cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+628111304014
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review
ISSN : -     EISSN : 27982742     DOI : https://doi.org/10.53697/emba.v6i1
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review ISSN 2798-2742 is a peer-reviewed journal. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review invites academics and researchers who do original research in the fields of economics, management, Business and accounting, including but not limited to: 1. Economics: Monetary Economics, Finance, and Banking; International Economics; Public Economics; Economic Development and Regional Economy. 2. Business Science: Buyer behaviour; Finance; Organizational theory and behaviour; Marketing; Risk and Insurance; and International Business. 3. Management Science: Marketing; Financial Management; Human Resource Management; International Business; and Entrepreneurship. 4. Accounting Sciences: Taxation and Public Sector Accounting; Accounting information system; Auditing; Financial Accounting; Management accounting; and Behavioral accounting.
Articles 337 Documents
Perbandingan Loyalitas Penumpang Maskapai Lion Air Dan Citilink (Studi Kasus Di Yogyakarta) Wirda Nisa Pradela; Yuyun Wahyuni
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emba.v6i1.4200

Abstract

Studi ini dimaksudkan guna mengetahui perbandingan loyalitas penumpang antara Maskapai Lion Air dan Citilink di Yogyakarta. Penelitian memakai pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang terdiri dari 50 penumpang Lion Air dan 50 penumpang Citilink. Data dikumpulkan melalui kuesioner serta dianalisis memakai Independent Sample t-Test dengan bantuan program SPSS. Hasil studi menunjukkan bahwa rata-rata loyalitas penumpang Lion Air sebesar 36,46 lebih tinggi dibandingkan Citilink sebesar 31,40. Namun, hasil uji Independent Sample t-Test menghasilkan nilai sig. (Sig. 2-tailed) sebesar 0,61 > 0,05, sehingga tidak ada perbedaan signifikan antara loyalitas penumpang Lion Air dan Citilink di Yogyakarta. Dengan demikian, loyalitas penumpang pada kedua maskapai relatif sama meskipun terdapat perbedaan nilai rata-rata. DIharapkan studi ini bisa menjadi masukan bagi maskapai penerbangan dalam meningkatkan kualitas pelayanan guna mempertahankan loyalitas penumpang.
Pengaruh Beban Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan pada Lopo Mandheling Coffee Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal Indah Aminah Putri; Budi Gaumata Siregar
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emba.v6i1.4205

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah menganalisi pengaruh kompensasi dan beban kerja terhadap kinerja karyawan pada Lopo Mandheling Coffee. Penelitian ini dilatarbelakangi pada masalah bahwa kafe setiap hari buka tanpa ada libur sehingga menjadikan tugas yang berat bagi karyawan dan efek kelelahan. Masalah lain karena beban kerja yang cukup besar ditanggung karyawan karena pembagian pekerjaan yang tidak sesuai dengan kapasitas mereka. Selain itu karyawan juga tidak mendapatkan upah yang tidak sesuai dengan hasil kerja mereka. Permasalahan-permasalahan ini berdampak pada kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Penulis menggunakan observasi dan penyebaran angket untuk mengumpulkan data. Studi ini melibatkan 34 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel beban kerja dan kompensasi berdampak positif secara parsial dan simultan terhadap kinerja karyawan di Lopo Mandheling Coffee Panyabungan. Diperoleh nilai t-hitung untuk variabel beban kerja (X1) sebesar 1,875 dan variabel kompensasi (X2) sebesar 1,777. Ini menunjukkan bahwa variabel beban kerja dan kompensasi berdampak positif. Hasil dari uji simultan diperoleh nilai f-hitung sebesar 5,191. Nilai f-hitung ini lebih besar dari nilai f-tabel 3,316 (5,191 > 3,316). Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis pertama, hipotesis kedua, dan ketiga diterima. Ini berarti bahwa beban kerja dan kompensasi berdampak positif dan signifikan pada kinerja karyawan. Studi ini membuktikan dengan sukses bahwa nilai R Square sebesar 0,251 kali 100% = 25,1%, dan variabel tambahan menyumbang 74,9%. Selain itu variabel beban kerja dan kompensasi menunjukkan hubungan yang sedang sebesar 0,501 terhadap kinerja karyawan pada Lopo Mandheling Coffee Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, yang berada pada interval korelasi 0,40–0,599.
Analisis Fenomena Fear Of Missing Out (FOMO) Dalam Membentuk Pola Konsumsi Fashion Mahasiswa Universitas Mataram Rista Dwi Asriani; Reni Merlina; Ni Putu Ayu Vina Puspita; Tara Fitriana; Tio Maulana Cahyadi; Jaka Anggara
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review Vol. 6 No. 2 (2026): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emba.v6i2.4206

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola konsumsi mahasiswa dengan meningkatkan eksposur terhadap berbagai tren fashion yang memengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Fear of Missing Out (FOMO) dalam membentuk pola konsumsi fashion mahasiswa Universitas Mataram, khususnya dalam proses pengambilan keputusan pembelian, pengelolaan pengeluaran, dan perilaku konsumtif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 10 informan yang dipilih secara purposive sampling dari 9 fakultas berbeda, didukung oleh kuesioner yang melibatkan 26 responden. Analisis data dilakukan melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding menggunakan model interaktif Miles et al. (2014). Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama: (1) TikTok dan Instagram sebagai pemicu dominan FOMO fashion melalui algoritma paparan konten berulang; (2) konsumsi fashion yang lebih didorong keinginan tampil setara secara sosial daripada kebutuhan fungsional; (3) respons emosional ambivalen berupa kepuasan sesaat yang diikuti penyesalan—terutama ketika produk tidak sesuai ekspektasi; dan (4) mekanisme pengendalian diri mahasiswa disertai fenomena disonansi kognitif, yaitu kondisi di mana mahasiswa menyangkal mengalami FOMO namun berperilaku konsisten dengannya. Keterbatasan anggaran berperan sebagai faktor pengendali situasional, namun tidak menghilangkan dorongan pembelian secara fundamental. Penelitian ini menyimpulkan bahwa FOMO memengaruhi perilaku konsumsi fashion mahasiswa melalui mekanisme sign value dan conspicuous consumption, sehingga diperlukan penguatan literasi keuangan dan program kesadaran diri berbasis pemahaman algoritma media sosial di lingkungan perguruan tinggi, khususnya di wilayah Indonesia timur yang selama ini belum terwakili dalam literatur
Systematic Literature Review tentang Peran Literasi Digital dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Karyawan di Era Transformasi Digital Syukri Hamdi; Anton Sutriyana; Asep Mulyana; Jesika; M. Abel Permana; Rio Ardhiansyah; Wilda Sari; Khusni Maftu Khin; Shifa Zahira Salsabila; Nurokhman
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review Vol. 6 No. 2 (2026): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emba.v6i2.4213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi digital dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan di era transformasi digital berdasarkan sintesis dari 26 studi empiris yang terbit pada periode 2020–2026. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pencarian artikel melalui Google Scholar dan Scopus menggunakan kata kunci digital literacy, employee productivity, employee performance, dan digital transformation. Sebanyak 26 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berperan dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan melalui tiga mekanisme utama. Pertama, pengaruh langsung positif literasi digital terhadap produktivitas ditemukan dalam 18 studi. Kedua, peran mediasi melalui employee agility, innovative behavior, employee engagement, dan work motivation ditemukan dalam 7 studi. Ketiga, peran moderasi yang memperkuat hubungan antara work from home, kepemimpinan, dan motivasi terhadap produktivitas ditemukan dalam 6 studi. Faktor-faktor yang memperkuat hubungan tersebut meliputi facilitating conditions, motivasi kerja, dan budaya organisasi, sementara technostress menjadi faktor yang melemahkannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi digital merupakan kompetensi strategis yang berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas kerja karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Organisasi disarankan untuk mengintegrasikan pelatihan literasi digital dengan penguatan motivasi kerja, penyediaan infrastruktur pendukung, serta pengelolaan technostress secara berkelanjutan
Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Digitalisasi Sistem Perpajakan, Kesadaran Wajib Pajak, dan Sanksi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Eka Puspita; Sarmila Mohammad Yeden; Ekyanita Dwita Arnelia
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review Vol. 6 No. 2 (2026): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emba.v6i2.4231

Abstract

Kepatuhan wajib pajak sangat penting untuk meningkatkan penerimaan negara dan mendukung pembangunan nasional. Penelitian ini ingin tahu bagaimana pengetahuan perpajakan, digitalisasi sistem perpajakan, kesadaran wajib pajak, dan sanksi pajak mempengaruhi kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Penelitian ini menggunakan data yang dikumpulkan dari wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KPP Jakarta Barat. Data ini dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 123 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan dan digitalisasi sistem perpajakan sangat berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Namun, kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak tidak terlalu berpengaruh. Secara keseluruhan, semua faktor ini berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak dengan presentase sebesar 54,6%. Ini berarti bahwa meningkatkan pemahaman perpajakan dan membuat layanan perpajakan lebih digital dapat membantu meningkatkan kepatuhan wajib pajak orang pribadi.
The Effect of the Current Ratio (CR) and Debt-to-Asset Ratio (DAR) on Return on Assets (ROA) at PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk for the Period 2015–2024 Refa Liati; Akhmad Akbar
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review Vol. 6 No. 2 (2026): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emba.v6i2.4122

Abstract

This study aims to analyze the effect of liquidity ratios, measured by the Current Ratio (CR), and solvency ratios, measured by the Debt-to-Asset Ratio (DAR), on profitability ratios, specifically Return on Assets (ROA) at PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, one of Indonesia’s leading cement companies. The background of this study is based on the importance of financial resource management in facing intense business competition, as well as the strategic role of the cement industry in national development. This study is a quantitative descriptive study. The data used are secondary data in the form of PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk’s annual financial reports for the period 2015–2024. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis with the aid of the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) program, preceded by classical assumption tests (normality, multicollinearity, and heteroscedasticity). Hypothesis testing was conducted to examine the partial effect of CR on ROA, the partial effect of DAR on ROA, and the simultaneous effect of CR and DAR on ROA.
Analysis of The Effect Of Empowerment From A Human Resource Management Perspective On Employee Performance In The South Sibolga District Government Fauziah Nur Simamora; Yazmal Farhat Pulungan; Parhan Al Parisi; Muhammadfitree Deeyoh
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review Vol. 6 No. 2 (2026): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emba.v6i2.4218

Abstract

Employee empowerment has long been recognized as a pivotal mechanism through which organizations can unlock the full potential of their workforce and, consequently, drive superior organizational outcomes. Within the context of public sector organizations, where bureaucratic structures often constrain individual initiative, the question of how empowerment shapes employee performance takes on added significance. This study was designed to empirically examine the extent to which human resource empowerment influences the performance of civil servants employed at the South Sibolga District Government Office. A descriptive correlational research design was adopted, and data were gathered from 52 civil servants selected through probability sampling from a total population of 109 staff members. The primary data collection instruments comprised structured questionnaires validated through rigorous validity and reliability testing. Pearson product-moment correlation analysis, coefficient of determination, simple linear regression, and t-test were applied to analyze the data using SPSS version 21. The results demonstrate a strong positive relationship between empowerment and employee performance, yielding a correlation coefficient of r = 0.765. The coefficient of determination revealed that empowerment accounted for 58.6% of the variance in employee performance (R² = 0.586). The regression equation Y = 17.592 + 0.668X confirms that each incremental improvement in empowerment is associated with a corresponding increase in performance. Furthermore, the t-test result (t = 8.412 > t-table = 2.008) confirmed statistical significance at the 5% level, leading to rejection of the null hypothesis. These findings suggest that empowering employees through delegated authority, trust-building, access to information, and organizational support represents a strategically important approach to improving civil servant performance. Practical recommendations include institutionalizing empowerment practices within government HR policies and investing in capacity-building programs aligned with civil service competency standards.