cover
Contact Name
Fajar Ari Widiyatmoko, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
jendela-olahraga@upgris.ac.id
Phone
+6285726821718
Journal Mail Official
jendela-olahraga@upgris.ac.id
Editorial Address
Universitas PGRI Semarang, Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jendela Olahraga
ISSN : 25279580     EISSN : 25797662     DOI : https://doi.org/10.26877/jo.vxxix
Core Subject :
Focus and Scope Jendela Olahraga particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of sport areas as follows: 1. Physical Education 2. Sports Tourism 3. Sport Coaching 4. Physical Activities 5. Sports Biomechanics 6. Sports Pedagogy 7. Sports Physiology 8. Sports Psychology 9. Traditional Sports
Arjuna Subject : -
Articles 41 Documents
Pengaruh Latihan Multiball terhadap Kemampuan Forehand drive Mahasiswa IKOR UNIMED Davidwin Simanungkalit; Deni Rahman Marpaung; Amirsyah Putra Lubis; Kevin Owen Manihuruk; Reyhansiah Siahaan
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i3.632

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk menganalisis kontribusi latihan multiball terhadap kemampuan forehand drive mahasiswa IKOR UNIMED. Rancangan eksperimental kuantitatif dengan pola one group pretest-posttest diterapkan pada 20 mahasiswa yang ditetapkan melalui teknik purposive sampling. Pengukuran kemampuan forehand drive dilaksanakan pada dua titik waktu, yakni sebelum dan sesudah program intervensi 10 pertemuan yang menekankan repetisi pukulan, akurasi arah bola, serta konsistensi pola gerak. Hasil uji paired sample t-test mengkonfirmasi adanya peningkatan rata-rata skor yang signifikan, dari 18,45 pada tahap pretest menuju 25,70 pada posttest. Capaian tersebut membuktikan bahwa latihan multiball efektif dalam meningkatkan kemampuan forehand drive dan layak dipertimbangkan sebagai alternatif metode pembelajaran tenis meja yang valid. Guna memperkuat validitas internal dan daya generalisasi temuan, penelitian berikutnya disarankan untuk mengintegrasikan kelompok kontrol, memperluas cakupan sampel, serta mengeksplorasi dampak metode latihan ini terhadap teknik dasar tenis meja lainnya.
Efektivitas Permainan Tradisional Rangku Alu dan Engklek terhadap Peningkatan Kemampuan Psikomotor Lompat Jangkit pada Siswa SMA Rifky Alan Dwi Wahyudi; Utvi Hinda Zhannisa; Setiyawan
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i3.727

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan psikomotor siswa pada materi lompat jangkit dalam pembelajaran PJOK di SMA N 6 Semarang, khususnya pada teknik pendaratan dan ritme langkah. Penelitian ini dirancang untuk mengkaji pengaruh penerapan permainan tradisional engklek dan rangku alu kepada peningkatan hasil belajar psikomotor lompat jangkit siswa serta mengetahui permainan yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen two-group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 68 siswa kelas XII yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 34 kelompok engklek dan 34 kelompok rangku alu. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan instrumen tes keterampilan psikomotor. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji Shapiro-Wilk, Levene’s, paired sample t-test, independent sample t-test, dan regresi linear dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai pre-test kelompok engklek  sebesar 53,17 dan kelompok rangku alu sebesar 53,67. Setelah perlakuan, kedua kelompok mengalami peningkatan signifikan (p < 0,05), namun kelompok rangku alu memperoleh hasil lebih tinggi dengan nilai R2 = 0,781 dibandingkan kelompok engklek (R2 = 0,696). Kesimpulan menunjukkan bahwa rangku alu lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar psikomotor lompat jangkit. Penelitian di masa mendatang di  harapkan menggunakan cakupan sampel yang lebih luas, mengkaji aspek pembelajaran lainnya seperti motivasi belajar dan kebugaran fisik, serta mengembangkan penerapan permainan tradisional pada materi PJOK yang berbeda untuk memperkuat temuan penelitian.
Determinasi Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik Terhadap Konsistensi Latihan Angkat Beban pada Anggota Gym Pemula Galuh Gumelar; Iif Firmana
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i3.741

