cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Department of Naval Architecture
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Jurusan Teknik Perkapalan yang berisi artikel karya ilmiah mahasiswa program Sarjana Teknik Perkapalan universitas Diponegoro
Arjuna Subject : -
Articles 797 Documents
Analisa Pengaruh Flettner Rotor Terhadap Hambatan Total Kapal Tanker 6500 DWT Dengan Metode CFD Hamdani, Lantip Adhi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wind energy adalah teknologi yang memiliki potensi jangka panjang karena menerapkan green house gas (GSG) dalam menurunkan gas emisi seperti semua sector transportasi, industri perkapalan juga fokus dalam pengurangan gas emisi. Contoh inovasi dalam pengurangan gas emisi adalah pemasangan flettner rotor pada kapal tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hambatan total kapal setelah penambahan flettner rotor pada kapal tanker MT. Kuang 6500 DWT. Variasi pada penelitian ini kecepatan angin 5, 10, dan 20 m/s, perputaran rotasi flettner rotor pada 300, 600, 900 dan 1200 RPM dan ukuran dimensi flettner rotor D = 5 meter H = 15, 20, 25 meter. Hasil analisa menunjukkan drag force dan lift force semakin besar jika kecepatan angin (m/s) dan tinggi flettner rotor. Drag force paling tinggi sebesar 108056 N dan Lift force paling tinggi sebesar 306902 N pada D = 5 meter H = 25 meter kecepatan angin 20 m/s RPM 1200. Hasil analisa menunjukkan thrust semakin besar jika kecepatan angin (m/s) dan tinggi flettner rotor. Pada kecepatan angin 5 dan 10 m/s dapat mengurangi hambatan saat diterapkan, sedangkan kecepatan 20 m/s thrust yang dihasilkan lebih besar daripada hambatan kapal tanpa flettner rotor sehingga kurang cocok jika diterapkan
Implementasi ISM Code Pada Kapal Di Pelabuhan Tanjung Priok Hidayatullah, Muhammad Rafi; Budiarto, Untung; Kiryanto, Kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bersumber pada data KNKT dari tahun 2019 hingga 2023 terdapat 72 kasus kecelakaan pelayaran di Indonesia, banyaknya jumlah kapal dan pengguna jasa di wilayah perairan Indonesia tidak serta merta menjamin keselamatan yang aman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan ISM Code pada kapal-kapal yang sandar di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Berdasarkan hasil korespondensi dengan analisis Importance-Performance didapatkan berupa diagram hasil penelitian Implementasi ISM Code pada kapal-kapal di Pelabuhan Tanjung Priok menyimpulkan bahwa terdapat 4 aspek yang harus ditingkatkan, yaitu prosedur pelaksanaan kesiapan menghadapi keadaan darurat. Kedua, prosedur pelaksanaan lingkungan kerja yang terjamin aman untuk pengoperasian kapal. Ketiga, prosedur perawatan dan perbaikan untuk semua bagian dari sistem kapal. Keempat, pelaksanaan inspeksi pada sistem perawatan peralatan di kapal. Pemahaman perihal ISM Code yang diperoleh dari jawaban officer termasuk dalam kategori baik, yaitu 86,81% memberikan jawaban tepat. Serta tingkat pemahaman ABK termasuk dalam kategori baik, 88,40% pertanyaan mampu dijawab dengan tepat oleh para ABK. Sedangkan hasil yang diperoleh dari metode CSI diketahui bahwa nilai keseluruhan semua aspek tingkat kepuasan ABK dan officer adalah 91,10%. Berdasarkan tabel indeks kepuasan, menunjukan bahwa ABK dan officer sangat puas dengan kebijakan manajemen keselamatan yang diterapkan perusahaan pelayaran.
Analisa Perubahan Material Kayu ke Fibreglass Terhadap Performa Kapal Tradisional Tipe Sopek di Daerah Tambak Lorok Afidha, Vidya Karima; Amiruddin, Wilma; Zakki, Ahmad Fauzan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal ikan Tambak Lorok dibuat dengan material kayu yang saat ini mulai terbatas keberadaannya di alam. Tujuan penelitian ini adalah memodifikasi material pembuat kapal ikan kayu menjadi fibreglass dengan tetap mempertahankan nilai L, B, dan H kapal ikan Tambak Lorok. Modifikasi yang diarahkan  dalam bentuk dua variasi lambung kapal yaitu kapal Hard Chine dan Round Bottom. Hasil modifikasi tersebut akan dianalisa untuk mengetahui performa stabilitas dengan kriteria IMO dan olah gerak menggunkanan ktiteria Tello.  Modifikasi kapal fiberglass memiliki berat lebih ringan 44% sebesar 0,285 ton. Pengujian kapal ikan Tambak Lorok pada kriteria nilai maksimal GZ pada θ ≥ 30o didapat  hasil terendah sebesar 0,182m pada saat kondisi pembebanan II dan  IV , kriteria tinggi minimal GMt  didapatkan nilai terendah sebesar 0,299m. Kinerja olah gerak kapal Hard Chine lebih baik daripada kapal Round Bottom. Parameter RMS of pitch diperoleh 2,11o pada sudut 180o  dan pada parameter RMS of roll diperoleh 4,57o, sedangkan kapal ikan Tambak Lorok pada paremeter RMS of pitch diperoleh 2,600 pada sudut 1800 dan nilai parameter RMS of roll diperoleh 5,810 pada sudut 900.
Analisis Pengaruh Variasi Larutan Garam Pada Proses Quenching Terhadap Ketahanan Aus, Struktur Mikro, Dan Kekerasan Baja VCN 150 sebagai Material Poros Propeller Simanjuntak, Redeko Saferland; Budiarto, Untung; Mulyatno, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 3 (2024): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keausan pada poros propeller terjadi diakibatkan oleh kebocoran pada seal yang menyebabkan masuknya air laut ke terowongan poros propeller dan sekaligus membuat tercampurnya minyak pelumas dengan air laut. Keausan adalah hilangnya material secara progresif ketika dua permukaan yang berinteraksi bergerak relatif satu sama lain yang kemudian menyebabkan kerusakan pada salah. satu atau. kedua. permukaan. VCN 150 merupakan baja paduan yang sering digunakan untuk pembuatan poros dan memiliki kemampuan untuk dikeraskan yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan. agar mengetahui. pengaruh media. pendingin quenching larutan garam terhadap nilai kekerasan, keausan dan struktur mikro. Untuk mendapatkan kekerasan dan ketahanan aus dari material yang diinginkan dapat dilakukan dengan perlakuan panas dan quenching. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu spesimen 35‰ yang mendapatkan tahan aus yang baik yaitu sebesar 0,000097  disusul dengan spesimen 15‰, 3‰, dan raw material. Nilai keausan berbanding lurus dengan nilai kekerasan, dimana semakin keras material tersebut maka semakin baik juga ketahanan aus yang dihasilkan. Nilai kekerasan tertinggi pada spesimen 35‰ sebesar 565,8 VHN dan yang terendah pada spesimen raw material sebesar 255,58 VHN. Pada uji mikrografi terdapat fasa martensite setelah mengalami proses quenching, semakin tinggi kadar larutan garam maka struktur martensite yang terbentuk juga semakin halus dan fasa pearlit pada spesimen 35‰ lebih dominan dibandingkan spesimen raw material, 3‰, dan 15‰. Dari hasil penelitian ini, dapat. disimpulkan. bahwa. penerapan media pendingin larutan garam proses quenching pada baja VCN 150 dapat meningkatkan kekerasan baja dan tahan aus.
Perencanaan Galangan Kapal Kapasitas 6000 DWT di Wilayah Greenfield Pekalongan Pradipta, Muhammad Daffa; Mulyatno, Imam Pujo; Tuswan, Tuswan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 4 (2023): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah Greenfield Pekalongan sangat berpotensi untuk pengembangan industri perkapalan. Kajian kapal-kapal yang potensial di Indonesia adalah kapal 6000 DWT, galangan kapal di Jawa Tengah untuk bangunan baru kapasitas 1,6 ton/hari dan reparasi kapasitas 10 ton/hari. Penelitian ini bertujuan merencanakan galangan kapal yang efisien dan efektif, menentukan tata letak yang paling efisien dengan biaya penanganan material yang rendah, maka dilakukan analisa Algoritma CRAFT (Computerized Relative Allocation of Facilities Techniques). Hasilnya: luas area produksi sebesar 17.450 m2 dan kapasitas produksi 11.480 ton/tahun, bangunan baru 6.000 ton/tahun dengan waktu material handling 297,58 jam dan reparasi 1.370 ton/triwulan dengan waktu material handling 68 jam. Dilakukan simulasi aliran material dengan perangkat lunak ProModel untuk memastikan kelancaran proses produksi. Hasil simulasi menunjukkan utilisasi di setiap departemen produksi mencapai lebih dari 70%, dan penanganan material tidak mengganggu proses produksi. Rata-rata waktu penggunaan forklift 0,05 jam, dan mobile crane 0,07 jam untuk 1 perjalanan. Galangan kapal yang direncanakan mampu memenuhi target produksi dan reparasi yang telah ditentukan, maka wilayah Greenfield Pekalongan layak untuk dilakukan pembangunan galangan kapal baru.
Analisa Percepatan Project (Project Crashing) Pada Perbaikan Kapal TB. Dermaga Mawar Kencana Dengan Menggunakan Critical Path Method (CPM) dan Project Evaluation and Review Technique (PERT) Rasidi, Muslimat Fathanah
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 1 (2024): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Percepatan project pada perbaikan kapal sangat dianjurkan untuk mencegah terjadinya keterlambatan dan pembayaran denda. Data repair list perbaikan kapal TB. Dermaga Mawar Kencana yang berupa volume pekerjaan, timeline, manpower, cost merupakan variabel yang dioptimalkan untuk mencapai produktivitas yang dikehendaki. Pada penelitian ini digunakan metode CPM dan PERT untuk mengoptimalkan durasi, biaya dan mendapatkan probabilitas keberhasilan proyek. Berdasarkan hasil perhitungan penambahan jam kerja (lembur) selama 4 jam per hari dan penambahan total tenaga kerja sebesar 18 orang dapat mempersingkat durasi kerja dari 30 hari menjadi 24 hari atau 6 hari lebih cepat dari durasi normal proyek dengan penambahan total biaya sebesar Rp 3.150.000 atau peningkatan sebesar 3,8% dari total biaya normal. Fasilitas dan peralatan yang tersedia di PT. Dok Bahari Nusantara telah memenuhi dalam mendukung implementasi project crashing yaitu penambahan tenaga kerja pada penelitian ini. Berdasarkan analisa menggunakan metode PERT proyek dapat dirampungkan dalam waktu 24 hari dengan menghasilkan probabilitas keberhasilan proyek sebesar 96,92%.
Perancangan Kapal Container 4000 TEU Untuk Rute Jakarta – Shanghai Abizar, Muhammad Affan; Budi Santosa, Ari Wibawa; Jokosisworo, Sarjito
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dibutuhkan pengangkutan muatan kargo melalui transportasi laut sebagai konektivitas antar pulau dan juga mendorong pertumbuhan perekonomian global. Kapal container yang akan dirancang untuk menunjang proses distribusi muatan dari Jakarta – Shanghai akan memperhitungkan ukuran utama, rencana garis, rencana umum, analisa hambatan kapal, stabilitas kapal dan hidrostatis kapal. Metode perancangan kapal container tersebut memerlukan kapal pembanding sebagai acuannya. Tujuan penelitian tersebut ialah untuk merancang kapal container yang dimana perancangan tersebut memudahkan dalam pengiriman pada muatan barang melalui jalur laut dan data yang didapatkan sesuai dalam kriteria di perairan wilayah Jakarta – Shanghai. Pada perancangan kapal ini perancang menggunakan metode perbandingan untuk mendapatkan ukuran utama kapal, menggunakan aplikasi Maxsurf sebagai pemodelan dan sebagai analisa karakteristik dari kapal tersebut. Ukuran utama kapal didapatkan yaitu Lpp = 175,41 m, B = 27,67 m, H = 17,19 m, T = 11,34 m, Vs = 13,90 knot, dengan displacement 44352 ton dan Cb = 0,78  
Analisis Teknis dan Ekonomis Laminasi Kayu Nangka dan Bambu Wulung Sebagai Material Kapal Kayu Lingga, Emilio Frans; Santosa, Ari Wibawa Budi; Budiarto, Untung
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 3 (2024): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kayu jati sebagai material utama dalam pembuatan kapal ikan di indonesia mengalami kelangkaan yang menyebabkan nilai ekonomisnya naik, oleh karena itu dipilih alternatif lain yaitu kayu nangka sebagai alternatif pengganti dari kayu jati yang dilaminasi dengan bambu hitam untuk pengurangan penggunaan kayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kadar air, kerapatan, kuat tarik, kuat tekuk dari laminasi kayu nangka dan bambu wulung akibat perbedaan persentase variasi komposisi dan arah serat sejajar 0^⸰. Dalam penelitian ini dibuat balok laminasi untuk pengujian kuat tarik mengikuti standar SNI 03-3399-1994, sedangkan pengujian kuat tekuk mengikuti standar SNI 03-3958-1995. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian tarik memiliki kadar air kering udara rata-rata 10%, dengan berat jenis tertinggi 0,778 gr/cm³ pada spesimen tarik. Kekuatan tarik raw material kayu nangka adalah 118 MPa dan bambu wulung 254 MPa, sedangkan untuk laminasi bambu dan kayu rata-rata mencapai 237,33 MPa dan memiliki MOE 7079.67 MPa untuk variasi K30B70, yang merupakan varian paling optimal. pengujian tekuk menunjukkan kadar air kering udara rata-rata 10%, dengan berat jenis 0,734 gr/cm³ pada spesimen tekuk. Kekuatan tekuk rata-rata mencapai 86,31 MPa untuk variasi K70B30, yang merupakan varian paling optimal. Harga spesimen yang paling rendah dan memiliki kekuatan paling tinggi adalah variasi K30B70 sebesar Rp.12.990.500 per m³ dan mengalami pengurangan harga 48% dari harga kayu jati per m³. oleh karena itu sesuai dengan rules BKI kapal kayu 1996 laminasi bambu dapat digunakan sebagai material kapal ikan berbahan kayu. direkomendasikan untuk pembuatan bagian – bagian kapal seperti gading, galar, kulit, papan geladak dan balok geladak dan papan
Analisis Efektifitas Material handling Re-layout Galangan Kapal PT. Yasa Wahana Tirta Samudera dengan Metode Systematic Layout Planning Oceandy, Oryza Rafi; Amiruddin, Wilma; Zakki, Ahmad Fauzan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 4 (2023): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galangan kapal memerlukan efektifitas jarak dan waktu material handling untuk memperlancar target produksi. Pengefektifan material handling ini dilakukan dengan cara melakukan re-layout galangan kapal. Hasil Re-layout ini juga berpengaruh pada nilai investasi lahan minimum yang dapat digunakan untuk membuat sebuah galangan.  Galangan dalam penelitian ini adalah PT. Yasa Wahana Tirta Samudera. Penelitian ini menggunakan metode Systematic layout planning. Berdasarkan hasil perhitungan, dihasilkan 2 alternative layout PT. Yasa Wahana Tirta Samudera. Alternative layout 1 dan 2 tidak mengalami perubahan pada bagian reparasi kapal, sedangkan untuk bangunan kapal baru, alternative layout 1 memiliki perubahan jarak Rectilinear dan Euclidean dari MHF – Graving Dock menjadi 111,9 m dan 95,7 m dengan waktu menjadi 7 menit dan 6 menit, jarak Rectilinear dan Euclidean dari MHF – Building Berth menjadi 142,4 m dan 127,9 m dengan waktu menjadi 9 menit dan 8 menit. Investasi lahan sebesar Rp 88.200.000.000, dengan luas 4,41 Ha. Alternative layout 2 memiliki perubahan jarak Rectilinear dan Euclidean dari MHF – Graving Dock menjadi 180,9 m dan 147,5 m dengan waktu menjadi 11 menit dan 9 menit, jarak Rectilinear dan Euclidean dari MHF – Building Berth menjadi 211,3 m dan 179,8 m dengan waktu menjadi 13 menit dan 11 menit. Total investasi lahan sebesar Rp 75.320.000.000, dengan luas 3,76 Ha. Metode SLP dalam pembuatan alternative layout ini mengalami peningkatan keefektifan jarak dan waktu material handling serta dapat mengurangi nilai investasi lahan.
Perancangan Kapal Katamaran untuk Menunjang Pariwisata di Waduk Cacaban Kabupaten Tegal Jawa Tengah Khoirulloh, Muhamad Iman; Mulyatno, Imam Pujo; Mursid, Ocid
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 1 (2024): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waduk Cacaban merupakan waduk yang berada di Kabupaten Tegal lebih tepatnya di Kecamatan Kedungbanteng yang memiliki luas permukaan 982,07 ha dan kapasitas 90 juta m3. Disamping pemanfaatan air waduk sebagai saluran irigasi keindahan waduk cacaban juga dapat dijadikan sarana rekreasi. Peningkatan infrastruktur pendukung, seperti ketersediaan kapal wisata, diharapkan dapat mendukung program pemerintah kabupaten untuk menjadikan Waduk Cacaban menjadi tujuan wisata populer dan meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke waduk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang lines plan, general arrangement, analisa resistance, hidrostatik, stability serta analisa biaya ekonomis pembuatan kapal, sehingga dapat dijadikan referensi bagi pihak pengelola wisata untuk membuat kapal wisata yang sesuai dengan karakteristik waduk cacaban. Metode parent design approach digunakan untuk pembuatan kapal ini, serta disesuaikan dengan karakteristik waduk cacaban. Hasil dari penelitan ini didapatkan ukuran utama kapal yaitu panjang LOA 13,5, lebar 2,95 m, sarat 0,75 m dan cb 0,73. Pembuatan 3D modeling kapal ini dibantu menggunakan software, hasil analisa stabilitas kapal pariwisata katamaran ini berdasarkan kreteria IMO dan telah memenuhi kreteria tersebut. Analisa biaya ekonomis pembuatan kapal sebesar Rp. 538.716.438,00 dengan break event point tercapai setelah 5,3 tahun.