cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
betty.masruroh@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 25811983     DOI : 10.17977/um009
Core Subject :
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan publishes articles on conceptual ideas, studies, and application of theories, practical writing, and the results of educational research and teaching of primary schools.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "vol. 33 no. 2 (2024)" : 11 Documents clear
Development of Stick Model Manipulative Learning Media to Improve Addition and Subtraction Skills with Regrouping in Elementary School Students Kadek Yudista Witraguna; I Gede Nesa Wijaya
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i22024p188-198

Abstract

This study aims to develop stick model manipulative learning media to enhance addition and subtraction skills among elementary school students using the ADDIE development model. The media was designed with acrylic material and tested with 30 grade III students and 2 teachers at SD Negeri 1 Kemenuh. The development process included needs analysis, design, physical construction, and validation by five experts. The implementation phase evaluated the media's effectiveness in teaching, assessed its practicality using teacher and student response questionnaires, and measured its effectiveness through addition and subtraction tests administered before and after using the media. The results indicate that the media is effective in improving addition and subtraction skills with regrouping, evidenced by an average pre-test score of 69.8 and a posttest score of 77.2 with a significance level of Sig. < 0.05. The media’s practicality was rated as “Good,” with average teacher and student response scores of 43 (86 percent) and 44,3 (88.6 percent), respectively. These findings suggest that the stick model manipulative media is well-received by both teachers and students and is effective in enhancing basic math learning, improving students' understanding and motivation.  
Penerapan Media Augmented Reality Menggunakan Assemblr Edu untuk Meningkatkan Prestasi Akademik Bidang IPAS di Tingkat Sekolah Dasar Titik Handayani; Sri Sami Asih
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i22024p129-146

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan media augmented reality (AR) dalam pembelajaran keberagaman budaya Indonesia. AR merupakan inovasi teknologi yang menggabungkan dunia nyata dengan objek virtual untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan bermakna. Penelitian menggunakan metode research and development (R&D) model Borg and Gall dengan sampel 23 siswa kelas IV SDN 3 Sugihan dari total populasi 75 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data mencakup uji kelayakan produk, uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas data, serta uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 62,608 sebelum menggunakan media AR Assemblr Edu menjadi 88,260 setelah penggunaan media. Berdasarkan uji paired sample t-test diperoleh P-value 0,000 (<0,05), menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada hasil belajar siswa. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media AR Assemblr Edu efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 3 Sugihan Wonogiri.
Pengaruh Profil Pelajar Pancasila Terhadap Karakter Religius dan Hasil Belajar Akidah Akhlak Peserta Didik di MIN Salatiga Imam Wahyu Nugroho; Lilik Sriyanti; Budiyono Saputro; Nursanda Rizki Adhari
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i22024p177-187

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh munculnya Profil Pelajar Pancasila (PPP) dalam kurikulum merdeka serta fenomena penurunan karakter religius peserta didik, sedangkan tujuan penelitian ini untuk 1) mendeskripsikan pengaruh PPP terhadap karakter religius; 2) mendeskripsikan pengaruh PPP terhadap hasil belajar akidah akhlak; 3) menguji pengaruh PPP terhadap karakter religius dan hasil belajar akidah akhlak secara simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, penelitian dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Salatiga, jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 85 peserta didik, pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik non-probability sampling jenis sampel jenuh sebanyak 85. Hasil penelitian ditemukan bahwa 1) adanya pengaruh PPP terhadap karakter religius, dengan skor nilai Pearson korelasinya sebesar + 0,618 dan nilai Sig. (2-tailed) 0,000. 2) adanya pengaruh PPP terhadap hasil belajar akidah akhlak dengan perolehan skor nilai korelasi pearsonsebesar + 0,409 dan nilai Sig. (2-tailed) 0,000. 3) adanya pengaruh PPP terhadap karakter religius dan hasil belajar akidah akhlak secara simultan, dengan perolehan nilai t-statistik dari X ke Y1 sebesar 5,718 dan X ke Y2 sebesar 6,197 melebihi t-tabel= 1,96, serta p values adalah 0,000. PPP juga memberikan pengaruh yang kuat (R Square 0,638) pada karakter religius dan pengaruh yang sedang (R Square 0,211) pada hasil belajar akidah akhlak.
Faktor yang Mempengaruhi Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi pada Sekolah Dasar Inklusi Dinda Dewanti; Hermanto; Nur Azizah
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i22024p243-255

