cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
literatureindonesian@gmail.com
Phone
+6289667890219
Journal Mail Official
literatureindonesian@gmail.com
Editorial Address
Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Language Education and Literature
ISSN : -     EISSN : 25022261     DOI : https://doi.org/10.24235/
Core Subject :
Indonesian Language Education and Literature also known ILEaL (2502-2261) is a journal of research publication. The scopes of this research are Indonesian language and literature teaching, either as the first, second, or foreign language. The research can be conducted in elementary schools, junior high schools, senior high schools, and/or university. The journal is regularly published on July and December in collaboration with the cooperation Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) and Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). ILEaL is registered in Science and Technology Index (SINTA 2), Directory of Open Access Journals (DOAJ), Garba Rujukan Digital (Garuda), Ministry of Religious Affairs Reference (MORAREF), Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) or National Library of The Republic of Indonesia, and several indexing services with e-ISSN: 2502-2261. We receive articles in Indonesian. All the requirements and guidelines are available at Author Guidelines or downloaded from the Template.
Arjuna Subject : -
Articles 281 Documents
NILAI MORAL DALAM CERITA BABAD CIREBON: BERDASARKAN PENCERITAAN DI KERATON KANOMAN Nurhannah Widianti; Agus Nuryatin; Bambang Indiatmoko
Indonesian Language Education and Literature Vol. 3 No. 1 (2017)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v3i1.1571

Abstract

Babad Cirebon merupakan cerita legenda yang mengisahkan awal mula berdirinya Cirebon. Cerita tersebut diceritakan di Keraton Kanoman setiap 1 Muharam atau bertepatan dengan HUT Kota Cirebon. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pelestarian karena cerita babad Cirebon berperan penting sebagai sarana penggugah nilai-nilai moral yang saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Cerita ini dapat memberikan pelajaran mengenai berbagai nilai kebajikan. Hal itu dapat dibuktikan dari cerminan sikap yang ditunjukkan oleh Pangeran Walangsungsang sebagai pendiri Cirebon. Dari hasil analisis yang menggunakan pendekatan struktural, cerita babad Cirebon memuat 8 nilai moral, yakni nilai tanggung jawab, kejujuran, toleransi, penghormatan, kerja keras, kasih sayang, religius, dan tolong-menolong. Babad Cirebon was a legend that told the beginning of the Cirebon establishment. The story was told in Kanoman every 1 Muharam or coincide on the Cirebon city anniversary. This was done as a preservation since the Babad Cirebon story was the crucial tool to appeal of moral values that today is needed by the local and society community in general. This story gave the lessons about the various virtues value. It can be proved from the reflection of the attitude that shown by Prince Walangsungsang as a founder of Cirebon. From the analysis used a structural approach, Babad Cirebon story that have been conveyed orally more than four decades contained 8 moral values such as the values of responsibility, honesty, tolerance, respect, hard work, compassion, religious, and mutual assistance.
Increase Interests and Writing Poetry Skills (Meningkatkan Minat dan Kemampuan Menulis Puisi) Erni Rahayu; Muhammad Rohmadi; Andayani Andayani
Indonesian Language Education and Literature Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v3i2.1575

