cover
Contact Name
Jumal Ahmad
Contact Email
ahmadbinhanbal@gmail.com
Phone
+6285719647457
Journal Mail Official
tarqiyahstitmas@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Sembungankidul, Dukun Gresik, Jawa Timur, 61155
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
TARQIYAH: Jurnal Pendidikan dan Literasi
ISSN : -     EISSN : 27465934     DOI : https://doi.org/10.66017
The journal focuses on the development of knowledge and practice within Islamic Education and Literacy, particularly in muslim society. It aims to publish scholarly articles that contribute to the field through both theoretical frameworks and practical applications. Scope of Research - Aqidah of Islam - Fiqih of Islam - History of Islam - Islamic Education - Dakwah of Islam - Theory & Concepts on Education - Curriculum Development - Teaching Methods - Educational Management
Articles 37 Documents
Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Instagram dengan Pendekatan Konstrukstivistik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Sayidatus Syukriyah; Ali Rosyidi
TARQIYAH: Jurnal Pendidikan dan Literasi Vol 3 No 2 (2025): TARQIYAH EDISI AGUSTUS 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66017/tarqiyah.v3i2.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan e-modul interaktif berbasis Instagram dengan pendekatan konstruktivistik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan menggunakan model R2D2 (Recursive, Reflective Design and Development) yang berlandaskan Constructivist Instructional Design. Model R2D2 diterapkan melalui tahapan yang bersifat iteratif dan reflektif, meliputi pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan diseminasi e-modul. Penilaian kelayakan dilakukan oleh ahli media dan ahli materi menggunakan instrumen validasi skala Likert, dengan data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memperoleh kategori baik hingga sangat layak, dengan hasil validasi ahli media berupa nilai rata-rata 3,22 (layak) dan 3,55 (sangat layak), serta hasil validasi ahli materi dengan nilai rata-rata 3,84 (sangat layak) dan 3,42 (sangat layak). E-modul ini mengintegrasikan berbagai fitur Instagram, seperti highlight materi, link bio, kuis interaktif, penilaian digital, dan flipcard berbasis puzzle, yang mendukung pembelajaran aktif, mandiri, dan bermakna sesuai dengan prinsip konstruktivistik. Dengan demikian, e-modul interaktif berbasis Instagram dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan memiliki potensi yang kuat untuk meningkatkan keterlibatan belajar siswa di era digital. REFERENSI Ambarsari, Z. (2020). Penggunaan Instagram Sebagai Media Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Pada Era 4.0. Prosiding Seminar Nasional PBSI-III Tahun 2020. Andayani, Y., Sridana, N., Kosim, R., Setiadi, D., & Hadiprayitno, G. (2019). Harapan dan Tantangan Implementasi Pembelajaran IPA dalam Konteks Kompetensi Keterampilan Abad 21 Di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Edukasi Sumba (JES). Antasari, C., & Pratiwi, R. D. (2022). Pemanfaatan Fitur Instagram Sebagai Sarana Komunikasi Pemasaran Kedai Babakkeroyokan Di Kota Palu. KINESIK. Azzahra, F. (2022). Pengembangan Media Pembelajaran Berbantuan Instagram Sebagai Alternatif Sumber Belajar Biologi. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Azis, A., Hilmy, M., & Erawati, D. (2025). Integrasi Media dalam Pembelajaran: Pendekatan Konstruktivisme Vygotsky: Media Integration in Learning: Vygotsky's Constructivism Approach. Anterior Jurnal, 24(3), 1-7. Branch, R. M., & Varank, İ. (2009). Instructional design: The ADDIE approach (Vol. 722, p. 84). New York: Springer. Fazriati, V., Khoerunisa, Y., Sopiana, A. R., & Aeni, A. N. (2023). Pengem-bangan EMOIN (E-Modul Interaktif) PAI untuk Pembentukan Akhlak Pe-serta Didik Sekolah Dasar. Universitas Pendidikan Indonesia. Greenhow, C., & Lewin, C. (2019). Social media and education: Reconceptualizing the boundaries of formal and informal learning. In social media and education (pp. 6-30). Routledge. Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The power of feedback. Review of educational research, 77(1), 81-112. Humairah, E. (2022). Penggunaan Buku Ajar ELektroik (E-Book) Berbasis Flipbook Guna Mendukung Pembelajaran Daring Di Era Digital. ProSiding Seminar Nasional BATCH 1. Hutahaean, L. A., Siswandari, & Harini. (2018). Utilization of Iteractive E-Module as a Learning Media in the Digital Age. Proceedings of the National Seminar on Postgraduate Educational Technology UNIMED. Khafid, S. (2002). Pengembangan Rancangan Pembelajaran dengan Pendekatan Konstruktivistik pada Mata Pelajaran Geografi. Surabaya: Universitas PGRI Adi Buana. Khasnudin, D. (2021). Komponen dan Karakteristik E-modul. https://www.