cover
Contact Name
Febri Adi Prasetya
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6282135809779
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Perum. Bumi Pucanggading, Jln. Watunganten 1 No 1-6, Kelurahan Batursari, Mranggen , Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah, 59567
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan
ISSN : 28090403     EISSN : 28090268     DOI : 10.55606
Core Subject : Education,
Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk linguistik, sastra, filsafat, psikologi, hukum, pendidikan, sosial dan studi budaya. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan diterbitkan 3 kali setahun: Januari, Mei dan September. Silakan buat Artikel Template baru lalu kirimkan naskah Anda.
Articles 408 Documents
Analisis Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Siswa Kelas VII Melalui Pembelajaran PPKN Berbasis Portofolio di SMP Negeri 2 Secanggang
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): September: Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v4i3.4826

Abstract

Karakter disiplin dan tanggung jawab merupakan bagian dari nilai-nilai pendidikan karakter yang sangat penting untuk dikembangkan sejak dini. Pembelajaran berbasis portofolio dipilih karena mendorong siswa untuk lebih aktif, disiplin dan bertanggung jawab terhadap proses serta hasil belajarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Menganalisis Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Siswa Melalui Pembelajaran PPKn Berbasis Portofolio di SMP Negeri 2 Secanggang. Pada penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode penelitian kualitatif. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah memilih 10 responden yaitu 9 siswa dan 1 guru PPKn di sekolah Negeri 2 Secanggang. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data sekunder dalam penelitian didapatkan peneliti dari buku dan dokumentasi yang berhubungan dengan masalah yang akan diteliti. Analisis data yang digunakan oleh peneliti yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PPKn berbasis portofolio dapat meningkatkan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa, hal ini dapat dilihat dari siswa diajarkan untuk mengelola tugas-tugas dan aktivitas mereka secara teratur, mendokumentasikan proses belajar, dan mampu mengevaluasi kerja mereka sendiri. Dengan sistem ini, siswa terbiasa merencanakan, melaksanakan, dan menyelesaikan tugas tepat waktu, sesuai dengan target yang telah ditentukan. Proses ini juga mendorong siswa untuk menanamkan sikap disiplin dalam menyelesaikan tugas, mematuhi aturan, mengikuti pedoman yang diberikan, dan bertanggung jawab atas hasil belajar mereka. Selain itu, guru dapat memberikan umpan balik yang konstruktif, mendorong refleksi diri, sehingga siswa termotivasi untuk terus memperbaiki sikap dan kebiasaan belajar.
Aktivitas Pengasuhan Ibu Usia Muda dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia Dini di Desa Bailangu Barat
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): September: Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v4i3.4839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas yang digunakan oleh ibu usia muda dalam membentuk kemandirian anak usia dini serta hambatan yang mereka hadapi dalam proses tersebut. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peran ibu, khususnya yang masih berusia muda, dalam mendidik anak agar dapat tumbuh menjadi individu yang mandiri sejak usia dini. Kemandirian merupakan salah satu aspek perkembangan yang harus ditanamkan sejak dini melalui kegiatan harian dan pola asuh yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah lima orang ibu usia muda yang memiliki anak usia dini dan tinggal di Desa Bailangu Barat, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh ibu usia muda dalam membentuk kemandirian anak meliputi pembiasaan melalui kegiatan harian, pemberian contoh langsung, pemberian tanggung jawab sederhana, serta komunikasi positif yang mendorong anak untuk berani mencoba. Hambatan yang dihadapi para ibu dalam menerapkan strategi tersebut antara lain ketidakkonsistenan dalam menerapkan aturan, pengaruh lingkungan dan keluarga besar, keterbatasan pengetahuan, kelelahan fisik, serta ketidakstabilan emosi. Meskipun demikian, ibu usia muda tetap berupaya secara aktif dan adaptif dalam membentuk kemandirian anak. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa dengan pendekatan yang tepat dan dukungan lingkungan yang memadai, ibu usia muda dapat memainkan peran penting dalam membentuk kemandirian anak usia dini secara efektif
Model Penegakan Hukum Pidana Terhadap Narapidana Seumur Hidup Atas Pengulangan Tindak Pidana (Repetitio Delicti) Narkotika di Lapas
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): September: Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v4i3.4847

