cover
Contact Name
Mega Puspita
Contact Email
megapuspita@ft.unsri.ac.id
Phone
+6282176926618
Journal Mail Official
j.pertambangan@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya, Jl. Srijaya Negara Bukit Besar, Kec.Ilir Barat 1, Kota Palembang, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL PERTAMBANGAN
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : 25491008     DOI : https://doi.org/10.36706
Core Subject :
Jurnal Pertambangan is intended for researchers from the field of mining. Contributed articles may be focused on the field of mining both minerals and energy (coal, oil, gas, and also geothermal). The scope of journal covers all aspects of exploration, operation-production, occupational health and safety (K3), mining environment, reclamation, post-mining activities, community development and empowerment in mining areas.
Arjuna Subject : -
Articles 184 Documents
OPTIMASI GIS: PEMETAAN AKUMULASI AIR PADA LOW WALL PIT A, PT BUKIT ASAM, TBK. Surbakti`, A. F. H.; Hastuti, E. W. D.; Rochmana, Y. Z.; Utamaputra, R. G.; Ersyari, J.; Chen, R. D.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i1.1107

Abstract

Aktivitas penambangan batubara terutama pada sistem tambang open pit dan open cut kerap kali menimbulkan masalah pada akumulasi air yang terbentuk di permukaan. Genangan air menjadikan lereng tanah jenuh dan sering menjadi pemicu lorotan material dari dinding tambang terutama pada bagian low wall. Pemetaan dioptimalkan guna mengidentifikasi akumulasi dan jalur air yang terbentuk pada low wall Pit A. Sehingga dapat dilakukan pemodelan aliran air dalam rekomendasi geoteknik dan pengendaliannya agar tidak terjadi penjenuhan (saturated). Pemetaan dilaksanakan berdasarkan hasil survei dengan akurasi satu meter dengan Geographic Information System (GIS) dengan hydrogeology tools, pengecekan kondisi aktual, perhitungan volume air hujan infiltrasi serta run-off berdasarkan curah air hujan dan material properties di Pit A. Data curah hujan sejak Januari hingga Desember 2021 menampikan angka dengan interval 83,0 hingga 507,5 mm. Analisis laboratorium menunjukkan nilai void ratio batuan low wall berupa lempung pasiran sebesar 0,53 sedangkan nilai porositas 34,14% di Pit A. Berdasarkan kajian GIS merepresentasikan volume akumulasi air total pada low wall adalah 764.348,41 m3 yang terdiri dari 404.705,544 m3 air infiltrasi sedangkan 359.642,875 m3 merupakan aliran run off. Hasil ekstraksi dengan GIS terbukti lewat keadaan aktual yang ditemukan di low wall Pit A dengan ditemukannya akumulasi serta aliran air. Pengamatan akumulasi air pada low wall Pit A ini diharapkan mengurangi potensi lereng yang jenuh sehingga muaranya adalah kestabilan lereng saat proses optimasi batubara.
PERHITUNGAN DEBIT LIMPASAN UNTUK MENENTUKAN DESAIN SUMP PT ASARI, KABUPATEN BUNGO, JAMBI Putri, W. A.; Amelia, T.; Wiratama, J.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i2.1200

Abstract

PT Akat Srida Amri adalah perusahaan yang bergerak dalam pertambangan batubara dimana proses penambangan akan membuat cekungan saat mengambil material. Pada PT Akat Srida Amri penanganan masalah air belum terlihat maksimal dimana sump yang ada tidak dibuat sesuai dengan masuknya air ke front penambangan serta kapasitas pompa yang digunakan untuk memindahkan air dari sump ke settiling pond tidak sesuai dengan air yang akan dipompa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendesain kolam penampungan (sump) yang sesuai dengan perhitungan air yang masuk ke front penambangan serta pemilihan pompa yang sesuai agar air tidak menggenang dan menganggu aktivitas penambangan. Metode yang dilakukan untuk menentukan desain sump yaitu dengan menghitung data curah hujan selama 10 tahun terakhir yang kemudian akan didispersi, menentukan koefisien limpasan serta luasan catchment area. Setelah dilakukan analisis sesuai metode dispersi, perhitungan J. C. Gumbell, dan perhitungan debit air limpasan maka didapat hasil perhitungan debit air limpasan yang diperkirakan masuk sebesar 15.781,20915 m3/hari, sehingga rekomendasi rencana dimensi sump yang akan dibuat agar dapat menampung sesuai debit air limpasan serta sesuai KEPMEN 1827K/30/MEM/2018 yaitu panjang alas 65,5m, lebar alas 30m, panjang permukaan 81,5m, lebar permukaan 45m dan kedalaman 6m. Untuk penanganan pompa agar bekerja lebih efektif, PT ASARI harus menjadwalkan dan merealisasikan jam kerja pompa selama 10 jam perhari, meletakkan atau menanam tiang pengukur air di dalam sump, serta dapat juga melakukan penambahan engine pada mesin pompa agar kekuatan daya pompa dapat lebih tinggi lagi.
RANCANGAN DIMENSI SETTLING POND PIT IV PT AKAT SRIDA AMRI, KABUPATEN BUNGO ., Rosalinda; Assidiqi, A.; Wiratama, J.; Megasukma, Y.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i2.1201

