cover
Contact Name
Leo Pratama
Contact Email
unimudasportjournal@gmail.com
Phone
+6285377160908
Journal Mail Official
leopratama12345@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan, No. 1, Mariat Pantai, Aimas, Kabupaten Sorong Papua Barat Daya
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
ISSN : -     EISSN : 27463311     DOI : 10.3632
Core Subject :
Jurnal ini menerbitkan artikel-artikel dengan standar tinggi pada berbagai aspek dari Pendidikan Jasmani yang mencakup sejumlah pangkalan disiplin. Jurnal ini akan mewadahi publikasi jurnal pada ruang lingkup Sport Education, Sports Coaching, Sport Tourism, Traditional Sports, Sport Achievement, Sport Science. Frekuensi terbitan dua kali dalam satu tahun pada bulan Juni dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 96 Documents
HUBUNGAN MOTIVASI BEROLAHRAGA DAN KEKUATAN OTOT LENGAN DENGAN HASIL TOLAK PELURU PADA SISWA SMANOR TADULAKO Diah Kumala Yanti; Hutomo S. Tudu; Ali Mujadid; Rahmad Agung Prasetyo; Fitriani; Andi Sultan Brilin Susandi Eka Wahyudhi; Humaedi; Hendriana Sri Rejeki
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/unimudasportjurnal.v7i1.5971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi berolahraga dan kekuatan otot lengan dengan hasil tolak peluru pada siswa SMANOR Tadulako. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang terdiri atas 15 siswa putra dan 15 siswa putri, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner motivasi berolahraga, tes push-up selama 60 detik untuk mengukur kekuatan otot lengan, dan tes tolak peluru untuk mengukur hasil tolakan. Data dianalisis menggunakan korelasi Product Moment Pearson dan korelasi ganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi berolahraga dengan hasil tolak peluru (r = 0,719; p < 0,05) dengan kategori hubungan kuat. Terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dengan hasil tolak peluru (r = 0,980; p < 0,05) dengan kategori hubungan sangat kuat. Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi berolahraga dan kekuatan otot lengan secara bersama-sama dengan hasil tolak peluru yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi ganda sebesar R = 0,991 dan koefisien determinasi sebesar R² = 0,983. Dengan demikian, motivasi berolahraga dan kekuatan otot lengan memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil tolak peluru pada siswa SMANOR Tadulako.
Pengaruh Metode Latihan Fartlek terhadap Peningkatan Vo2 Max Pemain Sepak Bola PS Unimuda Sorong Ruben Daniel Mambrasar; Leo Pratama; Waskito Aji Suryo Putro
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 1 (2025): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/unimudasportjurnal.v6i1.5032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan fartlek terhadap peningkatan VO₂max pemain sepak bola PS UNIMUDA Sorong. VO₂max merupakan indikator penting dalam menilai kapasitas aerobik dan daya tahan kardiorespirasi atlet, yang berperan dalam menunjang performa selama pertandingan sepak bola. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 18 pemain PS UNIMUDA Sorong yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur VO₂max adalah Multistage Fitness Test (Bleep Test) 20 meter. Perlakuan berupa latihan fartlek diberikan selama 16 kali pertemuan dalam kurun waktu 5 minggu dengan frekuensi latihan tiga kali per minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai VO₂max sebelum perlakuan sebesar 4,444 dan meningkat menjadi 7,722 setelah perlakuan. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dan uji homogenitas menunjukkan data homogen. Pengujian hipotesis menggunakan uji t menunjukkan nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel, sehingga hipotesis penelitian diterima. Hasil tersebut membuktikan bahwa metode latihan fartlek memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan VO₂max pemain sepak bola PS UNIMUDA Sorong. Dengan demikian, latihan fartlek dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif program latihan untuk meningkatkan daya tahan aerobik dan performa fisik pemain sepak bola.  
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN MOTIVASI BEROLAHRAGA PADA LANSIA DI PANTI BINA LANJUT USIA Rosalina Yumbedoan; Evi Sinaga; Rodhi Rusdianto Hidayat; Ipa Sari Kardi; Toni Kogoya; Muhamad Fitrah Mubarak
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/unimudasportjurnal.v7i1.6111

Abstract

Lansia mengalami penurunan masa otot dan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan stress lingkungan. Olahraga sesuai dosis dibutuhkan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan jasmani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Status Gizi dengan Motivasi Berolahraga pada Lansia di Panti Bina Lanjut Usia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan kuesioner serta tes dan pengukuran yang melibatkan sebanyak 26 Lansia di Panti Bina Lansia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dan motivasi berolahraga (r hitung 0.04968 < r tabel 0.388). Sebanyak 0% Lansia memiliki status gizi pada kategori normal, sebanyak 96.15% pada kategori berisiko mengalami malnutrisi. Sebanyak 3.85% pada kategori Malnutrisi. Sebanyak 15.38% Lansia tidak memiliki motivasi berolahraga, sebanyak 57.69% lansia memiliki motivasi negatif, sebanyak 26.92% lansia memiliki motivasi pada kategori motivasi positif. Dengan demikian, disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dan motivasi berolahraga. Perlu dilakukan peningkatan motivasi internal dan eksternal lansia, penyuluhan mengenai manfaat olahraga dan makanan bergizi bagi lansia.
GAMBARAN TINGKAT PENERIMAAN MAKANAN BERDASARKAN KOMPONEN MENU PADA ATLET DI PUSAT PEMBINAAN ATLET PELAJAR BAMBAR SENTANI PAPUA Evi Sinaga; Rodhi Rusdianto Hidayat; Yohanes Manfred Mandosir
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/unimudasportjurnal.v7i1.6119

Abstract

Penyelenggaraan makanan atlet berperan penting dalam mendukung kecukupan gizi dan performa olahraga. Keberhasilannya tidak hanya ditentukan oleh kualitas gizi menu, tetapi juga oleh tingkat penerimaan makanan oleh atlet. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat penerimaan makanan berdasarkan komponen menu pada atlet di Pusat Pembinaan Atlet Pelajar Bambar Sentani, Papua. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 18 atlet sepak bola yang mengikuti program pelatihan dan memenuhi kriteria penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner daya terima makanan yang menilai makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur, buah, minuman, serta atribut sensori meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan suhu makanan. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu penyajian, aroma, dan warna merupakan faktor utama yang memengaruhi penerimaan makanan atlet. Suhu makanan memperoleh penilaian rendah pada sebagian besar komponen menu, terutama buah (82,35%) dan minuman (58,82%). Aroma juga sering dinilai rendah pada makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, dan minuman. Lauk hewani memiliki tingkat penerimaan terbaik, sedangkan makanan pokok dan lauk nabati terendah. Perbaikan layanan konsumsi perlu difokuskan pada pengelolaan suhu, peningkatan kualitas sensori, dan variasi menu untuk mendukung kecukupan gizi dan performa atlet.
DINAMIKA TAKTIS PERGANTIAN PEMAIN DAN STABILITAS PERTAHANAN: ANALISIS TEMPORAL KELELAHAN FISIK DAN KOGNITIF PADA LIGA PROFESIONAL INDONESIA Rodhi Rusdianto Hidayat; Evi Sinaga; Miftah Fariz prima Putra
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/unimudasportjurnal.v7i1.6124

Abstract

This study presents a comprehensive analysis of the tactical dynamics of player substitutions and their impact on defensive stability in professional football. Utilizing a retrospective observational approach on macro-event data from a full competitive season, this research dissects the temporal distribution of goals, yellow cards, and coaching interventions grouped into six time intervals. The analysis reveals a significant home advantage bias, where away teams bear a substantially higher burden of disciplinary sanctions as a manifestation of psychological pressure and situational anxiety induced by the crowd, a phenomenon empirically shown to influence referee cognition. Crucial findings highlight a non-linear escalation during the final match phase (minutes 76–90+'), where the rate of goals conceded (23.9%) peaks concurrently with a surge in defensive fouls (33.1%). This phase coincides with the highest concentration of substitutions (40.6%), indicating a temporal mismatch. Coaching interventions prove to be reactive to the collapse of defensive organization caused by glycogen depletion and cognitive fatigue. Furthermore, the study dissects the phenomenon of reverse causality based on game state, where early substitutions correlate with late-game offensive productivity but are predominantly triggered by initial tactical deficits. The conclusions demand a paradigm shift in coaching towards proactive fatigue mitigation.
Meningkatkan Hasil Belajar Passing Bawah dalam Permainan Bola Voli dengan Menggunakan Model Pembelajaran TGfU (Teaching Games for Understanding) Pada Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Swasta Madani Medan Mardianto Lahagu; Rizky Kurniati; Joko Priono
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 1 (2025): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/unimudasportjurnal.v6i1.6491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar passing bawah dalam permainan bola voli melalui penerapan model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGfU) pada siswa kelas VII SMP Swasta Madani Mariendal 1 Medan Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 32 siswa kelas VII. Data penelitian diperoleh melalui tes hasil belajar passing bawah, observasi proses pembelajaran, dan dokumentasi. Pembelajaran TGfU diterapkan melalui permainan yang dimodifikasi, kerja kelompok, pemberian kesempatan praktik, serta penguatan dan motivasi untuk memperbaiki kesalahan teknik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar setelah penerapan model TGfU. Pada siklus I, ketuntasan belajar mencapai 56,25% dengan 18 siswa yang tuntas, sedangkan 14 siswa belum tuntas. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II melalui variasi gerakan, pengulangan teknik, bimbingan, dan penguatan, ketuntasan meningkat menjadi 90,6%, dengan 29 siswa tuntas dan 3 siswa belum tuntas. Dengan demikian, terjadi peningkatan ketuntasan sebesar 34% dari siklus I ke siklus II. Penerapan model TGfU dapat menjadi alternatif pembelajaran PJOK untuk meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli serta mendorong keterlibatan dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran secara aktif dan menyenangkan sesuai karakteristik permainan.

Page 10 of 10 | Total Record : 96