cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia
ISSN : 02161699     EISSN : 25812300     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 364 Documents
Motivasi siswa sekolah menengah atas dalam mengikuti pembelajaran daring PJOK materi atletik Eddy Purnomo; Aulia Matin
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i2.44787

Abstract

Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang baru satu tahun lalu diperkenalkan dan dilaksanakan oleh sekolah-sekolah di Indonesia baik dari tingkat TK, sampai Keperguruan Tinggi karena adanya pandemic covid-19, oleh karena itu bila dilihat dari  hasil pembelajaran terutama hasil tugas –tugas yang diberikan oleh guru PJOK untuk materi atletik kepada siswa, tampak belum mengembirakan hasilnya, terutama dari hasil ujian tengah semester. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya motivasi siswa Sekolah Menengah Atas dalam mengikuti pembelajaran Daring PJOK materi atletik. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode penelitian survai dan teknik pengambilan data secara angket. Populasi penelitian ini adalah semua siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pleret yang telah mempelajari materi atletik dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling.  Kelas yang terpilih sebagai sampel penelitian adalah siswa kelas XII  berjumlah 120 orang. Teknik analisa data menggunakan dekskriptif dengan teknik persentase. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa besarnya motivasi siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pleret yang mengikuti daring dengan materi atletik berada pada kategori sedang dengan persentase 40,83 %,  kategori rendah persentase 30 %,   kategori tinggi persentase 16,67 %, kategori sangat tinggi persentase 9,17 %, dan kategori sangat rendah dengan persentase 3,33%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah motivasi siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pleret dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 40,83 %. Abstract: Online learning is learning that was only introduced one year ago and implemented by schools in Indonesia, from the Kindergarten to Higher Education levels because of the COVID-19 pandemic, therefore when viewed from the learning outcomes, especially the results of the assignments given by the PJOK teacher for athletic material to students, it seems that the results are not happy, especially from the results of the midterm exams. The purpose of this study was to determine the level of motivation of high school students in participating in online learning PJOK athletic material. The research design used in this research is descriptive quantitative research with survey research methods and questionnaire data collection techniques. The population of this study were all students of State Senior High School 1 Pleret who had studied athletic material using the purposive sampling technique. The class selected as the research sample were 127 class XII students. The data analysis technique is descriptive with the percentage technique. The results showed that the level of motivation of State Senior High School 1 Pleret students who took part online with athletic material was in the medium category with a percentage of 40.83%, the low category with a percentage of 30%, a high category with a percentage of 16.67%, a very high category with a percentage of 9, 17%, and the very low category with a percentage of 3.33%. The conclusion of this research is that the motivation of the students of State Senior High School 1 Pleret is in the medium category with a percentage of 40.83%.
Efektivitas teknik pembelajaran drills smash permainan bolavoli Destriana Destriana; Destriani Destriani; Muslimin Muslimin
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i2.44976

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektivitas pengembangan teknik smash pembelajaran dalam permainan bolavoli mahasiswa penjaskes FKIP Universitas Sriwijaya. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes smash permainan bolavoli. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 27 Mahasiswa yang terdiri dari 23 putra dan 4 putri dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa mahasiswa putra menunjukkan thitung 10,35 ttabel 2,02 dan mahasiswa putri menunjukkan thitung 2,71ttabel 2,44 maka dari hasil ini terlihat terdapat pengaruh penggunaan teknik pembelajaran smash terhadap peningkatan keterampilan smash permainan bolavoli, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan teknik pembelajaran smash bolavoli efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan smash dalam permainan bolavoli. Temuan penelitian ini adalah bahwa teknik pengembangan pembelajaran smash bola voli efektif untuk meningkatkan pembelajaran smash maka dapat dijadikan tambahan referensi dalam variasi pembelajaran bolavoli.  Abstract: The purpose of this study was to see the effectiveness of the development of learning smash techniques in volleyball games for Physical Education students of FKIP Sriwijaya University. The research method uses a quasi-experimental method. The instrument used in this study was a volleyball smash test. This study used a sample of 27 students consisting of 23 boys and 4 girls using purposive sampling technique. Based on the results of the study, it was found that male students showed tcount 10.35 ttable 2.02 and female students showed tcount 2.71 ttable 2.44, so from these results it was seen that there was an effect of using smash learning techniques on improving volleyball smash skills so that It can be concluded that the development of volleyball smash learning techniques is effectively used to improve smash skills in volleyball games. The findings of this study are that effective learning development techniques to improve learning can be used as a reference in variations of volleyball learning.
Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Berbasis Blended Learning di Era Pandemi Covid 19 Muhamad Ichsan Sabillah; Ahmad Nasrulloh
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v18i1.47652

Abstract

Tujuan dalam penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani dan olahraga kesehatan berbasis blended learning di era pandemi covid 19. Penelusuran artikel ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan yang bersumber dari referensi yang relavan untuk dikaji secara konseptual dan disimpulkan dari hasil bahasan. Hasil dari pengkajian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran PJOK berbasis blended learning di era pandemi covid 19 dapat membantu proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. Perpaduan memperoleh ilmu dalam PJOK dapat dibagi menjadi 3 aspek, antara lain: (1) tatap muka, khususnya memperoleh ilmu yang mempertemukan para pengajar dan mahasiswa di satu tempat, khususnya di sekolah; (2) offline, melalui multimedia interaktif memperoleh pengetahuan tentang aset yang dibuat dengan bantuan guru, yang meliputi teks, video, audio, dan animasi dan dapat diakses tanpa jaringan web; dan (3) secara online, khususnya untuk mendapatkan pengetahuan tentang internet provider secara online, melalui Moodle, Quipper, Yahoo Groups, Edmodo, Google Classroom, Zoom, atau lainnya untuk mendapatkan pengetahuan tentang layanan internet. Keuntungan dari pembelajaran berbasis campuran berbasis total untuk lembaga pendidikan atau akademik meliputi peningkatan variasi dalam memperoleh pengetahuan/pendidikan, kemudahan pelaksanaan, efisiensi harga, hasil yang paling efektif, menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan siswa, dan menumbuhkan keindahan belajar. Abstract: The purpose of writing this article is to examine the implementation of blended learning-based physical education and health sports in the era of the covid 19 pandemic. This article search uses a qualitative descriptive method through literature studies sourced from relevant references to be studied conceptually and concluded from the results of the discussion. The results of this study show that the implementation of blended learning-based PJOK learning in the era of the COVID-19 pandemic can help the learning process become more effective and efficient. The combination of gaining knowledge in PJOK can be divided into 3 aspects, among others: (1) face-to-face, especially gaining knowledge that brings together teachers and students in one place, especially in schools; (2) offline, through interactive multimedia gaining knowledge about assets created with the help of teachers, which include text, video, audio, and animation and can be accessed without a web network; and (3) online, specifically to gain knowledge about internet providers online, through Moodle, Quipper, Yahoo Groups, Edmodo, Google Classroom, Zoom, or others to gain knowledge about internet services. The advantages of total-based mixed-based learning for educational or academic institutions include increased variety in acquiring knowledge/education, ease of implementation, cost efficiency, most effective results, adapting to various student needs, and fostering the beauty of learning.
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul Personalized System of Instruction pada Pembelajaran Daring Pendidikan Jasmani Agung Widodo; Djoko Pekik Irianto; Ali Satia Graha; Yudanto Yudanto; Tonang Juniarta; Bachtiar Bachtiar
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v18i1.49006

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mendisrupsi dunia pendidikan yang mengakibatkan terjadinya migrasi pembelajaran luring menjadi daring. Situasi ini menjadikan tantangan tersendiri bagi pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi pembelajaran daring pendidikan jasmani dan kebutuhan guru terhadap modul elektronik berbasis model pembelajaran Personalized System of Instructions (PSI) pada pembelajaran daring pendidikan jasmani. Penelitian ini menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner elektronik via Google Form yang dibagikan kepada guru-guru anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PJOK Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Klaten sebagai responden. Sebanyak 61 responden menjawab dan mengisi kuesioner secara lengkap antara tanggal 7-14 Oktober 2021. Hasil survei menunjukkan tiga temuan yaitu: (1) Kondisi pembelajaran daring pendidikan jasmani belum efektif di masa pandemi Covid-19. Guru mengalami kendala dalam melaksanakan pembelajaran pendidikan jasmani secara daring. (2) Dibutuhkan e-modul sebagai bahan pembelajaran untuk siswa secara mandiri di rumah. (3) Dibutuhkan penerapan model pembelajaran Personalized System of Instructions (PSI) dalam pembelajaran daring pendidikan jasmani. Model pembelajaran PSI diyakini tepat dan efektif sebagai model pembelajaran mandiri. The Covid-19 pandemic has disrupted the world of education resulting in the migration of offline learning to online. This situation makes it a challenge for Physical Education learning. This study aims to examine the conditions of physical education online learning and the teacher's needs for electronic modules based on the Personalized System of Instructions (PSI) learning model in physical education online learning. This study uses a survey method. Data was collected using an electronic questionnaire via Google Form which was distributed to teachers who are members of the Teacher Deliberation Forum for Junior High School Physical Education in Klaten Regency as respondents. A total of 61 respondents answered and filled out the questionnaire completely between October 7-14, 2021. The survey results showed three findings, namely: (1) The condition of online learning for physical education has not been effective during the Covid-19 pandemic. Teachers experience problems in implementing online physical education learning. (2) E-modules are needed as learning materials for students independently at home. (3) It is necessary to apply the Personalized System of Instructions (PSI) learning model in physical education online learning. The PSI learning model is believed to be appropriate and effective as an independent learning model.
Perbedaan Level Kemampuan Objek Kontrol Berdasarkan Jenis Kelamin dan Usia PAUD Aldo Anugrah Dilandes; Risky Syahputra; Oktarifaldi Oktarifaldi; Lucy Pratama Putri; Syahrial Bakhtiar
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v18i1.48464

Abstract

Keterampilan gerak dasar penting untuk diajarkan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), karena keterampilan gerak dasar tidak dapat berkembang secara alami seiring dengan bertambahkan usia. Salah satunya adalah kemampuan objek kontrol. Namun, kenyataanya guru belum memilki kemampuan yang memadai untuk memberikan pengajaran keterampilan gerak dasar. Berdasarkan kondisi ini, perlu diketahui sejauh mana level kemampuan objek kontrol anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level kemampuan objek kontrol anak PAUD berdasarkan usia dan jenis kelamin. Jenis penelitian ini adalah komparasi (perbandingan) dengan jumlah sampel sebanyak 48 orang yang didasarkan pada pertimbangan tertentu. Data level kemampuan objek kontrol didapatkan melalui sub tes TGMD-2 yang terdiri dari menangkap (catch), melempar (throw), menendang (kick) dan memukul bola (strike). Data dianalisis menggunakan teknik analisis varian (ANAVA). Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan level kemampuan objek kontrol antara anak laki-laki dan perempuan dengan nilai Sig 0.000 0.05. 2) Terdapat perbedaan level kemampuan objek kontrol antara usia 6 dan 5 tahun dengan nilai Sig 0.019 0.05. 3) Terdapat interaksi antara usia dengan jenis kelamin terhadap level kemampuan objek kontrol dengan nilai Sig 0.019 0.05. Abstract: Fundamental motor skills (FMS) are crucial one to be taught in early years including Early Childhood Education (ECE), because basic movement skills cannot develop naturally with age. One of them is the ability of the control object. However, preliminary research shows that teachers are not qualified yet to teach FMS. Because of that, it is necessary to know the extent of the children control object ability. This study aims to determine the level of object control of ECE children based on age and gender in the City of Payakumbuh. This study is a comparison with a sample of 48 children based on certain considerations. Data of control object ability level was obtained through TGMD-2 sub-test comprising of catching, throwing, kicking and hitting the ball. Data was analyzed using analysis of variance (ANAVA) technique. The results of the study showed that: 1) There was a difference in the level of control object ability between male and female students with a Sig value of 0.000 0.05. 2) There was a difference in the level of ability of the control object between the ages of 6 and 5 years with a Sig value of 0.019 0.05. 3) There was an interaction between age and gender on the ability level of the control object with a Sig value of 0.019 0.05.
Evaluasi Praktik Kependidikan (PK) Mahasiswa Prodi PJKR di Masa Pandemi Covid-19 Sigit Dwi Andrianto; Jaka Sunardi; Yudanto Yudanto; Aris Fajar Pambudi; Willy Ihsan Rizkyanto
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v18i1.49158

Abstract

Praktik Kependidikan (PK) merupakan program wajib tempuh bagi mahasiswa prodi kependidikan untuk menyiapkan diri menjadi guru profesional, namun PK pada dua tahun belakangan tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya akibat adanya pandemi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penyelenggaraan PK Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) di Masa Pandemi Covid. Langkah-langkah teknik pengumpulan data meliputi usaha membatasi penelitian, mengumpulkan informasi melalui observasi, wawancara, baik yang       terstruktur maupun tidak. Penelitian menggunakan metode CIPP. Context: 1) Latar Belakang Program mendapatkan nilai rata-rata 3,44 kategori baik; 2) Pembinaan mendapatkan nilai rata-rata 3,53 kategori baik; dan 3) Tujuan Program Pembinaan mendapatkan nilai rata-rata 3,61 kategori Baik. Input: 1) Kualifikasi Guru pamong dengan nilai rata-rata 3,63 kategori Baik, 2) Mahasiswa PK nilai rata-rata 3,48 kategori Baik, 3) Sarana dan Prasarana nilai rata-rata 3,59 kategori Baik, 4) Dukungan dari orangtua nilai rata-rata 3,72 kategori Baik. Sedangkan pada indikator 5) Pendanaan nilai rata-rata 3,24 kategori Cukup Baik. Process: 1) Pelaksanaan Program Sekolah nilai rata-rata 3,47 kategori Baik, dan 2) Monitoring nilai rata-rata 3,38 dengan kategori Baik. Product: Indikator Prestasi mendapatkan skor rata-rata nilai 1,67 kategori Tidak Baik. Educational Practice (PK) is a mandatory program for students of education study programs to prepare themselves to become professional teachers, but PK in the last two years has not been able to run properly due to the pandemic. The purpose of this study was to evaluate the implementation of Educational Practices (EP) for Students of the Physical Education Health and Recreation Study Program (PEHR) during the Covid Pandemic Period. The steps of data collection techniques include efforts to limit research, collect information through observation, interviews, both structured and unstructured. The study used the CIPP method. Context: 1) Program Background got an average score of 3.44; 2) Coaching gets an average score of 3.53; and 3) The objective of the Coaching Program is to get an average score of 3.61, all three of which are in the Good category. Inputs: 1) Qualifications of Civil Service Teachers with an average score of 3.63; 2) EP students have an average score of 3.48; 3) Facilities and infrastructure with an average score of 3.59; 4) Support from parents with an average score of 3.72, all four of them were in a Good category. Meanwhile, indicator 5) Funding has an average value of 3.24 in the Fairly Good category. Process: 1) Implementation of School Programs with an average score of 3.47 in the Good category, and 2) Monitoring an average score of 3.38 in the Good category. Product: Achievement Indicators get an average score of 1.67 in the Bad category.
Peran Guru PJOK dalam Upaya Meningkatkan Minat dan Pelaksanaan Pembelajaran Atletik Nomor Lompat Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri Heri Yogo Prayadi; Hanggara Dwi Cahya Putra
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v18i1.49136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dalam upaya meningkatkan minat dan pelaksanaan pembelajaran atletik nomor lompat jauh siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian dalam penelitian ini yaitu penulis sendiri. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini adalah 14 guru penjasorkes yang mengampu siswa sekolah dasar kelas V. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru penjasorkes di Sekolah Dasar Negeri se- Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta sudah berperan dengan baik dalam meningkatkan minat dan pelaksanaan pembelajaran atletik nomor lompat jauh siswa kelas V melalui pengupayaaan peningkatan minat belajar siswa, perlakuan kepada siswa yang tidak aktif/tidak tertarik ketika berlangsungnya pembelajaran, pengupayaan peningkatan kualitas pelaksanaan pembelajaran, penggunaan perangkat pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, dan penerapan metode pembelajaran dimana hal-hal tersebut didasari oleh pemahaman guru penjasorkes di Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta tentang minat siswa kelas V terhadap pembelajaran atletik nomor lompat jauh dan pelaksanaan pembelajaran atletik nomor lompat jauh kelas V beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya maupun yang mendukungnya. This research aims in figuring out the role of Physical Education teachers in the effort of improving the interest and implementation of long jump athletic learning for the fifth grade students of elementary schools located in Umbulharjo District, Yogyakarta City. This research was a research that used a qualitative approach. The research instrument was the researcher himself. The data collection techniques were done through interviews, observation and documentation. The research participants were 14 Physical Education teachers who taught the fifth grade students. The research results indicate that Physical Education teachers in elementary schools located in the Umbulharjo District, Yogyakarta City have played a good role in increasing the interest and implementation of long jump athletic learning for the fifth grade students through the efforts to increase student interest in learning, treatment of students who are not active/not interested. When the learning takes place, efforts to improve the quality of the implementation of learning, the use of learning tools, the use of learning media, and the application of learning methods are based on the comprehension of Physical Education teachers in the elementary schools located in Umbulharjo District, Yogyakarta City regarding the interest of the fifth grade students in long jump athletic learning and the implementation of it and the factors that influence and support them.
Motivasi Belajar Siswa Pendidikan Jasmani Sebagai Hasil Determinan Dalam Gaya Mengajar Sri Mawarti; Nur Azis Rohmansyah; Ashira Hiruntrakul
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v18i1.48119

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki efek gaya mengajar berpusat pada guru dibandingkan dengan gaya mengajar yang berpusat pada siswa pada respon motivasi kognitif dan afektif siswa dalam pelajaran pendidikan jasmani. Empat guru mengajar sembilan puluh dua siswa yang direkam dengan menggunakan gaya mengajar yang berbeda-beda mengadopsi dari Mosston dan Ashworth yaitu gaya komando, gaya resiprokal, dan gaya penemuan terbimbing. Sistem pengkodean yang diadopsi dari Ames digunakan untuk mengukur gaya mengajar. Tanggapan kognitif dan afektif siswa diukur dalam kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya penemuan terbimbing dan timbal balik lebih baik dalam hal penguasaan dan perilaku dalam mengajar yang kurang focus serta tanggapan kognitif dan afektif dari siswa yang lebih baik dari pada gaya komando. The aim of this study was to investigate the effect of teacher-centered teaching versus student-centered teaching styles on students' cognitive and affective motivational responses in physical education lessons. Four teachers taught ninety-two students who recorded using different teaching styles adopted from Mosston and Ashworth namely the command style, reciprocal style, and guided discovery style. The coding system adopted from Ames is used to measure teaching style. Students' cognitive and affective responses were measured in groups. The results showed that the guided and reciprocal discovery style was better in terms of mastery and less focused teaching behavior and the students' cognitive and affective responses were better than the command style.
Development of Teacher Guidelines on Non-Locomotor Movement Learning for Student with Autism Rama Kurniawan; Satya Pambudi; Febrita Paulina Heynoek
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v18i1.48626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pedoman mengajar pembelajaran materi gerak non lokomotor untuk guru kelas III SDLB autis. Pedoman mengajar dibuat dilengkapi dengan panduan gerakan, gambar dan video terintegrasi melalui link dan QR Code dapat diakses melalui internet. Model penelitian dan pengembangan mengadaptasi model ADDIE (analysis, design, develop, implement, and evaluate). Metode penelitian pengembangan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui angket analisis kebutuhan dan instrumen penilaian validasi. Subjek penelitian yaitu 3 peserta didik dan 6  guru Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang dan 9 peserta didik serta 12 guru SLB C Autis Negeri Tuban. Hasil ujicoba kelompok memperlihatkan presentase 78% pada kelompok kecil dan sebesar 95% pada kelompok besar. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa pedoman mengajar guru materi gerak non lokomotor untuk siswa kelas III SDLB Autis sangat valid untuk digunakan dalam pembelajaran. This study aimed to develop non-locomotor movement learning teaching guidelines for teachers of 3rd-grade students of SDLB with autism. The teaching guidelines were completed with instructions, pictures, and movement videos that can be accessed from the link and Qr Code via the internet. This research and development used ADDIE as the model. The method used in this research was a mixed method that combined qualitative and quantitative approachs. Data were collected through needs analysis questionnaires and judgement experts. This study involved 6 teachers and 3 students from SLB Autism Universitas Negeri Malang and 12 teachers and 9 students from SLB C Autism Tuban as the research subjects. The result of the study from small group and large group revealed the validation of teaching guidelines feasibility increased from 78% to 96% with very valid information. In conclusion, the non-locomotor movement learning teacher’s handbook for teachers of 3rd-grade students of SDLB with autism could be used in the learning and teaching process.
Tingkat pemahaman siswa kelas V terhadap pembelajaran permainan net menggunakan media video di Sekolah Dasar A Erlina Listyarini; Jaka Sayidina Ali
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v18i1.51852

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa kelas V terhadap pembelajaran permainan net menggunakan media video di SD Negeri se-Dabin I Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri se-Dabin I Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo dengan jumlah 70 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda. Hasil uji coba validitas instrumen menunjukan 30 butir soal dinyatakan valid. Uji reliabilitas instrumen menggunakan rumus Alpha Cronbach’s sebesar 0,872. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa kelas V terhadap pembelajaran permainan net menggunakan media video di SD Negeri se-Dabin I Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo dengan kategori sangat tinggi dengan frekuensi 19 siswa (27,14%), tinggi dengan frekuensi 17 siswa (24,23%), sedang dengan frekuensi 22 siswa (31,43%), rendah dengan frekuensi 10 siswa (14,30%), dan sangat rendah dengan frekuensi 2 siswa (2,90%). Abstract: This research aims to determine the level of comprehension of the fifth grade students on the learning net games using video media in the elementary schools located in Cluster 1, Ngombol District, Purworejo Regency.This research was a descriptive quantitative study with a survey approach method. The research population was all fifth grade students in the elementary schools located in Cluster 1 Ngombol District, Purworejo Regency with a total of 70 students. The research instrument was a multiple choice test. The results of the test of the validity of the instrument showed that 30 items were declared valid. The instrument reliability test used Cronbach's Alpha formula of 0.872. The data analysis technique used the percentage analysis.The results show that the level of comprehension of fifth grade students towards the learning net games using video media in elementary schools located in Cluster 1, Ngombol District, Purworejo Regency is as follows:  in the very high level with a frequency of 19 students (27.14%), in the high level with a frequency of 17 students (24.23%), in the medium level with a frequency of 22 students (31.43%), in the low level with a frequency of 10 students (14.30%), and in the very low level with a frequency of 2 students (2.90%).