cover
Contact Name
Sigit Rimbatmojo
Contact Email
Sigitrimbaatmojo@gmail.com
Phone
+6285640739055
Journal Mail Official
dialektikapmat@gmail.com
Editorial Address
Universitas Peradaban, Jl. Raya Pagojengan Km. 3 Paguyangan, Brebes 52276 Phone. (+62 289 432032), Fax.(+62 289 430003)
Location
Kab. brebes,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika
Published by Universitas Peradaban
ISSN : 27977234     EISSN : 20894821     DOI : -
Core Subject :
Dialektika Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Peradaban. Penerbitan Jurnal Dialektika dimaksudkan sebagai wadah publikasi karya ilmiah berupa hasil pemikiran maupun hasil penelitian di bidang Pendidikan Matematika dan Matematika Terapan, setiap naskah yang dikirim akan ditelaah oleh mitra bestari. Jurnal Dialektika terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 184 Documents
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN: Array Nurmalita D, Riska; Utami, Wikan Budi; Isnani, Isnani
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: Mendeskripsikan letak dan jenis kesulitan belajar matematika pada siswa tunagrahita ringan dalam menyelesaikan soal operasi bilangan bulat kelas IV SLB Negeri Slawi; dan Mendeskripsikan penyebab kesulitan belajar matematika pada siswa tunagrahita ringan dalam menyelesaikan soal operasi bilangan bulat kelas IV SLB Negeri Slawi. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SLB Negeri Slawi Tahun pelajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: letak kesulitan yang dialami siswa tunagrahita ringan di SLB Negeri Slawi adalah mengoperasikan bilangan penjumlahan dan pengurangan, kesulitan memahami soal cerita, kesulitan menggunakan simbol lebih dari atau kurang dari, kesulitan mengingat ide atau konsep Matematika yang telah diajarkan, membandingkan bilangan untuk melihat mana yang lebih kecil atau lebih besar. Jenis dyscalculia di SLB Negeri Slawi adalah dyscalculia kualitatif, dyscalculia kuantitatif, dyscalculia intermediate, dyscalculia practognostic, dyscalculia grafis, dyscalculia indiagnostik, dan dyscalculia operasional. Faktor penyebab terjadinya kesulitan belajar matematika siswa : tunagrahita atau adanya keterbatasan intelegensi siswa yang merupakan bawaan dari lahir, kurangnya fasilitas yang ada disekolah, adanya keterbatasan ekonomi orangtua.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MELALUI METODE TUTOR SEBAYA MATERI TRIGONOMETRI SISWA KELAS X MIPA 2 SEMESTER 2 SMA NEGERI 4 TEGAL TAHUN PELAJARAN 2019/2020: Array Rosuli, Rosuli
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: penerapan metode tutor sebaya dapat meningkatkan aktivitas belajar, hasil belajar, dan seberapa besar peningkatkan aktivitas dan hasil belajar materi trigonometri dengan metode tutor sebaya bagi siswa siswa kelas X MIPA 2 semester 2 SMA Negeri 4 Tegal tahun pelajaran 2019/2020?. Penelitian ini dilaksanakan pada semester 2 tahun pelajaran 2019/2020. Sebagai subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 4 Tegal yang berjumlah 34 orang dan dibagi menjadi kelompok yaitu kelompok tutor (8 siswa) dan kelompok teman (26 siswa). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan melaksanakan dua kali siklus dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Alat pengumpulan data meliputi butir soal tes dan lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode tutor sebaya dapat meningkatkan aktivitas belajar materi trigonometri bagi siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 4 Tegal semester 2 tahun pelajaran 2019/2020 dari kondisi awal banyak siswa yang pasif ke kondisi akhir banyak siswa yang aktif dan hasil belajar siswa meningkat dari kondisi awal prosentase jumlah siswa yang tuntas (telah memenuhi KKM) sebesar 61,76 % meningkat pada Siklus I yang tuntas belajar 73,53 % dan pada kondisi akhir siklus II menjadi 85,29 % .
