cover
Contact Name
Sari Listyorini
Contact Email
sariadbis96@gmail.com
Phone
+6283848898843
Journal Mail Official
jiabundip@gmail.com
Editorial Address
Departemen Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. H. Soedarto, S.H. Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27461297     DOI : 10.14710/jiab
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis diterbitkan oleh Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,510 Documents
PENGARUH GREEN MARKETING DAN CONSUMER KNOWLEDGE TERHADAP REPURCHASE INTENTION MELALUI TRUST PADA PRODUK TUPPERWARE Naila Shabrina Assegaf; Naili Farida; Bulan Prabawani
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2025.45295

Abstract

In recent years, the percentage rate of Tupperware products has decreased significantly. This research aims to find out the effect of green marketing and consumer knowledge on repurchase intention through trust in Tupperware products. This study included a type of explanatory research using a quantitative approach. And sampling using nonprobability sampling techniques with purposive sampling research. Data collection uses questionnaires with a total of 100 respondents who are using or have purchased Tupperware in Semarang City 1 or 2 times. This study used data analysis techniques with SmartPLS 4. This study shows that there is a positive and significant effect on each variable: green marketing affects trust, consumer knowledge affects trust, trust affects repurchase intention, green marketing affects repurchase intention, and green marketing affects repurchase intention. Consumer knowledge influences repurchasing intention, green marketing influences repurchasing intention through trust, consumer knowledge influences repurchasing intention through trust. The advice given to Tupperware is to increase green marketing campaigns, increase consumer knowledge so that consumers feel comfortable and trust to shop, and must always innovate for the sustainability of Tupperware.Keywords: Green Marketing; Consumer Knowledge; Trust; Repurchase IntentionBeberapa tahun terakhir, tingkat persentase penjualan produk Tupperware mengalami penurunan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh green marketing dan consumer knowledge terhadap repurchase intention melalui trust pada produk Tupperware. Penelitian ini termasuk tipe penelitian eksplanatori dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Serta pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dengan penelitian purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah 100 responden yang sedang menggunakan atau  pernah membeli Tupperware di Kota Semarang 1 atau 2 kali. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan SmartPLS 4. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pada setiap variabel yaitu green marketing berpengaruh terhadap trust, consumer knowledge berpengaruh terhadap trust, trust berpengaruh terhadap repurchase intention, green marketing berpengaruh terhadap repurchase intention, consumer knowledge berpengaruh terhadap repurchase intention, green marketing berpengaruh terhadap repurchase intention melalui trust, consumer konowledge berpengaruh terhadap repurchase intention melalui trust. Saran yang diberikan kepada Tupperware antara lain adalah meningkatkan kampanye pemasaran hijau, meningkatkan pengetahuan konsumen agar konsumen merasa nyaman dan percaya untuk berbelanja, serta harus senantiasa melakukan inovasi untuk keberlanjutan Tupperware.Kata Kunci: Green Marketing; Consumer Knowledge; Trust; Repurchase Intention
Pengaruh Brand Experience dan Harga terhadap Keputusan Penggunaan Maskapai Penerbangan Citilink (Studi pada Pengguna Maskapai Penerbangan Citilink di Kota Semarang) Nur Amalina; Apriatni Endang Prihatini; Ari Pradhanawati
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2022.33283

Abstract

Maskapai penerbangan bertarif rendah (LCC) selalu diminati oleh masyarakat Indonesia, salah satunya maskapai penerbangan Citilink. Namun, dilihat dari posisi Top Brand Index dalam 5 tahun terakhir dari tahun 2016-2020 Citilink belum mampu menciptakan kekuatan brand karena tetap berada di bawah posisi maskapai penerbangan pesaing sejenis, yaitu Lion Air. Maskapai penerbangan Citilink sebagai salah satu penerbangan yang menerapkan low cost carrier ternyata jika dibandingkan dengan maskapai penerbangan pesaing, maskapai penerbangan Citilink menawarkan harga yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand experience dan harga terhadap keputusan penggunaan maskapai penerbangan Citilink. Tipe penelitian ini adalah explanatory research dan pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dengan purposive sampling&snowball sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode kuesioner menggunakan google form. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif dengan uji validitas, uji reliabilitas, koefisien korelasi, koefisien determinasi, regresi linier sederhana dan berganda, serta signifikasi uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan variabel brand experience dan harga terhadap keputusan penggunaan memiliki pengaruh yang kuat. Namun, kedua variabel independen tersebut belum dapat dikatakan sangat baik karena terdapat beberapa persepsi negatif dari responden. Maskapai penerbangan Citilink perlu meningkatkan dan memperhatikan brand experience penumpang dengan desain interior yang dikemas seindah mungkin agar nyaman di mata penumpang serta aktif dalam menyiarkan slogan/tagline Citilink dan menetapkan & menyesuaikan harga yang ditawarkan kepada konsumen.
Pengaruh Store Atmosphere dan Keragaman Produk terhadap Keputusan Pembelian (Studi pada Konsumen Susu Moeria Café di Kabupaten Kudus) Veny Dwi Apriliani; Handojo Djoko Waloejo; Sudharto P Hadi
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2022.34303

Abstract

The increasing culinary industry in Indonesia is influenced by the emergence of many cafes. With changes in people's life style, cafes also be used as meeting places, completing tasks, or relaxing places. From there, the competition became increasingly fierce, so that cafe owners competed with each other to create attractive café designs and varied menus. One of the culinary places that feel the competition is Susu Moeria Café, which is one of the most well-known culinary places in Kudus Regency. The problem occurred because of a decline in sales at Susu Moeria Café which can be said to be quite drastic in 2020. Store atmosphere and product diversity are suspected as factors that can influence purchasing decisions. This study aims to determine the effect of store atmosphere and product diversity on purchasing decisions of Susu Moeria Cafe. This research’s type is explanatory research and the sampling method use non probability sampling and purposive sampling and accidental sampling methods. Data collection use the questionnaire. The samples are 100  respondents who are consumers of Susu Moeria Café. This research uses quantitative analysis with validity, reliability, correlation coefficient, determination coefficient, simple and multiple regression, significance of t and F test. The result of this study indicate that the variable store atmosphere and product diversity can simultaneously have a significant, strong, and positive influence on the purchasing decisions variable. Partially, the store atmosphere variable contributes on purchasing decisions of 39.8%, product diversity contributes of 52.5%. Simultaneously store atmosphere and product diversity contributes of 58.9% on purchasing decisions. It is recommended that Susu Moeria Café creates a good store atmosphere, and product development to increase product diversity which in can improve consumer purchasing decisions at Susu Moeria Café.
Pengaruh Harga dan Social Media Instagram terhadap Keputusan Pembelian Burger King di Kota Semarang (Studi pada Konsumen Burger King di Semarang) Lilla Nur Bekti Utami; Apriatni Endang Prihatini; Widayanto Widayanto
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2022.34852

Abstract

Indonesian people like to finish their work in their daily life in instant or practice way, including how they fulfill their food and drinks. This is good opportunity for fast food companies. It makes them indirectly compete in price and how to promote their product on social media Instagram. This study aims to determine the effect of the price variable and Instagram social media on purchasing decisions. The number of samples in this study were 100 respondents who were consumers of Burger King Semarang. The research used to determine the effect of price variables and Instagram social media on purchasing decisions using statistics with the help of SPSS Version 26 software, where previously validity tests, reliability tests, correlation coefficient tests, determination coefficient tests, simple and multiple regression analysis had been carried out, as well as t test and f test. Based on the results of the study, it is known that there is a negative and significant influence on the price variable on purchasing decisions and there is a positive and significant influence on the Instagram social media variable on purchasing decision. Masyarakat Indonesia suka akan hal yang bersifat instan atau praktis dalam keseharian, termasuk hal konsumsi makanan dan minuman. Hal ini merupakan kesempatan yang menjanjikan untuk para perusahaan makanan cepat saji.  Hal ini membuat mereka secara tidak langsung bersaing dalam harga serta cara mempromosikan di social media Instagram produk mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara varaibel harga dan social media Instagram terhadap keputusan pembelian. Adapun jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 100 responden yang merupakan konsumen dari Burger King Semarang. Penelitian yang digunakan untuk mengetahui pengaruh antara varaibel harga dan social media Instagram terhadap keputusan pembelian menggunakan statistik dengan bantuan software SPSS Versi 26, dimana sebelumnya telah dilakukan uji validitas, uji reliabilitas, uji koefisien korelasi, uji koefisien dterminasi, analisis regresi sederhana dan berganda, serta uji t dan uji f. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan pada variabel harga terhadap keputusan pembelian serta terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel social media Instagram terhadap keputusan pembelian.
PENGARUH VARIETY SEEKING DAN E-WOM TERHADAP BRAND SWITCHING PADA PENGGUNA SAMSUNG KE IPHONE (Studi Pada Generasi Z di Kota Semarang) Anisa Labiybah; Andi Wijayanto; Apriatni Endang Prihatini
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2025.46509

Abstract

Smartphones are the result of technological developments that are progressing rapidly. The rapid progress of information technology encourages smartphone manufacturers to compete to create superior products. This makes consumers have many choices in choosing a smartphone. According to IDC data in the 3rd quarter of 2021/2022 and the Top Brand Award for Teens in 2022/2023, Samsung is in the top position. However, its YoY and index have decreased, which means that there is a decrease in shipments, market share, mind share, and commitment share. In contrast, the iPhone actually experienced a significant increase. The sample in this study amounted to 100 Generation Z respondents in Semarang City using Samsung smartphones who switched brands to iPhones. Data analysis in this study was processed using SPSS version 26. This study produces findings that show that variety seeking and e-wom partially and simultaneously have a positive and significant effect on brand switching from Samsung to iPhone. This study suggests that Samsung can increase product launches and innovative features to reduce the level of variety seeking and increase e-wom activities through providing product information and cooperation with users to share positive experiences in order to increase its competitiveness on social media.
Pengaruh Diferensiasi Produk dan Social Media Marketing terhadap Keputusan Pembelian melalui Minat Beli sebagai Variabel Intervening (Studi pada Konsumen Pizza Hut Buaran Plaza Jakarta) Bartolomeus Adhika Bayu Pewarta; Naili Farida; Apriatni Endang Prihatini
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2022.36040

Abstract

The culinary industry sector, or food & beverages, will always experience changes in terms of products and marketing every year so that it can reach a wide market share. The pandemic period experienced by Pizza Hut and other industrial sectors forced these business people to make updates in terms of products and marketing. Differentiating the products offered to consumers and expanding market share with the company's marketing techniques is one of the steps to survive during the pandemic. To be able to survive during a pandemic is to have a high purchase decision. High purchasing decisions can be influenced by good product differentiation, good social media marketing and high buying interest. In fact, not all culinary businesses have a high level of purchasing decisions, including Pizza Hut. This study aims to determine the effect of product differentiation and social media marketing through buying interest on Pizza Hut purchasing decisions. Explanatory Research is the type of research used and purposive sampling is the sampling technique. The sample used is 100 consumers who have purchased any product at Pizza Hut. This study uses a validity test, reliability test, correlation coefficient, coefficient of determination, t test, and path analysis with SPSS version 25 application tools. The results obtained are positive and significant and also positive and insignificant effects of each variable. namely product differentiation and social media marketing on purchasing decisions, as well as buying interest. The buying interest variable also has a significant and positive effect on purchasing decisions. Path analysis test results show that product differentiation indirectly, significantly affects purchasing decisions, through buying interest, and social media marketing indirectly, significantly affects purchasing decisions, through buying interest.Sektor industri kuliner, atau food & beverages, setiap tahunnya akan selalu mengalami perubahan dari segi produk maupun pemasarannya hingga dapat meraih pangsa pasar yang luas. Masa pandemi yang dialami Pizza Hut dan sektor industru lainnya memaksa pelaku bisnis tersebut untuk melakukan pembaharuan dari segi produk maupun pemasaran. Melakukan diferensiasi terhadap produk yang ditawarkan kepada konsumen dan memperluas pangsa pasar dengan teknik pemasaran perusahaan menjadi salah satu langkah untuk bertahan dimasa pandemi. Untuk dapat bertahan di dalam masa pandemi adalah dengan memiliki Keputusan embelian yang tinggi. Keputusan pembelian yang tinggi dapat dipengaruhi oleh diferensiasi produk yang baik, social media marketing yang baik dan minat beli yang tinggi. Pada kenyataannya, tidak semua usaha kuliner memiliki tingkat keputusan pembelian yang tinggi termasuk Pizza Hut. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara diferensiasi produk dan social media marketing melalui minat beli terhadap keputusan pembelian Pizza Hut. Explanatory Research menjadi tipe penelitian yang digunakan dan purposive sampling menjadi teknik pengambilan sampel. Sampel yang digunakan ialah 100 konsumen yang sudah pernah melakukan pembelian produk apapun di Pizza Hut. Penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan analisis jalur dengan alat bantu aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian yang didapatkan ialah adanya pengaruh positif dan signifikan dan juga positif dan tidak signifikan dari masing – masing variabel yaitu diferensiasi produk dan social media marketing terhadap keputusan pembelian, juga minat beli. Variabel minat beli turut berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian. Hasil uji analisis jalur menunjukkan bahwa diferensiasi produk secara tidak langsung, signifikan mempengaruhi keputusan pembelian, melalui minat beli, dan social media marekting secara tidak langsung, signifikan mempengaruhi keputusan pembelian, melalui minat beli.
PENGARUH PERCEIVED USEFULNESS DAN PERCEIVED EASE OF USE TERHADAP CONTINUANCE INTENTION TO USE PENGGUNA DOMPET DIGITAL DANA Ratu Thasya Hafizhah Hidayati
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2025.44972

Abstract

Abstract: Current technological advances are a new challenge and opportunity for a company to produce innovation. The presence of digital financial services such as digital wallets is a form of innovation from companies operating in the financial sector. DANA is a digital wallet owned by PT Espay Debit Indonesia Koe. There has been a significant decline in the number of users interested in continuing to use the DANA digital wallet. This research aims to determine the influence of perceived usefulness and perceived ease of use on continuance intention to use. The type of research used is explanatory research. Sampling used non-probability techniques with purposive and incidental sampling methods. The population of this research is DANA digital wallet users in Indonesia with a sample size of 250 respondents. Data processing was carried out using SPSS ver 21 by carrying out validity tests, reliability tests, correlation coefficient tests, coefficient of determination tests, simple and multiple linear regression tests, t tests and F tests. This research shows that perceived usefulness and perceived ease of use have a positive and significant effect on continuance intention to use the DANA digital wallet, both partially and simultaneously. Keywords: perceived usefulness; perceived ease of use; continuance intention to use. Abstraksi: Kemajuan teknologi saat ini merupakan suatu tantangan dan peluang baru bagi perusahaan untuk menghasilkan inovasi. Hadirnya layanan keuangan digital seperti dompet digital merupakan bentuk inovasi dari perusahaan yang bergerak di sektor keuangan. DANA merupakan dompet digital yang dimiliki oleh PT Espay Debit Indonesia Koe. Terjadi penurunan yang signifikan pada jumlah pengguna yang berminat untuk melanjutkan penggunaan (continuance intention to use) dompet digital DANA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perceived usefulness dan perceived ease of use terhadap continuance intention to use. Tipe penelitian yang digunakan adalah explanatory research. Pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability dengan metode purposive dan insidental sampling. Populasi dari penelitian ini adalah pengguna dompet digital DANA di Indonesia dengan jumlah sampel sebanyak 250 responden. Pengolahan data dilakukan menggunakan SPSS ver 21 dengan melakukan uji validitas, uji reliabilitas, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, uji regresi linear sederhana dan berganda, uji t dan uji F. Penelitian ini memberikan hasil bahwa perceived usefulness dan perceived ease of use berpengaruh positif dan signfikan terhadap continuance intention to use dompet digital DANA baik secara parsial maupun simultan. Kata Kunci: perceived usefulness; perceived ease of use; continuance intention to use.
PENGARUH CITRA MEREK DAN KEPERCAYAAN MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SUSU BEAR BRAND DENGAN MINAT BELI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA KONSUMEN GENERASI Z DI KOTA SEMARANG Harya Lintang Wangsadipa; Sudharto Prawata Hadi; Sendhang Nurseto
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2025.47137

Abstract

Susu Bear Brand yang telah lama dikenal di Indonesia memiliki persepsi dan kepercayaan positif dari konsumen. Namun, data penjualan dari distributor CV Gemilang Abadi Timur menunjukkan penurunan signifikan dari Oktober 2023 hingga Juni 2024, diduga akibat perubahan persepsi dan kepercayaan terhadap produk tersebut di kalangan generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek dan kepercayaan merek terhadap keputusan pembelian dengan minat beli sebagai variabel intervening pada konsumen generasi Z di Kota Semarang. Penelitian ini bersifat eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 100 responden yang dipilih menggunakan quota sampling dengan pendekatan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan software SmartPLS 3.2.9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap keputusan pembelian, sementara kepercayaan merek berpengaruh positif dan signifikan. Citra merek dan kepercayaan merek juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, dan minat beli berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, citra merek dan kepercayaan merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian melalui minat beli Penelitian ini menyarankan agar susu Bear Brand melakukan evaluasi rutin, memperkuat persepsi positif konsumen, meningkatkan kepercayaan melalui komunikasi dan keterlibatan aktif, serta mengembangkan inovasi produk dan pemasaran untuk meningkatkan minat beli konsumen.
PENGARUH BRAND AWARENESS DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK FACE WASH 27DEGREES (STUDI PADA KONSUMEN SKINCARE 27DEGREES YANG MELAKUKAN PEMBELIAN DI GERAI JAKARTA BARAT) Kayla Thifaala Syam; Agung Budiatmo; Saryadi Saryadi
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2025.45361

Abstract

Skin care products businesses are growing more competitive. One of them is the 27degrees. Based on the existing data, the failure to achieve the sales realization that has been set and the sales target of 27 degrees that are known to have not been achieved over the past four years is an allegation of a decline in brand awareness and brand image perceptions that have caused these problems. This type of research is exploratory research using nonprobability sampling techniques with incidental sampling and purposive sampling methods and samples totaling 100 respondents. The data is processed using SPSS used for validity, reliability, correlation coefficients, coefficient of determination, simple linear regression, multiple linear regression, test, and F test. Research results show that brand awareness has a positive and significant effect on purchasing decisions, brand images have a positive and significant effect on purchasing decisions, and that brand awareness and brand image variables have a positive and significant effect on purchasing decisions. The advice of this study is to increase the effectiveness and benefits of products by conducting more in-depth research. In addition, 27 degrees can also focus on the uniqueness of products and presence on e-commerce platforms to reach more consumers. Keywords: Brand Awareness; Brand Image; Purchasing DecisionsAbstraksi: Bisnis perawatan kulit dan produk kosmetik berkembang semakin kompetitif dan kompleks. Salah satunya adalah merek 27degrees. Berdasarkan data yang ada, tidak tercapainya realisasi penjualan yang telah ditetapkan dan target penjualan 27degrees yang diketahui belum tercapai selama empat tahun terakhir menjadi dugaan penurunan persepsi brand awareness dan brand image yang mengakibatkan permasalahan-permasalahan tersebut. Tipe penelitian ini adalah explanatory research menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode accidental sampling dan purposive sampling serta sampel berjumlah 100 responden. Data diolah menggunakan program aplikasi IBM SPSS (Statistical Programme for Social Science) yang digunakan untuk uji validitas, reliabilitas, koefisien korelasi, koefisien determinasi, regresi linier sederhana, regresi linier berganda, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand awareness berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, brand image berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dan variabel brand awareness dan brand image memiliki hasil yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Saran dari penelitian ini adalah meningkatkan efektivitas dan manfaat produk dengan melakukan penelitian dan pengembangan yang lebih mendalam. Selain itu, 27degrees juga dapat memfokuskan keunikan dan keunggulan produk seperti penggunaan bahan herbal atau teknologi inovatif serta memaksimalkan kehadiran di platform e-commerce untuk menjangkau lebih banyak konsumen.Kata Kunci: Brand Awareness; Brand Image; Keputusan Pembelian
PENGARUH WORK-LIFE BALANCE TERHADAP TURNOVER INTENTION DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PADA KARYAWAN SHIFT SINAR JAYA HOUSEWARE TEGAL) Yuli Evatun Khasanah; Hari Susanta Nugraha; Reni Shinta Dewi
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2025.47399

Abstract

Abstraksi: Turnover intention adalah niat karyawan untuk meninggalkan perusahaan dalam waktu dan alasan tertentu, yang menjadi perhatian penting dalam perilaku organisasi. Tingginya turnover intention dapat berdampak negatif pada stabilitas dan produktivitas perusahaan serta meningkatkan biaya rekrutmen dan pelatihan. Oleh karena itu, memahami faktor-faktor yang mempengaruhi turnover intention sangat penting untuk meningkatkan retensi karyawan. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh work-life balance terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada karyawan shift yang sudah menikah di Sinar Jaya Houseware Tegal. Metode yang digunakan adalah explanatory research dengan analisis data menggunakan Smart PLS 4.1 dan Microsoft Excel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala penilaian, melibatkan 71 karyawan shift yang sudah menikah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) work-life balance tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention; (2) work-life balance berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja; (3) kepuasan kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention; dan (4) work-life balance berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention melalui kepuasan kerja. Berdasarkan temuan ini, perusahaan disarankan untuk meningkatkan work-life balance karyawan guna memperbaiki kepuasan kerja, yang pada gilirannya dapat mengurangi turnover intention. Implementasi kebijakan fleksibel dan program peningkatan kepuasan kerja akan membantu mengurangi tingkat turnover dan meningkatkan keterlibatan karyawan.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 4 (2025) Vol 14, No 3 (2025) Vol 14, No 1 (2025) Vol 13, No 4 (2024) Vol 13, No 3 (2024) Vol 13, No 2 (2024) Vol 13, No 1 (2024) Vol 12, No 4 (2023) Vol 12, No 3 (2023) Vol 12, No 2 (2023) Vol 12, No 1 (2023) Vol 11, No 4 (2022) Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol 11, No 1 (2022) Vol 10, No 4 (2021) Vol 10, No 3 (2021) Vol 10, No 1 (2021) Vol 9, No 4 (2020) Vol 9, No 3 (2020) Vol 9, No 2 (2020) Vol 9, No 1 (2020) Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 8, No 4 (2019) Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 8, No 3 (2019) Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 8, No 2 (2019) Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 8, No 1 (2019) Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 7, No 4 (2018) Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 7, No 3 (2018) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 7, No 1 (2018) Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 Vol 6, No 4 (2017) Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 Vol 6, No 3 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 Vol 6, No 1 (2017) Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 Vol 5, No 4 (2016) Vol 5, No 3 (2016) Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016) Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016) Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 Vol 4, No 4 (2015) Vol 4, No 3 (2015) Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 Vol 3, No 4 (2014) Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Vol 3, No 3 (2014) Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Vol 3, No 2 (2014) Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Vol 3, No 1 (2014) Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Vol 2, No 4 (2013) Vol 2, No 3 (2013) Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 Vol 2, No 2 (2013) Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013 Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 2 (2012) Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 More Issue