cover
Contact Name
Sheila Ayu Pratama
Contact Email
sheilapratama@unesa.ac.id
Phone
+6282336424221
Journal Mail Official
jkptbunesa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ketintang, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : 31090893     DOI : https://doi.org/10.26740
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan (JKPTB) promotes research in the broad field of Education Research and Technology (including such disciplines as Building Engineering Education, Vocational Education, etc.) with particular respect to Indonesia, but not limited to authorship or topical coverage within the region. Contributions are expected from senior researchers, project managers, research administrators and undergraduate/postgraduate students at advanced stages of their research, representing both public organizations and private industry. Equally, the journal if intended for scholars and students, reseachers working at research organizations and government agencies, and also for enterprises undertaking applied R&D to lead innovations. The editorial contents and elements that comprise the journal include: Theoretical articles Empirical studies Practice-oriented papers Case studies Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal´s style. The below mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Vocational and Building Engineering Educational field. Teaching and learning in building engineering and civil engineering education Evaluation, assessment, and certification in building engineering and civil engineering education, human resources management in civil engineering and building engineering education Vocational resources in building engineering and civil engineering education Policy and contemporary issues in building engineering and civil engineering education Other things related to Building Engineering and Civil Engineering Education
Articles 548 Documents
PENERAPAN MODUL PADA KELAS X TGB 2 PADA MATA PELAJARAN ILMU BAHAN BANGUNAN DI SMK NEGERI 1 KEMLAGI.   IRHAMUDDIN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v3i2.20388

Abstract

PENERAPAN MEDIA MAKET INSTALASI LISTRIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATA PELAJARAN GAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN (DI SMK NEGERI 3 SURABAYA) Rohmat Yanuar Supriadi
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v3i2.20484

Abstract

Sistem pembelajaran yang bermutu dapat terwujud dengan adanya suatu proses timbal-balik antara guru dengan siswa, bukan hanya guru yang aktif melainkan siswa juga harus ikut aktif. Penerapan model pembelajaran CTL menggunakan media maket membuat siswa lebih aktif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kelayakan media dan perangkat pembelajaran, serta hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran CTL menggunakan media maket instalasi listrik pada mata pelajaran Gambar Konstruksi Bangunan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pre experimental design dengan desain penelitian one shot case study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI TGB di SMK Negeri 3 Surabaya, sedangkan sampel yang diambil yaitu dari kelas XI TGB 2. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode angket dan tes. Rata-rata persentase kelayakan media dan perangkat pembelajaran adalah 81,70% dengan kategori sangat layak. Nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 77,20. Kesimpulan penelitian ini adalah kelayakan media dan perangkat pembelajran lebih dari 75%, serta hasil belajar siswa lebih dari KKM (>75) setelah diterapkan media maket instalasi listrik menggunakan model pembelajaran CTL pada mata pelajaran Gambar Konstruksi Bangunan. Kata Kunci : Model pembelajaran, CTL, media, instalasi listrik. Abstract Learning quality system can be to a reciprocal between teacher and students, not only the teachers who active but students also has to active. The application of CTL learning model using media maket makes students more active. This research is aims to described feasibility media and devices learning, as well as the results to study for students from the application of electrical installation media using CTL learning model on lesson picture of building construction. This type of research is a pre experimental design with one-shot case study design. The population to research it is a whole graders XI TGB in state SMK 3 Surabaya, while samples to be taken from class XI TGB 2. Techniques data collection methods used the questionnaire and test. The average percentage of media learning feasibility is 81.70% with very decent category. The average score of student learning outcomes is 77,20. The conclusion of this research is feasibility of learning media more than 75%, and student learning outcomes more than KKM (>75) after applied media maket electrical installation using CTL learning model on the subject of Building Construction Drawing. Keywords : Learning model, CTL, electrical installation, media.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA DENGAN PROGRAM SWISHMAX 4 PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KELAS X SMKN 7 SURABAYA NELLY NILLAM PUTRI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v3i2.20486

Abstract

Mekanika Teknik merupakan mata pelajaran dasar pada program keahlian Teknik Bangunan yang kurang diminati oleh siswa karena sulit dipahami dan membosankan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Keterlaksanaan penggunaan multimedia dengan program swishmax 4 dalam proses pembelajaran Mekanika Teknik kelas X SMK, (2) Respon siswa terhadap multimedia dengan program swishmax 4 pada mata pelajaran Mekanika Teknik Kelas X SMK, (3) Kelayakan Multimedia dengan program swishmax 4 ditinjau dari hasil belajar siswa pada mata pelajaran Mekanika Teknik kelas X SMK. Penelitian ini menggunakan Research and Development(R&D). Penelitian ini terdiri dari 6 langkah yaitu (1) Potensi dan Masalah, (2) Pengumpulan Data, (3) Desain Produk, (4) Validasi Desain, (5) Revisi Desain, (6) Uji Coba Produk. Instrumen Penelitian ini menggunakan Lembar angket respon siswa, Lembar checklist keterlaksanaan pembelajaran dan lembar soal tes belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) hasil dari validasi media, materi, perangkat dan instrument masing – masing 83,75%, 85%, 88,2% dan masuk dalam kriteria sangat baik. (2) Hasil keterlaksanaan penggunaan multimedia pada pertemuan 1, 2 dan 3 masing – masing 82,25%, 83,75%, dan 85%. (3) Hasil Respon siswa sebesar 84,38%. (4) Rata- rata Hasil belajar siswa pada pertemuan 1, 2 dan 3 masing – masing 83,72, 86,72, dan 90,5. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Multimedia dengan program Swishmax 4 dapat digunakan untuk pembelajaran dikelas. Kata Kunci: Pengembangan Multimedia Mekanika Teknik; Swishmax 4; Tegangan Abstract Mechanics Engineering is a basic subject in a program of civil engineering skills less interested by students because it is difficult to understand and boring. The purpose of this study to know 1) The implementation of multimedia use with swishmax 4 program in the learning process of mechanical technique of first grade vocational high school, 2) Student response to multimedia with swishmax 4 program on mechanical engineering subjects of first grade vocational high school, 3) the feasibility of multimedia with swishmax 4 program in terms of student learning outcomes on the subjects of technical mechanics first grade vocational high school. This study uses Research and Development (R&D). this research consists of 6 steps namely 1) Potential and Problems, 2) Data Collection, 3) Product Design, 4) Design Validation, 5) Revision Design, 6) Product Trial. The instrument of study using response questionnaire sheet, instructional learning checklist sheet, and learning test sheet. The result of this study show that 1) the result validation of media, materials instrument and instrument respectively 83,75%, 85%, 88,2% and included in the criteria very well, 2) the result of implementation of multimedia usage at meeting of 1,2 and 3 respectively 82,85%, 83,75% and 85%, 3) Student Response result of 84,38%, 4) the average of student learning outcomes at meeting 1, 2 and 3 respectively 83.86, 86.72, and 90.5. Thus is can be concluded that multimedia with swishmax 4 program can be used for classroom learning. Keywords: Development of Multimedia Engineering Mechanics; Swishmax 4; Voltage
PENGGUNAAN MEDIA EDU-GAME BOARD DALAM MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG PADA KOMPETENSI DASAR MEMAHAMI MACAM-MACAM PEKERJAAN BATU DAN BETON (STUDI KASUS DI SMK NEGERI 2 SURABAYA) SURYA KUNANTA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v3i2.20493

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) PADA MATERI PELAKSANAAN PEMASANGAN PONDASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 2 SURABAYA IRHAMSYAH
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v3i2.20496

Abstract

Penelitian di SMKN 2 Surabaya berdasarkan dari hasil belajar siswa kelas X GB 3 yang belum tuntas. Hal ini disebkan oleh pembelajaran yang digunakan oleh guru sering bersifat teacher centere, masih cenderung konvensional. Oleh sebab itu, aktivitas dan kreativitas siswa sangat rendah mengikuti pembelajaran. Berdasarkan dari masalah yang ada, maka perlu ada solusi untuk mengatasi permasalahan dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keterlaksanaan model pembelajaran, untuk mengetahui hasil belajar siswa. Diharapkan dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI hasil belajar siswa menjadi lebih baik. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X GB 3 Teknik Gambar Bangunan SMKN 2 Surabaya Tahun Ajaran 2016/2017. Hasil penelitian kelayakan perangkat pembelajaran berdasarkan hasil validasi silabus didapat persentase 92%, Rencana Perangkat Pembelajaran 90% dan materi sebesar 90%. Ini menunjukkan bahwa, perangkat pembelajaran memenuhi kriteria sangat valid. Keterlaksanaan model pembelajaran TAI terdapat peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu 1,60 dengan kriteria kurang baik menjadi 3,46 dengan kriteria baik. Hasil belajar siswa meningkat dengan ketuntasan klasikal 52% menjadi 90%. Pada siklus I persentase nilai rata-rata siswa yaitu 52% dengan kriteria tidak tuntas atau ≤ 75%. Sedangkan pada siklus II persentase nilai rata-rata siswa yaitu 90% dengan kriteria tuntas atau ≥ 75%. Maka dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization, Hasil Belajar Siwa. Abstract The research in SMKN 2 Surabaya is based on the result of the study of the students of X class of unfinished Building Drawings. This is caused by the lessons used by teachers are often teacher centric, still tend to be conventional. Therefore, the activity and creativity of students is very low following the learning. Based on the existing problems, then there needs to be a solution to overcome the problem by applying cooperative learning model type Team Assisted Individualization. The purpose of this study is to determine the implementation of learning models, to determine student learning outcomes. It is expected that with the implementation of cooperative learning model TAI type student learning outcomes become better. The research method used is Class Action Research which consists of 2 cycles. Subjects in this study were the students of class X Building Drawings Program Building Materials Engineering skills SMK Negeri 2 Surabaya Year 2016/2017. The results of feasibility study of learning tools based on the results of validation syllabus get percentage 92%, Learning Device Plan 90% and material by 90%. This indicates that, the learning device meets the criteria is very valid. The implementation of the TAI learning model has increased from cycle I to cycle II that is 1.60 with the criterion less good to 3.46 with good criteria. Student learning outcomes increase with classical completeness 52% to 90%. In cycle I the percentage of the average score of students is 52% with incomplete criteria or ≤ 75%. While in cycle II the percentage of the average value of students is 90% with a complete criterion or ≥ 75%. So it can be concluded the application of cooperative learning model type Assisted Individualization Team can improve student learning outcomes. Keywords: Cooperative Learning Model Type Team Assisted Individualization, Shiva LearningOutcomes.
PENGGUNAAN MEDIA MINIATUR PADA MATERI DASAR-DASAR MENGGAMBAR INSTALASI PLAMBING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI TGB DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO FERIZ CAPRIMIANTO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v3i2.20577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media miniatur yang digunakan sebagai media pembelajaran pada materi Dasar-Dasar Menggambar Instalasi Plambing dan mengetahui hasil belajar siswa kelas XI TGB SMK Negeri 1 Sidoarjo terhadap penggunaan media miniatur pada materi Dasar-Dasar Menggambar Instalasi Plambing. Media miniatur adalah satu usaha untuk menciptakan pembelajaran baru yang merefleksikan aspek realita agar lebih mempermudah seorang guru dalam menyampaikan materi dan praktik yang diajarkan di sekolah yang diharapkan siswa dapat meningkatkan pemahaman materi yang diajarkan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu True experimental design, dengan bentuk posttest-only control design. Pengambilan sampel sebanyak 2 kelas, yaitu kelas XI TGB 1 dan XI TGB 2. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi perangkat pembelajaran, media miniatur dan tes hasil belajar. Pelaksanaan model pembelajaran langsung menggunakan media miniatur, dimana kelas hanya diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran langsung yang ditambahkan dengan media miniatur di setiap pertemuannya. Teknik analisis data menggunakan analisis kelayakan perangkat pembelajaran, media miniatur dan analisis hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) kelayakan perangkat pembelajaran menunjukkan kriteria sangat layak dengan rerata prosentase 89,32%. (b) kelayakan media miniatur menunjukkan kriteria sangat layak dengan rerata prosentase 93,33%. (c) hasil belajar pertemuan ke-1 pada kelas eksperimen didapatkan nilai rata-rata sebesar 73,19, sedangkan kelas kontrol didapatkan nilai rata-rata sebesar 43,74. Untuk hasil belajar pertemuan ke-2 pada kelas eksperimen didapatkan nilai rata-rata sebesar 78,97, sedangkan kelas kontrol didapatkan nilai rata-rata sebesar 67,91. Kata Kunci: Instalasi Plambing, Media Miniatur, Hasil Belajar. Abstract This study aims to determine the feasibility of miniature media that is used as a medium of learning on basic materials Drawing Plambing Installation and knowing the results of student learning class XI TGB SMK Negeri 1 Sidoarjo against the use of miniature media on the basics of drawing Plambing Installation. Miniature media is an attempt to create a new learning that reflects aspects of reality to make it easier for a teacher to deliver materials and practices taught in schools that students are expected to improve understanding of the taught material. The type of research used is True experimental design, with posttest-only control design. Sampling as much as 2 classes, namely class XI TGB 1 and XI TGB 2. Instrument data collection using learning device validation sheet, miniature media and test result learning. Implementation of direct learning model using miniature media, where class is only given learning with direct learning model that is added with miniature media at each meeting. Data analysis technique uses feasibility analysis of learning device, miniature media and analysis of learning result. The results showed that (a) the feasibility of instructional devices showed very decent criteria with the average percentage of 89.32%. (B) the feasibility of miniature media shows very reasonable criteria with mean percentage 93,33%. (C) the learning result of the 1st meeting in the experimental class obtained an average score of 73.19, while the control class obtained an average score of 43.74. For the learning result of the 2nd meeting in the experimental class, the average score was 78.97, while the control class obtained an average score of 67.91. Keywords: Plumbing Installation, Miniature Media, Learning Outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DALAM MENINGKATKKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) KELAS XI TGB DI SMKN JRENGIK KABUPATEN SAMPANG ANA NURJANNAH
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v3i2.20637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kelayakan perangkat pembelajaran menggunakan metode pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) pada mata pelajaran rencana anggaran biaya konstruksi kuda-kuda kayu, respon siswa dan hasil belajar siswa menggunakan metode TAI. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-eksperimental design bentuk one-shoutcase study dengan menggunakan satu kelas yang dilakukan secara terbagi beberapa kelompok terdiri dari 4-5. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui lembar validasi kelayakan perangkat pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe TAI, respon siswa dan tes hasil belajar (post-test) pada pertemuan pertama, kedua, dan ketiga kelas XI TGB di SMK Negeri Jrengik dengan menggunakan Uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat peningkatan penilaian kelayakan perangkat sebesar 82,25%, respon siswa sebesar 81,41% dan hasil belajar siswa berdasarkan perhitungan uji t didapatkan nilai sebesar thitung > ttabel (13,10 > 1,74). Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar sesudah menerapkan metode pembelajaran kooperatif tipe TAI dengan kelas yang menerapkan metode pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe TAI berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kata Kunci : Team Assisted Individualization (TAI), Kelayakan Perangkat Pembelajaran, Respon Siswa, Hasil,Belajar Siswa. Abstract This study aims to determine the applicatione of the feasibility of learning tools using the method of Team Assisted Individualization (TAI) teamed on the subject of budget plan horse wood horse construction costs, student responses and student learning outcomes using the TAI. This the type of research used is pre-experimental study design form one-shoutcase study by using a class that is done divided into several groups consisting of 4-5. Date collection in this research was obtained through validation sheet of the feasibility of learning model cooperative learning model of type TAI , student response and test result of learning (post-test) at first meeting, second and third grade of TGB XI at SMKN Jrengik by using t test. The results showed that there was an increase in feasibility assessment of the device of 82,25%, the student response was 81,41%, and the students learning outcomes based on the value of arithmetic tcount > ttable(13,10 > 1,74). That is, there are significant differences in learning outcomes after applying TAI type cooperative learning methods with classes that apply conventional learning methods. Thus, cooperative learning model type TAI effect on student learning on the subjects Budget Plan. Cost (RAB). Keywords: Team Assisted Indvidualization (TAI), Feasibility Learning Devices, Student response, Student Learning outcomes.
IMPLEMENTASI INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA PADA POKOK BAHASAN MENGGAMBAR PROYEKSI BANGUNAN SEDERHANA DI KELAS XI TGB 1 SMKN 1 MOJOKERTO (Berbasis Kurikulum 2013) FAKHRUDDIN AZIZ
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v3i2.20639