Abstract

PT Akat Srida Amri merupakan perusahaan pertambangan batubara di Desa Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi dengan menggunakan metode tambang terbuka. Salah satu permasalahan pada penambangan dengan metode ini adalah air. Kondisi aktual settling pond masih memperlihatkan kendala dimana dua kompartemen settling pond memperlihatkan tidak mampunya menampung air yang masuk dilihat dari meluapnya air yang mengakibatkan pengendapan lumpur tidak berjalan dengan baik. Penelitian dilakukan untuk dapat mengatasi permasalahan tersebut dengan merekomendasikan dimensi settling pond yang tepat. Rancangan dimensi settling pond dibuat dengan melakukan perhitungan curah hujan menggunakan Metode Gumbell dan didapatkan curah hujan rencana 438,64517 mm/hari, intensitas curah hujan 33,0476918 mm/jam, luas CA settling pond 1488,11 m2 sehingga didapat debit air limpasan sebesar 29,51 m3/jam dengan debit pompa 30 m3/jam. Berdasarkan perhitungan parameter di atas, didapatkan volume dimensi rekomendasi serta mengacu pada Lampiran II Nomor 17 Poin (i) KEPMEN ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018 yaitu sebesar 1785,12 m3. Dari pengolahan, analisis data yang dilakukan serta acuan, dimensi settling pond diperbesar agar dapat menampung debit total sebesar 1785,12 m3/hari dengan dimensi panjang dan lebar alas 16,75 m x 16,75 m, panjang dan lebar atas 24,75 m x 24,75 m dengan kedalaman 4 m sehingga air dapat tertampung dan proses pengendapan lumpur dapat berjalan dengan baik. Direkomendasikan juga penambahan dua kompartemen menjadi empat kompartemen dengan masing-masing fungsi sebagai sediment zone, safety zone, treatment zone, dan mud zone.
PREDIKSI PEMBENTUKAN MATERIAL LUMPUR DI PIT TAL BARAT PT BUKIT ASAM Waristian, H.; Toha, M. T.; ., Bochori
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i1.1202

Abstract

Lumpur pada main sump akan mengganggu efisiensi kerja pompa untuk mengeluarkan air dari sump utama. Tingginya tingkat erosi material tanah yang terbawa hujan mengakibatkan main sump dipenuhi oleh lumpur dan aktivitas penirisan tambang terhenti. Terhentinya aktivitas tersebut akan menyebabkan gangguan terhadap produksi material sehingga akan berpengaruh pada kemajuan tambang dan potensi bahaya longsoran lereng di samping terganggunya aktivitas penirisan tambang. Untuk meminimalisir dampak tersebut diperlukan studi dalam mengetahui potensi jumlah pembentukan material lumpur pada setiap sisi Pit TAL Barat PTBA. Metode USLE merupakan salah satu metode untuk memprediksi laju sedimentasi sehingga volume lumpur yang terbentuk pada main sump dapat diprediksi. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai faktor erosivitas hujan sebesar 2.826,7 kJ/Ha. Erodibilitas tanah sebesar 0,16 dan 0,47 yang didominasi tanah podzolik merah dan alluvial. Nilai faktor panjang dan kemiringan lereng berada pada rentang 1,4-3,1. Faktor tutupan dan konversi lahan pertambangan sebesar 1. Berdasarkan hasil kajian tersebut didapatkan prediksi jumlah material lumpur (sediment yield) yang terbentuk sebesar 538.225 BCM/Tahun dengan nilai SDR sebesar 0,29 hingga 0,31.
GEOKIMIA ENDAPAN BIJIH BESI DAERAH PAKKE KECAMATAN BONTOCANI, KABUPATEN BONE, SULAWESI SELATAN ., Harwan; Thamsi, A. B.; ., Firdaus; Nur, I.; Maulana, A.; Heriansyah, A. F.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 4 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i4.1212

Abstract

Potensi endapan bijih besi di Indonesia dijumpai di Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sumatera barat. Di Sulawesi Selatan, endapan sumberdaya bijih besi yang melimpah terdapat di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tepatnya di Daerah Pakke, Kecamatan Bontocani. Sifat geokimia atau persentase unsur dan senyawa dari endapan bijih besi tersebut dapat digunakan sebagai data awal untuk menentukan apakah bijih besi tersebut layak untuk dieksploitasi atau dilakukan penambangan serta menjadi acuan proses ekstrasi dari bijih besi yang ada pada daerah penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kehadiran senyawa oksida dan persentase kehadiran unsur Fe, Mn, dan unsur logam dasar. Metodologi penelitian dilakukan dengan pengambilan data di lapangan dan analisa laboratorium yaitu melalui pengamatan secara langsung endapan bijih besi yang tersingkap di permukaan dan pengambilan sampel bijih dengan metode chip sampling dan rock sampling. Analisa laboratorium menggunakan metode XRF untuk mengetahui persentase senyawa utama (major element) dan metode ICP-OES untuk mengetahui kadar unsur Fe, Mn dan Unsur logam dasar (Cu, Pb dan Zn). Hasil penelitian menunjukan kehadiran Fe2O3 pada semua sampel dengan persentase 43,18% - 50,40%. Hal ini sesuai dengan dijumpainya mineral-mineral pembawa bijih besi (primer) yaitu hematit dan magnetit. Persentase kehadiran unsur Fe sangat tinggi dan berpotensi untuk dieksplorasi lebih lanjut. Unsur logam dasar lokasi penelitian sangat tinggi sehingga dapat dipastikan bahwa endapan bijih besi pada daerah penelitian adalah tipe calcic skran.
KINERJA Al2(SO4)3 DAN PAC DALAM PENGOLAHAN AIR ASAM TAMBANG Arifuddin, F. I.; Wijaya, R. S.; Harfadli, M. M.; Prasaningtyas, A.; Wulandari, M.; Anifah, E. M.; Ariani, I. K.
Jurnal Pertambangan Vol. 7 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v7i1.1231

Abstract

Air Asam Tambang (AAT) adalah salah satu hasil samping kegiatan pertambangan. Air Asam Tambang jika tidak dikelola dengan benar dapat menurunkan kualitas air di sekitar lokasi. Pada umumnya pengolahan AAT belum optimal dalam menurunkan kandungan pencemar AAT. Hal ini dikarenakan jenis bahan kimia dan proses pengadukan tidak sesuai dengan kriteria desain. Penelitian ini menggunakan dua jenis koagulan yaitu Al2(SO4)3 (tawas) dan PAC, proses pengadukan koagulasi dan flokulasi dilakukan secara hidrolis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja koagulan tawas dan PAC dalam menurunkan parameter Fe dan Mn. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimental kuantitatif. Pengadukan hidrolis pada koagulasi menggunakan model pipa melingkar dan pada flokulasi menggunakan gravel bed flocculator dengan media kerikil. Jenis aliran pada reaktor dilakukan secara kontinyu. Adapun variasi pada penelitian ini yaitu variasi dosis koagulan tawas dan PAC serta variasi waktu kontak. Hasil penelitian menunjukkan variasi dosis dan waktu kontak koagulan tawas lebih efektif dalam menyisihkan parameter Fe, sementara koagulan PAC lebih efektif dari pada koagulan tawas dalam menyisihkan parameter Mn.
OPTIMALISASI NILAI KALORI DAN KADAR ABU BROWN COAL MENGGUNAKAN METODE AGLOMERASI AIR KAPUR-MINYAK SAWIT MENTAH Nelvi, A.; Fadhly, A.; Wardani, J. A.; Rahmi, H.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 4 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i4.1239

Abstract

Di Indonesia potensi sumberdaya batubara melimpah, namun pemanfaatan batubara peringkat rendah (brown coal) masih sangat kurang. Upaya pengoptimalan brown coal dapat dilakukan dengan menerapkan teknologi aglomerasi untuk meningkatkan kualitas batubara tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu menerapkan metode aglomerasi air kapur–minyak sawit mentah guna mengetahui perubahan nilai kalori dan kadar abu pada brown coal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sampel brown coal yang digunakan dalam penelitian ini ukuran 140 mesh dengan massa 100 gr masing-masing untuk minyak sawit mentah (CPO 20 ml, 30 ml, dan 40 ml). Hasil analisis diperoleh bahwa semakin banyak volume minyak sawit mentah yang diberikan, kadar karbon yang diikat semakin tinggi sehingga nilai kalori batubara juga akan meningkat. Nilai kalori yang diperoleh secara berurutan sebesar 4.736,11 Kcal/kg, 4.828,16 Kcal/kg dan 5.223,50 Kcal/kg sedangkan kadar abu (ash content) mengalami penurunan dengan nilai sebesar 3.48%, 3,37%, dan 3.09%. Disimpulkan bahwa dengan metode aglomerasi air kapur-minyak sawit mentah, brown coal yang terdapat di PT Asia Multi Investama, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi dapat ditingkatkan nilai kalorinya dan kadar abu yang semakin berkurang. Hubungan antara nilai kalori dan kadar abu diperoleh dengan menggunakan regresi linear sederhana dengan nilai koefisien determinasi 0,99.
PERENCANAAN DESIGN DISPOSAL MENGGUNAKAN SOFTWARE MINESCAPE 5.7 PADA PT BAU, SUMATERA SELATAN Harsiga, E.; Pebrianto, R.; Darmawan, A. A.; Hardianti, S.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 4 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i4.1259

Abstract

Pada kegiatan pengupasan overburden, overburden yang telah dikupas kemudian diangkut ke tempat penimbunan yang disebut disposal, oleh karena itu diperlukan perencanaan design disposal. Tujuan penelitian ini adalah membuat rancangan design disposal dari tahun 2022 sampai tahun 2027 serta menganalisis faktor keamanan timbunannya. Proses rancangan menggunakan software minescape 5.7 berdasarkan data produksi yang telah dihitung sebelumnya dan nantinya data produksi akan menjadi acuan dalam pembuatan design disposal dengan kapasitas sebesar 13.600.000 BCM. Perencanaan design disposal dibagi menjadi 6 periode, dari tahun 2022 hingga 2027. Dari hasil perhitungan, diperoleh total volume design tahun 2022 sebesar 2.323.214,61 BCM dengan plan area 18,51 Ha, design tahun 2023 untuk kapasitasnya didapatkan sebesar 2.505.745,45 BCM, design tahun 2024 untuk volume yang didapatkan sebesar 2.187.450,03 BCM, design tahun 2025 sebesar 2.569.466,96 BCM dengan plan area 38,53 Ha, design tahun 2026 untuk kapasitas yang didapatkan sebesar 2.376.580,5 BCM dan di tahun 2027 untuk kapasitasnya sebesar 1.644.568,44 BCM. Untuk mengetahui faktor keamanannya menggunakan software rocscience slide v.6.0. guna menganalisis hasil design disposal yang sudah dibuat. Faktor keamanan yang didapatkan dari hasil analisis untuk design tahun 2022 yaitu 3,218, di tahun 2023 didapatkan faktor keamanan sebesar 3,712, tahun 2024 faktor keamanan yang didapatkan 1,965, lalu tahun 2025 didapatkan nilainya 1,822, kemudian tahun 2026 nilai faktor keamanannya 1,917 dan di tahun 2027 faktor keamanan yang didapatkan 1,834. Dari keseluruhan analisis yang dilakukan didapatkan bahwa hasil design dari tahun 2022 hingga 2027 aman untuk diaplikasikan.
ESTIMASI SUMBERDAYA PASIR BATU HASIL ERUPSI GUNUNG SEMERU MENGGUNAKAN METODE PENAMPANG TEGAK Gautama, G. A.; Novianto, D.; Pratama, G. R.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 3 (2022): Agustus 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i3.1276

