cover
Contact Name
Jurnal Geoparks
Contact Email
jurnalgeologift@ulm.ac.id
Phone
+62852851851
Journal Mail Official
jurnalgeologift@ulm.ac.id
Editorial Address
Department of Geological Engineering, Faculty of Engineering, Lambung Mangkurat University Jl. Jenderal Achmad Yani KM 35,5 Banjarbaru, South Kalimantan – 70714
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Geoparks
ISSN : -     EISSN : 31243525     DOI : http://dx.doi.org/10.20527/geoparks
Geoparks is a scientific periodical journal published in April and October every year, containing scientific articles on Geosciences for Geology, Mining, Environmental and Civil Applications.
Articles 5 Documents
Kajian pengembangan geopark berkonsep jejak laut purba terangkat di Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Tanah Laut Adietya, Muhammad Amin; Noor, Rudy Hendrawan; Salsabella, Risda; Nurhidayati, Septy; Nhavokinzo, Shygailangit Bhoenso Lhoengai; Az-Zahra, Nadila Fathimatul
Jurnal Geoparks Vol 1, No 01 (2026): Jurnal Geoparks Volume 01 Nomor 01 April 2026
Publisher : Department of Geological Engineering, Faculty of Engineering, Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jgp.v1i01.17937

Abstract

Pengembangan potensi warisan geologi atau geoheritage di wilayah selatan Pegunungan Meratus dibagi oleh batas administrasi Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru, padahal secara geologis kawasan ini merupakan satu kesatuan jejak laut purba. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan wilayah terintegrasi berbasis konsep "Jejak Laut Purba yang Terangkat" (The Uplifted Ancient Sea). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui analisis peta geologi, geomorfologi, dan inventarisasi karakteristik situs-situs terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Formasi Berai dan Kompleks Ofiolit didominasi bentang alam Karst dan Aluvial yang unik sebagai wadah situs. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan strategi Zonasi Tematik Terhubung atau Connected Thematic Zoning yang membagi peran wilayah secara komplementer meliputi Tanah Laut sebagai The Scenic Gate (wisata bentang alam), Tanah Bumbu sebagai The Time Capsule (edukasi prasejarah), dan Kotabaru sebagai The Heritage Adventure (wisata petualangan sejarah). Konsep ini menyatukan situs-situs yang tersebar menjadi satu alur cerita evolusi bumi dari dasar samudra menjadi daratan.
Analisis balik kelongsoran lereng lowwall dan pengaplikasiannya pada tambang pit utara di PT Banyan Koalindo Lestari Tambunan, Aldito Suranta; Jasipto, Alio; Hakim, Hafid Zul; Mildan, Deni
Jurnal Geoparks Vol 1, No 01 (2026): Jurnal Geoparks Volume 01 Nomor 01 April 2026
Publisher : Department of Geological Engineering, Faculty of Engineering, Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jgp.v1i01.17606

Abstract

PT Banyan Koalindo Lestari merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara di Indonesia dan memiliki luas Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas 10.980 ha. Pada April 2024, terjadi longsoran di pit utara sisi lowwall PT BKL. Penyebab kelongsoran belum diketahui sehingga diperlukan analisis balik untuk mencari penyebab kelongsoran, belum pernah dilakukanya analisis balik oleh perusahaan. Ada beberapa hal yang diduga menjadi parameter yaitu material properties, pengaruh air, kegempaan, dan beban alat. Analisis balik dilakukan pada material properties didapatkan pada nilai kohesi batuan sandstone dan claystone adalah 0.057 dan 0.030 dan sudut geser dalamnya 24.530 serta 15.300, didapatkan penurunan strength reduction factor sebesar 46.5%. Pada pengaruh air didapatkan penurunan yang cukup signifkan adalah 49.5%. Kegempaan dan beban alat memiliki dampak yang tidak terlalu signifikan dapat dilihat dari penurunan kedua parameter, nilai penurunan kedua parameter adalah 10.53% dan 16.3%. dari hasil yang telah diperoleh dapat dikatakan bahwa penyebab kelongsoran adalah material properties dan pengaruh air. Diketahui penyebab kelongsorannya dan dilakukan pemodelan diperoleh strength reduction factor sebesar 0.86, Kesesuaiann antara total displacement dan pergerakan lereng aktual mendapatkan hasil 0.7 cm dengan 2.4 cm . Kedua hasil ini dikatakan tidak terlalu jauh sehingga masih bisa merepresentasikan keadaan lapangan pada model yang dibuat pada software analisis berbasis FEM.
Analisis kestabilan lereng dan zonasi rawan longsor di Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah Pamungkas, Gilang; Kusumayudha, Sari Bahagiarti
Jurnal Geoparks Vol 1, No 01 (2026): Jurnal Geoparks Volume 01 Nomor 01 April 2026
Publisher : Department of Geological Engineering, Faculty of Engineering, Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jgp.v1i01.17774