Abstract

Differentiated instruction aligns teaching process with the needs, interests, learning styles, and readiness of students. This study investigates factors influencing its implementation in two inclusive primary schools in Yogyakarta: SDN A and SD B. Using a qualitative multi-case study approach, data were collected through interviews and observations with teachers, special education teachers, and school leaders. Key factors include teacher perceptions, inclusive environments, collaboration, and school leadership. Positive perceptions, supported by training, foster creative differentiation, while misconceptions about differentiation hinder its implementation. Inclusive environments, eliminate discrimination and adapt learning materials for all students. Collaboration, especially with special education teachers, strengthens the application. School leaders play a crucial role by fostering inclusivity, providing resources, and monitoring classroom practices. However, challenges such as administrative burdens, limited training, and teacher readiness persist, particularly in public schools. Addressing these issues through sustained professional development and policy support is essential. This study emphasizes the need for a collaborative approach to improve differentiated instruction and promote equitable and effective learning outcomes for all students. Pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan yang menyesuaikan proses pengajaran dengan kebutuhan, minat, gaya belajar, dan kesiapan peserta didik. Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi di dua sekolah dasar inklusif di Yogyakarta: SDN A dan SD B. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi multi-kasus, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap guru kelas, guru pendamping khusus, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor utama, termasuk persepsi pendidik, lingkungan inklusif, kerjasama antar pendidik, dan peran kepala sekolah. Persepsi positif, didukung oleh pelatihan, mendorong penerapan strategi berdiferensiasi secara kreatif, sementara miskonsepsi tentang pembelajaran berdiferensiasi menjadi penghambat. Lingkungan inklusif, menghilangkan diskriminasi dan menyesuiakan materi pembelajaran bagi semua peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus. Kolaborasi, khususnya dengan guru pendamping khusus, turut memperkuat implementasi pembelajaran ini. Peran kepala sekolah juga terbukti penting dalam membangun budaya inklusif, menyediakan sumber daya, dan memantau praktik pengajaran di kelas. Namun, tantangan seperti beban administratif, kurangnya pelatihan yang memadai, dan kesiapan pendidik yang terbatas masih ditemukan, khususnya di sekolah negeri. Tantangan ini menegaskan pentingnya pengembangan profesional berkelanjutan dan dukungan kebijakan yang memadai. Penelitian ini menekankan perlunya pendekatan yang kolaboratif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berdiferensiasi dan meningkatkan hasil belajar yang lebih adil dan efektif bagi semua peserta didik.
Transformation of Reading Literacy In Elementary School Students During The Covid-19 Pandemic: A Literature Review Hilma Mustika Fauziyyah; Prana Dwija Iswara
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i22024p256-269

Abstract

The COVID-19 pandemic has changed learning patterns and significantly impacted elementary school students’ reading literacy. This study aims to analyze changes in elementary school students’ reading literacy practices during the pandemic through a systematic review of recent research. The Systematic Literature Review (SLR) method was applied by referring to the PRISMA guidelines. The inclusion criteria for articles were 1) in the form of journal articles, 2) published in the 2020-2024 period, 3) indexed by scopus, 4) using English, 5) complete article sections, and 6) relevant to reading literacy at the elementary school level. A total of 519 articles from the Scopus and PubMed databases were selected to obtain 22 articles that met the criteria. Based on the analysis of research articles, it was found that the COVID-19 pandemic caused a decline in students’ reading literacy. This is due to several key factors. The first factor is the school closure policy. The second factor is the readiness of online learning. The third factor is the socio-economic background of students. The fourth factor is technology accessibility. These four factors contribute to gaps in accessibility of technology and the quality of learning received by each student. In addition, the educational adaptation to strengthen reading literacy during the pandemic includes holding reading teaching enrichment programs, using technology to support learning, and implementing appropriate reading teaching methods.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Materi Literasi Finansial Fase C Sekolah Dasar Pada Kurikulum Merdeka Yogi Aldias Zakariyah; Sekar Purbarini Kawuryan; Supartinah; Bayu Rachman
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i22024p228-242

Abstract

Literasi finansial merupakan salah satu dari enam literasi dasar yang perlu diajarkan untuk membekali peserta didik dalam kemampuan mengelola keuangan pribadi secara efektif. Pembelajaran literasi finansial mencakup beberapa aspek termasuk permanfaatan dan pengelolaan keuangan dengan bijak. Bahan ajar yang digunakan guru pada pembelajaran literasi finansial masih minim dikembangkan.Tujuan dari penelitian ini yakni menganalisis kebutuhan bahan ajar literasi finansial pada fase C di sekolah dasar dalam penerapan kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa (1) observasi, (2) kajian bahan ajar, serta (3) wawancara kepada guru dan peserta didik jenjang fase C di empat sekolah dasar di Kecamatan Godean Kabupaten Sleman Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar materi literasi finansial yang digunakan di sekolah belum memadai dan masih membutuhkan pengembangan yang lebih kontekstual sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru juga memerlukan dukungan berupa perangkat pembelajaran yang dapat memfasilitasi pembelajaran literasi finansial secara efektif. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kebutuhan mendesak untuk mengembangkan bahan ajar literasi finansial yang lebih komprehensif agar sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dan membantu penguatan literasi finansial peserta didik di sekolah dasar.
Studi Kualitatif Perkembangan Karier pada Anak Sekolah Dasar: Bagaimana pandangan mereka terhadap peran orangtua? Samirah Hasna Fadhillah; Zainal Abidin; Yuliana Hanami
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i22024p214-227