-dzikrikhasnudin.com/2021/02/komponen-dan-karakteristik-e-modul.html, (Diakses pada tanggal 31 Desember 2023, pukul 21.44 pm). Magfiroh, A. U. (2023). Pengembangan E-Modul Pembelajaran Ips Berbasis Pendekatan Konstruktivisme Berintegrasi Kahoot Untuk Siswa Kelas Iv Sd. Surabaya: UNESA. Marto, H. (2020). Modul Elektronik. Seminar Nasional PAUD Holistik Inter-gratif. Mubaroq, H., & Hidayati, Y. N. (2022). Pengaruh Penggunaan Media Sosial Instagram Dan Facebook Dalam Pembentukan Budaya Alone Together Pada Kalangan Remaja Di Desa Ambulu Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo. POPULIKA. Nasir, M. A. (2022). Teori Konstruktivisme Piaget : Implementasi dalam Pembelajaran Al-Qur’an Hadis. JSG: Jurnal Sang Guru, 1(3), 215–223. https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/jsg/index Pratty, R. A. D. (2023). Pengembangan Media E-Modul Interaktif Berbasis Self-Directed Learning Pada Materi Akidah Akhlak Kelas X Di Man 5 Bogor. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. PW, P. W. (2022). Peran Teknologi Pendidikan Dalam Pendidikan Islam. Jurnal Dirosah Islamiyah. Raqzitya, F. A., & Agung, A. A. G. (2022). E-Modul Berbasis Pendidikan Karakter Sebagai Sumber Belajar IPA Siswa Kelas VII. Jurnal EDUTECH UNDIKSHA. Ricu Sidiq, & Najuah. (2020). Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Android pada Mata Kuliah Strategi Belajar Mengajar. Jurnal Pendidikan Sejarah. Rizaty, M. A. (2023). Ada 116,16 Juta Pengguna Instagram di RI hingga Agustus 2023. Data Indonedia.Id. https://dataindonesia.id/internet/detail/ada-11616-juta-pengguna-instagram-di-ri-hingga-agustus-2023. (Diakses pada tanggal 03 Februari 2024). Setyowati, A. T. dan N. (2021). Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMA/SMK Kleas X. Jakarta: Kementrian Agama RI. Sugianti, Y. H. R. dan. (2020). Penelitian Pengembangan Model ADDIE Dan R2D2. Lembaga Academic & Research Institute. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Aflabeta. Sundari, S., & Chairunisa, E. D. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Generatif (Generative Learning) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ips Terpadu (Sejarah) Kelas Vii Di Smp Negeri 15 Palembang. Kalpataru: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah. Widiana, F. H., & Rosy, B. (2021). Pengembangan E-Modul Berbasis Flipbook Maker pada Mata Pelajaran Teknologi Perkantoran. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan. Wiyono, M. (2025). Pemanfaatan Media Digital dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 1(1), 1-7. Yonatan, A. Z. (2023). Pengguna Instagram Berdasarkan Rentang Usia 2023. GoodStats. https://data.goodstats.id/statistic/agneszefanyayonatan/pengguna-instagram-berdasarkan-rentang-usia-2023-MEdzz. (Diakses pada tanggal 03 Februari 2024).  
Tipologi Subjektivitas Keagamaan Mahasiswa Pendidikan Keguruan: Studi pada Mahasiswa Tingkat Akhir FITK UIN Jakarta Jumal Ahmad
TARQIYAH: Jurnal Pendidikan dan Literasi Vol 3 No 2 (2025): TARQIYAH EDISI AGUSTUS 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66017/tarqiyah.v3i2.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan religious subjectivity pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Subjek penelitian adalah mahasiswa tingkat akhir yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan menggunakan modus subjektivitas keagamaan Abdullah Sahin yang dikembangkan dari kerangka status identitas James Marcia (diffusion, foreclosure, moratorium, dan achievement). Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian berada pada status foreclosure, moratorium, dan achievement, dan tidak ditemukan responden dengan status diffusion. Temuan ini mengindikasikan bahwa agama menyediakan ruang ideologis, sosial, dan spiritual yang khas bagi eksplorasi dan pembentukan komitmen identitas keagamaan mahasiswa. Periodicals Cohen-Malayev, M., Schachter, E. P., & Rich, Y. (2014). Teachers and the religious socialization of adolescents: Facilitation of meaningful religious identity formation processes. Journal of Adolescence, 37(2), 205–214. Grajales, T. E., & Sommers, B. (2016). Identity styles and religiosity: Examining the role of identity commitment. Journal of Research on Christian Education, 25(2), 188–202. Griffith, B. A., & Griggs, J. C. (2001). Religious identity status as a model to understand, assess, and interact with client spirituality. Counseling and Values, 46(1), 14–25. Klimstra, T. A., & van Doeselaar, L. (2017). 18 - Identity formation in adolescence and young adulthood (J. B. T.-P. D. A. the L. Specht, Ed.; pp. 293–308). Academic Press. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/B978-0-12-804674-6.00018-1 Prawitasari, G. (2018). Profil Status Identitas Religius pada Remaja Akhir. PSIKOPEDAGOGIA Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(2), 104. https://doi.org/10.12928/psikopedagogia.v6i2.9442 Prawitasari, G., & Suwarjo, S. (2018). Promoting Interventions to Develop Religous Identity of Secondary School Students. COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education, 3(4), 140–146. https://doi.org/10.23916/0020180314640 Sahin, A. (2018). Critical Issues in Islamic Education Studies : Rethinking Islamic and Western Liberal Secular. Religions. https://doi.org/10.3390/rel9110335   Books Day, A. (2016). Religion and the individual: Belief, practice, identity. Routledge. Hurlock, E. B. (1991). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Edisi 5). In Drs. Ridwan Max Sijabat (Ed.), Psikologi Perkembangan (Fifth). Erlangga. Jumal, A. (2020). Religiusitas, Refleksi & Subjektifitas Keagamaan. Yogyakarta: Penerbit Deepublish. Sahin, A. (2013). New directions in Islamic education: Pedagogy and identity formation. Kube Publishing Ltd. Santrock, J. W. (2002). Life Span Development : Perkembangan Masa Hidup, Edisi 5 Jilid 2. (Penerjemah : Tri Wibowo) (Fifth). Erlangga. Webpages Encyclopedia Britannica. (n.d.). Study of religion. Encyclopædia Britannica, Inc. https://www.britannica.com/topic/study-of-religion
Miskonsepsi Integrasi Program Pembelajaran Tahfidzul Qur’an dan Bahasa Arab di Pesantren Mahfuz Abdul Rajak
TARQIYAH: Jurnal Pendidikan dan Literasi Vol 4 No 1 (2026): TARQIYAH EDISI FEBRUARI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66017/tarqiyah.v4i1.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan pandangan dikotomis integrasi program bahasa arab dan tahfidzul Qur’an di Pesantren serta mendeskripsikan konsep integratif pembelajaran bahasa arab dan tahfidzul Qur’an di Pesantren. Metode penelitian ini memakai penelitian kualitatif dengan pendekatan Studi Pustaka. Teknik analisa data dengan cara redupsi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil Penelitian ini menunjukkan: Pandangan dikotomi integrasi program pembelajaran bahasa arab dan tahfidzul qur’an di pesantren berupa; Pembelajaran berfokus pada hafalan, terpisahnya kurikulum Bahasa Arab dan Tahfidzul Qur’an, desain Pembelajaran yang kaku, dan adanya Gap antara kurikulum dan realitas pesantren. Sedangkan konsep integrasi program pembelajaran bahasa arab dan tahfidzul qur’an di pesantren terbentuk dengan lima unsur utama yaitu: visi misi dan aturan, kurikulum, sumber daya manusia, peserta didik dan lingkungan belajar. Kata kunci: Integrasi Program; Pembelajaran; Tahfidzul Qur’an; Bahasa Arab; Pesantren. Daftar Pustaka Al-mulhim, A. (2009). Haqqiq Hilmaka fii Hifdzil Qur’an Al-Kareem (3 ed.). El-Ibda’ Elfikry. Awaluddin, A. F. (2022). Hubungan Antara Proses Belajar Mengajar Bahasa Arab dengan Pendidikan Islam. ATTA’DIB: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 70–87. B.Miles, M., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook (Helen Salmon (ed.); 3 ed.). SAGE Publications. Baharun, S., & Masnun. (2025). Menelaah Dampak Pembelajaran Bahasa Arab Kontekstual di Pesantren: Studi Kasus Siswa Madrasah Aliyah. Lisanuna: Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya, 15(1), 1–12. Hafidz, A., Widyanti, L. N., Ismail, M., & Miftakhul Jannha, D. A. (2024). Implementasi Pendekatan Komunikatif dalam Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Arab. Al Mi’yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban, 7(2), 682–688. https://jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-miyar/index Herdah, Saepudin, Mulya, D., Maghfirah, N., & Tri, N. (2020). Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab (H. Herawaty (ed.); 1 ed.). IAIN PAREPARE NUSANTARA PRESS. Hidayatullah, M. S., Taufikurrahman, A., & Khanif, M. (2025). The Arabic Language Curriculum at Al-Yusro Institute for Quran Memorization : A Descriptive Study on the Seventh Grade of Junior High School as a Model منهج تعليم اللغة العربية بمعهد اليسرى لتحفيظ القرآن (دراسة وصفية في الفصل السابع المتوسطة نموذجا). 7(1), 245–259. Huda, S., Alim, A., & Mujahidin, E. (2021). Model Pembelajaran Keterampilan Bahasa Arab pada Program Prakuliah di STIBA Ar-Raayah Sukabumi Syirojul. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 167–186. https://doi.org/10.30868/ei.v12i02.4336 Magdalena, Endayana, B., Indra Pulungan, A., Maimunah, & Dalila, N. (2021). Metode Penelitian Untuk Penulisan Laporan Penelitian dalam Ilmu PAI (Sumarto (ed.); 1 ed.). Penerbit Buku Literasiologi. Makinuddin, M. (2023). Integrasi Pembelajaran Bahasa Arab dan Hafalan Al-Qur’an Di Pondok Pesantren Fathul Majid Kasiman Bojonegoro. JALIE: Journal Of Applied Linguistics and Islamic Education, 07, 179–200. Mukminin, A., Hanun, A., Maskuri, Wassalwa, A., & Sani, D. (2025). Integration of Arabic Language Curriculum in Salaf and Khalaf Islamic Boarding Schools. Alsina: Journal of Arabic Studies, 7(1), 143–160. https://doi.org/10.21580/alsina.7.1.27631 Nurhatmi, J. (2025). Teori Multimedia Pembelajaran: Landasan Kognitif Dan Implikasi Desain Instruksional. Al Habib: Jurnal Pendidikan Islam dan Keguruan, 1(2), 91–117. Rusydi, M., & Musgamy, A. (2023). Pembelajaran Bahasa Arab Pada Anak: Perspektif Teori Pembelajaran Kognitivistik Jean Piaget. Al-Waraqoh: Jurnal PBA, 4(1), 54–65. Sucipto, S. P. I. (2020). Tahfidz Al-Quran Melejitkan Prestasi. Guepedia. Syauqi, M. (2020). Paradigma Relevan Dalam Pembelajaran Bahasa. Jurnal Permata, 1(1), 2–3. Taqi, A. Z., & Abby, M. (2022). Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Pendekatan Realitas Sosial (Analisis Kebutuhan di Ma’had Al-Jamiah UIN Jakarta). Tadabbur: Jurnal Integrasi Keilmuan, 1(2). Ulum, N., Azizah, S., & Hafidz, A. (2022). Pembelajaran Bahasa Arab Di Pondok Pesantren Al-Qur’an Putri Ibnu Katsir Jember. FAJAR Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 86–108. Wasil, A. (2024). Urgensi pembelajaran bahasa arab sebagai bahasa kedua di Pondok Pesantren Ngalah Pasuruan. Muhadasah: jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 6(2), 280–291. Zahra S, H. Z., Prilliano, B., & Abu Bakar, M. Y. (2025). Pendalaman Teori Mazhab Kognitivistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab. Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(3), 441–450.
Teori Psikologi dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Stimulus Dan Respon Abdul Gafur Abdullah
TARQIYAH: Jurnal Pendidikan dan Literasi Vol 4 No 1 (2026): TARQIYAH EDISI FEBRUARI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66017/tarqiyah.v4i1.42

Abstract

Teori Psikologi dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Stimulus-Respons. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi teori psikologi pembelajaran bahasa yang berfokus pada stimulus dan respons sebagai faktor bahasa Arab menjadi semakin menarik untuk dikaji dan dipelajari.Untuk mendukung pembelajaran bahasa yang efektif, digunakanlah berbagai teori dalam pembelajaran, termasuk juga teori-teori dari bidang ilmu psikologi, salah satunya adalah teori behaviorisme. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Library Research yaitu sebuah penelitian yang menggunakan bahan primernya dari literatur-literatur yang beragam termasuk buku, majalah dan selainya, Adapun hasil dari penelitian ini adalah  Proses pembelajaran pada teori ini secara umum selalu dihubungkan dengan proses stimulus-respon. Salah satu teori yang berusaha untuk menjelaskan hubungan antara stimulus dan respons adalah teori pengkondisian atau pembiasaan (conditioning) yang dikenalkan oleh Ivan Pavlov dan B.F. Skinner adalah ahli teori behaviorisme yang bisa juga diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran bahasa Arab. Dari teori ini diharapkan pembelajaran bahasa Arab bisa menjadi lebih mudah dan interaktif. Daftar Pustaka Abidin, A. M. (2022). Penerapan Teori Belajar Behaviorisme dalam Pembelelajaran (Studi Pada Anak).Journal  AN-NISA, 15  (1), . https://doi.org/10.30863/an.v15i1.3315 Akla, A. (2021). Pengajaran Bahasa Arab Dengan Pendekatan Behavioristik. An-Nabighoh Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Bahasa Arab, 23(1),  https://doi.org/10.32332/an-nabighoh.v23i1.3223 Azis, H. S. (2024). Teori Pengkondisian Klasik (Ivan Paplove). Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha, 14, (2), https://doi.org/10.23887/jjpf.v14i2.85830 Bangsawan, G. (2023). Kebijakan Akselerasi Transformasi Digital di Indonesia: Peluang dan Tantangan untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif. Jurnal Studi Kebijakan Publik, 2 (1),  https://doi.org/10.21787/jskp.2.2023.27-40 Basit, M. A. A., & Ummah, R. P. K. (2019). Aplikasi Teori Generatif-Transformatif Dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Pesantren Nurussalam Krapyak Yogyakarta, Lisanan Arabiya Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 2(2), 155. https://doi.org/10.32699/liar.v2i02.648 Budiman, B., Sari, Y., Dalimunthe, F. A., & Putri, P. (2023).Implikasi Teori Behaviorisme Dalam Pembelajaran Bahasa, Lingua Rima Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 12(2), 177. https://doi.org/10.31000/lgrm.v12i2.8772 Dedih, U., Zakiyah, Q. Y., & Melina, J. O. (2019). Perhatian Orang Tua dalam Pendidikan Keagamaan Anak di Rumah Hubungannya dengan Perilaku Mereka di Lingkungan Sekolah. Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 4(1), 1. https://doi.org/10.15575/ath.v4i1.2585 Dewi, N. (2021). Peran Guru dalam Meningkatkan Motivasi belajar Murid Melalui Pemberian Reward Super Student di Sekolah Dasar Kristen ‘B’ Surabaya.  Aletheia Christian Educators Journal, 2(2), 151. https://doi.org/10.9744/aletheia.2.2.151-156 Faizin, F., Rozi, F., & Sari, R. D. P. (2023). Penerapan Metode Pembelajaran Reward and Punishmant dalam Melatih Child Psychology. FONDATIA, 7(1), 12. https://doi.org/10.36088/fondatia.v7i1.2894 Haibar, R. A. L., Yuzarion, Y., & Junaidi, J. (2021). Implikasi Teori Behavioristik dalam Kegiatan Pembelajaran di Sekolah. Empathy Jurnal Fakultas Psikologi, 4(1), 45. https://doi.org/10.12928/empathy.v4i1.20048 Harahap, Z. M. R., & Suyadi, S. (2020). Pengembangan Pendidikan Karakter Melalui Pendekatan Behaviorisme Berbasis Neurosains di SD Muhammadiyah Purbayan. Psikoislamedia Jurnal Psikologi, 5(1), 38. https://doi.org/10.22373/psikoislamedia.v5i1.6199 HS, M. H. M. (2020). Pembelajaran Bahasa Arab dan Dinamika Wacana Bahasa: Studi Komparasi Teori Al-Sulūkiyyah dan Al-ʽAqliyyah antara Teks dan Konteks. Aphorisme Journal of Arabic Language Literature and Education, 1(1), 16. https://doi.org/10.37680/aphorisme.v1i1.316 Karim, I. K., Juniarti, Y., & Arifin, I. N. (2022). Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Pada Anak. JURNAL RAUDHAH, 10(2). https://doi.org/10.30829/raudhah.v10i2.2037 Kusnadi, E., Nur’aeni, N., Asrofi, I., Ramadani, R., & Lutfi, K. M. (2022). Respon Mahasiswa dalam Implementasi Kebijakan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka pada Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. EDUKATIF JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(3), 3595. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i3.2702 Maksudin. (2015). Pengembangan Diri dan Pembiasaan dalam Pembelajaran “Bahasa.” Al Mahāra Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 1(1), 19. https://doi.org/10.14421/almahara.2015.011-02 Misdawati, M. (2019). Analisis Kontrastif dalam Pembelajaran Bahasa. `A Jamiy Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 8(1), 53. https://doi.org/10.31314/ajamiy.8.1.53-66.2019 Nafila, A., Utami, D. N., & Mardani, D. (2023). Teori Belajar Behaviorisme Ivan Pavlov dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Arab Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri. Journal on Education, 5(4), 12332. https://doi.org/10.31004/joe.v5i4.2207 Nuralan, S. (2022). Implementasi Penilaian Pembelajaran Kurikulum 2013 dalam Meningkatkan  Partisipasi Aktif siswa SDN 1 Buga, Tolis Ilmiah Jurnal Penelitian, 4(1). https://doi.org/10.56630/jti.v4i1.210 Pratama, A. Y., & Suswandari, S. (2023). Eksistensi Pemukiman Kelompok Pedagang Bakso Malang Di Kampung Duku Kebayoran Lama Jakarta Selatan. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(2), 28. https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i3.4626 Puspita, Y., Hanum, F., Rohman, A., Fitriana, F., & Akhyar, Y. (2022). Pengaruh Faktor Lingkungan Keluarga untuk Perkembangan Pemerolehan Bahasa Pertama Anak Usia 2 Tahun 5 Bulan. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4888. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2500 Rambe, N. R., Mirna, W., Asrul, A., & Purwana, R. (2022). PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MACROMEDIA FLASH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK INTENSIF. JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN, 9(1), 60. https://doi.org/10.24114/jtikp.v9i1.35539 Safaruddin, S. (2020). TEORI BELAJAR BEHAVIORISTIK. Al-Qalam Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan, 8(2), 119. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v8i2.239 Satrio, S. (2018). URGENSI PENGUASAAN BAHASA ARAB DALAM STUDI ISLAM DI INDONESIA. PERADA, 1(2), 163. https://doi.org/10.35961/perada.v1i2.22 Shofiyani, A., Aisa, A., & Sulaikho, S. (2022). Implementasi Teori Belajar Behavioristik di MI Al-Asyari’ah Jombang. Al-Lahjah., 5(2), 22. https://doi.org/10.32764/al-lahjah.v5i2.2890 Ulum, M., & Fauzi, A. (2023). Behaviorism Theory and Its Implications for Learning. Journal of Insan Mulia Education, 1(2), 53. https://doi.org/10.59923/joinme.v1i2.41 Wahyuni, L. S. (2020). PEMEROLEHAN FONOLOGI PADA ANAK YANG MENDERITA PALATOSIS. Equalita Jurnal Studi Gender Dan Anak, 2(1), 98. https://doi.org/10.24235/equalita.v2i1.7064 Yanuardianto, E. (2019). Teori Kognitif Sosial Albert Bandura (Studi Kritis Dalam Menjawab Problem Pembelajaran di Mi). Auladuna Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 1(2), 94. https://doi.org/10.36835/au.v1i2.235 Yuniarto, B., Rodiya, Y., Saefuddin, D. A., & Maulana, M. A. (2022). Analisis Dampak Reward dan Punishment Perspektif Teori Pertukaran Sosial dan Pendidikan Islam. EDUKATIF JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(4), 5708. 
Self Regulated Learning dalam Al-Qur’an dan Hadis Nabi Jumal Ahmad
TARQIYAH: Jurnal Pendidikan dan Literasi Vol 4 No 1 (2026): TARQIYAH EDISI FEBRUARI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66017/tarqiyah.v4i1.44

Abstract

Artikel ini membahas konsep self-regulated learning (SRL) dalam perspektif Al-Qur’an dan hadis Nabi dengan fokus pada nilai kemandirian belajar yang dapat diinternalisasikan dalam pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian pustaka dengan analisis konsep terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, hadis Nabi, serta literatur psikologi pendidikan, terutama teori Self-Regulated Learning. Hasil kajian menunjukkan bahwa kisah Qabil dan Habil, Nabi Ibrahim a.s., serta Nabi Musa a.s. dan Khidhir a.s. mengandung nilai dasar Self-Regulated Learning seperti rasa ingin tahu, refleksi kritis, kemandirian berpikir, ketekunan, dan kerendahan hati dalam menuntut ilmu. Hadis-hadis tentang Malik bin Huwairits, sahabat yang diminta mengulangi salatnya, dan pembiasaan puasa kepada anak-anak, menampilkan praktik pedagogis Nabi dan para sahabat yang mendukung berkembangnya Self-Regulated Learning melalui teladan, dialog, modelling, conditioning, dan pembelajaran bertahap yang selaras dengan perkembangan anak. Secara konseptual, nilai-nilai tersebut sejalan dengan konstruksi Self-Regulated Learning modern (kognitif, metakognitif, dan motivasional) dan tipe-tipe regulasi dalam SDT (dari regulasi eksternal hingga motivasi intrinsik), sehingga Al-Qur’an dan hadis dapat menjadi landasan normatif dan inspiratif bagi pengembangan strategi pembelajaran yang menumbuhkan pembelajar mandiri sepanjang hayat dalam konteks pendidikan Islam.   Daftar Pustaka Ahmad, N. (2010). Tafsir Ayat-ayat Pendidikan. Marja. Alias, A., & Majid, H. S. A. (2015). Psychology of learning: An Islamic theory. International Journal Of Islamic Thoughts, 4(1), 63–80. Al-Lathif, M. G. (2020). Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali Kisah Hidup dan Pemikiran Sang Pembaru Islam. Araska Publisher. Al-Munawar, S. A. H. (2005). Aktualisasi Nilai-Nilai Qur‟ani dalam Sistem Pendidikan Islam. Ciputat Press. Corno, L. (2001). Volitional aspects of self-regulated learning. In B. J. (Eds.), Self-regulated learning and academic achievement: Theoretical perspectives (pp. pp. 191–225). Lawrence Erlbaum Associates Publishers. Fatimah, E. (2006). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Pustaka Setia. Mujiman, H. (2011). Manajemen Pelatihan Berbasis Belajar Mandiri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Pintrich, P. R. (2000). The Role of Goal Orientation in Self regulated learning. In e. (. M. Boekaerts, Handbook of Self-regulation (p. 453). San Diego: Academic. Sahin, A. (2021). Love of Learning as a Humanizing Pedagogic Vocation: Perspectives from Traditions of Higher Education in Islam. In Higher Education and Love (pp. 137–187). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-030-82371-9_8 Sukmadinata, N. S. (2007). Metode Penelitian Pendidikan. PT. Remaja Rosdakarya. Yamin, M. (2008). Paradigma Pendidikan Konstruktivistik. Gaung Persada Press. Zimmerman, B. J. (1990). Self-regulated learning and academic achievement: An overview. Educational psychologist, 25(1), 3-17.
Meningkatkan Kecerdasan Moral Autentik dalam PAI Melalui CTL Ishaq Syahid; Moh Ridhoi
TARQIYAH: Jurnal Pendidikan dan Literasi Vol 4 No 1 (2026): TARQIYAH EDISI FEBRUARI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66017/tarqiyah.v4i1.45

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi strategi kontekstualisasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap pengembangan kecerdasan moral yang autentik pada peserta didik di era digital. Studi menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus di SMP 1 Burneh, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kontekstualisasi yang diwujudkan melalui pola pembelajaran berbasis masalah, proyek nilai, dan refleksi konektif berfungsi efektif sebagai jembatan yang menghubungkan pengetahuan agama tekstual dengan realitas sosial peserta didik. Strategi ini signifikan meningkatkan keterlibatan siswa serta dimensi-dimensi kecerdasan moral, khususnya empati, toleransi, dan kontrol diri, baik dalam persepsi maupun perilaku nyata. Penelitian menyimpulkan bahwa meskipun kontekstualisasi merupakan katalis penting, dibutuhkan pendekatan holistik dan integratif untuk membangun kecerdasan moral yang benar-benar autentik dan berkarakter. Implikasi penelitian menekankan perlunya pelatihan guru yang komprehensif dan dukungan sistemik dari lingkungan sekolah.   Daftar Pustaka Akhyar, M., & Zukdi, I. (2025). Ahmad Dahlan’s Thoughts on Education as a Means of Empowering the People. World Journal of Islamic Learning and Teaching, 2(1), 1–12. Arifuddin Arifuddin, Nelfa Yosi, and Marlina Marlina, “Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Siswa Di Era Digital,” Al-Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 2, no. 1 (2023): 70–78, https://doi.org/10.59059/al-tarbiyah.v2i1.717. Dimas Agustian Vieri. Implementasi Strategi Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Agama Islam untuk Membentuk Karakter Siswa, Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Volume. 2 Nomor. 2 Juni 2025. DOI : https://doi.org/10.61132/hikmah.v2i2.787 Hasanah, Z., & Himami, A. S. (2021). Model Pembelajaran Kooperatif Dalam Menumbuhkan Keaktifan Belajar Siswa. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 1(1), 1–13. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v1i1.236 Hasan, S. (2024). Integrasi Pendidikan Karakter dalam Manajemen Pendidikan Islam untuk Menghadapi Krisis Moral Generasi Z. Jurnal Pendidikan Islam, 4, 4949-4958. Juliani et al., “Implementation of Islamic Religious Education Curriculum Based on Values to Form Students’ Islamic Character,” Journal of Contemporary Islamic Primary Education 2, no. 3 (2024): 170–79, https://doi.org/10.61253/jcipe.v2i3.300. Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching and Learning: What It Is and Why It's Here to Stay. California: Corwin Press. Maulidah, K., & Yahya, M. uhammad S. (2023). Peranan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai Upaya Preventif Kenakalan Remaja di MTs Ma’arif Sikampuh Kroya Cilacap. Journal of Islam and Muslim Society, 5(1), 80–92. Moloeng, Lexy J., Metodologi Penelitian Pendidikan, (Penerbit SIC Surabaya: 2006), Michele Borba, Membangun Kecerdasan Moral, Tujuh Kebajikan Utama Agar Anak Bermoral Tinggi, (Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2008), hlm. 352. Nazar, F. 2022. Moral judgement of preschool children of the state of Kuwait. International Education Journal, 2 (2), 116-122. Nurhadi. (2004). Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang Press. Rif’atus Sholehah. Peran Strategi Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Yang Religus,Toleran,Dan Berakhlak Mulia Di Era Globalisasi Jurnal Penelitian Nusantara Volume 1 ; Nomor 8 ; Agustus 2025 ; Page 110-117 Doi : https://doi.org/10.59435/menulis.v1i8.564 Rusman. (2016). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.23-24. Sa’dulloh, & Yusuf, I. (2025). Fenomena Moralitas Gen Z dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Al-Hasan balikpapan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 2082-2088. Subhan, S. (2022). Globalisasi dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam dan Sosial Masyarakat (Studi Kasus di Kabupaten Bima). Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 3(3), 251–258. https://doi.org/10.54371/ainj.v3i3.194 Sulaiman Hasibuan, “Strategi Pembelajaran Aktif Dalam Perspektif Al-Qur’an,” Jurnal Pendidikan Islam 12, No. 1 (2023). Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif: dilengkapi dengan contoh proposal dan laporan penelitian, (Alfabeta Bandung: 2005) Suparyoga, Imam dan Tobroni, Metode Penelitian Sosial-Agama, (Remaja Rosdakarya Bandung: 2001). Zaman, B. (2019). Aplikasi Pendekatan Kontekstual Pada Proses Pembelajaran Rumpun Pendidikan Agama Islam. Jurnal Studi Islam, Vol. 20(2), 133–142  
Analisis dan Evaluasi Inovasi dari Sudut Pandang Lembaga Pendidikan di Era Keemasan Islam dan Kontekstualisasinya di Era Kontemporer Suheri; Susanto
TARQIYAH: Jurnal Pendidikan dan Literasi Vol 4 No 1 (2026): TARQIYAH EDISI FEBRUARI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66017/tarqiyah.v4i1.46

Abstract

Era keemasan Islam (abad ke-8 hingga ke-13 M) merupakan periode penting dalam sejarah peradaban yang ditandai oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi pendidikan. Lembaga-lembaga seperti Baitul Hikmah, Madrasah Nizamiyah, dan Universitas Al-Qarawiyyin memainkan peran sentral dalam membentuk ekosistem intelektual yang progresif dan berakar pada nilai-nilai spiritual. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi bentuk-bentuk inovasi pendidikan yang berkembang pada masa tersebut, serta mengontekstualisasikannya dalam tantangan pendidikan modern yang diwarnai oleh digitalisasi, globalisasi, dan krisis nilai. Dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa prinsip integrasi ilmu dan iman, pembelajaran berbasis nilai, serta kepemimpinan transformatif tetap relevan dan dapat diadaptasi dalam sistem pendidikan kontemporer. Studi kasus terhadap lembaga pendidikan modern seperti pesantren dan sekolah berbasis integrasi menunjukkan bahwa warisan pendidikan Islam klasik mampu menjadi fondasi inovasi yang berkelanjutan dan berorientasi pada pembentukan insan kamil.   Daftar Pustaka Al-Attas, S. M. N. (1993). Islam and Secularism. Kuala Lumpur: ISTAC. Al-Ghazali. (2000). Ihya’ Ulum al-Din (Vol. 1–4). Beirut: Dar al-Fikr. Azra, A. (1999). Esei-Esei Intelektual Muslim dan Pendidikan Islam. Jakarta: Logos. Makdisi, G. (1981). The Rise of Colleges: Institutions of Learning in Islam and the West. Edinburgh: Edinburgh University Press. Nasr, S. H. (2006). Science and Civilization in Islam. Cambridge: Harvard University Press. Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). New York: Free Press. Sardar, Z. (1988). Islamic Futures: The Shape of Ideas to Come. London: Mansell. Syed, M. N. (2001). The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education. Kuala Lumpur: ISTAC. Syed Muhammad Naquib al-Attas. (2001). The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education, Kuala Lumpur: ISTAC. George Makdisi. (1981). The Rise of Colleges: Institutions of Learning in Islam and the West, Edinburgh: Edinburgh University Press. Azyumardi Azra.(1999). Esei-Esei Intelektual Muslim dan Pendidikan Islam, Jakarta: Logos. Ziauddin Sardar. (1988). Islamic Futures: The Shape of Ideas to Come, London: Mansell. Syed M. N. Al-Attas. (1993). Islam and Secularism, Kuala Lumpur: ISTAC. Fazlur Rahman. (1982). Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: University of Chicago Press. John W. Creswell. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. 3rd ed., Thousand Oaks: Sage Publications. Nasr, Seyyed Hossein. (2006).Science and Civilization in Islam. Cambridge: Harvard University Press. Rogers, Everett M. (2003). Diffusion of Innovations.5th ed., New York: Free Press. Fullan, Michael. (2007) The New Meaning of Educational Change. New York: Teachers College Press. Rosenthal, Franz. (1975). The Classical Heritage in Islam. London: Routledge. Gutas, Dimitri. (1998). Greek Thought, Arabic Culture: The Graeco-Arabic Translation Movement in Baghdad and Early Abbasid Society. London: Routledge. UNESCO. (2020). Al-Qarawiyyin University. World Heritage Sites Database. Berkey, Jonathan P.(1992) The Transmission of Knowledge in Medieval Cairo: A Social History of Islamic Education. Princeton: Princeton University Press. Sardar, Ziauddin. (1989). Explorations in Islamic Science. London: Mansell. Selwyn, Neil. (2016). Education and Technology: Key Issues and Debates. London: Bloomsbury. Al-Attas, Syed M. N.(1995). Prolegomena to the Metaphysics of Islam. Kuala Lumpur: ISTAC. Zuhairi, Alfi.(2021). “Integrasi Ilmu dan Iman dalam Pendidikan Islam Kontemporer,” Jurnal Pendidikan Islam. Vol. 8, No. 2. Al-Ghazali. (2000). Ihya’ Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Fikr, 2000. Hasan Langgulung. (1989). Pendidikan Islam dan Peranan Guru dalam Pembentukan Kepribadian Muslim. Jakarta: Pustaka Al-Husna. Nasr, Seyyed Hossein. (2007).  Islamic Science: An Illustrated Study. London: World Wisdom. UNESCO. (2015). Rethinking Education: Towards a Global Common Good?. Paris: UNESCO Publishing.

Page 4 of 4 | Total Record : 37