JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) ISSN: 2502-079X (Print), ISSN: 2503-1619 (Electronic) is a peer-reviewed, open-access journal that publishes research and practice-based research across multidisciplinary fields of knowledge. The journal adopts an integrative and transdisciplinary perspective, welcoming scholarly works that employ systematic cycles of planning, action, observation, and reflection to address real-world challenges and generate measurable improvements in diverse professional and community contexts. JRTI is committed to bridging theory and practice by disseminating actionable knowledge that contributes to institutional development, community empowerment, policy implementation, technological innovation, and sustainable social transformation at local, national, and international levels. The journal embraces contributions from a wide range of scientific clusters, including education and human development; social sciences and humanities; psychology and mental health; public health and well-being; science, technology, engineering, and applied innovation; environmental and sustainability studies; governance, public administration, and policy reform; economic development and entrepreneurship; agriculture and rural advancement; disaster mitigation and resilience; as well as creative and cultural industries. JRTI particularly values studies conducted in authentic field settings such as schools, universities, government institutions, non-governmental organizations, community groups, healthcare facilities, industries, and multi-sector collaborative networks. JRTI welcomes various forms of action-oriented inquiry, including classroom action research, participatory and collaborative action research, community-based interventions, practitioner-led research, institutional improvement projects, organizational development initiatives, and multi-sector transformative programs. Submissions are expected not only to report contextual findings but also to present methodological refinement, innovative intervention models, best-practice frameworks, or scalable solutions that can be adapted and replicated across regions. Through interdisciplinary dialogue and cross-institutional collaboration, JRTI aims to strengthen Indonesia’s capacity for evidence-based decision-making, enhance professional practice across disciplines, and contribute to sustainable development aligned with national priorities and global development goals.
Articles
332 Documents
Analysis of Educational Policy in Madrasah Perspective
Joben Joben;
Leyli Desra Asrol
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 8 No. 4 (2023): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/30031840000
Madrasah have a strategic role in nation building. Currently madrasa education is still considered a "second class" education. This occurs because of the implementation of the madrasa still faces a number of major issues such as the management problems start and the low quality of madrasah education. This paper is intended to give an overview of the progress madrasah education system in Indonesia, madrasas issues, opportunities and challenges of the madrasa. Madrasas have become part of the national education system. The method used in this study is a literature study by collecting secondary data from various sources of books and journals, then conducting a descriptive analysis of the data presented in detail. Various problems faced by madrasas include the management of education, the gap between public and private, the quality of madrasas,Keywords:Madrasah, Education
Manajemen Pembiayaan Pendidikan Islam
Emrinawati Hasibuan;
Syaifuddin Zuhri Daulay
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 8 No. 4 (2023): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/30031842000
Sistem pendidikan di Indonesia memiliki dua subsistem utama, satu di bawah pengelolaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan pendidikan madrasah dan pendidikan agama di bawah pengelolaan Kementerian Agama (Kemenag). Dari sekitar 233.517 sekolah negeri dan madrasah, sekitar 82% adalah sekolah negeri dan sisanya 18% adalah madrasah; dan dari 49.402.000 siswa dari lembaga-lembaga ini, 87% terdaftar di sekolah negeri dan 13% lainnya terdaftar di madrasah. Hukum dan peraturan di Indonesia mengharuskan sekolah negeri dan madrasah diperlakukan sama. Apalagi madrasah mengajarkan kurikulum nasional yang sama selain mata pelajaran agama Islam yang diatur oleh Kemenag. Penulis mencoba mendefinisikan situasi pendidikan Islam di Indonesia saat ini, masalah akademis yang dihadapi pemerintah dan mencari solusi yang memungkinkan melalui survei lapangan dan metode analisis data yang digunakan selama investigasi. Data yang ditemukan menunjukkan bahwa infrastruktur yang tidak tepat dari kontribusi pemerintah terhadap pendidikan publik termasuk pendidikan agama, dan terbatasnya kuota di universitas pedagogis menyebabkan kekurangan guru di daerah pedesaan. Pemerintah Indonesia membutuhkan reformasi pendidikan lebih lanjut di bidang pendidikan publik, pelatihan guru, dan pelatihan ulang. Keywords: pembiayaan, Indonesia, pendidikan Islam, madrasah, pengelolaan proses belajar-mengajar pendidikan
Faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi muda terhadap sektor pertanian sebagai lapangan pekerjaan diwilayah pedesaan kabupaten Solok
Marcos Sophan;
Asdi Agustar;
Erwin Erwin
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 3 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/30031858000
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana minat generasi muda terhadap sektor pertanian sebagai lapangan pekerjaan dan ingin mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi muda di Kabupaten Solok memilih sektor pertanian sebagai lapangan pekerjaan. Penelitian dilaksanakan dengan metode survey yang analisis secara deskriptif dengan menggunakan konsep Jhon Keller (1987) dengan model ARCS. Hasil penelitian Minat generasi muda untuk memilih sector pertanian sebagai lapangan pekerjaan di Kabupaten Solok berada dalam kategori sedang. Bila dibedakan atas wilayah berdasarkan komodity dominan, ditemukan minat generasi muda pada wilayah tanaman pangan ternyata lebih tinggi dibandingkan dengan generasi muda yang berada pada wilayah dengan komoditi dominan hortikultura dan ternak. Minat untuk bekerja disektor pertanian dipengaruhi oleh faktor Jenis kelamin, jenis pendidikan, intensitas membantu orang tua, pekerjaan orang tua, kondisi ekonomi keluarga, luas lahan yang diolah keluarga, dan alternatif peluang kerja lainnya.
Improving students' arabic reading skills through cooperative learning strategy type team games tournament
Ikke Wulan Dari;
Nova Asvio
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 3 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/30031869000
This study aims to help students overcome problems in learning in order to achieve the desired learning outcomes. This research is classroom action research (CAR), using three cycles for six meetings. From the results of the first cycle, it can be seen that the average student test results were 63.96. In the second cycle, the average score of the students' test results was 64.69, in the second cycle, learning mastery increased 33.34% from the initial data. In cycle III seen from the average value of the test results of students is 77.52, students who achieve completeness are 25 people with a percentage of 83.33%, while students who have not completed reach 5 students with a percentage of 16.66%, in Cycle III learning completeness increased by 13.33% from the initial data. It was concluded that the cooperative learning type TGT strategy could improve Arabic reading skills of class VIII C students at SMP Muhammadiyah I Kalirejo Central Lampung with very good results.
Pengembangan bahan ajar membaca nyaring dengan penggunakan pendekatan whole language untuk siswa di sekolah dasar
Ratna Wilis N;
Yulia Arfanti
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 3 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/30031873000
Membaca nyaring adalah kegiatan membaca yang dilakukan dengan cara mengeluarkan suara atau melafalkan setiap kata, frase dan kalimat dari bacaan dengan nada dan intonasi yang tepat agar pembaca dan pendengar mengetahui dan memahami informasi yang disampaikan oleh penulis. Oleh karena itu pemilihan pendekatan pembelajaran yang tepat sangat menentukan tingkat pencapaian siswa dalam membaca nyaring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan rancangan pengembangan bahan ajar membaca nyaring dengan menggunakan pendekatan whole language pada siswa kelas II SD IT Siti Khadijah Tanjung Morawa dan untuk mendeskripsikan validasi desain pengembangan bahan ajar membaca nyaring dengan menggunakan pendekatan whole language pada siswa kelas II SD IT Siti Khadijah Tanjung Morawa . Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif, dan dilaksanakan dengan 6 yaitu: tahap pengumpulan informasi, analisis kebutuhan, merancang prototipe, validitas prototipe, revisi prototipe, dan produk akhir. Prodak hasil pengembangan bahan ajar membaca nyaring dengan menggunakan pendekatan whole language untuk siswa kelas II SD IT Siti Khadijah Tanjung Morawa ini adalah media ajar feltboard display. Hasil presentase penilaian prototipe bahan ajar membaca nyaring dengan pendekatan whole language dari ahli materi 93,18%, dan guru 92.7%. Hasil uji coba prodak terhadap siswa 80,06% Rerata dari ketiga penilaian adalah 88,64%. Angka tersebut menunjukkan bahwa prototipe sudah termasuk dalam kriteria baik dan sudah sesuai dengan hasil analisis kebutuhan dan penilaian ahli.
The effectiveness of using learning CDs on increasing information and communication technology learning outcomes
Ketut Susiani;
I Nengah Suastika;
Dewa Bagus Sanjaya
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 3 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/30031895000
The era of revolution 4.0 requires educators and students to have skills that are able to compete globally. One of the skills that are becoming a trend today is digital literacy. Mastery of communication technology is one of the subjects that are able to answer these challenges. The purpose of this study was to determine the effectiveness of using Learning CDs in information and communication technology subjects. By using quantitative and design methods pseudo used in the study this is a Randomized Two - group Design Posttest Only analyzed with statistical formulas, it was found that the results of learning technology information and communication groups of students who are taught using learning CDs experience a significant increase.
Pengembangan modul bimbingan dan konseling untuk meningkatkan karakter tangguh siswa dalam belajar
Cahaya Putri Khairani;
Mudjiran Mudjiran
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 4 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/30031938000
Aktivitas siswa di dalam kelas sangat beragam saat mengikuti proses belajar mengajar, kebanyakan siswa belum mampu secara mandiri dalam menemukan, mengenal dan menyusun pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam masalahnya. Siswa yang tidak mempunyai motivasi dan kemandirian dalam belajar seperti tidak memiliki jadwal belajar tetap, belajar sambil menonton TV, menghabiskan waktu dengan memainkan handphone, tidak menyelesaikan tugas dan hanya belajar pada waktu menghadapi ujian saja dan tidak memiliki karakter tangguh dalam belajar yaitu kesungguhan dan ketekunan.Hal ini menunjukkan rendahnya karakter tangguh siswa dalam belajar. Beberapa cara dapat dilakukan oleh guru BK/Konselor untuk meningkatkan karakter tangguh siswa salah satunya menggunakan media yang menarik seperti modul bimbingan dan konseling. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan modul bimbingan dan konseling yang valid secara isi dan tampilan, praktis, serta efektif untuk meningkatkan karakter tangguh siswa dalam belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan mengikuti langkah pengembangan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). Subjek uji coba penelitian terdiri dari 3 orang ahli isi dalam bidang bimbingan dan konseling dan 3 orang ahli dalam bidang tampilan, 4 orang guru BK/Konselor untuk menguji praktikalitas modul dan 35 siswa untuk menguji keefektifan modul. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan statistik nonparametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) modul bimbingan dan konseling sudah valid secara isi dan tampilan untuk meningkatkan karakter tangguh siswa dalam belajar, (2) tingkat praktikalitas modul bimbingan dan konseling untuk meningkatkan karakter tangguh siswa dalam belajar yang dikembangkan berada pada kategori baik/tinggi untuk digunakan oleh guru BK/Konselor, (3) modul bimbingan dan konseling yang efektif untuk meningkatkan karakter tangguh siswa dalam belajar. Dengan demikian, modul bimbingan dan konseling yang dikembangkan dapat dimanfaatkan guru BK/Konselor untuk meningkatkan karakter tangguh siswa dalam belajar.
Kontribusi konsep diri akademik dan locus of control terhadap perencanaan karir siswa
Siti Fauziah;
Marjohan Marjohan
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 3 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/30031939000
This research is constrained by the lack of students understanding phenomenon description in carrier planning after graduation from Senior High School 3 Padang. The academic self concept and locus of control are suspected factors affecting students career planning. The aims of this study are (1) to analyze the student’s career planning of the SMAN 3 Padang, (2) to analyze the student’s academic self concept of the SMAN 3, (3) to analyze the student’s locus of control of the SMAN 3 Padang, (4) to examine the contribution of academic self concept to the student’s career planning of the SMAN 3 Padang, (5) to examine the contribution of locus of control to the student’s career planning of the SMAN 3 Padang, (6) to examine the contribution of academic self concept and locus of control to the student’s career planning of the SMAN 3 Padang. The research uses a quantitative method of descriptive type of correlation. The research population is 358 students, the amount of sample is 189 students. It was selected by proportional stratified random sampling technique. The instrument used is the scale of the likert model. The data are analyzed with descriptive statistics, simple regression, and multiple regression. The findings of the study showed that: (1) the description of planning of carrier is on high category, (2) the description of self academic self concept is on high category, (3) the description locus of control in the internal categories, (4) the academic self concept contributes to increasing of student’s career planning, (5) locus of internal control categories contributes to increased student’s career planning, (6) the academic self concept and locus of control contributes together on improving of student’s career planning. The implication of the result is able to become necessity analysis in Guidance and Counseling service and as a basic in conducting the program.
The interference of EFL student’s native language in students english pronunciation
Riswanto Riswanto
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 3 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/30031957000
The study indicates the interferences occurred by the Kaurnese and Rejangnese students in pronouncing English sounds and the factors that affect pronunciation interference of Kaurnese and Rejangnese students in pronouncing English sounds. The respondents were ten students of the English Education Study Program. They are five Kaurnese students whose L1 is Kaurnese and five Rejangnese students whose L1 is Rejangnese. The researcher applied a qualitative approach and conducted a case study design. The instruments used to collect the data were observation by reading a list of words and interviews about factors affecting students' pronunciation interference. The result of data analysis showed that Kaurnese students had interference in pronouncing 30 sounds while Rejangnese students had interference in pronouncing 22 sounds. The data also showed that three main factors influence students' pronunciation; native language, age, and the difference in language features between English and students' native language. In conclusion, all Kaurnese and Rejangnese students had interference in pronouncing English sounds. Kaurnese language is more interference with English pronunciation than the Rejangnese language. Based on the above context, this study suggests the students practice more English pronunciation and put more attention to the native language interference. The lecturer is expected to be able to help the students to reduce the mispronounced words. The study also suggests that further researchers take special attention to this phenomenon to solve the students' problems with English pronunciation.
Strategi pemanfaatan media sosial dalam pemasaran usaha jasa make up artist
Nova Nelsya Ariani;
Muhammad Giatman;
Yuliana Yuliana
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 3 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/30031968000
Pemasaran melalui media sosial saat ini sangat memberikan peluang besar bagi pelaku usaha, dalam rangka memasarkan produk atau jasa yang mereka miliki dengan lebih cepat dan konsumen dapat melihat produk dan jasa secara langsung melalui media sosial. Rumusan masalah penelitian mencakup penambahan strategi pemasaran pelaku usaha jasa makeup dengan menggunakan media sosial. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan sehingga metode penelitian menggunakan studi pustaka. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui startegi pemasaran untuk meningkatkan minat konsumen pada pelaku usaha jasa makeup. (2) Mengetahui pemanfaatan media sosial sebagai media pemasaran berdasarkan kajian pustaka yang ada. Berdasarkan hasil kajian pustaka atau literatur yang ada, diperoleh temuan peneliti bahwa Pelaku usaha jasa make up yang dahulu hanya menerapkan pemasaran menggunakan media iklan berupa brosur, dengan adanya pesaing yang semakin banyak pelaku usaha jasa makeup harus menerapkan strategi pemasaran yang modern dengan menggunakan media sosial sebagai sarana pemasaran online untuk mempengaruhi daya tarik konsumen untuk memakai jasa makeup yaitu dengan menggunakan instagram dan aplikasi penyedia jasa makeup. Melalui artikel ini diharapkan pelaku usaha jasa makeup bisa memanfaatkan media sosial seperti instagram dan aplikasi penyedia jasa makeup sebagai strategi pemasaran untuk menunjang minat terhadap jasa yang di sediakan.