cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
REDESAIN SISTEM PROTEKSI GEDUNG DEPARTEMEN TEKNIK KIMIA UNIVERSITAS DIPONEGORO Agil Bayu Trisna; Bambang Winardi; Ajub Ajulian Zahra Macrina
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i2.157-162

Abstract

Gedung Departemen teknik kimia dibangun pada tahun 1965 dan merupakan salah satu tempat utama dalam kegiatan pembelajaran di Universitas Diponegoro. Seiring dengan keluarnya PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik) 2011 maka diperlukannya evaluasi terhadap sistem kelistrikan gedung Departemen Teknik Kimia. Hal ini bertujuan agar keselamatan dan keamanan gedung sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, pada Tugas Akhir ini dilakukan perancangan ulang sistem proteksi pada gedung Departemen Teknik Kimia dengan menggunakan perangkat bantu ETAP 12.6.0. Penentuan arus nominal gawai proteksi rancangan sistem akan dibuat dengan mengacu pada standar Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011 sedangkan koordinasi gawai proteksi digunakan standar IEEE 242-2001. Pada hasil tugas akhir ini terdapat penggantian unit gawai proteksi yang sesuai standar. Adapun koordinasi gawai proteksi sudah diatur sesuai karakteristik kurva, nilai, serta setting dari masing-masing gawai proteksi.
REDESAIN SISTEM PROTEKSI GEDUNG PT PLN UDIKLAT SEMARANG Afeef Kurnia Rahmawan; Susatyo Handoko; Enda Wista Sinuraya
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i2.269-276

Abstract

Gedung PT PLN Udiklat Semarang dibangun tahun 1973, perlu dilakukan evaluasi instalasi listrik. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kelistrikan sebuah gedung saat ini masih memenuhi persyaratan teknik dan keselamatan. Baik berupa perubahan kualitas maupun kuantitas. Perubahan tersebut berpengaruh terhadap kelayakan instalasi dan keselamatan pemakainya. Pemilihan kapasitas gawai proteksi tidak hanya menghitung arus nominal yang mengalir, melainkan juga harus memperhatikan arus hubung singkat yang dapat mengalir pada jaringan tersebut. Penentuan arus hubung singkat yang tidak sesuai dapat menyebabkan gawai proteksi tidak dapat berjalan dengan optimal Pada kondisi eksisting terdapat 78 gawai proteksi yang memiliki nilai tidak sesuai dengan penentuan standar PUIL 2011. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini dirancang sistem proteksi pada Gedung PT. PLN Udiklat Semarang, serta membandingkan antara kondisi sebelum dan sesudah di desain ulang dengan menggunakan software ETAP 12.6. Untuk penentuan arus nominal gawai proteksi rancangan sistem akan dibuat dengan mengacu pada standar Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011. Pemilihan nominal arus sensor gawai proteksi pada LVMDP sebesar 1.600 A sesuai dengan FLA 1.515 A sesuai dengan standar. Pada hasil tugas akhir ini didapat 78 gawai proteksi yang memiliki nilai pengenal dibawah standar sudah diperbaiki. Koordinasi gawai proteksi sudah diperbaiki sesuai dengan nilai serta pengaturan dari masing-masing gawai proteksi.
PERANCANGAN SISTEM KENDALI ADDITIVE TRIPPER BERDASARKAN ENCODER MENGGUNAKAN PLC SIEMENS S7-300 DI PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK. CIREBON Wicitra Adam Sanjaya; Budi Setiyono; Darjat Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i3.382-389

Abstract

Dalam dunia modern, teknologi selalu memiliki inovasi baru serta peningkatan kinerja yang mempermudah aktivitas baik pribadi maupun organisasi. Perkembangan yang terjadi pada dunia teknologi berpengaruh besar kepada dunia industri. Tugas akhir ini mengambil contoh perusahaan dalam dunia industri semen yaitu PT. Indocement Tunggal Prakarsa. Dalam memproduksi berton-ton semen dalam produksinya selama sehari, dibutuhkan berbagai macam alat serta sistem yang mumpuni, dan tidak tertutup pada pengembangan yang dapat diaplikasikan untuk peningkatan produksi. Salah satu alat yang memiliki peran penting yaitu tripper. Tripper disini merupakan alat untuk memisahkan material pada storage sehingga tidak bercampur. Kinerja alat ini bergantung pada komponen pendukung alat tersebut, terutama pada bagian kontrol. Tripper menggunakan limit switch sebagai penanda posisi selama dia bergerak untuk mengantarkan material yang dikirim ke pile-nya masing-masing. Hal ini dirasa kurang efektif karena limit switch memiliki posisi permanen sehingga area yang dapat diakses sangat terbatas. Untuk itu diambil sebuah penelitian untuk meningkatkan kinerja tripper yaitu dengan menggunakan sensor encoder. Encoder ini sendiri mengeluarkan sinyal pulsa yang dapat dikonversi menjadi data posisi, kecepatan, juga jarak tripper itu. Untuk mendukung komunikasi dengan alat maka digunakan PLC dan juga HMI sebagai antarmuka. PLC berguna sebagai otak untuk mengolah input dari manusia dan diterjemahkan ke dalam mesin. Sedangkan HMI berfungsi untuk mempermudah pengontrolan alat oleh operator yang bertugas. Kedua sistem ini dirancang menggunakan software TIA PORTAL V15.1 yang merupakan produksi Siemens.
PERANCANGAN SISTEM KENDALI KETINGGIAN QUADCOPTER DENGAN METODE FUZZY SUGENO Arigusman, Revalgi Ilham; Triwiyatno, Aris; Arfan, Muhammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.1.4.%p

Abstract

Quadcopter merupakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) yang memiliki empat motor pada lengan penggeraknya. Prinsip dari pengendalian quadcopter yaitu dengan mengatur kecepatan motor-motor quadcopter sesuai dengan yang dibutuhkan. Kendali ketinggian quadcopter menggunakan sensor HC-SR04 yang berfungsi sebagai feedback dari ketinggian quadcopter. Perancangan sistem kendali ketinggian quadcopter bertujuan untuk mempertahankan ketinggian quadcopter dari beban penuh hingga beban kosong. Perancangan kendali fuzzy terdiri dari 2 input dengan 5 membership function pada tiap input, serta output berupa konstanta tegas yang memiliki 5 nilai berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa quadcopter mampu mencapai set point yang telah diberikan dan mempertahankan ketinggian, meskipun masih terdapat osilasi setelah mencapai set point. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, pada variasi beban tetap didapat respon transient sistem tr =5,6 detik , Mp = 4,4% , ts = 12,5 detik dengan beban 0 ml, tr = 13,8 detik , Mp = 3,83% , ts = 17,3 detik dengan beban 300 ml, dan tr = 18,4 detik , Mp = 2,08% , ts = 21,8 detik dengan beban 500 ml. Pada variasi beban penuh hingga kosong, didapat tr = 21,9 detik, Mp = 2,53 %, ts = 50 detik. Dari respon transien sistem yang didapat, sistem mampu mencapai set point dengan overshoot dibawah 5%.
PERANCANGAN SISTEM CHARGING BATERAI PADA PROTOTIPE ALAT UKUR TEGANGAN UJUNG FEEDER BERBASIS IOT Naufhal Najib; Abdul Syakur; Yosua Alvin Soetrisno
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.42-47

Abstract

Baterai merupakan kebutuhan terpenting bagi manusia. Rechargeable battery membantu kebutuhan manusia. Pengisian baterai perlu memperhatikan nilai arus dan tegangan yang mengalir ke baterai. Pengisian baterai isi ulang dilakukan dengan mengalirkan arus terus-menerus hingga tegangan baterai bertambah sampai nilai tertentu karena pengisian berlebihan dapat merusak baterai sehingga baterai tak bertahan lama. Waktu pengisian dan usia baterai sangat bergantung pada sifat rangkaian pengisi akumulator. Arus dan tegangan yang tidak sesuai dapat merusak baterai dan mengurangi umur baterai. Masalah tersebut dapat diatasi menggunakan rangkaian pemutus tegangan dan arus. Metode pengisian yang digunakan yaitu constant voltage, pemilihan rangkaian Cut off menggunakan transistor sebagai alat pemutus tegangan dan arus memiliki kelebihan yaitu mampu memutus tegangan dan arus sesuai yang dibatasi tanpa mengganti komponen. Berdasarkan pengujian, rangkaian cut off dapat memutus tegangan dan arus keluaran sesuai yang dibatasi. Berdasarkan hasil pengukuran, rangkaian cut off mampu memutus tegangan dan arus pada tegangan 13.80V pada baterai 7Ah.
PERANCANGAN SISTEM KONTROL KECEPATAN PADA MOBIL LISTRIK DENGAN PENGGERAK MOTOR INDUKSI TIGA FASA Kristianti Eka Palupi; Tejo Sukmadi; Denis .Denis
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i4.627-635

Abstract

VFD (Variable Frequence Drive) dapat melakukan pengontrolan pada motor mulai dari motor dinyalakan sampai dengan motor dimatikan merupakan kelebihan yang tidak dimiliki metode starting motor lainya. Sehingga pengguna dapat mengatur kendali motor melalui VSD mulai dari mengatur putaran motor, pengaturan putaran balik motor, dan lain-lain. Pada penelitian ini digunkan VFD tipe TOSVERT VF-S15-2015PM-W sebagai pengontrol kecepatan motor induksi tiga fasa pada sistem penggerak purwarupa mobil listrik. Sistem yang dibuat juga dilengkapi dengan sensor kecepatan untuk memonitoring kecepatan mobil. Sensor yang diguakan adalah sensor dengan tipe KY 003 yang menggunakan prinsip kerja efek hall. Dari hasil pengujian yang dilakukan pada motor induksi tiga fasa didapatkan hasil bahwa kecepatan, tegangan, daya motor induksi tiga fasa berbanding lurus dengan frekuensi operasi yang diatur pada VFD. 
KONSERVASI ENERGI DAN PENGGUNA ENERGI SIGNIFIKAN DENGAN STUDY CASE FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Mahendra Krisna Aldianto; Jaka Windarta; Eko handoyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.164-167

Abstract

Di era kemajuan teknologi dan informasi saat ini, pertumbuhan dan penggunaan energi listrik oleh konsumen tentunya semakin besar dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, Konservasi Energi dapat dilakukan untuk mengetahui Informasi rinci tentang penggunaan energi. Berapa besar yang harus dibayar dalam pemakaian energi tersebut, Pengguna potensial terbesar, dan tentunya konservasi energy ini akan mengarah pada rekomendasi dari operasional peralatan maupun proses. Mengacu pada infrastruktur yang membutuhkan penggunaan energi dalam skala besar, Konservasi energi perlu dilakukan  untuk menjaga keseimbangan penggunaan rnergi lebih lanjut dalam menjaga Eco saving Energy untuk generasi selanjutnya. Serta, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro dari tahun 2016 hingga 2019 memiliki jumlah konsumsi energi yang cukup besar sebagai sarana prasarana pendidikan yang meliputi dari 13 Fakultas dan 5 unit operasional. Dari fakultas fakultas tersebut tersebar lebih banyak di dalam setiap fakultas yang disebut Unit. Secara keseluruhan, dalam hal ini dari 13 Fakultas dan 5 Unit kami menganalisis secara rinci rekomendasi yang harus dilakukan untuk Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro sebagai sarana prasarana gedung pendidikan dan laboratorium, Jurusan ini berjeniskan Non Exact dengan potensi pengguna energi signifikan yang dapat diminimalisir.
PERANCANGAN SISTEM TEGANGAN DAN ARUS TERKENDALI (CONSTANT VOLTAGE DAN CONSTANT CURRENT) BERBASIS KONTROL PID Hamasah Abdul Aziz; Sudjadi Sudjadi; Trias Andromeda
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.258-265

Abstract

Metode Constant Current Constant Voltage (CCCV) merupakan salah satu metode pengisian baterai yang dapat meminimalisir kerusakan saat pengisian, metode ini memerlukan suatu sistem pengendalian arus dan tegangan secara otomatis agar tidak terjadi overcharge. Dalam penelitian ini metode kontrol Proportional Integral Derivative (PID) digunakan untuk mengendalikan arus dan tegangan pengisian. Kontroller PID digunakan untuk mencapai dan mempertahankan nilai referensi parameter dengan cara mengoreksi error. Dengan menggunakan mikrokontroler, sinyal kontrol akan diteruskan ke driver untuk mengontrol aktuator arus dan tegangan. Gain PID didapatkan dengan menggunakan metode trial and error. Dari hasil pengujian pengontrolan arus memiliki error steady state rata – rata sebesar 0,29% dan nilai overshoot 18%.. Sedangkan pengontrolan tegangan memiliki error steady state rata – rata sebesar 0,24% dan nilai overshoot0.5%. 
PERILAKU PENGEMUDIAN MOTOR INDUKSI 3 FASA DALAM SISTEM KONVEYOR TERKENDALI Arie Wibawanto; Mochammad Facta; Tejo Sukmadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i1.128-136

Abstract

Penggunaan VSD (Variable Speed Drive) pada pengontrolan kecepatan putar motor induksi tiga fasa dapat menghemat 30% hingga 50% dari daya total yang dikonsumsi. VFD dapat melakukan pengontrolan pada motor mulai dari motor dinyalakan sampai dengan motor dimatikan merupakan kelebihan yang tidak dimiliki metode starting motor lainya. Sehingga pengguna dapat mengatur motor melalui VSD mulai dari mengatur putaran motor, melakukan pengaturan percepatan dan pengereman pada motor, pengaturan putaran balik motor, dan lain-lain. Namun pada pengontrolan motor menggunakan metode VSD menghasilakn harmonisa yang cukup besar. Karena VSD menggunakan rangkaian rectifier, DC link, dan inverter. Dimana rangkain tersebut menggunakan sistem pensaklaran frekuensi tinggi. Dan salah satu penyebab timbulnya harmonisa karena adanya sistem pensaklaran. Dalam penelitian tugas akhir ini akan diamati nilai harmonisa yang dihasilkan Altivar 28HU18M2U dan Altivar 12H07M2 yang digunakan dalam pengontrolan motor induksi 3 fasa, sehingga dapat di pelajari nilai harmonisa yang dihasilkan pada VSD khususnya Altivar 2828HU18M2U dan 12H07M2.
STUDI TRANSFORMATOR 150/22 KV GARDU INDUK GULUK-GULUK PULAU MADURA PROVINSI JAWA TIMUR Rama Abdal Gani; Mochammad Facta; Denis Denis
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i2.234-243

Abstract

Salah satu indikator buruknya kualitas daya adalah besarnya nilai tegangan jatuh. Hal ini terjadi di Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep dimana besarnya nilai tegangan jatuh tidak dapat lagi diatasi dengan pengaturan tap trafo atau penambahan kapasitor, maka dari itu PLN melakukan perencanaan pembangunan Gardu Induk Guluk – Guluk pada tahun 2017. Dari hasil peramalan beban, kapasitas trafo untuk 10 tahun kedepan adalah sebesar 30 MVA yang mana ini sesuai dengan RUPTL 2017. Di tahun 2019, adanya pembangunan infrastruktur yang sangat masif sebagaimana hasil musyawarah pembangunan Kecamatan Guluk – Guluk yang mencapai 11 miliar rupiah mengakibatkan kapasitas GI Guluk – Guluk ditingkatkan menjadi 60 MVA. Kenaikan ini mengakibatkan arus pembebanan meningkat 2 kali lipat, sehingga diperlukan evaluasi pada beberapa parameter trafo untuk menghasilkan listrik yang andal dan aman. Jatuh tegangan yang terjadi pada daerah terjauh di Guluk – Guluk dapat diatasi dengan konfigurasi level tegangan sekunder trafo sebesar 22 kV dan rentang tap sebesar 10% serta menggunakan 4 buah penyulang distribusi dengan luas penampang 185 mm2 AAAC. Transformator ini dilengkapi dengan sistem pembumian dengan NGR sebagaimana sistem kelistrikan Jawa Timur dan juga menggunakan relai proteksi seperti relai diferensial, relai arus lebih, dan relai gangguan tanah yang mampu bekerja dengan baik untuk melokalisir gangguan.

Page 87 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue