cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
ANALISIS RELIABILITY KOMPONEN KRITIS MENGGUNAKAN PROBABILITY PLOT DAN FISHBONE ROOT CAUSE ANALYSIS PADA HYDRAULIC AXIAL PUMP 250 LPS M Rafly Rafiqi; Gunawan Dwi Haryadi; Yusuf Umardani
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena adanya dampak pemanasan global (global warming), maka meningkatnya suhu rata-rata atsmosfir, laut, dan daratan bumi. Maka mencairkan lapisan es Antartika dan menghangatkan lautan sehingga meningkatnya muka air pada lautan dan mengakibatkan tinggi muka air lebih tinggi dibandingkan permukaan daratan Semarang yang mengakibatkan banjir dan genangan di kawasan ini, maka dari itu studi yang saya lakukan untuk menanggulangi banjir dengan menggunakan sistem pompa agar air yang ada di kawasan tampungan tidak melimpas pada tanggul dan diturunkan tinggi muka airnya.Banjir tidak dapat dicegah, tetapi bisa dikontrol dan dikurangi dampak kerugian yang ditimbulkannya.Dalam menghadapi permasalahan tersebut, diperlukan yang digunakan untuk memindahkan suatu cairan dari suatu tempat ke tempat lain dengan cara mengalirkan fluida. Salah satu pompa yang digunakan di Kota Semarang adalah Hydraulic Axial Pump berkapasitas 250 liter per detik. Pompa yang telah beropersi dengan waktu yang cukup lama perlu dilakukan evalusi keandalan untuk mengetahui keandalan sistem dan kerusakan masing-masing komponen. Pompa yang telah beropersi dengan waktu yang cukup lama perlu dilakukan evalusi kehandalan untuk mengeatahui kehandalan sistem dan kerusakan masing-masing komponen. Agar sistem perawatan lebih terjadwal maka perlu diketahui reliability dari masing-masing komponen kritis pada pompa. Reliability didapatkan dengan menggunakan metode probability plot dan fishbone root cause analysis untuk menentukan penyebab kerusakan pada komponen kritis. Hasil yang diperoleh pada analisis tersebut adalah tujuh komponen kritis yang memiliki nilai MTTF dan reliability, yaitu hose – AP.250.83 adalah 55,42% pada 796,092 jam, hose – AP.250.85 adalah 55,42% pada 796,092 jam, hose – AP.250.86 adalah 55,76% pada 1048,26 jam, hose – AP.250.84 adalah 55,76% pada 1048,26 jam, oil seal – AP.250.70 adalah 32,59% pada 1069,47 jam, seal ring ­– AP.250.6 adalah 32,59% pada 1069,47 jam, seal ring ­– AP.250.33 adalah 32,59% pada 1069,47 jam Dari kedua nilai tersebut dibuatlah jadwal periodic maintenance pada setiap komponen pompa.
PERENCANAAN AWAL SOFTWARE UNTUK MENGHASILKAN GRADASI WARNA: VALIDASI DENGAN SOFTWARE MEH STUDI KASUS PELAT DATAR TIPIS Simson Hasudungan Hutagalung; Dwi Basuki Wibowo; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik gradasi warna adalah proses mengubah atau mengedit/atau menampilkan image (gambar atau citra foto atau video atau hasil simulasi/analisis kedalam bentuk warna-warna. Software MEH adalah salah satu software yang hasil simulasi/analisisnya ditampilkan dalaam bentuk gradasi warna. Warna merah menyatakan tegangan dan deformasi paling besar dan warna biru paling kecil sedangkan faktor keamanan adalah kebalikannya. Secara teori analisis pada tegangan terjadi di elemen, sedangkan analisis pada deformasi dan faktor keamanan terjadi di nodal. Perencanaan awal software untuk menghasilkan gradasi warna dengan validasi software MEH studi kasus pelat datar tipis bertujuan untuk menghasilkan gradasi warna pada hasil pengukuran menggunakan sejumlah sensor yang diharapkan dapat digunakan. Penelitian ini menggunakan studi kasus pada pelat datar tipis dengan variasi material dan pembebanan. Penelitian ini menggunakan hasil gradasi warna pada distribusi tegangan, deformasi ,dan faktor keamanan dari software MEH yaitu Ansys 2020 dan data hasilnya diekspor ke file excel. Selanjutnya, data tersebut digunakan dalam pengkodingan  pada software MATLAB R2020a. Pengkodingan yang dilakukan adalah cara untuk mengimpor data, membentuk geometri pelat datar tipis, pemberian warna, dan rentang nilai gradasi warna. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan gradasi warna dan rentang nilai yang sama berdasarkan data excel pada software MEH dan MATLAB R2020a. Hasil tersebut akan menjadi validasi gradasi warna pada pelat datar tipis disetiap variasi.
ANALISIS RELIABILITY KOMPONEN KRITIS DENGAN METODE DISTRIBUSI KERUSAKAN DAN FAULT TREE ANALYSIS PADA POMPA HYDRAULIC AXIAL 500 LPS Muhammad Zahran Ramadhan; Gunawan Dwi Haryadi; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Semarang merupakan suatu wilayah di Indonesia yang berbatasan dengan Laut Jawa di sebelah utara yang dipenuhi perbukitan, pantai dan juga daerah rendah yang tak luput dari peristiwa bencana banjir. Banjir dapat menyebabkan kerugian secara fisik, sosial, ekonomi serta dapat menyebabkan korban jiwa. Rumah pompa merupakan suatu fasilitas yang dibutuhkan untuk mengatasi dan menanggulangi banjir. Salah satu pompa yang digunakan pada Rumah Pompa Terboyo, Genuk, Kota Semarang yaitu pompa jenis Hydraulic Axial Pump berkapasitas 500 liter per detik. Oleh karena itu, pompa memiliki peranan yang besar dan penting untuk menanggulangi masalah banjir. Untuk menjaga umur dan performansi pompa, perlu diadakan maintenance yang berkala dan terperiodik. Agar sistem perawatan lebih terjadwal maka perlu diketahui reliability dari setiap komponen kerusakkan pada pompa. Reliability didapatkan dengan menggunakan metode distribusi kerusakkan serta fault tree analysis digunakan untuk menentukan penyebab kerusakan pada komponen kritis. Hasil yang diperoleh pada analisis tersebut adalah tujuh komponen kritis yang memiliki nilai MTTF dan reliability, yaitu hose – AP.500.83 adalah 54,41% pada 787,898 jam, hose – AP.500.84 adalah 54,41% pada 787,898 jam, hose – AP.500.85 adalah 55,81% pada 945,149 jam, hose – AP.500.86 adalah 55,81% pada 945,149 jam, Oil Seal– AP.500.70 adalah 49,53% pada 1018 jam, Seal Ring– AP.500.6 adalah 49,53% pada 1018 jam, dan Seal Ring- AP.500.33 adalah 49,53% pada 1018 jam. Dari kedua nilai tersebut dibuatlah jadwal periodic maintenance pada setiap komponen pompa.
EVALUASI PERSEPSI KEGUNAAN, DAN KEMUDAHAN, WIRELESS STETHOSCOPE VERSI 2.0 Luky Hidayat; Rifky Ismail; Suhartini Suhartini
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Auskultasi adalah pemeriksaan dengan cara mendengarkan bunyi yang berasal dari dalam tubuh, yang meliputi frekuensi, intensitas, durasi dan kualitasl, dengan bantuan alat yang disebut stetoskop. Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini kegiatan auskultasi sangat sering dilakukan oleh tenaga kesehatan dalam memantau kondisi tubuh pasien Covid-19 terutama kondisi paru paru, tetapi dalam kegiatan aukultasi ini masih menggunakan stetoskop akustik oleh karena itu tenaga kesehatan harus selalu berkontak langusng dengan pasien Covid-19 dalam melakukan auskultasi. Hal ini menyebabkan rentannya tenaga kesehatan terpapar Covid-19, menurut laporan Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), jumlah tenaga kesehatan yang telah meninggal akibat COVID-19, hingga Januari 2021, sebanyak 289 dokter, 27 dokter gigi, 221 perawat, 84 bidan, 11 apoteker, dan 15 tenaga laboratorium medik. Oleh karena itu diperlukannya sebuah pengembangan dari stetoskop agar dapat digunakan tanpa harus berkontak langsung dengan pasien Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang sebuah digital stetoskop yang memiliki fitur bluetooth untuk mengurangi kontak tenaga kesehatan dengan pasien Covid-19. Proses perancangan dimulai dengan identifikasi pasar hingga evaluasi produk. Dalam mengevaluasi produk, terdapat tiga aspek yang dinilai yaitu persepsi kegunaan, persepsi kemudahan serta desain dan sensitifitas alat. Hasil evaluasi ketiga persepsi tersebut menunjukan bahwa digital stetoskop memiliki tingkat kemudahan dan kegunaan yang sudah cukup baik, selain itu untuk desain dan sensitifitas alat juga dinilai sudah cukup baik.
