cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
PERANCANGAN MAXIMUM POWER POINT TRACKING PANEL SURYA MENGGUNAKAN CONVERTER ARUS SEARAH TIPE BOOST DENGAN METODE ALGORITMA MODIFIED PERTURB AND OBSERVE Permana, Luthfi Galih; Handoko, Susatyo; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (959.659 KB) | DOI: 10.14710/transient.8.2.144-151

Abstract

Energi matahari sangat banyak dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik dengan menggunakan panel surya. Energi matahari yang tidak tetap membuat efektifitas panel surya berkurang, hal ini menyebabkan daya yang dihasilkan akan mengalami fluktuasi. Maximum Power Point Tracking (MPPT) adalah metode dengan menggunakan konverter daya untuk mencari titik daya maksimum dari kurva karakteristik P-V pada panel surya. Iradiasi dan suhu akan mempengaruhi titik daya maksimum panel surya. Pada penelitian ini dilakukan sistem MPPT dengan memvariasi nilai iradiasi dan beban, kemudian menganalisis daya keluaran panel surya tersebut, serta membandingkan daya keluaran sistem yang menggunakan MPPT dan tidak menggunakan MPPT terhadap perubahan beban. Dari hasil eksperimen didapatkan daya maksimum yang dihasilkan sistem MPPT dengan variasi beban 220Ω, 470Ω, dan 1KΩ pada iradiasi 1000 W/m2 dan suhu 29oC adalah 3,60 W, sedangkan pada iradiasi 750 W/m2 dan suhu 29oC adalah 2,42 W. Sistem MPPT dapat mempertahankan nilai daya pada titik maksimalnya saat terjadi perubahan beban, sedangkan pada sistem yang tidak menggunakan MPPT nilai daya yang dihasilkan akan berubah-ubah sesuai dengan perubahan beban.
PERANCANGAN AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) MODE TRANSISI OPEN-TRANSITION RE-TRANSFER DENGAN PARAMETER TRANSISI BERUPA TEGANGAN DAN FREKUENSI Ginting, Paul Henry; Sukmadi, Tejo; Sinuraya, Enda Wista
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.156 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.1.70-75

Abstract

Abstrak Kontiunitas Penyaluran energi listrik dari pusat pembangkit sampai ke konsumen tidak bisa dijamin tersedia setiap saat. Sehingga untuk konsumen yang membutuhkan jaminan ketersediaan energi  listrik setiap saat, dibutuhkan suplai cadangan (Genset) yang mempunyai kapasitas yang cukup untuk menanggung semua beban di tempat tersebut apabila suplai dari jaringan listrik terputus. Penelitian ini menghasilkan Automatic Transfer Switch (ATS) yang mampu mengakuisisi data berupa tegangan  dengan galat rata-rata sebesar 3,624  & Frekuensi  dengan galat rata-rata sebesar 0,407. Ketika Suplai Utama (PLN) terputus atau  mengalami gangguan , yang dapat diamati dari nilai Tegangan  maupun Frekuensi yang tidak memenuhi standard yang ditetapkan oleh PLN,  maka ATS akan memerintahkan Genset untuk starting dan suplai beban   diambil alih oleh Genset dengan  jeda waktu selama 15 detik. Dan  ketika  suplai utama (PLN) kembali normal maka suplai beban kembali diambil alih oleh PLN dengan jeda waktu selama 10 detik. ATS pada penelitian  ini juga dilengkapi Lampu LED dan Buzzer sebagai indikator kondisi operasi, kegagalan starting, dan gangguan pada Genset. Kata kunci : Automatic Transfer Switch, Tegangan, Frekuensi, Genset   Abstract Continuity distribution of electric energy from the center of power to the consumers cannot be guaranteed is available at any time. So as to consumers who need a guarantee the availability of electrical energy all the time, it takes the supply of reserves ( generator ) that has sufficient capacity to shouldered the entire burden on the spot when the supply of electricity cut off. This research produce automatic transfer a switch ( ATS ) capable of  being acquired data in the form of voltage with error average of 3,624 &  the frequency with error average of 0,407. When the supply of the main ( PLN ) disconnected or experiencing disorder; that can be observed of the value of voltage or the frequency of which do not meet the standards set by PLN and  then ATS will command generator for starting and supplies the burden of  taken  over  by generator in a pause of time during which 15 seconds. And when the supply of the main ( PLN ) back to normal then the supply of burden back taken over by PLN and a pause the time during which 10 seconds. ATS in this research are completed with an led light, and buzzer operating conditions, as an  indicator of the failure of starting, and a disorder in generator. Keywords: Automatic Transfer Switch, Voltage, Frequency, Genset
PEMBUATAN DC-DC KONVERTER 300 VOLT JENIS BUCK Suhardianto, Biyan; Facta, Mochammad; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.392 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.296-303

