cover
Contact Name
Risjunardi Damanik
Contact Email
jpmsm.usi@gmail.com
Phone
+6281263435115
Journal Mail Official
jpmsm.usi@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM - USI) Universitas Simalungun Jl. Sisingamangaraja Pematang Siantar
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
ISSN : -     EISSN : 28096045     DOI : https://doi.org/10.36985
Core Subject :
Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI ini dimaksudkan untuk menyebarkan/mempublikasi hasil - hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen-dosen maupun mahasiswa maupun kajian implementasi hasil - hasil penelitian dalam rangka peningkatan dan pengembangan produk - produk inovatif untuk masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : -
Articles 215 Documents
Penyusunan Model Pengembangan Pariwisata Pedesaan Berkelanjutan di Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun Jef Rudiantho Saragih; Ummu Harmain; Muldri Pudamo James Pasaribu; Ester Ria Aurora; Sulastri Doloksaribu; Elida Samosir
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ahqtca65

Abstract

Peningkatan jalan ruas Simpang Sonom ke Haranggaol sepanjang 18 km mendorong pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba. Kegiatan pengabdian ini melakukan penilaian potensi pariwisata dan menyusun model pengembangan pariwisata pedesaan berkelanjutan (PPPB) di Nagori Togu Domu Nauli (TDN). Pariwisata belum berkembang di wilayah ini akibat buruknya aksesibilitas selama puluhan tahun. Melihat potensi pantai, agrowisata, alam, budaya, dan masyarakat lokal; kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menyusun konsep awal model PPPB. Metode yang digunakan adalah reviu hasil penelitian/pengabdian sebelumnya, survei awal, pedoman observasi, plotting, RRA, dan penyusunan model. Komponen PPPB di Nagori TDN terdiri dari pantai, agrowisata, atraksi, dan masyarakat lokal. Komponen pantai terdiri dari prasarana pantai (joglo/pondok, jalur pedestrian), permainan/wisata air, fasilitas berenang, fasilitas memancing, kuliner lokal, pohon dan buah mangga, dan spot foto. Komponen agrowisata meliputi kebun kopi arabika Sigarar Utang, pengolahan kopi arabika, cafe (Simalungun specialty), demplot kebun bawang merah, demplot kebun stroberi, budidaya lebah madu, dan spot foto. Sementara komponen atraksi terdiri dari demo prosesing kopi arabika spesialti dan produksi madu. PPPB ini memerlukan dukungan dari semua pemangku kepentingan: pemerintah kabupaten (Dinas Pariwisata), perguruan tinggi, perusahaan publik dan swasta, masyarakat lokal, dan media. Pengembangan wisata komponen pantai dan komponen agrowisata, kegiatan pengabdian ini telah mengidentifikasi empat lokasi potensial. Model awal dan konsep denah lokasi disajikan pada bagian akhir naskah ini.
PENYULUHAN PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU JUDI ONLINE DI KELURAHAN KERASAAN I KABUPATEN SIMALUNGUN Johan Alfred Sarades Silalahi; Kristianto; Yuspika Y Purba; Muhammad Fadly Nasution
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/wg2jq006

Abstract

Pengabdian ini betujuan untuk melihat sikap Indonesia terhadap perjudian dari kacamata hukum yang sudah ada saat ini. Rumusan Masalah yang diajukan memuat: Apakah pihak pembagi tautan saluran yang di dalamnya terdapat konten perjudian dapat dipertanggungjawabkan secara pidana ?; dan Apakah perbuatan pihak yang bermain judi melalui tautan saluran yang di dalamnya terdapat konten perjudian dapat dipertanggungjawabkan secara pidana ? Penelitian ini termasuk penelitian hukum secara normatif, di mana data dikumpulkan dengan cara mengumpulkan peraturan-peraturan tertulis yang ada dan tanggapan dari para ahli di bidangnya. Perlunya sosialisasi tentang UU ITE di masyarakat awam akan sangat membantu setidaknya mengurangi sedikit tindak perjudian  terutama pembagian tautan yang tidak disengaja oleh beberapa maysarakat
Sosialisasi Pencegahan Stunting Melalui Aspek Fisik dan Psikologis di Desa Cinangneng Amelia Fitriyani; Putri Ria Angelina; Hanif Nur Fatih; Muhammad Rezi Pradipta; Ahmad Fauzan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/9dr2bh74

Abstract

Mengingat masih tingginya angka stunting di Indonesia, tim mahasiswa KKN-T UIKA Bogor dalam program kerjanya mengadakan kegiatan sosialisasi pencegahan stunting di Desa Cinangneng. Fokus utamanya yaitu pencegahan stunting melalui aspek fisik dan psikologis. Tujuannya untuk mengedukasi dan memberikan pemahaman tentang pencegahan stunting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskIrptif dan metode ceramah interaktif. Kegiatan sosialisasi ini berjalan lancar dibuktikan dengan keterlibatan aktif dan antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung dan kegiatan ini dapat mencapai tujuan yang diharapkan.  
PENINGKATAN KAPASITAS UMKM MELALUI PENDAMPINGAN KEUANGAN DAN PENGELOLAAN USAHA Afni Eliana Saragih; Ratnawati; Filbert Ivander
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/8jy79996

Abstract

UMKM masih menghadapi berbagai rintangan dalam berbagai bidang. Himpunan Pendamping dan Pengusaha Mikro Kecil Menengah Nusantara (HIMPUN) sebagai mitra sasaran juga menghadapi berbagai rintangan dalam menjalankan usahanya. Rintangan yang dihadapi UMKM HIMPUN berupa keterbatasan pengelolaan usaha dan pencatatan keuangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan UMKM HIMPUN dalam mengelola usaha dan keuangan. Metode pelaksanaan yang dilakukan berupa pemberian materi oleh tim, diskusi, praktik, dan pendampingan langsung kepada UMKM. Materi yang diberikan diantaranya, pengantar laporan keuangan untuk pembiayaan modal usaha; optimasi google bisnis; optimasi whatsapp bisnis; optimasi facebook dan instagram ads; penggunaan AI untuk membuat konten; dan aplikasi keuangan bagi UMKM. Ipteks yang ditransfer kepada mitra berupa Aplikasi Keuangan yang diberi nama “UANGKU UMKM”. Luaran pengabdian masyarakat pemula ini adalah terjadinya peningkatan level keberdayaan mitra dalam aspek manajemen dan penggunaan teknologi keuangan. 
Pendampingan Penerapan Digital Marketing Pada UMKM Super Bakso Indonesia Pematang Siantar Yoan Hendrawan Junpridan Saragih; Khairun Annisa; Roslina Tamara; Mahaitin H Sinaga; Yesni Riana Damanik; Yuli S N Girsang; Fariaman Purba; Toga Sihite; Pandapotan Simatupang; Desmi Triyanti Purba; Rosita Manawari Girsang; Esteriani Saragih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/966xkn88

Abstract

Pemasaran merujuk pada serangkaian aktivitas, proses, dan strategi yang bertujuan untuk menciptakan, mengomunikasikan, dan memberikan nilai kepada pelanggan. Pemasaran tidak hanya sekadar menjual produk atau jasa, melainkan juga mencakup seluruh proses yang bertujuan memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan serta membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan antara organisasi dan konsumen. Secara teoritis, pemasaran juga dapat dipahami sebagai proses pertukaran nilai antara perusahaan dan konsumennya. Nilai ini bisa berupa manfaat dari produk atau jasa yang memenuhi kebutuhan konsumen, sedangkan perusahaan memperoleh nilai berupa keuntungan atau loyalitas pelanggan. Pendampingan penerapan digital marketing bagi UMKM bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar melalui berbagai platform digital. Dengan pendampingan yang terstruktur, UMKM akan memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menjalankan strategi pemasaran online yang efektif dan efisien
PENDAMPINGAN PELAKU UMKM DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PENDAPATAN  UMKM TAKOMA DI DESA WISATA SAIT BUTTU SARIBU KABUPATEN SIMALUNGUN Tuahman Sipayung; Liharman Saragih; Risma N Munthe; Resna Napitu; Elfina O P Damanik; Kristianto; Johanes W P Purba; Agung Yudha Permana; Susan Pransiska; Toga Hotdianto Damanik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/3qqjzb63

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis manfaat digital marketing dalam meningkatkan penjualan UMKM di Kabupaten Simalungun. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti kepada UMKM sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pelaku UMKM telah memanfaatkan digital marketing dalam memasarkan produnya tetapi pemahaman informan berkaitan dengan Digital Marketing yaitu Transaction Cost, Interactive, Interactive program dan Design Program sudah baik. Hak inilah yang menyebabkan pemanfaatan Digital Marketing oleh UMKM mampu meningkatkan penjualan secara maksimal
PENDAMPINGAN INVENTARISASI DAN REVALUASI ASET GKPS Djuli Sjafei Purba; Eva Sriwiyanti; Wico Jontarudi Tarigan; Vitryani Tarigan; Marintan Saragih; Sri Martina; Djahotman Purba; Rai Fazran Nuarza; Athina Nikitria; Nanda Asmara; Leviana Tri Sukma; Nurainun Tanjung
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/zhr29e44

Abstract

Inventarisasi dan revaluasi aset merupakan dua aspek penting dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel bagi organisasi nirlaba, termasuk Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS). Pengelolaan aset yang baik dapat meningkatkan nilai strategis aset serta memastikan penggunaan yang efisien. Namun, masih banyak organisasi keagamaan yang belum memiliki sistem pengelolaan aset yang terstandarisasi, termasuk GKPS, yang menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan aset akibat inventarisasi yang tidak terstruktur dan nilai aset yang tidak diperbarui. GKPS merupakan organisasi berbasis keagamaan yang berpusat di Pematangsiantar, Sumatera Utara, dengan 648 gereja yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan serta memiliki sekitar 228.500 jemaat. GKPS juga memiliki beragam aset, mulai dari tanah, gedung, peralatan, kendaraan, hingga aset biologis seperti kebun. Namun, hanya sekitar 5% dari aset tersebut yang tercatat dalam laporan keuangan, menunjukkan adanya kesenjangan besar antara aset aktual dan yang tercatat. Data inventarisasi yang ada masih terfragmentasi di berbagai unit dan lokasi, menyebabkan kesulitan dalam memanfaatkan aset secara optimal. Ketidaksesuaian nilai aset dengan harga pasar saat ini juga berdampak pada pengambilan keputusan strategis. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan sistem manajemen aset yang terstruktur dan terintegrasi, guna memastikan keamanan dan akurasi data aset, serta menjaga nilai strategis dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan organisasi
PENDAMPINGAN PENGUMPULAN DATA LINGKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN LINGKUNGAN CERDAS (SMART ENVIRONMENT) DI DESA JAMALI Veronika Widi Prabawasari; Paranita Asnur; Aisyah; Rehulina Apriyanti; Wahyu Prakosa; Budi Santosa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/dgbaez44

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung pengumpulan data smart environmental di Desa Jamali, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Program ini mengintegrasikan teknologi dengan pengelolaan lingkungan berkelanjutan untuk mengatasi berbagai masalah, seperti kekurangan air, polusi udara, dan inefisiensi dalam sektor pertanian. Dalam rangka mencapai tujuan ini, diskusi kelompok terarah (FGD) dan survei dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan lingkungan utama. Hasilnya menunjukkan adanya penggunaan air tanah yang berlebihan oleh sektor peternakan, manajemen sampah yang buruk, serta pemanfaatan lahan pertanian yang belum optimal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, sejumlah solusi direkomendasikan, termasuk penampungan air hujan, optimalisasi lahan pertanian, serta pengembangan ruang terbuka hijau yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan. Inisiatif ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan desa cerdas di Indonesia, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat mengadopsi praktik berkelanjutan yang dapat memperbaiki kondisi lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan mengintegrasikan teknologi dan pendekatan partisipatif, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi Desa Jamali dan sekitarnya. Selain itu, pengumpulan data yang efektif akan memfasilitasi perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih baik dalam pengelolaan sumber daya alam, sehingga memungkinkan desa ini untuk menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan konsep desa cerdas. Melalui pelibatan semua pihak, dari pemerintah setempat hingga masyarakat, kolaborasi ini diharapkan dapat menginspirasi inisiatif serupa di wilayah lain.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG RESIKO TINGGIKEHAMILAN PADA IBU HAMIL DAN IBU YANG MEMILIKI BALITA DI PUSKESMAS DESA BINJAI KECAMATAN MEDAN DENAI SUMATERA UTARA Anita Damayanti Lubis; Saddiyah Rangkuti; Nila Hayati; Niasty Lasmy Zaen; Muslima Pase; Nurhayani Harahap; Tifani Hadi Tri Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/5nqmqt25

Abstract

High-risk pregnancy is a condition that has the potential to cause illness or death for both the pregnant mother and the baby before delivery. The characteristics of high-risk pregnant women include being over the age of 35, which is considered unsafe because the reproductive organs begin to decline in function at that age. Other risk factors include a height of less than 145 cm, a weight of less than 45 kg, a pregnancy spacing of less than 2 years from the previous child, and having more than 4 children. The goal of this community service activity is to increase mothers' knowledge about high-risk pregnancy in hopes of reducing maternal and child mortality rates. The educational activity was conducted with 5 respondents, consisting of 1 pregnant woman and 4 mothers with toddlers, through health education delivered using leaflets as a health promotion tool. This activity involved planning, implementation, evaluation, and reporting stages. The results showed that all participants were able to understand the material presented. The respondents gave positive feedback, enthusiastically asking questions and sharing the information on social media. In conclusion, education about high-risk pregnancy needs to be conducted repeatedly and in an engaging manner to be effective. Collaboration between healthcare professionals and parents, especially pregnant women and mothers with toddlers, is crucial in efforts to increase public knowledge.   Keywords: High-risk pregnancy, pregnant women, mothers with toddlers, health education.  
RANCANG BANGUN PANEL SURYA BERBASIS LIMBAH RUMAH TANGGA UNTUK KEBUTUHAN PENERANGAN JALAN RW 3 KELURAHAN BERGASLOR, SEMARANG Muhamad Juli Saputra; Muhamad Idrokul Fahmi; Ahmad Ramdhani; Sahrul Maulana Rozaki; Hamdan Ramadan; Muhamad Safi’i
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ckajg087

Abstract

Abstract   Electricity is a source of energy necessary to support various kinds of human activities, one of which is solar power plants. Solar power plants are power plants that convert solar energy into electrical energy. Solar power plants are classified as renewable energy. Solar power plants using household waste are a special attraction, but many people still cannot make maximum use of them due to limited knowledge and knowledge. So there is a need for education on using and empowering household waste to create designs for solar energy for street lighting applications. Through the Community Service program, activities are carried out in the Krajan RT 06, RW 03, Bergaslor Village, Bergas District, Semarang Regency. Community Service activities are carried out through stages of education, training, and direct design practice to resolve problems complained by partners. The household waste-based solar panel prototype consists of a 5 mm thick iron plate as a solar panel holder, a 5 x 5 cm hollow piece as a pole, and acrylic. Solar panel 1.2 x 1 m. Used VCD cassettes are used to wind up copper wire with a diameter of 1.5 mm, and acrylic waste for solar panel modules. The result of this activity is a solar panel prototype made by utilizing household waste with a solar panel capacity of 120 Watts. These results confirm that solar panels made from waste materials can support street lighting in the Krajan RT 06, RW 03, Bergaslor Village, Bergas District, Semarang Regency.

Page 9 of 22 | Total Record : 215