cover
Contact Name
Moh Riswandha Imawan
Contact Email
p3i@um-surabaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
p3i@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Proceeding Universitas Muhammadiyah Surabaya ini merupakan kumpulan Jurnal kegiatan hasil konferensi atau seminar yang diadakan oleh Masing - Masing program studi yang ada di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Proceeding UMSurabaya
ISSN : -     EISSN : 29627656     DOI : https://doi.org/10.30651/pc.v1i1
Core Subject :
Proceeding Universitas Muhammadiyah Surabaya ini merupakan kumpulan Jurnal kegiatan hasil konferensi atau seminar yang diadakan oleh Masing - Masing program studi yang ada di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 593 Documents
ENHANCING STUDENTS' ORAL COMMUNICATION IN DESCRIBING ROOM USING PjBL METHOD Lailiyah; Nur Hilda
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24064

Abstract

This research examines improving students' oral communication in describing rooms using the PjBL method. This research uses quantitative research with an experimental research design with pretest-posttest and treatment and uses snowball sampling techniques in the experimental class (X-5) and control class. The subjects of this research were students in classes X-3 and X-5 at SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. Data collection uses pretest-posttest to determine students' understanding of the experimental class. Treatment will be given to determine students' understanding. Data analysis techniques use normality tests, homogeneity tests, and t-tests. Based on data analysis, there is a significant relationship between oral communication students' and the PjBL method, the pretest significance value in the normality test is .014 > .005 and .010 and the post-test is .019 >.005 and .012 > .005, the significance value of the homogeneity test in the pretest, 383 >.005 and posttest .341 >.005 then next t-test to test the hypothesis the pretest significance value is .002<.005 and posttest is .001<.005 after the t-test the researcher tested using a paired sample t-test, the significance value is .000<.005 and that Finally, eta squared to determine the correlation between the two variables used, the significance value obtained was .395>.005. Thus, the researcher concluded that the dependent variable and independent variable had an influence or influence in improving verbal communication in describing the room and also the application of the PjBL method.
EKSISTENSI KELOMPOK LUDRUK NOM-NOMAN TJAP AREK SUROBOYO Monica Inneke Permatasari; Ali Nuke Affandy; Ngatma’in
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24065

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kesenian ludruk yang merupakan salah satu seni pertunjukan tradisional khas Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya. Meskipun ludruk memiliki sejarah panjang dan signifikansi budaya yang tinggi, seni ini menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan eksistensinya di tengah arus modernisasi dan pergeseran minat masyarakat. Kelompok Ludruk Nom-Noman Tjap Arek Suroboyo (Luntas), yang didirikan pada 21 Januari 2016 oleh Cak Robetz Bayonet, menjadi salah satu upaya untuk menghidupkan kembali kesenian ini dengan pendekatan yang relevan bagi generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah berdirinya Luntas, upaya yang dilakukan untuk mempertahankan eksistensinya, serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk memperoleh data dari sumber primer dan sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Luntas berhasil memodifikasi dan menyajikan ludruk dengan elemen modern tanpa menghilangkan esensi tradisionalnya. Dukungan dari komunitas lokal dan pihak pemerintah juga berperan penting dalam pelestarian seni ini. Meskipun ludruk masih menghadapi persaingan dari hiburan modern, Luntas menawarkan solusi inovatif untuk menarik minat generasi muda dan mempertahankan relevansi budaya ludruk di era kontemporer. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan kesenian ludruk, serta menjadi referensi bagi upaya pelestarian budaya tradisional di tengah perubahan zaman.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI PHYTAGORAS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY Nadiyah Ulfa; Iis Holisin; Sandha Soemantri
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini yakni peserta didik kelas VIII-E SMP Muhammadiyah 2 Surabaya sebanyak 27 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, angket kuesioner, tes, dan validasi. Data analisis dengan menggunkana teknik persentase. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya penerapan pembelajaran diskusi sehingga menyebabkan kurangnya berpikir kritis peserta didik. Hal ini berdampak pada 85% peserta didik yang belum mencapai nilai rerata. Data dalam penelitian ini adalah hasil kemampuan berpikir kritis, aktivitas peserta didik, dan respon peserta didik. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta didik yang tuntas meningkat dari 37% menjadi 85%. Nilai rata-rata meningkat dari 68, 33 menjadi 83,51, aktivitas peserta didik termasuk kategori baik menjadi dari 77% menjadi 96%, respon peserta didik terhadap penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray.
ANALISIS BERPIKIR SIMBOLIK ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK INTAN SURABAYA Nadila Afifa Aliftia
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan berpikir simbolik anak usia 5-6 tahun di TK INTAN Surabaya. untuk mengetahui peran orangtua dan sekolah pada perkembangan berpikir simbolik anak, dan mengetahui faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir simbolik pada anak. Metode penelitian yang diterapkan kualitatif deskriptif. Desain penelitian yang digunakan yaitu studi kasus yang difokuskan pada berpikir simbolik anak usia 5-6 tahun di TK INTAN. Teknik pengumpulan data menggunakan purposive sampling, observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi sumber untuk memperkuat data yang diperoleh. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 walimurid ananda I,A dan F serta wali kelas TK B untuk mendapatkan data mengenai perkembangan berpikir simbolik anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi yang digunakan TK Intan untuk meningkatkan berpikir simbolik yaitu pemberian tugas dapat meningkatkan kemampuan berpikir simbolik anak. Peran orangtua sebagai fasilitator sangat berpengaruh kepada anak salah satunya adalah menyediakan waktu untuk menstimulasi berpikir simbolik anak.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis STEM Terintegrasi IBSC Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Peserta Didik Putri Yulia Sari; Peni Suharti; Ruspeni Daesusi
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskrisipkan validitas modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model IBSC untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik; (2) mendeskrisipkan efektivitas dan efisiensi modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model IBSC untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik; (3) mendeskrisipkan respon peserta didik terhadap modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model IBSC untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik; (4) mendeskrisipkan keterlaksanaan penerapan modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model IBSC untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah pengembangan Research and Developmen (R&D) dengan menggunakan model pengembangan perangkat 4-D (Four-D Models). Sampel penelitian yaitu kelas XI SMA Wachid Hasyim 1 Surabaya berdasarkan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik validasi, teknik tes, teknik observasi keterlaksanaan dan teknik angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model IBSC layak digunakan karena nilai modus 100% dengan kategori sangat valid, (2) modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model pembelajaran IBSC efektif dan efisien digunakan karena nilai Uji-T diperoleh 0,00 < 0,05, uji N-Gain diperoleh 1,83 dengan kategori tinggi, dan hasil kriteria kemampuan berpikir kritis peserta didik termasuk cukup kritis (rata-rata) karena pre test diperoleh 34% sedangkan post test 51%, (3) respon peserta didik terhadap modul ajar berbasis STEM sangat baik karena jumlah presentase 86,7% , (4) modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model pembelajaran IBSC praktis digunakan karena rerata modus hasil observasi keterlaksanaan diperoleh 4 dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model pembelajaran IBSC dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika SIswa SMP Dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Perbedaan Gender Sisca Sulistianingtiyas; Iis Holisin; Endang Suprapti
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24069

Abstract

This descriptive research with a qualitative approach aims to describe the level of mathematical literacy of junior high school students in solving mathematics problems in terms of gender differences. The research subjects consisted of six students with high, medium and low categories. The data collection techniques used were tests, interviews, and documentation. Triangulation techniques were used to analyze the results of written tests and interviews. The results showed that gender has an effect on solving math problems. Male students with low ability tended to give short answers without detailed explanations, while male students with medium and high ability were able to explain the solution steps better. Female students with low ability had difficulty in writing formulas and solution steps, while female students with medium and high ability could explain and write the solution method clearly. The difference in problem solving methods between male and female students can be seen in fulfilling the indicators of mathematical literacy based on Polya. Male students were able to mention four indicators of mathematical literacy compared to female students who were able to mention three indicators of the four indicators, but female students tended to be better at communicating the explanation of the problem solving. The difference in mathematical literacy of male students is equal to that of female students, with the difference lying in the ways and stages of solving the problems given.
VARIASI DIALEK BAHASA JAWA MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA ANGKATAN 2020 FKIP UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Rindiyani; Sujinah Sujinah; R. Panji Hermoyo
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan variasi dialek bahasa Jawa dalam bentuk fonologi dan leksikal yang digunakan oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Angkatan 2020 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya. Penelitian ini menggunakan kajian sosiolinguistik. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan metode simak yakni teknik simak libat cakap, rekam, dan catat. Hasil penelitian yang terdapat di mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Angkatan 2020 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya pada variasi fonologi, yaitu berupa perubahan fonem vokal seperti /I/ dengan /ε/, /u/ dengan /U/, /i/ dengan /I/, dan /e/ dengan /a/, perubahan fonem konsonan seperti /ŋ/ dengan /k/ dan /m/ dengan /p/, serta penghilangan fonem konsonan seperti /w/, /ŋ/, dan /n/. Hasil penelitian yang terdapat di mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Angkatan 2020 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya pada variasi leksikal sebanyak 26 kosakata seperti “asap” menjadi [asǝp] dan [bǝlU?], “baring” menjadi [barIŋ], [mlumah], dan [ŋleset] , “benih” menjadi [biji] dan [bibIt], “danau” menjadi [danau], [tǝlϽgϽ], dan [wadU?], “debu” menjadi [awu] dan [blǝdU?], “dekat” menjadi [cidǝ?], [εrǝ?], dan [parǝ?], “gali” menjadi [gǝdU?], [kǝrU?], dan [ndudU?], “garuk” menjadi [garU?], [kukUr], dan [ŋUkUr], “hantam” menjadi [antǝm] dan [gǝpU?], “hapus” menjadi [apUs] dan [busǝ?], “hisap” menjadi [isǝp], [sǝdϽt], dan [sǝsǝp], “hutan” menjadi [alas] dan [hutan], “ikat” menjadi [cancaŋ], [ikǝt], dan [tali], “jatuh” menjadi [cicIr], [nǝblϽ?], dan [tibϽ], “kepala” menjadi [ǝndas] dan [sirah], “kotor” menjadi [kϽtϽr], [rǝgǝt], dan [rusUh], “laut” menjadi [laUt] dan [sǝgϽrϽ], “lempar” menjadi [sawat] dan [uncal], “malam” menjadi [bǝŋi] dan [dalu], “matahari” menjadi [matahari] dan [srǝŋeŋe], “pasir” menjadi [pasIr] dan [wǝdi], “potong” menjadi [kǝtϽ?], [pϽtϽŋ], dan [tugǝl], “tarik” menjadi [batǝ?] dan [tarI?], “terbang” menjadi [mabUr], [mibǝr], dan [mUmbUl], “tikam” menjadi [juju], [sUdU?], dan [tUsU?], “tongkat” menjadi [tǝkǝn] dan [tϽŋkat].
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DALAM PEMANFAATAN LIMBAH BOTOL PLASTIK SEBAGAI MEDIA PRAKTIK VERTICULTUR DI KELAS IX A SMP MUHAMMADIYAH 3 SURABAYA Andros Singgih Irawan; Lina Listiana; Mulya Fitrah Juniawan
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24071

Abstract

Pemilihan model pembelajaran yang tepat sangatlah penting karena akan memungkinkanmenentukan hasil belajar dan tingkat kreativitas siswa dalam menerapkan apa yang telah diajarkan. Untuk meningkatkan hasil belajar dan kreativitas siswa sekolah dasar, perlu diterapkan model pembelajaran yang efektif. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan berpikir kreativitas siswa, kemampuan siswa dalam mengolah limbah, keterlaksanaan dan respon siswa setelah penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada materi reproduksi pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreativitas siswa, kemampuan siswa dalam mengolah limbah, keterlaksanaan dan respon siswa setelah penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada materi reproduksi pertumbuhan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tahapan dalam penelitian ini yaitu menyusun rancangan tindakan dan dikenal dengan perancangan, pelaksanaan tindakan, pengamataman dan refleksi. Hasi penelitian menunjukkan bahwa hasil peningkatan hasil belajar dalam pembelajaran siswa kelas IX A mata pelajaran IPA materi sistem reproduksi tumbuhan pada siklus I mendapatkan persentase 20% kemudian meningkat menjadi 100%, pada siklus II dengan kriteria sangat baik, dengan peningkatan sebesar 80%. Peningkatan pada siklus II data tersebut menunjukkan bahwasanya hasil kreativitas siswa meningkat setelah diterapkannya Project Based Learning. Setiap aspek yang diamati dalam keterlaksanaan pembelajaran project based learning (PjBL) sudah maksimal dengan kategori sangat baik, nilai persentase yang diperoleh adalah 94,64%. Setiap aspek yang diamati dalam penilaian produk dalam kategori sangat tinggi, nilai persentase yang diperoleh adalah 76%. Siswa merespon positif terhadap pelaksanaan pembelajaran PjBL sebesar 90,3% dimana hampir seluruh siswa setuju jika pelaksanaan PjBL dalam mata pelajaran IPA dapat mengeksplorasi diri sendiri, bisa mengemukakan pendapat, menjadi lebih aktif dalam belajar dan siswa menjadi mudah mengingat materi yang diajarkan karena dengan pembelajaran PjBL pelajaran IPA khususnya sistem reproduksi tumbuhan menjadi lebih menarik
Kriminalitas dalam Novel Tanah Para Bandit Karya Tere Liye Muhammad Ihsan Al Farisi; Ali Nuke Affandy; Insani Wahyu Mubarok
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan kriminalitas dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye ditinjau dari aspek yuridis (2) Mendeskripsikan kriminalitas dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye ditinjau dari aspek sosial. Penelitian dianalisis dengan menggunakan teori kontrol. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kalimat-kalimat yang mendeskripsikan kriminalitas dalam novel Tanah Para Bandit Karya Tere Liye ditinjau dari aspek yuridis dan aspek sosial. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca dan mencatat. Sumber data didapatkan penuh dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye yang diterbitkan oleh Sabak Grip pada tahun 2023. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca dan mencatat. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teori kontrol. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat banyak sekali tindakan kriminalitas yang ada dalam novel Tanah Para Bandit Karya Tere Liye ditinjau dari aspek yuridis dan aspek sosial. Aspek yuridis mencakup kriminalitas seperti kejahatan kekerasan berupa pemukulan dan pengeroyokan, kejahatan korupsi, kejahatan pencurian, kejahatan pencucian uang, kejahatan perampokan, dan kejahatan penyuapan. Aspek sosial mencakup ketimpangan sosial dan ekonomi, perjuangan hidup seorang vigilante, dan hubungan interaksi sosial.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DENGAN MENERAPKAN TEORI BRUNNER MELALUI PENDEKATAN RME Rochmatun Nadia; Shoffan Shoffa; Febriana Kristanti
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24073

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 45 Surabaya pada pembelajaran matematika materi bangun ruang menggunakan teori Brunner dengan pendekatan Realistic Mathematic Education. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian 31 siswa-siswi kelas VII G di Sekolah Menengah Pertama Negeri 45 Surabaya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes soal uraian dan wawancara. Teknik yang digunakan pada tes yaitu menggunakan aspek penilaian tes kemampuan komunikasi matematis siswa dengan kriteria ketuntasan minimal ≤75 yang kemudian dilanjutkan dengan wawancara untuk melengkapi data yang telah diperoleh. Hasil tersebut digunakan untuk memilih masing-masing satu siswa dari kategori kemampuan komunikasi matematis tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian yang diperoleh dari jawaban siswa dalam menyelesaikan soal, menunjukkan bahwa sebanyak 5 siswa dengan persentase 16,13% memiliki kemampuan komunikasi matematis tinggi, 16 siswa dengan persentase 51,62% memiliki kemampuan komunikasi matematis sedang, dan 10 siswa dengan persentase 32,25% memiliki kemampuan komunikasi matematis rendah. Maka dapat disimpulkan kemampuan komunikasi matematis siswa masih tergolong rendah menuju sedang.