cover
Contact Name
Irfan Anshori
Contact Email
irfananshori@unsera.ac.id
Phone
+6287773180070
Journal Mail Official
irfananshori@unsera.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Serang - Cilegon Km. 05 (Taman Drangong) Serang - Banten Telp. 0254 - 8235007 Fax. 0254 - 8235008
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Suar : Jurnal Studi Pendidikan Islam
Core Subject :
SUAR; Jurnal Studi Pendidikan Islam adalah simbol dari cahaya ilmu, petunjuk kebenaran, identitas keilmuan, dan pemantik perubahan. SUAR; Jurnal Studi Pendidikan Islam ingin menjadi suar yang terus menyala, menjadi pelita bagi akademisi, guru, mahasiswa, dan seluruh pemerhati pendidikan Islam dalam menapaki jalan ilmu dan amal.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Analisis Kritis Tentang Kebijakan Merdeka Belajar Episode 5; Guru Penggerak : Analisis Kritis Tentang Kebijakan Merdeka Belajar Episode 5; Guru Penggerak Ratu Bilqis Assyifa; Urfi Urfi; Sarah Gustianah
SUAR: Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2025): SUAR
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/suar.v1i1.152

Abstract

Guru merupakan jantung bagi bangsa, untuk mewujudkan bangsa yang maju maka dibutuhkan guru yang maju pula. Untuk bisa maju maka harus ada pergerakan, inilah motif dari adanya kebijakan guru penggerak. Maka lahirlah salah satu kebijakan merdeka belajar diantaranya ada pada episode 5 yaitu guru penggerak. Kebijakan ini sudah meluncurkan sampai Angkatan 8. Realita di lapangannya mengenai kebijakan ini terimplementasi dan berdampak bagi guru. Mulai dari lamanya waktu yang ditempuh untuk mendapatkan sertifkat hingga berdampak pada lulusan dari para guru penggerak yang dinyatakan lolos dalam bentuk sertifikat guru penggerak. Penelitian ini menggunakan analisis kritis yang sifatnya menelaah bagaimana real di lapangan yang terjadi mengenai kebijakan merdeka belajar episode 5 yaitu guru penggerak. Nantinya analisis kritik disini diharapkan bisa menjadi bahan pertimbangan untuk dapat menentukan langkah yang bisa diambil setelah melihat fakta yang berkembang dalam kebijakan ini. Kata Kunci: Analisis, Kebijakan, Merdeka Belajar, Guru Penggerak.
Klasifikasi Hadis Berdasarkan Jumlah Sanad: Mutawatir, Ahad, Masyhur, 'Aziz, Ghorib: Klasifikasi Hadis Berdasarkan Jumlah Sanad: Mutawatir, Ahad, Masyhur, 'Aziz, Ghorib Muhammad Azkia Fahmi; Laode Muhammad Alfateh Arifin; Rosyidatul Munawaroh
SUAR: Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2025): SUAR
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/suar.v1i1.154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas klasifikasi hadis dalam ilmu musthalah al-hadis berdasarkan jumlah sanad atau jalur periwayatannya. Fokus utama kajian adalah pada pembagian hadis menjadi dua kategori besar, yaitu hadis mutawatir dan hadis ahad, serta subdivisi dari hadis ahad yang meliputi hadis masyhur, 'aziz, dan gharib. Hadis mutawatir adalah hadis yang diriwayatkan oleh banyak perawi dalam setiap tingkatan sanad, sehingga mustahil terjadi kesepakatan untuk berdusta. Sebaliknya, hadis ahad adalah hadis yang jumlah perawinya tidak mencapai derajat mutawatir, yang kemudian diklasifikasikan lebih lanjut berdasarkan kuantitas dan kualitas perawinya. Kajian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang pentingnya klasifikasi tersebut dalam menentukan derajat keotentikan dan kekuatan suatu hadis sebagai sumber hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap klasifikasi ini sangat esensial bagi para pelajar dan peneliti ilmu hadis dalam melakukan analisis terhadap validitas suatu riwayat.
Memupuk Nilai Akhlak Siswa melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka di MTs. Mambaulsolihin Kabupaten Pandeglang-Banten: Memupuk Nilai Akhlak Siswa melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka di MTs. Mambaulsolihin Kabupaten Pandeglang-Banten Heri Setiaji; A zaenal Arifin; MH Sopyan; Irfan Anshori
SUAR: Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2025): SUAR
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/suar.v1i1.155

Abstract

Kegiatan pramuka merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang mengandung banyak manfaat; seperti halnya pohon kelapa yang memiliki banyak manfaat dari akar hingga pucuknya. Tujuan penelitian ini untuk mengukur seberapa berpengaruhnya keiatan pramuka dalam menumbuhkan nilai akhlak siswa. Peneltian ini menggunakan penelitian kuantitatif; dengan menggunakan analisis deskriptif sebagai bentuk penjabaran fenomena pendidikan yang terjadi. Penelitian ini dilakukan di MTs Mambausolihin; secara geografis berada di Kampung Darepa, Desa Banyuresmi, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang-Banten. Data dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan sekunder; data primer seperti wawancara, dokumentasi dan penyebaran angket. Data sekunder berarti data literature ilmiah diantaranya buku, laporan jurnal dan lainnya. Wawancara dilakukan kepada tenaga pendidik, peserta didik yang berada di lingkungan MTs. Mambausolihin serta orang tua dari peserta didik. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 siswa; yang semuanya merupakan siswa MTs. Mambausolihin kelas VII. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan kuisioner. Tekik analisis data menggunakan teknik pengujian persyaratan analisis dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat pengaruh signifikan kegiatan pramuka terhadap pembentukan akhlak siswa di MTs Mambausolihin Menes, Pandeglang sebesar 76,4%. Presentase ini bila dikorelasikan pada table korelasi berada pada rentan 0,70-0,89 yang berarti memiliki tingkat korelasi yang kuat. Kata Kunci: Nilai, Akhlak, Ekstrakurikuler, Pramuka.
Pengaruh Kedisiplinan Sekolah dan Semangat Kerja Guru Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di MTs Jami’ah Islamiah: Pengaruh Kedisiplinan Sekolah dan Semangat Kerja Guru Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di MTs Jami’ah Islamiah Nurrohman Nurrohman; Rapiudin Rapiudin; Siti Anisah
SUAR: Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2025): SUAR
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/suar.v1i1.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedidiplinan dan semangat kerja guru terhadap motivasi berprestasi siswa. Penelitian ini dilakukan di MTs Jamiah Islamiah Pondok Aren. Metode yang digunakan yaitu metode survey dengan bentuk kuisioner dengan jumlah populasi adalah 85 orang. Hasil Penelitian bahwa besarnya pengaruh secara bersama-sama antara variabel X1 dan X2 terhadap Y= tinggi, sehingga ada pengaruh yang kuat, kontribusi secara bersama-sama variabel X1 dan X2 terhadap Y= R2 x  100%=0,613 x 100%= 61,3% dan sisanya 38,7 % ditentukan oleh variabel lain dengan tingkat signifikansi uji F0 = 48,279. Analisis koefisien korelasi untuk X1 dengan Y= 0,005 berarti sangat tinggi. Analisis uji T parsial thitung= 9,089. Analisis koefisien korelasi X2 dengan Y= 0,576, berarti sangat rendah. Analisis uji t secara parsial thitung= 0,045, dengan ttabel= 1,670. Hasil menunujukkan t hitung < t tabel atau 0,045 < 1,670. Analisis koefisien korelasi X1 X2 terhadap Y= 0,000, analisis uji f berdasarkan perhitungan uji f yaitu fhitung= 48,279, dengan ftabel= 3,15. Hasil ini menunjukan bahwa fhitung < ftabel atau 48,279<3,15. Ini berarti ada pengaruh yang signifikan antara variabel X1 X2 terhadap Y di MTs Jamiah Islamiah Pondok Aren. Kata Kunci: Kedisiplinan, Semangat Kerja, Guru, Prestasi.
Integrasi Teknologi Artifical Intelligence pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Pesisir Kabupaten Serang: Integrasi Teknologi Artifical Intelligence pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Pesisir Kabupaten Serang Irfan Anshori; Najah Natul Islam; Uus M Husaini
SUAR: Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2025): SUAR
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/suar.v1i1.159

Abstract

Perkembangan tekhnologi saat ini melaju sangat cepat, namun sedikit menemukan kendala pada wilayah pesisir. Tujuan penelitian ini untuk melukiskan pembelajaran PAI menggunakan tekhnologi artificial intelligence diwilayah pesisir. Penelitian ini dilakukan di SMPN 2 Tirtayasa, Kabupaten Serang yang secara geografis tepat berada di wilayah pesisir laut. Peneltian ini merupakan penelitian kualitatif; dengan menggunakan analisis SWOT sebagai bentuk penjabaran fenomena pendidikan yang terjadi di wilayah pesisir. Analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini sebagai sarana merumuskan hasil penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi dan literature ilmiah sebagai penunjang penelitian. Wawancara dilakukan kepada tenaga pendidik, peserta didik dan orang tua. Wawancara dilakukan secara acak kepada siswa SMP Negeri 2 Tirtayasa. Sebanyak 25 siswa dipilih untuk diwawancarai, sebanyak 7 orang guru dan tenaga kependidikan SMP Negeri 2 Tirtayasa. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa kekuatannya meningkatkan akses pendidikan agama Islam, pengajaran yang interaktif dan menari; Kelemahannya keterbatasan infrastruktur tekhnologi, kesulitan menyelesaikan materi dengan kearifan local; Peluangnya pengembangan pembelajaran yang menarik, penyebaran materi yang luas dan merata; Tantangannya kesenjangan social, rendahnya literasi digital, keselarasan dengan nilai-nilai lokal dan agama. kecerdasan buatan dapat menjadi alat yang mendukung dan memperkaya pembelajaran agama Islam, meningkatkan aksesibilitas, serta memperkuat keterlibatan siswa dalam memahami ajaran agama.   Kata Kunci: Teknologi, Artifical Intelligence, Pendidikan Agama Islam, Wilayah Pesisir
Internalisasi Nilai Moderasi Beragama melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Sikap Toleransi Siswa Muhammad Agung Kurniawan; Riyan Terna Kuswanto
SUAR: Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2026): SUAR
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/suar.v1i2.215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam serta perannya dalam membentuk sikap toleransi siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kajian empiris yang menjelaskan proses pedagogis penanaman nilai moderasi beragama dalam praktik pembelajaran di kelas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SMA Negeri 11 Bandar Lampung. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan guru PAI dan siswa, kemudian dianalisis secara tematik melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai moderasi beragama dilakukan melalui pembelajaran dialogis, keteladanan guru, pembiasaan sikap, serta refleksi pengalaman belajar siswa. Proses tersebut berkontribusi pada terbentuknya sikap toleransi yang ditunjukkan melalui sikap saling menghargai, keterbukaan terhadap perbedaan, dan interaksi sosial yang inklusif. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran PAI berperan sebagai sarana transformasi nilai dalam membangun karakter moderat siswa serta memperkuat praktik pendidikan yang responsif terhadap keberagaman
Flipped Classroom Berbasis Teknologi Digital dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Abad ke-21 Dedy Yansyah; Hasan Maulana
SUAR: Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2026): SUAR
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/suar.v1i2.216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi flipped classroom berbasis teknologi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam serta dampaknya terhadap keterlibatan belajar dan penguatan keterampilan abad ke-21 peserta didik. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Rangkasbitung dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain studi kasus untuk memahami praktik pembelajaran dalam konteks nyata. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model flipped classroom mengarahkan pembelajaran menjadi lebih berpusat pada peserta didik melalui pemanfaatan materi digital sebelum pembelajaran tatap muka dan kegiatan diskusi interaktif saat di kelas. Implementasi model ini mampu meningkatkan keterlibatan belajar peserta didik yang meliputi partisipasi, motivasi, dan kemandirian belajar. Selain itu, proses pembelajaran juga mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21, terutama kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, serta kemampuan mengaitkan nilai-nilai Islam dengan permasalahan sosial kontemporer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi digital melalui pendekatan flipped classroom menjadi strategi pedagogis yang efektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era modern. Temuan penelitian memberikan kontribusi terhadap penguatan pembelajaran agama berbasis teknologi serta implikasi praktis bagi pengembangan pembelajaran PAI yang adaptif, kontekstual, dan bermakna pada abad ke-21.
Strategi Guru PAI dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Berbasis Hybrid Learning Heri Setiaji; Ahmad Rofiq; Dita Fitriani; Uswatun Hasanah; Ifat Khunida
SUAR: Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2026): SUAR
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/suar.v1i2.217

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis strategi pembelajaran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran hybrid learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi lapangan yang dilaksanakan di SMK Babunnajah Pandeglang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan guru dan siswa sebagai partisipan penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai strategi pembelajaran yang diterapkan guru dalam konteks hybrid learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran guru yang efektif meliputi variasi metode pembelajaran, pemanfaatan teknologi digital, komunikasi interaktif, integrasi kegiatan daring dan luring, serta pemantauan proses belajar secara berkelanjutan. Strategi tersebut mampu meningkatkan keterlibatan siswa, menciptakan pengalaman belajar yang lebih fleksibel, dan memperkuat motivasi belajar siswa. Temuan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan hybrid learning tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kemampuan pedagogis guru dalam merancang pembelajaran yang adaptif dan berpusat pada siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian pembelajaran hybrid dengan menegaskan pentingnya strategi pedagogis guru sebagai faktor utama. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya penguatan kompetensi pedagogis digital guru melalui pelatihan yang mengintegrasikan penggunaan teknologi dengan desain pembelajaran. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan cakupan partisipan yang lebih luas serta menggunakan pendekatan metode campuran agar diperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Implementasi Strategi Pembelajaran Humanistik dalam Membangun Lingkungan Belajar Menyenangkan dan Bermakna pada Pembelajaran Keagamaan Islam Ahmad Rofiq; Heri Setiaji; Eneng Farichah; Yuli Rahmawati; Aminudin Aminudin
SUAR: Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2026): SUAR
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/suar.v1i2.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi strategi pembelajaran humanistik dalam membangun lingkungan belajar yang menyenangkan dan bermakna pada pembelajaran keagamaan Islam. Penelitian dilakukan di SMK Babunnajah Pandeglang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami fenomena pembelajaran secara kontekstual. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran humanistik mampu mengubah pola pembelajaran menjadi lebih dialogis dan partisipatif. Implementasi strategi ini mendorong terciptanya suasana kelas yang nyaman, meningkatkan keterlibatan peserta didik, serta membantu peserta didik memaknai nilai keagamaan melalui pengalaman reflektif. Lingkungan belajar yang menyenangkan terbentuk melalui relasi pedagogis yang empatik, sedangkan kebermaknaan belajar muncul ketika materi dikaitkan dengan pengalaman kehidupan peserta didik. Temuan penelitian menegaskan bahwa integrasi aspek kognitif, emosional, dan spiritual menjadi faktor utama dalam menciptakan pembelajaran keagamaan yang efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pedagogi humanistik dalam pendidikan keagamaan Islam serta menjadi rujukan praktis bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang lebih humanis dan kontekstual.
Sinergi Tripusat Pendidikan dalam Membentuk Identitas Keagamaan Peserta Didik pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Setria Utama Rizal; Aridlah Sendy Robikhah
SUAR: Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2026): SUAR
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/suar.v1i2.219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergi tripusat pendidikan dalam membentuk identitas keagamaan peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami pengaruh sosial keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam proses konstruksi identitas keagamaan peserta didik secara komprehensif. Penelitian dilaksanakan di SMAN 1 Palangkaraya menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru PAI, peserta didik, orang tua, serta tokoh masyarakat. Analisis data dilakukan secara tematik melalui proses reduksi data, kategorisasi, dan triangulasi sumber untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga berperan sebagai fondasi internalisasi nilai religius, sekolah memperkuat pembentukan identitas melalui pembelajaran PAI dan budaya religius, sedangkan masyarakat menjadi ruang aktualisasi nilai keagamaan dalam praktik sosial. Sinergi ketiga lingkungan tersebut menghasilkan identitas keagamaan peserta didik yang lebih konsisten dan adaptif. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi tripusat pendidikan sebagai pendekatan integratif dalam penguatan pendidikan agama Islam berbasis perspektif sosiologi pendidikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10