Abstract

Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur dengan ketinggian 3.676 mdpl adalah salah satu gunung tertinggi di Indonesia. Gunung Semeru terbentuk karena subduksi Lempeng Indo-Australia. Gunung Semeru merupakan gunung aktif yang pada tahun 2021 mengalami erupsi. Pasir batu yang ditumpahkan saat erupsi Gunung Semeru berada di Daerah Aliran Sungai Curah Kobokan, Sapiturang, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur. Komoditas pasir batu dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan pembangunan infrastruktur. Sumber daya merupakan cebakan mineral di kerak bumi dengan ukuran, jenis dan jumlah yang mempunyai nilai ekonomi dan kemungkinan yang beralasan sehingga dapat diekstrasi secara ekonomis. Tujuan penelitian adalah menghitung sumber daya pasir batu hasil erupsi Gunung Semeru sehingga dapat diketahui jumlah pasir batu yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Penelitian penaksiran pasir batu dilakukan di Daerah Aliran Sungai Curah Kobokan, Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur dengan luas 12 ha. Metode yang digunakan untuk menghitung taksiran sumber daya pasir batu adalah penampang tegak. Penampang tegak merupakan metode yang sederhana, mudah dan cepat karena membuat sayatan pada badan endapan mineral. Perhitungan volume pasir batu setiap sayatan menggunakan persamaan mean area dan frustum. Sayatan yang menggunakan persamaan mean area ada 18, untuk frustum ada 1. Interval setiap sayatan yang digunakan yaitu 20 meter. Sayatan yang dihasilkan seluas 12 ha adalah 19 sayatan. Volume pasir batu yang berhasil dihitung menggunakan metode penampang tegak yaitu 394.094,5 m2. Lokasi penelitian perlu diperluas lagi untuk memastikan berapa sumber daya pasir batu hasil erupsi Gunung Semeru. Memerlukan penelitian lanjutan untuk meningkatkan keyakinan geologi, ekonomi, dan densitas pasir batu.
BENEFISIASI PASIR BESI TANJUNG BAYANG DENGAN KONSENTRASI PEMISAHAN MAGNETIK Bakri, S.; Hidayat, M. R.; Nurhawaisyah, S. R.; Juradi, M. I.; Arifin, M.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 4 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i4.1302

Abstract

Pemanfaatan bahan galian tambang berupa pasir besi di Indonesia cukup bervariasi. Pada industri semen dan industri pembuatan baja, pasir besi dalam bentuk bahan mentah atau raw material dimanfaatkan sebagai bahan campuran. Di Sulawesi Selatan tepatnya di sepanjang Pantai Tanjung Bayang ditemukan pasir pantai yang penyebarannya memanjang sepanjang arah pantai. Namun kadar Fe nya belum layak untuk diolah atau dijual lebih lanjut, baik untuk pemanfaatan pasir besi lokal sebagai bahan baku besi dan baja maupun untuk industri semen. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui geokimia pasir besi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dan X-Ray Fluorescence (XRF), menentukan kecepatan putar drum optimum dan mengetahui recovery yang optimum terhadap peningkatan kadar Fe pasir besi menggunakan Magnetic Separator. Metode penelitian dilakukan secara induktif menggunakan perpaduan antara penelitian kuantitatif dengan kualitatif, kesimpulan diperoleh dari perpaduan antara data lapangan dengan data hasil uji laboratorium. Hasil analisis XRD (X-Ray Diffraction) menunjukkan sampel pasir besi tersusun oleh mineral diopside (MgCaSi2O6), quartz (SiO2), magnetite (Fe3O4) dan hematite (Fe2O3). Hasil analisis X-Ray fluorescence spectrometry (XRF) memiliki Fe2O3 27,93%, SiO2 36,86%, Al2O3 20,317%, CaO 9,78%, TiO2 3,34%, MnO, K2O, V2O5, Cr2O3, ZrO2, SrO, ZnO, dan P2O5 masing-masing di bawah 1%. Hasil menunjukan bahwa persen berat menggunakan magnetic separator type dry-low intensity drum dengan variasi kecepatan putar 200, 250 dan 300 rpm masing-masing 79,25%; 44,17% dan 46,04% sedangkan kadar Fe2O3 masing-masing 29,98%, 49,08% dan 44,15% dengan recovery 85,08%; 77,62% dan 72,78%. Recovery Fe2O3 optimum diperoleh pada kecepatan 250 rpm.

Page 8 of 19 | Total Record : 184