cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
PERJALANAN CINTAKU : SEBUAH STUDI FENOMENOLOGIS TENTANG PENGALAMAN PENCARIAN JODOH PADA PRIA PENGGUNA APLIKASI TA’ARUF ONLINE INDONESIA Maulana Irfan; Zaenal Abidin
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.683 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.26503

Abstract

Ta’aruf adalah proses berkenalan untuk megetahui calon suami atau istri yang ingin dinikahi dengan bantuan perantara orang lain dan sesuai dengan syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman pria pengguna aplikasi Ta’arufOnline Indonesia (TOI) dalam pencarian jodoh mereka.Pendekatan yang digunakan untuk penelitian ini adalah kualitatif dengan metode fenomenologis dan menggunakan teknik analisis Deskripsi Fenomenologis Individual (DFI).Subjek yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga orang pria pengguna aplikasi (TOI) yang dipilih menggunakan metode purposive.Metode pengumpulan data dengan menggunakan wawancara.Temuan dari penelitian ini adalah: Semua subjek pernah berpacaran. Proses hijrah membuat ketiga subjek memutuskan untuk berhenti pacaran dan beralih ke proses ta’aruf. Alasan subjek untuk memilih ta’aruf menggunakan aplikasi TOI adalah ; 1) Kesibukan kerja sehingga tidak punya waktu untuk ta’aruf, 2) dengan perantara ustadz atau tokoh agama, 3) rasa iseng untuk mencoba aplikasi TOI, 4) banyaknya pilihan akhwat atau wanita yang bisa diajak ta’aruf,5) niatan, dan  6) kesiapan untuk menikah. Pasca ta’aruf dengan aplikasi TOI, ditemukan subjek peneltian satu berhasil menikah, dan sisanya tidak melanjutkan proses ta’aruf
HUBUNGAN ANTARA SCHOOL WELL-BEING DENGAN INTENSI DELINKUENSI PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 5 SEMARANG Afif Suryana Effendi; Siswati Siswati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.565 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.14996

Abstract

Pada masa remaja, individu lebih sering menghabiskan waktu bersama dengan teman-teman sebaya daripada dengan orang tua, sehingga teman sebaya dapat mempengaruhi sikap, minat, penampilan dan perilaku remaja. Teman sebaya merupakan salah satu faktor munculnya kenakalan pada remaja karena interaksi dengan keluarga mulai berkurang secara perlahan dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara school well-being dengan intensi delinkuensi pada siswa kelas XI SMK Negeri 5 Semarang. School well-being adalah tingkat kepuasan siswa terhadap sekolahnya yang meliputi kondisi sekolah, hubungan sosial, pemenuhan diri, dan status kesehatan sehingga kebutuhan-kebutuhan dasar disekolah dapat terpenuhi. Intensi delinkuensi adalah niat atau keinginan individu untuk berperilaku menyimpang terhadap hukum, agama dan norma di masyarakat yang menyebabkan kerugian pada diri sendiri, orang lain, dan ketentraman umum, selain itu individu tersebut telah mengetahui sanksi yang akan didapatkan atas perilaku yang dilakukan. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMK Negeri 5 Semarang sebanyak 286 siswa. Subjek uji berjumlah 158 siswa dan subjek penelitian berjumlah 128 siswa. Sampel dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Intensi Delinkuensi (22 aitem, α = 0,83) dan Skala School Well-Being (33 aitem, α = 0,85). Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif antara school well-being dengan intensi delinkuensi pada siswa kelas XI SMK Negeri 5 Semarang dengan rxy = -0,482 dan p=0,000 (p<0,001). School well-being memberikan sumbangan efektif sebesar 23,3% pada intensi delinkuensi.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI DUNIA KERJA PADA SISWA KELAS XII SMK YUDYA KARYA MAGELANG Devinda Priska Sekarina; Yeniar Indriana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.379 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.20254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada siswa kelas XII SMK Yudya Karya Magelang. Kecemasan menghadapi dunia kerja adalah keadaan emosional yang mempunyai ciri reaksi fisik, behavioral, dan kognitif sebagai respon dalam menghadapi dunia kerja. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XII SMK Yudya Karya Magelang yang berjumlah 228 siswa dengan sampel penelitian 103 siswa yang dipilih menggunakna teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala yaitu skala kecemasan menghadapi dunia kerja (26 aitem valid, α = .896) dan skala dukungan sosial orangtua (41 aitem valid, α = 9.38). Hasil penelitian ini menunjukkan koefisien korelasi (rxy) = -0,519  dengan nilai p = .000 (p < .05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti terbukti, yaitu terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial orangtua dengan kecemasan menghadapi dunia kerja. Semakin tinggi dukungan sosial orangtua maka semakin rendah kecemasan menghadapi dunia kerja. Semakin rendah dukungan sosial orangtua maka semakin tinggi kecemasan menghadapi dunia kerja. Sumbangan efektif dukungan sosial orangtua terhadap kecemasan menghadapi dunia kerja sebesar 26,9 % dan 73,1 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.  
HUBUNGAN ANTARA BODY IMAGE DENGAN ASERTIVITAS TERHADAP PASANGAN PADA WANITA MENOPAUSE Ratri Dewi Anggraini; Sri Hartati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.671 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan body image dengan asertivitas terhadap pasangan pada wanita menopause. Subjek penelitian ini adalah wanita yang berusia 40-55 tahun, berstatus menikah, berpendidikan terakhir minimal SMA, dan tinggal di kota Semarang. Sampel penelitian berjumlah 83 wanita dengan teknik sampling insidental. Pengambilan data menggunakan skala asertivitas terhadap pasangan (23 aitem valid dengan α = 0,852) dan skala body image (26 aitem valid dengan α = 0,860) yang telah diujicobakan pada 46 subjek. Data dianalisis menggunakan teknik analisis regresi sederhana, dan menghasilkan r_xy= 0,314 dengan p = 0,002 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara body image dengan asertivitas terhadap pasangan pada wanita menopause, sehingga hipotesis penelitian dapat diterima. Nilai positif pada koefisien korelasi menunjukkan bahwa semakin positif body image, maka semakin tinggi asertivitas terhadap pasangan pada wanita menopause, begitu pula sebaliknya. Body image memberikan sumbangan efektif sebesar 9,9% pada asertivitas terhadap pasangan, sisanya 90,1% ditentukan oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN INTENSI JUDI PADA KOMUNITAS FANS CLUB “X” INDONESIA REGIONAL SEMARANG Yahya Ghozy Baisa; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.116 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dengan intensi judi pada komunitas fans club “X” Indonesia regional Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota fans club “X” Indonesia regional Semarang. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala yaitu, Skala Intensi Judi 31 aitem (α= 0,934) dan Skala Konformitas Teman Sebaya 20 aitem (α=0,869). Subjek penelitian adalah anggota fans club “X” Indonesia dengan jumlah subjek 34 orang dengan penentuan sampel menggunakan Convenience Sampling. Hasil pengolahan data menggunakan teknik analisis regresi sederhana menunjukan nilai koefisen sebesar 0,552 dengan p= 0,001 (p<0,001). Hal tersebut menunjukan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti, yaitu terdapat hubungan positif antara konformitas teman sebaya dengan intensi judi pada komunitas fans club “X” Indonesia regional Semarang dapat di terima. Semakin tinggi konformitas teman sebaya maka semakin tinggi intensi judi. Konformitas teman sebaya memberikan sumbangan efektif sebesar 30,4% pada intensi judi dan sisanya sebesar 69,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA IKLIM ORGANISASI DENGAN SELF-EFFICACY PADA KARYAWAN TETAP NON-EXEMPT PT. BINA GUNA KIMIA UNGARAN Annisa Irti; Harlina Nurtjahjanti; Nofiar Aldriandy Putra
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.542 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.5307

Abstract

Era globalisasi, organisasi harus semakin fleksibel untuk menyesuaikan diri dalam lingkungan persaingan yang semakin kompetitif. Perubahan lingkungan yang cepat, menuntut organisasi untuk merespon perubahan yang terjadi agar tetap eksis dalam persaingan global. Perubahan tersebut akan membawa dampak terhadap setiap individu yang berada dalam organisasi. Oleh karena itu karyawan perlu memiliki self-efficacy yang tinggi untuk menghadapi lingkungan kerja yang semakin kompetitif.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara iklim organisasi dengan self-efficacy pada karyawan tetap non-exempt di PT. Bina Guna Kimia Ungaran. Populasi penelitian ini berjumlah 100 karyawan non-exempt dengan sampel penelitian sebanyak 78 karyawan non exempt. Penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala self-efficacy yang terdiri dari 27 aitem (α=0,932) dan skala iklim organisasi terdiri dari 34 aitem (α=0,910).Analisis regresi sederhana menunjukkan rxy= 0,621 dengan p= <0,000 (p<0,05), artinya ada hubungan positif yang signifikan antara iklim organisasi dengan self-efficacy pada karyawan tetap non-exempt di PT. Bina Guna Kimia Ungaran. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin positif iklim organisasi maka semakin tinggi self-efficacy dan sebaliknya. Iklim organisasi memberikan sumbangan efektif terhadap variabel self-efficacy sebesar 38,6% sedangkan 61,4% berasal dari faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini
SELF MANAGEMENT DENGAN STRES KERJA PADA MAHASISWA PEKERJA SISTEM PART-TIME JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI SEMARANG Rayi Hemas Citra Pertiwi
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.152 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.23443

Abstract

Tuntutan peran yang tidak seimbang pada mahasiswa yang kuliah sambil bekerja, dapat menyebabkan stres kerja. Stres dapat dikurangi dengan melakukan manajemen diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self management dengan stres kerja padaMahasiswa Pekerja Sistem Part-Time Jurusan Administrasi Bisnis di Politeknik  Negeri Semarang. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Semarang yang berjumlah 190 orang. Sampel penelitian berjumlah 123 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan Skala Stres Kerja (38 aitem valid dengan α = 0,927) dan Skala Self Management (38 aitem valid dengan α = 0,912) sebagai alat pengambilan data. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rxy = -0,468 dengan p = 0,000 (p < 0,05), artinya terdapat hubungan negatif antara self-management dengan stres kerja. Self management memberikan sumbangan efektif pada stres kerja sebesar 21,9%, sedangkan 78,1% dipengaruhi faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
KONSEP DIRI DAN KECENDERUNGAN BULLYING PADA SISWA SMK SEMARANG Laily Febria Purnaningtyas; Achmad Mujab Masykur
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.952 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.14317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan kecenderungan bullying. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah 345 siswa kelas XI SMK Negeri 10 Semarang. Sampel penelitian ini berjumlah 178 siswa yang diperoleh melalui teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi, yang terdiri dari Skala Kecenderungan Bullying (35 aitem valid, α= 0,875) dan Skala Konsep Diri (34 aitem valid, α= 0,874) yang telah diujicobakan terhadap 86 siswa SMK Negeri 10 Semarang. Analisis data konsep diri dengan kecenderungan bullying menggunakan analisis regresi sederhana dengan koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,450 dan p=0,000 (p< 0,05). Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat hubungan yang negatif antara konsep diri dengan kecenderungan bullying pada siswa SMK Negeri 10 Semarang yaitu konsep diri berada pada kategori positif dan kecenderungan bullying pada kategori sangat rendah.
EXPERIENCES TO GO ON INTERNATIONAL EXPEDITIONS (Study of Phenomenology in Students Outdoor Club) MUHAMAD RIDZKI HIDAYAT; Achmad Mujab Masykur
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.598 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19990

Abstract

Popularity of outdoor activities has been increasing significantly in the past 15 to 20 years across the world. It has also became the fastest growing among any other sporting activities (Monasterio, Alamri dan Mei-Dan, 2014). Mahasiswa Pecinta Alam or shorten as Mapala (Indonesian term for college students who joined outdoor or adventure club) who are born in this nation, have desire to explore and brought up Indonesia’s name internationally through their adventure activities. The desire later manifested into a form of expedition. Expedition defined as a journey of scientific research and investigation particularly in less known areas. An expedition is hereby interesting to be researched since there are only a few literatures that discussed about this discourse. This research is using qualitative phenomenology approach. Furthermore in this research, interview and field notes or recording are being used for data collection procedures. All collected datas later analysed with DFI data explication technique which divided the experience to go on an international expedition in four episodes. The subjects in this research consist of three person approched by purposive technique. All of the three subjects are member of Mapala with three different type of international expeditions which are; kayaking (L, 21, Palapsi UGM), wall climbing (L, 23, Astacala Tel-U), and iceberg climbing (P, 19, Mapagama UGM). The overall result of this research shows how management and functionality of team are foremost important due to the success of an expedition. Aside of this aspect, the research also shows that tthere are changes within the subjects’ notably before the expedition until aterwards. The changes can be analysed with triadic reciprocal causation Bandura model  
KECEMASAN TERHADAP PELECEHAN SEKSUAL DITINJAU DARI DUKUNGAN SOSIAL ATASAN PADA PRAMUSAJI KARAOKE DAN LOUNGE DI KOTA SEMARANG Bambang Wijo Seno; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.292 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7503

Abstract

Pelecehan seksual terhadap wanita merupakan kasus yang selalu terjadi dari masa ke masa. Wanita akan mengalami ketakutan, kegelisahan, kekawatiran akan mengalami pelecehan seksual, terlebih lagi bagi wanita yang bekerja sebagai pramusaji yang tugas utamanya melayani tamu. Dibutuhkan dukungan sosial atasan agar kecemasan ini tidak berdampak buruk bagi pekerjaan pramusaji. Sehingga tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk  mengetahui ada tidaknya dan bentuk hubungan antara dukungan sosial Atasan dengan kecemasan terhadap Pelecehan Seksual pada pramusaji di  kota Semarang.Populasi dalam penelitian ini adalah pramusaji wanita sejumlah 42 orang  bekerja di lounge dan karaoke kota Semarang. Penelitian menggunakan  studi populasi. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi, Skala Kecemasan terhadap Pelecehan Seksual dan Skala Dukungan Sosial Atasan. Skala Kecemasan terhadap Pelecehan Seksual terdiri dari 19 item  (α=0,846) dan Skala Dukungan Sosial Atasan 40 aitem (α= 0,960). Analisis data dilakukan dengan metode analisis regresi sederhana versi 17.0.Hasil penelitian menunjukan koefisien korelasi rxy= -0,601 dengan p=0,000 (p<0,01) yang berarti ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara dukungan sosial atasan dengan kecemasan terhadap pelecehan seksual pada pramusaji di kota semarang.  dukungan sosial atasan memberikan sumbangan efektif sebesar 36,2 % pada kecemasan terhadap pelecehan seksual. Sisanya sebesar 63,8 % dipengaruhi oleh faktor lain.

Page 77 of 146 | Total Record : 1454


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue