cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia
ISSN : 02161699     EISSN : 25812300     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 364 Documents
Analisis kelebihan dan kekurangan pembelajaran online pada kelas pendidikan jasmani selama masa pandemi Covid-19 Hasanuddin Jumareng; Edi Setiawan; Budiarto Budiarto; Ervan Kastrena; Ihsan Abdul Patah; Ruslan Abdul Gani
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i1.34322

Abstract

Online saat ini merupakan pembelajaran yang sering digunakan para dosen di masa pandemi COVID-19, namun belum diketahui secara akurat mengenai kelebihan dan kekurangannya bagi proses pembelajaran pendidikan jasmani di tingkat Universitas. Jenis pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Partisipasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa PJKR (n=15, 10 laki-laki, 5 perempuan) dari Universitas Suryakancana. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara via whatsApp dan zoom meeting. Aspek-aspek yang ditanyakan dalam wawancara adalah: apakah mahasiswa PJKR memiliki sarana dan prasarana untuk melaksanakan pembelajaran online, apakah pelaksanaan pembelajaran online dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dikalangan mahasiswa PJKR dan bagaimana persepsi mahasiswa PJKR mengenai pembelajaran online. Analisis data penelitian dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu pengumpulan data/informasi, mengelompokan hasil wawancara dan membuat kesimpulan. Hasil wawancara menunjukan bahwa para mahasiswa PJKR dari tingkat I hingga IV rata-rata memiliki sarana dan prasarana, seperti smartphone dan laptop untuk melaksanakan pembelajaran online, pembelajaran online menjadi cara efektif untuk memutus rantai COVID-19 dikalangan mahasiswa dan dosen, dan pembelajaran online pada mata kuliah pendidikan jasmani memiliki kelebihan maupun kekurang ketika digunakan di era COVID-19.  Dengan demikian pembelajaran online dapat memfasilitasi pembelajaran tanpa adanya kontak langsung antara mahasiswa dengan dosen dan dapat dilakukan kapan dan di mana saja, sehingga bisa menjadi rujukan dan informasi bagi dosen untuk melaksanakan proses pembelajaran pendidikan jasmani. Analysis of the advantages and disadvantages of online learning during the covid-19 pandemic  Abstract: Online is currently a lesson that is often used by lecturers during the COVID-19 pandemic, but it is not known accurately about the advantages and disadvantages for the physical education learning process at the university level. The type of approach in this research is qualitative. Participation in this study was PJKR students (n = 15, 10 male, 5 female) from Suryakancana University. Data collection techniques were carried out through interviews via WhatsApp and zoom meetings. The aspects that were asked in the interview were: do PJKR students have the facilities and infrastructure to carry out online learning, whether the implementation of online learning can break the chain of spreading COVID-19 among PJKR students and how the perceptions of PJKR students about online learning. The research data analysis was carried out in three stages, namely collecting data/information, classifying the results of the interviews and making conclusions. The results of the interview showed that PJKR students from level I to IV on average had facilities and infrastructure, such as smartphones and laptops to carry out online learning, online learning is an effective way to break the COVID-19 chain among students and lecturers and online learning in physical education courses has both advantages and disadvantages when used in the COVID-19 era. Thus online learning can facilitate learning without direct contact between students and lecturers and can be done anytime and anywhere so that it can be a reference and information for lecturers to carry out the physical education learning process.
Korelasi pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani pada masa pandemi covid-19 dengan hasil belajar siswa di SMA Bina Muda Cicalengka Muhammad Ifkar Imammulhaq; Yudha Munajat Saputra; Tatang Muhtar
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i1.43341

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui korelasi pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani pada masa pandemi covid-19 dengan hasil belajar siswa di SMA Bina Muda Cicalengka. Penelitian ini menggunaka metode deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X SMA Bina Muda Cicalengka, Kabupaten Bandung pada tahun Ajaran 2020/2021, dengan jumlah siswa 280 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel yang digunakan yaitu 162 siswa. Pengambilan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan tabel Krejcie. Tabel Krejcie merupakan cara menentukan ukuran sampel yang sangat praktis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan angket persepsi siswa mengenai pembelajaran pendidikan jasmani di masa pandemi covid-19. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman dengan r=0,008.  Oleh karena itu, dalam penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani pada masa pandemi covid-19 dengan hasil belajar siswa. Abstract: The purpose of this study was to determine the correlation of the implementation of physical education learning during the COVID-19 pandemic with student learning outcomes at SMA Bina Muda Cicalengka. This study uses a quantitative descriptive method with a survey research design. The population in this study were all students of class X SMA Bina Muda Cicalengka, Bandung Regency in the academic year 2020/2021, with a total of 280 students. The sampling technique in this research is using simple random sampling with the number of samples used is 162 students. Sampling was carried out using the Krejcie table. Krejcie tables are a very practical way of determining sample size. The data collection technique used is a student perception questionnaire regarding physical education learning during the covid-19 pandemic. Data analysis using Spearman correlation test with r = 0.008. Therefore, this study shows a relationship between the implementation of physical education learning during the COVID-19 pandemic with student learning outcomes.
Pengembangan model pembelajaran gerak dasar melompat berbasis permainan untuk anak sekolah dasar Andriadi Andriadi; Adi Saputra
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i1.35422

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan model pembelajaran gerak dasar melompat berbasis permainan untuk siswa sekolah dasar kelas 2 materi gerak dasar melompat khususnya pada gerak lokomotor. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang pengembangan dan penerapan model pembelajaran gerak dasar melompat berbasis permainan (Permainan Lompat Banner ADI) di sekolah dasar kelas 2 dan megetahui efektivitas, efisiensi serta daya tarik siswa terhadap model yang dikembangkan.Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Reseaarch Development (R D) dari Borg and Gall. Pengambilan data diambil menggunkan data kualitatif dan kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah angket, kuesioner dan instrumen tes kemampuan gerak dasar melompat. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan: potensi dan masalah, pengumpulan data, membuat desain produk awal, validasi ahli. Selanjutnya produk di uji cobakan kepada siswa melalui Uji coba kelompok kecil, revisi, Uji coba lapangan dan revisi produk akhir. Subjek uji coba produk terbatas adalah siswa kelas 2 SDN 2 Riau Silip dan uji coba utama adalah siswa kelas 2 SDN 2 Puding Besar. Data hasil penelitian diperoleh berupa data hasil validasi ahli dengan nilai 80,6% layak. Sedangkan hasil uji efektifitas model pembelajaran diperoleh nilai  t-hitung = 4,3882 lebih besar dari nilai t-tabel = 2,0939 atau (t-hitung ˃ t-tabel). Hal ini dapat diisimpulkan bahwa: (1) Pengembangan model pembelajaran gerak dasar melompat berbasis permainan ini dapat meningkatkan kemampuan dan semangat belajar anak sekolah dasar. (2) Model pembelajaran gerak dasar melompat berbasis permainan (permainan lompat banner ADI) layak digunakan sebagai sumber belajar bagi anak sekolah dasar. (3) Model pembelajaran gerak dasar melompat berbasis permainan (permainan lompat banner ADI) efektif dalam meningkatkan kemampuan gerak dasar melompat anak sekolah dasar. Abstract: The purpose of this study was to produce a game-based learning model for basic jumping motions for elementary school students in grade 2 with basic jumping motion materials, especially locomotor movements. In addition, this study aims to obtain in-depth information about the development and application of a game-based jumping basic motion learning model (the ADI Banner Jumping Game) in grade 2 elementary schools and to find out the effectiveness, efficiency and attractiveness of students to the developed model. is a research and development Research Development (R D) from Borg and Gall. Data collection was taken using qualitative and quantitative data. The instruments used were questionnaires, questionnaires and basic jumping movement ability test instruments. This research was conducted through several stages: potentials and problems, data collection, initial product design, expert validation. Furthermore, the product was tested on students through small group trials, revisions, field trials and final product revisions. The subjects of the limited product trial were 2nd grade students of SDN 2 Riau Silip and the main trial was 2nd grade students of SDN 2 Puding Besar. The research data obtained in the form of expert validation data with a value of 80.6% is feasible. While the results of the learning model effectiveness test, the t-count = 4.3882 is greater than the t-table = 2.0939 or (t-count t-table). It can be concluded that: (1) The development of this game-based basic jumping motion learning model can improve the learning abilities and enthusiasm of elementary school children. (2) The game-based basic jumping motion learning model (the ADI banner jump game) is appropriate to be used as a learning resource for elementary school children. (3) The game-based jumping basic movement learning model (the ADI banner jump game) is effective in improving the basic jumping ability of elementary school children.
Pemenuhan kebutuhan aktivitas fisik peserta didik selama pandemi Covid-19 Basuki Basuki; Taufik Rahman; Bayu Budi Prakoso; Wahyu Indra Bayu
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i1.42666

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi bagaimana guru pendidikan jasmani memberikan materi terkait aktivitas fisik; (2) memastikan sumber belajar yang digunakan oleh guru pendidikan jasmani dalam memberikan materi kepada peserta didik; dan (3) memahami hambatan dan tantangan dari pengamalam oleh guru pendidikan jasmani selama pandemic Covid-19. Penelitian survei dengan menggunakan non-structural questionnaire yang telah disiapkan untuk diisi oleh guru pendidikan jasmani di beberapa Kota (Sidoarjo, Jombang, Sumenep, dan Palembang). Hasil penelitian dari 31 guru pendidikan jasmani (L = 24; P = 7) dengan masa kerja rata-rata 7-8 tahun, menunjukkan mayoritas responden berasal dari sekolah tingkat dasar (SD/MI) sebesar 58,06%, SMP/MTs sebesar 19,35%, dan SMA/SMK/MA sebesar 22,58%. Responden juga ditanya apakah selama pandemi Covid-19 mereka dapat memberikan pembelajaran pendidikan jasmani, sebagian besar responden menjawab “Ya” sebesar 87,10%, “Tidak” sebesar 9,68%, dan “Mungkin” 3,23%. Aktivitas peserta didik mengalami penurunan dari 2-4 jam/minggu, menjadi 1-2 jam/minggu selama pandemi Covid-19. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan yang signifikat terkait dengan pemenuhan aktivitas fisik peserta didik serta memberikan tantangan kepada guru pendidikan jasmani untuk tetap dapat memberikan materi pembelajaran pendidikan jasmani yang baik dan benar. Abstract: The objectives of this study are: (1) to identify how physical education teachers provide material related to physical activity; (2) ensure the learning resources used by physical education teachers in providing material to students; and (3) understand the barriers and challenges of experience by physical education teachers during the Covid-19 pandemic. Survey research using a non-structural questionnaire that has been prepared to be filled out by physical education teachers in several cities (Sidoarjo, Jombang, Sumenep, and Palembang). The results of the study of 31 physical education teachers (L = 24; P = 7) with an average working period of 7-8 years, showed that the majority of respondents came from elementary school level of 58.06%., primary school level by 19.35%, and high school level by 22.58%. Respondents were also asked whether during the Covid-19 pandemic they could provide physical education lessons, most of the respondents answered "Yes" by 87.10%, "No" by 9.68%, and "Maybe" 3.23%. Student activity has decreased from 2-4 hours/week, to 1-2 hours/week during the Covid-19 pandemic. So it can be concluded that the Covid-19 pandemic caused a significant decrease in terms of fulfilling the physical activity of students and provided challenges for physical education teachers to deliver good and correct physical education learning materials.
Melatih tingkat kepercayaan diri, kohesivitas, serta kecerdasan emosi siswa pada cabang olahraga sepakbola Farhana Risqi; Shifa Putri Arsila
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i1.40385

Abstract

Faktor psikologis yang dimiliki oleh siswa mempengaruhi kecerdasan yang dimiliki untuk menunjang keberhasilan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta melatih tingkat kepercaya diri. Kohesivitas, dan juga kecerdasan emosi seorang siswa melalui permainan serta olahraga pada cabang sepakbola. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriftif kuantiatatif dengan metode survei. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 24 siswa pada kelas khusus olahraga SMAN 1 Sewon Kabupaten Bantul Yogyakarta sampel yang digunakan merupakan keseluruhan populasi. Instrument yang digunakan adalah memberikan kuisioner kepada siswa kelas khusus olahraga. Analisis yang dilakukan untuk penelitian ini adalah menggunakan analisis deskriptif kuantitatif yang disajikan dalam bentuk persentase. Hasil yang didapatkan adalah pada tingkat kepercayaan diri, kohesivitas serta kecerdasan emosional siswa kategori tinggi sebesar 37,5% yang dapat dikartakan bahwa ketiganya mempengaruhi keberhasilan belajar siswa melalui permainan sepakbola. Abstract: Psychological factors possessed by students affect the intelligence possessed to support learning success. This study aims to determine and train the level of self-confidence. Cohesiveness, and also the emotional intelligence of a student through games and sports in the football branch. The type of research used is descriptive quantitative with survey method. The sample used in this study were 24 students in a special sports class at SMAN 1 Sewon, Bantul Regency, Yogyakarta. The sample used was the entire population. The instrument used is to give questionnaires to students in special sports classes. The analysis carried out for this research is using quantitative descriptive analysis which is presented in the form of percentages. The results obtained are the level of self-confidence, cohesiveness and emotional intelligence of students in the high category of 37.5% which can be said that all three affect the success of student learning through football games.
Survei pemanfaatan kolam renang sebagai prasarana pembelajaran akuatik sekolah dasar di Daerah Istimewa Yogyakarta Nur Sita Utami
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i1.39656