Abstract

This study aims to improve: 1) student interest in writing poetry and; 2) the ability to write poetry students of class VIII SMP. This research is a classroom action research. The research was conducted in class VIII in one of the junior high schools in Sukoharjo, from August to November 2016. The data sources used were field documents and notes from observational observation. Data analysis techniques with observation, in-depth interviews, tests or assignments and document analysis. Data validity with triangulation of data sources, method triangulation, and informant review. The result of the research concluded that: 1) there is an increase of students 'interest in writing poetry, from 24 students or 47% increase to 24 students or 75%; 2) there is improvement of students' poetry writing skill in learning, from 26 students (81%) to 31 students (96%). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: 1) minat dan; 2) kemampuan menulis puisi siswa kelas VIII SMP. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan di kelas VIII di salah satu SMP di Sukoharjo, pada bulan Agustus sampai bulan November 2016. Sumber data yang digunakan adalah dokumen dan catatan lapangan dari hasil observasi peneliti. Teknik analisis data dengan observasi, wawancara mendalam, tes atau pemberian tugas dan analisis dokumen. Validitas data dengan triangulasi sumber data, triangulasi metode, dan review informan. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) terdapat peningkatan minat siswa dalam menulis puisi, dari 24 siswa atau 47% meningkat menjadi 24 siswa atau 75%, 2) terdapat peningkatan kemampuan menulis puisi siswa dalam pembelajaran, dari 26 siswa (81%) menjadi 31 siswa ( 96%).
PEMBELAJARAN APRESIASI CERITA RAKYAT BERMEDIA WAYANG KANCIL Edy Suryanto; Budi Waluyo
Indonesian Language Education and Literature Vol. 3 No. 1 (2017)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v3i1.1700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kebutuhan pendidikan karakter dalam pembelajaran apresiasi cerita rakyat; (2) mengkaji nilai-nilai cerita rakyat sebagai materi ajar; dan (3) membuat prototipe model pendidikan karakter dalam pembelajaran apresiasi cerita rakyat. Penelitian deskriptif kualitatif tahun I ini menggunakan pendekatan R & D, yang dilaksanakan di 15 sekolah dasar mulai Mei-Oktober 2015. Subjek penelitian adalah siswa kelas V, guru kelas, dan pengambil kebijakan. Penentuan sampel secara stratified random sampling. Tempat dan peristiwa, informan, cerita rakyat, dan dokumen sebagai sumber data. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian: (1) analisis kebutuhan diidentifikasi atas: visi misi sekolah belum menjadi panduan budaya kerja; permasalahan siswa di kelas dipengaruhi kegiatan pembelajaran guru; pendidikan karakter dipengaruhi faktor pembinaan, keteladanan, model, dan pembiasaan; (2) materi ajar disusun berdasarkan tingkat keterbacaan dan daya pikir siswa; dan (3) model didesain melalui tahap pengorganisasian nilai-nilai, pengondisian pembelajaran, internalisasi nilai-nilai, dan pengembangan nilai-nilai. Pembelajaran apresiasi cerita rakyat menggunakan media wayang kancil sangat menarik dan menyenangkan sebagai model pendidikan karakter di sekolah dasar. This study aims: (1) analyzing the character education needs in learning the appreciation of folklore; (2) examine the folklore values as teaching materials; and (3) create a prototype character education model in learning the appreciation of folklore. This qualitative descriptive research in the first year is using R & D approach, which is implemented in 15 elementary schools from May to October 2015. Research subjects are the students of class V, classroom teachers, and policy makers. Determination of sample by stratified random sampling. Places and events, informants, folklore, and documents as a source of data. Data collection techniques through observation, interviews, and document analysis. Data analysis using interactive analysis techniques. Result of the research: (1) needs analysis identified on: vision of school mission not yet become guide of work culture; students' problems in the classroom are influenced by teacher learning activities; character education is influenced by coaching factors, modeling, modeling and habituation; (2) teaching materials are prepared based on the students' legibility and thinking level; and (3) models are designed through the stages of organizing values, conditioning learning, internalizing values, and developing values. learning the appreciation of folklore using Kancil wayang media is very interesting and fun as a model of character education in elementary school.
Religious Values On Poems of Ziaroh 1 (Nilai Religi Pada Puisi Ziaroh 1) Kodrat Eko Putro Setiawan
Indonesian Language Education and Literature Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v3i2.1722

Abstract

This research aims to reveal the meaning of Riffaterre semiotic approach through heuristic reading, hermeneutic reading, matrix, model, variant, hypogram, and poetry relevance entitled Ziaroh 1 with Islamic teachings. The method used is a qualitative interpretive method with content analysis. The results of this study are: 1) in the heuristic reading, there are thirteen lines referentially meaning the words in the poem are derived from KBBI; 2) on hermeneutic readings, there are thirteen lines that have the meaning of an activity (pilgrimage) in remembrance of a deceased person, ie mother; 3) bermatriks, a child who misses his late mother; 4) modeled, poetic and all forms of action derived from the "I" attitude; 5) take a run, I'll take care of you; iron fences and tombs; it flowed water. The relevance to the teachings of Islam, namely the awareness of the certainty about death; surrender to God; and devoted to the elderly. Penelitian ini bertujuan mengungapkan makna dengan pendekatan semiotik Riffaterre melalui pembacaan heuristik, pembacaan hermeneutik, matriks, model, varian, hipogram, serta relevansi puisi berjudul Ziaroh 1 dengan ajaran Islam. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif interpretatif dengan analisis konten. Hasil penelitian ini: 1) pada pembacaan heuristik, terdapat tiga belas baris yang secara referensial arti kata-kata dalam puisi tersebut berasal dari KBBI; 2) pada pembacaan hermeneutik, terdapat tiga belas baris yang memiliki makna sebuah kegiatan (ziarah) mengenang seseorang yang telah meninggal dunia, yaitu ibu; 3) bermatriks, seorang anak yang merindukan mendiang ibunya; 4) bermodel, puitis dan segala bentuk tindakan yang bersumber dari sikap “aku”; 5) bervarian, kukenang dirimu; pagar besi dan pusara; tetirah itu mengalir banyu. Adapun relevansi dengan ajaran Islam, yaitu kesadaran adanya kepastian tentang kematian; berserah diri kepada Allah; dan berbakti pada orang tua.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN DARING DALAM PERKULIAHAN BAHASA INDONESIA DI PERGURUAN TINGGI Eko Kuntarto
Indonesian Language Education and Literature Vol. 3 No. 1 (2017)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v3i1.1820

