cover
Contact Name
Mujib Ubaidillah
Contact Email
mujib_ubaidillah@syekhnurjati.ac.id
Phone
+6285729320217
Journal Mail Official
sceducatia@syekhnurjati.ac.id
Editorial Address
Department of Biology Education, Faculty of Education and Teacher Training, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Jl. Perjuangan, Sunyaragi, Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45131
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains
ISSN : 23031530     EISSN : 25277596     DOI : https://doi.org/10.24235/sc.educatia
Core Subject :
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains publishes scientific paper the results of the study and review of the literature in the sphere of natural sciences education and natural science. Additionally, this journal also covers the issues of environmental education & environmental science. This journal is published twice a year in June and December. Focus Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains publishes original research articles in the study of science education and natural science. Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains accepts articles related to environmental education and environmental science. Scope This journal specializes in studying the theories and practices of science education and natural science, and is intended to express original research and current issues. This journal welcomes the contributions of scholars from related fields warmly that consider the following general topics: Teaching and Learning Science Education Science Education Policy Science Teacher Education Biology Chemistry Physics Environmental Education and Environmental Science
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
ANALISIS KUALITAS REPRESENTASI VISUAL BUKU BIOLOGI SMA KELAS XI KURIKULUM 2013 PADA MATERI SEL Vivi Sophie Elfada; Edy Chandra; Asep Mulyani
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i2.488

Abstract

Representasi Visual (RV) yang ditampilkan di dalam buku teks akan menambah nilai estetika buku, namun buku yang berkualis akan memperhatikan seluruh aspek tampilan buku agar bermanfaat dalam penyampaian materi, termasuk tampilan RV. Penggunaan RV yang tepat akan mempermudah pembaca dalam mempelajari konsep materi dan menghindari terjadinya miskonsepsi. Keberadaan RV sangat signifikan di dalam buku teks, oleh karena itu perlu adanya penelitian RV pada buku teks.Penelitian analisis RV bertujuan untuk mengetahui kualitas buku teks dari segi ketepatan RV yang digunakan di dalam buku teks. Analisis yang dilakukan meliputi: 1) ketepatan konsep; 2) tipe RV; 3) hubungan RV dengan konten materi; 4) hubungan RV dengan realitas; dan 5) fungsi RV. Buku teks yang dianalisis meliputi tiga penerbit buku kurikulum 2013 yaitu penerbit Erlangga  (buku sampel A), Platinum (buku sampel B), dan Yrama Widya (buku sampel C). Analisis RV yang dilakukan yaitu pada materi sel kelas XI semester I. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini ialah tabel daftar (list table) yang terdiri dari tabel analisis ketepatan konsep dan tabel analisis RV. Konsep materi sel terlebih dahulu dianalisis, kemudian dilakukan analisis RV.   Penelitian menghasilkan data bahwa buku sampel yang memiliki ketepatan konsep memadai yang tertinggi ialah buku sampel A sebesar 65,85%. Buku sampel B memiliki ketepatan konsep memadai sebesar 51,22%, dan buku sampel C sebesar 41,46%. Buku sampel A, B, dan C ditinjau dari segi tipe RV, masing – masing sudah relatif tepat dalam menampilkan tipe RV karena disesuaikan dengan kebutuhan bacaan. Tipe RV buku sampel A, B, dan C yang tertinggi ialah tipe sketsa – komik sebesar 30,00% pada buku sampel A; 28,26% pada buku sampel B; dan  28,99% pada buku sampel C. Analisis hubungan RV dengan konten materi menghasilkan data bahwa Buku sampel B memiliki hubungan bermakna dengan konten materi paling tinggi dibandingkan buku sampel A dan C, yaitu sebesar 71,74%. Buku sampel A memiliki hubungan bermakna sebesar 62,50% dan buku sampel C memiliki hubungan bermakna sebesar 66,67%. Buku sampel A, B, dan C ditinjau dari segi hubungan RV dengan realitas, masing – masing sudah tepat dalam menampilkan RV. Ketiga buku sampel menampilkan proporsi aspek metafora yang lebih tinggi dari aspek realistis. Buku sampel A memiliki aspek metafora sebesar 85,00%; buku sampel B sebesar 73,91%; dan buku sampel C sebesar 71,01%. Buku sampel C memiliki fungsi pelengkap tertinggi dibanding buku sampel A dan B yaitu sebesar 27,54%. Buku sampel A, B, dan C secara keseluruhan memiliki fungsi ilustratif yang tinggi dibandingkan dengan fungsi dekoratif, pemberi contoh, pelengkap, dan penjelas. Kata kunci: analisis, buku teks, representasi visual, ketepatan konsep. 
PENERAPAN PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS IMTAQ PADA KONSEP EKOSISTEM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS X SMA NEGERI 1 JAMBLANG Fatikah Rahma Dewi; Nurul Azmi; Ria Yulia Gloria
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i2.489

