cover
Contact Name
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang)
Contact Email
Tesi.Hermaleni@gmail.com
Phone
+6285211961114
Journal Mail Official
rap@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar, Kota Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang)
ISSN : 20878699     EISSN : 26226626     DOI : https://doi.org/10.24036
Core Subject : Humanities, Social,
JURNAL RAP (RISET AKTUAL PSIKOLOGI UNIVERSITAS NEGERI PADANG) aims to facilitate interaction, discussion, and advance ideas among Indonesian psychology scholars. We accept articles from any subject related to psychology that can fall into the following sub-themes: Social Psychology, Psychometrics, Educational Psychology, Clinical Psychology, Organizational Change and Development, Life Span and Development, and Indigenous Psychology. Its aim is to create an international forum for scientific research that will contribute to the advancement of our basic knowledge of psychology. Its aim is to stimulate research, encourage academic exchange, and enhance professional development in psychology. JURNAL RAP accepts articles using advanced psychological research methodologies in quantitative and/or qualitative forms that meet the standards of publication in this journal. The main target of this journal is postgraduate students, practitioners, and other professionals interested in psychology
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 17 No. 1 (2026)" : 5 Documents clear
Eksplorasi Pengaruh Dukungan Sosial dan Kontrol Diri terhadap Nomophobia pada Mahasiswa Pratama, Dicky Adi; Permata Ashfi, Raihana
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/rap.v17.i1.33

Abstract

Nomophobia, a modern psychological issue characterized by fear or anxiety when unable to access mobile phones, has become increasingly prevalent among university students. This study aims to examine the relationship between social support and self-control with nomophobia among undergraduate students. The research employed a quantitative correlational design with incidental sampling, involving 150 undergraduate students enrolled between 2021 and 2024. Data were collected through online questionnaires using three measurement scales, the Nomophobia Scale, the Social Support Scale, and the Self-Control Scale. Data were analyzed using multiple linear regression. The results showed that the overall model was significant (p = 0.00), indicating that social support and self-control jointly influence nomophobia. However, social support was not a significant predictor of nomophobia (t = 1.074; p = 0.285), whereas self-control demonstrated a significant negative relationship with nomophobia (t = −3.965; p = 0.000). In terms of effective contribution, self-control accounted for 9.5% of the variance in nomophobia, and social support contributed only 0.6%. In conclusion, the findings suggest that students with higher self-control tend to experience lower levels of nomophobia. These results imply the importance of developing self-regulation skills in educational settings to mitigate the risks associated with excessive mobile phone dependence.
Keterbatasan Self-Control dalam Mengurangi Hate Speech: Peran Toxic Disinhibiton pada Generasi Z di Media Sosial Nabila Safitri, Siti; Santoso, Indriyani
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/rap.v17.i1.85

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh toxic online disinhibition terhadap perilaku hate speech serta menguji self-control sebagai moderasi dalam pengaruh toxic online disinhibition terhadap perilaku hate speech  pada pengguna media sosial dari  Generasi Z yang menggunakan analisis SEM-PLS dan mengumpulkan data dari 215 responden Generasi Z. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan  skala hate speech dengan Cronbach alpha 0.923, toxic online disinhibition  dengan Cronbach alpha 0.820 skala self-control dengan Cronbach alpha 0.81. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh positif serta signifikan pengaruh toxic online disinhibition terhadap perilaku hate speech dengan nilai signifikansi  0.000 (p-value <0.05). Semakin tinggi tingkat disinhibisi individu di media sosial, maka semakin besar kecenderungan individu untuk mengekspresikan komunikasi agresif seperti penghinaan, provokasi, maupun hate speech di media sosial. Selanjutnya, self-control juga terbukti berperan sebagai moderasi dalam pengaruh toxic online disinhibition terhadap hate speech dengan nilai signifikansi 0.036 (p-value <0.05) dengan R2 kontribusi pengaruh sebesar 0.45 (45%). Dari penelitian ini menghasilkan bahwa self-control yang tinggi justru memperkuat pengaruh toxic online disinhibition dan hate speech. Hasil studi memberikan kontribusi dalam memahami bahwa self-control tidak selalu berfungsi sebagai penghambat perilaku agresif di media sosial. 
PENGEMBANGAN DAN ANALISIS PROPERTI PSIKOMETRI ALAT UKUR ACADEMIC BURNOUT PADA MAHASISWA Nur Azizah Zidah Afifah; Nisrina Muthia Yumna Fakhrudin; Novita Sari; Rahma Novianty Suntana
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/rap.v17.i1.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat ukur academic burnout berdasarkan teori burnout Maslach (2017). Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian yang didapat menggunakan metode convenience sampling dengan jumlah partisipan penelitian sebanyak 205 mahasiswa aktif. Hasil analisis yang diperoleh yaitu 16 item final dengan pengolahan data yang digunakan yaitu analisis item, uji reliabilitas, dan analisis uji validitas konstruk dengan menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Hasil item-rest correlation menunjukkan bahwa item-item yang disusun memiliki kualitas memadai dengan rentang nilai 0.344 - 0.590. Uji reliabilitas menunjukan nilai koefisien alpha cronbach sebesar 0.850 yang menunjukan bahwa nilai reliabilitas sangat baik. Hasil analisis validitas konstruk menunjukan bahwa model pengukuran academic burout fit setelah dilakukan modifikasi, dengan nilai Χ² = 130.041, df = 89, dan p = .003. Hasil menunjukan bahwa alat ukur akademik burnout ini memiliki item-item yang reliabel dan valid. Implikasi yang ditemukan dari penelitian ini menunjukan bahwa alat ukur akademik burnout ini dapat digunakan oleh perguruan tinggi sebagai alat assessment untuk melihat tingkat akademik burnout pada mahasiswa.
Menelusuri Proses Self-Acceptence Mahasiswa Penyandang Disabilitas Gagap Bicara Di Kota Medan Munthe, Nurhalijah; Nauly, Meutia; Anggaraeni, Filia Dina
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/rap.v17.i1.83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses penerimaan diri pada individu yang mengalami gagap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan dua subjek yang mengalami gagap. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerimaan diri terjadi secara bertahap, dimulai dengan kesadaran akan kondisi diri, munculnya respons emosional negatif seperti rasa malu, harga diri yang rendah, dan kecemasan, serta berpuncak pada pengalaman stigma sosial dari lingkungan. Meskipun demikian, dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya memainkan peran penting dalam membantu individu mengatasi kondisi ini. Pada akhirnya, kedua subjek menunjukkan perubahan dalam persepsi diri mereka, di mana mereka mulai memandang gagap sebagai bagian yang dapat diterima dari diri mereka, yang menunjukkan bahwa mereka telah mencapai tahap penerimaan diri. Penerimaan diri pada individu yang mengalami gagap berlangsung secara bertahap, dimulai dari respons emosional negatif hingga menghadapi stigma sosial. Dukungan dari lingkungan, terutama keluarga dan teman sebaya, berperan penting dalam membantu individu mencapai tahap penerimaan diri dan mampu menerima kondisi gagap sebagai bagian dari dirinya.
PENGARUH SELF EFFICACY DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP SELF REGULATED LEARNING PADA SISWA SMA GAJAH MADA Ginting, Keisha Ivana; Tarigan, Beby Astri; Sihombing, Andrian Victorius; Rumahorbo, Roy Friendy; Marpaung, Winida; Safarina, Nur Afni
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/rap.v17.i1.90

Abstract

Pengaruh Self Efficacy dan Dukungan Sosial terhadap Self Regulated Learning pada Siswa SMA Gajah Mada. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Gajah Mada Medan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh Self Efficacy dan Dukungan Sosial terhadap Self Regulated Learning pada siswa. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini berjumlah 82 siswa SMA Gajah Mada Medan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh responden. Analisis data menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil pengujian hipotesis mayor menunjukkan bahwa Self Efficacy dan Dukungan Sosial secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Self Regulated Learning, dengan nilai F sebesar 15.874 dan tingkat signifikansi p = 0.000 (p < 0.05). Hasil pengujian hipotesis minor menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara Self Efficacy dan Self Regulated Learning (p = 0.040; β = 0.199), serta hubungan positif dan signifikan antara Dukungan Sosial dan Self Regulated Learning (p = 0.000; β = 0.511). Pengujian asumsi yang dilakukan meliputi uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heterokedastisitas. Seluruh data dianalisis menggunakan SPSS Statistics 23 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self Efficacy dan Dukungan Sosial memberikan kontribusi efektif sebesar 26.9% terhadap Self Regulated Learning, sedangkan 73.1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 5