cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
PENINGKATAN PERPINDAHAN PANAS DENGAN PENGGUNAAN CONCAVE DELTA WINGLET VORTEX GENERATORS DAN NANOFLUIDA DALAM SALURAN Aditya Yoga Pramana; Syaiful Syaiful; MSK Tony Suryo Utomo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan vortex generator dan nanofluida dalam upaya peningkatan perpindahan panas perhatian para peneliti akhir-akhir ini. Oleh karena itu, studi numerik saat ini dimaksudkan untuk mempertinggi laju perpindahan panas dari dinding saluran ke aliran fluida dengan pemasangan concave delta winglet vortex generators yang disusun secara staggered dan penggunaan nanofluida. Dalam studi numerik ini, concave delta winglet vortex generators dipasang dengan sudut serang 30° terhadap arah aliran di dalam saluran dengan penampang berbentuk lingkaran, ellipsoidal, dan flat yang memiliki diameter berbeda. Empat jenis fluida, yaitu udara, air, nanofluida CuO, dan nanofluida Al2O3, digunakan sebagai fluida kerja. Aliran fluida yang masuk divariasikan pada rentang bilangan Reynolds 4.000 – 12.000. Hasil dari studi numerik ini menunjukkan bahwa nanofluida CuO mampu menghasilkan performance evaluation criteria (PEC) 6,81% lebih tinggi daripada yang dari fluida kerja air. Dan pada geometri saluran yang sama, nanofluida Al2O3 menghasilkan PEC 4,39% lebih tinggi daripada yang dari fluida kerja air.
STUDI EKSPERIMENTAL AC SPLIT INVERTER R32 DAN R410A DENGAN REFRIGERAN R1270 Muhammad Yudha Wijaya; Berkah Fajar; Khoiri Rozi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk memenuhi kebutuhan, banyak Produsen AC membuat AC dengan kualitas yang bagus dan dapat ramah lingkungan. Perkembangan dalam operasi kompresor (inverter) berkecepatan variabel .Tujuan Penelitian ini meliputi perbandingan AC inverter dengan Refrigerant R-32 dan R-410 serta Refrigerant MC-32. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis refrigerant terhadap variasi beban pendinginan, karakteristik temperatur ruang selama 24 jam, temperatur panas lanjut, temperatur sub-dingin, COP untuk beban parsial, konsumsi energi selama 24 jam dan pengaruhnya terhadap kemampuan kerja pendinginan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan cara melakukan pengujian alat, observasi lapangan, dan studi pustaka, kemudian melakukan pengambilan data yaitu pada AC dengan jenis refrigerant R-32, R-410 dan MC-32 Penelitian ini dilaksanakan dalam jangka waktu 24 jam pengerjaan untuk memperoleh perbandingan energi yang digunakan oleh masing – masing refrigerant yang ingin diuji. Setelah mengumpulkan data nyata, total dan konsumsi energi operasional, daya rata-rata tertimbang dan konsumsi energi dari hari-hari tertentu yang dipilih dilakukan. analisis yang dilakukan, adalah membandingkan rasio penghematan energi AC inverter dengan refrigerant R-32 , R-410 dan MC-32.Pemanas tambahan juga digunakan untuk memvariasikan kondisi beban internal ruangan.
MODEL DETEKSI RAMBU UNTUK SISTEM NAVIGASI PROTOTYPE AGV Damar Yusuf Sutrisno; Munadi Munadi; Joga Dharma Setiawan
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Automated guided vehicle atau AGV adalah salah satu jenis material handling equipment yang banyak digunakan karena kelebihannya dalam hal fleksibilitas. Industri garment merupakan salah satu yang mulai mengembangkan aplikasi AGV untuk mengangkut material yang sedang dikerjakan sepanjang plan produksi. Dikarenakan layout plan produksi pada beberapa industri garment sering diubah sesuai dengan produk yang sedang dikerjakan, diperlukan sistem navigasi untuk AGV yang mampu menangani berbagai konfigurasi lintasan pada plan produksi tersebut. Di antara beberapa komponen sistem navigasi, prosedur deteksi objek merupakan salah satu yang banyak digunakan untuk mendeteksi perintah gerak. Sebelumnya, sudah dikembangkan model deteksi objek sebagai salah satu komponen sistem navigasi oleh Al-Hafiez [8] dengan kemampuan untuk mendeteksi objek seperti miniatur orang dan rambu sederhana sebagai perintah navigasi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah model deteksi rambu yang dikembangkan dari penelitian tersebut agar mampu mendeteksi objek berupa enam buah rambu yang modelnya dibuat berdasarkan rambu sesungguhnya sebagai perintah gerak AGV. Model deteksi rambu dibuat dengan proses transfer learning menggunakan pre-trained model yang tersedia pada TensorFlow Object Detection API yang kompatibel dengan perangkat USB Accelerator. Pengujian model deteksi rambu dilakukan setelah model selesai dibuat.
EFEK VARIASI TINGGI STEP TERHADAP SEPARASI DAN RESIRKULASI ALIRAN PADA FORWARD-FACING STEP DENGAN Re = 1,5 x 104 Utsman Heru; Khoiri Rozi; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena aliran terseparasi seringkali muncul dan ditemukan pada banyak aplikasi praktis seperti aliran pada sayap pesawat terbang, aliran melewati sudu-sudu turbin dan kompresor, aliran dalam diffuser, aliran pada saluran-saluran sudden contraction dan expansion serta aliran pada combustion chamber dan masih banyak lagi. Struktur aliran terseparasi telah dipelajari selama beberapa dekade belakangan baik secara numerik, teoritis maupun eksperimental guna memahami fisis aliran dari kinerja dan karakteristiknya. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh tinggi step terhadap karakteristik aliran di atas forward facing step. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah computational fluid dynamic (CFD) menggunakan software Ansys Fluent dengan model turbulen k-ε realizable. Model forward-facing step yang diujikan terdapat tiga variasi tinggi yang diterapkan yaitu h/H = 0,33; 0,47; dan 0,60 dan bilangan Reynolds sebesar Re = 1,5 x 104. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum untuk semua variasi ketinggian teridentifikasi muncul dua zona resirkulasi baik pada sisi upstream maupun pada downstream. Efek peningkatan tinggi step dapat menyebabkan zona sirkulasi di bagian upstream semakin besar, serta dapat menunda separasi dan mengurangi zona resirkulasi di bagian downstream. Koefisien tekanan berkurang dengan meningkatnya tinggi step, namun koefisien gesekan akan semakin meningkat. Namun, intensitas energi kinetik turbulen yang semakin kecil seiring kenaikan tinggi step.
ANALISA STATE OF CHARGE & CUT OFF BATERAI PADA PROTIPE AGV UNTUK PERUSAHAAN GARMEN Adinda Kurnia Saraswati; Munadi Munadi; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan pada baterai seringkali ada pada proses charging yang berlebih (overcharging) karena baterai tidak terdapat sistem cut off yang baik atau perlu adanya pembatasan arus yang masuk apabila baterai sudah berada dalam kondisi penuh (fully charged). Dalam penelitian ini berfokus pada proses penjagaan baterai agar dapat mempertahankan usia baterai yang akan diimplementasikan lebih lanjut terhadap pengoperasian kendaraan AGV (Automatic Guided Vehicle) yaitu dengan cara merancang sistem estimasi SOC (State of Charge). Pada proses perancangan SOC ini dilakukan dengan mendeteksi secara langsung arus menggunakan Sensor ACS712 dan Sensor Tegangan menggunakan Voltage Divider, sebab proses perancangan SOC (State of Charge) ini dilakukan secara langsung berdasarkan metode Coloumb Counting yang memperhitungkan arus yang masuk maupun keluar dari Baterai LiFePO4 yang diuji coba secara langsung pada kendaraan AGV (Automatic Guided Vehicle). Proses uji coba SOC ini dilakukan dengan menggunakan dua cara yaitu pada berlangsungnya proses charging maupun pada berlangsungnya proses discharging. Uji coba langsung terhadap kendaraan AGV didapatkan data berdasarkan kendaraan AGV dalam kondisi diam atau dalam kondisi awal sebelum dilakukannya uji coba, yaitu dengan nilai arus sebesar 0.18 A dengan nilai tegangan sebesar 26.53 volt dan nilai estimasi SOC sebesar 99.24%, sedangkan dalam kondisi beroperasinya AGV berlangsung nilai arus sebesar 0.36 A dengan nilai tegangan 26.45 volt dan estimasi nilai SOC sebesar 99.11%, dan nilai akhir arus ketika AGV tidak lagi dijalankan adala sebesar 0.16 A dengan nilai tegangan sebesar 26.50 volt dan estimasi SOC sebesar 98.77%.
PENGARUH KOMPOSISI BINDER TANAH LIAT TERHADAP KEKUATAN PELET KATALIS ZEOLIT ALAM Eben Heser Liku; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Katalis merupakan suatu senyawa kimia yang menyebabkan suatu reaksi menjadi lebih cepat untuk mencapai kesetimbangan tanpa mengalami perubahan kimiawi diakhir reaksi. Katalis dalam bentuk pelet memiliki beberapa keungguan yaitu, dapat memberikan stabilitas mekanis, bentuk yang bervariasi, dapat digunakan berulang, dan lebih mudah dalam fungsi control. Kekuatan mekanik dari suatu pelet dapat diperoleh dengan memperhatikan proses pembuatan, metode pembuatan dan bahan baku awal dari pelet katalis. Salah satu bahan pembuatan pelet katalis adalah zeolit alam yang merupakan mineral berpori yang banyak memiliki kegunaan dan mudah ditemukan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat mekanik yang meliputi kekuatan tekan dan kelarutan dari pelet katalis zeolit alam asal Indonesia dengan menggunakan variasi komposisi binder. Untuk mengetahui kekuatan sifat mekanik dari pelet, dalam penelitian ini menggunakan pengujian tekan (Side Crush Strength) dan pengujian larut dengan standar pengujian mengadopsi metode uji disintegrasi yang digunakan dalam dunia farmasi untuk menguji kelarutan pelet obat. Pada penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa besarnya persentase komposisi binder pada pelet katalis zeolit alam dapat mempengaruhi nilai kuat tekan dan laju larut pada pelet tersebut.
ANALISIS KOMPOSISI MATERIAL BERBAHAN ECENG GONDOK TERHADAP KARAKTERISTIK BIOPELET Sentono Wahyu Prasojo; Norman Iskandar; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non-renewable energy yang sangat terbatas, seiring berjalannya waktu ketersediannya terus berkurang sehingga nantinya tidak dapat diperbarui Kembali. Oleh karena itu, perlu adanya renewable energy untuk mengatasi hal tersebut. Salah satunya adalah pembuatan biopelet, biopelet merupakan salah satu energi alternatif  bersifat renewable yang berasal dari biomassa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik dari kualitas biopelet berbahan eceng gondok Komposisi campuran yang digunakan yaitu serbuk eceng gondok, tepung tapioka, dan air. Pembuatan biopelet menggunakan mesin flat die pellet mill dengan kecepatan mesin yang digunakan 1700 rpm. Hasil pengujian karakteristik biopelet berbahan eceng gondok untuk kadar air nilainya 7,64%, kadar abu 12,85%, kadar zat terbang 63,31%, kadar karbon terikat 16,21%, densitas 1,16%, dan nilai kalor 3972 kal/g. Biomassa berbahan eceng gondok masih kurang efektif untuk dijadikan biomassa dikarenakan nilai kalornya yang masih di bawah standar SNI 8021:2014 dan masih banyak biomassa lain yang lebih unggul nilai kalornya dibanding dengan biomassa berbahan eceng gondok.
PERANCANGAN JIG AND FIXTURE PENGELASAN UNTUK MENCEGAH DISTORSI PADA SAAT PENGELASAN RANGKA DEPAN MAUNG 4X4 Albert Ishac Einstein Simanjuntak; Nazaruddin Sinaga
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan proses pengelasan dan perakitan yang efisien merupakaan salah satu faktor utama yang dibutuhkan sebuah industri manufaktur rangka kendaraan.  Dalam proses perakitan sering terjadi kecacatan fisik berupa distorsi dimana terjadinya perubahan dimensi pada rangka sewaktu pengelasan, maka dari itu dibutuhkan rancangan alat bantu berupa jig dan fixture untuk sebagai penahan rangka selama proses perakitan berlangsung. Rancangan jig dan fixture dibuat menggunakan software CAD dan diuji menggunakan metode elemen hingga kemudian dilanjutkan dengan melakukan evaluasi untuk mengetahui nilai safety factor dan melakukan simulasi untuk mendapatkan umur kelelahan (Life Cycle Fatique) dari plat penahan v block. Hasil penelitian ini didapatkan berdasarkan distribusi gaya yang berpengaruh pada plat penahan. Nilai tegangan (von mises) pada jenis material plat baja AISI 1030 adalah 1364MPa. Nilai displacement pada jenis material plat Baja AISI 1035 adalah 8.68 mm,. Sedangkan nilai safety factor pada jenis material plat Baja AISI 1035 adalah 2,07. Sehingga material plat Baja AISI 1035 dapat dikatakan aman untuk digunakan sebagai fixture penahan pada rancangan ini karena nilai safety factor nya ≥ 1.
PENGUJIAN LAJU KOROSI PADA PERANGKAT ORTODONTIK DENGAN MATERIAL STAINLESS STEEL 316L PADA PENERAPAN LARUTAN SALIVA DAN KEKASARAN PERMUKAAN Joshua Misael; Agus Suprihanto; Gunawan Dwi Haryadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini semakin banyak masyarakat Indonesia bahkan dunia yang mengalami maloklusi, baik perempuan maupun laki laki. Menurut WHO tahun 2003, hasil survei melalui Dental Aesthetic Index (DAI) menunjukan angka kejadian maloklusi sebanyak 66,67% (Kristianingsih, 2014). Kawat ortodonti (archwire) merupakan komponen aktif dari alat ortodonti cekat yang digunakan untuk menggerakkan gigi. Kawat ortodontik stainless steel merupakan kawat yang paling sering digunakan saat ini dalam perawatan ortodontik. Kawat ortodonti stainless steel lebih banyak digunakan karena sifat superelastisitas yang dimilikinya (O’Brian, 2002). Salah satu tipe stainless steel yang digunakan untuk kawat ortodonti adalah tipe 316L. Di dalam rongga mulut kawat stainless steel 316L selalu berkontak langsung dengan saliva dan dapat menyebabkan korosi, oleh sebab itu pengujian dilakukan dengan menggunakan metode weight loss dan metode polarisasi linier. Perbedaan kekasaran permukaan pada stainless steel 316L mempengaruhi laju korosi spesimen tersebut. Kekasaran permukaan dengan nilai kekasaran 0,172µm menghasilkan nilai laju korosi sebesar 0,1629 mm/y, sedangkan permukaan dengan nilai kekasaran 0,042µm menghasilkan nilai laju korosi sebesar 0,0815mm/y pada perendaman saliva buatan selama 8 minggu menggunakan metode weight loss. Untuk metode polarisasi linier didapati nilai laju korosi sebesar 0,00067mm/y pada kekasaran permukaan dengan nilai 0,024µm, sedangkan untuk kekasaran permukaan dengan nilai 0,176µm didapati nnilai laju korosi sebesar 0,16356mm/y. Hal ini menunjukkan bahwa semakin kasar permukaan spesimen maka semakin tinggi nilai laju korosi yang diperoleh. Penggunaan material stainless steel 316L dapat digunakan untuk kawat ortodonti selama memiliki nilai kekasaran permukaan tidak melebihi 0,051µm.
STUDI PERBANDINGAN KONTAK GESEK PADA PERMUKAAN HALUS DAN PERMUKAAN TERABRASI DARI MATERIAL KARET MENGGUNAKAN SOFTWARE ABAQUS Afid Khoirudin; Budi Setiyana; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keausan akibat abrasi pada komponen yang terbuat dari material karet seperti pada ban kendaraan sangat menentukan umur pakai dari komponen tersebut. Dalam material karet, ketika permukaan yang masih halus mengalami abrasi, maka akan terbentuk permukaan yang bergerigi secara paralel yang arahnya tegak lurus dengan arah gerak abrasi. Bentuk permukaan yang bergerigi ini akan terus menerus terbentuk selama proses kontak abrasi masih berjalan. Keausan abrasi terjadi akibat tegangan pada material karet melampaui tegangan patah material. Tetapi analisis keausan abrasi pada karet masih sangat sulit dilakukan secara analitik dikarenakan sifat karet yang non linier dan hyperelastic. Dengan menggunakan metoda numerik, tulisan ini membahas perbandigan performa dari material karet permukaan halus dan terabrasi, dengan material yang digunakan yaitu SBR-25. Sebagai studi awal, analisis dilakukan dalam dua dimensi dengan menggunakan perangkat lunak komersial ABAQUS 6.14-5 dengan memodelkan karet yang kontak dengan indenter yang kaku. Simulasi dilakukan dengan variasi ukuran chip, kedalaman indentasi, dan kecepatan geser.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue