cover
Contact Name
Elihami
Contact Email
elihamid72@gmail.com
Phone
+62812343195141
Journal Mail Official
elihamid72@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jendral Sudirman No.17 Enrekang, Indonesia
Location
Kab. enrekang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Edumaspul: Jurnal Pendidikan
ISSN : 25488201     EISSN : 25800469     DOI : -
Core Subject :
Curriculum development, teacher education and professional development, teacher training, cross-cultural studies, learning, evaluation, English language teaching, counseling, management, quality of education, and the use of communication and information technology, at various levels of education and how to deliver learning. It provides an academic platform for teachers, lecturers, and researchers to contribute innovative work in the field.
Arjuna Subject : -
Articles 44 Documents
Implementation of the Tahsin Al-Qur’an as the Foundation of Religious Literacy for Students at MTs Al-Amanah Waikaya Masyunida Damier; Wahyunida Damier
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementation of the Tahsin Al-Qur’an Program as the Foundation of Religious Literacy for Students at MTs Al-Amanah Waikaya. This study was conducted to improve and refine the recitation of the Qur’an. Another objective is to implement the rules of tajwid in accordance with established guidelines, avoid incorrect recitation—whether minor or major errors—as these can alter the meaning of the text, correct recitation that does not align with the principles of tajwid, enhance the quality of recitation so that it sounds more beautiful when heard, and, no less importantly, enable students to cultivate a deeper love for the Qur’an. The background of this study highlights the importance of fostering Qur’anic recitation education in accordance with correct principles, thereby shaping the character and spiritual understanding of the students. A descriptive qualitative approach was adopted as the method for this research, as this method provides a deeper insight into the implementation of the Qur’anic recitation improvement program. Data was collected using various methods, including interviews, observation, and documentation. The Qur’an Recitation Improvement program is conducted daily before the start of regular classes. The stages involved include planning, implementation, evaluation and refinement, and repeated recitation. During the implementation stage, the teacher slowly recites the Qur’an, and the students follow along both collectively and individually; the purpose is to improve fluency and accuracy in pronouncing the letters. Next, the teacher observes the students’ recitation, directly correcting mistakes and providing examples of correct recitation; this constitutes an evaluation of the recitation aspect. In the final stage of the Qur’an recitation improvement activity, the process does not end with the recitation itself; there is a more important aspect involving evaluation and follow-up, where the teacher assesses the students’ recitation skills, provides corrections, feedback, and reinforcement regarding any remaining errors, and consistently motivates the students. Following the analysis, the study yielded results indicating that the implementation of the tahsin program at the school produced significant improvements, with positive effects observed in students who previously struggled with reading such as those who read haltingly, stuttered, or had difficulty with the proper length of syllables who now demonstrated marked improvement compared to before. Therefore, this tahsin program is a solution for students that is highly beneficial in their lives; their recitation becomes more organized and fluent, thereby increasing their love for reciting the Qur’an. The implementation of the Qur’an tahsin program improves the quality of each student’s recitation.
The Influence of the Discovery Learning Model and Creative Thinking Skills on the Science Learning Outcomes of Grade IV Elementary School Students in Muntok District Ana Mawaddah; Effendi Nawawi; Suratinah, Suratinah
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): Edumapsul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang terpenting dan memegang peranan dalam memajukan nasib suatu bangsa. Pendidikan juga merupakan pembelajaran suatu pengetahuan, keterampilan dan kebiasaan dari kelompok individu yang bermula dari generasi kepada generasi berikutnya. Maksudnya adalah bahwa pendidikan terdiri dari rangkaian kegiatan seorang individu kepada individu lain atau secara kelompok dengan bimbingan agar anak tumbuh dan berkembang optimal secara mandiri dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan berpikir kreatif yaitu model discovery learning, dengan dilaksanakan motode eksperimen. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan berpikir kreatif yaitu model discovery learning, dengan dilaksanakan motode eksperimen. hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA peserta didik yang menggunakan model Discovery Learning lebih tinggi dibanding dengan yang belajar menggunakan model konvensional. 2) Terdapat interaksi antar model pembelajaran discovery learning dengan model pembelajaran konvensional ditinjau dari berpikir kritis terhadap hasil belajar IPA peserta didik. 3) Terdapat perbedaan hasil hasil belajar IPA peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi yang belajar dengan menggunakan model discovery learning lebih tinggi dari peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. 4) Teradapat perbedaan hasil belajar IPA peserta didik yang memiliki berpikir kritis rendah yang belajar dengan menggunakan model pemebelajaran discovery learning lebih tinggi dari peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran konvensional.
Development of a Mathematics Teaching Module Based on the Realistic Mathematics Education (RME) Approach for Grade VII Algebra Material at MTs Negeri Gowa Nur A’laa Ihsan; Sri Sulasteri; Nur Khalisah Latuconsina
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): Edumapsul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang proses pengembangan berbasis pendekatan realistic mathematics education (RME ) materi aljabar kelas VII MTs Negeri Gowa, mengetahui kualitas dapat dilihat dari tingkat (kevalidan, kepraktisan dan keefektifan) berbasis pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) materi aljabar kelas VII MTs Negeri Gowa. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development (penelitian dan pengembangan) dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari beberapa fase yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Produk yang dikembangkan berupa bahan ajar yaitu modul ajar matematika berbasis Realistic Mathematics Education (RME) materi aljabar, subjek uji coba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII MTs Negeri Gowa dengan jumlah siswa 21 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli, lembar observasi aktivitas peserta didik, lembar observasi aktivitas guru dalam keterlaksanaan pembelajaran, angket respon peserta didik, angket respon guru, dan tes hasil belajar. Hasil validasi bahan ajar adalah 0.87 pada kategori “sangat tinggi” karena berada pada interval 0.80 < V ≤ 1.00. Praktis karena presentase rata-rata untuk respon guru adalah 95.8% dan presentase rata-rata untuk peserta didik adalah 90.4%, masing masing berada pada kategori “sangat positif”, efektif sehingga dapat memenuhi tiga kriteria yaitu rata-rata aktivitas guru dalam keterlaksanaan pembelajaran adalah 3.77 berada pada kategori “sangat baik”, dan presentase ketuntasan belajar peserta didik berada pada kategori “sangat baik”, dan presentase ketuntasan belajar peserta didik berada pada kategori “tinggi” serta mencapai 85% peserta didik tuntas secara klasikal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul ajar matematika berbasis Realistic Mathematics Education (RME) pada materi aljabar kelas VII MTs Negeri Gowa pada uji coba yang dilaksanakan telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan
Ecoteological Perspective on the Local Wisdom of the Kajang Tribe: A Literature Review and Its Implications for Islamic Education Ardiyansyah, Ardiyansyah; Andi Muhammad Asbar; Ahmad Syarif Hidayatullah Galib; Yasser Mulla Shadra; Futri Syam; Abd Rahim
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perspektif ekoteologi Islam dalam kearifan lokal masyarakat Kajang, memetakan penelitian terdahulu, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap pengembangan pendidikan lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research melalui telaah literatur terhadap berbagai jurnal ilmiah, buku akademik, dan hasil penelitian terkait ekoteologi Islam, pendidikan lingkungan, dan kearifan lokal masyarakat Kajang yang terbit pada periode 2020–2026. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kritis dengan menekankan integrasi teori, temuan penelitian, dan identifikasi research gap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai adat masyarakat Kajang seperti kamase-masea, penghormatan terhadap hutan adat, prinsip kehati-hatian dalam pemanfaatan sumber daya alam, serta larangan eksploitasi lingkungan memiliki keselarasan dengan konsep ekoteologi Islam seperti tauhid, khalifah, amanah, dan mizan. Kearifan lokal tersebut membentuk sistem etika lingkungan berbasis spiritualitas dan kolektivitas sosial yang berfungsi menjaga keberlanjutan ekologis masyarakat. Penelitian ini juga menemukan bahwa nilai-nilai ekologis masyarakat Kajang memiliki relevansi kuat terhadap pengembangan pendidikan Islam ekologis melalui integrasi nilai religius, budaya lokal, dan kesadaran lingkungan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya rekonstruksi pendidikan Islam yang tidak hanya berorientasi pada aspek ritualistik, tetapi juga responsif terhadap isu lingkungan hidup berbasis nilai budaya dan spiritualitas lokal. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengembangkan studi empiris mengenai implementasi pendidikan Islam berbasis ekoteologi masyarakat adat dalam konteks lembaga pendidikan formal maupun nonformal.