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna memperoleh informasi tentang pengaruh motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap konsistensi latihan angkat beban pada pemula. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, penelitian ini melibatkan 50 member pemula (masa latihan < 6 bulan) di Badai GYM yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup yang telah dinyatakan valid dan reliabel digunakan untuk memperoleh data penelitian. Data tersebut kemudian dianalisis dengan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil uji t, motivasi intrinsik terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap konsistensi latihan (B = 0,713; p < 0,001). Sebaliknya, motivasi ekstrinsik tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial (B = 0,120; p = 0,135). Secara simultan (uji F), kedua variabel berkontribusi signifikan sebesar 50,8% terhadap konsistensi latihan (R² = 0,508; p < 0,001). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek psikologis yang berasal dari dalam diri individu, seperti rasa senang dan kepuasan pribadi, memiliki peran yang penting ketahanan yang lebih kuat untuk menjaga kontinuitas latihan pemula dibandingkan dorongan eksternal (pujian atau hadiah). Pengelola pusat kebugaran disarankan merancang program latihan yang variatif dan suportif demi menumbuhkan motivasi otonom member baru. Sebagai rekomendasi untuk penelitian mendatang, pengembangan kajian dapat dilakukan dengan memasukkan berbagai faktor lain yang diduga turut berkontribusi terhadap variabel yang diteliti selain motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik yang diduga turut berkontribusi terhadap tingkat konsistensi latihan pada individu yang baru memulai aktivitas di pusat kebugaran.
Profil Tingkat Kebugaran Jasmani Peserta Ekstrakurikuler Futsal SMP: Studi Deskriptif di SMP N 1 Poncowarno Khotim Mahmud; Jaka Sayidina Ali
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i3.769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebugaran jasmani seluruh anggota ekstrakurikuler futsal SMP N 1 Poncowarno yang berjumlah 17 siswa (menggunakan teknik sensus). Penelitian ini menggunakan pendekatan studi deskriptif kuantitatif, melalui metode survei, pengukuran dilakukan menggunakan instrumen TKJI kelompok usia 13–15 tahun yang menguji komponen kecepatan (lari 50 m), kekuatan otot perut (sit-up 60 detik), kekuatan otot lengan (gantung siku ditekuk), daya ledak tungkai (vertical jump), dan daya tahan kardiorespirasi (lari 1.000 m). Berdasarkan data yang diperoleh, 58,82% siswa (10 orang) masuk dalam kategori "kurang" dan 41,18% (7 orang) berada pada kategori "sedang", tanpa ada siswa di kategori lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebugaran jasmani para peserta futsal di SMP N 1 Poncowarno sebagian besar masih berada di bawah standar TKJI untuk kelompok usia tersebut. Disarankan bagi peneliti berikutnya untuk tidak hanya berfokus pada aktivitas ekstrakurikuler, melainkan juga meneliti variabel pendukung lainnya seperti asupan gizi, pola tidur, dan gaya hidup aktif siswa sehari-hari yang berpotensi berdampak pada tingkat kebugaran jasmani siswa.  
Pengaruh Bodyweight Training Model Frog Jump Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Siswa Sekolah Dasar Usia 11-12 Tahun Sunaryo; Febri Wijaya
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i3.872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh bodyweight training model frog jump terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai siswa usia 11-12 tahun di MI Robithotut Talamidz Gumelar Lor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif model kuasi-eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel terdiri dari 37 siswa (23 putra dan 14 putri) yang diambil menggunakan teknik total sampling. Intervensi latihan berupa loncat katak yang dilakukan selama 8 minggu, dilakukan 2 hari di sekolah dan 2 hari di rumah sebagai penugasan. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes Vertical Jump. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji paired sample t-Test. Hasil uji deskriptif menunjukkan persentase jarak antara nilai pretest dan posttest sebesar 15.5% pada sampel laki-laki dan 15.2 % pada sampel perempuan, sedangkan hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai sig 0.00 < 0.05 yang berarti terdapat perbedaan rata-rata hasil  tes dan pengukuran vertical jump  pretest dengan posttest pada kedua sampel. Dapat ditarik kesimpulan bahwa latihan locat katak memiliki pengaruh terhadap peningkatan power otot tungkai siswa laki-laki dan perempuan.
Perbandingan Efektivitas Latihan Skipping dan Lompat Gawang terhadap Peningkatan Vertical Jump Atlet Bola Voli Putri Muhammad Athourrohman; Khotibul Umam
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i3.970

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk membandingkan efektivitas latihan skipping dan latihan lompat gawang terhadap peningkatan kemampuan vertical jump pada atlet bola voli putri Ultraviolet Kutowinangun, Kebumen. Penelitian ini mengadopsi metode kuantitatif dengan menggunakan rancangan Desain Two-Group Pretest–Posttest. Rancangan ini mencakup dua kelompok yang menerima intervensi, dimana pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah intervensi, tanpa kelompok pembanding. Sebanyak 12 atlet berpartisipasi sebagai responden, yang ditentukan melalui teknik pengambilan sampel purposif. Pengumpulan data dilakukan dengan tes lompatan vertikal yang dilaksanakan pada awal penelitian sebelum intervensi (pretest) dan setelah program latihan selesai (posttest) pada semua partisipan. Analisis data meliputi pengujian normalitas, pengujian homogenitas, uji-t sampel berpasangan, dan uji-t sampel independen. Temuan dari analisis mengindikasikan bahwa kedua jenis program latihan secara substansial berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan atlet dalam lompatan vertikal. Namun, besarnya peningkatan pada kelompok yang menjalani latihan skipping memiliki rata-rata sebesar 3,67, sedangkan kelompok yang mengikuti latihan lompat gawang mencapai rata-rata 6,33. Selain itu, hasil independent sample t-test mengindikasikan bahwa latihan lompat gawang memberikan pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan latihan skipping dalam meningkatkan kemampuan vertical jump. Berdasarkan hasil yang diperoleh, latihan lompat gawang dinilai lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan daya ledak tungkai atlet bola voli dibandingkan metode latihan lainnya. Untuk penelitian berikutnya, disarankan melibatkan jumlah sampel yang lebih banyak, memperpanjang periode latihan, serta menambahkan kelompok kontrol agar hasil penelitian memiliki tingkat validitas yang lebih kuat dan memberikan gambaran yang lebih menyeluruh.
Model Pendidikan Jasmani Kolaboratif Terintegrasi dengan Pendampingan Aktivitas Fisik di Rumah untuk Meningkatkan Keterampilan Gerak Dasar dan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Dasar Indra Presatria; Mashud
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i3.933

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan keterampilan gerak dasar dan kepercayaan diri siswa kelas I SD Negeri 10 Buntok melalui penerapan Model Pendidikan Jasmani Kolaboratif yang terintegrasi dengan pendampingan aktivitas fisik di rumah. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, penilaian keterampilan gerak dasar, penilaian kepercayaan diri, dokumentasi, dan logbook aktivitas gerak di rumah, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan keterampilan gerak dasar meningkat dari 4,76% pada pra siklus menjadi 61,90% pada Siklus I dan 90,48% pada Siklus II. Kepercayaan diri siswa juga mengalami peningkatan dari 4,76% pada pra siklus menjadi 57,14% pada Siklus I dan 90,48% pada Siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Model Pendidikan Jasmani Kolaboratif yang dipadukan dengan pendampingan aktivitas fisik di rumah efektif meningkatkan keterampilan gerak dasar dan kepercayaan diri siswa sekolah dasar.
Profil Kemampuan Passing Atlet Floorball Putri Jawa Timur Menjelang Kejuaraan Nasional 2026 Nazwa Shalsabilla Rahma; Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo; Rendhitya Prima Putra
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i3.984

Abstract

Floorball merupakan olahraga beregu yang menuntut penguasaan teknik dasar presisi, terutama dalam kemampuan mengoper bola (passing) sebagai fondasi strategi tim. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kemampuan passing atlet floorball putri Jawa Timur dalam menghadapi Kejuaraan Nasional 2026. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian terdiri dari 20 atlet putri yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes passing tervalidasi (validitas 0,936; reliabilitas 0,829) yang terdiri dari 8 target gawang dengan memberikan 9 kali kesempatan passing bagi setiap atlet. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif persentase menggunakan bantuan Microsoft Excel 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan passing atlet bervariasi dengan nilai rata-rata tim sebesar 4,75. Secara klasifikasi, performa atlet didominasi oleh kategori sedang sebanyak 10 atlet (50%), diikuti oleh kategori baik sebanyak 6 atlet (30%), kategori rendah sebanyak 3 atlet (15%), dan kategori rendah sekali sebanyak 1 atlet (5%). Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa sebagian besar atlet memiliki kemampuan passing pada kategori sedang hingga baik. Temuan ini menjadi referensi strategis bagi pelatih untuk memberikan evaluasi mendalam melalui modifikasi metode latihan intensif guna meningkatkan akurasi dan kesiapan atlet menghadapi kompetisi nasional.
Strategi Pembelajaran Aktif Kontekstual Meningkatkan Hasil Belajar PJOK Materi Pola Hidup Sehat Tri Puspitasari; Dedhy Yuliawan; M. Akbar Husein Allsabah
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i3.989

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas strategi pembelajaran aktif berbasis kontekstual dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada materi Pola Hidup Sehat siswa kelas VII B SMP Wali Barokah Boarding School. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas VII B. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Efektivitas tindakan diuji menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar secara bertahap. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 40% pada pra-siklus menjadi 70% pada siklus I dan 90% pada siklus II. Rata-rata nilai siswa juga mengalami peningkatan dari 31,50 pada pre-test menjadi 41,73 pada post-test. Hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan setelah tindakan diberikan. Dengan demikian, strategi pembelajaran aktif berbasis kontekstual efektif meningkatkan hasil belajar PJOK pada materi Pola Hidup Sehat sekaligus mendorong partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran.
The Effect of The PETTLEP Method on Achievement Motivation of Female Teenage Basketball Athletes Berliana Mutiara Dewi; Boyke Mulyana; Patriana Nurmansyah Awwaludin
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i3.1006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode PETTLEP terhadap motivasi berprestasi atlet bola basket remaja putri. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan model pretest-posttest control group. Subjek penelitian berjumlah 30 atlet yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing 15 atlet. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner motivasi berprestasi dengan reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,873. Intervensi PETTLEP diberikan sebanyak 3 kali per minggu selama 4 minggu, dengan durasi 10–15 menit setiap sesi. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor motivasi berprestasi pada kelompok eksperimen meningkat secara signifikan dari pretest ke posttest, sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan peningkatan yang berarti. Perbandingan skor posttest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol juga menunjukkan perbedaan yang signifikan. Dengan demikian, metode PETTLEP berpengaruh terhadap peningkatan motivasi berprestasi atlet bola basket remaja putri.