Abstract

Fenomena repetitio delicti oleh narapidana seumur hidup dalam tindak pidana narkotika memunculkan persoalan mendasar dalam sistem hukum pidana dan pemasyarakatan Indonesia. Ketentuan Pasal 144 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika memang mengatur ancaman pemberatan pidana sebesar sepertiga bagi pelaku pengulangan, namun ayat (2) secara eksplisit mengecualikan penerapan sanksi tersebut bagi narapidana yang telah dijatuhi pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana 20 tahun. Akibatnya, tidak tersedia mekanisme sanksi tambahan terhadap narapidana yang telah mencapai bentuk pemidanaan tertinggi. Artikel ini bertujuan menganalisis konflik norma yang terjadi serta menawarkan formulasi ideal penegakan hukum pidana yang dapat diterapkan secara progresif, preventif, dan humanistik. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta analisis data sekunder dari regulasi, doktrin hukum, dan publikasi ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik norma yang terjadi antara ketentuan dalam UU Narkotika, prinsip ne bis in idem sebagaimana diatur dalam Pasal 134 UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru), dan Pasal 10 ayat (4) UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Ketiganya menciptakan kekosongan hukum yang membuat narapidana seumur hidup kebal dari hukuman tambahan maupun pencabutan hak. Kemudian, kegagalan sistem pemasyarakatan dalam mengendalikan residivisme karena tidak adanya model pembinaan diferensiatif berbasis risiko, lemahnya pengawasan internal, serta absennya intervensi rehabilitatif yang terstruktur bagi narapidana jangka panjang. Oleh karena itu, dibutuhkan reformasi regulatif dan kelembagaan. Pendekatan progresif-hukum harus menjadi kerangka utama dalam membangun sistem pemidanaan yang tidak hanya menghukum, tetapi juga menyembuhkan dan melindungi masyarakat.
Penerapan ERP Odoo dalam Pengelolaan Barang di Sektor Publik: Telaah Literatur dan Regulasi Publik
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Januari: Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v4i1.4863

Abstract

Transformasi digital dalam sektor publik mendorong perlunya sistem informasi yang mampu meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas tata kelola, khususnya dalam pengelolaan barang milik daerah. Penggunaan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) menjadi salah satu pendekatan strategis yang selaras dengan prinsip reformasi birokrasi dan kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi penerapan ERP berbasis Odoo sebagai solusi dalam memperkuat pengelolaan logistik instansi pemerintah daerah di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, melalui analisis literatur akademik, regulasi nasional, serta studi kasus terdahulu di sektor swasta. Hasil kajian menunjukkan bahwa Odoo memiliki fitur modular yang relevan untuk lingkungan publik, terutama dalam hal pelacakan stok, pencatatan otomatis, dan pelaporan yang terintegrasi. Selain mendukung efisiensi operasional, Odoo juga kompatibel dengan prinsip good governance, seperti transparansi dan pertanggungjawaban publik. Namun demikian, tantangan berupa keterbatasan SDM, resistensi birokrasi, dan belum adanya standar implementasi nasional tetap perlu diperhatikan. Penelitian ini merekomendasikan adopsi bertahap disertai pelatihan teknis dan dukungan regulatif sebagai langkah mitigatif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi awal dalam merancang transformasi digital yang lebih terstruktur di sektor publik.
Analisis Yuridis Normatif atas Pemanfaatan Cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) untuk Pembiayaan Program Jaminan Kesehatan Nasional oleh BPJS Kesehatan
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Januari: Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v4i1.4866

Abstract

The National Health Insurance (JKN) system is a strategic program of the Indonesian government to ensure equitable access to healthcare services for all citizens. However, the sustainability of JKN financing faces challenges due to rising healthcare costs, particularly from non-communicable diseases (NCDs). One potential solution is to utilize fiscal instruments such as excise taxes, especially on sugar-sweetened beverages (SSBs), which are known to contribute significantly to the burden of NCDs. This study aims to analyze the legal framework and urgency of utilizing excise revenues from sugar-sweetened beverages (SSBs) to support JKN financing. Using a normative juridical method and a statutory, conceptual, and comparative approach, this research explores relevant laws and public health data. The findings reveal that although the allocation of excise on SSBs for JKN is not yet explicitly regulated, the existing legal framework—particularly the pattern of cigarette tax and tobacco excise revenue allocation—provides a strong precedent. From a medical perspective, high SSBs consumption has been shown to increase the risk of NCDs, placing a significant burden on JKN. Therefore, implementing MBDK excise not only aligns with public health goals but also holds fiscal potential to support sustainable healthcare financing.
Peran Notaris Pembuatan Akta Fidusia sebagai Perlindungan Konsumen Berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 1999
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Januari: Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v4i1.4882

Abstract

This study discusses the role of notaries in making fiduciary deeds for consumer protection based on the Law of the Republic of Indonesia Number 8 of 1999. The purpose of this study is to determine how the role of notaries in making fiduciary deeds for consumer protection and what obstacles occur in the process of making fiduciary deeds. , in the event of a dispute, how can it be resolved based on Law of the Republic of Indonesia Number 8 of 1999. The approach method used is the normative juridical method. The research specification used in this research is descriptive analytical. The sources and types of data in this study are secondary data. These problems are studied with the theory of legal certainty and legal protection. Based on the results of the research, the role of the notary in providing services to the public, especially for making fiduciary deeds, is things that must be done so that no parties are harmed and the deed can provide protection and legal certainty. The parties come face to face with the Notary. Based on the Law of the Republic of Indonesia Number 2 of 2014 concerning Amendments to Law Number 30 of 2004 concerning the Position of Notary, making a Notary Deed, must be before a Notary according to the form and procedure stipulated by the Law, and refuse to make a deed, if power of attorney that is contrary to Article 18 paragraph (1) letter h. Law of the Republic of Indonesia Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, which states that the power of attorney is an integral part of the standard agreement prepared by the fiduciary recipient, and Law No. 8 of 1999 divides consumer dispute resolution into 2 (two) parts, namely: Settlement of disputes outside of court and Settlement of consumer disputes through courts (litigation).
Pendidikan Multikultural dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama dan Kebinekaan Indonesia di SMA Selamat Pagi Indonesia Kota Batu
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Januari: Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v4i1.4893

Abstract

Indonesia is one of the largest multicultural nations in the world. This is in accordance with social and cultural conditions, as well as the location of the region which is so diverse and very wide, and consists of various ethnicities, cultures, races, religions and languages. With a country that is guided by Bhineka Tunggal Ika and Pancasila, it requires education that has various functions, whose main purpose is self, social, state, nation and even world intelligence. Multicultural education is an educational reform, and an educational process whose goal is to prioritize changing the structure of educational institutions so that students with disabilities, and students from diverse races, ethnicities, and cultures have equal opportunities to obtain knowledge and guidance without discrimination. This research uses a case study approach and the type of research is qualitative. Meanwhile, the data analysis technique used is domain analysis to obtain an overview of the research subject, as well as taxonomic analysis to describe the data in more detail, the data obtained from interviews, observation and documentation. Based on the results of the study, it can be concluded that there is a concept of multicultural education made by the school in accordance with the main objectives of the foundation, which is multicultural, and the implementation of multicultural education in the curriculum and learning inside and outside the school that runs very well. The attitude of being able to understand, appreciate, maintain and accept is reflected in the daily behavior of students, both at school and outside school. That is the support in maintaining religious harmony and Indonesian diversity.
Integrasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Mewujudkan Pembelajaran yang Bermutu dan Bermakna bagi Peserta Didik
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): September: Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v4i3.4896

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelaah sistem pendidikan deep learning dalam satuan pendidikan melalui studi literatur kritis. Studi literatur menjadi metode riset yang digunakan. Analisis data menggunakan model analisis Miles dan Huberman terdiri atas data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Sumber data berasal dari artikel, buku, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam berperan penting dalam memajukan pendidikan berkualitas yang berkontribusi pada pendidikan yang lebih berdampak dan bermakna. Maka dari itu, diperlukan kolaborasi antara pendidik, lembaga sekolah, dan pembuat kebijakan pendidikan agar implementasi pembelajaran mendalam dapat sukses dan konsisten.
Strategi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Wilayah TPS 3R Tunas Jaya (Studi Kasus Kelurahan Patunas Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat)
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Januari: Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v4i1.4899

Abstract

The TPS 3R Tunas Jaya officially began operations on April 17, 2023, through the Decree of the Head of the Environmental Agency of Tanjung Jabung Barat No. 600.4.15.2/156/LH/2023 and is located in the Patunas sub-district, specifically in RT. 11 and close to residential areas (housing). The issue of waste is one aspect of life that cannot be ignored due to its negative impacts on the environment and public health. The problems at the TPS 3R serving the Patunas sub-district include the lack of community participation in supporting TPS 3R activities and several management issues in managing TPS 3R with many limitations in facilities, human resources, and competencies. This study uses the CIPP evaluation model and will determine further strategies through SWOT analysis.
Peranan Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Dalam Pemerintahan, Pendidikan dan Penelitian Sejarah
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): September: Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v4i3.4913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan dalam menyediakan akses arsip bagi kepentingan pemerintahan, pendidikan, dan penelitian sejarah. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsip di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan telah berkontribusi sebagai sumber data dan rujukan untuk pengambilan keputusan, mendukung penyelesaian konflik dan sengketa aset, melestarikan produk hukum, menjamin akuntabilitas dan transparansi pemerintahan, sebagai sarana pembelajaran, serta menjadi referensi utama dalam penelitian sejarah. Arsip di instansi tersebut telah dimanfaatkan secara optimal yang dapat dilihat dari jumlah pengunjung yang tergolong banyak meskipun jumlah kunjungan tiap tahunnya tidak stabil.