Abstract

Permasalahan dalam pembelajaran sekarang ialah rendahnya sikap moral anak-anak dikalangan remaja sekolah, seperti tawuran antar pelajar, membolos sekolah, dan kurangnya sikap sopan santun antar siswa dengan guru. Banyak masalah moral yang tengah menjadi perhatian sekolah tampaknya tidak ada masalah yang mengkhawatirkan daripada masalah kenakalan remaja yang berakibat rendahnya kemampuan hasil belajar siswa yang senantiasa sangat memprihatinkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk, (1) mengkaji aktivitas peserta didik pada proses pembelajaran biologi dengan menggunakan penerapan pembelajaran biologi berbasis IMTAQ pada konsep ekosistem (2) melihat perbedaan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran biologi berbasis IMTAQ (3) Melihat respon siswa setelah pembelajaran biologi berbasis IMTAQ pada konsep ekosistem. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni tahun ajaran 2014/2015 di SMA Negeri 1 Jamblang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X/2 yang berjumlah 351 siswa. Sampel diambil secara acak dimana X.1 yang berjumlah 39 siswa, sebagai kelas yang menerapkan pembelajaran biologi berbasis Imtaq dan kelas X.6 yang berjumlah 39 siswa sebagai kelas yang tidak menerapkan pembelajaran biologi berbasis Imtaq. Desain penelitian ini menggunakan pretest- posttest control group design. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa tes, observasi dan angket. Data yang telah didapatkan kemudian dianalisis uji prasyarat (uji normalitas dan homogenitas) serta uji beda hipotesis dengan software SPSS V.16. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Peningkatan aktivitas siswa setelah diterapkannya pembelajaran biologi berbasis imtaq dengan presentase aktivitas on task pada kelas eksperimen sebesar 79,60% dengan presentase off task sebesar 19,93%. (2) Peningkatan hasil belajar siswa terjadi pada kelas eksperimen hasilnya lebih tinggi daripada kelas kontrol hal ini dibuktikan dengan hasil rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,60 dan 0,45. (3) Respon siswa terhadap penerapan pembelajaran biologi berbasis imtaq sangat baik dengan presentase 83,33 % dengan kriteria sangat kuat, artinya siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran biologi berbasis IMTAQ. Hasil penelitian yang telah dilakukan ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran biologi berbasis imtaq pada konsep ekosistem dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Pembelajaran Biologi Berbasis Imtaq, Hasil Belajar
ANALISIS DAMPAK INDUSTRI STOCKPILE BATU BARA TERHADAP LINGKUNGAN DAN TINGKAT KESEHATAN MASYARAKAT DESA PESISIR RAWAURIP KEC. PANGENAN KAB. CIREBON Yuyun Maryuningsih
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i2.490

