cover
Contact Name
Taufik
Contact Email
taufikbima25@gmail.com
Phone
+6281310588960
Journal Mail Official
taufikbima25@gmail.com
Editorial Address
Jln. Lintas Sumbawa–Bima, No. 32, RT 014/RW 000, Desa Manggeasi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu - NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 30905362     DOI : https://doi.org/10.66371/jadika
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar (e-ISSN 3090-5362). Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) AMANAH. Jurnal ini bertujuan untuk mengkomunikasikan hasil penelitian asli serta membahas isu-isu terkini terkait pendidikan dan pengajaran di sekolah dasar, dengan topik kajian yang mencakup: sains, matematika, sosial, kewarganegaraan, bahasa, seni, budaya, agama, keolahragaan, teknologi, lingkungan, belajar dan pembelajaran, teknologi pendidikan, perangkat dan media pembelajaran, model, pendekatan, metode serta strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, psikologi pembelajaran, pedagogi, dan pendidikan inklusif. JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar adalah jurnal akses terbuka yang menerbitkan artikel penelitian komprehensif. Setiap naskah yang masuk diseleksi berdasarkan kajian ilmiah serta kontribusinya terhadap pengembangan pendidikan dasar. Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun (Januari dan Juli)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 21 Documents
Analisis Budaya Akademik di Lingkungan Sekolah Dasar ilham Ilham; Hidayat Hidayat; Sri Ayu
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/jadika.v1i1.7

Abstract

Cara belajar yang sering dilakukan siswa akan menjadi kebiasaan yang membentuk budaya belajar mereka. Budaya belajar yang baik dan sesuai dengan kondisi siswa akan mendukung peningkatan prestasi belajar. Sebaliknya, budaya belajar yang kurang baik dapat menghambat pencapaian prestasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi budaya belajar yang ada di SDN 24 Dompu dan kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan lokasi di SDN 24 Dompu, Lingkungan Mada Kimbi, Kelurahan Kandai Satu Dompu. Fokus penelitian meliputi kebiasaan belajar siswa di sekolah dan rumah, serta aturan yang berlaku di sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan budaya belajar siswa di SDN 24 Dompu mencakup berbagai kegiatan seperti literasi, numerasi, pembelajaran di dalam dan luar kelas, olahraga, kegiatan keagamaan, proyek berbasis Profil Pelajar Pancasila (P5), dan kegiatan lainnya yang mendukung pembentukan karakter siswa. Meskipun demikian, terdapat beberapa hambatan dalam optimalisasi budaya belajar, seperti keterbatasan fasilitas pendukung, rendahnya motivasi belajar beberapa siswa, kurangnya keterlibatan orang tua, dan jadwal guru yang padat.
Literasi Membaca terhadap Pembelajaran IPS pada Mahasiswa Program Studi Guru Sekolah Dasar Putri Surya Damayanti; Angga Putra; Safira Safira
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/jadika.v1i1.8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi membaca terhadap pembelajaran IPS pada mahasiswa Program Studi PGSD STKIP Yapis Dompu. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 60 mahasiswa yang dipilih secara acak. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur literasi membaca dan tes hasil belajar untuk mengukur pemahaman mahasiswa terhadap materi IPS. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara literasi membaca dan hasil belajar IPS. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,62 menunjukkan bahwa literasi membaca berkontribusi sebesar 62% terhadap variasi hasil belajar IPS. Uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,003 (<0,05), yang mengindikasikan bahwa pengaruh literasi membaca terhadap hasil belajar IPS adalah signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi membaca memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPS pada mahasiswa PGSD STKIP Yapis Dompu. Oleh karena itu, disarankan agar pengembangan literasi membaca diintegrasikan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi IPS. Peningkatan literasi membaca dapat memperkaya wawasan dan meningkatkan kemampuan analitis mahasiswa dalam pembelajaran IPS.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Dongeng Digital Berbasis Project Based Learning pada Siswa Sekolah Dasar Eka Yulianti; Hasan Hasan; Very Irawan
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/jadika.v1i1.9

Abstract

Pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan dalam membentuk generasi yang cerdas secara kognitif dan berkarakter sesuai nilai-nilai Pancasila, sehingga pembelajaran berbasis Pancasila menjadi prioritas, terutama di pendidikan dasar, dengan pendekatan inovatif seperti Project Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian dan pengembangan (R&D) untuk mengembangkan dan menerapkan dongeng digital berbasis PBL sebagai media pembelajaran. Studi dilakukan di SD Negeri 23 Woja, melibatkan siswa dalam aktivitas interaktif menggunakan teknologi seperti animasi, audio, dan teks untuk menyampaikan nilai-nilai Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dongeng digital berbasis PBL efektif meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila, serta keterampilan digital dan kolaborasi, sekaligus menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan relevan di era teknologi. Penggunaan dongeng digital berbasis PBL menawarkan alternatif pembelajaran yang inovatif untuk memperkuat Profil Pelajar Pancasila, mendukung pengembangan generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga berbudi pekerti luhur. Dengan demikian, dongeng digital berbasis PBL dapat diimplementasikan sebagai media pembelajaran efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan internalisasi nilai-nilai Pancasila di sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Course Review Horay terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Fifi Fitriana Sari; Ramadhan Ramadhan
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/jadika.v1i1.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV di SDN Impres Rato melalui penerapan metode pembelajaran Course Review Horay (CRH). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari dua kelompok: kelas eksperimen yang diajar menggunakan metode CRH dan kelas kontrol yang diajar dengan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen mencapai 80, sedangkan kelompok kontrol hanya 65. Hasil uji t-test menunjukkan nilai p = 0,001, yang mengindikasikan adanya pengaruh positif metode CRH terhadap hasil belajar siswa. Observasi menunjukkan siswa lebih aktif dan antusias selama pembelajaran berlangsung. Respons guru dan siswa terhadap metode CRH juga positif, menyatakan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan efektif. Kesimpulannya, metode CRH mampu meningkatkan pemahaman materi, mendorong keterampilan sosial siswa, dan meningkatkan persentase siswa yang mencapai KKM dari 36% menjadi 75%. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode CRH sebagai alternatif untuk pembelajaran matematika yang lebih interaktif dan efektif.
Pengaruh Metode Bermain Peran terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar Hasan Hasan; Ris Anggriani
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/jadika.v1i1.11

Abstract

Pendidikan memainkan peran penting dalam mengembangkan keterampilan berbicara siswa, terutama di tingkat sekolah dasar. Namun, banyak siswa mengalami kecemasan dan kurang percaya diri saat berbicara di depan kelas.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode bermain peran terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IV SDN 2 Dompu.Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain pre-test dan post-test. Sebanyak 40 siswa dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen (metode bermain peran) dan kontrol (metode konvensional). Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk membandingkan peningkatan skor keterampilan berbicara. Hasil penelitian menemukan bahawa Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan rata-rata skor keterampilan berbicara sebesar 41.8%, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya meningkat 14.8%. Hasil ini menunjukkan efektivitas metode bermain peran dalam mengurangi kecemasan dan meningkatkan keterampilan berbicara siswa. dan kesimpulanya bahwa metode bermain peran efektif diterapkan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar dan direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran di mata pelajaran Bahasa Indonesia
Penggunaan Lingkungan Sekitar sebagai Sumber Belajar IPAS di Sekolah Dasar: Studi Kasus di Sekolah Dasar Hidayat Hidayat; Fatir Muhammad Ramadhan
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV SDN 1 Sila. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pembelajaran kontekstual yang melibatkan lingkungan nyata agar siswa dapat membangun pemahaman secara aktif dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi guru kelas IV dan siswa, serta data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah memanfaatkan lingkungan sekitar, seperti halaman sekolah, kebun, dan lingkungan sosial sekitar sekolah, sebagai media dan sumber belajar IPAS. Penggunaan lingkungan dilakukan melalui kegiatan observasi langsung, diskusi kelompok, dan pengumpulan data sederhana oleh siswa. Siswa terlihat antusias dan menunjukkan peningkatan dalam keterlibatan belajar serta pemahaman konsep IPAS. Namun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, kekhawatiran akan keselamatan siswa, dan kurangnya perangkat ajar berbasis lingkungan. Pembelajaran berbasis lingkungan terbukti dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar IPAS serta menumbuhkan sikap peduli terhadap lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pihak sekolah dalam bentuk pelatihan guru dan pengembangan media ajar kontekstual untuk mengoptimalkan implementasinya.
Peran Teknologi dalam Meningkatkan Partisipasi Siswa Sekolah Dasar pada Proses Pembelajaran M. Nur Imansyah; Ulva Silviana
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi dalam meningkatkan partisipasi siswa kelas VI di Sekolah Dasar Negeri 1 Dompu. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran konvensional, yang ditandai dengan kurangnya antusiasme, minimnya interaksi, serta ketergantungan tinggi terhadap guru. Berdasarkan observasi awal, sebagian besar siswa terlihat pasif dan kurang terlibat dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi, seperti video pembelajaran, kuis interaktif berbasis daring, dan media edukatif digital lainnya, mampu meningkatkan partisipasi siswa secara signifikan. Dari 27 siswa, 22 siswa (81,5%) menunjukkan peningkatan dalam keaktifan belajar, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun sosial. Partisipasi aktif terlihat dari meningkatnya frekuensi siswa dalam menjawab pertanyaan, berdiskusi, serta menyelesaikan tugas mandiri maupun kelompok. Penggunaan teknologi juga memudahkan guru dalam menyampaikan materi secara lebih menarik dan adaptif terhadap kebutuhan siswa. Kesimpulannya, teknologi memiliki kontribusi positif dalam meningkatkan partisipasi siswa, sehingga perlu terus dioptimalkan dalam praktik pembelajaran di SD.
Strategi Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika pada Siswa SD Kasman Kasman; Ilham Ilham
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap minat belajar matematika siswa di SDN 26 Dompu. Penelitian eksperimen ini melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan media pembelajaran interaktif dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes minat belajar dan observasi, serta dianalisis menggunakan uji t independen dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memiliki peningkatan minat belajar yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Skor pre-test rata-rata kelompok eksperimen adalah 56,5 dan meningkat menjadi 76,2 pada post-test, sementara kelompok kontrol hanya meningkat dari 55,8 menjadi 60,3. Uji t independen menunjukkan t-hitung sebesar 5,25 dengan p-value 0,001 (p < 0,05), yang mengindikasikan perbedaan yang signifikan. Analisis regresi linear menghasilkan R² sebesar 0,65 dengan p-value 0,001, menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berpengaruh positif terhadap minat belajar siswa. Wawancara dengan guru dan siswa juga mendukung temuan ini, dengan media interaktif yang membantu siswa lebih mudah memahami materi dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Penelitian ini menyarankan agar media pembelajaran interaktif diterapkan secara lebih luas dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Persepsi Guru Sekolah Dasar terhadap Pembelajaran IPAS Berbasis Proyek Ilham Ilham; Miranda Cahya Firdaus
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis proyek di Sekolah Dasar Negeri 8 Dompu. Latar belakang penelitian ini didasari oleh penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan pentingnya pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman nyata melalui pendekatan berbasis proyek (project-based learning). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah guru-guru kelas IV dan V yang mengampu mata pelajaran IPAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki persepsi positif terhadap pembelajaran berbasis proyek. Mereka menilai bahwa pendekatan ini mampu meningkatkan keaktifan, rasa ingin tahu, dan pemahaman siswa terhadap materi IPAS. Namun, guru juga menghadapi kendala dalam pelaksanaan, seperti keterbatasan waktu, fasilitas, dan kurangnya pengalaman dalam merancang proyek yang sesuai. Pembahasan menunjukkan bahwa dukungan kepala sekolah, pelatihan berkelanjutan, dan kolaborasi antar guru sangat penting dalam menunjang keberhasilan pembelajaran berbasis proyek. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan, guru memiliki kesiapan dan kemauan untuk mengembangkan pembelajaran IPAS berbasis proyek di kelas.
Strategi Guru dalam Meningkatkan Partisipasi Aktif Siswa Melalui Pendekatan Proyek di Sekolah Dasar M. Amin; Jumratul Aulyah
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui pendekatan proyek di Sekolah Dasar Negeri 29 Dompu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru kelas dan siswa pada jenjang sekolah dasar, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran berbasis proyek yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan proyek. Pada tahap perencanaan, guru merancang kegiatan yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan siswa. Pada tahap pelaksanaan, siswa dikelompokkan secara heterogen dan diberikan tanggung jawab masing-masing untuk menyelesaikan proyek secara kolaboratif. Strategi ini mendorong siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam diskusi, kerja kelompok, dan presentasi. Guru juga berperan sebagai fasilitator yang memberikan arahan, motivasi, serta umpan balik secara berkala. Kendala seperti keterbatasan waktu dan fasilitas diatasi dengan kreativitas guru dalam memodifikasi sumber belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan proyek efektif dalam membangun keaktifan siswa, meningkatkan rasa tanggung jawab, serta mengembangkan keterampilan sosial dan kognitif mereka secara seimbang.

Page 1 of 3 | Total Record : 21