Abstract

Dibandingkan remaja dan orang dewasa, penelitian karier pada anak-anak masih jarang dilakukan, khususnya di Indonesia. Meskipun anak-anak tidak dihadapkan pada keputusan karir secara langsung seperti remaja dan dewasa, beberapa ahli meyakini bahwa perkembangan karier pada masa kanak-kanak dapat menjadi anteseden bagi keputusan karier di masa depan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran perkembangan karier pada anak kelas 5 SD dan pandangan mereka mengenai peran orang tua dalam perkembangan kariernya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Terdapat dua tema besar yang teridentifikasi, yaitu perkembangan karier pada anak kelas 5 SD dan pandangan anak kelas 5 SD terhadap peran yang diberikan orang tua. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 8 dari 9 dimensi perkembangan karier yang muncul kecuali dimensi planfulness pada anak. Sementara itu, peran orangtua yang paling dibutuhkan bagi anak adalah pemberian informasi mengenai profesi yang diminatinya dan dukungan emosional seperti menyemangati dalam mencapai cita-citanya.
The Effectiveness of the POLA (Lantern Light Project) STEM-PJBL Model in Fifth-Grade Student Engagement and Higher-Order Thinking Skills Ahmad Fajar Mas'udi; Ika Maryani
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i22024p199-213

Abstract

Science education requires students to engage and utilize higher-order thinking skills (HOTS) actively. Effective science instruction should be contextualized to promote comprehension. Key components that support science learning include the use of appropriate instructional models and visual aids or learning media. When teaching models and tools are lacking, knowledge transfer to students is hindered. This study aims to examine the effectiveness of the POLA (Lantern Light Project) model, a STEM-PJBL-based approach, in fifth-grade science lessons on the properties of light, with a focus on student engagement and HOTS. This quantitative study employs a quasi-experimental one-group pretest-posttest design and uses paired sample T-test analysis to assess pre- and post-intervention differences. Results indicate that the STEM-PJBL-based POLA model enhances both engagement and HOTS in fifth-grade students studying the properties of light.
Pengaruh Math Anxiety Dan Self-Regulation Terhadap Number Sense Mahasiswa Calon Guru Yuniawatika; Titis Angga Rini; Ibrahim Sani Ali Manggala; Ika Febriana Wati
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i22024p117-128

Abstract

One of the problems with number sense in students occurs due to dependence on modern devices, which weaken sensitivity to numbers and mental calculation abilities. To overcome this degradation, it is necessary to identify the predictors that influence it and develop appropriate teaching strategies in lectures. The aim of this research is to determine the partial and simultaneous influence of math anxiety and self-regulation on students' number sense. This research applies an ex post facto quantitative approach. The research sample involved 334 PGSD UM students obtained through simple random sampling. Data collection instruments include psychological scales for math anxiety and self-regulation variables as well as an essay test for number sense. Data were analyzed using multiple linear regression tests by first fulfilling the classical assumption test. The result is that math anxiety partially has a significant influence on students' number sense. Meanwhile, partial self-regulation does not have a significant influence on students' number sense. Math anxiety and self-regulation simultaneously have a significant influence on PGSD students' number sense.
Development of ABEL KERINDO Interactive Multimedia based on Articulate Storyline to Learn Social Science for Alpha Generation Students in Elementary School Divandari Setya Putri; Farid Ahmadi
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i22024p160-176

Abstract

Minimizing the use of technology-based interactive multimedia in social science learning reduces the interest and learning outcomes of alpha-generation students. Research and development (R&D) design with a waterfall development model, which includes requirements, design, Implementation, verification, and maintenance phases, is used in this research. Developing interactive multimedia product ABEL KERINDO "Ayo Belajar Kerajaan di Indonesia" based on Articulate Storyline to probe its eligibility and effectivity becomes the purpose of this research. From the validation results, this product is considered highly qualified, with a material expert rating of 96.25 percent, a media expert of 93.75 percent, teacher 100 percent, and student participant 98 percent, which yields an average score of 97%. This multimedia can significantly improve the learning outcome for fourth-grade students of SD Kanisius Beringin Semarang, with the difference between the pretest-posttest ratio of 23.75 and the N-gain ratio of 0.545, which belongs to moderate criteria. Students' interest in learning also increased from 66 percent to 80 percent, indicating the product's effectiveness in increasing engagement and learning outcomes. Overall, the product can be considered highly eligible and effective for enhancing the interest and learning outcomes of alpha-generation students.

Page 1 of 2 | Total Record : 11