cover
Contact Name
M. Miftach Fakhri
Contact Email
fakhri.abcollab@gmail.com
Phone
+6285656227888
Journal Mail Official
voice.abcollab@gmail.com
Editorial Address
Jalan Cempaka Mekar Raya No. 10 Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education
ISSN : 29884918     EISSN : 29886325     DOI : https://doi.org/10.66053/voice
Core Subject : Science, Education,
1. Informatics and Computing Research addressing the design, development, implementation, and evaluation of computing technologies relevant to educational, professional, and digital learning environments, including but not limited to: Artificial Intelligence and Machine Learning Deep Learning and Neural Networks Data Science, Big Data, and Data Analytics Software Engineering and Software Development Computer Networks and Internet Technologies Cloud Computing and Distributed Computing Systems Internet of Things (IoT) and Smart Systems Human–Computer Interaction (HCI) and User Experience (UX) Intelligent Systems and Decision Support Systems Natural Language Processing and Computational Applications Cybersecurity and Information Security Emerging Computing Technologies and Digital Systems 2. Information Technology in Education Studies focusing on the design, integration, implementation, and evaluation of digital technologies in teaching and learning environments, including: Computer Science Education and Programming Education Artificial Intelligence in Education (AIED) Educational Data Mining and Learning Analytics Intelligent Tutoring Systems and Adaptive Learning Systems Digital Learning Environments and Online Learning Systems Learning Management Systems (LMS) and E-learning Platforms Immersive Learning Technologies (Virtual Reality, Augmented Reality, Extended Reality) Mobile Learning and Ubiquitous Learning Environments Technology-Enhanced Learning (TEL) and Digital Pedagogy Educational Software and Learning System Development Digital Assessment and Technology-Based Evaluation Systems Computational Thinking, AI Literacy, and Digital Literacy in Education 3. Vocational Technology Education Research examining the integration of computing technologies and digital innovation in vocational, technical, and professional education, including: Curriculum Development in Informatics and Computing Education Competency-Based Training and Digital Skill Development Teaching Factory and Industry 4.0 Learning Environments Smart Learning Environments for Technical and Vocational Education Work-Process Knowledge and Workplace Learning Work-Based Learning and Apprenticeship Systems Industry–Education Collaboration in Computing and Technology Fields Workforce Preparation for Digital and Technology-Driven Industries Digital Literacy and Cybersecurity Education in Vocational Contexts Professional Skills Development for the Digital Economy 4. Innovative Digital Learning and Educational Innovation Research exploring innovative pedagogical approaches, emerging technologies, and new learning ecosystems in digital and technology-enhanced education, including: Innovative Digital Pedagogy and Instructional Design Gamification and Game-Based Learning in Computing and Technology Education Project-Based Learning and Problem-Based Learning Supported by Technology Learning Innovation Using Artificial Intelligence and Intelligent Systems Automation and Smart Learning Technologies in Education Digital Transformation in Education and Training Institutions Emerging Educational Technologies and Future Learning Environments Smart Education Ecosystems and Data-Driven Learning Systems Educational Innovation for Developing Digital Competencies and Future Skills
Articles 43 Documents
Analisis Model Extended TAM Untuk Mengetahui Tingkat Penggunaan E-Learning Mahasiswa Teknik Sitti Hasbiah; Raudhatul S. Firzanah; Muhammad Muhajirin Chinsa; Andi Ardiansyah Sonda; Winria Putri Intia
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/voice.v2i1.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penggunaan E-Learning di kalangan mahasiswa Teknik dengan menggunakan Model Extended TAM. Konteks permasalahan muncul karena pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan tinggi dan kebutuhan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan E-Learning. Metode penelitian melibatkan sampel mahasiswa Teknik, dengan instrumen penelitian berupa kuesioner berdasarkan Model Extended TAM. Teknik analisis data menggunakan pendekatan statistik untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel- variabel dalam model. Hasil penelitian memberikan wawasan mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat penerimaan E-Learning di kalangan mahasiswa Teknik. Kesimpulan utama menyoroti kontribusi penelitian ini terhadap pemahaman praktis dan teoritis dalam konteks penggunaan teknologi dalam pendidikan tinggi. Abstrak ini dirancang untuk mencerminkan esensi penelitian secara ringkas dan faktual, memastikan bahwa pembaca dapat memahami kontribusi dan implikasi penelitian tanpa merinci referensi atau singkatan yang tidak umum.
Analisis Tingkat Penerimaan Mahasiswa terhadap Model Hybrid Learning Pada Perguruan Tinggi Dedi Gunawan Saputra; Fajriani Azis; Ekha Mustika Putri; Ozhi Rezky A.R; Juwandi; Nabila Athifa Azzahra; Rahma Awalia
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/voice.v2i1.27

Abstract

Pembelajaran campuran pada pendidikan tinggi jarak jauh menjadi penelitian yang cukup menarik dalam beberapa tahun terakhir, dimana pembelajaran campuran digunakan saat pandemic covid-19 beberapa tahun lalu untuk mendukung pembelajaran walapun terbatas karena adanya virus covid-19 yang mengharuskan orang-orang berada di rumah untuk bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur aspek online berbasis LMS atau teknologi Blended sehingga aspek tatap muka terdegradasi. Dengan hasil yang diharapakan adalah pengembangan dari validasi melalui model persamaan struktural kuadrat terkecil parsial dan Blended Learning Acceptance Scale (BLAS) yang digabungkan dengan pembelajaran online berbasis LMS dan aspek tatap muka untuk mengukur penerimaan Blended Learning pada Pendidikan tinggi jarak jauh. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif untuk memvalidasi BLAS. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, kuesioner sembilan sesi digunakan untuk mengumpulkan data dari sampel 43 tutor dari total 100 tutor program pembelajaran jarak jauh melalui survei interupsi. Sebanyak 43 tutor berpartisipasi dalam uji coba proyek pembelajaran campuran berbasis LMS secara nasional. Survei cross-sectional digunakan karena responden tersebar di seluruh negeri di berbagai pusat penelitian, dengan program yang berbeda (Matematika dan Sains; Perdagangan; dan Pendidikan) dan tingkat dukungan (Gelar, Sarjana dan Pascasarjana). Hasilnya adalah Teknik pembelajaran campuran dalam proses pembelajaran tetapi manfaat yang dirasakan dari Teknik campuran ini masih kurang mendukung responden dalam proses pembelajarannya. Untuk penelitian selanjutnya dapat lebih fokus menggunakan mahasiswa sebagai objek penelitian agar lebih jelas memvalidasi skalanya dan juga dapat memperbaiki kata yang terapat di instrument penelitian agar lebih terfokus ke objek mahasiswanya. Pembaca dapat memberikan masukan terkait pengalaman pribadi mereka dengan instrumen penelitia yang diperbaharui.
Analisis Model UTAUT Untuk Mengetahui Tingkat Penerimaan Teknologi Mahasiswa Pada Aplikasi Kahoot Andika Isma; Sitti Hajerah Hasyim; Aprilianti Nirmala S; Nurzabrina Anugrani; Ahmad Luthfi; Ibrahim Al khalil
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/voice.v2i1.30

Abstract

Teknologi dan internet telah menjadi pendorong utama dalam globalisasi pendidikan, memungkinkan adopsi platform pembelajaran online seperti Kahoot. Penelitian ini menggunakan Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) sebagai kerangka kerja untuk menganalisis penerimaan dan penggunaan aplikasi Kahoot oleh mahasiswa di Universitas Negeri Makassar. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain cross-sectional, dan data dikumpulkan melalui kuesioner dari 76 responden.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa mahasiswa menunjukkan respon positif terhadap manfaat dan kemudahan penggunaan Kahoot. Namun, terdapat variabilitas dalam pandangan terkait dukungan lingkungan, persepsi guru, dan niat pengguna, menggambarkan kompleksitas adopsi teknologi ini di lingkungan pendidikan. Rekomendasi penelitian mencakup pengembangan dukungan lingkungan yang lebih baik, pelatihan bagi dosen dan mahasiswa, serta evaluasi infrastruktur teknologi guna meningkatkan efektivitas pemanfaatan Kahoot dan teknologi pembelajaran di Universitas Negeri Makassar. Temuan ini memberikan wawasan berharga untuk pengembangan pendidikan berbasis teknologi dan inovasi di era digital.
Analisis Literasi Artifical Intelligence Mahasiswa Pada Perguruan Tinggi Israwati Hamsar; Hajar Dewantara; Hijri Andini; Sulfan Ardiansyah; Nur Afrilia Afrizah; Muh Getri Putra Hasta
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/voice.v2i1.31

Abstract

Kurangnya pemahaman mendalam mengenai literasi kecerdasan buatan (AI) di kalangan mahasiswa pendidikan tinggi menjadi tantangan tersendiri dalam mempersiapkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi AI mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer (JTIK) Universitas Negeri Makassar (UNM), mencakup aspek pemahaman konsep dasar, kemampuan penggunaan aplikasi, serta kesadaran terhadap isu etika. Pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional digunakan dalam penelitian ini, dengan instrumen kuesioner dan analisis deskriptif sebagai metode utama. Temuan menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa telah memiliki kemampuan fungsional dalam mengenali dan memanfaatkan aplikasi berbasis AI dalam kehidupan sehari-hari. AI juga dipahami sebagai alat yang mampu meningkatkan efisiensi pekerjaan, meskipun dimensi kesadaran etis belum sepenuhnya terinternalisasi. Indikasi awal terhadap kewaspadaan etika telah terlihat, namun memerlukan penguatan melalui pendekatan kurikulum yang lebih komprehensif. Penelitian ini merekomendasikan integrasi literasi AI yang seimbang antara aspek teknis dan etis dalam pendidikan tinggi sebagai respons terhadap tuntutan era digital.
Analisis Pengaruh Chatbot AI terhadap Pengalaman Mahasiswa Menggunakan E-commerce Israwati Hamsar; Nur Febrianti; Amelia Uswatun Khasanah; Annajmi Rauf; Elma Nurjannah
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 2, No 2 (2024): December 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/voice.v2i2.20247

Abstract

As e-commerce platforms increasingly adopt AI technologies, the effectiveness of chatbot integration in enhancing user experience among students remains underexplored. This study aims to analyze the impact of AI-powered chatbots on the shopping experience of university students in Makassar. Using a quantitative approach, data were collected via structured questionnaires from 88 student respondents and analyzed through descriptive and inferential methods. The findings reveal that students perceived the chatbot as highly capable of solving complex inquiries, offering relevant solutions, and delivering efficient service. The chatbot's responsiveness and ease of use received high average scores, indicating strong user satisfaction. Furthermore, the chatbot positively influenced customer satisfaction, including increased purchase intention and likelihood to recommend. These results suggest that AI chatbots significantly contribute to enhancing service quality in e-commerce and should be strategically utilized to meet the expectations of young digital consumers.
Analisis Studi Kepuasan Mahasiswa terhadap Penggunaan Aplikasi Mobile Learning dalam Pembelajaran Kombinasi dengan Pendekatan UTAUT Suryaningsih; Siti Nur Alifya Kasmiryani Ar
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 2, No 2 (2024): December 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/voice.v2i2.20242

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan tinggi menuntut optimalisasi teknologi pembelajaran, namun tingkat kepuasan mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi mobile learning dalam pembelajaran kombinasi (Blended Learning) masih belum sepenuhnya dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi mobile learning dengan pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 90 mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kemudahan penggunaan, kondisi yang memfasilitasi, kebergunaan, serta motivasi hedonik dan nilai harga memberikan kontribusi positif terhadap kepuasan mahasiswa. Sementara itu, pengaruh sosial ditemukan tidak berperan signifikan dalam memengaruhi keputusan penggunaan aplikasi. Secara umum, aplikasi mobile learning dinilai bermanfaat, mudah diakses, dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan dukungan teknis dan desain aplikasi yang ramah pengguna untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran kombinasi di perguruan tinggi.
Skala Literasi AI terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa dalam Konteks Pendidikan Level Perguruan tinggi di Era Digital Nurrahmah Agusnaya; Putri Nirmala
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 2, No 2 (2024): December 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/voice.v2i2.20243

Abstract

Dalam era digital yang terus berkembang, kecerdasan buatan (AI) telah menjadi elemen integral dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyoroti pentingnya literasi AI dengan pendekatan pemahaman konseptual untuk dapat diakses oleh individu dengan berbagai latar belakang studi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami sejauh mana literasi AI mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional study. Populasi dan sampel penelitian melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Makassar. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk mengumpulkan data mengenai literasi AI dan prestasi belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi AI memiliki dampak positif terhadap prestasi belajar mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Mahasiswa menunjukkan kenyamanan dan motivasi yang tinggi dalam pengembangan literasi AI, yang berkontribusi pada peningkatan keterlibatan dan interaksi sosial baik dengan sesama mahasiswa maupun dosen. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan literasi AI di perguruan tinggi. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi institusi pendidikan untuk merancang strategi pengembangan literasi AI yang lebih efektif, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam menghadapi era teknologi AI. Implementasi hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu perguruan tinggi untuk mempersiapkan mahasiswa dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin terkait dengan teknologi AI.
Pengaruh Penerapan Blended Learning Terhadap Depresi dan Efikasi Diri Mahasiswa JTIK Universitas Negeri Makassar Dhiza Shadika Abidin; Taufik Bahtiar
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 2, No 2 (2024): December 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/voice.v2i2.20244

Abstract

Perubahan sistem pembelajaran dari tatap muka ke blended learning telah menimbulkan tantangan baru bagi mahasiswa, khususnya terkait kesehatan mental dan keyakinan terhadap kemampuan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan blended learning terhadap tingkat depresi dan efikasi diri mahasiswa JTIK Universitas Negeri Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 63 mahasiswa melalui teknik accidental sampling. Hasil menunjukkan bahwa blended learning memiliki pengaruh positif terhadap efikasi diri mahasiswa, ditandai dengan meningkatnya rasa percaya diri dalam mengikuti proses pembelajaran. Namun, sebagian mahasiswa juga menunjukkan indikasi gejala depresi yang berkaitan dengan tekanan selama pembelajaran daring. Selain itu, sebagian besar mahasiswa merasa mampu memanajemen waktu dan tetap aktif terlibat dalam proses belajar meskipun menghadapi tantangan. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya strategi pendampingan psikologis dan pedagogis dalam penerapan blended learning agar manfaatnya dapat optimal tanpa mengabaikan aspek kesejahteraan mental mahasiswa.
Analisis Pengaruh Kecemasan Sosial dalam Pembelajaran Kolaboratif Daring pada Mahasiswa Fakultas Teknik Universtias Negeri Makassar Ahmad Husen; Muh Fauzan Putra; Riswira
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 2, No 2 (2024): December 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/voice.v2i2.20245

Abstract

Tingginya tingkat kecemasan sosial di kalangan mahasiswa selama pembelajaran daring berdampak pada rendahnya partisipasi aktif dalam kegiatan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecemasan sosial terhadap efektivitas pembelajaran kolaboratif daring pada mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan teknik purposive sampling terhadap 47 responden. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami kecemasan sosial saat berinteraksi dalam kelompok daring, ditandai dengan rasa gugup, tekanan sosial, dan preferensi belajar mandiri. Meskipun demikian, mahasiswa masih mengakui manfaat kolaborasi daring terhadap pemahaman materi dan pentingnya dukungan dari dosen. Rata-rata responden merasa kontribusinya dalam kelompok menurun akibat kecemasan sosial yang dialami. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya intervensi psikopedagogis dan fasilitasi pembelajaran yang adaptif untuk mengurangi kecemasan sosial serta meningkatkan efektivitas pembelajaran kolaboratif daring di pendidikan tinggi.
Integrasi ChatGPT dalam Blended Learning dalam Mengoptimalkan Pemahaman Materi Pembelajaran Aminuddin; Nurmila; Pramudya Asoka Syukur; Nurul Islamia; Andi Dio Nurul Awalia
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 2, No 2 (2024): December 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/voice.v2i2.20246

Abstract

Kemajuan teknologi menghadirkan tantangan bagi perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi digital dalam mendukung produktivitas dan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi blended learning dan ChatGPT terhadap pemahaman materi, efisiensi pembelajaran, dan pengalaman penggunaan di perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional dan pengumpulan data melalui kuesioner menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blended learning secara efektif meningkatkan pemahaman materi dengan partisipasi aktif dalam diskusi, ChatGPT mendukung motivasi dan kreativitas mahasiswa dalam belajar, serta kombinasi keduanya meningkatkan efisiensi pembelajaran melalui penghematan waktu dan akses informasi yang lebih baik. Mayoritas responden memberikan tanggapan positif terhadap penerapan model ini, mencerminkan keberhasilan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Hasil ini juga mendukung relevansi blended learning dan ChatGPT sebagai solusi inovatif dalam memenuhi kebutuhan pembelajaran modern. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa integrasi teknologi dalam pendidikan dapat mempercepat transformasi pembelajaran yang lebih efektif dan fleksibel.