Abstract

Sejalan dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, kini pendekatan pembelajaran telah berubah ke arah pembelajaran abad pengetahuan. Orang dapat belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja. Itulah ciri pembelajaran abad pengetahuan yang dikenal sebagai berbasis komputer. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran daring atau Online Learning Model (OLM), sekaligus menerapkannya untuk meningkatkan keefektifan perkuliahan Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi. Pengembangan OLM menggunakan teknik Online Interactive Learning Model (OILM) dengan memanfaatkan media sosial berbasis internet serta telepon seluler atau ponsel sebagai sarananya. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program S-1 peserta mata kuliah wajib umum Bahasa Indonesia di tiga fakultas, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), dan Fakultas Kedokteran (FK). Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran atau mix methods. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, angket, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) OILM efektif digunakan dalam perkuliahan Bahasa Indonesia di program S-1; (2) model pembelajaran telah mampu meningkatkan penyerapan mahasiswa terhadap materi kuliah, dengan peningkatan mencapai lebih dari 81% dibandingkan dengan hanya menggunakan model pembelajaran tatap-muka; (3) berdasarkan hasil kuesioner, subjek berpendapat bahwa OLM telah memberikan sebuah pengalaman baru yang lebih menantang daripada model pembelajaran konvensional atau tatap-muka.In line with advances in information and communication technology, learning approaches have now shifted toward the learning of the century of knowledge. People can learn anywhere, anytime, with anyone. That is the hallmark of learning the century of knowledge known as computer-based. This study aims to develop online learning model (OLM), as well as apply it to improve the effectiveness of Indonesian language courses in Higher Education. OLM development uses the technique of Online Interactive Learning Model (OILM) by utilizing internet-based social media as well as mobile phone or mobile phone as its ingredients. The subjects of this research are the students of the S-1 program of the compulsory subjects of Bahasa Indonesia in three faculties, namely Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Faculty of Science and Technology (FST), and Faculty of Medicine (FK). This research uses the mixed approach or mix methods. Data were collected using questionnaires, questionnaires, and tests. The results of this study show: (1) OILM is effectively used in Indonesian language courses in S-1 programs; (2) the learning model has been able to increase the students' absorption of the lecture material, with an increase of more than 81% compared to using only face-to-face learning model; (3) based on the results of the questionnaire, the subject argues that OLM has provided a more challenging new experience than the conventional or face-to-face learning model.
Reading Interest and Mastery of Foreign Absorbing Vocabulary (Minat Baca dan Penguasaan Kosakata Serapan Asing) Asep Muhyidin
Indonesian Language Education and Literature Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v3i2.1835

Abstract

This study aimed to determine whether there is 1) the relationship between read interest with reading comprehension skill, 2) the relationship between foreign vocabulary mastery with reading comprehension skill, and 3) the relationship between read interest and foreign vocabulary mastery together with reading comprehension skill. This research was conducted at SMA Negeri 4 Kota Serang, February to June 2016. The research method used is survey method with correlation techniques. The population was tenth grade students of SMA Negeri 4 Kota Serang. The sample of 66 people taken by simple random sampling. Instruments to collect data is a test of reading comprehension skill, test of foreign vocabulary mastery, and questionnaire for reading interest. The results of research as follows: 1) there is a positive and significant relationship between read interest with reading comprehension skill; 2) there is a positive and significant relationship between foreign vocabulary mastery with reading comprehension skill; and 3) there is a positive and significant relationship between read interest and foreign vocabulary mastery together with reading comprehension skill. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ada tidaknya (1) hubungan antara minat baca dengan kemampuan membaca pemahaman, (2) hubungan antara penguasaan kosakata serapan asing dengan kemampuan membaca pemahaman, serta (3) hubungan antara minat baca dan penguasaan kosakata serapan asing secara bersama-sama dengan kemampuan membaca pemahaman. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 4 Kota Serang, pada bulan Februari sampai dengan Juni 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan teknik korelasional. Populasi adalah siswa kelas X SMA Negeri 4 Kota Serang. Sampel 66 orang yang diambil secara simple random sampling. Instrumen untuk mengumpulkan data adalah tes kemampuan membaca pemahaman, tes kosakata, dan angket minat baca. Hasil penelitian: 1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat baca siswa dengan kemampuan membaca pemahaman; 2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penguasaan kosakata serapan asing dengan kemampuan membaca pemahaman; dan 3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat baca dan penguasaan kosakata serapan asing secara bersama-sama dengan kemampuan membaca pemahaman.
Improve Writing Skill Description Text (Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi) Hesti Muliawati; Bela Nurzaman; Nina Oktaviani
Indonesian Language Education and Literature Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v3i2.1844

Abstract

This research is motivated by the low interest of students writing the text of description on the students of Middle VII Middle-Class Farmers. To that end, the writer wanted to know the student activity in learning to write the description text by applying the problem-based learning method of the students of class VII of SMP Negeri 1 Tengah Tani, and to know the profile of writing the description text in the learning by using problem based on student VII SMP Negeri 1 Tengah Tani. Based on the result of a written test in this research, concluded that t count 2,23 and t table price 2.04 for 5% significance level, this means the application of a method of PBM in learning to write text description of the student of class VII of SMP Negeri 1 Tengah Tani effective. Meanwhile, the results of data observation in the form of student activity found that in the learning, established a good communicative relationship, in this case, the existence of an interaction between students with teachers, as well as students with other students. Profile writing text description of the students in grade VII SMP Negeri 1 Tengah Tani in learning by applying the PBM method has been very good, in this case, there is already an increase in test results between the initial test score with the final test score. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat siswa menulis teks deskripsi pada siswa SMP Negeri Tengah Tani Kelas VII. Untuk itu, penulis ingin mengetahui aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis teks deskripsi dengan menerapkan metode pembelajaran berbasis masalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tengah Tani, dan untuk mengetahui profil menulis teks deskripsi dalam pembelajaran dengan menggunakan berbasis masalah pada siswa VII SMP Negeri 1 Tengah Tani. Berdasarkan hasil tes tertulis dalam penelitian ini, menyimpulkan bahwa thitung 2,23 dan harga ttabel 2,04 untuk taraf signifikansi 5%, hal ini berarti penerapan metode PBM dalam pembelajaran menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tengah Tani berlangsung efektif. Sementara itu, hasil dari observasi data berupa aktivitas siswa, didapat bahwa dalam pembelajaran tersebut, terjalin hubungan komunikatif yang baik, dalam hal ini sudah adanya interaksi antara siswa dengan guru, serta siswa dengan siswa lainnya. Profil menulis teks deskripsi siswa pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tengah Tani dalam pembelajaran dengan menerapkan metode PBM sudah sangat baik, dalam hal ini sudah ada peningkatan hasil tes antara nilai tes awal dengan nilai tes akhir.
Kesalahan Sintaksis Pada Skripsi Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tati Sri Uswati; Tato Nuryanto
Indonesian Language Education and Literature Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.1880

Abstract

The purpose of this paper is to measure the language skills of IAIN Syekh Nurjati Cirebon students in thesis writing by analyzing the misuse of syntactic constructs in the form of phrases and sentences based on the cause of the occurrence and how to improve it. This study uses descriptive qualitative-quantitative methods. In the preparatory stage, data collection of 18 theses of IAIN Syekh Nurjati Cirebon students was graduated in 2018 from three faculties, namely nine majors. Furthermore, all sentences containing syntax errors are recorded in the data card and categorized according to the criteria for the form of syntactic errors. Data that has been classified is then analyzed and described as errors and corrections. Comparison of misuse of phrase structure and nearly 3: 1 sentence. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kemampuan berbahasa mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada penulisan skripsi dengan menganalisis kesalahan penggunaan konstruksi sintaksis yang berupa frasa dan kalimat berdasarkan penyebab terjadinya dan bagaimana alternatif pembenahannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif-kuantitatif. Pada tahap persiapan, dilakukan pengumpulan data 18 skripsi mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon kelulusan tahun 2018 dari tiga fakultas, yaitu sembilan jurusan. Selanjutnya semua kalimat yang mengandung kesalahan sintaksis dicatat dalam kartu data dan dikategorikan menurut kriteria bentuk kesalahan sintaksis. Data yang sudah diklasifikasikan kemudian dianalisis dan dideskripsikan kesalahan dan pembetulannya. Perbandingan kesalahan penggunaan struktur frasa dan akalimat hampir mencapai 3:1.
Kritik Sosial dan Nilai Moral dalam Novel "Negeri dI Ujung Tanduk" Karya Tere Liye Alvika Candra Puspita; Sarwiji Suwandi; Sri Hastuti
Indonesian Language Education and Literature Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.1956

Abstract

Social criticism and moral values can be found in many literary works, especially novels. The objectives of this research are to describe: (1) social criticism and (2) moral values within the “Negeri di Ujung Tanduk” novel by Tere Liye. This research used a qualitative method as a guideline to analyze documents containing information in the novel. To collect data, a purposive sampling technique and document analysis were used considerably. Data analysis techniques used interactive analysis techniques consisting of data reduction, data presentation, as well as withdrawal and testing conclusions. The outcomes of this research include (1) the social criticism within the “Negeri di Ujung Tanduk” novel such as (a) crime, (b) family disorganisation, (c) social norm violation, dan (d) bureaucracy; and (2) Moral values within the “Negeri di Ujung Tanduk” novel such as (a) individual moral values, (b) social moral values, and (c) religious moral values.Kritik sosial dan nilai moral banyak terdapat dalam karya sastra khususnya novel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) kritik sosial dan (2) nilai moral dalam novel “Negeri di Ujung Tanduk” karya Tere Liye. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang menganalisis data berupa dokumen dengan objek kajian novel “Negeri di Ujung Tanduk” karyaTere Liye. Teknik pengambilan subjek penelitian dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan pengujian simpulan. Hasil penelitian ini dikemukakan sebagai berikut: (1) Kritik sosial yang terdapat dalam novel “Negeri di Ujung Tanduk”, meliputi (a) kejahatan, (b) disorganisasi keluarga, (c) pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat, (d) birokrasi, dan (2) Nilai moral yang terdapat dalam novel “Negeri di Ujung Tanduk”, meliputi, (a) nilai moral individu, (b) nilai moral sosial, dan (c) nilai moral religius.
Implementasi Kurikulum 2013 Revisi 2016 Pada Pembelajaran Menulis Teks Anekdot Rasyid Manshur; Sarwiji Suwandi; Suyitno Suyitno
Indonesian Language Education and Literature Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.1982

Abstract

The objectives of this research are to describe and explain (1) the process of writing anecdote text based on the 2013 Curriculum and its 2016 revision conducted by the teachers of Indonesia Language subjects in class X SMK Negeri 1 Gondang Sragen, (2) the existing obstacles in the process of writing anecdote text of the 2013 Curriculum and its 2016 revision in class X SMK Negeri 1 Gondang Sragen, and 3) the teachers’ efforts to overcome the obstacles encountered in the process of writing anecdotal text based on the 2013 Curriculum and its 2016 revision in class X SMK Negeri 1 Gondang Sragen. This qualitative research used a case study approach. The data sources in this research were events (the process of writing anecdote text), informants (teachers and students), and documents (the syllabus and lesson plan). The results show that the implementation of learning to write anecdotal text based on the 2013 Curriculum and its 2016 revision needs a more in-depth assessment in order to improve planning, implementation, and assessment. It is also based on the encountered obstacles occurred in the learning processes. Thus, the implementation of the 2013 Curriculum and its 2016 revision is in line with the concepts and regulations of the government. This is also implied for the achievement of national education objectives. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pembelajaran menulis teks anekdot Kurikulum 2013 revisi 2016 yang dilakukan oleh guru mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas X SMK Negeri 1 Gondang Kabupaten Sragen, kendala-kendala, serta upaya-upaya yang dilakukan oleh guru. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian ini adalah peristiwa pembelajaran menulis teks anekdot, informan (guru dan siswa), dan dokumen (silabus dan RPP). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa implementasi Kurikulum 2013 revisi 2016 pada pembelajaran menulis teks anekdot masih membutuhkan pengkajian lebih mendalam supaya dapat meningkatkan perbaikan implementasi, baik dari perencanaan, pelaksanaan, maupun penilaian mengingat masih sering adanya kendala-kendala yang dijumpai dalam pembelajaran. Dengan demikian, implementasi Kurikulum 2013 revisi 2016 yang sejalan dan selarasdengan tata konsep dan peraturan yang sudah ditentukan pemerintah dapat terwujud, juga berimplikasi pada ketercapaian tujuan pendidikan nasional.

Page 5 of 29 | Total Record : 281