cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
betty.masruroh@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sd@gmail.com
Editorial Address
Universitas Negeri Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
ISSN : 08548285     EISSN : 25811983     DOI : 10.17977
Core Subject :
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan publishes articles on conceptual ideas, studies, and application of theories, practical writing, and the results of educational research and teaching of primary schools. Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan first appeared in 1992 under the name KREATIF. SEKOLAH DASAR changed its name to Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan starting 2017. In 2018 Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan indexed DOAJ.
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
Visualization of Krebet Wood Mask in Visual Arts Learning For PGSD Students: A Study of Creativity Habitus Probosiwi Probosiwi; Fery Setyaningrum; Dyah Lyesmaya; Lilik Binti Mirnawati; Desiana Muryasari; Dian Effendi
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 32 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v32i22023p119-129

Abstract

This article is research results about making Krebet “batik” masks in groups carried out by PGSD students. Research’s aims to describe the application of Pierre Bourdieu's concept of habitus and Wallas' creative process. Research methodology is qualitative and case study approach. Data collection techniques are observation and document review. Data analysis techniques are data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions and verification. The subjects researched were PGSD FKIP UAD students, while the objects were Krebet wooden batik masks. Results show that: (1) students applying habitus concept in the practice of making “batik” wooden masks (knowledge, understanding, perceptions, values, and actions) that are internalized as part of society in Yogyakarta; (2) students were integrated habitus concept in the stages of the creative process: (a) the preparation stage which is carried out by forming groups and discussing the theme of “batik” motifs; (b) incubation stage, search for inspiration forms explored of motifs following “batik” objects; (c) illumination stage on the surface of the mask with "canthing" and liquid wax according to the design; d) verification stage by testing new visualization ideas in making designs on paper and transferring them to the wood directly based on the basic elements of fine art.
Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam Kurikulum Merdeka Sekolah Dasar Wandri Ramadhan; Fitria Rifana; Rovika Meisya; Khamim Zarkasih Putro; Rendy Nugraha Frasandy
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 32 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v32i12023p1-14

Abstract

This study aims to reveal the process of implementing differentiated learning and the implementation factors of Civics learning using differentiated learning in 4th grade. This qualitative research uses data in the form of descriptive data such as writing, speech, and behavior that can be observed. The research was conducted in the even semester of 2022 at SDN Adisucipto 1 Yogyakarta. Teacher research informants and grade IV students. Differentiated learning in Civics subjects carried out in class IV of SDN Adisucipto 1 Yogyakarta has a good impact on teachers and students in learning which is described in its application which consists of three stages: content differentiation, process, and product. Furthermore, the factors of differentiated learning implementation in PPKn class IV were also obtained, namely effective learning strategies and active student involvement. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan proses pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi dan faktor keterlaksanaan pembelajaran PPKn menggunakan pembelajaran berdiferensiasi di kelas IV. Penelitian kualitatif ini menggunakan data berupa data deskriptif seperti tulisan, perkataan dan perilaku yang bisa diamati. Penelitian dilakukan pada semester genap 2022 di SDN Adisucipto 1 Yogyakarta. Informan penelitian guru dan siswa kelas IV. Pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran PPKn yang dilaksanakan di kelas IV SDN Adisucipto 1 Yogyakarta memberikan dampak yang baik bagi guru dan siswa dalam pembelajaran yang diuraikan dalam penerapannya yang terdiri dari tiga tahap: diferensiasi konten, proses dan produk. Selanjutnya, juga diperoleh faktor keterlaksanaan pembelajaran berdiferensiasi dalam PPKn kelas IV, yaitu strategi pembelajaran yang efektif dan keterlibatan siswa yang aktif.
Analisis Kesulitan Belajar Membaca pada Anak Kelas III Sekolah Dasar Khairurrazikin Khairurrazikin; Fitri Yuliawati
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 32 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v32i22023p130-139

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan bagaimana upaya yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi permasalahan peserta didik yang mengalami kesulitan belajar pada kelas III SD Al-Hidayah Poncokusumo Malang. Adapun metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru kelas III dan 1 peserta didik yang mengalami kesulitan belajar membaca. Hasil penelitian adalah menunjukkan bahwa kesulitan belajar yang dialami peserta didik yang sangat kompleks seperti belum mengenal semua huruf ABJAD, sulit membedakan beberapa huruf, sulit untuk mengejanya, mengeja dengan terbata-bata dan terutama tidak bisa fokus belajar ketika diajarkan cara membaca sehingga sangat menyulitkan anak untuk bisa memahami dan menghafal semua huruf ABJAD. Faktor kesulitan belajar membaca peserta didik berasal dari faktor internal dan eksternal peserta didik.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website Mata Pelajaran Matematika untuk Siswa Madrasah Ibtidaiyah Ilma Almaida Fasa; Kristi Liani Purwanti
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 32 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v32i12023p15-24

Abstract

The purpose of this research is to develop internet-based learning media and examine the viability of using website learning media to generate materials for class VI mathematical subjects such as prisms, cylinders, pyramids, cones, and spheres. The ADDIE Research and Development (RnD) paradigm (analysis, design, development, implementation, and evaluation) was employed for the research. Two validators, media specialists and material experts, conducted the feasibility test. Ten pupils from class VI C MI Nashrul Fajar Semarang participated in the trial. The result of media experts validation is in valid category with 4.5 point, material experts validation showed an extremely valid result at 4.75, and trials field gets a high agreements level at 4.34. As a final result, the products resulting from this research are considered very valid so that they are suitable for use and students are interested in the appearance of this website's learning media. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis internet dan mengkaji kelayakan penggunaan media pembelajaran website untuk menghasilkan materi mata pelajaran matematika kelas VI seperti prisma, silinder, limas, kerucut, dan bola. Paradigma Penelitian dan Pengembangan (RnD) ADDIE (analysis, design, development, implementation, dan evaluation) digunakan untuk penelitian ini. Uji kelayakan dilakukan oleh dua orang validator yaitu ahli media dan ahli materi. Sepuluh siswa dari kelas VI C MI Nashrul Fajar Semarang mengikuti uji coba tersebut. Uji tuntas pada ahli media menghasilkan temuan sangat valid sebesar 4,5, uji tuntas pada ahli materi menghasilkan hasil sangat valid sebesar 4,75, dan uji coba menghasilkan skor sangat setuju dengan skor 4,34. Hasilnya, produk yang dihasilkan dari penelitian ini dinilai sangat valid sehingga layak digunakan dan siswa tertarik dengan tampilan media pembelajaran website ini.
Efektifitas Pendekatan Pembelajaran Kewirausahaan Berbasis Andragogi terhadap Motivasi dan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar Wiwin Nur Istiqomah; Nurul Awaliyah Mukhlis; Nasihkol Haromain; Siti Lailiyah
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 32 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v32i12023p35-46

