cover
Contact Name
M Nur Ikhwan
Contact Email
nurikhwanskom@gmail.com
Phone
+62 895-2634-8067
Journal Mail Official
bapperida@pekalongankab.go.id
Editorial Address
Jl. Krakatau No. 09 Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah
Location
Kab. pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Kajen
ISSN : 25985833     EISSN : 26230011     DOI : 10.546887
Kajen: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan merupakan jurnal ilmiah yang dikelola Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA LITBANG) dan sekarang berubah nomenklatur menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pekalongan yang terbit secara online sejak tahun 2017. Jurnal Kajen menjadi salah satu instrumen peneliti dalam mempublikasikan hasil penelitian-penelitian dalam bentuk artikel ilmiah. Jurnal Kajen mempublikasikan makalah-makalah hasil penelitian dan pengkajian dari berbagai multidisiplin yang membahas permasalahan-permasalahan dibidang pemerintahan, kebijakan, politik, ekonomi, kesehatan, pertanian, keuangan, lingkungan, dan berbagai permasalahan dibidang pembangunan.
Articles 100 Documents
PELUANG DAN TANTANGAN PENGEMBANGAN WAKAF PRODUKTIF DI KABUPATEN PEKALONGAN Muhammad Ubaidillah; Muhammad Wildan Shoih; Iana Umma
E-Jurnal Kajen Vol 8 No 01 (2024): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv8i01.05.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan dalam pengembangan wakaf produktif di Kabupaten Pekalongan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara dengan pemangku kepentingan, serta analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Pekalongan memiliki potensi besar untuk pengembangan wakaf produktif, didukung oleh kesadaran masyarakat yang tinggi terhadap nilai-nilai keagamaan, ketersediaan tanah wakaf yang belum optimal dimanfaatkan, serta dukungan regulasi dari pemerintah daerah. Namun, terdapat sejumlah tantangan seperti kurangnya pemahaman masyarakat tentang konsep wakaf produktif, minimnya kapasitas manajerial nazhir, serta keterbatasan akses ke sumber daya finansial dan teknologi. Penelitian ini menyarankan perlunya edukasi dan pelatihan bagi para nazhir, sinergi antara lembaga keuangan syariah dan pemerintah daerah, serta implementasi teknologi digital untuk memaksimalkan potensi wakaf produktif. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan dan strategi pengelolaan wakaf yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Pekalongan.
SIKAP DAN PRESEPSI MAHASISWA DI KABUPATEN PEKALONGAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN SUSTAINABILITY I’ana Umma; Alfina Nikmatun Nufus; Armania Putri Wardhani; Muhammad Ubaidillah
E-Jurnal Kajen Vol 8 No 02 (2024): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv8i01.06

Abstract

Meningkatnya kesadaran lingkungan global telah menjadikan Corporate Social Responsibility & Sustainability sebagai salah satu kriteria utama dalam evaluasi perusahaan. Penelitian ini mengkaji sikap dan persepsi mahasiswa di Kabupaten Pekalongan berdasarkan aspek demografi meliputi gender, fase akademik, jenjang pendidikan. Penelitian ini menganalisis bagaimana perbedaan gender, tingkat studi, jenjang pendidikan, dan program studi mempengaruhi sikap dan persepsi mahasiswa Kabupaten Pekalongan terhadap kasus Corporate Social Responsibility & Sustainability perusahaan yang diberikan. Desain penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif, dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner sebagai instrumen utama untuk menguji secara empiris variabel-variabel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui distribusi kuesioner kepada sampel mahasiswa akuntansi dan akuntansi syariah di Kabupaten Pekalongan dengan tujuan memperoleh data primer mengenai sikap dan persepsi mereka terhadap penerapan Corporate Social Responsibility & Sustainability dalam perusahaan. Sebanyak 131 kuesioner berhasil dikumpulkan dan dianalisis secara kuantitatif menggunakan model regresi logistik untuk menguji hipotesis penelitian. Analisis data mengungkapkan bahwa mayoritas mahasiswa cenderung lebih sependapat dengan prinsip stakeholder theory. Beberapa demografi terbukti menjadi faktor yang mempengaruhi sikap dan persepsi seseorang. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa faktor-faktor demografi seperti gender, tingkat studi, serta perbedaan antara mahasiswa akuntansi dan akuntansi syariah secara signifikan mempengaruhi persepsi mereka terhadap Corporate Social Responsibility & Sustainability. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi perusahaan untuk mengembangkan program Corporate Social Responsibility & Sustainability yang lebih relevan dengan generasi muda dan bagi perguruan tinggi untuk mengintegrasikan isu Corporate Social Responsibility & Sustainability ke dalam kurikulum.
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN SIKAP MAHASISWA PROGRAM STUDI KEPERAWATAN DALAM MELAKUKAN PRAKTIKUM MANDIRI DI LABORATORIUM Indriani; Wiwiek Natalya
E-Jurnal Kajen Vol 9 No 01 (2025): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 09 No. 01 2025
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv9103

Abstract

Background: Independent laboratory practice is part of the curriculum that must be implemented, which is carried out in the nursing laboratory whether accompanied by a lecturer or not. Observations made by researchers in nursing laboratories obtained information that not all students carry out independent practice activities in the laboratory. This study aims to determine the relationship between the motivation and attitude of nursing study program students in conducting independent practicum in the laboratory. Methods: This research is a descriptive correlative study with a cross-sectional approach. The sample in this study were students of S1 Nursing and D3 Nursing study programs in the fourth semester of the University of Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. The sampling method used a proportional stratified random sampling technique with a total of 144 respondents. Motivation and attitude questionnaires using Google form. Results: Motivation of nursing study program students towards laboratory independent practicum with a good category of 51% and a category of “Less Good” of 49%. The attitude of nursing study program students in doing an independent practicum in the laboratory with the “Good” category of 52% and the attitude category “Less Good” of 48%. There is a very significant relationship between motivation and the attitude of nursing study program students in carrying out independent practicum in the laboratory, as evidenced by the results of the Chi-Square test with the results of the Asymp. Sig (P- Value) <0.05, namely 0.000. Hypothesis testing using Chi-Square with the results of the Asymp. Sig (P-Value) <0.05 Conclusion: there is a significant relationship between motivation and student attitudes in doing laboratory independent practicum. Suggestion: increase the motivation and positive attitude of nursing students both internally by providing an understanding of the importance of independent practicum in the laboratory and externally, with rewards, facility support, and good service.
EFEKTIVITAS BOOKLET TERHADAP KEPATUHAN PENDERITA TUBERKULOSIS DALAM MINUM OBAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGWUNI 1 Moh. Hafis Zidan; Irnawati
E-Jurnal Kajen Vol 9 No 01 (2025): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 09 No. 01 2025
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv9106

Abstract

Background: Pulmonary tuberculosis is one of the deadliest infectious diseases in the world, so it can result in dangerous complications that can result in death. One of the factors that affect the incidence of pulmonary TB is adherence to taking medication. This study aims to determine the effectiveness of the booklet on the compliance of pulmonary TB patients in taking pulmonary TB drugs. Methods: This study uses a quasi-experimental design with a pretest-posttest method that is not equivalent to a control group. The sample of this study consisted of 20 respondents, 10 intervention groups and ten control groups using MMAS-8 questionnaires and booklet media. Results: The results of the study were known that based on age and gender in the intervention group, the minimum age was 21 years old, the maximum age was 66 years, the control group was at least 18 years old, and the maximum age was 65. The gender of the intervention group was predominantly male 9 (45%), female control group was 6 (30%). Characteristics based on education and occupation: The most educated in the intervention group passed Sd 4 (35%), and the control group passed Sd 5 (25%). The occupation of the intervention group of traders was 4 (20%), and the work of the control group was 6 (30%) traders. In the intervention group, the average compliance before being given education was 4.50, while the booklet was 4.50. The control group had an average of 5.60 compliance. In the intervention group, the average compliance after being given education was 8.00, while in the control group, without using the education booklet, the average compliance score was 5.60. The p-value of 0.000 shows that education using booklets is effective in the compliance of patients with tuberculosis in taking medication for pulmonary TB patients (p value= 0.000). Conclusion: The findings of this study have practical implications for the management of pulmonary TB. Education using booklets has been shown to be effective in increasing compliance among tuberculosis patients. This insight equips healthcare professionals, researchers, and policymakers with a valuable tool for improving treatment outcomes. Therefore, it is strongly recommended that nurses at the Health Center continue education using booklets for pulmonary TB patients, as it has been proven effective in increasing compliance.
PENGARUH REMINISCENCE THERAPY TERHADAP TINGKAT DEPRESI LANSIA DI PANTI PELAYANAN SOSIAL LANSIA BOJONGBATA PEMALANG Silva Naela Najah; Dyah Putri Aryati
E-Jurnal Kajen Vol 8 No 02 (2024): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv8i02.02

Abstract

Fenomena populasi lansia meningkat dialami banyak negara di dunia, lansia perlu adanya perhatian khusus pada masalah kesehatan. Masalah kesehatan lansia disebabkan oleh penurunan fungsi berkaitan dengan proses penuaan salah satunya perubahan psikologis. Lansia membutuhkan perhatian khusus dari keluarganya, tidak semua keluarga bisa memperhatikan lansia karena waktu mereka habis untuk bekerja, lansia pada akhirnya tinggal di panti. Lansia yang hidup dengan keluarga dengan lansia yang tinggal dipanti berbeda dari kepuasaan dan perasaannya. Dampak lansia yang tinggal di panti lebih rentan terkena depresi. Depresi lansia memerlukan penanganan serius, salah satu cara menurunkan tingkat depresi pada lansia yaitu dengan Therapy Reminiscence. Penelitian ini menggunakan desain pre experimental dengan rancangan one-group pre and post test without control group design. Pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian yaitu lansia yang tinggal di panti yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 15 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan ingkat depresi lansia sebelum diberikan thrapy reminiscence rata-rata 9,40 sedangkan sesudah diberikan thrapy reminiscence rata-rata 6,33. Berdasarkan uji wilcoxon didapatkan nilai P value 0,001 <0,05. Penelitian ini dapat disumpulkan terdapat pengaruh Therapy Reminiscence terhadap tingkat depresi pada lansia, diharapkan perawat gerontik khususnya di panti dapat menggunakan therapy reminiscence sebagai intervensi yang dapat menurunkan tingkat depresi lansia di Panti Pelayanan Sosial Lansia Bojongbata Pemalang.
Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Di Ruang Rawat Inap RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Duta Pradana Haryono; Nur Izzah
E-Jurnal Kajen Vol 9 No 01 (2025): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 09 No. 01 2025
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv9102.

Abstract

The compassionate actions of nurses are greatly appreciated by their patients, who frequently exhibit symptoms of anxiety upon being admitted to the hospital due to the urgency of their medical needs. The purpose of this study is to determine the relationship between nurses' caring behavior and patient anxiety. This study is a correlational study design with cross-sectional approach. Caring Behavior Assessment Tools (CBAT) and the Zung Self-Anxiety Rating Scale (ZSAS) are used as the instrument. Fisher's exact test was used to analyze the data. Total sample size of 100 respondents obtained via incidental sampling.The results showed that 51 respondents (51%) stated that the nurse's caring behavior was lacking and 91 people (91%) did not experience anxiety during hospitalization. The results of the Fisher's exact test showed that there was no significant relationship between the caring behavior of nurses and the anxiety level of patients in the inpatient room with ρ value: 0.160 and OR: 3.739 meaning that nurses who have good caring behavior are 4 times more likely not to cause anxietyin patients compared to nurses who have less caring behavior.The results of the study showed that there was no relationship between the caring behavior of nurses and the patient's anxiety level. Recommendations for hospitals to further improve the performance of nursing services and the skills of nurses in providing services to patients.
PENERAPAN LATIHAN RANGE OF MOTION PASIF UNTUK MENINGKATKAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RUANG AYYUB 2 RS ROEMANI MUHAMMADIYAH SEMARANG Diajeng Ivo Wulandari; Trina Kurniawati; Bekti Wahyuningtyas
E-Jurnal Kajen Vol 8 No 02 (2024): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv8i01.05

Abstract

Salah satu gejala nurologis yang timbul akibat stroke yaitu kelumpuhan pada anggota gerak badan yang timbul secara mendadak. Latihan range of motion (ROM) pasif merupakan suatu gerakan untuk meningkatkan kekuatan otot dan tonus serta pergerakan sendi dengan normal dan lengkap.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas intervensi latihan range of motion pasif pada pasien stroke non hemoragik. Studi kasus dengan mengelola satu pasien yang diberikan asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik berdasarkan buku SDKI, SIKI dan SLKI. Intervensi yang dilakukan kepada pasien yaitu dengan memberikan terapi latihan Range of Motion (ROM). Implementasi dilakukan selama empat hari setiap pagi dan sore hari selama 15-20 menit dengan mengobservasi kekuatan otot pada pasien menggunakan alat ukur Manual Muscle Strengh Testing (MMST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Setelah dilakukan asuhan keperawatan berupa latihan ROM pasif dengan hemiparase ekstremitas kiri stroke non hemoragik dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kekuatan otot pada ekstremitas kiri atas dari 2(dua) menjadi 3(tiga) dan kekuatan otot ekstermitas kiri bawah dari 1(satu) menjadi 2(dua).Berdasarkan hasil penelitian pemberian terapi latihan range of motion (ROM) dapat dilakukan sebagai penerapan intervensi asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik. Hal ini terbukti dapat meningkatkan kekuatan otot pada ekstermitas yang mengalami hemiparase atau kelemahan anggota gerak.
GAMBARAN KECEMASAN DAN DUKUNGAN SOSIAL PADA WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN DI RUTAN KELAS II A KOTA PEKALONGAN Haviesna Rizkitami Ahimsa; Aisyah Dzil Kamalah
E-Jurnal Kajen Vol 8 No 02 (2024): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv8i02.01

Abstract

Salah satu masalah psikososial yang dapat terjadi pada tahanan di Rutan adalah kecemasan. Banyaknya tahanan yang mengalami kecemasan tentang berapa lama mereka akan dipenjara, apa yang akan terjadi pada kehidupan mereka setelah dibebaskan, dan bagaimana mereka akan kembali ke masyarakat. Salah satu cara yang dapat mengurangi kecemasan pada narapidana adalah dukungan sosial Dukungan sosial yang diperlukan yaitu dukungan yang diterima dapat membantu warga binaan pemasyarakatan merasa tenang, diperhatikan, dicintai dan menimbulkan rasa percaya diri. warga binaan juga membutuhkan dukungan sosial dari teman satu rutannya dan membutuhkan nasehat untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi.metode pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Teknik sampel yang digunakan total sampling. Sampel pada penelitian ini adalah Tahanan di Rutan Kelas 2A Kota Pekalongan sebanyak 121 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner kecemasan Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS) dan Multidimensional perceived social support (MPSS).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 20 orang mengalami kecemasan ringan ( 16,5% ), sebanyak 39 orang mengalami kecemasan sedang ( 32,2% ), dan sebanyak 62 orang mengalami kecemasan berat ( 51,2% ). Dan Rata-rata skor dukungan sosial adalah 64,63 dengan jumlah skor minimal 21 dan maksimal 84.Penelitian ini menunjukkan mayoritas tingkat kecemasan adalah tingkat kecemasan berat sebesar 51,2% atau 62 orang. Dan dukungan sosial menunjukkan rata-rata dukungan sosial dengan skor 64,63. Dengan minimum 21 dan maximum 84, saran diharapkan penelitian ini dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya dengan menggunakan variabel dan desain penelitian yang berbeda sehingga dapat menambah pengalaman dan pengetahuan.
PROFIL PENDERITA PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU YANG DITEMUKAN DI RSI PKU MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN Mardiani
E-Jurnal Kajen Vol 9 No 02 (2025): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv9206

Abstract

Tuberculosis is a disease caused by Mycobacterium tuberculosis. Tuberculosis usually attacks the lungs, which can then attack all parts of the body. This study aims to identify the profile of patients with Pulmonary Tuberculosis disease at RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan based on age, gender, education, occupation, sputum laboratory images, X-ray images, BMI images, and treatment status. This type of research is descriptive research using a total sampling technique of as many as 431 patients. Data analysis using univariate analysis. The results showed that in terms of age, the most in pre-elderly (41-60 years) is 43%, the most gender in men is 56.6%, the most education in high school is 78.4%, the most work in private / honorarium is 34.8%, the most sputum lab picture in Mycobacterium TB detected and Rifampicin not resistance is 58.2%, the most X-ray picture in Primary TB is 60.1%, the picture of normal BMI is 91%, the most treatment status in Cured 6 months is 39.9%. The hospital need further improve health counseling for the community, especially for people with Pulmonary Tuberculosis.
KECANDUAN GAME ONLINE PADA REMAJA Neti Mustikawati; Anjas Mutiara Adiibah; Belliana Febbyanti; Liza Kartika Dewi; Tsaniah Nurul Zahra; Ika Silviana; Novita Retno Ariani
E-Jurnal Kajen Vol 9 No 01 (2025): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 09 No. 01 2025
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv9104

Abstract

Online games have grown rapidly, offering an exciting and interactive entertainment experience, which has attracted the attention of millions of players from various age groups, especially teenagers. According to data from the Central Statistics Agency (BPS) in 2023, children aged 0-18 years dominated the online game market with a percentage of 46.2%. Playing online games continuously can affect the condition of adolescents both positively and negatively, one of the negative impacts of which is the emergence of online game addiction. Adolescents who are addicted to online games will certainly have an impact on their lives such as the emergence of physical, mental, psychosocial behavioral health problems, and other problems. The purpose of this study was to determine the picture of online game addiction in adolescents. This study is a type of quantitative research with a descriptive design. The respondents in this study were 105 students of SMP Negeri 3 Kesesi with a sampling technique, namely total sampling. Measurement of online game addiction variables was carried out using the Game Addiction Scale (GAS) instrument. Univariate data analysis using frequency distribution. The results of the study showed that 60% of respondents were included in the category of mild online game addiction as many as 63 respondents, moderate addiction 29.5% (31 respondents), severe addiction 9.5% (10 respondents), and not addicted 1% (1 respondent). Although the results of this study indicate that most respondents are included in the category of mild online game addiction, there are respondents who are included in the category of moderate and severe addiction so that this condition requires serious attention from various related parties such as schools, parents and teenagers themselves. Various prevention efforts are needed so that teenagers do not experience online game addiction at a more severe level, such as providing education about the rules for using online games.

Page 9 of 10 | Total Record : 100


Filter by Year

2017 2025