typical score of 68.63 with 68.81% old style fulfillment. Bedides, in cycle II, understudy learning results expanded again with a typical sore of 79.09 and 90.9% old style culmination.Abstract: Efektivitas Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Melalui Strategi KWL (Know-Want To Know-Learned).Untuk memperoleh hasil dari suatu pembelajaran, diperlukan penerapan pola-pola tertentu yang dituangkan dalam sebuah strategi pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu mencari tahu seberapa efektifnya strategi pembelajaran KWL dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini menerapkan metode PTK atau penelitian tindakan kelas, subjek penelitiannya ialah siswa kelas IV SDN 20 Kota Bengkulu dengan jumlah 22 siswa. Data-data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Selanjutnya, data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik persentase. Setelah melakukan rangkaian penelitian, maka diperoleh kesimpulan yaitu hasil belajar siswa pada pra siklus diperoleh 53,63 dengan ketuntasan klasikal sebesar 36,36%. Pada siklus I hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 68,63 dengan ketuntasan klasikal 68,81%. Selanjutnya pada siklus ke II, hasil belajar siswa mengalami peningkatan kembali dengan nilai rata-rata 79,09 dan ketuntasan klasikal 90,9%.”
Strategi Branding Image Madrasah Untuk Membangun Trust Masyarakat Sri Atin; Ika Fitriyati; Shaleh Shaleh
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 22, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v22i1.2742

Abstract

Abstract: Madrasah Image Branding Strategy to Build Community TrustThe branding image of an Islamic educational institution is absolutely needed in the midst of the increasing existence of an increasingly competitive madrasa. In addition, branding image is also carried out to improve the quality of education, where madrasas are often underestimated by the community. This study aims to determine the branding strategy of madrasah image in buildingtrust. This study used descriptive qualitative method. This method is used to describe the strategy of branding image in Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif Giriloyo 1 Bantul based on data obtained from madrasas and users of educational services. Informants from this study were principals, teachers, and parents of students. The informant selection technique in this study, the researcher used purposive sampling technique. Data collection techniques in this study used document analysis techniques, in-depth interviews, and observation. The method used to check the validity of the data is the triangulation method of data source. The stages in analyzing the data in this study are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that: the branding strategy that has been carried out by the Head of Madrasah is to apply the Marketing Mix 7P Product, Place, Promotion, Price, People, Physical Evidence, and Process. In the future, further research is expected to be able to discuss in depth related to the effect of the effectiveness of the branding strategy applied by madrasas.Abstract: Strategi Branding Image Madrasah Untuk Membangun Trust Masyarakat.Branding image sebuah lembaga pendidikan Islam sangat diperlukan ditengah meningkatnya eksistensi madrasah yang semakin kompetitif. Selain itu branding image juga dilakukan demi peningkatan mutu pendidikan, yang mana madrasah sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi branding image madrasah dalam membangun kepercayaan (trust) masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk mendeskripsikan strategi branding image di Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Giriloyo 1 Bantul berdasarkan data yang diperoleh dari madrasah dan pengguna jasa pendidikan. Informan dari penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan orangtua peserta didik. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis dokumen, wawancara mendalam, dan observasi. Metode yang digunakan untuk memeriksa keabsahan data adalah metode triangulasi sumber data. Tahapan dalam menganalisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: strategi branding yang telah dilakukan oleh Kepala Madrasah adalah dengan menerapkan bauran pemasaran (Marketing Mix) 7P yaitu Product, Place, Promotion, Price, People, Physical Evidence, dan Process. Kedepannya penelitian selanjutnya diharapkan dapat membahas secara mendalam terkait dengan pengaruh efektivitas strategi branding yang diterapkan oleh madrasah.

Page 1 of 2 | Total Record : 15