cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+628111304014
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan
ISSN : -     EISSN : 27980502     DOI : https://doi.org/10.53697/emak.v7i3
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Emak: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan is a peer-reviewed journal. Ekombis invites academics and researchers who do original research in the fields of economics, management, and accounting, including but not limited to: Economics Monetary Economics, Finance, and Banking International Economics Public Economics Economic development Regional Economy Management Science Marketing Financial management Human Resource Management International Business Entrepreneurship Accounting Sciences Taxation and Public Sector Accounting Accounting information system Auditing Financial Accounting Management accounting Behavioral accounting
Articles 894 Documents
Analisis Kinerja Keuangan Pada PT. Bank BCA Syariah dengan Metode RGEC, Efisiensi, Stabilitas, dan Financial Distress Periode 2020-2024 Umiyati; Siti Shofiyaturrohmah; Ummu Sya'bana; Fijra Najwan
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Bank BCA Syariah selama periode 2020–2024 dengan menggunakan pendekatan komprehensif yang mencakup empat metode utama, yaitu RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital), analisis efisiensi melalui Data Envelopment Analysis (DEA), pengukuran stabilitas menggunakan Z-Score, serta prediksi potensi financial distress menggunakan model Altman Z-Score. Penelitian ini sepenuhnya memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan publikasi resmi Bank BCA Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konsisten Bank BCA Syariah berada dalam kondisi keuangan yang sehat. Dari aspek RGEC, profil risiko bank tercatat terkendali dengan kualitas pembiayaan yang terjaga baik, sementara penerapan Good Corporate Governance menunjukkan tata kelola yang efektif dan selaras dengan prinsip perbankan syariah. Dari sisi kinerja laba (earnings), profitabilitas terus mengalami peningkatan setiap tahun, ditunjang oleh strategi pembiayaan yang prudent dan efisiensi operasional. Permodalan (capital) tercatat sangat kuat, mencerminkan kemampuan bank dalam menyerap potensi risiko. Analisis efisiensi menggunakan DEA mengindikasikan skor efisiensi optimal sebesar 100% pada seluruh periode pengamatan, yang berarti Bank BCA Syariah mampu memanfaatkan sumber daya secara sangat efektif. Meskipun nilai Z-Score menunjukkan tren penurunan, stabilitas keuangan bank tetap berada dalam kategori sangat sehat. Sementara itu, hasil Altman Z-Score mengindikasikan risiko kebangkrutan yang sangat rendah. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja keuangan Bank BCA Syariah pada periode 2020–2024 tergolong solid, meskipun bank tetap perlu memperkuat strategi untuk menjaga stabilitas dan daya saing jangka panjang.
Kepemimpinan Transformasional Sebagai Penggerak Utama: Analisis Pengaruh Kapabilitas Pegawai dan Loyalitas Organisasi Terhadap Sikap Berorganisasi Pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kabupaten Flores Timur Protus Hyasintus Asalang
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3321

Abstract

Sikap berorganisasi sangat penting bagi efektivitas organisasi, terutama di instansi pemerintah yang menghadapi keterbatasan sumber daya. Penelitian ini pada dasarnya menganalisis dampak kapabilitas pegawai, loyalitas organisasi serta model kepemimpinan, terhadap sikap berorganisasi pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Flores Timur. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode sensus terhadap seluruh 43 pegawai tetap. Data ini kemudian dikumpulkan melalui angket lalu ditelaah memakai statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Hasilnya terlihat bahwa kapabilitas pegawai, model kepemimpinan serta komitmen pada organisasi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap berorganisasi, yang menunjukkan angka 87,1%. Secara parsial, ketiga variabel juga berpengaruh positif dan signifikan, dengan model kepemimpinan sebagai prediktor paling dominan, diikuti loyalitas organisasi dan kapabilitas pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya kepemimpinan yang efektif dalam memupuk perilaku sukarela karyawan. Disimpulkan bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan, komitmen, dan kapabilitas pegawai secara sinergis sangat penting untuk mengembangkan sikap berorganisasi. Implikasinya, manajemen disarankan memprioritaskan pengembangan kepemimpinan, penguatan komitmen, dan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas organisasi
Pengaruh Motivasi, Komunikasi, dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Alihdaya Laboratorium di PT. Bukit Asam Tbk. Unit Pelabuhan Tarahan Ni Putu Widhia Rahayu; Rizka Rachmaniar
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3322

Abstract

This research examines how motivation, communication, and work stress influence employee performance at PT Bukit Asam Tbk, Tarahan Port Unit. Data were collected from 30 employees using a questionnaire and analyzed with validity tests, normality tests, multiple linear regression, partial t tests, and an F test. All questionnaire items were valid. The normality test showed that the data met the normal distribution requirement with an Asymp. Sig. value of 0.200. The regression results indicated that motivation and communication improved employee performance. Higher stress levels reduced performance. The t test results supported these findings. Motivation had a significant effect on performance (t 2.300, Sig. 0.030). Communication also showed a significant effect (t 2.244, Sig. 0.034). Work stress had a significant negative effect (t −2.116, Sig. 0.044). The F test value of 34.780 confirmed that all variables together affected performance. The study suggests that PT Bukit Asam Tbk should strengthen motivation programs, improve communication practices, and manage work stress effectively to support better employee performance.
Analisis Komprehensif Stabilitas, Efisiensi, Prediksi Kebangkrutan dan Tingkat Kesehatan Bank dengan Metode RGEC pada Bank Aceh Syariah Periode 2020-2024 Umiyati Umiyati; Ananda Nur Azizah; Octavia Dwi Rahmadhani; Vira Pebriana
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3333

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis stabilitas keuangan, efisiensi operasional, potensi kebangkrutan, dan tingkat kesehatan Bank Aceh Syariah pada periode 2020-2024. Penilaian dilakukan dengan menerapkan pendekatan RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital) serta metode Altman Z-Score sebagai instrumen prediksi kemungkinan terjadinya financial distress. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan Bank Aceh Syariah serta publikasi resmi lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi kinerja pada beberapa indikator, khususnya pada aspek profitabilitas dan kualitas aset yang masih membutuhkan peningkatan. Namun demikian, rasio permodalan memperlihatkan posisi yang cukup stabil sehingga mampu menopang aktivitas operasional di tengah fluktuasi indikator lainnya. Berdasarkan evaluasi tingkat kesehatan dan analisis prediksi kebangkrutan, penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas aset, penguatan manajemen risiko pembiayaan, serta perbaikan struktur permodalan untuk menjaga stabilitas keuangan jangka panjang.
Analisa Tingkat Kesehatan Bank Muamalat Indonesia (BMI) Periode 2020-2024 dengan Metode RGEC, Analisa Efesiensi, Analisa Stabilitas dan Prediksi Kebangkrutan Umiyati; Sabrian Farabi; Arina Amanda; Azkania Nabila
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kesehatan Bank Muamalat Indonesia (BMI) selama periode 2020–2024 melalui pendekatan RGEC, pengukuran efisiensi, analisis stabilitas keuangan, serta prediksi potensi kebangkrutan menggunakan metode Altman Z-Score Modifikasi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan, laporan Good Corporate Governance (GCG), dan laporan tahunan BMI. Hasil analisis menunjukkan bahwa aspek Risk Profile berada dalam kondisi sangat sehat, tercermin dari rasio NPF dan FDR yang stabil pada peringkat PK-1. Penerapan GCG berada pada kategori cukup baik hingga baik sepanjang periode pengamatan. Di sisi lain, kinerja Earnings menunjukkan hasil yang kurang memuaskan, karena ROA, ROE, dan BOPO menggambarkan profitabilitas rendah serta efisiensi operasional yang belum optimal. Aspek Capital berada dalam kondisi sangat kuat, didukung nilai CAR yang konsisten tinggi. Analisis efisiensi menggunakan Frontier Analyst Application dengan pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) menemukan bahwa BMI hanya mencapai efisiensi penuh pada tahun 2020, 2021, dan 2023, sementara 2022 dan 2024 menunjukkan ketidakefisienan akibat peningkatan biaya operasional dan pemanfaatan input yang belum maksimal. Pengukuran stabilitas menggunakan Z-score menunjukkan bahwa BMI memiliki ketahanan finansial yang sangat tinggi. Sementara itu, hasil Altman Z-Score Modifikasi menempatkan BMI pada kondisi grey area pada 2020, namun berada dalam zona aman pada 2021–2024, mencerminkan perbaikan struktur keuangan dan kualitas aset. Secara keseluruhan, BMI berada dalam kondisi sehat pada aspek risiko, permodalan, dan stabilitas, meskipun peningkatan profitabilitas dan efisiensi masih diperlukan untuk memperkuat kinerja jangka panjang.
Pengukuran Kinerja Keuangan Pada Bank BJB Syariah Periode 2020-2024 Umiyati; Aida Puspita; Razki Ramadhana; Rosyidah Septianingrum
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Bank BJB Syariah selama periode 2020–2024 dengan menggunakan tiga pendekatan utama, yaitu metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital), analisis efisiensi melalui Data Envelopment Analysis (DEA), serta pengukuran stabilitas dan potensi kebangkrutan menggunakan model Altman Z-Score. Analisis ini dilakukan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai tingkat kesehatan bank, efektivitas, dan ketahanan finansial dalam menghadapi risiko, sehingga dapat menjadi dasar evaluasi dan pengambilan keputusan manajerial. Penelitian menerapkan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan laporan Good Corporate Governance Bank BJB Syariah. Pengolahan data dilakukan menggunakan Microsoft Excel untuk perhitungan rasio keuangan serta perangkat lunak Frontier Analyst DEA untuk mengukur tingkat efisiensi. Pendekatan ini memungkinkan analisis yang lebih komprehensif terhadap aspek risiko, tata kelola, profitabilitas, permodalan, serta kapasitas bank dalam mengelola sumber daya secara optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil risiko bank berada dalam kondisi sehat, tercermin dari tingkat Non-Performing Financing (NPF) yang terkendali dan Financing to Deposit Ratio (FDR) yang stabil selama periode pengamatan. Aspek GCG juga memperoleh peringkat 2 (sehat) secara konsisten selama lima tahun. Namun, indikator rentabilitas melalui Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) menunjukkan kinerja kurang sehat akibat fluktuasi profitabilitas yang cukup signifikan. Sedangkan, rasio permodalan (Capital Adequacy Ratio/CAR) berada dalam kategori sangat sehat. Analisis DEA menunjukkan rata-rata efisiensi sebesar 98,22%, dan hasil Altman Z-Score menempatkan bank dalam posisi aman dari potensi kebangkrutan. Secara keseluruhan, Bank BJB Syariah dinilai sehat dan stabil, meskipun peningkatan efektivitas profitabilitas operasional masih diperlukan.
Strategi Kreativitas Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Pada PT Ero Tour Padang Ega Nurul Islami; Didin Hikmah Perkasa
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kreativitas dalam meningkatkan kinerja karyawan di PT Ero Tour Padang. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap empat informan yang terdiri dari satu manajer operasional dan tiga karyawan dari divisi yang berbeda ( Penyedia tiket internasional maupun domestik, Tour divisi dan travel dokumen). Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan metode triangulasi untuk memastikan keakuratan data. Hasil penelitian menunjukkan strategi kreativitas yang diterapkan mencakup pemberian ruang bagi karyawan untuk menyampaikan gagasan inovatif, pelaksanaan sharing session, serta kegiatan di luar kantor dan seminar motivasi. Implementasi program kreativitas paling efektif dilakukan pada periode low season (Februari-April dan Agustus-September).ketika beban kerja lebih ringan sehingga karyawan memiliki waktu untuk bereksperimen dengan ide-ide baru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kreativitas dalam meningkatkan kinerja karyawan di PT Ero Tour Padang mendapatkan hasil yang positif yang didukung sinergi antara manajemen dan karyawan, kolaborasi dua arah, serta evaluasi berkelanjutan menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan dan memperkuat daya saing perusahaan di industri pariwisata
Triangulating ESG Communication Effectiveness: Combining Internal Narratives, Public Perceptions, and Secondary Evidence Dea Sona Alamanda; Nila Armelia Windasari
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3338

Abstract

Environmental, social, and governance (ESG) communication is expected to strengthen legitimacy and trust, yet its effectiveness is rarely assessed by looking at how internal narratives, public perceptions, and formal disclosures line up with each other. This study evaluates ESG communication effectiveness in an Indonesian state-owned enterprise by comparing what the company believes it communicates, what is documented in official channels, and what the public actually perceives. The research uses a descriptive-qualitative case design supported by descriptive survey data and a triangulation method that combines semi-structured interviews with communication and sustainability practitioners, an online survey of 106 internet users, and secondary evidence from sustainability reports, annual reports, and corporate websites. These three evidence streams are organized into a convergence–divergence matrix covering visibility, message clarity, credibility, channel fit, and brand architecture. Results show a clear misalignment: unaided awareness of the company’s ESG initiatives is only 17.0%, message clarity is moderate (2.42/4), and credibility is perceived as fair (3.30/5), despite the presence of assured ESG data and active digital channels. The study concludes that the main weaknesses of current ESG communication lie in salience, clarity, and explicit brand ownership, while channel choice and the availability of proof-points are relative strengths. The findings support prior work on ESG communication gaps and extend it by showing how the use of a white-label ESG campaign brand can unintentionally weaken the link between ESG performance and the corporate brand, thus highlighting the importance of aligning content, channels, and brand architecture in future ESG communication strategies.
Analisis Kinerja Menggunakan Metode Balanced Scorecard Pada Pegawai di Kantor DisperindagKUKM Kabupaten Kebumen Alfia Annisa; Usran Masahere; Ulta Rastryana; Syabrinildi
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3343

Abstract

Penelitian ini menganalisis kinerja pegawai di Kantor DisperindagKUKM Kabupaten Kebumen menggunakan metode Balanced Scorecard. Permasalah utama yang dihadapi meliputi keterbatasan pengukuran kinerja yang berfokus pada aspek administrativ dan keuangan, tanpa mempertimbangkan indikator strategis seperti kualitas layanan public dan pengembangan SDM. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dari empat perspektif: keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan.Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif non-statistik dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara keseluruhan kinerja instansi berada dalam kategori baik. Dari perspektif pelanggan, terjadi peningkatan indeks kepuasan Masyarakat dari triwulan pertama 89,83 menjadi 91,49 pada triwulan kedua. Pada perspektif proses internal, 64,8% pegawai menilai kinerja sangat baik, meskipun terdapat tantangan dalam penyelesaian pekerjaan tepat waktu dan pemanfaatan teknologi. Sementara itu, perspektif pembelajaran dan pertumbuhan mengungkapkan Tingkat kedisiplinan pegawai sebesai 1,37% keterlambatan, namun masih terdapat kekurangan dalam program pelatihan dan tingginya angka mutase pegawai (44,44%).Berdasarkan penelitian tersebut, peneliti ini merekomendasikan perbaikan sistem pengukuran kinerja yang lebih holistic, peningkatan pelatihan berbasis kompetensi, serta penguatan strategi retensi pegawai. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan bagi pengambilan kebijakan untuk meningkatkan kualitas layanan public dan pengembangan SDM lingkungan pemerintah Daerah.
Kratom di Indonesia: Dampak Sosial-Ekonomi dan Dilema Kebijakan: Studi Kualitatif Hasan Ismail; Fidi Setyawan; Gusti Rizaldi
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3347

Abstract

This study aims to examine the socio-economic impacts of kratom and identify policy dilemmas based on stakeholder perspectives in Indonesia. A qualitative approach was employed through semi-structured interviews and questionnaires involving seven respondents representing government agencies, non-governmental institutions, and farmers. The data were analyzed to assess perceptions of health benefits, risks of misuse, economic potential, and regulatory challenges. The findings show that kratom is perceived to provide several social benefits, including improved stamina, pain relief, and traditional uses. However, respondents also highlighted risks such as sedation, potential addiction when consumed excessively, and misuse among youth. Economically, kratom is considered to strengthen local income due to its easy cultivation, short harvesting cycle, and promising export opportunities. Nonetheless, unclear legal status has contributed to widespread illegal trade and uncertainty for producers. Most respondents emphasized the need for evidence-based legalization to enhance regulatory oversight, increase state revenue, and provide clarity for communities, although illegal trade may persist without effective enforcement. Overall, the study underscores the importance of a comprehensive policy framework that balances public health protection with the economic value of kratom as an emerging commodity