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa pada pokok bahasan Menggambar Proyeksi Bangunan Sederhana di kelas XI TGB 1 SMKN 1 Mojokerto dengan rincian yaitu 1). Kelayakan instrumen penilaian kinerja dan 2). Hasil belajar siswa yang dicapai melalui implementasi instrumen penilaian kinerja. Metode penelitian ini adalah penelitian penerapan (implementasi) yang didahului dengan mengadaptasi lembar penilaian BSNP Tahun 2015/2016. Data yang diperlukan pada penelitian ini diperoleh melalui teknik implementasi. Teknik ini digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang dicapai melalui implementasi instrumen penilaian kinerja yang disusun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, hasil kelayakan instrumen penilaian kinerja menunjukkan persentase sebesar 80,00% atau valid, artinya instrumen penilaian dapat digunakan untuk menilai kinerja siswa. Hasil belajar siswa kelas XI TGB 1 didapatkan nilai rerata sebesar 78,0. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik simpulan bahwa, instrumen penilaian kinerja dapat diimplementasikan pada pokok bahasan Menggambar Proyeksi Bangunan Sederhana di kelas XI TGB 1 SMKN 1 Mojokerto dan dapat mengetahui hasil belajar siswa, namun perlu penyesuain komponen penilaian. Komponen penilaian yang mengalami penyesuaian yaitu proses (sistematika dan cara kerja) dan hasil kerja. Kata Kunci: Implementasi, Instrumen Penilaian, Kinerja, Kurikulum 2013, Hasil Belajar. Abstract The purpose of this research is to know the student learning result on the subject Drawing Projection of Simple Construction in class XI TGB 1 SMKN 1 Mojokerto with details 1). Validity of performance assessment instrument and 2). Student learning result which is achieved through the implementation of performance assessment instrument. The metode of this research is implementation research which preceded by adapting assessment instrument of BSNP 2015/2016. The data in this research is obtained through the technique of implementation. This technique is used to know the student learning result which is achieved through the implementation of performance assessment instrument are prepared. The result of this research shows the validity result of performance assessment instrument shows the percentage is 80,00% or valid, it means that assessment instrument can be used to assess student performance. The student learning result of class XI TGB 1 got the average score equal to 78,0. Based on the result of the research, it can be concluded that, the performance assessment instrument can be implemented on the subject Drawing Projection of Simple Construction in class XI TGB 1 SMKN 1 Mojokerto and can know the student learning result, but need to adjust the assessment component. The assessment component that have adjutment are process (systematics and procedure) and result of work. Keywords: Implementation, Assessment Instrument, Performance, Curriculum 2013, Learning Result.
Penggunaan Media Animasi 3 Dimensi Berbasis Blender Pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan di Kelas X SMK Negeri 7 Surabaya YANUAR YUDHA PERWIRA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v3i2.20640

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 7 Surabaya memiliki kendala yaitu siswa kelas X yang masih kurang dalam memahami pelajaran. Hal ini berdasarkan wawancara dengan kepala jurusan Teknik Gambar Bangunan yang menyatakan penurunan jumlah siswa jurusan TGB dari kelas X yang berjumlah rata-rata 36, dan menurun tiap kenaikan kelas, dan akhirnya menurun menjadi 28-30 siswa pada kelas XII. Oleh karena itu diperlukan perhatian yang lebih khusus pada kelas X TGB, sehingga perlu dilaksanakan penelitian menggunakan media animasi 3 dimensi. Tujuan penelitian ini adalah (a) mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran; (b) keterlaksanaan pembelajaran; (c) hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian eksperimental dan menggunakan model One-Shot Case Study. Penelitian ini dilakukan di SMKN 7 Surabaya. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2016/2017. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X jurusan Teknik Gambar Bangunan SMKN 7 Surabaya. Jumlah subjek penelitian sebanyak 33 siswa. Hasil rata-rata kelayakan perangkat pembelajaran sebesar 83,02%. Sehingga perangkat pembelajaran dikatakan layak untuk digunakan. Hasil rata-rata keterlaksanaan pembelajaran sebesar 72,54%. Sehingga keterlaksanaan pembelajaran masuk dalam kategori baik. Rata-rata hasil belajar siswa sebesar 73,33. Berdasarkan KKM di SMKN 7 Surabaya hasil tersebut masih di bawah KKM dengan selisih 1,67. Kata Kunci: animasi 3 dimensi, Blender, Konstruksi Bangunan, Teknik Gambar Bangunan. Abstract Vocational High School 7 Surabaya has an obstacle that is students in class X who are still less in understanding the lesson. This is based on an interview with the head of Building Drawing Engineering Department who stated the decrease in the number of students of BDE from class X which amounted to an average of 36, and decreased every grade promotion, and eventually decreased to 28-30 students in class XII. Therefore, more special attention is needed to the BDE class X, so research needs to be done using 3 dimensional animation media. The objectives of this research are (a) to know the feasibility of learning device; (b) the implementation of learning; (c) student learning outcomes. The type of research conducted is experimental research and using the One-Shot Case Study model. This research was conducted at SMKN 7 Surabaya. The research was conducted in the second semester of academic year 2016/2017. The subject of this research is the students in class X Building Drawing Engineering Department SMKN 7 Surabaya. The number of research subjects were 38 students. The average result of learning device feasibility is 83.02%. So the learning device is said to be feasible to use. The average learning implementation was 72.54%. So that the implementation of learning into the category of good. The average of student’s learning result is 73.33. Based on KKM at SMKN 7 Surabaya the result is still below KKM with difference of 1.67. Keywords: 3 dimensional animation, Blender, Building Construction, Building Drawing Engineering.
PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE EXAMPLE NON EXAMPLE BERBASIS PRODUK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONALTERHADAP HASIL BELAJAR MENERAPAKAN DASAR-DASAR GAMBAR TEKNIK SISWA KELAS X TGB SMK NEGERI 1 KEMLAGI MERY ANDIANI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v3i2.20654

Abstract

Model pembelajaran Example Non Example dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang gambar. Tujuan penelitian adalah untuk 1)mengetahui bagaimana keterlaksanaan pembelajaran Menerapkan Dasar-Dasar Gambar Teknik dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Example Non Example berbasis produk, 2)mengetahui perbedaan model pembelajaran kooperatif tipe Example Non Example berbasis produk dengan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar Menerapkan Dasar-Dasar Gambar Teknik. Jenis penelitian ini adalah true experimen. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, dan lembar tes hasil belajar. Teknik analisis data keterlaksanaan pembelajaran dianalisis secara deskriptif sedangkan hasil belajar dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas dan menguji hipotesis dengan uji-t dua pihak. Penelitian dilaksanakan setelah perangkat pembelajaran dinyatakan valid oleh validator. Keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Example Non Example berbasis produk pada pertemuan 1 dan 4 mendapat katagori sangat baik dengan persentase 81% dan 82%, sedangkan keaktifan siswa mendapat katagori sangat aktif dengan persentase 84%. Analisis penilaian produk, nilai thitung 2,09 dan 2,52 dengan harga ttabel sebesar 2,04, maka H1 diterima dan H0 ditolak, artinya ada perbedaan antara kedua kelas yang dibuktikan dengan nilai rata-rata kelas yang menggunakan model pembelajaram kooperatif tipe Example Non Example berbasis produk lebih tinggi daripada kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Analisis penilaian tes hasil belajar, nilai thitung 1,25, maka H0 diterima dan H1 ditolak, artinya tidak ada perbedaan antara kedua kelas. Kata Kunci: Example Non Example, Gambar Teknik Abstract Cooperative learning model of example non example type can improve understanding students abaut picture. Research purposes is to 1) determine learning process Bases Draw Technique by used Cooperative learning model of example non example type based on products, 2) know difference of Cooperative learning model of example non example type based on products Conventional learning model to learning outcomes Apply Bases Draw Technique. The research is true experiment research. The research instrument used consists of the observation sheet of learning process and the test of result study. Data analysis technique learning process used was descriptive analysis while learning outcomes to be analysed with test of normalitas, homogeneity and hypothesis test using t-test of two side. The research was executed after peripheral of study expressed valid by validator. Learning process use using Cooperative learning model of example non example type based on products at meeting 1 and 4 getting very good category with percentage 81% and 82%, while livelines of student get very active category with percentage 84%. From analysis assessment of product, got tcalculation 2,09 and 2,52 with the table of tvalue is 2,04, Therefore, H1 is accepted and H0 is rejected which means there a difference between the two classes with class average value used Cooperative learning model of example non example type based on products than class used Conventional learning model. While analysis assessment of tes result of learning, to be got tcalculation 1,25, therefore, H0 is accepted and H1 is rejected with which means there is no difference between the two classes Keywords: Example Non Example, Drawing Technique