Abstract

Sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran penjas di sekolah. Renang adalah salah satu sub pembelajaran penjas yang ada disekolah, dalam pemleajaran renang memerlukan sarana yaitu kolam yang digunakan dalam pelasaan pembelajaran. Kolam renang meru[akan salah satu sarana prasarana yang harus ada untuk menerapkan pembelajaran akuatik. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap pemanfaatan kolam renang sebagai prasarana pembelajaran akuatik SD di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan metode survei. Angket digunakan sebagai intrumen pengambilan data. Teknik pengambilan sampel penelitian dengan stratified proportional random sampling. Populasi SD yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 1428 kolam. Setiap kota dan kabupaten diambil 5% sehingga didapat jumlah sampel 72 sekolah. Pemanfaatan kolam renang sebagai prasarana pembelajaran akuatik SD di Daerah Istimewa Yogyakarta termasuk dalam kategori cukup. Kolaborasi antara pihak sekolah dengan pengelola kolam renang perlu ditingkatkan untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran akuatik. Abstract: Facilities and infrastructure are important factors in the success of physical education learning in schools. Swimming is one of the physical education sub-learning in schools, in swimming lessons, it requires facilities, namely the pool used in learning lessons. The swimming pool is one of the infrastructure facilities that must exist to implement aquatic learning. The purpose of this study was to use the swimming pool as an elementary aquatic learning infrastructure in the Special Region of Yogyakarta. This research is a case study research with a survey method. The questionnaire was used as a data collection instrument. The research sampling technique was stratified proportional random sampling. The population of elementary schools in the Special Region of Yogyakarta is 1428 ponds. 5% of each city and district was taken so that a sample of 72 schools was obtained. The use of swimming pools as an elementary aquatic learning infrastructure in the Special Region of Yogyakarta is included in the sufficient category. Collaboration between the school and the pool manager needs to be improved to support the implementation of aquatic learning
Implementasi pembelajaran daring pada mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dengan pendekatan saintifik Komarudin Komarudin
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i1.39817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui capaian implementasi pembelajaran daring pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan dengan pendekatan saintifik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen angket dan teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan presentase. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 247 peserta didik kelas X di SMAN 1 Banguntapan dengan menggunakan teknik total sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas X di SMAN 1 Banguntapan. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner online menggunakan google form yang berisi 26 pertanyaan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan data presentase. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran daring pada mata pelajaran PJOK dengan pendekatan saintifik di SMA Negeri 1 Banguntapan dengan kategori “sangat baik” sebanyak 87 peserta didik (35,2%), kategori “baik” sebanyak 143 peserta didik (57,9%), kategori “kurang baik” sebanyak 16 peserta didik (6,5%), dan kategori “tidak baik” sebanyak 1 peserta didik (0,4%). Abstract: This study aims to determine the achievements of the implementation of online learning in the subjects of Physical Education, Sports and Health with a scientific approach. This type of research is a quantitative descriptive study with a survey method. Data collection techniques in this study used a questionnaire instrument and data analysis techniques using descriptive statistics with percentages. The population in this study amounted to 247 students of class X at SMAN 1 Banguntapan using the total sampling technique. The sample in this study were all students of class X at SMAN 1 Banguntapan. The instrument in this study was an online questionnaire using a google form containing 26 questions. The data analysis technique used quantitative descriptive analysis with percentage data. Based on the results of the overall study, it was concluded that the implementation of online learning in PJOK subjects with a scientific approach at SMA Negeri 1 Banguntapan with the "very good" category as many as 87 students (35.2%), the "good" category as many as 143 students (57, 9%), the "unfavourable" category was 16 students (6.5%), and the "not good" category was 1 student (0.4%).
Implementasi pembelajaran permainan bola besar berorientasi high order thinking skill (HOTS) di SMP Negeri se-Kota Yogyakarta Galih Dewanti; Yudanto Yudanto; Amri Hartanto; Betrix Teofa Perkasa Wibafied Billy Yacshie; Afeb Chesa Arianto
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i2.44991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi materi pembelajaran bola besar berorientasi Higher Order Thinking Skill (HOTS) di SMP Negeri se- Kota Yogyakarta. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini yaitu guru Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan (PJOK) di SMP Negeri se- Kota Yogyakarta yang berjumlah 32 guru. Sampel berjumlah 16 guru yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Berdasarkan hasil analisis data, dapat diketahui bahwa implementasi pembelajaran permainan bola besar berorientasi Higher Order Thinking Skill (HOTS) di SMP Negeri se- Kota Yogyakarta berada pada kategori “sangat kurang” sebesar 0,00% (0 guru), “kurang” sebesar 37,50% (6 guru), “cukup” sebesar 62,50% (10 guru), “baik” sebesar 0,00% (0 guru), dan “sangat baik” sebesar 0,00% (0 guru). Guru hendaknya dapat mengubah pola pembelajaran secara komprehensif yang berbasis pada kemampuan berpikir dan kreatif. Abstract: This study aims to determine the implementation of the Higher Order Thinking Skill (HOTS) oriented big ball learning material in State Junior High Schools throughout the city of Yogyakarta. This type of research is descriptive quantitative with a survey method. The population in this study were PJOK teachers at state junior high schools throughout the city of Yogyakarta, totalling 32 teachers. A sample of 16 teachers was taken using the proportional random sampling technique. The instrument used is a questionnaire. The data analysis technique used descriptive percentage analysis. Based on the results of data analysis, it can be seen that the implementation of the Higher Order Thinking Skill (HOTS) oriented learning material in State Junior High Schools throughout the city of Yogyakarta is in the "very poor" category of 0.00% (0 teachers), "less" of 37 .50% (6 teachers), 62.50% (10 teachers), “good” 0.00% (0 teachers), and “very good” 0.00% (0 teachers).
Peningkatan hasil belajar pendidikan jasmani melalui model kontekstual berbasis karakter I Komang Ngurah Wiyasa
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i2.38487

Abstract

Salah satu teknik dasar permainan sepakbola yang penting untuk dikuasai oleh peserta didik adalah teknik menggiring bola (dribbing). Menggiring bola (dribbing) adalah teknik ketika pemain sepakbola mampu menguasai bola saat sedang bergerak, berdiri atau bersiap melakukan operan atau tembakan. Penguasaan teknik dasar menggiring bola (dribbing) tidak dapat tercapai apabila selama proses pembelajarannya dilaksanakan secara pasif, hal itu dikarenakan pembelajaran yang dilaksanakan secara pasif tidak efektif untuk dapat mengembangkan ilmu pengetahuan peserta didik. Maka dari itu, peneliti menerapkan model pembelajaran kooperatif berbasis karakter dalam setting lesson study pada pembelajaran pendidikan jasmani. Menggunakan metode penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent control group design dan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester IV Jurusan PGSD. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling, sehingga diperoleh dua kelompok sampel yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang masing – masing kelompok terdiri atas 34 siswa. Perolehan data penelitian berupa hasil belajar Pendidikan Jasmani yang dilakukan dengan metode tes dan dianalisis dengan uji – t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan hasil belajar Pendidikan Jasmani antara mahasiswa yang dibelajarkan melalui model CTL dalam setting lesson study berbasis karakter dengan mahasiswa yang dibelajarkan melalui model konvensional, yang dibuktikan berdasarkan nilai thitung sebesar 5,216 yang lebih dari nilai ttabel = 1,997 pada taraf signifikansi 5%, maka dapat ditafsirkan bahwa model pembelajaran CTL dalam setting lesson study berbasis karakter berpengaruh terhadap hasil belajar Pendidikan Jasmani mahasiswa PGSD semester IV. Abstract: One of the basic techniques of playing football that is important for students to master is the dribbing technique. Dribbing is a technique when a football player is able to control the ball while moving, standing or preparing to make a pass or shot. Mastery of basic dribbing techniques cannot be achieved if during the learning process it is carried out passively, this is because learning that is carried out passively is not effective in being able to develop students' knowledge. Therefore, researchers applied a character-based cooperative learning model in the lesson study setting on physical education learning. Using a quasi-experimental research method with a non-equivalent control group design and the population in this study were all fourth-semester students of the PGSD Department. The research sample was determined by the cluster random sampling technique, in order to obtain two sample groups, namely the experimental group and the control group, each of which consisted of 34 students. Acquisition of research data in the form of Physical Education learning outcomes which was carried out by the test method and analyzed by the t-test. The results showed that there was a significant difference in the learning outcomes of Physical Education between students who were taught through the CTL model in the character-based lesson study setting and students who were taught through the conventional model, as evidenced by the t-count value of 5.216 which was more than the t-table value = 1.997 at the significance level of 5. %, it can be interpreted that the CTL learning model in the character-based lesson study setting affects the learning outcomes of PGSD semester IV students.
Evaluasi pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada sekolah menengah atas negeri Kota Yogyakarta Pasca Tri Kaloka; Dennis Dwi Kurniawan
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i2.44255

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan Kesehatan pada SMAN Kota Yogyakarta menggunakan model CIPP (1) Konteks relevansi silabus Penjasorkes dengan standar isi dan lulusan; (2) input gambaran tentang karakteristik peserta didik, guru, dan ketersediaan sarana dan prasarana, (3) proses kegiatan belajar mengajar, dan (4) produk pembelajaran penjasorkes. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi untuk mengetahui pembelajaran penjasorkes di SMAN Kota Yogyakarta, dengan menggunakan model CIPP instrumen yang dibuat oleh peneliti sendiri sesuai dengan tuntutan Standar Nasional Pendidikan pada guru, peserta didik, sarana dan prasarana, serta faktor lingkungan yang akan diteliti dianalisis menggunakan skala linkert dan hasil observasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Kota Yogyakarta yaitu SMAN 1, SMAN 4, dan SMAN 11 Yogyakarta. Subjek penelitian terdiri populasi sebanyak 665 orang dan sampel penelitian sebanyak 180 orang dan 6 orang guru. Hasil Penelitian sebagai berikut (1) Evaluasi Context, relevansi silabus yang digunakan guru tentang standar isi dan standar kompetensi lulusan. (2) Evaluasi Input: Peserta didik yang termasuk kategori baik dilihat dari asal sekolah, pekerjaan orang tua, minat, kualifikasi guru dilihat dari pendidikan terakhir, pengalaman mengajar, pelatihan persyaratan pembelajaran penjasorkes dan fasilitas pembelajaran sudah sangat baik. (3) Evaluasi Process, rencana pembelajaran sudah mengacu pada silabus namun belum maksimal, aktivitas guru termasuk cukup (rerata 36), aktivitas peserta didik kategori cukup (rerata 28,5), dan kegiatan belajar mengajar termasuk cukup (rerata 1,38); (4) Evaluasi Product, pada evaluasi hasil nilai raport kategori baik, kompetensi ini meliputi nilai penjasorkes dan karakter pada peserta didik dalam kategori baik. Abstract: This study aims to: (1) Context of the relevance Physical Education syllabus to content and graduate standards; (2) Input descriptions of the students, teachers' characteristics, and available facilities and infrastructure, (3) process of teaching and learning activities, and (4) Physical education learning products. This study is an evaluation study to determine the learning of physical education in SMA Negeri Yogyakarta using the CIPP model. This research was conducted in Yogyakarta City Senior High Schools, namely SMAN 1, SMAN 4, and SMAN 11 Yogyakarta. The research subjects consisted of a population of 665 people and a research sample of 180 people and 6 teachers. The results of the study are as follows (1) Context Evaluation, the relevance syllabus used by teachers regarding content standards, and graduate competencies. (2) Input Evaluation: Students who are in the good category in training from school origin, parents' occupations, interests, teacher qualifications seen from their last education, teaching experience, physical education learning requirements and learning facilities are very good. (3) Process evaluation, lesson plans have referred to the syllabus are not optimal, teacher activities are sufficient (mean 36), student activities are insufficient category (average 28.5), and teaching and learning activities are included insufficient (mean 1.38 ); (4) Product Evaluation, the category for evaluating the results of the assessment is good, this competency includes the value of physical education and character for students in the good category.