cover
Contact Name
M Nur Ikhwan
Contact Email
nurikhwanskom@gmail.com
Phone
+62 895-2634-8067
Journal Mail Official
bapperida@pekalongankab.go.id
Editorial Address
Jl. Krakatau No. 09 Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah
Location
Kab. pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Kajen
ISSN : 25985833     EISSN : 26230011     DOI : 10.546887
Kajen: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan merupakan jurnal ilmiah yang dikelola Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA LITBANG) dan sekarang berubah nomenklatur menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pekalongan yang terbit secara online sejak tahun 2017. Jurnal Kajen menjadi salah satu instrumen peneliti dalam mempublikasikan hasil penelitian-penelitian dalam bentuk artikel ilmiah. Jurnal Kajen mempublikasikan makalah-makalah hasil penelitian dan pengkajian dari berbagai multidisiplin yang membahas permasalahan-permasalahan dibidang pemerintahan, kebijakan, politik, ekonomi, kesehatan, pertanian, keuangan, lingkungan, dan berbagai permasalahan dibidang pembangunan.
Articles 100 Documents
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERSEPSI PADA PEMANFAATAN TOGA UNTUK PENCEGAHAN HIPERTENSI DI DESA SOKOYOSO Ela Erika; Wulan Agustin Ningrum; Ainun Mutoharoh; Yulian Wahyu Permadi
E-Jurnal Kajen Vol 6 No 02 (2022): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 06 No. 02
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv6i02.2

Abstract

Kurangnya pengetahuan tentang pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) untuk pencegahan hipertensi bagi masyarakat mempengaruhi persepsi masyarakat dalam menanggapi masalah hipertensi. Persepsi yang sering keliru tentang pemanfaatan TOGA untuk pencegahan hipertensi pada masyarakat akan berdampak pada pola penerapan perawatan masyarakat dengan penyakit hipertensi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan persepsi pada pemanfaatan TOGA untuk pencegahan hipertensi di Desa Sokoyoso. Metode yang digunakan yaitu quasi experimental research dengan rancangan penelitian pretest-postest control group. Populasi penelitian ini sebanyak 91 responden yang terdiri dari dua kelompok yaitu 46 responden kelompok perlakuan pemberian edukasi dan 45 responden kelompok kontrol yang tidak diberi edukasi. Data perbandingan pretest dan postest dianalisis dengan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan kelompok perlakuan lebih besar (skor meningkat 86,95%) dibandingkan kelompok kontrol (skor meningkat 40%). Peningkatan persepsi kelompok perlakuan lebih besar (skor meningkat 71,73%) dibandingkan kelompok kontrol (skor meningkat 11,11%). Pemberian edukasi menggunakan leaflet mempengaruhi pengetahuan dan persepsi responden dengan nilai signifikansi yaitu 0,000 < 0,05.
EVALUASI DAN PERSEPSI PENGGUNAAN ANTIHIPERTENSI KOMBINASI KONVENSIONAL-FITOTERAPI PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KELURAHAN TIRTO KOTA PEKALONGAN Shinta Andriyawati; Wulan Agustin Ningrum; Ainun Mutoharoh; Yulian Wahyu Permadi
E-Jurnal Kajen Vol 6 No 02 (2022): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 06 No. 02
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv6i02.6

Abstract

ABSTRAK Kelurahan Tirto menempati posisi nomor dua dengan kejadian hipertensi tertinggi di Kota Pekalongan. Pasien hipertensi di wilayah Kelurahan Tirto menggunakan anthipertensi konvensional maupun kombinasi konvensional-fitoterapi untuk mengatasi hipertensi yang diderita. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat karakteristik pasien, persepsi pasien, efektivitas terapi, dan hubungan antara persepsi dengan efektivitas terapi yang dihasilkan dari penggunaan antihipertensi kombinasi konvensional-fitoterapi. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian non eksperimental (observasional). Metode penelitian ini bersifat observasional analitik dengan menggunakan desain kohort prospektif. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 92 responden yang terdiri dari 2 kelompok, yaitu kelompok pengguna terapi antihipertensi konvensional, serta kelompok pengguna terapi antihipertensi kombinasi konvensional-fitoterapi. Data diambil dengan menggunakan kuesioner yang telah tervalidasi. Data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis univariat, uji Chi-Square dan Odss Ratio. Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (60,9 %); berusia 45-64 tahun (55,4 %); berpendidikan terakhir SD (52,2 %); bekerja sebagai ibu rumah tangga (42,4 %); lama menderita hipertensi >1 tahun (54,3 %); jenis obat konvensional yang digunakan adalah amlodipin (72,8 %); fitoterapi yang digunakan adalah timun (31,5 %). Sebagian besar responden memiliki persepsi tentang penggunaan antihipertensi kombinasi konvensional-fitoterapi baik (86,3 %), dan efektivitas terapi baik dilihat dari tekanan darah pasien terkontrol (79,3 %). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (p<0,05) dan nilai Odds Ratio sebesar 5,7; dapat diartikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara persepsi dengan efektivitas terapi. Perlu dilakukan penelitian lain mengenai metode yang digunakan dan variabel penelitian seperti variabel motivasi.
PENGETAHUAN PENGOBATAN MANDIRI PENGGUNAAN JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA) SEBAGAI OBAT BATUK PADA MASYARAKAT DESA KURIPAN KIDUL Asniatu Umi Maghfiroh; Ainun Mutoharoh; Yulian Wahyu Permadi; Dwi upa Bagus Pambudi
E-Jurnal Kajen Vol 6 No 02 (2022): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 06 No. 02
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv6i02.3

Abstract

Cough is a common disease that generally gains less attention since people think that cough can disappear by itself without any particular treatment. Cough requires treatment if its symptoms disturb the patients a lot. Patients can treat cough by doing self-medication. Self-medication is the selection and use of drugs for minor illnesses or self-recognized symptoms without any prescription from doctors. The purpose of this study was to determine the correlation of the understanding level of successful clinical outcomes and self-medication using lime as a cough medicine. This research employed a survey method with questionnaires distributed directly. The sampling technique being used was purposive sampling. The data were analysed with univariate and bivariate analyses with Chi Square test. The results of this study showed that the respondents had good level of understanding (99%). However, there was no significant correlation neither between the understanding level and clinical outcomes, nor between the understanding level and self-medication with the probability of Chi Square of 0.568 < Chi Square of 3.841 and the value of Chi Square of 3.199 < Chi Square of 7.581.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Penyakit Kulit Pada Remaja Di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Se-Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 Muhammad Mahruj Awaludin; Wulan Agustin Ningrum; Yulian Wahyu Permadi; Ainun Mutoharoh
E-Jurnal Kajen Vol 7 No 01 (2023): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv7i01.03

Abstract

Penyakit kulit merupakan salah satu dari sekian banyak penyakit yang masih menjadi persoalan didunia termasuk Indonesia. Pada zaman sekarang untuk mengakses sebuah informasi terkait obat lebih mudah sehingga banyak masyarakat memilih melakukan tindakan swamedikasi atau pengobatan mandiri walaupun dalam pelaksanaannya dapat menyebabkan kesalahan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi pada remaja di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah se-Kabupaten Pekalongan yang terdiri dari panti asuhan Pekajangan, Kedungwuni, Wuled, Wonopringgo, dan Kajen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel penelitian ini adalah remaja yang mempunyai riwayat penyakit kulit dan pernah melakukan swamedikasi sebanyak 75 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebesar 84% dengan kategori sangat baik, hasil perilaku responden memiliki nilai sebesar 77% dengan kategori sangat baik. Analisis data pada penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi penyakit kulit dengan nilai sig 0,029 serta koefisien korelasi sebesar 0,252 berdasarkan program SPSS versi 16
FORMULASI TABLET EKSTRAK KULIT BIJI DURIAN (Durio zibethinus L.) DENGAN METODE GRANULASI BASAH MENGGUNAKAN PATI BIJI DURIAN (Durio zibethinus L.) SEBAGAI BAHAN PENGIKAT TABLET Muhammad Amirul Wildan
E-Jurnal Kajen Vol 7 No 02 (2023): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/https://doi.org/10.54687/jurnalkajenv7i02.1

Abstract

Durian (Durio zibethinus L.) is one of the tropical fruits that is favored by the public. Durian fruit consists of fruit flesh, seeds, and skin. The part that is consumed is the fruit flesh, while the seeds and skin are waste that will be thrown away. Durian seeds have an amylopectin content of 66.33%, with the high amylopectin content in durian seeds being the basis for using durian seed starch as a tablet binder. This study aims to determine the potential of durian seed starch as a binder in tablet preparations and the effect of using durian seed starch as a binder on the physical properties of tablets. The manufacture of durian seed skin extract tablets uses the wet granulation method. This study uses five formula designs with different concentrations of durian seed starch. The data analysis conducted in this study was to determine the potential effect of durian seed starch as a binder in tablet preparations and the effect of using durian seed starch as a binder on the physical properties of tablet preparations. Durian seed starch can be used as a binder in tablet preparations.
PENGETAHUAN MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN TENTANG VITAMIN DALAM MENINGKATKAN VIRUS COVID-19 Savana Valentina; Ainun Mutoharoh; Siti Rahmatullah; Wulan Agustin Ningrum
E-Jurnal Kajen Vol 6 No 02 (2022): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 06 No. 02
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv6i02.5

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit jenis baru yang disebabkan oleh infeksi virus SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2) yang menyerang sistem pernafasan manusia. Pada awal wabah ini banyak orang yang dibuat khawatir dan panik akan kesehatan dan keselamatannya. Saat ini masyarakat hanya mengandalkan sistem imunitas tubuh dan pengobatan yang telah dianjurkan. COVID-19 dapat dicegah dengan memperbaiki daya tahan tubuh terhadap infeksi saluran pernafasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan tentang vitamin dalam meningkatkan perilaku pencegahan virus COVID-19. Metode yang digunakan adalah teknik Purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan sebanyak 181 yang terdiri dari 92 mahasiswa kesehatan dan 89 mahasiswa non kesehatan. Instrumen yang dipakai adalah kuesioner yang dapat diakses melalui Google Forms. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan program statistik SPSS. Analisis data menunjukkan sebanyak 84,8% mahasiswa kesehatan dan 55,1 % mahasiswa non-kesehatan memperoleh kategori pengetahuan baik serta sebanyak 95,7 % mahasiswa kesehatan dan 82 % mahasiswa non-kesehatan memiliki kategori perilaku yang baik. Pengetahuan mahasiswa kesehatan tentang vitamin dan perilaku pencegahan virus COVID-19 menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa non-kesehatan. Bagi peneliti selanjutnya dapat dikembangkan di kelompok masyarakat dengan karakteristik yang berbeda.
UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN SPRAY GEL EKSTRAK DAUN KETAPANG SEBAGAI TERAPI PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA KELINCI Nunung Mufida; Wirasti; Siti Rahmatullah; Dwi upa Bagus Pambudi
E-Jurnal Kajen Vol 6 No 02 (2022): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 06 No. 02
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv6i02.4

Abstract

Ketapang (Terminalia catappa L.) merupakan salah satu jenis tanaman pelindung yang hampir tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Tanaman ini mengandung senyawa yang bermanfaat dalam dunia kesehatan terutama dalam proses penyembuhan luka. Senyawa yang terkandung dalam daun ketapang (Terminalia catappa L.) yaitu kandungan flavonoid, saponin dan triterpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak etanol daun ketapang (Terminalia catappa L.) yang dibuat dalam sediaan spray gel terhadap penyembuhan luka sayat pada kelinci (Oryctolagus cuniculus) jantan. Metode ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96 %. Kadar sampel ekstrak yang digunakan dalam pembuatan sediaan spray gel adalah 3 %, 5 %, dan 7 %. Uji daya sembuh pada luka sayat kelinci diberikan perlakuan sampel berupa basis sediaan spray gel sebagai kontrol negatif, kontrol positif berupa octadin spray, sediaan spray gel dengan berbagai konsentrasi ekstrak yaitu konsentrasi 3 %, 5 %, dan 7 %. Data yang diperoleh yaitu penurunan panjang luka sayat. Data dianalisis menggunakan metode One Way Anova untuk menentukan perbedaan rata-rata diantara kelompok, data hasil uji Anova selanjutnya dianalisis menggunakan uji Tukey HSD untuk membandingkan efektivitas setiap kelompok perlakuan terhadap proses penyembuhan luka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan spray gel ekstrak etanol daun ketapang (Terminalia catappa L.) dapat dibuat sediaan spray gel yang stabil secara fisik dan memiliki efektivitas terbaik terhadap penurunan panjang luka pada konsentrasi 7 %.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIKOLESTEROL EKSTRAK ETANOL JAGUNG UNGU (Zea mays.L) Widiyastuti
E-Jurnal Kajen Vol 7 No 02 (2023): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv7i02.03

Abstract

Antioksidan merupakan zat yang dapat memperlambat atau mencegah terjadinya kerusakan yang disebabkan oleh proses oksidasi. Salah satu tanaman yang mengandung antioksidan adalah Jagung ungu mengandung senyawa antosianin. Antosianin dapat berfungsi sebagai antioksidan alami, selain itu, jagung ungu juga mengandung flavonoid, karotenoid dan antoxantin. Kolesterol merupakan suatu zat alami yang memiliki sifat fisik serupa dengan lemak tetapi memiliki rumus steroida. Kolesterol termasuk dalam golongan lipid yang tidak terhidrolisis dan merupakan sterol utama dalam jaringan tubuh.Senyawa flavonoid yang terdapat didalam jagung dapat digunakan untuk menurunkan kolesterol didalam tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan aktivitas antikolesterol pada jagung ungu. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dan uji aktivitas antikolesterol dilakukan secara in vitro dengan pereaksi Lieberman Burchard. Antioksidan dan antikolesterol dianalisis menggunakan spektrofotometer UV Vis. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa jagung Ungu memiliki aktivitas IC50 sebesar 89,96 dan aktivitas antikolesterol pada jagung ungu memiliki aktivitas EC50 sebesar 54,87. Aktivitas antioksidan tergolong aktivitas kuat, sedangkan antikolesterol menunjukkan dapat menurunkan 50% dari kolesterol awal.
ANALISIS MINIMALISASI BIAYA (Cost-Minimization Analysis) PENGGUNAAN ANTIOBIOTIK PADA PASIEN ISK (INFEKSI SALURAN KEMIH) DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN PERIODE JANUARI 2020 – DESEMBER 2021 Yara Afif Alfatih
E-Jurnal Kajen Vol 7 No 02 (2023): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv7i02.04

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah keadaan adanya infeksi yang ditandai dengan pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri dalam saluran kemih. Prevalensi ISK di Indonesia mencapai 180.000 kasus baru per tahun. Antibiotik merupakan terapi utama untuk ISK. Peningkatan biaya kesehatan mempengaruhi jumlah biaya pengobatan pasien rawat inap di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis antibiotik yang digunakan dan mengetahui manakah biaya penggunaan antibiotik yang paling minimal untuk pengobatan ISK pada pasien rawat inap RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dan dilakukan secara retrospektif menggunakan data rekam medik pasien ISK yang diambil dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 58 pasien. Metode analisis farmakoekonomi yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Analisis Minimalisasi Biaya. Hasil penelitian ini didapatkan data distribusi pasien ISK di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan berdasarkan jenis kelamin yaitu pasien laki-laki sebanyak 32 pasien dan perempuan sebanyak 26 pasien, distribusi berdasarkan usia pasien pada 18-25 tahun sebanyak 7 pasien, 26-45 tahun sebanyak 15 pasien, 46-65 tahun sebanyak 30 pasien dan usia di atas 65 tahun sebanyak 6 pasien serta distribusi lama rawat inap 2 – 4 hari sebanyak 25 pasien, 5 – 7 hari sebanyak 19 pasien, 8 – 10 hari sebanyak 9 pasien dan 11 – 13 hari sebanyak 5 pasien. Antibiotik untuk pasien ISK diketahui terdapat 7 jenis antibiotik yaitu cefotaxim injeksi, ceftriaxon injeksi, anbacim injeksi, levofloxacin infus, urinter kapsul, urotactin kapsul dan amoxcicillin tablet. Biaya paling minimal untuk penggunaan antibiotik pada pasien ISK adalah antibiotik ceftriaxon injeksi dengan rata-rata total biaya sebesar Rp.1.238.785.
ANALISIS MINIMALISASI BIAYA PENGOBATAN TERAPI CAIRAN PADA PASIEN DBD PEDIATRI DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2020-2021 Dewi Rismiyati
E-Jurnal Kajen Vol 7 No 02 (2023): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv7i02.06

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu permasalahan kesehatan baik di wilayah perkotaan maupun wilayah semi perkotaan. Jumlah kasus DBD di Kabupaten Pekalongan mengalami peningkatan pada tahun 2020 dibandingkan pada tahun 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya minimum pengobatan terapi cairan pada pasien DBD pediatri di instalasi rawat inap RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan tahun 2020-2021. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental yang bersifat deskriptif dan pengambilan data secara retrospektif melalui data rekam medik pasien DBD. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasien pediatri dengan jumlah sampel 50. Metode analisis farmakoekonomi yangdigunakan dalam penelitian ini yaitu metode CMA/ Analisis Minimalisasi Biaya. Data yang diambil meliputi: data karakteristik responden, biaya total atau biaya medik langsung, Hasil penelitian menunjukkan efektifitas terapi cairan Asering 100%, RL ecosol g 100% dan Rl widarta b 100%. Hasil rata-rata total biaya medik langsung Asering sebesar Rp. 1.391.858, RL ecosol g sebesar Rp. 1.113.262 dan RL widarta b sebesar Rp. 1.074.741. Dapat disimpulkan bahwa hasil rata-rata total biaya medik langsung biaya yang paling minimal adalah terapi cairan RL widarta b. Saran untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat membandingkan biaya pengobatan pasien dengan metode prospektif dan retrospektif serta memperbanyak data sampel.

Page 7 of 10 | Total Record : 100


Filter by Year

2017 2025