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA SOAL TIPE HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) DITINJAU DARI SELF- EFFICACY SISWA: Array Fasha, Eka Farida; Lailya, Wahyu Setia
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari self-efficacy siswa menurut tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal kemampuan pemecahan masalah tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada tingkat menganalisis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan bentuk penelitian survei. Teknik analis data dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang mengambil jurusan Matematika dan IPA yang sudah mempelajari materi program linier. Hasil analisis data menunjukkan siswa dengan self-efficacy­ tinggi memiliki tingkat pemecahan masalah dalam kategori cukup baik, siswa dengan self-efficacy­ sedang memiliki tingkat pemecahan masalah dalam kategori baik, cukup baik dan kurang baik. Sedangkan siswa dengan self-efficacy­ rendah memiliki tingkat pemecahan masalah dalam kategori kurang baik.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA BERDASARKAN REVIEW LITERATUR: Array Sipaurochmah, Nur Laila; Purwaningsih, Dian
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji literatur dan me-review tentang kemampuan komunikasi matematis siswa. Dalam pengumpulan data dilakukan dengan menelaah beberapa jurnal, buku dan dokumen-dokumen serta sumber data-data yang dianggap relevan dengan kajian. Menyikapi masalah rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa-siswa di Indonesia, perlu adanya inovasi pembelajaran yang dapat diterima dengan baik oleh siswa. Inovasi yang dapat dilakukan salah satunya adalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang cukup meningkat secara signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa dari pembelajaran matematika menggunakan model kooperatif dibandingkan dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran matematika langsung.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKANSOAL KUBUS DAN BALOK DI TINJAU DARI KEMAMPUAN SPASIAL KELAS VIII MTS AL-ITTIHADIYAH GALUH TIMUR: Array Bahtera Heny, Vega Nautika; Widodo, An Nur Ami
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis kesulitan siswa pada kategori kemampuan spasial sedang, tinggi dan rendah dalam menyelesaikan soal kubus dan balok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan objek penelitian siswi MTS Al-Ittihadiyah Galuh Timur. Pengumpulan data juga dilakukan melalui observasi, angket, tes kesulitan belajar, wawancara hingga dokumentasi untuk mendapatkan analisis yang tepat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kemampuan siswa dengan tingkat spasial tinggi kurang memiliki kemampuan spatial visualization dimana mereka kesulitan dalam menentukan maksud dalam soal cerita yang diberikan. Sedangkan, tingkat spasial sedang kurang memiliki kemampuan spatial visualization dan orientation yaitu kesulitan dalam pengolahan data dan penerjemahan soal cerita menjadi bentuk informasi dalam soal, serta untuk siswa dengan kemapuan spasial rendah kurang memiliki kemampuan spasial orientation, speeded rotation maupun visualization dimana terlihat dari kurangnya kemampuan dalam pemahaman konsep soal, penerjemahan maksud bahasa dalam soal cerita, pengolahan data hingga penyelesaian soal.
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH: Array Aristiyo, Dedi Nur; Rizki, Afit
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Model penelitian yang digunakan adal studi kepustakaan. Berdasarkan review yang dilakukan pada jurnal penelitian terdahulu, diperoleh kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran TGT berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa secara signifikan.
ANALISIS KESALAHAN SISWA BERDASARKAN TAHAPAN KASTOLAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA: Array Firdaus, Eris Fanny; Amalia, Sofri Rizka; Zumeira, Azkia Firdausi
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab kesalahan siswa dalam mengerjakan soal matematika. Jenis penelitian ini adalah Literature review atau penelitian kepustakaan, dengan sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan terdapat terdapat 3 jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan soal matematika sesuai dengan tahapan kastolan yakni kesalahan konseptual, prosedural dan teknikal. Bentuk kesalahan konseptual antara lain: (1) Siswa salah dalam memilih atau menerapkan rumus sehingga jawaban tidak sesuai; (2) Siswa tidak menjawab soal dengan benar; dan (3) Siswa tidak mengerjakan soal. Bentuk kesalahan prosedural antara lain: (1) Siswa tidak menyelesaikan soal sesuai langkah yang diminta (2) Siswa tidak menyelesaikan soal sampai tahap akhir atau bentuk paling sederhana; (3) Siswa tidak menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan; dan (4) Siswa tidak berurutan dalam memproses jawaban. Bentuk kesalahan teknikal antara lain: (1) Siswa salah dalam menghitung; (2) Siswa salah dalam menuliskan tanda-tanda dalam matematika; dan (3) Siswa salah dalam menuliskan konstanta, koefisien dan variabel. Kemudian dapat disimpulkan faktor penyebab kesalahan konseptual, antara lain: (1) Siswa tidak memahami konsep dan materi; (2) Siswa hanya menghafal rumus sehingga mudah lupa; dan (3) Siswa tidak serius dalam belajar dan jarang mengulang pelajaran dirumah. Faktor penyebab kesalahan prosedural antara lain: (1) Siswa kurang berlatih dalam mengerjakan soal-soal latihan; (2) Siswa tidak paham dengan langkah-langkah penyelesaian yang tepat dan sesuai; (3) Siswa tidak terbiasa menuliskan jawaban secara lengkap; (4) Kebiasan guru yang tidak menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan dalam pembelajaran; dan (5) Kurangnya akurasi waktu. Faktor penyebab kesalahan teknikal antara lain: (1) Siswa kurang teliti dalam mengerjakan soal; (2) Siswa kurang terampil dalam menghitung; dan (3) Siswa terburu-buru sehingga tidak mengecek kembali jawabannya.
PEMBELAJARAN MODEL POE BERBASIS KONTEKTUAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PENERAPAN MATEMATIKA: Array Wardana, Ali; Ardani, Anwar
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan, menguji keefektifan model POE berbasis kontekstual dengan pembelajaran secara konvensional serta bisa menerapkan matematika disegala dibidang. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi untuk mengukur aktivitas siswa, tes untuk mengukur pemahaman konsep, angket untuk mengetahui respons siswa terhadap model pembelajaran. Perangkat pembelajaran valid berdasarkan rata – rata skor validasi ahli dengan katagori baik, praktis dilihat dari skor kepraktisan respon siswa, pembelajaran yang effektif menggunakan uji proforsi, uji banding, uji regresidan uji gain. Hasil penelitian ini adalah pembelajaran dengan model POE berbasis kontekstual dapat meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar, serta efektif digunakan dalam meningkatkan pemahaman konsep dalam belajar.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PERBANDINGAN SKALA MELALUI METODE COOPERATIVE LEARNING TYPE NHT (NUMBERED HEAD TOGETHER) DAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS V SEMESTER IIMI HIDAYATUL MUBTADIIN HARJOSARI KIDUL KECAMATAN ADIWERNA KABUPAT: Array Pratikno, Anom
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI MI Hidayatul Mubtadiin Harjosari Kidul Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal, sebanyak 21 siswa, yang terdiri dari 7 laki-laki dan 14 perempuan. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. Pada pra siklus tanggal 26 Februari 2015, persentase ketuntasn hanya 28,6%, 71,4% tidak tuntas dan rata-rata kelas hanya 55,95 Pada siklus 1, 05 Maret 2015 hasil ketuntasan meningkat 61,9% dan 38,1% tidak tuntas, rata-rata kelas 66,67 namun masih belum sesuai harapan. Pada siklus 2 tanggal 19 Maret 2015, ketuntasan mencapai 90,47%, 9,53% tidak tuntas, nilai rata-rata kelas 78,33. Dari tiap siklus mengalami peningkatan. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe NHT dan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
ANALISIS KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN DALAM PENYELESAIAN SOAL MATEMATIKA: Array Azzah, Reni Aliyah; Utami, Wikan Budi; Sholikhah, Rizqi Amaliyakh
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah untuk untuk mendeskripsikan ketercapaian tujuan pembelajaran yang dicapai siswa dalam penyelesaian soal matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII D SMP Negeri 14 Tegal Tahun Ajaran 2020/2021. Subjek penelitian ini adalah 6 siswa kelas VIII D semester genap SMP Negeri 14 Tegal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket ketercapaian tujuan pembelajaran, tes ketercapaian tujuan pembelajaran, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dengan tahap-tahap yang meliputi reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa (1) tidak semua siswa kategori tinggi dapat mencapai semua indikator ketercapaian tujuan pembelajaran yang dirumuskan oleh National Council of Teachers of Mathematics (NCTM, 1989, p.5). Siswa kategori tinggi pada penelitian ini pada jawaban tes nya kebanyakan kurang menguasai IDK 4 yaitu kemampuan komunikasi matematis, (2) tidak semua siswa kategori sedang dapat mencapai semua indikator ketercapaian tujuan pembelajaran yang dirumuskan oleh National Council of Teachers of Mathematics (NCTM, 1989, p.5). Siswa kategori sedang pada penelitian ini lemah pada soal matematika materi peluang yang jawabannya mengkombinasikan rumus antara materi peluang dan materi lain. Siswa kategori sedang juga kurang menguasai IDK 4 yaitu kemampuan komunikasi matematis (kurang mendata tabel pelemparan dadu maupun keping uang logam serta kurang menggambar diagram venn), (3)semua siswa kategori rendah hampir tidak dapat mencapai semua indikator ketercapaian tujuan pembelajaran yang dirumuskan oleh National Council of Teachers of Mathematics (NCTM, 1989, p.5). Siswa kategori rendah kebanyakan lemah pada IDK 3, IDK 4 dan IDK 5.

Page 10 of 19 | Total Record : 184