Abstract

Telah dilakukan penelitian “Analisis dampak Industri Stockpile Batubara terhadap Lingkungan dan Tingkat Kesehatan Masyarakat Desa Pesisir Rawaurip Kec. Pangenan Kab. Cirebon. Tujuan dari penelitian ini adalah Signifikansi dari penelitian ini adalah untuk menganalisis: 1) Dampak lingkungan dari keberadaan stockpile di desa Rawaurip kecamatan Pangenan kabupaten Cirebon, 2) Tingkat kesehatan masyarakat desa Rawaurip kecamatan Pangenan kabupaten Cirebon yang lokasi rumahnya dekat dengan stockpile batubara Penelitiaan ini didesain sebagai studi lapangan dengan studi kasus, yang dilakukan secara intensif, terinci, dan mendalam terhadap keberadaan stockpile batubara di Desa Rawaurip dampaknya terhadap lingkungan dan tingkat kesehatan masyarakat, sifatnya penelitian ini deskriptif kualitatif yang menggambarkan apa adanya tentang variabel, gejala, dan keadaan dampak lingkungan dan tingkat kesehatan masyarakat. Hasil analisis data dinyatakan dalam deksripsi fenomena bukan diperhitungkan angka statistik. Industri Stockpile Batubara berdampak bagi Lingkungan dan Tingkat Kesehatan Masyarakat Desa Pesisir Rawaurip Kec. Pangenan Kab. Cirebon.  Kata  kunci : dampak, Industri Stockpile Batubara,  lingkungan, Tingkat Kesehatan Masyarakat.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK SAINS YANG DISERTAI FOTO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMPN 2 SUMBER PADA POKOK BAHASAN EKOSISTEM Nunik Nurlatipah; Anda Juanda; Yuyun Maryuningsih
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i2.491

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi siswa SMPN 2 Sumber, dimana dalam proses pembelajarannya membutuhkan alat bantu media yang sesuai dibandingkan media yang ada. Pada pembelajaran IPA khususnya, siswa masih cenderung pasif, tidak berani mengungkapkan pendapat atau pertanyaan saat berdiskusi, kurang dapat mengeksplor kemampuan yang mereka miliki, tidak percaya diri ketika dilakukan tes, dan yang lebih penting yaitu minat baca mereka masih kurang sehingga menyebabkan hasil belajar masih dibawah KKM yang ditetapkan yaitu 77. Masalah yang diajukan peneliti dalam penelitian ini adalah bagaimanakah perbedaan aktivitas siswa yang menggunakan media komik sains yang disertai foto dengan yang tidak menggunakan media komik sains, bagaimanakah perbandingan hasil belajar siswa yang menggunakan media komik sains yang disertai foto dengan yang tidak menggunakan media komik sains, dan bagaimanakah respon siswa terhadap media pembelajaran komik sains yang disertai foto. Tujuan penelitian disesuaikan dengan pertanyaan penelitian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design serta desain pengembangan produknya yaitu R&D. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yakni sampel dipilih oleh guru ahli yang ada diwilayah penelitian. Dengan populasi semua kelas VII, sampel yang terpilih adalah kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan VII F sebagai kelas control. Adapun teknik analisis data menggunakan uji N-Gain, normalitas, homogenitas, dan hipotesis t. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa aktivitas siswa kelas eksperimen mengalami peningkatan, begitupun pada hasil belajarnya. Dengan demikian hipotesis nol (HO) ditolak, karena terdapat perbedaan hasil pembelajaran siswa dengan media komik sains yang disertai foto pada pokok bahasan ekosistem di kelas VII SMPN 2 Sumber. Kata kunci : komik sains yang disertai foto, hasil belajar, ekosistem
ANALISIS TINGKAT KETEPATAN KONSEP DAN TINGKAT AKOMODASI SCIENTIFIC APPROACH (PENDEKATAN SAINTIFIK) BUKU TEKS IPA BIOLOGI KURIKULUM 2013 KELAS XI SMA PADA KONSEP SISTEM PEREDARAN DARAH Rita Triasafifah; Edy Chandra; Ina Rosdiana Lesmanawati
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i2.492