Abstract

This article informs the effectiveness of andradogy-based entrepreneurship learning on the motivation and creativity of unggulan Boarding School Roudhotul Ulum Pilang Sidoarjo elementary school students, East Java. The type of research in this article is a quasy experimental with a pretest-posttest control design. The research subjects were taken from class V, which consisted of 31 students divided into 2 groups, namely 16 students in the experimental group and 15 students in the control group. Analysis of the data used using descriptive analysis and parametric analysis. The results of the analysis test showed an increase in motivation and creativity scores for the experimental class. Even multivariate analysis found a relationship between learning entrepreneurship andradogy approach and motivation of 40.154 and creativity of 41.246 with a value less than 0.05. In this case, there are differences in motivation and creativity in andradogy-based entrepreneurship learning compared to conventional learning models. So, it can be concluded that learning entrepreneurship with the andradogy approach is effectively used to in increase the motivation and creativity of elementary school students. Artikel ini menginformasikan efektivitas pembelajaran kewirausahaan berbasis andradogi terhadap motivasi dan kreativitas siswa sekolah dasar Unggulan Boarding School Roudhotul Ulum Pilang Sidoarjo Jawa Timur. Jenis penelitian dalam artikel ini adalah quasy experimental dengan pretest-posttest control design. Subjek penelitian diambil dari kelas V yang berjumlah 31 siswa yang terbagi dalam 2 kelompok, yaitu 16 siswa kelompok eksperimen dan 15 siswa kelompok kontrol. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis deskriptif dan analisis parametrik. Hasil uji analisis ada peningkatan skor motivasi dan kreativitas untuk kelas eksperimen. Bahkan analisis multivariant menemukan hubungan antara pembelajaran kewirausahaan pendekatan andradogi dan motivasi sebesar 40,154 dan kreativitas sebesar 41,246 dengan nilai kurang dari 0,05. Dalam hal ini ada perbedaan motivasi dan kreativitas pembelajaran kewirausahaan berbasis andradogi dibanding dengan model pembelajaran konvensional sehingga dapat disimpulkan, bahwa pembelajaran kewirausahaan dengan pendekatan andradogi efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi dan kreativitas siswa sekolah dasar.
The Effect of Individual Learning Programs on Self-Efficacy and Learning Motivation of Students With Special Needs at Inclusive Schools Dwhy Dinda Sari
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 32 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v32i12023p47-56

Abstract

The study's objectives were as follows: 1) to identify the difference between self-efficacy of students with special needs before (pretest) and after (post-test) being taught with the PPI; 2) to determine the difference in learning motivation of students with special needs before (pretest) and after (post-test) being taught with the PPI; and 3) to determine the effect of the Individual Learning Program in inclusive schools. The research method used is a pre-experimental design of the type One Group Pretest-Posttest Design. Further, non-probability sampling is used in this particular study with the sample consisted of ten students with special needs from Srikandi Elementary School. This study used a questionnaire to measure student self-efficacy and motivation as a non-test data collection technique. The results indicate a significant increase in self-efficacy and learning motivation among children with exceptional needs after being taught using the PPI. These findings suggest that the PPI is an effective instructional approach for enhancing the self-efficacy and learning motivation of children with exceptional needs. Furthermore, the value of Fcount is 101.871 larger than the value of Ftable 2.90, hence, Ha is acceptable. Individual learning programs can be shown to have an effect on the self-efficacy and learning motivation of children with special needs.
Strategi Pengembangan Kecerdasan Sosial dalam Perspektif Multikultural pada Peserta Didik di Sekolah Dasar Irfan Irfan; Shaleh Shaleh; Mei Akbar Velayati
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 32 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v32i12023p57-73

Abstract

The purpose of this study was to describe the school's efforts to facilitate the development of social intelligence based on multicultural values in elementary school students, using a qualitative method with a descriptive approach. , where data collection is done through observation, interviews and documentation. The validity of the data was checked using the triangulation technique and then analyzed using the content analysis technique. The results of the study show that the strategy for developing social intelligence can be carried out on the basis of multicultural values in Goleman's perspective which includes 4 aspects, namely: 1) The most important strategy of empathy with the value of tolerance, 2) The strategy of adjustment or adaptation to democratic values. 3) Strategies with the right sense of empathy with the value of equality 4) Strategies through social awareness with habit. Based on these four aspects, it can be concluded that through the theory of social intelligence from a multicultural perspective, several school strategies are obtained through habituation, namely: greeting the teacher when in front, visiting sick people, queuing when in the canteen, practicing distributing qurbani meat, facilitating students to celebrate religious activities and not doing verbal and non-verbal bullying. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang upaya sekolah dalam memfasilitasi perkembangan kecerdasan sosial berbasis nilai-nilai multikultural pada peserta didik di sekolah dasar, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. , dimana pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diperiksa menggunakan teknik triangulasi kemudian dianalisis dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan kecerdasan sosial dapat dilakukan dengan basis nilai-nilai multikultural dalam persepektif Goleman yang meliputi 4 aspek, yaitu (1) strategi tentang empati terpenting dengan nilai toleransi, (2) strategi penyesuaian atau adaptasi dengan nilai demokrasi, (3) strategi dengan rasa empati yang tepat dengan nilai kesetaraan, (4) strategi melalui kesadaran sosial dengan pembiasaan. Berdasarkan keempat aspek tersebut maka dapat disimpulkan bahwa melalui teori kecerdasan sosial persepektif multikultural diperoleh beberapa strategi sekolah melalui pembiasaan yaitu: Menyalami guru ketika didepan, menjenguk orang yang sakit, mengantri ketika dikantin, latihan membagikan daging kurban, memfasilitasi siswa untuk merayakan kegiatan keagamaan dan tidak melakukan bulliying verbal maupun non verbal.
Implementasi Pembelajaran Bermuatan Computational Thinking Pada Materi Kegunaan Uang di Kelas III Sekolah Dasar Fauziah Mas'ula Soffa; Anisa Sifa Yuginanda; Siti Luluk Saniyati; Kintan Limiansih
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 32 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v32i12023p74-87

Abstract

This article describes learning that contains computational thinking (CT) on the use of money material in grade III elementary schools. CT is a basic skill that involves problem formulation, problem-solving, as well as scientific reasoning. The government's policy regarding the need to integrate CT into learning is motivated by the low-quality index of Indonesian education in PISA and efforts to prepare students for 21st-century skills. The material about the use of money has a special urgency, namely instilling financial literacy which can be beneficial for the future of students. The method used is descriptive qualitative with primary data sources, namely class III students at SD Negeri Jatisawit totaling 32 students. The results of this study are that the implementation of CT-charged learning on the use of money material can bring up CT foundational aspects, namely decomposition and algorithms, and the teacher's ability to manage computational thinking-charged learning on the use of money material reaches a score of 91.6 percent or in the "good" category, the results student learning achieved RTP in the high category, namely 85 percent on the decomposition foundation score and 88 percent on the algorithm foundation score, the student's response to the application of CT-loaded learning was positive by achieving a score of 88.75 percent. Artikel ini mendeskripsikan pembelajaran yang bermuatan computational thinking (CT) pada materi kegunaan uang pada kelas III sekolah dasar. CT adalah keterampilan dasar yang melibatkan perumusan masalah, pemecahan masalah, serta penalaran ilmiah. Kebijakan pemerintah mengenai perlunya pengintegrasian CT dalam pembelajaran dilatarbelakangi oleh rendahnya indeks mutu pendidikan Indonesia dalam PISA serta upaya mempersiapkan peserta didik menuju kecakapan abad 21. Materi kegunaan uang memiliki urgensi khusus yakni menanamkan literasi finansial yang dapat bermanfaat bagi masa depan peserta didik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data primer yakni peserta didik kelas III SD Negeri Jatisawit berjumlah 32 peserta didik. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa implementasi pembelajaran bermuatan CT pada materi kegunaan uang dapat memunculkan aspek fondasi CT yakni dekomposisi dan algoritma, kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran bermuatan computational thinking pada materi kegunaan uang mencapai skor 91,6 persen atau dalam kategori “baik”, hasil belajar peserta didik mencapai RTP kategori tinggi yakni 85 persen pada skor fondasi dekomposisi dan 88 persen pada skor fondasi algoritma, respon peserta didik terhadap penerapan pembelajaran bermuatan CT adalah positif dengan mencapai skor 88,75 persen.
Pengembangan Media Komik Berbasis Etnosains Materi Usaha dan Pelestarian Lingkungan Kelas V Sekolah Dasar Hasna Fauziah; Sri Estu Winahyu; Esti Untari
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 32 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v32i12023p88-103

Abstract

The research and development carried out aims to create comic learning media based on ethnoscience that is valid based on media and material experts, practical based on teachers, and creates interest for students. The research applies ADDIE modeling which consists of 5 stages: 1) analysis, 2) design, 3) development, 4) implementation, 5) evaluation. Instruments in research use questionnaires, then analyze them using qualitative and quantitative data analysis. The results of the development are in the form of ethnoscience-based comic learning media products with science content, especially business materials and environmental conservation. This media is in the form of printed books. The material is presented through a story with interesting color images. The average score of the product evaluated by media experts is 96 percent, material experts 100 percent, and teachers as end users 92.5 percent. The validity and suitability of the product for use, as indicated by the validation findings, does not include any changes to the product. Small-scale testing results in a 90 percent attractiveness score, while large-scale testing results in a 96 percent score. Based on the results of that percentage, it concludes that ethnoscience-based comic learning media is valid based on media and material experts, practical based on teachers as users, and creates interest for fifth grade elementary school students. Penelitian dan pengembangan yang dilaksanakan bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran komik berbasiskan etnosains yang valid berdasarkan ahli media dan materi, praktis berdasarkan guru, dan menciptakan ketertarikan untuk siswa. Riset menerapkan pemodelan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap: 1) analysis, 2) design, 3) development, 4) implementation, 5) evaluation. Instrumen dalam riset mempergunakan angket, kemudian dianalisisnya mempergunakan menganalisis data kualitatif maupun kuantitatif. Hasil pengembangan berupa produk media pembelajaran komik berbasis etnosains dengan muatan IPA khususnya materi usaha dan pelestarian lingkungan. Media ini berupa buku cetak. Materi disajikan melalui cerita dengan gambar berwarna yang menarik. Skor rerata produk yang dievaluasi oleh ahli media adalah 96%, ahli materi 100%, dan guru sebagai pengguna akhir 92,5%. Validitas dan kesesuaian produk untuk digunakan, seperti yang ditunjukkan oleh temuan validasi, tidak termasuk perubahan apa pun pada produk. Pengujian skala kecil menghasilkan skor daya tarik 90%, sedangkan pengujian skala besar menghasilkan skor 96%. Didasarkan atas hasil persentase itu, menyimpulkan yakni media pembelajaran komik berbasis etnosains valid berdasarkan ahli media dan materi, praktis berdasarkan guru sebagai pengguna, dan menciptakan ketertarikan untuk siswa kelas V SD.
Dampak Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) dan Dukungan Orang Tua terhadap Kemampuan Calistung Siswa SD Irene Milenia Siki; Imam Suyitno; Ade Eka Anggraini; Eddy Sutadji; Sri Rahayuningsih
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i12024p1-13

Abstract

The lack of research on the impact of the SAS method and parental support on the literacy skills of elementary school students is the background of this study. Literacy skills are the basis that must be possessed by students to support further understanding. The purpose of the study was to determine the impact of the SAS method and parents in improving literacy skills. The research used databases, namely open knowledge maps, publish or perish, and google scholar. Data collection refers to the PRISMA diagram. Out of 600 articles, 34 articles were used in the research. The data analysis technique was descriptive qualitative. The results showed that the SAS method forms the basis of literacy, increases learning motivation, and advances students' visual and numerical abilities. Parents' role in providing a learning environment encourages students' reading habits. The combination of the SAS method at school and parents significantly improved students' literacy skills. Minimnya penelitian tentang dampak metode SAS dan dukungan orang tua terhadap kemampuan calistung siswa SD melatarbelakangi penelitian ini. Kemampuan calistung menjadi dasar yang harus dimiliki oleh siswa untuk mendukung pemahaman lebih lanjut. Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak metode SAS dan orang tua dalam meningkatkan kemampuan calistung. Penelitian menggunakan database, yakni openknowledge maps, publish or perish, dan google scholar. Pengumpulan data mengacu pada diagram PRISMA. Dari 600 artikel, 34 artikel digunakan dalam penelitian. Teknik analisis data berupa deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan metode SAS membentuk dasar literasi, meningkatkan motivasi belajar, dan memajukan kemampuan visual serta numerik siswa. Peran orang tua dalam menyediakan lingkungan belajar mendorong kebiasaan membaca siswa. Kombinasi metode SAS di sekolah dan orang tua secara signifikan meningkatkan kemampuan calistung siswa.

Page 1 of 22 | Total Record : 218