Abstract

Abstrak DC chopper jenis buck dengan beberapa aplikasi telah banyak dibuat. Namun dalam  penelitian tersebut hanya menggunakan tegangan masukan yang dturunkan terlebih dahulu oleh trafo step down. Selain itu, dalam beberapa penelitian dengan DC chopper buck tidak pernah memperhitungkan seberapa besar pengaruh efek parasitik terhadap tegangan keluaran yang dibutuhkan. Komponen pensaklaran yang digunakan dalam beberapa penelitian juga tidak dibahas secara mendalam.  Dari beberapa topologi konverter arus searah, konverter jenis buck dipilih karena konverter ini menghasilkan tegangan keluaran yang memiliki nilai maksimal sama dengan tegangan masukan Selain itu, buck converter memiliki efisiensi yang tinggi dan riak pada tegangan keluaran yang rendah. Dalam Tugas Akhir ini akan dibahas respon DC Chopper Buck dengan catu daya utama tegangan AC jala-jala satu fasa yang disearahkan yang meliputi tegangan masukan, arus masukan, tegangan keluaran, arus keluaran, dan efisiensi. Berdasarkan hasil pengujian, tegangan yang digunakan untuk mensuplai DC Chopper buck ini sebesar 300 Volt dengan variasi beban resistif dan beban dominan induktif. Variasi beban resistif yang digunakan yaitu 40Ω, 100Ω, dan 300Ω. Efisiensi yang dihasilkan ketika diberi beban resistif 40Ω dengan tegangan 30V-210V yaitu sebesar 62,60%-98,08%, beban 100Ω sebesar 42,05%-97,18%, sedangkan pada beban 300Ω efisiensi yang dihasilkan sebesar 37,32%-90,90%. Kata Kunci : DC Chopper  buck, beban resistif, beban induktif.  Abstract Buck converter types with several applications have been produced. However, in this study only uses input voltage downgraded advance by a step-down transformer. Moreover, in some studies with buck converter never take into account how much influence the parasitic effect on the required output voltage. Switching components used in some studies also not discussed in depth. From some of the direct current converter topologies, the buck converter types have been converters produce output voltage has a maximum value equal to the input voltage Moreover, buck converter has high efficiency and ripple at low output voltages. In this research will discuss the response buck converter with the main power supply voltage AC nets rectified single phase which includes the input voltage, input current, output voltage, output current, and efficiency. Based on test results, the voltage used to supply buck converter is of 300 Volts with resistive load variations and dominant inductive loads. Resistive load variation used is 40Ω, 100Ω, and 300Ω. The resulting efficiency when given a resistive load of 40Ω with 30V-210V voltage that is equal to 62,60% -98,08%, 100Ω load by 42,05% -97,18%, while the 300Ω load efficiencies generated by 37,32% -90,90%. Keywords: buck converter, resistive load, inductive load.
PERANCANGAN PROTOTIPE KONTROLER ELEKTRONIK AIR-TO-FUEL RATIO BERBASIS PROPORTIONAL-INTEGRAL-DERIVATIVE UNTUK PENGHEMATAN BAHAN BAKAR PADA MESIN SEPEDA MOTOR SISTEM INJEKSI Saputra, Bangun; Sudjadi, Sudjadi; setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1260.706 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.424-431

Abstract

Konsumsi bahan bakar sekecil mungkin tanpa menurunkan performa dari sepeda motor dapat diperoleh dengan melakukan pengontrolan pada nilai Air-to-Fuel Ratio (AFR) agar selalu berada pada kondisi ideal. Namun tidak pada semua kondisi nilai AFR ideal diperlukan sehingga nilai AFR bisa diatur ke nilai yang lebih besar agar campuran menjadi lebih miskin (lean). Pada penelitian ini dirancang prototipe kontroler elektronik AFR berbasis metode kontrol PID untuk menghemat konsumsi bahan bakar sepeda motor sistem injeksi elektronik, dengan masukan berupa sinyal pengereman dan derajat bukaan gas (throttle opening) yang berfungsi untuk mengaktifkan sistem kontrol. Kontroler dipasang secara paralel dengan electronic control unit (ECU) pabrikan sepeda motor dan memiliki tugas dalam mengatur lama durasi bukaan injektor sesuai dengan kondisi yang ditetapkan. Pengujian dilakukan terhadap kestabilan sistem kontrol dan penghematan bahan bakar. Hasil pengujian kestabilan sistem kontrol membuktikan bahwa prototipe kontroler elektronik AFR mampu mengontrol nilai AFR pada rentang miskin dengan stabil. Hasil pengujian penghematan bahan bakar pada rute jalan mendatar adalah sebesar 35% serta pada rute jalan menanjak dan menurun adalah 35,1%. Rata – rata penghematan bahan bakar yang dicapai secara keseluruhan adalah 35,05%.
APLIKASI PENDIAGNOSIS KERUSAKAN SEL PADA ORGAN HATI MELALUI CITRA IRIS MATA MENGGUNAKAN PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS DENGAN JARINGAN SARAF TIRUAN Rosna Putra, Nur Rizky; Isnanto, R. Rizal; Hidayatno, Achmad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.094 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.2.375-379

Abstract

Abstrak Iridologi sebagai ilmu pengetahuan didasarkan pada analisis susunan iris mata. Secara khusus iris memiliki kelebihan spesifik, yaitu dapat merekam semua kondisi organ, konstruksi tubuh, serta kondisi psikologis. Jejak rekaman yang berkaitan dengan tingkat-tingkat intensitas atau penyimpangan organ-organ tubuh yang disebabkan oleh penyakit terdata secara sistematis serta terpola pada iris mata dan sekitarnya. Hal ini dapat dijadikan pedoman praktis untuk melakukan diagnosis terhadap aneka penyakit. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai diagnosis kondisi organ dengan melihat citra iris mata. Dalam Tugas Akhir ini, perangkat lunak mampu melakukan ekstraksi ciri menggunakan Principal Component Analysis (PCA) dan mengklasifikasikan menggunakan Jaringan Saraf Tiruan. Citra mata yang akan diolah terlebih dahulu dipisahkan dari citra mata untuk selanjutnya dilakukan perubahan ke citra aras keabuan dan peningkatan kualitas citra menggunakan adaptif histogram. Proses selanjutnya adalah mengubah citra iris kedalam bentuk rectangular dan pengambilan Region Of Interest pada citra mata yang berhubungan dengan organ hati, langkah terakhir adalah dengan mengekstraksi ciri dari ROI citra iris mata menggunakan  Principal Component Analysis (PCA) dan menklasifikasikan menggunakan Jaringan Saraf Tiruan . Dari hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa sistem pengenalan iris mata ini menunjukkan hasil pengenalan yang baik. Dari 15 citra iris mata yang diuji, program ini dapat mefngenali 14 citra, sehingga pengenalannya 96,667%.                                                                                                             Kata-Kunci : Iridologi, pengolahan citra digital,  PCA  Abstract Iridology as a science is based on an analysis of the composition of the iris. In particular iris has specific advantages, which can record all the conditions of the organs, body construction, as well as psychological conditions. Trace records related to the intensity levels or deviations organs caused by disease recorded in a systematic and patterned on the iris of the eye and surrounding area. It can be used as a practical guideline for the diagnosis of the various diseases. Therefore, further research needs to be done about the condition of the organ diagnosis by looking at the image of the iris. In this final project, the software is able to perform feature extraction using Principal Component Analysis (PCA) and classification using Artificial Neural Networks. Eye image to be processed first separated from the image of the eye for further changes to the gray level image and the image quality improvement using adaptive histogram. The next process is to change the image of iris into rectangular form and making the Region Of Interest eye image associated with the liver, the final step is to extract the characteristics of iris image ROI using Principal Component Analysis (PCA) and customize the use of Artificial Neural Networks. From the test results, it can be concluded that the iris recognition system shows good recognition results. Of 15 tested iris image, the program can recognize the 14 images, so the introduction 96.667%. Key word : Iridology, digital image processing, PCA
PEMAMPATAN CITRA DIGITAL ARAS KEABUAN (GRAYSCALE) DENGAN METODE KOMBINASI PENYANDIAN MODIFIED EMBEDDED ZEROTREE WAVELET (MEZW) DAN HUFFMAN Karo Karo, Rio Lenardo; Hidayatno, Achmad; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.485 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.1120-1127

Abstract

Sebuah citra biasanya mengandung jumlah data yang besar untuk kualitas gambar yang baik, sehingga membutuhkan kapasitas penyimpanan yang besar. Salah satu cara untuk mengurangi kebutuhan penyimpanan citra yang besar adalah dengan melakukan pemampatan citra. Pemampatan citra dapat meningkatkan performa sistem digital dengan mengurangi waktu dan biaya pada penyimpanan dan pentransmisian citra tanpa mengurangi kualitasnya secara signifikan. Modified Embedded Zerotree Wavelet (MEZW) merupakan salah satu algoritma penyandian untuk pemampatan citra menggunakan Discrete Wavelet Transform (DWT). Proses penyandian MEZW dimulai dengan proses DWT sehingga diperoleh koefisien pendekatan dan koefisien detail. Kemudian koefisien ini dikuantisasi menurut penyandian MEZW. Selanjutnya Hasil penyandian MEZW ini dikombinasikan dengan metode penyandian Huffman. Pengujian aplikasi pemampatan ini menggunakan 4 citra aras-keabuan berformat berkas .bmp yang memiliki resolusi 256 x 256 piksel dan 512 x 512 piksel dengan variasi threshold. Berdasarkan hasil pengujian terhadap citra uji diperoleh rasio pemampatan citra maksimal sebesar 173,26 dan minimal 3,05 kali lebih kecil dibandingkan citra uji dengan tingkat dekomposisi maksimal pada masing-masing citra. Nilai  PSNR  rata-rata 31,78 dB dan MSE 85,21 dengan menggunakan variasi threshold 8 ,16, 32, 64 dan 128.
PERANCANGAN APLIKASI CCTV SEBAGAI PEMANTAU RUANGAN MENGGUNAKAN IP CAMERA Hadiwijaya, Bambang; Darjat, Darjat; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.421 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.2.231-236

Abstract

Abstrak CCTV adalah suatu alat yang dapat mengirimkan informasi video ke lokasi tertentu secara real time. Kebutuhan manusia akan sistem pemantauan terus meningkat seiring perkembangan teknologi seperti kamera yang sebelumnya mengirimkan data menggunakan kabel beralih nirkabel menggunakan jaringan LAN seperti webcam maupun IP camera .Pada Tugas Akhir ini dirancang suatu aplikasi CCTV sebagai pemantau ruangan menggunakan IP camera menggunakan jaringan lokal Teknik Elektro UNDIP.  Perancangan aplikasi menggunakan Visual C# dengan bahasa pemrograman C# pada Visual Studio 2010 dan didukung dengan library AForge.NET dalam hal menampilkan video, serta deteksi gerak (motion detector).Aplikasi fitur yang disediakan adalah Recording berfungsi menyimpan rekaman video tidak terjadwal atau manual di lokasi yang telah ditentukan, Scheduling berfungsi menyimpan rekaman video yang telah dijadwalkan di lokasi yang telah ditentukan, Capture Motion Detector berfungsi menangkap gambar apabila terjadi pergerakan terdeteksi serta Beep Motion Detector akan membunyikan “Beep” bila terdeteksi pergerakan. Pengujian juga dilakukan dengan melihat nilai delay, throughput serta packet loss pada jaringan wi-fi AP2_Elektro, Hotspot_Gedung_B serta Lab_KPS yang menghasilkan jaringan wi-fi paling baik merupakan jaringan Lab_KPS. Kata Kunci : Aplikasi CCTV, IP Camera, jaringan lokal.  Abstract CCTV is a device which able to send video information to a certain location in real time. Human's need of surveillance has been increasing as technology's evolve. Just like camera migration, early data transmission from cable transmission to wireless LAN network such as webcam and IP camera. On this undergraduate final project, we have designed application based on CCTV for room monitoring purpose that utilize various Teknik Elektro Undip local networks. This application was designed by developing code in C# language program and written under software platform Microsoft Visual Studio 2010. It was also supported by Aforge.NET library. The library has its particular functions to display video and detect motion. Application features are briefly described as follows: recording to record unscheduled (manual) video and save video in specified location, scheduling to record video which matching time schedule in specified and, capture motion detector to capture the pictures if motions had been detected, beep motion detector will produce sound “beep” for the detected motion. Testing has been done by observing values of delay, throughput, and packet loss at various wlan network of AP2_Elektro, Hotspot_Gedung_B and Lab_KPS. Lab_KPS wlan network is considered such the best in providing Wi-fi service. Keyword : CCTV Application, IP Camera, Local Network
PERANCANGAN SISTEM KENDALI PERGERAKAN ARM MANIPULATOR BERBASIS SENSOR INERTIAL MEASUREMENT UNIT (IMU) DAN SENSOR FLEX Saifuddin, Arief; Sumardi, Sumardi; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.767 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.424-431

