cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
COPE
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
KMMPANGAN DISTRIBUSI PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DI INDONESIA Arif Rohman
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 9, No 01: Februari 2005
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5667.24 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v9i01.5437

Abstract

Rendahnya anggaran pendidikan di Indonesia telah menyebabkan aneka kebutuhan untuk kegiatan operasiona pendidikan tidak memperoleh porsi dana yang cukup, apalagi untuk peningkatan mutu. Hal ini menyulitkan dalam proses distribusid an alokasi anggaran, sehingga memerlukan kecerdasan untuk menentukan skala prioritas. Penentuan prioritas anggaran pada suatu aspek menyebabkan aspek lain dalam pendidikan menjadi terabaikan, sehingga menyulut terjadinya kesenjangan distribusi pembiayaan pendidikan. Terbukti bahwa telah terjadi kesenjangan pembiayaan pendidikan antardaerah, antarjenis dan jenjang pendidikan di Indonesia pendidikan. Kenyataan paling ekstrim menunjukkan bahwa Sekolah Dasar memperoleh porsi epembiayaan jauh lebih sedikit dibanding jenjang sekolah di atasnya, sekolah swasta jauh terabaikan dibanding sekolah negeri, begitu pula sekolah keagamaan kurang diuntungkan dibanding sekolah umum
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PAKEM UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATERI TEKNIK PENGINTEGRALAN PADA SISWA KELAS XII IPA SMA NEGERI 1 PUNDONG SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2015 / 2016 F. Indarta
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 21, No 2: November 2017
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.358 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v21i2.20096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Pundong materi Teknik Pengintegralan dengan menggunakanmodel pembelajaran PAKEM. Penggunaan model pembelajaran PAKEM padapenelitian ini adalah dengan cara menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa menjadi aktif dan kreatif serta proses pembelajaran menjadi efektif dan menyenangkan. Strategi dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui 2 siklus. Setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Sarana yang digunakan pada penelitian ini, yakni lembar kerja siswa, lembar penilaian afektif siswa, dan lembar pengamatan guru. Subjek pada penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Pundong, sedangkan obyeknya adalah pembelajaran materi Teknik Pengintegralan yang diajarkan dengan model pembelajaran PAKEM. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah meningkatnya prestasi belajar siswa dan meningkatnya kemampuan afektif siswa serta kinerja guru pada pembelajaran materi rumus-rumus trigonometri kelas XII IPA SMA Negeri 1 Pundong. Penelitian dari kondisi awal siswa yang diukur dengan instrumen tertulis menunjukkan adanya peningkatan presentase ketuntasan belajarsiswa sebesar 46% setelah diberikan tindakan pada siklus II. Selain itu, keaktifan siswa meningkat dari 67,33% menjadi 93,33%, kreativitas siswa meningkat dari 70,67% menjadi 93,33%, efektifitas siswa meningkat dari 68,67% menjadi 94,00%, suasana belajar yang menyenangkan meningkat dari 56,67% menjadi 94,00%. Hasil pengamatan kinerja guru menunjukkan peningkatan dari kriteria baik (82,87%) menjadi sangat baik (90,48 )
TEAM TEACHING ALTERNATIF PEMBELAJARAN IPA YANG MEMBERI OTONOMI SISWA Kisworo Kisworo
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 4, No 01: Februari 2000
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4616.045 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v4i01.5333

Abstract

-
PERAN PENGUATAN DALAM PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR Mardjuki Mardjuki
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 7, No 01: Februari 2003
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5068.128 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v7i01.5424

Abstract

Pembangunan Nasional bangsa Indonesia membutuhkan manusia berkualitas. Untuk memenuhi kebutuhan itu diperlukan pendidikan yang bermutu ditentukan oleh kualitas pembelajaran. Dalam hal ini guru sangatbesar peranannya, memotivalor maka guru harus mampu memotivator belajar siswa. Memberikan penguatan merupakan salah satu yang harus dilakukan. Belajar merupakan perilaku yang diulang-ulang. Prestasi akanmeningkat apabila siswa selalu belajar dengan giat. Agar siswa mau melakukan kegiatan belajar yang lebih baik diperlukan penguatan. Penguatan adalah respons terhadap suatu tingkah laku yang dapat memungkinkan berulangnya kembali tingkah laku tersebut. Jenispenguatan ada (1) penguatan verbal dan (2) penguatan nonverbal yangmeliputi: mimik, gerakan badan, mendekati, sentuhan, memberikan simbul/benda, dan penguatan tak penuh. Penguatan harus diberikan dengan tepat, dan pirgroto, harus bervariasi. Penguatan yang  efektif akan mendorong siswa untuk menguali perilaku yang lebih baik. Mengulangi perilaku atau belajar yang lebih baik akan meningkatkanprestasi yang dimiliki. Sehingga penguatan sangat berperan terhadappeningkatan prestasi belajar siswa
Analisis Materi Esensial Sains SMP/MTs: Sebuah Contoh Langkah Taktis Guru Sains Menuju Sukses UAN Paidi Paidi
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 12, No 01: Februari 2008
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8931.675 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v12i01.5487

Abstract

Hasil UAN IPA bidang sains pada skala regional dan internasional masih memprihatinkan. Praktik pembelajaran sains belum menyentuh hakekat sains. Keberhasilan siswa dalam UAN tidak dapat disepelekan oleh guru. Dalam hal ini penguasaan guru terhadap sosok sains secara utuh, pemahaman terhadap tuntutan kompetensi dalam kurikulum dsb, termasuk kepekaan guru terhadap tuntuan kelulusan siswa sangat diperlukan. Siapkah para guru SMP/MTs kita? Berbagai cara sudah ditempuh termasuk cara yang dilakukan pemerintah (misalnya melalui program pelatihan terintegrasi berbasis kompetensi atau PTBK dan pendidikan preservis, (berupa program sarjana pendidikan sains). Beberapa sekolah telah mengambil langkah penerapan model team teaching, analisis materi esensial sains dan mengemasnya dalam program pembelajaran yang efektif. Materi yang esensial, yang dalam artikel ini didefinisikan sebagai materi dasar, penting, pokok, yang perlu dipahami atau dikuasai oleh siswa, akan dilihat dari berbagai kacamata praktis. Sebagian dari kacamata ini adalah kurikulum, standar kompetensi lulusan, dan modus soal ujian sebelumnya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPREHENSIF DAN HOLISTIK SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN INTEGRATED SCIENCE Insih Wilujeng
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 8, No 01: Februari 2004
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6709.569 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v8i01.5434

Abstract

Sains hendaknya diposisikan untuk mendidik siswa agar mampu berpikir komprehensif dan holistik tentang keterkaitan antar konsep yang satu dan konsep yang lain yang berkait dengan fenomena Berbekal kemampuan berpikir yang komprehensIf dan holistik tersebut memberikan kesadaran pada siswa tentang arti pentingnya memahami berbagai alam. fenomena alam beserta keterkaitannya satu dengan yang lain, sehingga diharapkan akan mampu memecahkon permasalahan secara kontektual yang berkait dengan fenomena kebendaan maupun kejadian-kejadian di alam. Guna meningkatkan kemampuan berpikir yang komprehensif dan holistik bagi siswa tersebut, maka hendaknya dilakukan pembelajaran integrated sains dengan pengintegrasian produk dan proses sains. Setting sajian materi pembelajaran dapat diawali dengan kegiatan dan informasiyang bersifat apersepsi untuk menggugah minat dan hasrat untuk mau belajar sains, dilanjutkan kegiatan informasi inti,dan kemudian ditutup berbagai hal yang menantang siswa serta penutup berupa informasi pengembangan. Pengintegrasian dapat dilakukan dengan dua dasar, yaitu pengintegrasian berbasis obyek dan pengintegrasian berbasispersolan.Memadukan objek-objek alam untuk dipelajari, untuk diamati gejala/fenomena kebendaannya maupun kejadiannya di alam dalam salu saat bersamaan akan menyadarkan siswa bahwa tidak semua benda alam menunjukkan gejala/fenomena kebendaan dan kejadianyang sama. Pengintegrasian sains berbasis persoalan dapat dilakukan dengan mengembangkan topik atas pokok bahasan yang sifatnya tematik yang tidak mengesampingkan pesan kurikulum. Dengan kata lain melalui topik atau pokok bahasan yang tematik, dalam sekali pembelajaran guru dapat memilih beberapa kompetensi dasar atau beberapa unsur kompetensi dasar yang ada dalam kurikulum Apabila kita mampu mengembangkan pembelajaran sains terintegrasi baikintegrasi berdasar obyek telaah maupun integrasi berdasar persoalan yang dikaji dari berbagai dimensi tema/persoalan sains,maka siswa SMP mampu mempelajari sains dengan benar, maka sains harus dikenalkan secara utuh, baik menyangkut obyek, persoalan, maupun tingkat organisasi dari benda-benda yang ada di dalam jagad raya. Selain itu guru mampu melakukan pembelajaran yang benar-benar tidak membelenggu siswa dan guru sendiri dalam pembelajaran (memerdekakan guru dan siswa), pembelajaran yang mampu mewujudkan proses perolehan konsep bagi siswa dalam belajar
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBASIS KOMPUTER UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI SISWA SMP Aridyah Niken Harjanti
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 14, No 01: Mei 2010
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9984.973 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v14i01.5504

Abstract

Penelilian ini bertujuan untuk:(1) memgembangkan multimedia berbasis komputer untuk pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa SMP kelas VII dan (2) mengukur kualitas multintedia berbasis Komputer hasil pengembangan tersebut, ditinjaudari aspek pembelajaran, aspek materi dan aspek media. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Pengembangan multimedia berbasis komputer dalam penelitian ini dilaksanakan melalui tiga tahap. Hasil penelitian menunjukkanbah-bahwa kualitas multimedia berbasis komputer untuk pembelajaran Bahasa Inggris bagi siswa SMP kelas VII adalah "baik" ditinjau dari aspek pembelajaran dan ditinjau dari aspek materi, serta "sangat baik" ditinjau dari aspek media.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI GAMES BENDERA KELAS I.1 SD NEGERI KEPUTRAN “A” Sulasmi Sulasmi
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.96 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2929

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui peningkatanhasil belajar peserta didik dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islammelalui games bendera di kelas I SD Negeri Keputran “A” kota Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus Subyek penelitian ini adalah siswa kelas I.1SD Negeri Keputran”A” kota Yogyakarta. Jumlah peserta didik sebanyak 29 anak.Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi aktivitas guru, aktivitaspeserta didik dan tes untuk mengetahui hasil belajar. Hasil penelitian siklus I dansiklus II menunjukkan bahwa dengan games bendera ada peningkatan hasil belajaryang berhasil jumlah baik dan amat baik dari semula 48,1% menjadi jumlah baikdan amat baik sebesar 92,8%.Kata kunci : Games bendera, hasil belajar, pendidikan agama Islam
PENGGUNAAN METODE STIMULASIUNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERMAIN DRAMA SISWA KELAS X.4 SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SMA NEGERI 2 CILACAP Suparyati Suparyati
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 01: Mei 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12565.276 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v19i01.5641

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk menemukan cara penerapan metode stimulasi dalam meningkatkan keterampilan bermain drama siswa dan menemukan tingkat keefektifan penggunaan metode stimulasi berbantuan pemeran pengganti dalam meningkatkan keterampilan berrnain drama siswa kelas XA Semester 1 tahun pelajaran 201112012 SMA Negeri 2 Cilacap. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan dengan observasi. Adapun kriteria penelitian yang digunakan terrnasuk penelitian kualitatifkarena menggunakan sumber data langsung dan peneliti sebagai pengumpul data utama. Setelah dilaksanakan pembelajaran bermain drama siswa dengan metode stimulasi, prestasi berrnain drama siswa kelas XA meningkat. Ini menunjukkan bahwa metode stimulasi dapat meningkatkan kompetensi berrnain drama siswa kelas X.4 SMA Negeri 2 Cilacap Tahun Pelajaran 2011/2012.
MEMANFAATKAN GESCHOOL SEBAGAI MEDIA BELAJAR SISWA SMPPADA MATA PELAJARAN TIK - Kusrianti
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2013: COPE, No. 02, Tahun XVII, Nopember 2013
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.259 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i0.2999

Abstract

AbstrakBerawal dari hasil belajar dan minat siswa yang tidak terlalu antusias padapelajaran TIK yang berisi materi ilmu teori TIK seperti Sejarah perkembangan TIKdan Komputer, Sejarah Internet, dan materi teori TIK lainnya yang tidak mengandungunsur prakteknya, maka dikembangkan cara memanfaatkan media pembelajaranbaru yang lebih menarik siswa usia SMP dengan karakteristiknya yang sudah dapatberfikir logis tentang berbagai gagasan yang bersifat abstrak, membuat hipotesis,dan memecahkan masalah. Geschool adalah salah satu jejaring sosial edukasi yangdikembangkan untuk memajukan dunia pendidikan Indonesia, ini terlihat darifitur-fitur dan reward menarik yang disediakan dan dikembangkan oleh geschoolbagi para penggunanya terutama para siswa dalam memahami materi pelajarandan untuk memudahkan guru dalam mengajar tanpa meninggalkan ciri khasnyasebagai jejaring sosial yang menyediakan fitur pertemanan dengan menggabungkankemampuan berbagai jejaring sosial lainnya sehingga layak untuk menjadi mediasosial baik pelajar, guru, alumni, orang tua dan masyarakat umum. Keutamaannyaadalah tersedianya pembelajaran online yang lengkap, dapat diakses oleh penggunakapan saja dimana saja seiring aktivitas sosialnya. Secara khusus www.geschool.net juga membangun komunitas sekolah baik dalam lingkup akademis maupuninteraksi sosialnya. Geschool sangat membantu guru dan siswa pada proses belajarmengajar yang efektif dan efisien, juga memberikan kesempatan pada siswa untukmengeksplor dan mengelaborasi kemampuan mereka dalam proses belajar. Selainitu sedikit demi sedikit dapat mengganti peran dari jejaring sosial sebelumnya yanghanya menyediakan fitur pertemanan dan game online.

Page 11 of 21 | Total Record : 208