Abstract

Daerah penelitian, secara administratif berada pada Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada koordinat (UTM) 342475-347475 mT 9195858-9201858 mU. Kondisi geomorfologi berupa perbukitan yang tersusun atas batuan vulkanik dan batuan lempungan. Perbedaan karakteristik antara material vulkanik yang memiliki tingkat permeabilitas tinggi yang menumpang di atas material dengan permeabilitas yang rendah menjadikan daerah penelitian sangat berpotensi mengalami longsor. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kestabilan lereng dan membangun zonasi kerawanan longsor berdasarkan aspek geologi,  dan geologi teknik. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa geomorfologi daerah penelitian bervariasi mulai dari dataran hingga perbukitan. Stratigrafi dari dari tua ke muda yaitu, Satuan batulempung Merawu, Satuan batupasir-tufan Penyatan, Satuan lava Kumbang Satuan intrusi andesit, Satuan breksi Ligung, Satuan endapan aluvial. Struktur geologi meliputi kekar, lipatan dan sesar. Sesar di daerah penelitian terdiri dari Sesar Beji, Sesar Pringamba, Sesar Pasegeran, dan Sesar Lawen. Nilai faktor keamanan lereng di daerah penelitian adalah 1.09 (kritis) untuk lereng 1, nilai 1.84 (stabil) untuk lereng 2, nilai 1.74 (stabil) untuk lereng 3, nilai 1.19 (kritis) untuk lereng 4, dan nilai 1.93 (stabil) untuk lereng 5. Zona Kerawanan longsor sangat rendah terdapat pada Dusun Sigeg, Zona Kerawanan Rendah terdapat pada Dusun Gelaran, Dusun Lempeng dan Desa Beji, Zona Kerawanan Sedang meliputi Dusun Semampir, Desa Pagerengan, dan Desa Pringamba, Zona Kerawanan, Zona Kerawanan tinggi terdapat pada Desa Sirongge, sebagian Desa Bodas, sebagian Desa Beji, dan sebagian Desa Lawen. Zona Kerawanan sangat tinggi terdapat pada Desa Pasegeran dan Desa Pringamba.
Pemanfaatan endapan alluvial pasir di Desa Pematang Danau, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan Dwiatmoko, Marselinus Untung; Saismana, Uyu; Nefia, Arica; Kusuma, Donni Widodo Hadi
Jurnal Geoparks Vol 1, No 01 (2026): Jurnal Geoparks Volume 01 Nomor 01 April 2026
Publisher : Department of Geological Engineering, Faculty of Engineering, Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jgp.v1i01.17954

Abstract

Pasir kuarsa terdapat sebagai endapan alluvial yang berada pada daerah Desa Pematang Danau Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan selatan dengan jumlah sumberdaya pasir kuarsa yang cukup besar. Pada saat ini di daerah tersebut belum diketahui komposisi kimiawi sehingga belum di ketahui pemanfaatannya dalam industri. Penelitian ini diawali dengan pengambilan sampel secara acak yang mewakili daerah yang sudah di ketahui keterdapatan pasir kuarsa. Dilakukan uji distribusi ukuran butir yang diperlukan dalam spesifikasi pemanfaatan dalam industri dan pengujian dengan metode XRF untuk mengetahui komposisi kimiawi pasir kuarsa yang diperlukan untuk spesifikasi pemanfaatan dalam industri. Penelitian ini menghasilkan uji distribusi ukuran butir pasir kuarsa dimana ukuran butir pasir 42-48%, ukuran butir lempung 52-58%. Berdasarkan hasil uji XRF, diketahui komposisi senyawa kimia pasir kuarsa adalah sebagai berikut: SiO2 91,94-95,69%, Al2O3 1,86-3,59%, Fe2O3 0,71-1,18%, CaO 0,13-0,15%, MgO 0,13-0,36%, TiO2 0,09-0,15%, K2O 0,19-0,81%, N2O 0,07-0,08%, Cr2O3 0,07-0,23%. Berdasarkan kandungan komposisi oksida utama dalam pasir kuarsa, direkomendasikan untuk pemanfaatan pasir kuarsa untuk bidang industry pengecoran dan insudtri batubata tahan api.
Kajian teknis biaya peledakan terhadap target fragmentasi pada proses pembongkaran batu kapur di PT Semen Padang Noval, Azka; Jasipto, Alio; Permanda, Naufa
Jurnal Geoparks Vol 1, No 01 (2026): Jurnal Geoparks Volume 01 Nomor 01 April 2026
Publisher : Department of Geological Engineering, Faculty of Engineering, Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jgp.v1i01.17605

Abstract

PT Semen Padang merupakan perusahaan semen yang menjalankan kegiatan penambangan batu kapur dengan metode peledakan, di mana dalam praktik operasionalnya kerap ditemukan permasalahan berupa ketidaktercapaian target volume batuan terbongkar serta fragmentasi yang tidak memenuhi spesifikasi produksi. Penelitian ini bertujuan merancang ulang geometri peledakan yang lebih efektif untuk mencapai target pembongkaran sebesar 9.400 bcm per siklus serta menghasilkan fragmentasi dengan persentase lolos ukuran 80 cm lebih dari 80%. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan penerapan teori desain geometri peledakan R.L. Ash (1963), C.J. Konya (1990), Air Decking Method  (2023), dan Modified Available Energy (2020), serta evaluasi fragmentasi menggunakan metode Kuznetsov-Ramler (Kuz-Ram). Tahapan penelitian meliputi studi literatur, pengumpulan data lapangan dan data pendukung, pengolahan geometri peledakan rencana, analisis volume hasil peledakan, perhitungan kebutuhan bahan peledak, dan estimasi biaya pengeboran serta peledakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa masing-masing metode menghasilkan variasi geometri, powder factor, serta kualitas fragmentasi yang berbeda, sehingga memungkinkan identifikasi rancangan yang paling efisien dan sesuai dengan kondisi litologi setempat. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya desain geometri peledakan yang tepat sebagai upaya meningkatkan efektivitas pembongkaran batu kapur, mengoptimalkan biaya operasional, dan mendukung pencapaian target produksi di PT Semen Padang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5