cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
ISSN : 18295797     EISSN : 25499475     DOI : 10.21831
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
Partisipasi Pasangan Usia Subur (PUS) dalam program Keluarga Berencana di Kampung KB Kelurahan Sagatani, Singkawang, Kalimantan Barat Zakiah Hasan Gaffar; Antonia Sasap Abao
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 18, No 2 (2021): Socia: Jurnal Ilmi-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v18i2.40744

Abstract

Di Indonesia, program KB merupakan program skala nasional dengan tujuan untuk menekan angka kelahiran dan mengendalikan pertambahan jumlah penduduk. Tujuan lainnya untuk menciptakan kemajuan, kestabilan dan kesejahteraan ekonomi keluarga. Dalam upaya mendorong akselerasi pencapaian tujuan progam KB di Indonesia, maka pemerintah membentuk program “kampung KB”. Kampung KB ini dicanangkan oleh Presiden RI pada bulan Januari 2016. Kota Singkawang merupakan salah satu kota /kabupaten yang menjadi lokasi pelaksanaan kampung KB di Kalimantan Barat. Pembentukan kampung KB di Kota Singkawang pada tahun 2017 yang tersebar  di empat  kelurahan yang salah satunya di kelurahan  Sagatani. Pada awal pelaksanaan kampung KB, telah terjadi peningkatan Partisipasi PUS dalam ber-KB sampai tahun 2018 dan 2019, namun tahun 2020 mengalami penurunan yang sangat singnifikan. Hal ini berdampak pada rendahnya partisipasi PUS dalam ber-KB. Rendahnya partisipasi PUS disebabkan oleh berbagai faktor seperti : kurangnya koordinasi antar instansi dan pelaksana program di lapangan, kurangnya tenaga penyuluh lapangan, kurangnya prasarana penunjang untuk penyuluh KB, budaya anti-KB pada masyarakat setempat, rendahnya tingkat pendidikan, terbatasnya layanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di lokasi, dan kurangnya partisipasi pria dalam program KB. Karenanya diperlukan sinergi aktif dan koperatif antara berbagai pihak terkait, penambahan tenaga penyuluh KB di lapangan, komunikasi yang lebIh baik antara pengambil keputusan dan pelaksana program di lapangan, dan perbaikan dan penambahan fasilitas untuk operasional tugas lapangan serta peningkatan kesejahteraan para penyuluh dan kader KB. 
Penanaman Moralitas Peserta Didik di Pelosok Desa Paseban melalui Komunikasi Interpersonal: Studi Deskriptif Khafi Maulana Rahman; Elly Malihah
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 18, No 2 (2021): Socia: Jurnal Ilmi-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v18i2.41017

Abstract

Studi ini berfokus pada moralitas dan pendidikan moral peserta didik yang berasal dari pelosok yaitu Desa Paseban Kelurahan Megamendung Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menjelaskan dan menggambarkan secara akurat tentang fakta-fakta yang ada. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam. Informan yang dipilih sebanyak 5 orang siswa sekolah menengah pertama, 5 orang tua dari siswa, 3 orang tokoh masyarakat dan 2 orang guru. Pemilihan informan berdasarkan karakter dari informan menurut penuturan guru dan tokoh masyarakat, bagaimana interaksi yang terjalin di lingkungan masyarakat dan sekolah sehingga informasi yang akan digali bisa lengkap dan mendalam. Peserta didik, orang tua dan tokoh masyarakat menjadi informan kunci dan guru serta masyarakat sekitar menjadi informan pendukung.  Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep pemikiran Emile Durkheim tentang moralitas di bangun dari kedisiplinan, keterikatan sosial dan otonomi berlaku dan selaras dalam proses penanaman nilai-nilai moral pada siswa dari Desa Paseban melalui proses komunikasi interpersonal. Komunikasi intepersonal ini membantu orang tua, tokoh agama, masyarakat serta guru dalam menanamkan serta menumbuhkan nilai-nilai moral pada siswa, komunikasi interpersonal memiliki pengaruh besar dalam penanaman moralitas pada siswa dari Desa Paseban, komunikasi intepersonal mampu mengubah otonomi diri dari siswa sehingga mempermudah penanaman nilai-nilai moralitas.Kata kunci : Moralitas, Pendidikan Moral, Komunikasi  Interpersonal
Meningkatkan Kepedulian Sosial Anak Melalui Pendampingan Komunitas Kepemudaan Dulur Never End Robby Adam Sudrajad; Agus Purnomo; I Dewa Putu Eskasasnanda
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 18, No 2 (2021): Socia: Jurnal Ilmi-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v18i2.27828

Abstract

Masalah anak keluarga kurang mampu cenderung memiliki sikap yang apatis dan tidak peduli terhadap lingkungan sosial sekitar mereka karena faktor lingkungan. Peran dari komunitas untuk mendampingi mereka cukup efektif dalam mengatasi permasalahan tersebut. Maka tujuan riset ini adalah menganalisis peran meningkatkan kepedulian sosial anak melalui pendampingan komunitas kepemudaan dulur never end. Informan dari riset ini adalah anggota komunitas, relawan (anggota lepas) dan peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.  Data yang terkumpul dianalisis dengan model interaktif, yang terdiri dari empat tahap, yaitu (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) verifikasi. Hasilnya menunjukkan bahwa peran dari lembaga sosial berbentuk komunitas yaitu mengadakan kegiatan sosial junior camp dan inklusi. Keberadaan komunitas DNE di masyarakat mampu meningkatkan kepedulian sosial anak. Perannya sebagai penggerak dan fasilitator dalam kegiatan tersebut. Sebagai penggerak, mereka ingin menggerakan kembali partisipasi pemuda dan anak dalam kegiatan sosial melalui pendampingan mereka. Peran sebagai fasilitator berupa penyedia tempat atau dengan memfasilitasi kegiatan sosial tersebut. Implikasi dari riset ini untuk menambah literasi mengenai peran komunitas pemuda terhadap pendidikan karakter.Masalah anak keluarga kurang mampu cenderung memiliki sikap yang apatis dan tidak peduli terhadap lingkungan sosial sekitar mereka karena faktor lingkungan. Peran dari komunitas untuk mendampingi mereka cukup efektif dalam mengatasi permasalahan tersebut. Maka tujuan riset ini adalah menganalisis peran meningkatkan kepedulian sosial anak melalui pendampingan komunitas kepemudaan dulur never end. Informan dari riset ini adalah anggota komunitas, relawan (anggota lepas) dan peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.  Data yang terkumpul dianalisis dengan model interaktif, yang terdiri dari empat tahap, yaitu (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) verifikasi. Hasilnya menunjukkan bahwa peran dari lembaga sosial berbentuk komunitas yaitu mengadakan kegiatan sosial junior camp dan inklusi. Keberadaan komunitas DNE di masyarakat mampu meningkatkan kepedulian sosial anak. Perannya sebagai penggerak dan fasilitator dalam kegiatan tersebut. Sebagai penggerak, mereka ingin menggerakan kembali partisipasi pemuda dan anak dalam kegiatan sosial melalui pendampingan mereka. Peran sebagai fasilitator berupa penyedia tempat atau dengan memfasilitasi kegiatan sosial tersebut. Implikasi dari riset ini untuk menambah literasi mengenai peran komunitas pemuda terhadap pendidikan karakter.
Urgensi Pilot Project Penataan dan Pembinaan Resimen Mahasiswa Indonesia Faisal Ahmadani
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 18, No 2 (2021): Socia: Jurnal Ilmi-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v18i2.41942

Abstract

Pasca reformasi, peran Resimen Mahasiswa (Menwa) sebagai komponen cadangan pertahanan negara mulai terpinggirkan.   Undang-Undang Nomor 23 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (UU PSDN)  kembali menyebutkan peran Menwa dalam pertahanan negara.  Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan tentang urgensi pilot project penataan dan pembinaan Menwa pasca ditetapkannya UU PSDN. Diharapkan keberadaan pilot projectakan menginisiasi kontekstualisasi atau reaktualisasi penataan dan pembinaan Menwa guna reaktualisasi kontribusi Menwa dalam rangka mewjudkan daya tangkal pertahanan negara 
Analisis Kerja Sama Malacca Straits Patrol, 2005-2009 Rahmadanu Pradityo
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 18, No 2 (2021): Socia: Jurnal Ilmi-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v18i2.39195

Abstract

The Malacca Strait is one of the busiest straits in the world because it is an important route for international trade connecting western Asia with eastern Asia. The high traffic of ships in the Malacca Strait poses a separate threat to maritime security as it is a target area for ship hijacking and armed robbery. Therefore, the coastal countries around the Malacca Strait must respond to these threats unilaterally, bilaterally, and multilaterally. One of the responses of littoral states around the Strait of Malacca by conducting coordinated patrols (Malacca Straits Patrol). This paper analyzes this cooperation using a maritime security matrix.
Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan Pelabuhan Laut Pt.Semen Gresik Bagi Kehidupan Nelayan Pesisir Pantai Tuban Amirotu Dinia; siti maizul habibah
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 18, No 2 (2021): Socia: Jurnal Ilmi-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v18i2.38086

Abstract

Pembangunan pelabuhan laut di pantai Tuban memiliki dampak positif serta dampak negatif  bagi kehidupan nelayan pesisir, khususnya masyarakat desa Socorejo kecamatan Jenu kabupaten Tuban. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji secara rinci dampak sosial ekonomi yang disebabkan adanya pembangunan pelabuhan khusus PT. Semen Indonesia bagi kehidupan nelayan pesisir di kampung nelayan desa Socorejo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif eksploratif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dimulai dari melakukan pengumpulan data, redusksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembanguanan pelabuhan khusus PT. Semen Indonesia di Desa Socorejo menyebabkan adanya perubahan di bidang sosial ekonomi masyarakat. Perubahan sosial yang dialami masyarakat ditunjukkan dengan minat generasi muda yang lebih memilih bekerja di industri daripada melestarikan identitas kampungnya yaitu mayoritas bermatapencaharian sebagai nelayan. Profesi nelayan semakin ditinggalkan, banyak generasi milenial yang lebih memilih bekerja sebagai karyawan di Pelabuhan laut PT. Semen Indonesia. Selain memberikan dampak di bidang sosial, pembangunan pelabuhan laut di desa Socorejo juga memberi dampak positif dibidang ekonomi bagi warga Desa Socorejo. Hal ini ditunjukkan dengan adanya CSR tiap tahun yang diberikan oleh perusahaan PT. Semen Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Socorejo.
Pembelajaran Sejarah Menggunakan Blanded Learning Suwarni Suwarni; Superman Superman
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 18, No 2 (2021): Socia: Jurnal Ilmi-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v18i2.36340

Abstract

Perkembangan teknologi yang kian marak memaksa para pengajar untuk lebih kreatif dan inovatif dalam merancang kegiatan pembelajaran. Kebutuhan dan minat peserta didik dewasa ini telah mengalami pergeseran. Disrupsi informasi yang terjadi membuat proses pembelajaran konvensional semakin tidak relevan lagi. Pengajar harus lebih bisa beradaptasi dengan media-media pembelajaran berbasis elektronik. Tiap-tiap bidang ilmu tentunya memiliki karakteristik dan tujuan pembelajarannya masing-masing. Pembelajaran sejarah umumnya lebih mengedepankan aspek afeksi. Maka dari itu kegiatan pembelajaran dengan hanya memanfaatkan daring saja tentunya akan cukup menyulitkan. Guna menjaga agar kegiatan pembelajaran sejarah tetap menarik sangat perlu untuk menerapkan pembelajaran daring. Namun tentunya pembelajaran dengan tatap muka masih sangat diperlukan guna menyentuh afeksi peserta didik. Blended learning merupakan solusi bagi kegiatan pembelajaran sejarah yang lebih baik dan lebih efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan secara deskriptif upaya-upaya yang bisa dilakukan dalam merancang kegiatan pembelajaran sejarah dengan model blended learning. Selain itu, penelitian ini juga memaparkan efektifitas penggunaan blended learning dalam pembelajaran sejarah. Metode penelitian menggunakan mix methods dengan embedded design model Creswell Clark. Penelitian menghasilkan strategi utama yang dapat diimplementasikan, yaitu menyusun desain pembelajaran sejarah menggunakan model blended learning.
Tingkat Kesadaran Masyarakat Dalam Menjaga Lingkungan Di Era Pandemi Covid – 19 Di Kelurahan Warugunung, Kota Surabaya Nurul Qur'ani Islamiyah; Mazida Ni'amah; Muhamad Azmi Dwi Susanto; Nur Aini Fitriah
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 19, No 1 (2022): Socia: Jurnal Ilmi-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v19i1.43852

Abstract

Kesadaran masyarakat terhadap kondisi lingkungan sekitarnya masih sangat kurang, dikarenakan banyak masyarakat yang belum mengerti akan pentingnya menjaga lingkungan. Oleh sebab itu, banyak masyarakat yang masih membuang sampah tidak pada tempatnya, sehingga banyak limbah rumah tangga yang mencemari lingkungan. Pandemi Covid-19 merupakan salah satu momentum yang dapat menjadikan masyarakat Kelurahan Warugunung menjadi lebih mengenal lingkungan sekitar dan berpotensi besar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya. Penelitian ini menggunakan metode observasi lapangan untuk pengambilan data primer berupa kuesioner atau susunan pertanyaan yang diajukan kepada responden, dan pengambilan data sekunder diambil dari studi literature berupa dokumen tertulis maupun elektronik. Objek penelitian ini adalah seluruh warga di Kelurahan Warugunung yang memiliki range usia antara 15-50 tahun. Pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dengan menghitung jumlah sampel minimal pada sebuah populasi dengan jumlah  besar. Upaya menjaga lingkungan disekitar rumah yang dilakukan masyarakat Kelurahan Warugunung dengan perilaku-perilaku sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, upaya pengolahan sampah, serta bercocok tanam, diketahui total dari keseluruhan tingkat kesadaran masyarakat dari tertinggi hingga terendah didapatkan sebanyak 55% melakukan, kedua didapatkan 27% meningkat, sedangkan pada urutan ketiga sebanyak 14% tidak melakukan, dan terakhir didapatkan 4% menurun.
Relevansi Pemikiran Paulo Freire terhadap Pendidikan di Aceh Khairul Amin; Siti Ikramatoun; Halik Halik; Darwin Darwin
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 19, No 1 (2022): Socia: Jurnal Ilmi-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v19i1.34640

Abstract

Saat ini pendidikan Aceh berada pada peringkat 27 secara nasional dan hanya berada satu tingkat di atas Papua yang berada pada posisi 28 dari 34 provinsi. Kondisi ini tentu menjadi realitas yang menghawatirkan dan sekaligus memberikan sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak berjalan sebagai mana mestinya dalam praktik pendidikan di Aceh. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kritik-kritik Freire terhadap praktik pendidikan yang kemudian dapat menjadi salah satu pemicu rendahnya kualitas pendidikan di Aceh. Harapannya, relevansi pemikiran Paulo Freire tentang praktik pendidikan dapat menjadi bahan refleksi dan pelajaran untuk menciptakan praktik pendidikan yang lebih baik sehingga kualitas pendidikan Aceh juga ikut membaik. Dalam menyelesaikan artikel ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi literatur. Adapun data-data dalam artikel ini bersumber dari literatur-literatur yang relevan dan dari hasil observasi penulis selama terlibat aktif di dunia pendidikan. Artikel ini menyimpulkan bahwa dalam konteks pendidikan di Aceh, kritik Freire perlu dipertimbangkan terutama dalam proses pembelajaran dalam ruang-ruang kelas. Proses pendidikan harus mampu menyadarkan siswa atas kondisi yang dihadapinya dalam keseharian dan pembelajaran gaya bank harus ditinggalkan agar ruang kelas tidak menjadi dunia yang asing bagi siswa.
Resiliensi Buruh Yang Ter-PHK Akibat Pandemi Covid-19 Suci Fitriani; Eny Purwandari
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 19, No 1 (2022): Socia: Jurnal Ilmi-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v19i1.38692

Abstract

Resiliensi berperan penting dalam kehidupan sebagai solusi bagi individu yang sedang mengalami kesulitan, tekanan, ataupun trauma dalam hidup. Resiliensi merupakan proses menyesuaikan diri secara baik dalam menghadapi suatu kondisi yang sulit seperti Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap tenaga kerja akibat Pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan tentang resiliensi buruh yang ter-PHK akibat bencana pandemi covid-19.  Informan penelitian ini terdiri dari 5 orang dengan kriteria tenaga kerja yang terkena PHK akibat covid-19 dan sudah berkeluarga. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, serta analisis data secara deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, tenaga kerja yang terkena PHK mampu bangkit dari keadaan yang sulit dan perasaan sedih mereka. Mereka mampu menghadapi masalah dengan tenang, sabar, serta tetap produktif dengan melakukan suatu usaha untuk menghasilkan uang. Faktor resiko, faktor protektif, dan karakteristik individu yang kuat berpengaruh dalam pembentukan resiliensi masing-masing subjek. Kelima subjek juga dapat mengambil hikmah dari musibah yang menimpa, serta memiliki harapan hidup yang lebih baik untuk kedepannya