Abstract

Buku sebagai sumber dari segala informasi, harus sesuai dengan kebutuhan yaitu penyesuaian terhadap tuntutan kurikulum yang berlaku. Kurikulum 2013 mengacu pada scientific approach (pendekatan saintifik), sehingga pendekatan ini harus tercermin dalam buku yang berbasis kurikulum 2013.Penelitian ini, bertujuan mengkaji tingkat ketepatan konsep dan tingkat setiap aspek scientific approach meliputi observing, questioning, associating, experimenting dan networking. Tiga buku yang digunakan, untuk mengetahui kualitas buku yang relatif baik berdasarkan ketepatan kosep dan setiap aspek scientific approach. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dimana hasil penelitian dituangkan dalam bentuk narasi. Teknik analisis data yang dilakukan melalui observasi secara mendalam terhadap ketiga buku teks. Analisis ini meliputi analisis terhadap ketepatan konsep dan analisis terhadap setiap aspek scientific approach. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat ketepatan konsep pada buku Erlangga relatif baik dengan presentase paling tinggi yaitu 87.2% konsep memadai. Tingkat akomodasi aspek observing buku Platinum memiliki presentase relatif tinggi yaitu 22%. Tingkat akomodasi aspek questioning buku Grafindo memiliki presentase relatif lebih besar yaitu 21.3%. Tingkat akomodasi aspek associating relatif lebih tinggi pada buku Erlangga yaitu 8.5%. Tingkat akomodasi aspek experimenting antara buku Erlangga dan Platinum memiliki presentase sama yaitu 4.9%. Tingkat akomodasi aspek networking pada buku Platinum relatif lebih besar yaitu 16.3%. Kata Kunci: Kurikulum 2013, Analisis Buku, Buku Kurikulum 2013, Ketepatan Konsep, Scientific Approach (pendekatan saintifik).
KEMAMPUAN MEMBACA DAN INTERPRETASI GRAFIK DAN DATA: STUDI KASUS PADA SISWA KELAS 8 SMPN Iing Mustain
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i2.493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam membaca, menginterpretasi grafik dan data dari suatu peristiwa lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Jumlah siswa yang menjadi sampel penelitian adalah 59 orang yang sedang duduk di Kelas 8, yaitu kelas 8D dan 8E. Instrumen penelitian menggunakan Test of Graphing in Science (TOGS), sedangkan pengujian kualitas Interpretasi grafik menggunakan Web Inquiry Science Environment (WISE). Dalam membaca dan menginterpretasi grafik dan data siswa memiliki rata-rata prosentase dibawah 50% untuk jawaban yang benar  dan Ketuntasan Kriteria Minimum (KKM) di Kelas 8 D sebanyak 3.5% tuntas, dan 96.5% remedial. Sementara, di kelas 8 E yang mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) sebanyak 10.0% tuntas, dan 90.0% remedial.  Sedangkan hasil projek dari WISE v. 4 siswa tidak menjawab dengan benar dan memiliki kesulitan dalam membuat tabulasi data dan grafik. Dari hasil pengujian tes diagnostik TOGS bahwa siswa tidak dapat membaca grafik dengan baik dan penggunaan WISE ditemukan  bahwa  siswa memiliki kesulitan dalam menginterpretasi grafik dan data. Kata kunci: Interpretasi, data, grafik, WISE.
PENERAPAN PEMBELAJARAN TERPADU TIPE NESTED (TERSARANG) UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS X SMA NEGERI 5 KOTA CIREBON Rt Maharani Kusuma; Wahidin Wahidin; Ria Yulia Gloria
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i2.494

Abstract

Pendidikan sains di sekolah memiliki tujuan membangun masyarakat yang melek sains. Melihat hasil tes literasi yang diselenggarakan oleh PISA pada tahun 2012, negara Indonesia mendapat peringkat ke 64 dari 65 negara. Hal ini menunjukan betapa buruknya pendidikan sains di Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji (1) aktivitas siswa pada saat penerapan pembelajaran terpadu tipe nested (tersarang) pada konsep ekosistem di  kelas  X SMA Negeri 5 Kota Cirebon, (2) perbedaan peningkatan kemampuan literasi sains antara siswa yang diterapkan pembelajaran terpadu tipe nested (tersarang) dengan siswa yang tidak diterapkan pembelajaran terpadu tipe nested (tersarang) pada konsep ekosistem di kelas X SMA Negeri 5 Kota Cirebon, (3) respon siswa terhadap penerapan pembelajaran terpadu tipe nested (tersarang) pada konsep ekosistem di kelas X SMA Negeri 5 Kota Cirebon.Hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut salah satunya adalah dengan menerapkan pembelajaran yang dapat mengcover sains tidak hanya dari sisi teori, tetapi dari aplikasinya juga yaitu dengan pembelajaran terpadu tipe nested (tersarang). Kemampuan pengetahuan siswa dalam mengamati dan menjelaskan fenomena secara ilmiah dapat berimplikasi pada kesiapan mereka menghadapi globalisasi dan perubahan alam yang akan terjadi.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes literasi sains, dan angket. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X, sampel diambil dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Data hasil tes dianalisis dengan uji Independent T-test (uji t). Uji statistik menunjukkan sig. 0,000 < 0,05, Ha diterima yaitu terdapat perbedaan peningkatan kemampuan literasi sains yang signifikan antara siswa yang menggunakan pembelajaran terpadu tipe nested (tersarang) dengan siswa yang tidak menggunakan pembelajaran terpadu tipe nested (tersarang) pada konsep ekosistem di kelas X SMA Negeri 5 Kota Cirebon. Kata Kunci : Literasi sains, pembelajaran terpadu tipe nested (tersarang)
PENERAPAN MEDIA MONOPOLY GAMES SMART (MGS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM DI KELAS VII MTS AL-WAHDAH SUMBER Sri Ayu; Emah Khuzaemah; Ina Rosdiana Lesmanawati
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i2.495

Abstract

Dalam proses pembelajaran siswa dituntut untuk aktif melaluiaktivitas-aktivitas yang membangun kerja kelompok dan dalam waktu singkatmembuat mereka berfikir tentang materi pelajaran. Keterlibatan siswa secara aktif dalam pembelajaran biologi sangat diperlukan, sehingga apa yang dipelajari akan lebih tertanam dalam pikiran siswa. PenerapanMonopoly Games Smartpada pembelajaranBiologi merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan motivasi dan kreatifitas siswa serta dapat mengurangi kejenuhan belajar siswa, sehingga mendapatkanhasilbelajar siswa yang memuaskan. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah:(1) Untuk mengkaji penerapan media MGS (Monopoly Games Smart) pada materi Ekosistem di MTs Al-Wahdah Sumber. (2) Untuk mengkaji hasil belajar siswa pada pembelajaran biologi materi Ekosistem dengan menggunakan media MGS (Monopoly Games Smart) di MTs Al-Wahdah Sumber. (3) Untuk mengkaji respon siswa terhadap penggunaan media MGS (Monopoly Games Smart) dalam pembelajaran biologi khususnya pada materi Ekosistem di Mts Al-Wahdah Sumber. Penelitian ini dilakukan di MTs Al-Wahdah dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen tes (pre-test dan post-test) untuk mengukur hasil belajar siswa, observasi untuk mengetahui aktivitas siswa dan angketuntuk mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) berdasarkan hasil analisis observasi, aktivitas siswa meningkat setelah diterapkan media Monopoly Games Smart. (2) Hasil belajar siswa kelas eksperimen menggunakan media pembelajaran Monopoly Games Smart nilai rata-rata pretest sebesar 39, posttest 78 dan n-gain 0,62.. Terbukti dari hasil perhitungan uji T menggunakan SPSS 16 diperoleh nilai Sig. 0,000 < (0,05) yang berarti terdapat peningkatan hasil belajar biologi siswa. (3) berdasarkan hasil analisis angket mengenai respon siswa terhadap penerapan media hampir dari siswa (82%) dengan kriteria sangat kuat, menyukai penerapan strategi pembelajaran Monopoly Games Smart.  Kata kunci:Media Pembelajaran, Monopoly Games Smart, Hasil Belajar.
RELIGIUSITAS DALAM PENDIDIKAN KIMIA (ESENSI PEMIKIRAN PENDIDIKAN KIMIAWAN KLASIK JABIR BIN HAYYAN) Edy Chandra
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i1.496

Abstract

Religiousity has not received adequate attention among scientists and educational researchers. Fundamental problems faced by the Islamic university and school is how to strengthen the integration of religiousity into science education. It should be further explored the life and work of Muslim chemists. In this case, Jabir ibn Hayyan, seems to be the most authoritative figures Muslim chemists to be explored further. This research is based on factual historical research model. The object of this study is a collection of writings Jabir ibn Hayyan Classical Arabic in Mukhtar Rasa `il vol.1 (scripted by Paul Kraus 1935), using a qualitative approach to descriptive analytical method, combining historical and philosophical approach, taking into account the substantial and functional relationship between information and obtained and the views contained in the manuscript.  Jabir had engage religiousity his Philosophical thought on divinity, universe, human, society, and knowledge. He had also enhanced religiousity into educational practice, especially in chemistry education. His thoughts could be simplified as an integrative educational thought and balance. Jabir promote holistic education that integrates the various aspects in a balanced education fields, and encourage positive interaction between educators and learners, prioritize based on experiment and observation.Keywords:  religiousity, chemistry, science, education, philosophy
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN Gmelina arborea Roxb DAN Paraserianthes falcataria L. Nielsen DENGAN PENGGUNAAN Thiobacillus thioparus dan KOMPOS DALAM UPAYA BIODEGRADASI SIANIDA YANG TERKANDUNG DALAM TAILING EMAS Ina Rosdiana Lesmanawati
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i1.497

Abstract

Tailing merupakan bahan sisa (residu) tambang berupa batuan yang telah digerus dan telah diambil mineral emas, perak dan logam lainnya. Limbah tailing mengandung unsur logam mikro dan logam berat (sianida) yang dapat meracuni baik terhadap tanaman, hewan, maupun manusia. Karenanya perlu upaya pengelolaan limbah B3 ini sehingga sesuai fungsinya kembali.Salah satu upaya pengelolaan limbah B3 pada unit pertambangan emas ini adalah dengan pemanfaatan bahan organik (kompos) dan mikroorganisme yang memiliki kemampuan dalam mendegradasi kandungan senyawa B3 (sianida) yang terdapat dalam limbah tailing. Pada percobaan ini dilakukan penanaman jenis tanaman Gmellina arborea Roxb dan Paraserianthes falcataria L. Nielsen (Sengon) yang merupakan tanaman cepat tumbuh (fast growing species). Tanaman-tanaman ini diharapkan dapat mengurangi kandungan senyawa B3 yang terdapat dalam tailing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara inokulan bakteri (Thiobacillus thioparus) dengan kompos berpengaruh nyata  terhadap tinggi tanaman, diameter batang, dan bobot kering tanaman Gmelina dan Sengon.Pada akhir pengamatan (8 MST) tanaman Gmelina tertinggi dihasilkan pada perlakuan kompos 20% dengan pemberian inokulan bakteri 10 ml. Sedangkan tanaman sengon tertinggi pada perlakuan kompos 20% dengan pemberian inokulan bakteri 5 ml. Diameter batang tanaman Gmelina dan Sengon terbesar juga dihasilkan pada kompos 20% dengan penambahan inokulan bakteri 10 ml. Bobot kering terbesar dihasilkan pada perlakuan kompos 20% dengan penambahan inokulan bakteri 10 ml untuk tanaman Gmelina dan bobot kering sengon terbesar dihasilkan pada perlakuan  kompos 20% dengan penambahan inokulan bakteri 5 ml.Hasil pengukuran konsentrasi sianida selama 8 MST menunjukkan adanya penurunan konsentrasi sianida dalam media tanam, baik tanpa penanaman tanaman contoh ataupun dengan penanaman tanaman contoh (Gmelina dan Sengon), walaupun dari hasil sidik ragam tidak menunjukkan perbedaan nyata. Pada awal pengamatan konsentrasi sianida mencapai 7.92 ppm dan pada 8 MST konsentrasi sianida sudah tidak terdeteksi.

Page 3 of 26 | Total Record : 252