cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
ISSN : 18295797     EISSN : 25499475     DOI : 10.21831
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
Pengaruh Modal Sosial, Kompentensi Guru Dan Intensitas Kegiatan Mgmp Terhadap Profesionalisme Guru IPS SMP Reza Armin Abdillah Dalimunthe; Farida Hanum
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 14, No 2 (2017): SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v14i2.19931

Abstract

Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui pengaruh modal sosial, kompetensi guru, dan  intensitas kegiatan MGMP terhadap profesionalisme guru SMP IPS Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post  facto dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah guru IPS SMP yang tergabung dalam MGMP Yogyakarta. Terdapat 109 guru yang diambil seluruhnya menggunakan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data menggunakan quesioner untuk variabel modal sosial, kompetensi guru, intensitas kegiatan MGMP  dan profesionalisme guru. Pengujian validitas instrument dilakukan dengan expert judgment dan analisis faktor, sedangkan uji reliabilitas menggunakan  Alfa Cronbach. Analisis data menggunakan teknik regresi linier sederhana dan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial bepengaruh signifikan terhadap profesionalisme guru, kompetensi guru berpengaruh signifikan terhadap profesionalisme guru, intensitas kegiatan MGMP berpengaruh signifikan terhadap  profesionalisme guru, serta modal sosial, kompetensi guru dan intensitas kegiatan MGMP  secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap profesionalisme guru SMP IPS Kota Yogyakarta.Kata Kunci: .Modal Sosial, Kompetensi Guru, Intensitas Kegiatan MGMP, Profesionalisme Guru
Analisis model pembelajaran ARIAS dalam seting berbagai tipe kolaboratif bagi peningkatan motivasi mahasiswa dalam pembelajaran MBS di PGSD FIP UNIMED Efendi Manalu; Ease Arent
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 15, No 2 (2018): SOCIA: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v15i2.22676

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) motivasi belajar sebelum dan setelah diterapkan model ARIAS dalam setting kolaboratif tipe: TS-TS, Think Pair Share (TPS), Pair Check (PC), dan Cooperative Script (CS) dalam pembelajaran. (2) implementasi model ARIAS dalam seting kolaboratif tipe: TS-TS, Think Pair Share (TPS), Pair Check (PC), dan Cooperative Script (CS) dalam pembelajaran, memberi pengaruh yang berlainan terhadap peningkatan motivasi mahasiswa dalam pembelajaran perencanaan pengajaran PGSD  FIP. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Mahasiswa PGSD semester VI sebanyak 7 rombongan belajar. Dari teknik samplingnya diambil kelas A Reg dan C Eks dan menjadi unit sampel sebanyak 60 orang. Mahasiswa regular maupun ekstensi adalah sama-sama menunjukkan peningkatan motivasi belajar atas model ARIAS melalui pembelajaran kolaboratif tipe TS-TS, TPS, PC, dan CS yang di aktualisasi dalam melakukan aktivitas belajar dalam mata kuliah perencanaan pembelajaran. Akan tetapi intensitasnya dalam perilaku belajar berbeda yaitu lebih aktif mahasiswa regular dibandingkan mahasiswa ekstensi dalam pembelajaran perencanaan pengajaran.
Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia Masa Kabinet Djuanda 1957-1959 Febta Pratama Aman *
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 10, No 1 (2013): SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v10i1.5344

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan terbentuknya sekilas kehidupan, susunan dan program kerja kabinet, (2) menganalisis kebijakan politik luar negeri indonesia beserta pelaksanaannya, (3) menganalisis keberhasilan dan dampak yang ditimbulkan dari kebijakan, dan (4) mengetahui dan mendeskripsikan proses berakhirnya kabinet. Menggunakan metode penelitian sejarah kritis dengan menentukan topik penelitian, heuristik atau pengumpulan sumber penelitian, verifikasi atau kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian (1) Kabinet Karya  menggantikan kabinet Ali II yang mengundurkan diri, kabinet ini disebut zaken kabinet, program kabinet ini disebut pancakarya, (2) kebijakan politik luar negeri terlihat dari program dekolonisasi hokum, (3) Tingkat keberhasilan kabinet Djuanda belum berhasil dengan maksimal. Kebijakan politik ini membawa dampak bagi kehidupan baik itu dari aspek politik, ekonomi, kewilayahan, pertahanan keamanan, dan sosial budaya. (4) Kabinet Djuanda demisioner karena kegagalan Konstituante menyusun Undang-Undang Dasar Baru dan keluarnya Dekrit Presiden Soekarno tanggal 5 Juli 1959. Kata kunci: Kebijakan Politik Luar Negeri, Kabinet Djuanda, Deklarasi Djuanda, Tahun 1957-1959.
Value Historis Situs Kelenteng Pantulak Sebagai Sumber Belajar IPS Berbasis Pendidikan Multikulture Kelas VII di SMPN 3 Sungai Ambawang Emi Tipuk Lestari; Saiful Bahri; Yulita Dewi Purmintasari
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 16, No 2 (2019): SOCIA: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v16i2.28945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Value Historis situs Klenteng Pantulak tersebut, dan mengetahui pemanfaatan situs Klenteng Pantulak  sebagai sumber belajar  dalam pembelajaran IPS berbasis Pendidikan Multikulture  di SMPN 3 Sungai Ambawang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelenteng Pantulak merupakan bentuk akulturasi suku Dayak, Melayu, Madura dan Cina menghasilkan keanekaragaman budaya dan perdamaian antar suku terjalin dengan baik hingga saat ini. Dalam pembelajaran IPS berbasis multikultur Klenteng Pantulak menjadikan sebuah sumber pembalajaran yang tepat dengan materi maupun kondisi siswa di SMP N 3 Ambawang yang multietnis.
PAPALELE (SUATU TINJAUAN HISTORIS TERHADAP BUDAYA MASYARAKAT AMBON) Efilina Kissiya *
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 9, No 1 (2012): SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v11i1.3732

Abstract

Papalele merupakan suatu kegiatan berjualan yang sudah ada sejak dulu pada masyarakat Ambon. Papalele biasanya dilakukan oleh ibu-ibu dengan pakaian mer-eka yang khas (oleh orang-orang Ambon umumnya menyebut mereka dengan sebutan Tanta-tanta papalele. Kegiatan mereka biasanya dirnulai pada waktu subuh mereka sudah berjalan kaki tanpa menggunakan alas kaki dari tempat tinggal mer-eka ke pusat kota Ambon. Tidak diketahui persis kapan dan siapa yang memulai kegiatan ini pada awalnya, tetapi yang pasti kegiatan Papalele ini sudah ada sejak dulu dalam bentuk menjajakan dagangan secara berkeliling dari rumah ke rumah, atau dengan cara duduk di pinggir jalan. Mereka yang menjual secara berkeliling meletakan jualannya di atas dulang (wadah berbentuk bulat yang terbuat dari kayo) diletakkan di atas kepala (Keku). Seiring dengan berlalunya waktu, Papalele ini mulai berkembang ke arah berjualan yang sifatnya tetap di pasar (dudu pasar). Pada saat ekonomi kapitalis merambah dunia dengan berbagai tawaran yang menyenang-kan dan menggiurkan, kegiatan Papalele masih tetap eksis dengan cara penawaran tradisional, mampu bersaing dalam perekonomian modern. Ini dilakukan untuk bagaimana menghidupi keluarga dan masa depan keluarga mereka. Eksistensinya itu diwujudkan dalam bentuk melayani masyarakat untuk memenuhi kebutuhan kesehariannya. Oleh sebab itu, Papalele juga mampu menciptakan pasar sendiri, tanpa tergantung pada pasar yang ada. Dan ketika pasar tersegmentasi maka mun-cul kemudian relasi dan jaringan yang dibangun antar pembeli (konsumen) dan penjual (Pemasok). Jaringan ini dibangun dengan bermodalkan kepercayaan satu sama lain untuk tujuan bersama, dengan harapan tidak sating merugikan. Kata Kunci: papalele, historis, tradisional, berjualan
Kajian Terhadap Perkawinan antar Orang Berbeda Agama di Wilayah Hukum Kota Yogyakarta Setiati Widihastuti, Sri Hartini, Eny Kusdarini *
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 11, No 2 (2014): SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v11i2.5295

Abstract

Penelitian ini bertujuan   untuk mengidentifikasi kemungkinan dilangsungkannya   perkawinan antar orang  berbeda agama  di wilayah hukum Kota Yogyakarta, dan mengidentifikasi    putusan Hakim Pengadilan Negeri atas  permohonan perkawinan antar orang  berbeda  agama di  Catatan Sipil Kota Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Wawancara  dan dokumentasi dipilih sebagai teknik pengumpulan data. Subyek penelitian  ditentukan dengan teknik   purposive, yakni dua orang Hakim dan dua pejabat dari Bidang Pencatatan Sipil  Kota Yogyakarta. Analisis data dilaksanakan  secara induktif, yang tahapannya terdiri dari reduksi data, unitisasi dan kategorisasi data, display data,  kesimpulan serta verifikasi. Dalam simpulan  kajian ini dapat dikemukakan bahwa: 1) Perlu dispensasi dari Pengadilan Negeri untuk melangsungkan perkawinan beda agama di wilayah hukum kota Yogyakarta. 2) Sikap  Hakim  PN Yogya atas  permohonan  perkawinan berbeda agama: (a) menolak   memberikan   dispensasi, (b)   kemungkinan dapat  mengabulkan permohonan dispensasi, apabila Hakim  berpendapat UU Perkawinan memang tidak mengatur tentang perkawinan beda agama, sehingga  terdapat  kekosongan hukum. Kata kunci:  perkawinan antar orang  berbeda agama, Pengadilan Negeri, Pencatatan Sipil
Model Kebijakan Kombinasi dalam Perlindungan HAM Terhadap Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan SRI HARTINI, ANANG PRIYANTO, IFFAH NURHAYATI
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 13, No 1 (2016): SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v13i1.9906

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan model kebijakan kombinasi perlindungan HAM terhadap narapidana di Lembaga Pemasyarakatan DIY. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ditentukan secara purposive, pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi diperkuat FGD, analisis data dengan analisis induktif. Hasil penelitian menunjukkan model kebijakan kombinasi perlindungan HAM terhadap Narapidana dapat digambarkan:1) Mengatur “eksistensi” hak kebutuhan biologis narapidana dalam bentuk perubahan Undang-Undang; 2) Mengatur anggaran pengadaan obat-obatan bagi narapidana yang sakit sehingga pelayanan kesehatannya terpenuhi; 3) Mengatur anggaran melanjutkan keterampilan bagi narapidana; 4) Mengatur pengadaan SDM profesional bidang pendidikan, agama, kesehatan, psikologi, serta keterampilan. Teknis kebijakan dirancang dalam peraturan menteri dengan memperhatikan pertimbangan rasional, menekankan pada aspek efektivitas, efisiensi, dan ekonomis. Efektivitas pelaksanaan model kebijakan kombinasi tersebut belum terlaksanasehingga belum dapat diobservasi, disebabkan: sistem kewenangan sentralistik, uji coba model kebijakan kombinasi berimplikasi pada banyak aspek, narapidana jumlahnya besar, serta anggaran penyediaan fasilitas pendukung pelaksanaan dan lokasi uji coba kebijakan sangat bersifat politis. Kata kunci: model kebijakan, HAM, narapidanaModel Kebijakan Kombinasi dalam Perlindungan HAM Terhadap Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TPS DAN NHT TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH DI SMA NEGERI KABUPATEN TEMANGGUNG Fatimah Nur Rahmawati, Mukminan
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 13, No 2 (2016): SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v13i2.12570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh: (1) hasil belajar sejarah antara model pembelajaran TPS dan NHT, (2) hasil belajar sejarah antara model TPS dan NHT pada kelompok motivasi tinggi, (3) hasil belajar sejarah antara model TPS dan NHT pada kelompok motivasi rendah,  dan (4) interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar sejarah. Jenis penelitian adalah quasi experiment. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri di Kabupaten Temanggung. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Parakan berjumlah 32 peserta didik, dan peserta didik kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Candiroto berjumlah 30 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji validitas menggunakan rumus korelasi product moment. Analisis data menggunakan teknik Anava dua jalur. Hasil penelitian membuktikan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model TPS dan NHT terhadap hasil belajar sejarah, dengan F = 5,801 dan p = 0,019 0,05, (2) model NHT lebih berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada kelompok motivasi tinggi, dengan F = 0,127 dan p = 0,724 0,05, (3) model TPS lebih berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada kelompok motivasi rendah, dengan   F= 12,418 dan p = 0,002 0,05, dan (4) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar peserta didik untuk meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran sejarah, dengan F = 6,361 dan p = 0,014 0,05. Kata kunci: Model TPS, Model NHT, Hasil Belajar, Motivasi Belajar
KEEFEKTIFAN PENDEKATAN SCIENTIFIC DENGAN METODE PjBL, PBL, INQUIRY, DAN DISCOVERY DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI Nawalinsi, Muhsinatun Siasah Masruri
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 13, No 2 (2016): SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v13i2.12578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan keefektifan metode Project-Based Learning, Problem-Based Learning, Inquirí, dan Discovery untuk pembelajaran Geografi di SMA Kabupaten Bantul; dan (2) rangking keefektifan metode Project-based Learning, Problem-based Learning, Inquirí, dan Discovery untuk pembelajaran Geografi di SMA Kabupaten Bantul. Teknik analisis data yang digunakan adalah ANOVA, dilanjutkan dengan uji Scheffe dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan keefektifan yang signifikan antara metode Project-based Learning, Problem-based Learning, Inquiry dan Discovery dalam pembelajaran Geografi di SMA N Kabupaten Bantul ; dan (2) hasil uji Scheffe menunjukkan bahwa urutan keefektifan metode-metode yang dieksperimenkan adalah metode Project-based Learning merupakan metode paling efektif (gain score 14,7), disusul dengan metode Problem-based Learning (gain score 10,77), kemudian metode Inquiry (gain score 7,83) dan yang paling  rendah  keefektifannya adalah metode Discovery (gain score 4,95). Kata Kunci: Project-Based Learning, Problem-Based Learning, Inquiry, Discovery, hasil belajar Geografi siswa
Internalisasi Nilai Karakter Nasionalis dalam Pembelajaran IPS Untuk Membangun Jati Diri Ke-Indonesia-an Utomo, Eko Prasetyo *
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 14, No 2 (2017): SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v14i2.18626

Abstract

Gejala memudarnya jati diri ke-Indonesia-an dikalangan generasi muda utamanya para pelajar pada tingkat yang mengkhawatirkan seperti tidak mampu  menghafal sila Pancasila, lagu Indonesia Raya, dan Bhinneka Tunggal Ika, hingga  tidak mengerti batas-batas wilayah Indonesia. Fokus penelitian ini adalah menggali proses dan makna internalisasi nilai karakter nasionalis dalam pembelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Subjek penelitian adalah siswa SMP Negeri Model Terpadu Bojonegoro dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai karakter nasionalis diinternalisasikan dalam tiga tahap yaitu 1) transformasi nilai; 2) transaksi nilai; dan 3) transisternalisasi nilai. Proses internalisasi nilai karakter nasionalis dalam pembelajaran IPS melalui mediator keteladanan guru dan kegiatan praktik langsung pengalaman belajar seperti model pembelajaran, metode pembelajaran, bahan ajar, dan evaluasi pembelajaran. Perilaku berkarakter nasionalis yang diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah oleh siswa yaitu disiplin, cinta tanah air, semangat kebangsaan, cinta damai, peduli lingkungan, menghargai prestasi, dan toleransi.Kata kunci: Internalisasi, Nasionalis, IPS, Jati diri ke-Indonesia-an