PENGARUH FRAKSI MASSA DAN ARAH ORIENTASI SERAT TERHADAP KEKUATAN TEGANGAN GESER KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT RAMI DENGAN MATRIKS GONDORUKEM Faisal Febry Nurdiansyah; Sulardjaka Sulardjaka; Norman Iskandar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini dunia industri sedang mengalami pergeseran dari menggunakan bahan-bahan sintetis menjadi bahan-bahan alami yang mudah didaur ulang, pergeseran tersebut terjadi pada teknologi komposit. Komposit yang pada awalnya menggunakan penguat serat sintetis mulai mengalami pergeseran menjadi komposit dengan penguat serat alam dan matriks alam yang disebut greencomposite. Salah satunya merupakan komposit berpenguat serat rami dengan matriks gondorukem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraksi massa serat dan arah orientasi serat terhadap kekuatan dari komposit penguat serat rami dengan matriks gondorukem. Variasi fraksi massa serat yang digunakan adalah 20% dan 30%, sedangkan untuk variasi arah orientasi serat adalah 0°/90°. Dalam pembuatan komposit berpenguat serat rami menggunakan metode hand lay-up, dengan metode pengujian menggunakan ASTM D 3039. Setelah dilakukan pengujian tarik diperoleh hasil bahwa kekuatan tarik komposit berpenguat serat rami akan mengalami  kenaikan rata-rata kekuatan tarik seiring bertambahnya fraksi massa serat pada orientasi arah serat 0°/90°. Rata-rata kekuatan tarik tertinggi yang terjadi pada fraksi massa serat 30% yaitu 15,70 MPa dan mengalami penurunan kekuatan tarik pada fraksi massa 20% yaitu 11,43 MPa. Setelah dilakukan analisis pada permukaan lapisan serat dan patahan spesimen pada uji tarik terdapat beberapa cacat mikro seperti delaminasi dan fiber pull out.
PERENCANAAN AWAL SOFTWARE UNTUK MENGHASILKAN GRADASI WARNA: VALIDASI DENGAN SOFTWARE MEH STUDI KASUS SILINDER TIPIS Nobeth Bastanta Ginting; Dwi Basuki Wibowo; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik gradasi warna adalah proses mengubah atau mengedit/atau menampilkan image (gambar atau citra foto atau video atau hasil simulasi/analisis kedalam bentuk warna-warna. Software MEH adalah salah satu software yang hasil simulasi/analisisnya ditampilkan dalaam bentuk gradasi warna. Warna merah menyatakan tegangan dan deformasi paling besar dan warna biru paling kecil sedangkan faktor keamanan kebalikannya. Tegangan terjadi di elemen, sedangkan deformasi dan faktor keamanan terjadi di nodal. Perencanaan awal software untuk menghasilkan gradasi warna dengan validasi software MEH studi kasus silinder tipis bertujuan untuk menghasilkan gradasi warna pada hasil pengukuran menggunakan sejumlah sensor yang diharapkan dapat digunakan. Penelitian ini menggunakan studi kasus pada silinder tipis dengan variasi material dan variasi pembebanan. Penelitian ini menggunakan hasil gradasi warna pada distribusi tegangan, deformasi ,dan faktor keamanan dari software MEH Ansys 2022R1 dan diekspor menjadi data Excel. Selanjutnya data tersebut digunakan dalam pengkodingan  pada software Matlab R2018a. Pengkodingan yang dilakukan cara mengekspor data, membentuk silinder tipis , pengkodingan pemberian warna dan rentang nilai yang dapat dilihat pada colorbar. Hasil dari penelitian ini penggunaan pengkodingan pada Matlab R2018a dengan menggunakan data luaran Ansys 2022R1 menghasilkan gradasi warna dan rentang nilai yang sama pada colorbar. Hasil tersebut telah dihasilkan dengan mengunakan silinder tipis variasi material dan pembebanan.
ANALISIS PERFORMA CORNERING MEDIUM DUTY TRUK DENGAN SUSPENSI LEAF SPRING MELALUI METODE MULTIBODY DYNAMICS (MBD) SIMULATION Albert Ishac Einstein Simanjuntak; Ismoyo Haryanto; Toni Prahasto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaraan logistik merupakan kendaraan yang ditujukan untuk pengangkutan barang produksi. Transportasi logistik jalur darat pada umumnya menggunakan kendaraan muatan seperti truk, truk bak, truk box dan sebagainya. Kebutuhan pemindahan barang dalam jumlah besar dan cepat merupakan tujuan yang ingin dicapai dalam proses pengangkutan logistik namun daerah perkotaan yang tidak mendukung bagi truk dengan ukuran yang besar sehingga truk dan truk bak tidak direkomendasikan untuk pengangkutan barang di daerah kota. Multibody Dynamics (MBD) simulation merupakan salah satu metode untuk menguji kinematika dan dinamika dari rancangan suspensi. Pada penelitian ini dilakukan pengujian MBD dengan metode pengujian Kinematic and Compliance dan Constant Radius Constant. Model kendaraan yang dijadikan referensi pada penelitian ini adalah medium duty truck-Hino 338, yang merupakan kendaraan logistik dengan daerah tujuan operasi di perkotaan. Berdasarkan pengujian kinematic and compliance pada sistem kemudi depan didapatkan data yang terdiri dari vertical load, toe angle, camber angle, caster angle serta steering angle dalam dan luar dari truk yang masing-masing 34.1° dan 19.7°. Data tersebut kemudian diolah dan didapatkan ratio steering sebesar 13,4 :1. Penelitian dilanjutkan dengan melakukan pengujian constant speed constant radius (CSCR) dengan memperhitungkan radius putar minimum yang memungkinkan pada kendaraan berdasarkan geometri steering ackerman. Pengujian constant speed constant radius mendapatkan kondisi dinamik dari truk yang teridiri dari turning radius, steering wheel angle, lateral acceleration, vehicle roll, vehicle yaw rate, vehicle path, vehicle slip. Dari pengujian didapatkan kecepatan aman maximum untuk melakukan cornering pada lintasan dengan radius 9.5 sebelum truk mengalami kondisi slip adalah 25km/jam.
DESAIN ALAT ELEKTROLISA HIDROGEN MENGGUNAKAN ELEKTRODA STAINLESS STEEL Mochammad Faisal Amrullah; Sulistyo Sulistyo; Sri Nugroho
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanasan global dan masalah lingkungan menjadi masalah lebih serius akibat pemakaian energi fosil, sehingga pengembangan sumber energi baru dan terbarukan menjadi lebih penting. Hidrogen adalah salah satu pembawa energi bersih dan sustainable energy yang paling menjanjikan serta produk sampingannya tidak mengeluarkan emisi karbon. Elektrolisis air adalah salah satu metode produksi gas hidrogen yang ramah lingkungan dan memiliki kemurnian tinggi. Proses elektrolisis secara umum memproduksi gas hidrogen murni dan gas oksigen. Pada proses produksi hidrogen kali ini menggunakan SS 304 sebagai elektroda serta metode Alkaline Water Electrolysis (AWE) yang ditambahkan (NaOH) 5 mol/L sebagai katalis agar proses elektrolisis lebih cepat dengan perbandingan volume air alkali sebesar 1000 mL. Vessel elektrolisis yang dirancang menggunakan bahan dasar akrilik yang tebalnya bervariasi sesuai desain yang sudah ditentukan. Sumber daya yang digunakan berasal dari power supply DC yang diatur 3V. Nilai volume hidrogen yang dihasilkan adalah 432 ml/ jam pada variabel tegangan 3V.
STUDI PERBANDINGAN INDENTASI BOLA KAKU TERHADAP MATERIAL KARET SBR-25 DENGAN PENURUNAN KOEFISIEN UNTUK MODEL MOONEY-RIVLIN Syaiful Anwar; Budi Setiyana; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mekanika kontak merupakan salah satu cabang penting dari disiplin ilmu tribology. Salah satu permasalahan dari mekanika kontak adalah kontak elastis antara spherical dengan material elastomer. Analisa terhadap mekanika kontak telah dikembangkan oleh banyak peneliti. Teori kontak elastis orde I telah dikembangkan oleh Hertz pada tahun 1880. Sabin dan Kaloni menemukan solusi orde dua untuk material karet yang tidak dapat dikompresi pada tahun 1989. Selanjutnya, Giannakopoulos dan Triantafyllou mengemukakan analisis teoritis terhadap material hyperelastic pada tahun 2007. Beberapa teori konstitutif telah dikembangkan untuk mendefinisikan kekakuan material hyperelastic yang disebut dengan strain energy function (SEF). Teori SEF yang telah dikenal diantaranya Neo-Hookean SEF, Mooney-Rivlin SEF, Ogden SEF, Yeoh SEF, dll. Pada penelitian ini menyajikan studi perbandingan kasus kontak tekan antara ball indenter terhadap material SBR yang memiliki kandungan 25% karbon (SBR-25) berbasis metode elemen hingga dengan bantuan software Abaqus 6.14-5 terhadap analisis perhitungan orde I dan orde II. Pada pemodelan, terdapat variasi diameter indenter yaitu 2 mm, 3 mm, 4 mm, dan 5 mm dengan menggunakan definisi strain energy function (SEF) model Mooney-Rivlin dan Yeoh. Hasil dari penelitian ini berupa hubungan antara gaya vertikal terhadap kedalaman indentasi yang selanjutnya dibandingkan dengan analisa perhitungan analitis menurut teori Hertz, Sabin & Kaloni (S&K) dan Giannakopoulos & Triantafyllou (G&T). Berdasarkan dari hasil simulasi dan perhitungan analitis menunjukkan bahwa semakin besar diameter indenter yang mengindentasi elastomer semakin besar pula nilai gaya vertikal yang dihasilkan.
PENGARUH VARIASI LAJU ALIRAN CO2 PADA SINTESIS DAN KAREKTERISASI PRECIPITATED CALCIUM CARBONATE (PCC) BAHAN DASAR LIMBAH ASBUTON DENGAN LARUTAN HCL Michael Ambarita; Athanasius Priharyoto Bayuseno; Rifky Ismail
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia secara serius menggalakkan pengoptimalan sumber daya alam dengan meningkatkan nilai tambahnya salah satu sumber daya alam itu adalah Aspal buton (Asbuton). Asbuton adalah sumber daya alam Indonesia yang sangat kaya, tetapi belum termanfaatkan secara optimal, padahal salah satu kandungan dalam asbuton adalah banyak mineral karbonat tetapi belum termanfaatkan. Mineral karbonat tersebut bisa dimanfaatkan menjadi Precipitated Calcium Carbonate (PCC) CaCO3 adalah mineral yang sangat berguna dan dapat digunakan di banyak industri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana proses pembuatan Precipicated Calcium Carbonate (PCC) dari serbuk aspal buton dan mengetahui karakteristik Precipicated Calcium Carbonate (PCC) berbahan dasar aspal buton. Menggunakan metode karbonasi berupa media asam klorida HCl dengan karakterisasi XRD, FTIR, SEM, untuk mengetahui nilai derajat kristalinitas, persentase kristalinitas, ukuran kristal, wavenumber, komposisi kimia, morfologi, dan ukuran butir Precipicated Calcium Carbonate. Metodologi penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan metode eksperimen dan analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji dan membuktikan landasan teori yang telah ditetapkan. Proses sintesis PCC dilakukan dengan mencampurkan hasil kalsinasi aspal buton dengan larutan HCl 2M, asam klorida (NH4OH), dan aquades, dengan variasi laju aliran CO2  2L/menit, 3L/menit, dan 4L/menit pada suhu 90oC pada kecepatan magnetic stirrer sebesar 1200 rpm. Hasil yang didapatkan penelitian ini menunjukan bahwa sintesis PCC berbahan asbuton ini secara menyeluruh berhasil dijadikan menjadi PCC dengan kemurnian tinggi dengan fasa vaterit pemberian. Selanjutnya laju aliran CO2 berpengaruh terhadap sintesis PCC dan bahwa CaCO3 telah terbentuk sempurna karena tidak terkandng di dalamnya kadungan gugus O-H pada karekterisasi pengujian FTIR.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue