cover
Contact Name
Ahmad Rayhan
Contact Email
ahmadrayhan30@gmail.com
Phone
+6281917637016
Journal Mail Official
conference.sinesia@gmail.com
Editorial Address
Puri Cempaka Azalea A9 No. 22, Panancangan, Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Proceedings National Conference Sisi Indonesia
ISSN : -     EISSN : 31101062     DOI : https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia
Proceedings National Conference Sisi Indonesia (E-ISSN : 3110-1062) is a scientific proceeding resulting from the national conference organized as a forum for collaboration and dissemination of research findings as well as community service activities across various fields of study. The proceedings aim to document and disseminate the ideas, findings, and innovations of academics, researchers, practitioners, and students to a wider audience, both at the national and international levels. These proceedings are published by the Sisi Indonesia Research and Community Service Foundation, as part of its commitment to supporting the improvement of scientific quality and contributing meaningfully to research-based development and community engagement in Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 112 Documents
Kondisi Kesehatan Mental Mahasiswa BKI dari Luar Jawa yang Mengalami Homesickness Sherly Pratiwi; Tamara Rahmanitama; Dina Faliha; Sherly Novita
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 2 No. 1 (2026): National Conference Sinesia III | Tut Wuri Handayani
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan mental mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam ( BKI ) yang berasal dari Pulau Jawa yang mengalami homesickness, sekaligus mengidentifikasi factor penyebab, dampak, dan upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian menggunakan peendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi terhadap enam mahasiswa yng dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa homesickness dialami dengan tingkat yang bervariasi dan dipengaruhi oleh beberapa factor utama, yaitu terpisah dari keluarga, kurangnya dukungan social, kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru, tekanan akademik, serta pola asuh orang tua. Kondisi tersebut berdampak pada Kesehatan mental mahasiswa, antara lain munculnya perasaan kesepian, stress, kecemasan, kecenderungan menarik diri, gangguan tidur, serta penurunan motivasi dan kinerja akademik. Untuk mengatasi homesickness, mahasiswa melakukan berbagai Upaya seperti membangun hubungan social dengan teman sebaya, menjaga komunikasi dengan keluarga, meningkatkan kemampuan adaptasi, serta mengelola stress melalui aktivitas positif. Temuan ini menunjukkan bahwa homesickness merupakan fenomena multidimensional yang memerlukan penanganan tidak hanya dari individu, tetapi juga dukungan dari lingkungan dan institusi Pendidikan agar proses adaptasi mahasiswa perantau dapat berjalan secara optimal.
Systematic Literature Review (SLR): Self-Regulated Learning Terhadap Motivasi Belajar pada Siswa Ilda Miftakhul Jannah
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 2 No. 1 (2026): National Conference Sinesia III | Tut Wuri Handayani
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.167

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan akademik siswa. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa masih tergolong rendah sehingga berdampak pada ketekunan dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan motivasi belajar adalah self-regulated learning, yaitu kemampuan individu dalam mengatur proses belajar secara mandiri melalui perencanaan, pemantauan, dan evaluasi diri. Meskipun penelitian mengenai hubungan self-regulated learning dan motivasi belajar telah banyak dilakukan, hasil penelitian masih menunjukkan variasi berdasarkan konteks, subjek, dan metode penelitian sehingga diperlukan kajian yang lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran self-regulated learning terhadap motivasi belajar siswa melalui pendekatan Systematic Literature Review. Proses pencarian artikel dilakukan menggunakan aplikasi Publish or Perish berbasis Google Scholar pada rentang tahun 2020–2026 dengan mengikuti alur PRISMA 2020. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan sehingga diperoleh 7 artikel yang relevan dan memenuhi kualitas kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-regulated learning memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Siswa dengan kemampuan self-regulated learning yang baik cenderung mampu menetapkan tujuan belajar, mengelola waktu, memonitor proses belajar, serta mempertahankan ketekunan dalam menghadapi tantangan akademik. Penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan self-regulated learning dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.
Efektivitas Layanan Konseling Kelompok Berbasis CBT dalam Mengurangi Kecemasan Akademik Mahasiswa Rita Munifah Ramadhan
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 2 No. 1 (2026): National Conference Sinesia III | Tut Wuri Handayani
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.168

Abstract

Kecemasan akademik pada mahasiswa menjadi isu yang semakin penting seiring meningkatnya kompleksitas tuntutan akademik di perguruan tinggi. Kondisi ini berdampak pada aspek kognitif, emosional, dan perilaku, sehingga memerlukan intervensi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan konseling kelompok berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam mengurangi kecemasan akademik mahasiswa. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis 10–15 artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dalam rentang 5–10 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa konseling kelompok berbasis CBT efektif dalam menurunkan kecemasan akademik melalui restrukturisasi kognitif terhadap pola pikir maladaptif menjadi lebih adaptif. Selain itu, pendekatan ini mampu meningkatkan kemampuan coping, resiliensi psikologis, serta regulasi emosi melalui dinamika kelompok dan dukungan sosial. Penerapan CBT dalam konseling kelompok juga berdampak pada perbaikan perilaku akademik serta penurunan perilaku maladaptif seperti prokrastinasi. Dengan demikian, konseling kelompok berbasis CBT merupakan model intervensi yang efektif, berbasis bukti, dan aplikatif dalam layanan bimbingan dan konseling di perguruan tinggi.
Systematic Literature Review: Peran Dukungan Sosial dalam Motivasi Belajar Siswa Atlet Annisa Nur Afilla
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 2 No. 1 (2026): National Conference Sinesia III | Tut Wuri Handayani
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.169

Abstract

Siswa atlet dihadapkan pada tuntutan akademik dan olahraga secara simultan yang berpotensi memengaruhi motivasi belajar mereka. Walaupun penelitian tentang dukungan sosial bagi siswa atlet telah dilakukan secara ekstensif, temuan-temuannya masih terfragmentasi dan belum menyajikan sintesis yang komprehensif terkait bentuk dukungan sosial yang paling efektif dalam memengaruhi motivasi belajar siswa atlet. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran dukungan sosial terhadap motivasi belajar siswa atlet menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Literatur diperoleh dari basis data Google Scholar, Scopus, dan Web of Science dengan rentang publikasi 2016–2026. Dari 75 literatur yang teridentifikasi pada tahap pencarian awal, hanya 8 literatur yang memenuhi kriteria inklusi dan dijadikan objek analisis. Hasil kajian mengindikasikan bahwa dukungan sosial memberikan pengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa atlet, khususnya dalam memperkuat kepercayaan diri, ketekunan akademik, serta kemampuan mengelola beban akademik dan olahraga. Sintesis literatur mengungkap bahwa dukungan emosional dari orang tua dan rekan sebaya merupakan faktor paling konsisten dalam meningkatkan motivasi intrinsik siswa atlet, sementara dukungan instrumental dari guru dan pelatih mendukung disiplin belajar serta prestasi akademik. Kesimpulannya, dukungan sosial menjadi faktor krusial dalam mempertahankan dan meningkatkan motivasi belajar siswa atlet serta keberhasilan akademik mereka.
Fenomena Ketergantungan Plagiarisme Mahasiswa di Era Digital: Strategi dan Penanganan (Studi Literatur) Alifiyani Rizki Arsyadatul Husna; Cantika Nashwa Adisti; Siti Nur Halimah; Siti Nur Hanifah; Rintan Liona
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 2 No. 1 (2026): National Conference Sinesia III | Tut Wuri Handayani
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.170

Abstract

Ketergantungan plagiarisme pada mahasiswa S1 di era digital merupakan masalah yang serius karena memunculkan beberapa permasalahan. Masalah tersebut berupa pemahaman mahasiswa terhadap etika akademik dan integritas ilmiah mengalami penurunan. Masalah yang timbul ini tidak hanya berdampak pada kualitas pendidikan tetapi pada pembentukan karakter dan sikap akademik mahasiswa. Praktik plagiarisme yang sering ditemukan meliputi pengambilan ide tanpa mencantumkan sumber, penyalinan teks secara utuh (copy paste), hingga penerapan parafrase yang tidak tepat. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih berfokus pada faktor penyebab dan jenis plagiarisme. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi dan penanganan yang tepat untuk mengatasi ketergantungan plagiarisme pada mahasiswa S1 di era digital. Metode penelitian yang digunakan yaitu melalui pendekatan studi literatur review dengan menelaah 20 artikel jurnal relevan yang diterbitkan pada tahun 2021-2025. Strategi dan penanganan yang bisa dilakukan untuk mengatasi ketergantungan plagiarisme pada mahasiswa S1 di era digital antara lain: (1) edukasi dan sosialisasi etika akademik oleh instansi; (2) pemanfaatan teknologi untuk manajemen referensi dan deteksi plagiasi; (3) penguatan kebijakan institusi, pendampingan, dan literasi budaya membaca. Dengan demikian, diharapkan nantinya mahasiswa mampu dalam menghasilkan karya tulis yang berkualitas dengan menanamkan sikap kejujuran dalam akademik.
Peran Bimbingan Dan Konseling Dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Siswa Berbasis Pendekatan Humanistik Sofia Aminatuz Zuhriyah
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 2 No. 1 (2026): National Conference Sinesia III | Tut Wuri Handayani
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.171

Abstract

Kesehatan mental siswa merupakan pondasi utama keberhasilan akademik dan perkembangan pribadi, namun dinamika era digital serta dampak pasca-pandemi telah meningkatkan risiko gangguan kecemasan dan degradasi motivasi belajar. Kondisi ini menjadi tantangan krusial dalam upaya percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia, khususnya pada pilar kehidupan sehat dan sejahtera (tujuan 3) serta pendidikan berkualitas (tujuan 4). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas peran strategis guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam meningkatkan kesehatan mental siswa melalui pendekatan humanistik di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan analisis isi terhadap berbagai literatur jurnal terakreditasi dalam rentang tahun 2016-2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip utama humanistik—seperti unconditional positive regard, empati, dan autentisitas—mampu menciptakan ruang aman secara psikologis bagi siswa. Implementasi nilai-nilai ini tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif dalam meningkatkan self-esteem siswa dan mendorong pencapaian aktualisasi diri (fully functioning person). Penelitian ini merekomendasikan guru BK untuk mengintegrasikan teknik active listening dan dialog non-direktif dalam layanan bimbingan klasikal maupun konseling individu guna memperkuat relasi teapeutik. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan yang "memanusiakan manusia" menjadi kunci strategis bagi guru BK sebagai fasilitator kesehatan mental, sekaligus kontribusi nyata dalam mewujudkan target SDGs melalui penguatan sumber daya manusia yang resilien.
Strategi Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Membentuk Sikap Empati Siswa: Studi Kepustakaan Zilfy Nurillah Mayassary
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 2 No. 1 (2026): National Conference Sinesia III | Tut Wuri Handayani
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai strategi layanan bimbingan dan konseling yang berperan dalam membentuk empati siswa melalui studi kepustakaan. Empati merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial-emosional siswa, namun berbagai penelitian menunjukkan bahwa tingkat empati siswa masih rendah, ditandai dengan perilaku kurang peduli, sikap acuh, serta meningkatnya konflik sosial di sekolah. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya intervensi melalui layanan bimbingan dan konseling yang tepat dalam meningkatkan empati siswa sebagai salah satu keterampilan sosial dasar. Metode yang digunakan adalah library research dengan menganalisis dua belas artikel ilmiah yang relevan melalui teknik analisis isi. Hasil analisis menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan empati siswa melalui berbagai strategi seperti bimbingan kelompok teknik sosiodrama, role playing, konseling teman sebaya, penggunaan media film, bibliotherapy, teknik modeling, brainstorming, dan motivational interviewing. Strategi-strategi tersebut terbukti membantu siswa memahami perasaan orang lain dan mengembangkan kepekaan sosial secara lebih mendalam. Temuan ini menegaskan bahwa layanan bimbingan dan konseling perlu dirancang secara sistematis, inovatif, dan berkelanjutan agar pengembangan empati siswa dapat dicapai secara optimal.
Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Melalui Layanan Bimbingan dan Konseling Nonik Dina Aprilia Wijaya
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 2 No. 1 (2026): National Conference Sinesia III | Tut Wuri Handayani
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.176

Abstract

Seiring dengan meningkatnya permasalahan perilaku siswa yang dipengaruhi oleh globalisasi dan perkembangan teknologi, pendidikan karakter menjadi semakin penting dalam dunia pendidikan. Rendahnya disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian sosial menunjukkan perlunya penguatan karakter secara sistematis di sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran layanan BK dalam upaya penguatan karakter peserta didik. Metode yang digunakan berupa studi kepustakaan dengan analisis terhadap delapan artikel ilmiah melalui teknik analisis isi. Hasil kajian mengindikasikan bahwa layanan BK berperan strategis sebagai upaya preventif, kuratif, dan pengembangan dalam membentuk karakter siswa. Penguatan karakter dilakukan melalui layanan bimbingan klasikal, konseling individu, dan bimbingan kelompok. Nilai karakter yang dikembangkan meliputi disiplin, tanggung jawab, kejujuran, empati, toleransi, dan kepedulian sosial. Keberhasilan dipengaruhi oleh pengelolaan layanan yang sistematis, kolaborasi sekolah, serta evaluasi berkelanjutan. Oleh karena itu, optimalisasi layanan BK diperlukan agar penguatan karakter berjalan efektif dan berkelanjutan. Selain itu, sekolah perlu mengembangkan inovasi layanan BK berbasis digital, seperti cyber-counseling dan media edukatif sebagai strategi preventif dalam membantu peserta didik menghadapi pengaruh negatif media sosial dan perkembangan teknologi.
Teori Permainan dalam Perancangan Kebijakan Publik: Interaksi Strategis, Kredibilitas, dan Reformasi Institusional di Demokrasi Berkembang Ari Wibowo
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 2 No. 1 (2026): National Conference Sinesia III | Tut Wuri Handayani
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.182

Abstract

Reformasi kebijakan publik di negara demokrasi berkembang sering dipahami sebagai proses teknis dan administratif. Namun, dalam praktiknya banyak reformasi mengalami stagnasi, kepatuhan simbolik, dan kegagalan implementasi meskipun perubahan regulasi telah dilakukan secara luas. Penelitian ini berangkat dari permasalahan bahwa reformasi kebijakan sering mengabaikan interaksi strategis antar aktor institusional yang menentukan hasil reformasi. Dengan menggunakan kerangka teori permainan terintegrasi, artikel ini menganalisis reformasi sebagai hasil keseimbangan (equilibrium) yang dibentuk oleh struktur insentif, kredibilitas institusional, mekanisme penegakan, dan ekspektasi aktor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-konseptual melalui model permainan statis, permainan berulang, teori signaling, permainan koordinasi, dan mekanisme desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan reformasi dapat muncul sebagai Nash equilibrium yang stabil ketika resistensi birokrasi memberikan payoff jangka pendek lebih tinggi dibandingkan kepatuhan. Analisis permainan berulang menunjukkan bahwa kerja sama dapat dipertahankan apabila aktor memiliki orientasi jangka panjang yang diperkuat melalui monitoring, audit, reputasi, dan sanksi yang kredibel. Dalam kondisi informasi asimetris, reformasi yang bersifat retoris cenderung menghasilkan pooling equilibrium yang melemahkan kepercayaan institusional, sedangkan reformasi yang memiliki biaya nyata mampu menghasilkan separating equilibrium yang meningkatkan kredibilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reformasi kebijakan publik harus dipahami sebagai rekayasa institusional strategis untuk menciptakan keseimbangan kooperatif yang stabil, bukan sekadar perubahan regulasi formal.
Prediksi Timbulan Sampah Menggunakan N-Beats "Studi Kasus Kampung Zero Waste" Muhammad Daud Rajasa
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 2 No. 1 (2026): National Conference Sinesia III | Tut Wuri Handayani
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.183

Abstract

Permasalahan timbulan sampah menjadi tantangan penting dalam pengelolaan lingkungan perkotaan, khususnya pada program berbasis masyarakat seperti Kampung Zero Waste (KZW) di Surabaya. Fluktuasi jumlah sampah harian yang bersifat dinamis menyebabkan perlunya metode peramalan yang mampu menghasilkan prediksi secara akurat guna mendukung efektivitas operasional pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi timbulan sampah harian menggunakan pendekatan deep learning N-BEATS (Neural Basis Expansion Analysis for Time Series). Dataset yang digunakan merupakan data harian periode 2022–2025 yang terdiri atas variabel tanggal dan timbulan sampah. Tahapan penelitian meliputi exploratory data analysis (EDA), preprocessing data, pembagian data train dan test, pembangunan model, serta evaluasi performa menggunakan metrik MAE, RMSE, dan sMAPE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model N-BEATS mampu memprediksi timbulan sampah dengan cukup baik, dengan nilai MAE sebesar 87,86, RMSE sebesar 111,45, dan sMAPE sebesar 14,64%. Selain itu, hasil future forecasting selama 7 hari ke depan menunjukkan pola prediksi yang stabil dengan fluktuasi moderat. Secara keseluruhan, model N-BEATS terbukti efektif dalam menangkap pola data deret waktu univariat dan berpotensi mendukung pengelolaan sampah berbasis data secara lebih efisien.

Page 8 of 12 | Total Record : 112