Abstract

Pada zaman yang sudah maju ini banyak pekerjaan manusia yang sudah mulai dikerjaan oleh robot. Robot digunakan untuk mempermudah pekerjaan yang tidak dapat dilakukan oleh manusia, seperti memindahkan suatu barang pada tempat yang berbahaya. Salah satu robot yang diciptakan adalah robot yang memiliki bentuk seperti lengan manusia yang disebut dengan arm manipulator. Arm manipulator adalah robot yang memiliki kemampuan bergerak seperti lengan manusia. Arm manipulator terdiri atas lengan (link), sendi (joint), dan ujung (end-effector) yang saling terhubung. Penelitian ini merancang sistem kendali arm manipulator melalui pergerakkan sensor inertial measurement unit (IMU) dan sensor flex. Sensor ini dipasang pada sebuah sarung tangan sehingga arm manipulator bergerak sesuai dengan gesture tangan operator. Dalam penelitian ini, arm manipulator dapat bergerak dengan error pergerakan pada sendi body sebesar 2,353°, sendi shoulder sebesar 2,857°, sendi elbow sebesar 2,25°, sendi wrist sebesar 2,2°, dan sendi gripper sebesar 1,75°. Hasil pengujian secara keseluruhan arm manipulator mampu memindahkan benda pada koordinat tertentu.
IMPLEMENTASI SISTEM E-COMMERCE PENJUALAN ALAT KEDOKTERAN BERBASIS WEB DENGAN MENGGUNAKAN JAVA SERVER PAGES Tunggul, Adi Mora; Satoto, Kodrat Imam; Isnanto, R. Rizal
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.547 KB) | DOI: 10.14710/transient.1.3.89-93

Abstract

AbstrakPenggunaan transaksi e-Commerce pada alat kedokteran sangat menguntungkan banyak pihak, baik konsumen, produsen maupun penjual, serta dapat mempercepat proses pemesanan dan menekan biaya yang harus dikeluarkan untuk keperluan pengiriman informasi. Aplikasi sistem yang dirancang merupakan sistem berbasis web yang berfungsi untuk mencari dan menampilkan aplikasi sistem e-Commerce penjualan alat kedokteran, dengan menggunakan suatu antarmuka pemakai yang berbentuk halaman web. Aplikasi sistem e-Commerce menggunakan teknologi Java Server Pages (JSP) untuk pengembangannya dan saat ini model pemrogramannya telah mampu mendukung aplikasi enterprise. Komponen web pada platform J2EE dapat berupa servlets atau Java Server Pages (JSP) dimana Java Server Pages (JSP) merupakan bagian dari Java 2 Enterprise Edition (J2EE).Sisi perangkat lunak dikembangkan dengan bahasa program berbasis Java untuk komunikasi dan       pemrosesan data serta Java Server Pages (JSP) untuk halaman web dinamis dan MySQL sebagai basisdata server, Apache Tomcat sebagai web server dan NetBeans untuk mendesain website. Sistem e-Commerce dalam penyampaiannya berfungsi sebagai sistem basisdata dan sarana transaksi melalui internet yang memanfaatkan teknologi web.Kata Kunci : e­-Commerce, Java Server Pages (JSP), Java 2 Enterprise Edition (J2EE). Abstract The use of e-commerce transactions on medical devices greatly benefit many parties, including consumers, producers and sellers, as well as to speed up the ordering process and reduce the cost to be incurred for the purposes of sending information. Applications designed system is a web-based system that serves to locate and display the e-Commerce system applications medical equipment sales, using a user interface in the form of web pages. E-Commerce applications using technology Java Server Pages (JSP) for the development and current programming models have been able to support enterprise applications. J2EE web components on the platform can be either servlets or Java Server Pages (JSP) where Java Server Pages (JSP) is part of the Java 2 Enterprise Edition (J2EE).Side software developed with Java-based programming language for communication and data processing, and Java Server Pages (JSP) for dynamic web pages and MySQL as the database server, Apache Tomcat as a web server and NetBeans to design a website. E-Commerce systems in the delivery of database systems and server as a means of transaction via the internet utilizing web technologies.Keyword :  e-Commerce, Java Server Pages (JSP), Java 2 Enterprise Edition (J2EE).
DESAIN OTOMATISASI PLANT FILTRASI MENGGUNAKAN PLC (PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER) OMRON CP1E-NA20DR-A Herwinantyo, Edo; Triwiyatno, Aris; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.044 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.525-533

Abstract

Abstrak Air dapat diperoleh dari berbagai sumber. Namun demikian, air tersebut dimungkinkan masih terdapat zat-zat berbahaya yang harus dibuang. Oleh karena itu, pengolahan sumber daya air tersebut mutlak diperlukan. Dalam tugas akhir ini dirancang otomatisasi sistem filtrasi untuk menghasilkan air yang siap dan layak untuk dikonsumsi. Penyaringan air ini dilakukan menggunakan modul Ultrafiltration. Sistem penyaring air dengan membran Ultrafiltration ini membutuhkan serangkaian mekanisme kerja yang perlu diperhatikan. Mekanisme tersebut di antaranya startup dan pencucian membran (backwash). Dalam kondisi startup aliran air yang masuk melewati membran tidak boleh terlalu tinggi karena resistansi membran yang kecil. Aliran air akan ditingkatkan secara berkala seiring dengan meningkatnya resistansi membran. Dalam proses shut down diperlukan proses pencucian membran agar tidak menyisakan zat buangan yang menempel pada membran. Proses pencucian (backwash) juga dilakukan secara berkala apabila resistansi membran sudah sangat tinggi dan tidak efektif untuk menyaring air. Seluruh rangkaian mekanisme kerja tersebut dikendalikan sepenuhnya oleh PLC. Sistem telah dapat bekerja otomatis sepenuhnya baik dalam setiap proses baik startup, shut down, dan pencucian (backwash). Seluruh proses dapat bekerja secara sekuensial sesuai dengan algoritma yang diberikan. Kata kunci : Air, Ultrafiltration, PLC, Startup, Shut Down, pencucian, otomatis, sekuensial.  Abstract Water can be obtained from various sources. However, the water is possible there are harmful substances that must be disposed. Therefore, the treatment of water resources is absolutely necessary. In this final project automation filtration system designed to produce water that is ready and suitable for consumption. Water filtration is done using Ultrafiltration modules. Water filter system with Ultrafiltration membrane requires a series of working mechanisms that need to be considered. Among the mechanisms of startup and washing of the membrane (backwash). In the startup condition of the incoming water flow passing through the membrane should not be too high because of resistance of the membrane is small. The water flow will be increased periodically in line with the increased resistance of the membrane. In the process shut down the necessary process of washing the membrane in order to leave no waste products that attach to the membrane. Washing process (backwash) is periodically carried out if the membranes have very high resistance and ineffective to filter the water. The entire series of working mechanisms will be controlled entirely by the PLC. The system has been able to work well in any fully automated processes such as startup, shutdown, and wash (backwash). The whole process can work sequentially according to the given algorithm. Keywords: Water, Ultrafiltration, PLC, Startup, Shut Down, backwashing, automatic, sequential.

Page 48 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue