cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+628111304014
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 27988260     DOI : https://doi.org/10.53697/iso.v6i2
Jurnal ISO: Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora publishes scientific papers on the research and scientific studies in the scope of humanities and social studies, such as anthropology, studies, business, communication studies, corporate governance, criminology, the study of cross-cultural, demographic, economic studies of development, the study of education and ethics, social geography, the study of information technology management, industrial relations, international relations, legal studies, media studies, political science, the study of population dynamics, the study of psychology, the study of public administration, social welfare, religious studies and linguistics.
Articles 690 Documents
Dampak Positif dan Negatif Media Digital dalam Pendekatan Filsafat Lisa Indriani; Fitzerald Kennedy Sitorus
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak positif dan negatif media digital dalam kehidupan manusia modern melalui pendekatan filsafat. Perkembangan media digital telah mengubah secara fundamental cara manusia memperoleh informasi, berkomunikasi, dan menjalin relasi sosial. Namun, kemajuan ini juga menimbulkan persoalan mendalam terkait aspek eksistensial, realitas, dan etika. Dengan merujuk pada pemikiran para filsuf seperti René Descartes, Immanuel Kant, Martin Heidegger, dan Jean Baudrillard, penelitian ini mengkaji pengaruh media digital terhadap epistemologi, aksiologi, serta memunculkan kritik terhadap fenomena alienasi dan realitas semu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data diperoleh dari literatur filsafat, teori media, dan hasil penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital memberikan kontribusi positif dalam memperluas akses terhadap pengetahuan, membentuk interaksi sosial yang lebih inklusif, serta mendorong terbentuknya nilai-nilai baru yang lebih terbuka dan toleran. Di sisi lain, media digital juga berpotensi menimbulkan alienasi eksistensial serta menciptakan realitas palsu yang menyulitkan individu membedakan antara fakta dan ilusi. Dari perspektif etika, media digital dapat menjadi sarana penyebaran hoaks dan ujaran kebencian yang mengancam tatanan sosial dan moralitas bersama. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kritis dan pengelolaan yang bijak agar media digital dapat berfungsi secara konstruktif dalam pembangunan peradaban manusia.
The Application of Perma Number 2 of 2012 Against Perpetrators of Minor Crimes In Deli Serdang Police Station Bobby Tambunan; H. Abdul Razak Nasution; Mhd. Azhali Siregar
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2500

Abstract

Supreme Court Regulation (Perma) Number 2 of 2012 concerning Adjustment of the Limitation of Minor Crimes and the Amount of Fines in the Criminal Code is a legal instrument that aims to simplify the process of handling minor crimes (tipiring) and reduce the burden on the judiciary. This Perma stipulates that cases with losses of less than IDR 2.5 million can be categorized as minor crimes, which allows for faster and more efficient resolution. This study aims to analyze the implementation of Perma Number 2 of 2012 against perpetrators of minor crimes at the Deli Serdang Police, including its effectiveness in investigative practices, obstacles faced by police officers, and its impact on the criminal justice system. The research approach used is empirical juridical, with data collection methods through interviews, observations, and analysis of cases handled by the Deli Serdang Police. The results of the study indicate that the implementation of Perma Number 2 of 2012 at the Deli Serdang Police provides benefits in accelerating the resolution of minor crimes, such as minor theft, minor assault, and other minor crimes. The implementation of this regulation allows cases to be resolved through a speedy trial mechanism, reducing the detention time for perpetrators, and optimizing the principle of simple, fast, and low-cost justice. However, there are a number of obstacles in implementation, including the lack of understanding of the community and law enforcement officers regarding the limits of the value of losses, the lack of synchronization between this regulation and the Criminal Code, and limited infrastructure in organizing speedy trials. The implementation of Perma Number 2 of 2012 at the Deli Serdang Police has had a positive impact on the efficiency of resolving minor crimes, but still requires optimization through wider socialization, increased coordination between law enforcers, and improvement of regulations to overcome obstacles in its implementation.
Analysis of Cyber Criminal Law on The Protection of Electronic Medical Records (Study at Premier Medika Partner Hospital Medan) Esti Rahayu; M. Sinaga
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2501

Abstract

In today's digital era, the development of information technology has revolutionized various aspects of human life, including in the health sector. The use of electronic medical records in hospitals has become a common standard, allowing for more efficient storage of patient data and faster access for medical personnel. However, along with this progress, legal challenges have also emerged, especially related to the protection of patient personal data. The issues discussed are how the implications of cyber criminal law affect the protection of electronic medical records in hospitals, how the obstacles and barriers are in protecting electronic medical records at Mitra Medika Premier Hospital Medan and how cyber crime prevention efforts are in protecting electronic medical records at Mitra Medika Premier Hospital Medan. The research used empirical juridical by using data collection methods through field research and library research. Library studies are obtained by reading, studying and reviewing books, laws and regulations, journals or data in the form of library materials while field studies are conducted using interview methods. Some forms of violations that may occur in the management of electronic medical records at Mitra Medika Premier Hospital Medan are Unauthorized Access: When the login of an absent health worker is entrusted to another health worker to replace data entry and Data Retrieval: Patient data is used by unauthorized parties, for example laboratory result photos. Efforts made by Mitra Medika Premier Hospital Medan in protecting Health data include: Strengthening Technology Infrastructure: Implementation of firewalls, antiviruses, and data encryption, Routine Audits: Ensuring the system runs according to security standards, Increasing Staff Awareness: Regular training related to data protection and Updates/development of information technology systems, especially related to data security.
Implementation of The Police Professional Code of Ethics In Handling Violations of Member Discipline In Propam Polresta Deli Serdang Maria Silalahi; H. Abdul Razak Nasution; Rahul Fikri
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2502

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan Kode Etik Profesi Kepolisian dalam penanganan pelanggaran disiplin anggota di Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polresta Deli Serdang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana implementasi kode etik dilaksanakan oleh Propam dalam menangani pelanggaran disiplin, serta hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Propam Polresta Deli Serdang telah menerapkan Kode Etik Profesi Kepolisian sesuai dengan peraturan yang berlaku, termasuk Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala seperti kurangnya kesadaran etis sebagian anggota, keterbatasan sumber daya dalam pengawasan, serta tekanan internal maupun eksternal yang mempengaruhi proses penegakan disiplin. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya penguatan pembinaan mental dan etika anggota, peningkatan kualitas SDM Propam, serta penerapan sanksi yang tegas dan konsisten untuk menumbuhkan budaya disiplin dan profesionalisme di lingkungan kepolisian.
Efektivitas Program Uji Emisi Kendaraan dalam Mengadapi Polusi Udara di Kota Padang Safuan Nada Fatmi; Adil Mubarak
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis efektivitas program uji emisi kendaraan dalam menghadapi polusi udara di kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data-data yang diperoleh dikumpulkan melalui proses wawancara dan observasi serta dokumentasi. Untuk mengukur efektivitas program  uji emisi kendaraan dalam menghadapi polusi udara di kota Padang menggunakan teori Sutrisno (2007:125-126) dengan indikator pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  dalam meningkatkan pemahaman program uji emisi kendaraan dalam menghadapi polusi udara di kota Padang belum berjalan maksimal dengan tidak tersosialisasi secara maksimal program, dan tidak adanya tindak lanjut terkait pelaksanaan program secara periodik, serta setelah dilaksanakan program uji emisi pada tahun 2019, 2021, dan 2023 kualitas udara  di kota Padang masih tetap buruk dan jumlah kendaraan yang tidak lulus ambang batas emisi mengalami peningkatan. Program uji emisi masih menemui tantangan besar dalam mencapai tujuannya, sehingga berdasarkan indikator efektivitas program uji emisi pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata pada program uji emisi kendaraan di kota Padang belum dapat tercapai secara maksimal dan belum efektif
Faktor Penyebab Perilaku Merokok Pada Mahasiswi dan Persepsinya Terhadap Stigma Sosial di Kota Pekanbaru Aulia Paramita; Siti Maisyarah; Ina Aritonang; Ferdiyan Mahendra
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendorong perilaku merokok pada mahasiswi universitas negeri di Kota Pekanbaru dan menguraikan persepsi mereka terhadap stigma sosial yang muncul di tengah masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan penentuan populasi secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam (indepth interview) bersifat terpimpin yang didukung oleh instrumen penelitian seperti pedoman wawancara dan alat perekam suara. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan faktor pendorong mahasiswi perokok adalah rasa penasaran yang berujung kecanduan, tekanan dan stress, terbawa arus lingkungan dan keluarga, dukungan dari pergaluan bebas dan kurang diawasi oleh kerabat serta perasaan puas yang muncul setelah merokok. Persepsi mahasiswi perokok terhadap stigma sosial mengarah pada ketidaksetujuan dengan menyampaikan kekesalan karena merasa perempuan yang tidak merokok belum tentu memiliki perilaku yang lebih baik, beberapa menolak stigma sosial karena menganggap hak pilih atas kehidupan personalnya sebagai perempuan diremehkan, dan beberapa lainnya menerima pandangan orang lain sebagai bentuk kebebasan berpendapat namun tetap menolak dampak negatif jika berupa cap buruk terhadap dirinya.
Mobilisasi Politik Berbasis Bantuan Sosial: Analisis Modal Sosial Komunitas Disabilitas dalam Pemilihan Anggota DPD RI Muhammad Sakur; Rosyida Indah Mawarni; Sendy Al Thariq Syah
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2505

Abstract

Kebijakan perlindungan sosial di Indonesia merupakan amanat konstitusional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program strategis seperti PKH, BPNT, dan JKN. Kebijakan ini tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memiliki implikasi penting terhadap penguatan atau pelemahan modal sosial masyarakat. Modal sosial yang kuat dapat mendukung keberhasilan program perlindungan sosial, terutama di negara dengan budaya kolektif seperti Indonesia. Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara modal sosial dan perlindungan sosial dalam konteks mobilisasi politik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan fokus pada figur Hilmy Muhammad sebagai anggota DPD RI. DIY dikenal memiliki komunitas yang kohesif dengan modal sosial yang kuat berbasis nilai tradisional dan keagamaan. Studi ini menunjukkan bagaimana modal sosial dimanfaatkan tidak hanya sebagai instrumen penguatan dukungan politik, tetapi juga sebagai jembatan bagi kelompok rentan seperti komunitas disabilitas netra Ikhwanul Qolbi untuk mengakses perlindungan sosial informal. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan dari wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen terkait kegiatan politik dan sosial Hilmy Muhammad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan sosial berbasis agama dan budaya memainkan peran penting dalam distribusi perlindungan sosial yang sekaligus memperkuat loyalitas politik. Namun demikian, politisasi perlindungan sosial juga menyimpan risiko terhadap inklusivitas dan kohesi sosial jika digunakan secara eksklusif. Dalam konteks komunitas Ikhwanul Qolbi, penggunaan modal sosial berperan besar dalam pembentukan jaringan kepercayaan, pemberdayaan, serta pengakuan sosial bagi kelompok disabilitas netra yang sebelumnya terpinggirkan. Mobilisasi politik melalui program sosial dapat membentuk hubungan klientelistik antara calon dan komunitas penerima manfaat, seperti komunitas disabilitas Ikhwanul Qolbi.
Aksiologi: Peran Filsafat Ilmu Dalam Transformasi Nilai Dalam Masyarakat Syafriandi; Siti Fatimah; Azmi Fitrisia
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2512

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dinamika aksiologis yang terjadi di tengah transformasi masyarakat ke arah revolusi digital, dengan fokus utama pada pergeseran nilai-nilai fundamental dalam masyarakat. Melalui metode literature review, kajian ini menganalisis berbagai sumber akademik, jurnal ilmiah, dan publikasi terkait untuk memahami kompleksitas perubahan aksiologis di era digital. Pendekatan penelitian dilakukan secara sistematis dengan mengkaji literatur dari berbagai disiplin ilmu, meliputi sosiologi, filsafat, antropologi, dan teknologi informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mengalami transformasi nilai yang signifikan, mencakup pergeseran konsep etika, estetika, logika sosial, dan norma-norma tradisional. Temuan kunci mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi informasi tidak sekadar menjadi alat, melainkan agen transformasi yang mempengaruhi konstruksi nilai-nilai sosial. Artikel ini menawarkan perspektif kritis tentang tantangan aksiologis dalam mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dengan dinamika masyarakat digital, serta implikasinya terhadap pembentukan struktur sosial di era Society 5.0.
Paguyuban Sekarwangi Sebagai Sarana Pendidikan Nonformal dalam Penguatan Identitas Budaya dan Potensi Peserta Didik Nadhifa Jihan Luthfyah; Yulia Dwi; Intan Aina; Tafdhila Hukma
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2518

Abstract

Penelitian ini bertujuan unutk mengkaji bagaimana peran Paguyuban Sekarwangi sebagai lembaga pendidikan nonformal dalam memperkuat identitas budaya dan mengembangkan potensi generasi muda di Kabupaten Cianjur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, karena metode ini mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai fenomena sosial dan budaya yang diteliti. Data dikumpukan melalui wawancara yang mendalam dengan pengurus dan juga anggota paguyuban, kemudian dihasilkanlah informasi yang menyeluruh, kontekstual, dan relevan dengan tujuan penelitian. Analisis data yang dilakukan berupa pengumpulan data, penyedehanaan data, penyusunan data, dan simpulan dari hasil wawancara. Dalam penelitian ini menunjukkan hasil bahwa Paguyuban Pencak Silat Sekarwangi ini memiliki peran yang penting sebagai lembaga pendidikan nonformal dalam melestarikan budaya sekaligus mengembangkan potensi generasi muda terutama anak-anak. Meski menghadapi beberapa tantangan, namun dukungan dari keluarga serta masyarakat dapat memperkuat keberlanjutan paguyuban ini. Melalui latihan pencak silat, seni tradisional, dan juga pembinaan karakter, Paguyuban Sekarwangi memberikan peran yang optimal untuk menumbuhkan dan menguatkan identitas budaya serta kemampuan sosial dan jiwa kepemimpinan pada peserta didiknya. Paguyuban Sekarwangi menjadi acuan yang menegaskan bahwa pentingnya memberikan pendidikan nonformal dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan berbudaya, sehingga layak untuk mendapatkan dukungan yang lebih luas. Melalui pengalaman dan juga keberhasilan alumni menunjukkan bahwa pendidikan yang diberikan dari Paguyuban Sekarwangi ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga memberikan kontribusi yang besar terutama dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan yang kuat.
Kepuasan Mahasiswa dalam Berbelanja Online di Aplikasi e-commerce: Pendekatan Deskriptif Kuantitatif Natasya Eva Tania; Syfa Nandya Saputri; Amanda Putri Yusniawaty; Aulia Wuri Nurpriyanti; Mohamad Nasir Halim Mowavik; Joko Tri Nugraha
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa dalam berbelanja online menggunakan aplikasi e-commerce Shopee serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menyebarkan kuesioner skala likert 5 poin dan menggunakan teknik sampling purposive sampling kepada 59 responden mahasiswa Administrasi Negara Universitas Tidar yang pernah berbelanja melalui Shopee. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden merasa puas terhadap kualitas produk, kemudahan pembayaran, variasi produk, dan kompetitivitas harga. Namun, ditemukan keraguan pada aspek ketepatan waktu pengiriman, responsivitas customer service, serta proses retur dan komplain. Analisis dilakukan dengan bantuan SPSS, menggunakan analisis deskriptif. Temuan ini memberikan gambaran objektif mengenai pengalaman mahasiswa dalam menggunakan layanan e-commerce serta menjadi dasar evaluasi peningkatan kualitas layanan oleh penyedia platform.